Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Dinamis Hari Pertama

Ringkasan Singkat

Ringkasan ini membahas tentang bimbingan teknis pengelolaan arsip dinamis bagi CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kinerja. Acara ini mencakup penyampaian materi tentang pengantar kearsipan dan instrumen kearsipan. Peserta akan diberikan pretes dan post tes untuk mengukur pemahaman materi, dan sertifikat akan diberikan bagi yang memenuhi standar kelulusan.

  • Bimbingan teknis pengelolaan arsip dinamis bagi CPNS dan P3K.
  • Materi meliputi pengantar kearsipan dan instrumen kearsipan.
  • Peserta wajib mengikuti pretes dan post tes.
  • Sertifikat diberikan bagi peserta yang lulus tes.

Pengantar

Acara dimulai dengan pembukaan yang meliputi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kearsipan. Direktur Kearsipan Daerah 2, Bapak Wawan, menyampaikan laporan mengenai dasar pelaksanaan, tujuan, waktu pelaksanaan, dan metode yang digunakan dalam bimbingan teknis ini. Plt. Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional, Bapak Muhammad Imam Muliantono, memberikan sambutan dan arahan mengenai pentingnya pengembangan kompetensi ASN dalam bidang kearsipan serta tanggung jawab ASN terhadap masyarakat, bangsa, dan negara.

Laporan Direktur Kearsipan Daerah 2

Direktur Kearsipan Daerah 2 melaporkan dasar hukum pelaksanaan Bimtek, yaitu Undang-Undang Kearsipan, Undang-Undang ASN, Peraturan Pemerintah, dan kebijakan pimpinan ANRI. Tujuan Bimtek adalah meningkatkan kompetensi kearsipan dasar bagi CPNS dan P3K di wilayah binaan Direktorat Kearsipan Daerah 2. Pelaksanaan Bimtek selama 3 hari menggunakan Zoom Meeting dan YouTube, dengan metode transfer knowledge, pretest, posttest, dan pemberian sertifikat bagi peserta yang memenuhi nilai minimal.

Sambutan dan Arahan Plt. Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional

Plt. Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional menyampaikan bahwa SDM merupakan faktor utama dalam penyelenggaraan kearsipan. Pengembangan kompetensi ASN, termasuk melalui Bimtek, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pengelolaan arsip dinamis. Beliau juga mengingatkan tanggung jawab ASN untuk bekerja sebaik mungkin dan menghalalkan penghasilan yang diterima. Acara dibuka secara resmi dengan harapan dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan yang diharapkan.

Pre Test

Setelah pembukaan, peserta mengikuti pre test dengan waktu pengerjaan 15 menit melalui tautan yang diberikan di Zoom dan YouTube.

Materi 1: Pengantar Kearsipan

Sesi ini membahas pengantar kearsipan secara holistik, meliputi konsep, prinsip, dan teknik kearsipan. Narasumber, Bapak Hafid Furqoni, menjelaskan terminologi kearsipan, struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) kearsipan, instrumen pengelolaan arsip dinamis, serta pembuatan dan penerimaan naskah. Peserta diajak untuk menggambar SOTK di kantor masing-masing dan menandai posisi mereka dalam struktur tersebut.

Terminologi Kearsipan dan SOTK

Dijelaskan perbedaan terminologi arsip dan dokumen, serta pentingnya memahami SOTK di masing-masing kantor. Setiap pekerjaan kearsipan dilakukan di semua bidang, baik yang fasilitatif maupun substantif. Klasifikasi arsip dibedakan berdasarkan fungsi, label, format, media, atau kategori. Arsip dinamis dibedakan menjadi aktif dan inaktif, dengan pengertian dan karakteristik masing-masing.

