Bertanya Baginda Ali ra Kepada Rasulullah SAW Tentang Syariat, Thariqat, Hakikat & Ma"rifat.

MA"RIFATULLAH www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang Usul Baginda Ali, yang merupakan dialog antara Baginda Ali dan Rasulullah SAW mengenai syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat. Inti dari ajaran ini adalah pemahaman bahwa diri manusia mengandung keempat tingkatan tersebut, dan mencapai makrifat berarti mencapai tingkat tertinggi pemahaman tentang Allah SWT.

  • Syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat adalah tingkatan dalam memahami Allah.
  • Setiap tingkatan memiliki karakteristik, amalan, dan alamnya masing-masing.
  • Tujuan akhir adalah mencapai makrifat, yaitu mengenal Allah sedekat mungkin.

Pembukaan: Usul Baginda Ali

Video ini membahas tentang Usul Baginda Ali, sebuah risalah yang berisi dialog antara Baginda Ali dan Rasulullah SAW mengenai syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat. Pemahaman terhadap Usul Baginda Ali ini akan menyempurnakan amalan seseorang. Dalam dialog tersebut, Baginda Ali bertanya kepada Rasulullah tentang istana, kejadian, amalan, nafsu, sembahyang, pekerjaan, alam, ilmu, kebaktian, kejadian, zat, maujud, dan roh dari masing-masing tingkatan tersebut.

Istana Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa istana syariat adalah tubuh, istana tarekat adalah hati, istana hakikat adalah ruh, dan istana makrifat adalah Sir (rahasia). Ini berarti bahwa diri manusia mengandung syariat, tarekat, hakikat, dan makrifat. Seseorang yang mengenal perjalanan hingga hakikat akan mencapai tingkat ruh, dan jika mencapai makrifat, akan sampai di tingkat Sir. Kejadian syariat adalah tanah, tarekat adalah air, hakikat adalah angin, dan makrifat adalah api. Air adalah Nur Muhammad, tanah adalah badan Muhammad, angin adalah roh Muhammad, dan api adalah terang Muhammad.

Amalan Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Amalan orang syariat adalah memulai dengan paksaan, orang tarekat mengerjakan segala perintah Allah, orang hakikat mengesakan zat Allah, dan orang makrifat tetap dalam zat Allah selama 24 jam. Hakikat dan makrifat adalah tingkatan yang dapat memasukkan seseorang ke dalam syahadat. Nafsu orang syariat adalah amarah yang hancur di dalam kubur, nafsu orang tarekat adalah sawiah yang kurus kering di dalam kubur, nafsu orang hakikat adalah luamah yang gemuk di dalam kubur, dan nafsu orang makrifat adalah mutmainah yang lenyap di dalam kubur.

Sembahyang Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Kiblat sembahyang orang syariat menghadap Baitullah, orang tarekat menghadap Baitul Makmur di langit ketujuh, dan orang makrifat menghadap wujud Allah di mana pun ia berada. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam Al-Quran: "Ke mana pun kamu menghadap, di sanalah wajah Allah."

Pekerjaan Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Pekerjaan orang syariat adalah mengucapkan syahadat, salat, puasa, zakat, dan naik haji. Pekerjaan orang tarekat adalah mentasbihkan barang yang diamalkannya. Pekerjaan orang hakikat adalah senantiasa mengesakan Allah dan menafikan yang lainnya. Pekerjaan orang makrifat adalah semata-mata tetap adanya dan sendirinya zat Allah Taala.

Alam Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Alam syariat adalah alam malak (perjalanan tubuh), alam tarekat adalah alam malakut (perjalanan hati), alam hakikat adalah alam jabarut (perjalanan ruh), dan alam makrifat adalah alam laut (perjalanan Sir). Jika seseorang mencapai makrifat, ia akan sampai di Sir, yang berarti ia telah mencapai alam ketuhanan.

Ilmu dan Kebaktian Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Ilmu orang syariat adalah ilmu yakin, ilmu orang tarekat adalah ilmu yakin, ilmu orang hakikat adalah ainul yakin, dan ilmu orang makrifat adalah kamalul yakin. Kebaktian orang syariat adalah tobat segala doa, kebaktian orang tarekat adalah sabar dan rida, kebaktian orang hakikat adalah syukur, dan kebaktian orang makrifat adalah ikhlas menyerahkan diri kepada Allah Taala.

