18:10 .
20:27 É, é que não passa o que vai ver aqui aí.
34:29 Selamat pagi Ibu Putri dari Direkturat PPIS. Apakah sudah bergabung? Selamat pagi. Sudah-sudah. Mungkin bisa saya buka langsung ibu? Oh sangat boleh. Silakan. Terima kasih banyak ibu. Yang terhormat
35:30 dari Direkturat PPIS, dari AISEC, serta dari Ibu, dari Kepala Sekolah Cikal, selaku narasumber pada pagi hari ini. Serta segerna Bapak Ibu dosen dan seluruh mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang mengikuti pelatihan dasar pada pagi hari ini. Puja dan puji syukur. kami haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat dan limpahan karunianya, kita dapat berkumpul pada pagi hari ini dalam acara pelatihan dasar hari keempat. Baik, sebelum kita lanjut menuju akhirnya selanjutnya, izinkan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Saya Dawam Rozak selaku Master of Ceremony yang akan memandu acara pada pagi hari ini. Bapak, Ibu, serta teman-teman sekalian, izinkan saya
36:19 untuk berkumpul membacakan susunan acara pada pagi hari ini. Yang pertama, yakni pembukaan. Yang kedua, yakni menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unesa. Yang ketiga, merupakan penguatan isu kekerasan dan isu kesehatan mental, tangga bencana, narkoba, miras oleh Direkturat PPIS Unesa. Lalu selanjutnya ada penguatan magang dan asistensi mengajar internasional oleh ISEX, serta penguatan pengenalan lapangan persekolahan berdampak oleh sekolah Jikal. Baik, tanpa berlama-lama lagi, kita buka acara pada hari ini dengan bacaan basmala. Bismillahirrahmanirrahim. Masuk kepada acara selanjutnya, yakni menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Unisa. Dimohon kepada seluruh peserta yang ada
37:06 pada ruang virtual ini bisa menyalakan kamera dan menggunakan virtual background yang ada.
37:58 Indonesia kebangsaan ku Bangsa dan tanah air Jangan lupa subscribe channel ini, dan
38:43 subscribe channel ini. Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Tanahku, Nabi, Kuya, Kuchita Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia Raya, Marveka, Marveka, Marveka, Edunka Indonesia
39:40 Terima kasih kerana menonton! no
41:14 Selanjutnya langsung saja kita ke pemaparan materi pertama, yakni mengenai penguatan isu kekerasan dan isu kesehatan mental, tangga bencana, narkoba, miras oleh Direkturat PPIS UNESA, yaitu Ibu Putri Aisyah Rahmadewi, M. Medkom, serta Bapak Dr. Agus Sifak. Mungkin sekarang sudah bergabung ada Ibu Putri. Selamat pagi Ibu. Selamat pagi Mas Dawang. Bagaimana kabarnya Ibu pada pagi hari ini? Alhamdulillah. Baik-baik, sangat baik. Terima kasih Mas. Semoga Mas Dawang juga baik ya.
41:59 Alhamdulillah baik. Sekarang juga ada Pak Agus sepertinya juga sudah bergabung. Selamat pagi Bapak Agus. Maaf Bapak itu suaranya belum terdengar. Sudah terdengar Mas? Sudah, sudah Bapak. Sudah, sudah. Selamat pagi Mas Rojak. Selamat pagi Bapak. Bagaimana kabarnya Bapak? Alhamdulillah agak sehat. Iya, iya. Masih semangat sekali ya Pak? Kelihatannya masih semangat sekali. Alhamdulillah masih semangat.
42:50 Baik, Ibu Putri dan Bapak Agus mungkin langsung saja ke pengamparan materi dari Direktur PPIS UNISA. Untuk waktu dan kesempatannya saya persilakan. Terima kasih banyak Mas Dawam. Terima kasih. Yang saya hormati ada Profesor Dr. Reslin Ekawati, PhD, selaku Direktur Pendidikan dan Transformasi Pembelajaran. Kemudian yang saya hormati, bahkan saya Bapak Dr. MJQ, SOS MSI, selaku Kasudit Mobilitas Akademik. Yang saya hormati Ibu Bapak Dosen Pemimbing Lapangan Mobilitas Akademik, Tentu yang saya banggakan adik-adik semuanya peserta mobilitas
43:39 akademik UNESA 2026. Nah di sini saya dari Direkturat PPIS, kebetulan saya ada di kasih prevensi dan intervensi untuk isu strategis dan saya pada pagi hari ini bersama kawan saya Pak Sifak Beliau nanti, kami akan bergantian Mas Dawam, jadi untuk sesi pertama ini nanti saya akan memaparkan mengenai kekerasan, khususnya mengenai kekerasan seksual dan bullying, nanti rekan saya Pak Sifak akan banyak mengulas tentang kesehatan mental serta K3, keamanan dan kebencanaan seperti itu. Baik,
44:26 saya izin sir-sirin ya Mas Dawam. Mas Da, mohon nanti kalau waktu saya sudah habis atau hampir habis bisa diingatkan ya. Baik Ibu, siap Ibu. Terima kasih. Baik, apakah sudah... tampak di layar teman-teman semuanya. Sudah ya? Sudah, Ibu. Baik. Kawan-kawan, saya akan memulai dengan
45:11 mundur beberapa tahun ke belakang. Kita ini sudah lima tahun punya aturan. Tahun 2021, mendikbud kita, waktu itu Pak Nadiem Makarim yang saat ini beliau sedang menghadapi masalah dengan KPK. Tahun 2021, ada Permendikbud yang bicara tentang bagaimana kampus harus melakukan upaya nyata untuk
46:00 melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Nah, kemudian pasca permending boot ini diberlakukan, ternyata... Isu berkembang, tidak hanya kekerasan seksual yang terjadi di kampus, tetapi juga bentuk-bentuk kekerasan lain. Sehingga pada tahun 2024 diperbaruilah Permendikbud ini menjadi Permendikbud nomor 5 tahun 2024. Nah, di dalam Permendikbud yang baru ini ada 6 jenis kekerasan. Kekerasan seksual hanya salah satu di antaranya. Ada kekerasan psikis, kekerasan fisik, kemudian bullying, kalau kekerasannya berulang maka itu menjadi bullying. Kemudian kekerasan seksual, ada kebijakan mengandung kekerasan, dan diskriminasi serta
46:48 intoleransi. Nah, negara kita juga punya undang-undang TPKS, Tindak Pidana Kekerasan Seksual, meskipun ini baru tiga tahun lalu diresmikan. Nah, Problemnya adalah atau pertanyaannya, apakah kita sudah benar-benar terbebas dari TPKS? Nah ini menjadi masalah ya. Tentu kawan-kawan juga selain undang-undang dan aturan ini, mungkin Anda ketika sekarang banyak mengakses medsos, ada banyak Berita atau informasi tentang buku terbarunya Aurelie Moremans ya. Broken Strings. Nah, Broken Strings itu sedang hype di mana-mana. Bicara tentang satu
47:38 kejahatan seksual yaitu child grooming ya di dalam Broken Strings itu. Apakah kemudian child grooming itu hanya menyasar pada mereka yang yang namanya cahaya anak-anak, tapi di Morelli itu kan cahaya grooming itu dilakukan meskipun dimulai dari dia usia 14 tahun sampai kemudian 18 tahun itu berlanjut ketika dia dinikahannya. Ini fakta yang ada di lapangan, kawan-kawan. Tahun lalu, bahkan masih ada kekerasan seksual terjadi ketika salah satu mahasiswi magang PN Sukabumi Dia dilecehkan
48:24 oleh Salah satu pegawai honorer Seperti itu Ini Februari 2025 Belum ada satu tahun yang lalu ya Masih Februari 2025 Memang ini kan bulan-bulan mobilitas akademik ya Hampir di seluruh kampus di Indonesia Nah ini Bali, oh sorry September 2025 di Bali Ini juga siswi magang dilecehkan Kepala Koki dan senior Di salah satu hotel di Seminyak ini baru sekali pada bulan ini mahasiswa UMP saat KKN dua warga melecehkan salah satu mahasiswi dan mereka terancam hukuman 9 tahun penjara KKN di Ogan Ilir ini sama aparat desa juga melecehkan
49:13 mahasiswi KKN dan sekarang jadi tersangka nah kawan-kawan Mahasiswa, meskipun tadi saya memaparkan beberapa kasus itu masih mahasiswa menjadi korban, tetapi sebenarnya mahasiswa itu juga rentan untuk menjadi pelaku. Jadi dalam kasus kekerasan seksual, mahasiswa itu rentan menjadi pelaku dan rentan juga menjadi korban. Nanti kita lihat kenapa mahasiswa rentan menjadi pelaku dan juga rentan menjadi korban. Kita kesini dulu nih. Apa sih sebenarnya kekerasan seksual itu? Ada banyak salah kapra, bahwa kekerasan seksual itu terjadi ketika ada intercourse, ketika ada hubungan badan, ketika sudah terjadi
50:02 persenggamaan, baru kemudian itu disebut kekerasan seksual. Masih banyak orang yang berpandangan demikian. Padahal sebenarnya kekerasan seksual tidak hanya tentang persenggamaan, tidak hanya tentang berhubungan badan. Kekerasan seksual itu definisinya adalah setiap perbuatan merendahkan menghina melecehkan dan atau menyerang tubuh dan atau fungsi reproduksi seseorang yang disebabkan relasi kuasa ketimbangan relasi kuasa dan atau gender yang dapat berakibat penderitaan psikis atau fisik termasuk mengganggu kesehatan reproduksi seseorang dan hilang kesempatan melakukan pendidikan dengan aman dan optimal jadi Tidak harus misalkan nih nanti, tapi jangan sampai gitu ya. Cuman kita ini kan preventif. Kalau kemudian nanti teman-teman magang.