Alur Pengelolaan Arsip Dinamis

Alur pengelolaan arsip dinamis meliputi penciptaan, penggunaan dan pemeliharaan, serta penyusutan. Proses penciptaan arsip harus memperhatikan konten, konteks, dan struktur naskah. Instrumen kearsipan meliputi tata naskah dinas (TND), klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip (JRA), dan sistem klasifikasi keamanan akses arsip dinamis (SKKAD).

Penyusutan Arsip dan Permasalahan Arsip Inaktif

Penyusutan arsip meliputi pemindahan, pemusnahan, dan penyerahan (PMF). Permasalahan arsip inaktif seringkali disebabkan oleh tercampurnya arsip aktif dan inaktif, pemberkasan yang tidak sesuai klasifikasi, dan kurangnya pemusnahan. Solusinya adalah melakukan penataan kembali, memberkaskan sesuai kode klasifikasi, dan melakukan penyusutan secara berkala.

Srikandi dan Digitalisasi Arsip

Disampaikan informasi mengenai aplikasi Srikandi versi 3 untuk pengelolaan arsip elektronik, termasuk ketersediaan di Android dan manfaat efisiensi yang diperoleh dari penggunaan aplikasi ini. Strategi untuk meningkatkan tingkat digitalisasi arsip meliputi penggunaan aplikasi Srikandi, SKNJIKN, digitasi arsip, dan peningkatan sumber daya pendukung.

Video Pengantar Kearsipan

Video tersebut menjelaskan definisi arsip, perbedaan arsip dinamis dan statis, kegunaan arsip dinamis, serta proses pengelolaan arsip dinamis yang meliputi penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, dan penyusutan. Proses penyusutan meliputi pemindahan arsip inaktif, pemusnahan arsip yang tidak memiliki nilai guna, dan penyerahan arsip statis kepada lembaga kearsipan.

Sesi Tanya Jawab

Sesi tanya jawab membahas berbagai pertanyaan dari peserta mengenai instrumen kearsipan, pengelolaan arsip, pemusnahan arsip, JRA, dan aplikasi Srikandi. Narasumber memberikan penjelasan dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi peserta dalam pengelolaan arsip di instansi masing-masing.

Kesimpulan dan Penutup Sesi 1

Sesi diskusi menyimpulkan pentingnya kearsipan dalam konteks organisasi, pemerintahan, maupun kehidupan pribadi. Arsip merupakan sumber informasi, bukti hukum, dan memori kolektif yang sangat bernilai. Sesi pertama diakhiri dengan apresiasi kepada narasumber dan peserta, serta pengumuman mengenai pelaksanaan pre test ulang.

Pre Test Ulang

Peserta diberikan kesempatan untuk mengikuti pre test ulang selama 15 menit.

Materi 2: Instrumen Kearsipan

Sesi ini membahas instrumen kearsipan yang meliputi tata naskah dinas (TND), klasifikasi arsip, jadwal retensi arsip (JRA), dan sistem klasifikasi keamanan akses arsip dinamis (SKKAD). Narasumber, Bapak Muhammad Satrianto, menjelaskan dasar hukum, definisi, fungsi, dan prinsip dasar dari masing-masing instrumen tersebut.

Tata Naskah Dinas

Tata naskah dinas (TND) meliputi pengaturan jenis, susunan, bentuk, pembuatan, pengamanan, pejabat tanda tangan, dan pengendalian yang digunakan dalam komunikasi kedinasan. Naskah dinas terdiri atas naskah dinas arahan, korespondensi, dan khusus. Setiap jenis naskah dinas memiliki karakteristik dan persyaratan pembuatan yang berbeda.

Pengamanan dan Pengendalian Naskah Dinas

Pengamanan naskah dinas mengikuti penentuan kategori klasifikasi keamanan dan akses naskah dinas. Pengendalian naskah dinas meliputi pengelolaan naskah dinas masuk dan keluar. Proses pembuatan naskah dinas harus memperhatikan rambu-rambu yang ada, seperti penggunaan kertas, logo, dan format yang sesuai.