Kejadian dan Zat Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Syariat kejadiannya adalah af'al (perbuatan), tarekat kejadiannya adalah asma (nama), hakikat kejadiannya adalah sifat, dan makrifat kejadiannya adalah zat. Syariat itu kulit dan bulu, tarekat itu darah dan daging, hakikat itu urat dan tulang, dan makrifat itu otak dan sumsum. Makrifat bermain di otak karena otak adalah puncak dari makrifat dengan zikir tanpa suara dan huruf.

Maujud dan Roh Syariat, Tarekat, Hakikat, dan Makrifat

Syariat itu pendengaran, tarekat itu penglihatan, hakikat itu penciuman, dan makrifat itu pengasa (perasaan). Syariat itu rohani, tarekat itu roh rahmani, hakikat itu roh idafi, dan makrifat itu rabbani. Orang makrifat bermandi di Rabbani karena telah mengetahui rasa Tuhan.

Penjelasan Tambahan: Nama Allah

Allah adalah nama bagi zat yang wajib adanya. Nama Allah terdiri dari Alif, Lam, Lam, Ha, yang merupakan isyarat dari af'al, asma, sifat, dan zat. Asma, sifat, dan zat Allah meliputi seluruh penjuru. Wujud Allah tidak dapat dipisahkan, dan semuanya adalah Allah sendiri. Setiap nama tidak bercerai dari yang punya nama, dan yang punya nama itulah rahasia.

Mengenal Diri dan Tuhan

Untuk bisa melihat Allah, kita harus mengenal diri kita sendiri. Tuhan berkampai di nama, dan setiap nama tidak bercerai dari yang punya nama. Hidup kita adalah hidupnya Tuhan, dan kita hanya dipinjami hidup. Sifat diri kita adalah perakan (cermin) dari Tuhan. Manusia mengandung Nur Tuhan, diri Tuhan, dan Asma Tuhan. Orang makrifat karam di lautan ahadiat dan menjadi zat semata-mata.

Awal Agama Mengenal Allah

Awal agama adalah mengenal Allah. Kadim (dahulu adanya) adalah Tuhan, dan muhadas (yang baru adanya) adalah alam sekalian. Keduanya sangat berhampiran.

Hulul dan Ittihad

Hulul (Tuhan bertempat di dalam diri) dan ittihad (dua wujud menjadi satu) adalah paham yang sesat. Hulul berarti Tuhan bertempat di salah satu jihad yang delapan, sedangkan ittihad berarti dua wujud dicampur menjadi satu. Paham yang benar adalah wahdatul wujud, yaitu yang ada hanya Allah Taala. Setiap nama tidak bercerai dari yang punya nama, dan yang punya nama itulah yang disebut rahasia.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 kita membicarakan masalah usul Baginda Ali jadi usul Baginda Ali ini adalah pembicaraan antara Baginda Ali dengan Rasulullah di mana dalam pembicaran itu adalah menceritakan tentang syariat tarekat hakikat makrifat jadi syariat tarekat-hakikat makrifat itu adanya itu ketika sayidina adu bertanya kepada tuan Rasulullah Ya kan sebagai dasar daripada ajaran tasawuf Heeh dia berdasarkan daripada kitab usul Baginda Ali Adapun kemudian daripada itu inilah

0:46 suatu risalah yang kecil dan menyatakan usul Baginda Ali Barang siapa yang mengetahui daripada usul Baginda Ali ini isinya jadi sempurna amalnya sembah sayidina Ali ya tuanku Ya Rasulullah apa istana syariat tareikat hakikat dan makrifat maka sa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda Adapun istana syariat itu tubuh kita istana tareikat itu hati kita istana hikat itu ruh kita istana makrifat itu adalah Sir jadi Maksudnya tuh diri kita ini

1:31 mengandung syariat tarekat tikat makrifat tubuh hati roh dan Sir tubuh hati nyawa dan Sir jadi Barang siapa yang dia mengenal perjalanan sampai di hakikat berarti dia sampai di tingkat ruh kalau dia makrifat sama ditingkat Sir maka sembah sayidina Ali ya tuanku syaratikat at makrifat apa kejadiannya tadi yang pertama tadi istananya kan ist ini kejadiannya kejadian syariat itu tanah Rasulullah kejadian tikat itu air hakikat itu angin kejadian marrifat itu