50:49 Kemudian menerima perlakuan yang itu sebenarnya masuk kategori kekerasan seksual. Tetapi kemudian Anda ragu. Ini masuk jenis kekerasan nggak ya? Tapi aku cuma dicolek-colek aja kok. Dia cuma berusaha mencium aku gitu. Nah, selama itu... mengganggu psikis Anda dan menghilangkan kesempatan Anda untuk melaksanakan pendidikan dengan aman dan optimal itu masuk pada kategori kekerasan seksual tidak perlu sampai kemudian baru setelah terjadi hubungan badan atau kalau ada pemukulan baru itu disebut dengan kekerasan secara verbal ya pelecehan secara verbal, kemudian
51:38 memberikan kuyonan-kuyonan bernuansa seksual, itu juga bisa dikategorikan sebagai kekerasan seksual. Kenapa kemudian terjadi kekerasan seksual? Kekerasan seksual ini erat kaitannya dengan relasi kuasa. Tadi di dalam definisi, di dalam perundang-undangannya, juga disebabkan bahwa disebutkan bahwa kekerasan seksual terjadi karena adanya relasi kuasa. Relasi kuasa itu apa? Relasi kuasa adalah relasi ketika kita berhubungan dengan orang lain itu selalu ada relasi. Kalau relasinya sifatnya hirarkis, tidak setara, ada atasan, ada bawahan, ada dominan, ada inferior, maka disitulah ada
52:24 relasi kuasa. Yaitu ketidaksetaraan dan atau ketergantungan status sosial budaya pengetahuan pendidikan dan atau ekonomi yang menimbulkan kekuasaan pada satu pihak terhadap pihak lain sehingga merugikan pihak lain yang posisinya lebih rendah atasan bawahan guru dan murid dosen dan mahasiswa senior junior dan lain sebagainya, si kaya dan si miskin, itu semuanya adalah relasi kuasa. Dalam aktivitas KKN, magang, PPL, mahasiswa selalu berada di dalam
53:11 hirarki sistem. Mahasiswa akan berada dalam posisi inferior, ketika mahasiswa berada pada posisi inferior, maka mahasiswa akan rentan menjadi korban. Tapi ketika mahasiswa berada pada posisi superior, mahasiswa akan rentan menjadi pelaku. Misal, misal teman-teman. Ketika teman-teman melakukan magang, Anda bertemu dengan perangkat desa, maka Anda mungkin akan berada pada posisi inferior. Tetapi ketika teman-teman misalkan berinteraksi dan kemudian bertemu dengan teman-teman kawan-kawan Karang Taruna, di Karang Taruna itu
54:01 ada anak-anak SMA, anak SMP yang bergabung di Karang Taruna. Anda sangat mungkin atau ada potensi untuk menjadi pelaku karena Anda punya posisi yang lebih superior dibandingkan oleh adik-adik Karang Taruna itu tadi. Nah, di dalam... Di dalam PPL pun juga demikian ya. Mahasiswa ketika kemudian menjadi guru, berinteraksi dengan murid, murid SMP, murid SMA, maka kawan-kawan pun juga perlu berhati-hati supaya tidak terjebak pada relasi kuasa ini tadi. Nah ini, potensi kasus kekerasan,
54:47 potensi kasus kekerasan seksual asusila masing-masing kegiatan ini ya. Kalau KKN ini biasanya yang rentan terjadi adalah mahasiswa dengan mahasiswa. Nah kalau Anda masih ingat kasus pada 2019 dan ini menjadi pemicu munculnya aturan-aturan tentang perlindungan, pencegahan, penanganan kekerasan seksual di kampus-kampus, waktu itu di UGM ada kasus namanya AKNI. kasus yang mengenai salah satu mahasiswa yang bernama Agni. Agni ini melakukan KKN, kemudian dilecehkan oleh salah satu rekan atau teman yang di dalam kelompok KKN-nya itu.
55:32 Nah, ini sangat rentan, mahasiswa dengan mahasiswa, kemudian mahasiswa dengan warga desa atau warga lokal di tempat atau di lokasi KKN berada. Kalau untuk magang, potensi yang terjadi ini juga sama, bisa mahasiswa dengan mahasiswa, atau mahasiswa dengan supervisernya, atau pegawai industri. Tadi beberapa contoh kasus tampak ya, mahasiswa yang dilecehkan oleh pegawai honorer, mahasiswa yang dilecehkan oleh mentor magangnya, mahasiswa yang dilecehkan oleh supervisor, dan lain sebagainya. Nah, di PLP bisa mahasiswa dengan mahasiswa, Mahasiswa dengan siswa, nah kalau mahasiswa dengan siswa ini,
56:19 mahasiswa sangat rentan atau berpotensi menjadi pelaku dari KS kalau tidak berhati-hati. Nah, mahasiswa dan guru. Nah, bagaimana dengan di UNESA? Ada kasus tidak? Justru karena di UNESA itu ada kasus, makanya kemudian saya dan Pak Sifak hadir di sini untuk mendampingi teman-teman, kemudian juga membekali kawan-kawan supaya jangan sampai kemudian ketika nanti Anda sudah melaksanakan mobilitas akademik, kemudian terjebak pada hal yang sama. Ini datanya di UNESA, kawan-kawan. Pada tahun 2024, Untuk PLP ada tiga kasus dan dalam
57:06 PLP ini tiga kasus tersebut mahasiswa sebagai pelaku. Dan ini sampai pada ranah pidana. Artinya mahasiswa kita menghadapi tuntutan pidana karena orang tua siswa tidak terima dan akhirnya mahasiswa kita dilaporkan ke polisi. Magang pada 2024 ini Berdasarkan laporan yang masuk ya kawan-kawan saya yakin mungkin ada laporan-laporan lain yang itu tidak sempat tersampaikan kepada kami. Magang satu kasus mahasiswa menjadi korban. Pada Desember 25, alhamdulillah kasusnya trennya
57:56 menurun. ada satu kasus, jadi dari empat kasus di 2024, kemudian menurun pada 2025, hanya ada satu kasus, tetapi satu kasus ini dengan dua korban, magang di tempat yang sama, terus, mohon maaf, ini berarti ada dua kasus, di Desember 2025, Ini yang tertulis di sini satu kasus, tendik menjadi pelaku. Terus kemudian yang kasus kedua adalah mahasiswa magang kita, dua orang di instansi pemerintah, satu instansi yang sama, kemudian dilecehkan oleh salah satu pegawai ponorel. Seperti itu.