Klasifikasi Arsip

Klasifikasi arsip adalah pola pengaturan arsip secara berjenjang dari hasil pelaksanaan fungsi dan tugas instansi menjadi beberapa kategori unit informasi. Fungsinya adalah sebagai dasar pemberkasan, penataan arsip, mendukung akses arsip, pemanfaatan arsip, dan penyusutan arsip. Prinsip dasarnya adalah wajib dimiliki oleh setiap pencipta arsip dan berdasarkan fungsi dan tugas pencipta arsip.

Jadwal Retensi Arsip (JRA)

Jadwal retensi arsip (JRA) adalah daftar yang berisi sekurang-kurangnya jangka waktu penyimpanan atau retensi jenis arsip dan keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan jenis naskah arsipnya apakah akan digunakan, dinilai kembali, atau dipermanenkan. Fungsinya adalah sebagai pedoman penyusutan dan penyelamatan arsip. JRA wajib dimiliki oleh lembaga negara, pemda, PTN, serta BUMN.

Sistem Klasifikasi Keamanan Akses Arsip Dinamis (SKKAD)

Sistem Klasifikasi Keamanan Akses Arsip Dinamis (SKKAD) adalah pengkategorian atau penggolongan arsip dinamis berdasarkan pada tingkat keseriusan dampak yang ditimbulkan pada kepentingan dan keamanan negara. SKKAD disusun sebagai dasar melindungi hak tujuan pencipta arsip dalam mengakses arsip. SKKAD berkaitan dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, di mana setiap informasi publik bersifat terbuka dan dapat diakses oleh setiap pengguna informasi publik.

Sesi Tanya Jawab Materi 2

Sesi tanya jawab membahas berbagai pertanyaan dari peserta mengenai penggunaan kertas, perbedaan surat perintah dan surat tugas, registrasi surat di Srikandi, kode klasifikasi SPJ, dan cara menentukan jangka waktu simpan arsip. Narasumber memberikan penjelasan dan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi peserta dalam pengelolaan arsip di instansi masing-masing.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 yang mengikuti acara Zoom dan YouTube untuk menggunakan virtual background, mengaktifkan video, dan menonaktifkan audio selama acara berlangsung. Perlu kami sampaikan bahwa peserta bimbingan teknis pengelolaan arsif dinamis diberikan sertifikat apabila telah menyelesaikan pretes dan post tes dan mencapai standar nilai kelulusan minimal 60 pada setiap tes. Pretes akan diberikan pada Selasa, 19 Agustus 2025 dengan waktu pengerjaan 15 menit. Sedangkan post tes akan diberikan pada Kamis, 21 Agustus 2025 dengan waktu pengerjaan sampai dengan tanggal 22 Agustus 2025 pukul. Oke,

0:45 selamat pagi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera untuk kita semua. Om swastiastu. Namo buddhaya. kebajikan. Yang terhormat Plt. Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan MAP, Direktur Kearsipan Data Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Dinamis bagi calon pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kinerja yang berbahagia. Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan yang maha esa karena atas berkat dan rahmat-Nya kita semua diberikan kesehatan dan diperkenankan untuk dapat

1:33 berkumpul pada hari ini, Selasa, 19 Agustus 2025 dalam acara bimbingan teknis pengelolaan arsip dinamis bagi calon pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kinerja yang diselenggarakan oleh Direktorat Karsip. Daerah 2 Arsif Nasional Republik Indonesia. >> Bapak, Ibu yang kami hormati, tentunya kita berharap agar acara pada hari ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar. Untuk itu sebelum memulai acara marilah kita mengucapkan basmalah bersama-sama. >> Bismillahirrahmanirrahim.