2:16 api jadi makrifat itu adalah api api itu di dalam itu adalah darah itu yang melipi seluruh alam ya kan kalau H itu pada angin maksudnya angin itu adalah Naas yang berzikiru Allah kalau api ini kan sudah duduknya di perasaan kita maka sembah sayidina Ali ya tuanku Adapun air itu air apa angin itu angin apa tanah itu tanah apa Dan Api itu api apa maka Sabda Rasulullah jadi Rasulullah ini yang menjawab sayidina Ali yang bertanya Adapun air itu Nur Muhammad tanah itu badan Muhammad angin itu roh Muhammad dan api itu terang Muhammad jadi orang mari itu

3:04 sampai di terang Muhammad kalau roh Muhammad itu bercahaya angin itu roh Muhammad jadi kalau kalau kita tuh diri kita tu mengandung bercahaya berarti kita sampai tingkat hakikat kalau sampai di terang berarti makrifat bermula sembah sayidina Ali ya tuanku Adapun syariat tarekat tareikat dan makrifat Apakah berlen-lenankkah atau Samakah amalnya jadi kita bicara masalah amalnya orang syariat tareikat akat makrifat Adapun amalnya orang syariat itu orang yang memulai di Palu Maksudnya di paluu orang yang beramal di paksa Nah itu amalnya orang syariat amalnya orang

3:49 tarekat itu semata-mata mengerjakan segala pesuruh jadi dia sembahyang itu dia mengikuti aturan disuruh oleh Allah Taala dan amalnya rakat itu mengesakan zat Allah Taala hanya Allah Taala aja yang ada dalilnya qulhuallahu Ahad allahusad lam yalid walam yulad walam dan amalnya orang makrifat itu tetap zat Allah Taala maksudnya dirinya tu mengandung memahami zat Allah Taala tuh tetap di dirinya selama 24 jam jadi dalam hal ini yang dipak k yang bisa menykan itu ada dua hakikat dan makrifat yang masuk di dalam

4:36 syahadat bermula sembah sayidina Ali ya tuanku syariat tarekat tareikat marat itu berlain-lainah nafsunya jadi nafsunya orang syariat Nafsu amarah matinya hancur luluh ceraiberai di dalam bubur jadi orang syariat itu matinya nafsunya amarah matinya hancur lulur cerai berai di dalam kuburnya orang tkat itu nafsunya sawiah matinya kurus kering di dalam kuburnya nah yang paling penting itu hakikat hakikat itu nafsunya orang hakikat itu adalah luamah matinya lemak Lamak gemuk putih

5:24 kuning di dalam kuburnya dan yang terakhir matinya orang makrifat itu nafsunya orang makrifat itu nafsunya itu Mutmainah matinya lenyap di dalam kuburnya jadi kalau ingin lenyap di dalam kuburnya kita harus menjadi orang makrifat maka Sabda sayidina Ali ya tuanku Adapun syariatikat Dar makrifat itu berlain-lainah atau Samakah akan sembahyangnya Nah ini Paling pentingnya sembahyangnya jadi sembahyangnya orang sikat itu kiblatnya menghadap Baitullah memberi tubuhnya bercahaya ituatnya

6:12 baitullahatnya menghadap Baitullah tubuhnya bercahaya salatnya orang takat ituibatnya menghad Baitul makmur di langit yang keelya bercahayaatnya orang ituatadap langit yang ke memberi rohnya atau nyawanya bercahaya salat orang makrifat itu akan kibatnya menghadap seperti firman Allah Taala di dalam di dalam quranama tuuama wajullah artinya barang di mana kamu hadapkan akan mukamu atau hatimu atau akalmu atau rohmu maka di sanalah wujud Allah Taala

6:58 maka bercahay atnya dan imannya terang tiada sepertinya jadi Oleh sebab itu Carilah ilmu sampai di tingkat hakikat makrifat supaya sempurna diri kita bermula sumbah sayidina Ali ya tuanku Adapun syariat tikatikat makrifat berelenkah atau Samakah pekerjaannya ini pekerjaannya pekerjaan zakat itu mengata syahadat salat puasa zakat dan naik haji pekerjaan tarekat itu artinya mentasbihkan mentasbihkan barang yang diamalkannya menetapkan pekerjaan marifat pekerjaan hikat itu senantiasa