58:46 Nah itu kasus yang sempat kami tangani. Nah ini tadi kawan-kawan jenis kekerasan seksual itu ada banyak sekali. Kita harus aware, kita harus tahu supaya kita bisa membekali dan membendengi diri kita agar tidak menjadi korban apalagi menjadi pelaku. Pelecehan seksual non-fisik. Nah ini melalui kata-kata verbal. Buyonan, sapaan, kemudian apalagi. Ya statement-statement yang mungkin karena di dalam kultur masyarakat kita mungkin tidak semua orang terliterasi
59:34 dengan baik perihal kekerasan seksual, maka guyonan-guyonan yang seksis itu dibiasakan. Padahal sebenarnya kalau memang itu sudah sangat mengganggu sampai kemudian menyebabkan apa namanya memiliki dampak pada sisi seseorang itu bisa dikategorikan sebagai kekerasan seksual. Bu Yonan misalkan kalau tiap hari anak magang itu disapa dengan sapaan cantik oleh mentornya gitu kebetulan mentornya laki-laki. Halo cantik sudah datang. Cantik nanti mau makan siang sama siapa? atau hal-hal sejenis seperti itu. Nah, itu satu hal yang Anda sudah harus aware ketika ada hal-hal yang demikian. Terus
1:00:23 kemudian yang pernah masuk kepada kami adalah ketika si supervisor, supervisernya itu sering melakukan atau sering mengirim chat sering mengirim chat itu, chatnya mulai dari tanya-tanya, kamu tuh udah punya pacar atau belum, kamu sudah pernah ngapain aja sama pacarmu kamu itu cantik ya, boleh nggak sesekali aku ngajak kamu keluar dan segala macemnya hal-hal seperti itu yang mahasiswa juga kadang rentan untuk mendapatkan perlakuan-perlakuan yang demikian atau ajakan-ajakan yang, nah seringkali tuh begini teman-teman saya suka apa ajak pergi, entah itu ketemu klien,
1:01:11 atau apa yang itu urusan pekerjaan, diajak perginya berdua, terus kemudian dalam pergi itu terjadi hal-hal yang bodaan, statement, bernuansa seksual, terus kemudian ajakan-ajakan. Saya tegaskan bahwa Anda sangat berhak untuk menolak. Anda bertanggung jawab atas keselamatan diri Anda sendiri, dan Anda kalau memang itu hal yang sudah melanggar batas-batas kenyamanan Anda, Anda boleh menyampaikan hal tersebut. Kemudian ada pelecehan seksual fisik. Sentuhan. Tiba-tiba dirangkul. Tiba-tiba pokoknya dicemol atau
1:02:00 ditepok. Tiba-tiba tangannya dipegang kemudian diremas. Tiba-tiba hampir dicium, dan lain sebagainya. Nah, ini adalah pola-pola yang kami amati juga berpotensi muncul di dalam mobilitas akademik. Pemaksaan kontrasepsi, ini masuk jenis kekerasan seksual juga. Pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual, dan kekerasan seksual berbasis elektronik. Oke. Nah ini kalau teman-teman mau lebih detail apa saja kekerasan seksual non-fisik disini ada ya. Setiap orang yang melakukan
1:02:47 perbuatan seksual secara non-fisik yang ditujukan terhadap tubuh, keinginan seksual dan atau organ reproduksi dengan maksud merendahkan harkat dan martabat seseorang berdasarkan seksualitas dan atau kesusilaannya. Ini bisa dipidana teman-teman bahkan. Tidak hanya mendapatkan sanksi administratif, bahkan bisa dipidana. Ini kekerasan seksual fisik. Seksual fisik itu setiap orang melakukan perbuatan seksual secara fisik yang ditujukan terhadap tubuh, keinginan seksual, dan atau organ reproduksi dengan maksud merendahkan harkat dan martabat seseorang berdasarkan seksualitas dan atau kesusilaannya yang tidak
1:03:33 termasuk dalam ketentuan pidana lain. Ini bisa pidana penjara dan bahkan ada dendam. Dan ini yang perlu digarisbawahi ya kawan-kawan. Setiap orang yang menyalahgunakan kegudukan, mengenang kepercayaan, dan atau perbawa yang timbul dari tipe muslihat atau hubungan keadaan, maka hukumannya lebih banyak lagi. Artinya kalau seseorang itu berada dalam relasi setara, melakukan kekerasan, itu sudah dihukum. Tetapi kalau ada orang di dalam relasi kuasa, dia adalah atasan, dia adalah supervisor, dia adalah guru, melakukan tindak kekerasan pada orang yang ada
1:04:23 di bawahnya, orang yang lebih inferior, hukumannya menjadi lebih berat. daripada orang yang berada pada relasi yang setara. Terus kemudian ini terkait dengan kekerasan berbasis digital, bahwa ini setiap orang yang tanpa hak melakukan perekaman dan atau mengambil gambar atau tangkapan layar yang bermuatan seksual di luar kehendak atau tanpa persetujuan orang menjadi objek perekaman, atau gambar tangkapan layar. Ini hati-hati teman-teman. Kalau boleh saya tambahkan, tidak hanya soal magang, tetapi juga dalam relasi personal Anda, bahwa ketika Anda
1:05:12 melakukan perekaman, mengambil gambar, tangkapan layar, kemudian Anda mentransmisikan, atau menyebarkan konten tersebut tanpa konsen, tanpa konsen atau tanpa persetujuan dari orang yang gambarnya Anda ambil itu, maka Anda bisa dipidanakan. Mentransmisikan informasi elektronik dan atau dokumen elektronik yang bermuatan seksual di luar kehendak penerima yang ditujukan terhadap penginginan seksual atau melakukan penguntitan, pelacakan, menggunakan sistem elektronik. Nah ini, kalau Anda apa namanya, Apa istilahnya saya kok jadi
1:05:57 kehilangan kata-kata ya? Melakukan penguntitan digital gitu. Apa Mas Dawam ya? Saya kok jadi lupa istilahnya. Stalking. Nah, stalking. Kalau Anda nguntik, stalking, terus kemudian tujuannya nggak baik ya untuk mendapatkan dokumen-dokumen yang itu digunakan untuk tujuan seksual. Apalagi kemarin juga sempat rame soal AI grog yang bisa digunakan Dan sekarang AI tidak hanya grog, saya yakin ada banyak AI yang juga sangat bisa digunakan untuk melakukan pelecehan terhadap orang yang lain. Nah ini bisa dipidana kawan-kawan. Ini bisa dipidanakan dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan atau denda paling
1:06:45 banyak 200 juta rupiah. Nah itu soal kekerasan seksual. Jadi kawan-kawan berhati-hatilah ketika Anda nanti berinteraksi dengan orang lain. Setiap lembaga, setiap instansi itu punya value, tetapi saya yakin tidak ada satupun lembaga atau instansi yang value-nya menghasilkan. mendukung tumbuhnya budaya keterasan itu tadi di dalam instansi mereka. Saya yakin mereka juga punya mekanismenya sendiri, punya aturannya sendiri, dan Anda sangat berhak untuk mendapatkan perlindungan, tempat yang aman untuk melakukan pembelajaran
1:07:32 dimanapun Anda berada. Dan saya juga berpesan pada adik-adik yang itu tadi ya, di sekolah, karena berdasarkan Kasus kita, data kasus kita yang di sekolah ini adik-adik yang menjadi guru sangat rentan untuk menjadi pelaku. Jadi berhati-hatilah ketika ketemu dengan misalkan adik-adik SMA ataupun SMP yang lucu-lucu mengemaskan gitu ya. Jangan kemudian Anda lupa diri dan kemudian menabrak batas etika antara guru dan siswa. Karena itu tadi akan berakibat sangat fatal pada Anda. Anda mungkin tidak berpikir panjang
1:08:18 gitu. Senangnya hanya pada saat itu saja. Pacaran sama anak SMA sama anak SMP terus dibawa kemana, pergi, cium-cium dan segala macamnya gitu. Tetapi setelahnya kawan-kawan, setelahnya, itu berakibat sangat fatal. Apalagi kalau kemudian sampai tuntutannya ke kepolisian. Sudahlah di kampus Anda pasti menghadapi sanksi akademik. Kemudian bagaimana dengan orang tua Anda, keluarga Anda, bagaimana jaminan keberlanjutan perkuliahan dan juga hidup Anda. Nah itu menjadi efek jangka panjang, efek domino yang harus Anda pikirkan sebelum Anda bertindak sembromi.
1:09:06 Yang kedua yang juga perlu kami kembali ingatkan perihal bullying dan etika sosial. Saya juga akan memulai dari contoh kasus teman-teman. Ini di UTM, mahasiswa baru jadi korban perundungan. Kemudian ini kasus ulah mahasiswa unut, kembalikan mahasiswa magang. Di sini mahasiswa dari Fisip Udayana yang kemudian mereka dia perundungan terhadap kawannya di media sosial.
1:09:55 Nah ini akhirnya dikembalikan. Ada juga kasus lain Kasus-kasus lain misalkan mungkin Anda pernah dengar anak yang diusir dari desa, anak KKN yang diusir dari desa. Pernah mendengar kasus itu kah? Di 2024? Karena bilang apa namanya di desa ini ceweknya jelek-jelek gitu. Nah akhirnya mereka diusir dari desa tersebut. Itu kasus pada tahun 2024. Kemudian ada juga KKN yang kemudian melakukan atau melanggar etika di desa tersebut karena... sebenarnya di
1:10:43 antara masyarakat KKN itu terus ada yang berpacaran. Nah, karena pacaran apalagi jauh dari rumah, jauh dari kampus, jauh dari tidak ada siapapun merasa tidak ada siapapun yang mengawasi. Akhirnya bablas kemana-mana berdua, deket-deketan, peluk-pelukan gitu. Dan itu membuat warga yang menjadi lokasi KKN merasa gerah, merasa tidak nyaman dengan kehadiran kawan-kawan KKN yang menunjukkan perilaku-perilaku nir-etika seperti itu. Nah, mereka kemudian meminta kampus untuk menarik mahasiswanya dari lokasi sana. Jangan sampai kasus-kasus seperti itu terjadi
1:11:30 di UNESA di tahun 2026 ketika Anda melakukan KKN. Kenapa sih kemudian kita rentan untuk melanggar etika sosial dan juga menjadi pelaku bullying? Kadang karena kita terlalu kepo, apalagi sekarang eranya medsos, eranya klik, eranya share gitu ya, kepo, terus begitu nemu jawabannya, antusias. Semua-semua pengen di-share, semua-semua pengen dibagi. Semangat spontan, mudah tergoda, serba insan, aktif di medsos, belum cakap mengambil keputusan, dan belum cakap menempatkan diri.