2:20 Bapak, Ibu yang berbahagia, memasuki acara pembukaan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum acara Mars Kearsipan Indonesia. Bapak, Ibu dimohon untuk melakukan sikap duduk sempurna. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]

3:25 [Tepuk tangan] [Musik] Ud [Musik] Manusia [Musik] merdeka [Musik]

4:21 [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] Kami lemahkan keimanan Republik Indonesia penuh semangat. dan berbas

5:09 tugas penyelenggaraan keasiban karena gambarkan diri terus berinovasi menestarik dan memori masa wujud dan bakit padang kami menjadi kasih sebagai bukti akun administrasi mampu hadapi segala tantangan pada jadi Indonesia ke republik Indonesia sejuk tinggi identitas bangsa jana ihsan dan selamat dan budaya demi

5:57 kejayaan Indonesia kehan Republik Indonesia [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] kami dan keparsan Indonesia siap membangun bidang keimanan sebanyak Kita selalu responsif, antisipatif, bersikap profesional. Sinergikan semangat perubahan satukan

6:47 langkah berjaya. Kami menjadi bersedi asin sebagai bukti angkuntabilitas. [Musik] mampu hadapi segala tangat makan jadi bangsa Indonesia kepang republik Indonesia terjung tinggi identitas bangsa jana warisan nasional dan budaya demi kejayaan Indonesia [Musik] republik

7:34 Bapak, Ibu yang kami hormati, sebagai acara pembuka pada hari ini akan disampaikan laporan dari Direktur Kearsipan Daerah 2 Arsip Nasional Republik Indonesia, Bapak Wawan, SIP, MAP. Kepada Bapak Wawan kami silakan. >> Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua. >> Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Saya hormati Bapak Plt. Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional, Bapak dan Ibu para >> KTIM, panitia pelaksanaan Bimtek Pengolan Arsi dinamis bagi CPNS dan P3K di

8:21 daerah Direktorat Wilayah 2. Serta Bapak dan Ibu para >> yang berbahagia. Pada kesempatan yang baik ini, marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa karena atas perkenannyaalah kita semua dapat melaksanakan kegiatan Bimtek pengolahan arsif dinamis bagi CPNS dan P3K di wilayah binaan Direktorat Kearsipan Daerah 2. perlu kami sebelum ee pelaksanaan Bimtek perlu kami melaporkan beberapa hal sebagai berikut. Dasar dari pelaksanaan kegiatan Bimtek pengolahan arsip dinamis bagi CPNS dan P3K di wilayah binaan Direktorat

9:10 Kearsipan daerah 2. Yang pertama sudah barang tentu Undang-Undang 43 2009 tentang kearsipan. Kemudian yang kedua Undang-Undang 20 tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Kemudian yang ketiga, Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2012 tentang pelaksanaan Undang-Undang 43 tahun 2009. Kemudian yang terakhir beberapa kebijakan dan arahan pimpinan arsip nasional Republik Indonesia serta program kerja Direktorat Kearsipan Daerah 2 tahun 2025. Tujuan dari kegiatan Bimtek pengelolaan arsib dinamis bagi CPNS dan P3K di wilayah binaan Direktorat Kearsipan

9:55 Daerah 2 adalah meningkatkan kompetensi kearsipan dasar bagi CPNS dan P3K di wilayah binaan Direktorat Kearsipan Daerah 2 pada semua formasi jabatan apapun. Karena pada jabawatan apapun pasti dia akan melaksanakan kegiatan penciptaan ee arsif negara. Oleh karenanya kami di Direktorat Kearsipan Daerah 2 memiliki kewajiban untuk memberikan ee kompetensi bagaimana arsibemik negara itu dikelola dengan baik. Kemudian pelaksanaan dari kegiatan Bimtek Pengolan Aas dinamis bagi CPNS dan P3K di lingkungan wilayah binaan

10:42 Direktorat Kearsipanah 2 itu waktunya 3 hari yaitu hari ini sampai dengan tanggal 21 yang semula itu kami jadwalkan untuk 4 hari sesuai dengan surat kami. Namun dikarenakan ternyata pesertanya itu sudah membudak maka kami kemudian merubahnya menjadi 3 hari. dari mulai jam .00 sampai dengan jam 15.00. Kemudian metode yang kami gunakan yaitu menggunakan aplikasi Zoom Meeting dan juga YouTube. Namun dikarenakan ternyata peserta peserta yang sudah meregistrasi sampai dengan hari Jumat jam 15.00 itu sebanyak 7.045 orang. Kemudian