7:46 mengesakan Allah Taala menafikan barang yang lainnya pekerjaan marifat itu semata-mata tetap adanya dan sendirinya Allah Taala jadi pekerjaanat itu semata-mata tetap adanya dan sendirinya zat Allah Taala jadi yang paling penting itu hakikat dan makrifat ini ini pekerjaannya kemudian bermula sembah sayidina Ali ya tuanku Rasulullah sikatkatikat makrifat Samakah alamnya maka Sabda Rasulullah syikat itu perjalanan tubuh yakni nya alam malak N Alam malak

8:31 hakikat itu alam malakut perjalanan hati hakikat itu alam jabarut perjalanan ruh makfat itu alam laut perjalanan Sir Nah jadi kalau kita sudah sampai makrifat kita sampai di Sir tubuh hati nyawa Sir berarti kita sudah makrifat itulah perjalanan di alam laut maksudnya lut itu alam ketuhanan makaah sayidina Ali ya tuanku Bagaimanakah ilmunya orang syariat jadi ilmunya orang syariat itu adalah ilmu yakin ilmunya orang tarekat itu ilmu yakin ilmunya orang hakikat itu akul yakin ilmunya orang makrifat itu kamalul

9:20 yakin jadi dia kamalul yakin sembah sayidina Ali ya Tuhanku Bagaimanakah kebaktiannya jadi kebaktian orang sakat itu tobat segala doa kebaktian tarekat itu sabar dan Rida kebaktian tikat itu syukur barang yang datang daripada Allah kebaktian makrifat itu ikhlas menyerahkan dirinya kepada Allah Taala maka sambah sayidina Ali Bagaimanakah kejadiannya yang empat itu jadi syariat itu kejadiannya apal syariat itu kejadiannya asma hakikat itu kejadiannya sifat makrifat itu kejadiannya zat bermula sayidina Ali ya

10:07 Tuhanku adapun yang empat itu apakah zatnya e maka menjawablah Rasulullah Adapun syariat itu kulit bulu pada diri kita hakikat itu darah daging hakikat itu urat tulang makrifat itu otak sumsum jadi makrifat itu dia bermain di otak karena otak itulah Puncak daripada marrifat dengan zikirnya tiada suara Dan Tiada hur maka sembah sayidina Ali Adun yang empat itu Bagaimanakah maujudnya maujudnya Sabda Rasulullah Syarikat itu pendengaran sarikat itu penglihatan hakikat itu penciuman makrifat itu

10:53 pengasa perasaannya Allah tuh hadir sembah Ali ya Tuhanku Adapun yangu Bagaimana rohnya maka Sabda Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam sakikat itu rohani sikat itu roh Rahman hakikat itu roh idafi makrifat itu Rabbani jadi orang marrifat itu dia bermand di Rabbani Karena dia sudah sampai di mengetahui rasa Tuhan daripada Man arahuahu akhirnya Akir kalam asalamualaikum warahmatullahi

11:44 wabarakatuha lagi bmillahirahmanirah Allah itu nama bagi wajibanya sifat adanya itu tiada bertempat dalilnya Esa quluallahu ahad quluallahu ahad Esa Apakah maksud maka berbilang menjadi lud Kenapakah a isbat disebut Allah Muhammad Alam melip sudah bertahan menolak bersekutu Dan bersan di manakah jalani Tuhan u dengan Tuhan dengar di sini kami

12:33 nasihat kepada sekalian Handai sahabat bernama Allah yaitu empat haal asma sifat jadi Allah itu terdiri daripada alif lam lam ha isyarat daripadaal asma sifat Z itulah yang memenuhi jihad Del maksudnya jihad Del tu atas bawah kanan kiri muka belakang ada Del jadi asma sifat zat Allah itu meliputi jihad delan wujudnya itu tiada sebenaran karena yang maujud Allah sendirian yang empat itu tiada cerainya semuanya itu Allah sendiri yang punya wujud yang lain panal semuanya itulah hakikat yang

13:19 sebenarnya Allah itu Jahir bertampai karena yang empat tiadaai tiada lindungnya Barang seai jangan lagi pengah dan Janganlah lagi lalai dan lengah supaya bertemu dengan Allah tiisah di mana ada kamu di situ jual jadi Allah taa tu di mana ada kamu di situ jug maksudnya ada DII kita semua allah punya perbuat Itulah sebenarnya pandang hikat Allah Wah maksudnyaah keesaan itulah pandang di-intai jahirama I bertampai sama tiada