1:12:16 Nah ini hati-hati kawan-kawan, saya tahu bahwa tempat baru, lingkungan baru, hal-hal baru yang mungkin tidak kita Belum pernah kita lihat dalam situasi sehari-hari kita di kampus, di Surabaya. Terus ketika menemukan di sana, eh lucu ya, eh di sini orang-orangnya tuh pada nggak pakai sendal ya. Eh di sini sendal jepitnya jelek-jelek banget ya gitu. Sementara mungkin Anda melihat di sini orang pakai sendal jepit, nggak ada yang sejelek itu misalnya. Nah kemudian itu Anda jadikan konten. Sendal jepit di sini kayak gini-gini banget nih guys, jelek-jelek banget dan segala macemnya gitu. Mungkin itu lucu. Mungkin itu lucu. Tetapi ketika Anda unggah hal tersebut di media sosial, maka kita tidak bisa
1:13:11 memprediksi. Kita tidak bisa mengatur bagaimana orang bereaksi terhadap unggahan kita. Apakah reaksi mereka akan positif terus? Apakah mereka juga menganggap kita? unggahan kita itu lucu seperti kita merasa bahwa itu adalah lucu, kita gak bisa ngatur itu teman-teman. Kita gak bisa ngatur. Yang bisa kita atur, yang bisa kita regulasi adalah diri kita. Kalau di dalam kebetulan saya dari Prodi Ilmu Komunikasi ya, kalau di dalam ilmu kami, di ilmu komunikasi itu ada istilah the death of author. Pematian dari para penulis. Artinya ketika sebuah pesan, foto,
1:14:00 unggahan, caption, tweetan Anda di X, tulisan Anda di trade, foto yang Anda unggah di Instagram, dan segala macam. Ketika itu sudah diunggah, maka Anda tidak punya hak. Pada saat itulah Anda mati. Mati itu dalam artian Anda tidak punya hak bagaimana itu akan dipersepsi. Bagaimana itu akan direspon oleh pembaca. Karena sepenuhnya hak untuk mempersepsi, hak untuk merespon itu sepenuhnya mutlak ada di tangan pembaca. Makanya kita harus hati-hati. Nggak bisa kemudian kita berasumsi bahwa, tapi maksud saya nggak begitu. Saya tuh inginnya begini. Nggak bisa. Karena begitu
1:14:47 diunggah, disitulah Anda sebagai pengunggah konten itu menemui kematiannya. Artinya Anda sudah tidak punya hak lagi mengatur bagaimana unggahan tersebut akan direspon oleh netizen. Apalagi kena netizen 62. Netizen 62 itu paling pintar untuk mencari celah, paling pintar untuk mencari salah dan dosa. Kalau Tuhan maha pemaaf, maka netizen Indonesia akan lebih keji daripada Tuhan. Mereka tidak mudah memaafkan Anda salah unggah sedikit, sudah pasti akan digoreng. Nah ini jadi berhati-hatilah kawan-kawan, jangan sampai rasa semangat kita, rasa kepo kita, spontanitas
1:15:33 kita itu kemudian menjadi bumerang karena kurang hati-hatinya kita. Dan sekali lagi, mungkin ini tips ya, jangan mengunggah apapun ketika Anda sedang emosi. Saya tahu tension mungkin ketika Anda melakukan KKN, PLP, magang, Anda harus berhadapan dengan dunia nyata di luar sana, berhadapan dengan masyarakat desa, mengerjakan program-program, Anda harus bekerja sama dengan teman-teman Anda. Anda harus bekerja sama dengan banyak orang dalam jangka waktu yang singkat. Ada banyak emosi, tekanan emosi yang Anda rasakan. Jangan sampai
1:16:21 kemudian Anda membuat suatu unggahan ketika situasi diri atau batin Anda itu sedang emosi. Karena kalau sedang emosi, kadang kita tidak bisa menjaga jempol kita, tangan kita ngetik apa. Tahan dulu, hold dulu Saya tahu mungkin itu adalah bentuk rilis Anda Tension rilis Anda Mengunggah Menyampaikan kemarahan Ada banyak orang yang Tension rilisnya begitu, berbagi cerita Menunjukkan Amarah di media Sosial, tetapi Mohon Kawan-kawan untuk lebih bijak Ketika Anda situasi emosi Pending di draft dulu Di
1:17:08 draft atau di pending gak diunggah dulu Nanti ketika Anda situasi Emosinya sudah Turun, baru kemudian dibaca lagi Anda bisa bertanya kepada diri sendiri Unggahan ini Masih perlu aku unggah gak? Kalau aku memang perlu berbagi cerita Maka apakah bahasaku sudah aman Untuk diriku Maupun untuk kawan-kawan Ketika Anda sudah meyakinkan itu Maka silahkan Silahkan saja diunggah Ini strategi lain, gimana caranya supaya kita bisa melakukan KKN, PLP, serta magang dengan menuntaskan tahapan ini dengan baik dan selamat. Yang bisa kita lakukan, yang pertama adalah pelajari budaya masyarakat setempat. Kita harus punya
1:17:57 stock of knowledge yang cukup banyak bagaimana tempat magang kita, bagaimana sekolah yang akan kita tuju, bagaimana masyarakat tempat kita akan melakukan KKN. Pelajari budaya masyarakat setempat. Hormati budaya yang mereka miliki, cara hidup mereka, nilai mereka. Saya ingat tapi ini agak lama kasusnya ketika mahasiswa KKN itu diusir, mereka bikin konten tentang anak-anak sekolah di daerah tersebut yang gak pakai sepatu. Jadi dengan narasi yang sangat mengenaskan, narasi yang menimbulkan iba. Jadi dia merekam anak-anak SD, gak pakai sepatu, melewati
1:18:47 jalanan dan juga jembatan. Terus diunggah di medsosnya, diberi narasi yang mengibakan, menimbulkan rasa iba, kasihan tentang desa tempat mereka ke KM. ternyata orang desanya tidak terima. Orang desanya punya pride yang cukup tinggi, dan bagi mereka tidak pakai sepatu, itu bukan karena mereka tidak mampu beli sepatu. Tidak pakai sepatu karena memang medan yang mereka lalui, itu tidak memungkinkan pakai sepatu. Medannya tanah liat yang becek gitu. terus kemudian mereka harus melewati aliran sungai, yang mana kalau pakai sepatu itu merepotkan, makanya anak-anak
1:19:36 sekolah di sana mereka pakai sandal. Nah tetapi ketika itu di MEDSOS dengan narasi yang demikian itu seolah-olah membuat jatuh ibadah daerah tersebut dan kemudian kesannya bahwa daerah tersebut itu sangat terbelakang, udik dan segala macam, dan penduduknya tidak terima. Nah ini berarti ada nilai cara hidup yang terlewat untuk dipahami oleh teman-teman KKN. Ini mari kita mulai untuk mengurangi, kalau bisa stop konten-konten negatif, stop konten-konten nyinyir, apalagi ya itu tadi, Anda magang, kemudian
1:20:25 Anda mengeluarkan ada banyak tekanan selama magang, habis dimarahin supervisor, aduh salah lagi, salah lagi, dan segala macam. Kemudian Anda membuat unggahan-unggahan negatif, membuat unggahan-unggahan yang sifatnya nyinyir. Nah ini juga menjadi tidak tepat dan tidak strategis teman-teman. Misalkan kalau Anda merasa bahwa supervisor tersebut sudah keterlaluan, caranya memperlakukan, tidak manusiawi, atau tugas-tugas yang diberikan ke anak magang itu juga sifatnya eksploitatif. Anda merasa ini eksploitatif, benar, kami magang. Tapi itu misalkan ini Kalau
1:21:14 boleh saya cerita bahwa ada mahasiswa magang di bimbingan saya, dia magang di tim humas salah satu instansi, kemudian dia bercerita bagaimana kemudian di dalam satu hari dia disuruh liputan delapan tempat. Delapan tempat tanpa ada tambahan biaya untuk transportasi. Disuruh naik motornya sendiri, nggak dikasih transport, dia cuma dikasih makan siang saja. Ketika akan liputan, kalau jam makan siang pasti dapat. makan siang ya nah itu sudah situasi yang eksploitatif teman-teman orang kerja aja belum tentu bisa dapat yang segitu banyak delapan tempat dalam satu hari untuk bikin berita orang kerja
1:22:00 beneran aja belum tentu segitu apalagi ini anak magang ini adalah eksploitatif Kalau kemudian Anda menghadapi situasi yang sama, jangan kemudian itu dijadikan konten, konten negatif yang menyinyir. Selain tidak strategis, itu akan menjadi bumerang bagi teman-teman. Yang bisa dilakukan adalah diskusilah dengan DPL Anda. Diskusi dengan DPL. Atau Anda juga bisa melihat ya, HRD-nya di sana jalan nggak? Human Resource-nya, tim SDM-nya jalan nggak? Anda boleh sharing di sana. Bertanya, sampaikan keberatan dengan baik dan juga hal yang real. Hal yang apa, alasan-alasan yang reasonable. Itu akan
1:22:50 lebih strategis dan itu akan lebih aman bagi Anda daripada mengunggah di media sosial. Kemudian, Anda bisa mengubah konten negatif tadi menjadi konten kreatif, tentu itu akan menambah value Anda sebagai anak magang dengan konten-konten kreatif Anda. Sharing sebelum share. Kalau Anda mau share tetapi Anda ada sedikit keraguan, maka Anda bisa sharing dulu pada teman Anda, kalau aku bikin konten gini gimana gitu. Atau kalau masih ragu, tanyalah lagi pada orang yang lebih memahami tentang etika bermacos dan segala macam, baru kemudian Anda