11:28 metode pelaksanaannya yaitu melaksanakan kegiatan seperti transfer knowledge, kemudian sebelumnya kita akan melaksanakan kegiatan pretest dan terakhir dengan post tes dan akan diberikan sertifikat bagi peserta yang rata-rata nilai preest dan post tesnya itu minimal 60 dan bagi yang tidak terdaftar di dan nilainya di bawah [Musik] tidak bisa memberikan tidak bisa memberikan sertifikat. Demikian laporan ini kami sampaikan. Mohon Bapak Plt. Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional untuk memberikan arahan dan sekaligus membuka

12:13 acara ini secara resmi. Terima kasih. Kurang lebihnya mohon maaf. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. >> BapakIkumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih Bapak Wawan. Bapak, Ibu yang kami hormati. Selanjutnya akan disampaikan sambutan dan arahan dari Plt. Deputi Bidang Tata Kelola Kearsipan Nasional Arsip Nasional Republik Indonesia, Bapak Dres Muhammad Imam Muliantono, MAP. Kepada Bapak Imam kami silakan. >> Terima kasih. Terima kasih ya. Ee asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. >> Selamat >> Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera buat kita semua. Yang saya hormati Ibu Bapak pesertaan

13:00 dinamis untuk wilayah binaan Direktorat Kearsipan Daerah 2 baik yang hadir melalui Zoom meeting maupun kanal YouTube yang saya banggakan Direktur Kasih Bandara 2 Pak Wawan beserta jajaran. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa taala, Tuhan yang maha esa, Tuhan yang maha kuasa. Karena kita masih dikaruniai kesehatan pada pagi ini untuk bisa mengikuti bimbingan teknis pengelolaan arsip dinamis. Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ibu Bapak yang telah memenuhi

13:46 undangan kami untuk mengikuti Bimtek kali ini. Tadi seperti yang disampaikan oleh Pak Direktur Kasihpandar 2, Pak Wawan sudah terdaftar 7.000 45 peserta. ini menunjukkan ee komitmen kita bersama Ibu Bapak sekalian termasuk pimpinan dari Bapak Ibu sekalian terhadap pengembangan kompetensi ASN. Kemungkinan yang ikut ini kan mungkin bervariasi. Ada yang masih CPNS, ada yang P3K, mungkin ada juga yang sudah PNS. Tidak ada masalah. Yang penting kita saat ini kita bersama-sama mencoba untuk ee meningkatkan kompetensi kita semua.

14:34 Saya juga ingin berterima kasih kepada Pak Wawan dan teman-teman dari Direktorat Kasihpanda 2 atas terselenggaranya kegiatan ini. Dan ee mungkin berikutnya akan kita selenggarakan kegiatan-kegiatan pengangan kompetensi semacam ini ee secara lebih ee masif. Ibu Bapak sekalian, sebagaimana diamatkan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan, penyelenggaraan kearsipan adalah keseluruhan kegiatan meliputi kebijakan pembinaan pengelolaan arsif dalam suatu sistem karsipan nasional yang didukung oleh sumber daya manusia, prasarana sararana dan sumber daya lainnya. Dalam hal ini

15:23 berdasarkan pengalaman dan praktik di lapangan, Ibuu sekalian, Fator SDM merupakan faktor utama sekaligus pengungkit keberhasilan penyelenggaraan keasipan di suatu organisasi. Dalam hal ini konteks ee lingkungan instansi pemerintah, pusat, dan daerah. Oleh karena itu, undang-undang dan peraturan pemerintah tentang kearsipan mengatur secara tegas dan rinci mengenai penyediaan dan kompetensi SDMARIsipan. Sebagaimana kita ketahui bahwa SDM kearsipan terdiri atas pejabat struktural bidang kearsipan, arsiparis, dan fungsional umum di bidang kearsipan. Ketiganya harus memiliki >> memadai untuk dapat melaksanakan penyerangan keasipan secara efektif dan