14:09 berceraiang jadi Tuhan dia bertampaiata seap nama berai kepada yang punya n yang punya it yang diseb Rah ataunya [Musik] lamun pinandu pasul maksudnya pinandu tetap kenal kita bisa melihat Allah karena Tuhan itu adalah dia berkampai di nama sungguh-sungguh nama itulah yang kita kita pandang karena setiap nama tidak berac kepada yang punya nama yang punya nama itulah si rahasia jadikan Esa pemandangmu Tuhan

14:56 maujud hampir padamu cobalah kenal akan Dir ter ak tuhapain kita menyeb Tuhan menyeadik dan kena yang it Allah m yang ada tiada yang berkehendak hanya Tuhannya kehendakMu itu dikehendakkannya tahumu itu ditahukannya hidupmu itu ialah hidupnya jadi hidupmu itu ialah

15:42 hidupnya Heeh maksudnya jahirbi batin Abdi jadi nang Hidup itu adalah hidupnya Tuhan kita cuma dipinjami hidup tadi itu itulah jalan mencari Tuhan sifat dirimu itu perakan J di diri Jar di badan karena satu selwasa karena Tuhan dia menyamar menjadi manusia J Manusia itulah yang mengandung Nur Tuhan mengandung diri Tuhan mengandung Asma Tuhan Esa pengakuan sudah didapat seperti perkataannyauallahu Ahad Itulah sebenarnya orang makrifat karamlah Ia di lautan ah dia menjadi zat semata-mataul bukti menyebut Allah hati

16:28 Tuhan hidup dirinya mati hilanglah tubuh Tuhan mengganti inulah perjalanan sempurna pasti dengar di sini Sabda Rasulullah Awaludin marrifatullah yakni awal agama mengenal Allah Kadim dan madas dibedakanlah maksudnya KADIN yang artinya KADIN yang dahulu adanya sedangkan muhadas yang Dudi adanya bedanya itu tiada cerainya adapun yang Kadim yaitu Tuhan dan yang muhadas

17:14 alam sekalian yang dua itu sangat berhampiran diulah bersungguh-sungguh [Musik] membicarakan di situlah Tuhan hati-hati Bang supaya jangan sampersatanya Tuhan tiada ber lagi hampirnya bukan hulul dan itihad artinya hulul ada ketempatan di dalam satu jihad yang delapan Maksudnya di salah satu jihad atas bawah kanan kiri muka belakang bu delapan Tuhan itu bertempat di dalam di dalam diri Nah itu berarti sesat G He artinya hulul ada kesempatan di dalam satu jihat delan bertempat di kiri atau di kanan di belakang atau di hadapan

17:59 atau di atas atau di bawah atau di luar atau di dalamkah begitulah iktikad yang amat salah karena menepatkan keadaan Allah jadi Allah itu meliputi alam semesta Allah muhitumbi itihad pula kepada hakan wujudnya dua disatuakan satunya itu dua campuran bukan begitu kehampiran Tuhan misalnya seperti banyuk dengan batu dicampur dua menjadi satu itu namanya bersekutu jadi hulu dan itu sesat Adapun sebenarnya ke Tuhan itu duanya itu cuma sebutan I kan ikkjam dan yakin diumpamakan kapas dengan kain kain itu mengandung kapas ya kan maksud diri kita

18:47 mengandung Tuhan Allah itu tentulah ada wajib dikenal tak ada keterangan Firman Sabda kamu masukkan ke dalam dada apabila Tuhan itu tersikat Itulah najis yang paling rigat tidak diterima amal ibadat kekal di neraka selamaid jadi paham hudu dan itihad itu adalah sesat yang ber adalah paham wahdat wujud yang ada hanya Allah Taala maksudnya Allah Taala yang ada tu dirinya Karena Allah itu adalah sebuah nama tapi setiap nama tidak bercerai kepada yang punya nama yang punya nama itulah yang disebut rahasia akhiru kalam kami ucapkan

19:32 wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh wa itu yang tadi yang pertama itu kalau dimasukkan

Share

Ringkasan Video YouTube