1:23:39 bisa mengunggah hal tersebut. Dan biasakan kontrol antar teman-teman. Ini juga... menjadi hal yang sangat efektif, daripada Anda kemudian menjadi diingatkan oleh aparat besa, diingatkan oleh supervisor magang, tentu itu akan lebih menyakitkan, maka yang bisa dilakukan adalah controlling antar teman. Dan jangan mudah sakit hati ketika teman Anda mengingatkan Anda. Kalau mengingatkan dengan cara baik, tidak usah terus kemudian tersinggung, dan malah kemudian jadi problem baru, dinamika baru di dalam kelompok. Ini beberapa hal
1:24:27 bagaimana kita secara bijak menempatkan diri di tempat baru. Satu, jangan pernah membawa, mengkonsumsi, mengedarkan barang haram. Gak cuma narkoba, gak usah minum-minum, gak usah bawa alkohol, apalagi pesta miras di tempat KKN. Jangan ya teman-temannya, jangan. Silakan kita bisa memilih pakaian kita yang sopan, yang sesuai dengan etika atau nilai masyarakat setempat. Kemudian ramah, menunjukkan ramah dan respek ramahan ini ramah itu bukan berarti terus kita membiarkan orang juga melakukan pelecehan
1:25:15 psikis ke kita kita tetap ramah tidak demikian kita juga punya batas kemudian tidak merusak fasilitas umum tempat biasanya kan kalau KKN itu ada poskonya ya posko tempat menginap dan segala macam Anda bisa bersama-sama menjaga dengan baik lingkungan, tidak melakukan vandalisme, tidak merusak. Jangan kemudian karena itu bukan punya Anda, maka Anda merasa bahwa tidak dijaga pun tidak ada masalah. Jaga perkataan dan lisan, patuhi aturan, dan tidak melanggar norma setempat. Oke. Nah ini, gimana kalau kemudian, Ini juga
1:26:02 kes-kes yang kami temui ya. Kami temui, sempat masuk di kami meskipun tidak kami filekan sebagai kasus. Kadang mahasiswa ada yang curhat, tanya, diskusi. Diajak pesta miras, dikasih narkoba gratis. Tahu kalau ada peredaran gimana peredaran narkoba, tahu ada kem narkoba dan lukeras. Silakan teman-teman bisa berani bilang tidak. Berani menolak, lapor ke aparat. lapor ke penegak keamanan desa, teman-teman bisa edukasi tema antimiras narkoba. Ini nanti mungkin akan lebih banyak dibahas oleh Pak Sifak. Nah ini teman-teman, kasus mahasiswa PLP, terujung
1:26:49 laporan kepolisian. Chinlock dengan murid relasi asmara yang bebas, orang tua tidak terima, laporan pihak berwajib atau pidana. Ini yang kalau tadi saya nyambung yang pernah ditangani UNESA seperti apa. Ceritanya itu begini, ada yang melakukan PLP, terus kemudian cinlock sama salah satu muridnya, terus kemudian pacaran mereka. Pacaran, relasi asmaranya itu bebas, terbuka, ya mereka sudah berhubungan seks dan segala macamnya, orang tua si anak nggak terima. Dan secara usia, anak ini memang masih dikategorikan sebagai usia anak-anak secara hukum.
1:27:36 Maka orang tuanya membuat laporan kepada pihak berwajib laporan pidana. Oke, materi itu saja. Nah ini saya perlu menyampaikan sebelum nanti ke sesi tanya-jawab ya Mas Dawam. bahwa nanti peserta MBKM ini wajib menandatangani fakta integritas. Nanti diunggah di dalam disediakan. Kemudian UNESA menyiapkan letter of commitment terkait kekerasan ini perlu ditandatangani oleh mitra. Tetapi kami tahu bahwa mungkin tidak semua mitra berkenan untuk menandatangani letter of commitment karena sebenarnya di dalam MOU juga sudah ada. Tetapi di letter of commitment itu lebih rinci
1:28:28 aturan-aturannya terkait dengan perlindungan kekerasan. Upaya-upaya pencegahan dan penanganan kekerasan supaya kawan-kawan juga memiliki tempat yang aman, kita saling jaga ya, antara UNESA dengan mitra itu saling jaga. Nah ini ada penandatanganan letter of commitment. Tetapi ini memang tidak kami wajibkan, tetapi memang apabila mitra berkenan menandatangani, maka ini menjadi satu poin yang bagus untuk teman-teman, karena mereka pasti akan lebih aware terkait dengan isu kerasa. Dan ini yang penting, setiap peserta MBKM itu nanti wajib membuat... satu program edukasi
1:29:15 anti kekerasan, dan satu program edukasi anti narkoba. Luarannya ini video pendek dan poster edukasi. Jadi misal kalau Anda PLP di sekolahan, Anda bisa mengedukasi siswa-siswa di kelas khusus tentang anti kekerasan, khusus tentang anti narkoba. Itu dibuat video pendek, 3 menit, dan posternya. Kalau Anda merancang program KKN Desa, silakan untuk memasukkan ini di dalam sesi menjadi satu program, atau kalau Anda sudah punya program edukasi atau literasi, mohon ini dibuatkan di dalam sesi yang tersendiri. Karena memang
1:30:03 isu kekerasan ini sekarang menjadi isu nasional, perusahaan banyak instansi atau perusahaan yang mereka juga sudah mulai aware karena dari tahun ke tahun angka kekerasan, utama kekerasan seksual itu meningkat tajam. Semakin tahun bukannya semakin turun, meskipun edukasi banyak dilakukan, angkanya masih naik. Jadi ini kami meminta kawan-kawan juga proaktif untuk mensosialisasikan isu-isu ini. Kalau yang magang gimana? Magang di perusahaan. Apakah juga bisa membuat edukasi dan edukasi seperti di KKN atau PLP? Kalau yang dimagang, teman-teman, kalau memang tidak mungkin, Anda boleh
1:30:50 membuat poster edukasi saja. Oke. Sementara itu dari saya, saya kembalikan pada MC, apakah mau tanya-jawab langsung atau disambung dengan sesinya Pak Sifak, kemudian tanya-jawab, saya ngikut Mas Dawam saja. Terima kasih. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih banyak Ibu Putri atas materi tentang kekerasan seksual yang luar biasa tadi, ternyata sudah dijelaskan mengenai peraturannya, lalu jenis-jenis kekerasan yang ada, lalu disajikan juga data-data yang sangat lengkap mengenai mahasiswa-mahasiswa yang bermobilitas akademik tentang kekerasan ini. Mungkin sebelum ke... Nah, ini saya mau
1:31:36 bertanya dulu kepada Bapak Ibu dari PPIS terlebih dahulu. Ini apakah QNE-nya terpisah atau disambung dengan Pak Agus baru QNE? Oke, QNE dulu kali ya, biar isunya spesifik gitu, Pak Sifak. Oke. Oke. Mungkin 15 menit kita bisa GME dulu terkait dengan isu kekerasan gitu ya. Setelah itu nanti Pak Sifak fokuskan narkoba dan kebencian. Terima kasih banyak Ibu Putri. Sekarang kita ke... Sesi Q&A dulu mengenai kekerasan seksual materi yang telah disampaikan oleh Ibu Putri dari Direkturat PYIS. Untuk teman-teman yang
1:32:24 memiliki pertanyaan, bisa resen langsung menyampaikan pertanyaannya atau juga bisa melalui kolom komentar di bawah ini. Nanti akan dijawab oleh Ibu Putri. Aman sepertinya ini ya Satgas punya hotline Dan juga Instagram Teman-teman bisa follow Instagramnya
1:33:13 Satgas PPKPT UNESA Cari aja di Instagram Atau follow juga dengan SMCC Instagramnya SMCC UNESA. Kalau kemudian Anda merasa ada hal yang ingin didiskusikan terkait dengan ini saya mendapatkan perlakuan seperti ini di tempat magang saya harus bagaimana dan segala macamnya. Ada hotline, ada Instagram. Anda bisa menghubungi kami. Nanti tim kami juga akan membantu kawan-kawan memberi arahan terkait dengan apa yang harus dilakukan. Bu Putri ini sepertinya ada yang Resen untuk bertanya Ada mahasiswa bernama Erlina Mawarda Bisa silakan memperkalkan diri Dan menyampaikan pertanyaannya langsung
1:34:02 Terima kasih Selamat pagi Bu Putri Saya izin bertanya Bu Terkait kampanye Video sama poster tadi itu Berkelompok atau Individu ya Bu? Terima kasih Oke, makasih Erlina. Halo Erlina. Erlina ini kebetulan menjadi tim Satgas kami dari unsur mahasiswa. Erlina, pertanyaan terkait dengan kampanye video dan juga poster tadi ya, itu perkelompok. Jadi bisa dilakukan... di dalam kelompok, kalau memang itu menjadi, kalau Anda di
1:34:52 KKN ya, KKN itu kan berarti nanti bisa dijadikan program KKN, tetapi kalau PLP, nah Anda bisa misalkan kalau di dalam sekolah, satu sekolah itu ada beberapa mahasiswa, boleh dilakukan secara berkelompok, tetapi kalau Anda sendiri di sekolah tersebut, nah Anda bisa memberikan edukasi tersebut, satu kelas aja cukup, terus kemudian diambil videonya, dan itu nanti diunggah, seperti itu. Baik, terima kasih Bu. Oke, sama-sama. Untuk video, videonya itu bukan video ini ya, Anda membuat materi, kalau materinya nanti kan kami sediakan, jadi sudah ada PPT-nya. PPT sudah kami sediakan untuk Anda melakukan edukasi itu, nah Anda tinggal
1:35:40 mengemas edukasinya mau bagaimana, apakah setelah presentasi misalkan ada tanya-jawab dan segala macam, tetapi untuk materi edukasinya itu nanti akan kami sediakan begitu Erlina oke, saya kembalikan ke Mas Dawam Terima kasih banyak di Ibu Putri. Mungkin tadi dari Erlina juga sudah cukup jelas, mungkin barangkali ada pertanyaan lain dari teman-teman mengenai materi yang disampaikan oleh Ibu Putri dari Direkturat PPIS, bisa resen atau juga mengetik
1:36:29 kepada kolom ujian yang tersedia. Pak, sekarang sudah ada lagi Ibu atas nama Francisca Diaayunoviana. Bisa langsung menyampaikan pertanyaannya, diberisalkan. Terima kasih atas kepadanya, izin bertanya Ibu Putri. Kebetulan untuk semester ini saya program magang. Nah, itu berarti saya membuat poster edukasi saja. Lalu untuk deadline dari pengumpulannya itu kapan dan di mana, Ibu? Kalau disediakan hanya pengumpulan fakta inter kita saja. Terima kasih. Oke, terima kasih. Ini bisa saya langsung respon ya, Mas Daumnya? Terima kasih Francisca untuk pertanyaannya. Kalau boleh tahu magangnya di mana Francisca? Saya
1:37:18 magangnya di bank BNI. Kalau magang di bank mungkin agak terbatas ya kalau Anda mau melakukan edukasi mungkin kalau memungkinkan misalkan ada acara catering kantor atau apa Anda bisa melakukan sosialisasi di sana itu sangat bagus, tetapi kalau kemudian itu tidak memungkinkan, memang untuk magang itu kami perkenankan untuk membuat poster edukasi saja. Oke, dan untuk deadline, mengikuti deadline dari mobilitas akademik ini, dan untuk pengumpulannya nanti akan disediakan link khusus ya, Francisca. Baik Ibu, terima kasih
1:38:06 banyak. Terima kasih banyak Ibu Putri sudah menjawab pertanyaan dari Francisca. Mungkin barangkali dari teman-teman yang lain ada yang ingin ditanyakan lagi mengenai materi pada pagi hari ini dari Ibu Putri. Bisa langsung mengangkat tangan atau raise hand atau juga mengetikan pertanyaan pada kolom chat yang tersedia. yang resen lagi Ibu atas nama Syifatil Ulya bisa silakan
1:38:55 langsung menanyakan apa yang ingin ditanyakan kepada Ibu Putri mohon maaf sebelumnya bila tadi saya terlewat penjelasannya untuk yang magang untuk membuat poster individu itu kalau boleh tahu di uploadnya di mana Ibu apakah di sosmed atau bagaimana Terima kasih sebelumnya. Oke, terima kasih. Panggilannya siapa ini? Syifa, Uliya? Syifa, Ibu. Oke, Iva. Pak, boleh tahu magangnya di mana, Pak? Untuk saat ini belum pasti, Ibu. Soalnya masih mohon cara di beberapa tempat.
1:39:45 Oke, oke. Nah, Pak. Di mana? di perusahaan perusahaan outsourcing oke di perusahaan outsourcing kalau untuk mengunggah posternya untuk laporan nanti kan disediakan link sama seperti video itu tadi nah tetapi kalau apakah itu nanti dipasangnya dimana udah bikin poster masa cuma untuk ngumpulin aja enggak ya nah anda boleh misalkan kalau ini Bergantung tempat magang teman-teman dan juga fleksibilitas yang bisa didapatkan teman-teman di tempat magang itu. Misal kalau di kantor itu ada papan pengumuman kantor. yang
1:40:33 itu memungkinkan Anda untuk menempel di sana. Maka Anda boleh meminta izin untuk menempelkan poster edukasi tersebut di papan kantor tersebut. Nah itu kemudian bukti bahwa Anda menempelkan itu juga bisa dilampirkan di dalam laporan. Kalau kemudian Anda diberi kebebasan misalkan untuk magang Anda mengelola medsos, terus kemudian pegang medsos instansi. Anda boleh kemudian bertanya apakah bisa misalkan membuat konten terkait dengan kekerasan, edukasi kekerasan maupun edukasi narkoba. Edukasi itu kan macam-macam ya, ada edukasi yang sifatnya itu hard sell banget, atau mungkin Anda melalui konten-konten
1:41:23 yang menunjukkan misalkan bahwa organisasi atau instansi atau perusahaan kami adalah perusahaan yang sudah menjadi tempat aman bagi seluruh pekerjanya. Misalkan ada punya kelonggaran untuk membuat konten seperti itu, Anda bikin konten, terus kemudian masukkan nilai-nilai, kenapa sih itu disebut sebagai safe place, tempat yang aman bagi karyawannya atau bagi orang-orang yang berada dalam perusahaan itu karena sudah menerapkan A, B, C, D, E, seperti itu. Itu juga termasuk konten edukasi. Gitu sih, Fah. Apakah cukup menjawab? Artinya begini, untuk untuk implementasi seperti apa
1:42:13 kalau dimagang, itu bergantung dari tempat magang teman-teman. Seperti apa nilai yang ada di dalam tempat magang tersebut, seberapa fleksibilitas yang diberikan perusahaan kepada kawan-kawan untuk melakukan sebuah program. Kalau Anda boleh menaruh atau meletakkan poster tersebut di pengumuman di web kantor maka gunakan hal tersebut Anda boleh mengunggah itu di web kantor boleh mengunggah di papan pengumuman kantor kalau kemudian Anda maupun saya nggak pengen posternya saya tempel saya taruh di meja kawan-kawan kantor misalkan satu ruangan saya saya tempel boleh atau misalkan makan
1:43:01 siang Anda cukup akrab dan Anda merasa bahwa di tempat magang itu Kondusif ya, kondusif mereka sangat-sangat suportif Anda dan segala macamnya. Mereka sangat suportif, terus kemudian mereka juga menerima Anda dengan baik. Anda boleh mencoba untuk Kak atau Bu, Pak, bolehkah nanti sambil makan siang saya menjelaskan dikit tentang ini. Nah, Anda ambil gambarnya, kemudian Anda memberi paparan singkat di kalam makan siang. Nah, itu juga bisa menjadi satu program. Jadi sangat fleksibel, Iva, untuk magang ya. Intinya, kawan-kawan, kami tidak ingin memberatkan Anda dengan program ini, tetapi bahwa UNESA ingin mengambil bagian pada upaya
1:43:49 untuk pencegahan kekerasan di berbagai sektor. Di masyarakat, di pendidik, di masyarakat melalui KKN, di pendidikan melalui PYLP, dan di industri melalui magang. Oke, Neng. Baik, saya kembalikan ke MC. Baik, terima kasih banyak Ibu Putri. Artinya memang sangat fleksibel dan diselaikan dengan tempat teman-teman melakukan mobilitas akademik. Ibu Putri izin membacakan pertanyaan dari kolom komentar atas nama Kristi Kusumawe. Ibu izin bertanya. Berhubung saya sendiri dari Prodigisi dan nantinya magang kami di rumah sakit. Lalu untuk video atau...
1:44:37 Oke di Gizi, magangnya di rumah sakit. Terus di sini, mengingat untuk menempel poster, memerlukan izin rumah sakit dan kemungkinan juga untuk melakukan sosialisasi. Nah, itu kawan-kawan. Kalau memang melakukan sosialisasi tidak memungkinkan, maka Anda bisa membuat poster, meminta izin, dicoba dulu ya, boleh nggak misalkan menempel itu. Biasanya kan ada papan pengumuman yang itu untuk siapapun.
1:45:27 Yang tentu edukasi tentang anti-narkoba ataupun edukasi tentang kekerasannya itu Anda boleh memfokuskan pada hal yang itu relate dengan tempat Anda magang di rumah sakit misalkan rumah sakit saya bisa mengedukasi tentang apa sih yang disebut dengan adiktif itu terus kemudian kekerasan tentang kalau Anda adakah unit-unit yang menangani kekerasan seksual di rumah sakit Anda Anda bisa mempromote unit tersebut intinya itu disesuaikan dengan tempat magang, dan kemudian tanyalah, misalkan,
1:46:14 apakah boleh itu ditempel. Kalau misalkan tidak boleh, maka hal terakhir yang bisa Anda lakukan adalah mengunggah itu di medsos Anda. Itu tadi ya, terkait apa namanya, Anda mengunggah di medsos, terus kemudian berilah caption, misalkan tentang zat aditif itu tadi ya. Kawan-kawan, berikut adalah, Z-additif Anda bisa melakukan apa Kalau dari sisi kesehatan Atau dari sisi gizi Nah karena ini prodigisi ya Prodigisi Kalau terkait dengan kekerasan Di prodigisi bisa disambungkan Apa gitu Misalkan Saya gak tau ya mungkin yang Apa namanya Anda bisa mencari Bahwa ternyata
1:47:00 Untuk korban kekerasan atau mereka yang sedang mengalami trauma karena kekerasan bisa mengkonsumsi A, B, C, D, E untuk meningkatkan misalkan mood yang lebih baik atau makanan-makanan yang itu merangsang hormon-hormon tertentu supaya kita merasa lebih bisa menerima kita lebih relax, hal-hal yang seperti itu lah itu sangat-sangat bergantung dengan kreativitas kawan-kawan untuk melihat isu ini dengan konteks prodisi dan tempat makan.
1:47:47 Begitu kira-kira Mas Dawam. Ini ada pertanyaan juga dari Maulana Andika ya, yang riset mandiri, Andika ya. Kalau riset mandiri, sama ya kawan-kawan. Kalau video itu kan bukan video konten yang akan Anda konten edukasinya bukan itu Tapi video program Anda gitu Karena kalau konten edukasinya sudah kami sediakan Sehingga kalau kemudian Anda riset mandiri Nah Anda boleh membuat poster juga Silakan hampir sama dengan tempat magang gitu ya Kalau untuk up-nya di mana, video maupun poster, nanti akan ada link yang kami berikan.
1:48:43 Oke. Ini masih ada pertanyaan lagi nih Mas Dawam dari Dikaramisiela. Berarti video itu ada dua video dan dua poster? Iya. Iya. berkelompok, bukan meskipun saya kurang tahu ya nanti mekanismenya kalau memang setiap individu harus unggah kalau kalian berada dalam satu kelompok boleh mengunggah hal yang sama karena itu kan hasil kerja kelompok gitu ya apakah itu dua video dan dua postnya? jadi tetapi apakah itu harus dua acara yang berbeda Tidak harus. Misalkan Anda bisa bikin program dengan Karang Taruna
1:49:29 dalam satu hari. Sama seperti saya dengan Pak Sifak sekarang. Satu jam ini soal kekerasan, terus kemudian di sesi berikutnya soal antinarkoba. Nah, itu sudah menjadi dua output. Tinggal nanti videonya dibedakan. Begitu, Michelle lah. Sudah terjawab semua ya Ada satu lagi Dini, mungkin izin saya membacakan Bukit Ibu Untuk yang mengikuti Studi independen yang dilaksanakan secara daring Bagaimana cara Mengimplementasikannya Sama sih mas Prinsipnya Kalau memang tidak memungkinkan Dilakukan di
1:50:19 tempat Anda melakukan mobilitas akademik, maka Anda diminta untuk membuat poster dan melakukan edukasi pada kanal-kanal yang memungkinkan Anda jangkau. Gitu ya. Mesinnya sama ya. baik Ibu Putri, jadi itu ya teman-teman jawaban yang luar biasa dari Ibu Putri, jadi tinggal fleksibel disesuaikan dengan apa program yang teman-teman ambil lalu bagaimana kondisi yang ada pada tempat tersebut, dan mungkin mempelajari kultur yang ada, dan tadi juga Ibu Putri sempat menyampaikan kalau misalkan di kantor atau di tempat magang, mungkin Bapak Ibu sedang makan siang bersama bisa diselipkan dan lain-lain, sehingga mungkin tidak ada penekanan khusus yang sangat
1:51:06 fleksibel dan semudah Mungkin begitu, Ibu. Akar yang penting terlaksana. Begitu, Ibu. Mungkin untuk Q&A-nya saya cukupkan, Ibu. Langsung kelanjut ke Bapak Agus. Apakah boleh, Ibu? Boleh, sangat boleh. Banyak terima kasih. Teman-teman terima kasih ya. Mas Dewan terima kasih. Monggo Pak Sifat. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Baik, Ibu Putri terima kasih banyak atas materi yang disampaikan pada pagi hari ini mengenai kekerasan seksual yang luar biasa. Lalu selanjutnya, tanpa berlama-lama lagi, kita bisa melanjutkan ke Bapak. Agus Sifat dari PPIS. Untuk Bapak Agus, waktu dan apannya kami bersilakan. Terima kasih, Mas
1:51:56 Damam. Dan yang saya hormati, Bapak-Ibu semua. Dan yang saya banggakan, adik-adik magang semua. Terima kasih, Bu Putri. Dengar dengan suara saya, mohon maaf. Sekarang saya agak kecilkan suara saya. Sekarang saya pelan-pelan Kalau tidak dengar nanti bisa resen ya Biar Bu Putri yang lebih keras nanti Baik teman-teman Saya izin share screen
1:52:48 Jadi Sebenarnya Magang ini Kita harus bahagia Kita harus bahagia Karena ini adalah Kita belajar untuk Bekerja di tempat Yang sebenarnya bekerja Tapi sebelum saya akan Memberikan materi mungkin saya akan Nambah sedikit ya Mungkin terkait Etika Jadi kemarin itu ada kasus Kasus Telepon saya. Jadi ada anak PPL kemagang, saya lupa ya. Dia di luar Jawa. Dia hanya minta tanda tangan LOE saja di tempat magang, setelah itu menghilang. Ini juga jangan sampai terjadi untuk
1:53:38 ada adik magang yang akan magang. Karena Semester lalu ya berarti ya, semester lalu ya. Itu ada yang telpon saya, tak tanya dapat telpon dari mana. Dari nomor peduli UNESA. Jadi kebetulan yang peduli UNESA itu nomor-nomor saya. Sehingga saya ditelepon gitu ya. Nah dia setelah minta tanda tangan, MOU, LOC, dan lain-lain, setelah itu nggak kembali. Ini disampaikan sangat mencoreng nama UNESA. Dia bilang, Pak ini UNESA kan lembaga besar, universitas besar. Masa mahasiswanya seperti ini? Contoh seperti itu teman-teman. Jadi nanti harapannya
1:54:27 teman-teman jangan melakukan hal yang seperti itu. Karena itu sudah terjadi. Ini disampaikan saja biar tidak terulang. Jadi menjaga bahagia selama program mobilitas akademik. Yang pertama, ini akan saya awali dengan permasalahan kesehatan mental dan fisik selama MPKM. Ini data yang sudah masuk di SMCC. Keselamatan fisik. Keselamatan fisik ini Ada beberapa mahasiswa yang jatuh. Ada mahasiswa yang
1:55:12 kecelakaan dan lain-lain. Ini diakibatkan karena apa? Yang pertama, bergadang teman-teman. Jadi kebanyakan biasa tidak bergadang. Setelah itu ketemu dengan teman-temannya banyak. Dia bergadang sampai larut sehingga dia bisa sakit. Setelah itu saat dia mau berangkat ke tempat kerja, dia mengalami keselakaan dan lain-lain. Ini jangan terjadi ke teman-teman, harus bisa memanage waktu sehingga untuk kesehatan fisik ini bisa terjaga. Terus jangan lupa kalau yang membawa obat dan lain-lain, terus ada penyakit bawaan di tempat lain, ini hati-hati teman-teman. Contohnya sesak,
1:56:01 epilepsi, dan lain-lain. Itu kan biasanya punya obat-obat tertentu. Yang itu dibawa. Jangan sampai nanti di tempat kerja atau di tempat magang kalian jauh dari orang tua dan lain-lain. Obat-obatan tidak ada. Sama, saya juga selalu membawa obat. Biarpun saya tidak sakit. Ini yang saya... pengalaman-pengalaman, dari pengalaman-pengalaman saya membawa hal itu. Sampai, sorry. Saya membawa yang perlu dibutuhkan oleh wanita. Karena kadang orang tidak bawa. Nah, ini kita bisa membahas itu dan lain-lain. Itu
1:56:51 biasanya saya bawa. Karena saya kebetulan di kesehatan. Pasti banyak yang nanya hal-hal seperti itu. Terus, dengan anggota kelompok. Nah ini biasanya ada miskomunikasi sehingga besoknya enggak mau ikut magang. Kira-kira ada enggak? Ya nanti pasti ada. Jadi seumpama rapat gitu kan, dia tidak mau hasil pemikirannya tidak diakui, pendapatnya tidak diakui, sehingga dia dengan kelompoknya nanti ada masalah. Seperti itu. Ya ini juga teman-teman harus menyadari bahwa kita adalah kerja tim. Jangan sampai nanti
1:57:38 komunikasi dengan anggota kelompok ini tidak bagus sehingga kerjaan tidak terselesaikan. Dan magang yang seharusnya beberapa bulan kalian hanya melakukan satu minggu atau tiga hari. Seperti ini. Sehingga untuk nilai dan lain-lain tidak bisa keluar. Baik, yang selanjutnya itu kemampuan adaptasi terhadap tuntutan mitra. Tadi sudah disampaikan oleh Ibu Putri, dicontohkan di komunikasi tadi, disuruh di enam tempat dan lain-lain. Kalau kalian tidak bisa disampaikan dari awal atau bagaimana, atau kalian
1:58:26 berusaha nanti menyelesaikan masalah dengan membentuk tim. Dengan tim. Sehingga tidak dilakukan sendiri. Seperti itu. Jadi biasanya mitra itu pengalaman-pengalaman. Bikin web. Oh, tidak bisa bikin web. Bagaimana? Inilah tantangan-tantangan dari kalian untuk anak magang. Bagaimana kalian bisa menyelesaikan masalah. Jadi mitra-mitra ini biasanya ingin memajukan instansinya maupun ingin memajukan sekolahnya, itu dengan berbagai cara dan ingin dibantu oleh teman-teman. Ini juga kemarin ada kasus juga dari teman-teman saya yang sudah
1:59:15 membina yang dari luar. Pak, ini teman-teman tak suruh ngetik saja, tidak bisa. Contoh. Pak ini tak suruh menjelaskan PPT tidak bisa. Disuruh desain PPT tidak bisa. Yang bisa hanya dua dari sepuluh mahasiswa. Ini juga pernah disampaikan ke saya terkait hal itu. Maka teman-teman nanti belajar dan belajar sehingga kemampuan adaptasi terhadap tuntutan mitra ini bisa terselesaikan dan tidak jadi masalah dan menjadi bahagia. Kalau kalian tidak bisa menjadi bisa kan bahagia. Tapi kalau tidak bisa disampaikan. Tapi harapannya
2:00:04 diselesaikan. Jadi kalau ada masalah-masalah atau tentu dari mitra, bagaimana cara menyelesaikannya kalau tidak bisa komunikasi. Tidak bisa lagi lihat Google. Sekarang kita belajar itu banyak ya dari Youtube, dari Google. Mencari ini loh, CV-nya Mas Dawamurin. Dawam ini loh ya. Ini loh. Dari Google loh ada. Dari Youtube loh ada. Apa yang tidak bisa sekarang? Ada, bisa semua. Contoh-contoh ini. Tidak contohin lagi. Ini tidak mitra sih. Jadi mobil macet. Kenapa tidak berstatut? Kemarin ternyata Bisa saya lihat dari YouTube dan bisa nyala loh. Ini contohnya susah, itu
2:00:50 tidak di bidang saya. Ini kan sama juga, nanti kamu saat di tempat lain, contoh tidak di bidangnya, ini tidak di bidang saya, saya disuruh menyelesaikan mitra seperti ini. Coba dipelajari. Atau dengan timnya nanti diselesaikan. Inilah mahasiswa yang hebat. Jangan menjadi itu sebagai problem, jangan sampai itu menjadi Anda nanti tidak semangat lagi untuk melakukan magang. Jadi kalau ada masalah, tetap Anda harus berusaha menyelesaikan. Kalau tidak bisa, ya ditanyakan ke dosen. Ditanyakan ke dosennya.
2:01:41 Jadi jangan sampai Nanti di sana ternyata tuntutannya banyak. Seperti itu. Terus yang selanjutnya yang paling banyak itu 32% itu. 32% ini ya. Ini regulasi diri. Jadi untuk mengolah pikiran, perasaan, dan berlaku mereka sendiri. Jadi kadang tadi diawali dari komunikasi dengan kelompok. Dia tidak nyaman, sudah tidak nyaman dengan si A, si B. Sehingga untuk mengontrol stresnya dia, itu berlebihan. Padahal kalau dibuat
2:02:30 enjoy aja, aman-aman aja. Yang penting kan untuk magang ini tuntutan mitra, terselesaikan, tugasmu selesai, beres. Itu ya teman-teman. Jadi jangan sampai nanti untuk komunikasi dengan anggota kelompok dibikin masalah sendiri. Sehingga tidak terselesaikan Anda melakukan magang. Ada pertanyaan sebelumnya lanjut? Seperti kuliah, Pak. Yang selanjutnya yaitu tantangan selama proses kebanyakan BKM.
2:03:17 Yang pertama yaitu waktu pelaksanaan. Ini waktu pelaksanaannya berapa? Mas Dawam. Mungkin mau diulangi Bapak. Untuk waktu pelaksanaannya berapa lama? Untuk pelaksanaan menghasilkan ke Demikini selama kurang lebih 4 bulan Bapak. 4 bulan. Jadi Biasanya di waktu-waktu tiga bulan itu sudah mengalami kepenatan. Jadi mulai jenuh, stress, dan lain-lain. Nah ini biasanya buatlah program-program bagaimana kalian tidak monoton. Kalau bisa bikin program sebanyak mungkin atau sebanyak-banyaknya
2:04:07 sehingga enjoy. Oh ini selesai, nanti bikin lagi. Sehingga tidak jenuh. Karena 4 bulan itu jenuh. Itu ya teman-teman ya. Terus budaya tempat sekolah, mitra, atau lembaga mitra. Ini penting ya. Jadi tadi disampaikan oleh Bukutri ya. Jadi budaya itu hati-hati. Pelajari dulu. Jangan sampai kalian nanti di salah satu tempat di desa, di mitra, kalian melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Terus ada sekolah desa, kalian dari kota, setelah itu kalian mencibir, itu
2:04:56 juga berbahaya. Terus tuntutan pengalaman di sekolah mitra atau lembaga mitra. Tuntutannya biasanya kalau dulu-dulu itu disuruh ngajar banyak. Enggak. menggantikan jam ajar terus disuruh bikin RPP dan lain-lain nah ini biasanya yang di sekolah ini disuruh bikin RPP itu enggak bisa contoh seperti itu itu juga ada masukan-masukan kira-kira sudah ada yang bisa atau enggak bisa bikin RPP nah ini disiapkan ya supaya tidak stres karena nanti kalau kalian oh enak ini magang ini ya Setelah itu di tempat mitra ternyata kalian tidak bisa. Bikin RPP tidak bisa. Ini kan bahaya.
2:05:47 Bikin stres. Sebaiknya dipelajari dulu apa yang harus dilakukan di sana. Terus bikin materi-materi ajar. Contoh seperti itu. Selanjutnya tim di sekolah mitra atau lembaga mitra. Jadi timnya itu biasanya dari guru pamong atau tim dari pembimbing yang ada di sekolah. Terus tim dari kalian. Ini harus kompak. Ada juga yang menyampaikan kemarin itu. Pak yang kerja loh. Si A saja. Si B ini diem aja. Contoh seperti itu. Ini coba nanti teman-teman belajar bagaimana biar bahagia dan bisa
2:06:36 melakukan magang dengan maksimal. Jadi gantian. Tidak hanya satu atau dua orang yang menonjol. Ini rata-rata, sorry, di Genji. Ini yang disampaikan itu permasalahannya. Yang bekerja itu hanya satu. Dan biasanya selain itu, kerjanya itu kalau hanya disuruh saja. Jadi sesuai tuboxi. Kadang kalau di mitra itu kan enggak bisa tambah tuboxi. Jadi itu teman-teman harus belajar juga. Jangan sampai nanti mengeluh. Kebanyakan mengeluh itu gara-gara itu. Tuboxi,
2:07:24 saya lho, ngajar. Saya kira cuma ngajar saja. Ternyata disuruh, penuh pacara, disuruh menyiapkan pagi, apalagi mungkin sekarang ada MBK, disuruh menyiapkan MBK, dan lain-lain. Mungkin nanti akan terjadi seperti itu, teman-teman jangan sampai kaget. Kalau kaget, nanti juga akan jadi masalah. Kalau jadi masalah, ya nanti bermasalah juga terkait laporan, terkait apa yang diinginkan, terus logok, bermasalah juga. Kalau dari situ aja sudah ada masalah. Jadi harus kolaborasi dengan mitra. Harus sinergi. Pak, tidak sesuai dengan keinginan saya. Ini bukan
2:08:13 keinginan saudara, tapi ini adalah keinginan lembaga. Lembaga memiliki program. Contoh seperti itu. Jadi kalian harus bisa menyelesaikan. Ini lah namanya magang, belajar. Jadi bahwa kalian dari UNESA itu bisa. Kita tunjukkan dari kalian dari UNESA itu bisa menyelesaikan masalah. Seperti itu, teman-teman. Terus jarak tempat tinggal ke lokasi mitra. Ini barusan saya di WA, Pak, saya minta di deket-deket saja. Ini tergantung dari tempat magangnya. Kalau dapat jalan, ya enggak apa-apa. Dulu ada yang di Bojonegoro. Bojonegoro, terus ada yang di dan lain-lain. Ya nggak apa-apa. Itu nambah enak.
2:09:01 Karena selain dapat pengalaman baru, dapat keluarga baru, juga dapat memberikan ilmu di tempat-tempat yang baru. Nah itu teman-teman kamu harus semangat. Jadi jarak tempat tinggal ke lokasi. Kalau bisa tetap ngekos kalau lebih jauh. Jangan sampai di PP ya. Contoh, Surabaya. Itu ada yang PP loh teman-teman. Jadi tahun lalu itu ada PP dari Surabaya ke Lamongan. Kamu kok bisa kuliah di sini? Pegangmu di Lamongan. Iya Pak, saya PP. Saya juga takut. Takut ada apa-apa di jalan saja. Jadi itu teman-teman. Jadi jarak tempat tinggal ke lokasi ini
2:09:49 perlu difikirkan. Jangan sampai... jauh kalian PP ya jadi emang tadi ada kondisi fisik tadi ya jadi ada kesehatan fisik tadi kalau terus-terusan gak pernah jarak jauh setelah itu kamu melakukan PP jarak jauh ya tidak sampai satu minggu kamu akan mengalami flu kamu akan mengalami sakit seperti itu jadi dijaga benar kondisi kalian karena membutuhkan perjuangan. Kenapa saya bilang membutuhkan perjuangan? Yang pertama adalah kalian kerja benar-benar di masyarakat. Kalian akan dinilai di situ. Kamu bisa bekerja apa enggak.
2:10:39 Banyak juga teman-teman magang yang bagus setelah lulus diambil. Itu banyak. Tapi yang enggak bagus yaudah dilepas. Contoh seperti itu. Makanya kalau kalian
…