16:08 efisien. >> Khusus untuk dilungan pemerintah, baik pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal ini selaras dengan undang-undang tentang aparatur sipil negara yang mewajibkan setiap pegawai ASN itu entah PNS ataupun P3K >> melakukan pengembangan kompetensi melalui pembelajaran secara terus-menerus agar tetap relevan dengan ee lingkungan strategis. pengembangan kompetensi dimaksud dapat melalui jalur pendidikan maupun pelatihan. Btekel ini merupakan salah satu bentuk pelatihan yang ditujukan untuk peningkatan kompetensi SDM kearsipan dalam pengelolaan arsip dinamis. telah mengikuti Bimtek diharapkan Ibu Bapak dapat melaksanakan tugas pengelasi

16:54 dinamis dalam keseharian bekerja di kantor. >> Dalam kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan pesan pesan moral terkait dengan kedudukan kita sebagai ASN baik sebagai PNS maupun P3K. Sebagian dari Bapak Ibu ee masih pada ee status CPNS, kita bersama memiliki tanggung jawab kepada masyarakat, bangsa, dan negara untuk melaksanakan kewajiban sebagai ASN sesuai penugasan secara optimal dan akuntabel. Sebagaimana pernah sebagaimana pernah kita niatkan dan perjanjikan pada awal kita diangkat menjadi ASN. Terkait dengan hal tersebut, kita harus berupaya agar gaji dan tunjangan yang

17:40 kita terima setiap bulannya berstatus halal. Bahasa kita wajib menghalalkan penghasilan yang kita terima sebagai KSN dengan bekerja sebaik mungkin. Negara telah melaksakan kewajibannya dengan membayarkan gajiuncangan kepada kita. Maka sebaliknya kita juga harus melaksanakan kewajiban sebagai SN. Jangan sampai kita menerima gaji dan namun kita tidak bekerja dengan baik. Tentunya agar bisa bekerja dengan baik, kompetensi dari masing-masing kita harus terus kita kembangkan agar sesuai standar yang ada. Sekali lagi Bimtek ini menjadi salah satu upaya kita bersama untuk meningkatkan kompetensi di bidang pengelolaan arsip danis. Demikian yang

18:26 dapat saya sampaikan. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya membuka secara resmi acara bimbingan teknis pengelolaan asli dinamis untuk wilayah direkturat daerah 2. Selamat mengikuti Bimtek. Semoga acara ini dapat berjalan baik dan mencapai tujuan sebagaimana yang kita harapkan bersama. Mohon maaf apabila ada kesalahan dan kekhilafan dalam penyampaian. Terima kasih. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. >> Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. 78 Pak

19:35 Mbak MC di mana? Mbak MC bertanya. Bapak, Bapak, Ibu yang berbahagia, acara selanjutnya adalah pengisian pre test. Bapak, Ibu dapat mengakses pre test pada tautan yang telah diberikan melalui Zoom dan YouTube. >> Selamat mengerjakan.

20:39 [Musik] Bapak, Ibu yang berbahagia, cara selanjutnya adalah pengisian pretes. Bapak, Ibu dapat mengakses pretes pada tautan yang telah diberikan melalui kolom chat Zoom, dan YouTube. Waktu pengerjaan pretes adalah 15 menit. Selamat mengerjakan. yang di YouTube ingatin

22:07 kita

26:09 ing

35:48 Bapak, Ibu yang kami hormati, waktu pengerjaan tinggal 1 menit lagi. Terima kasih. Pak, ini nilainya 40 apa >> kok >> 40

36:37 >> Bapak Ibu yang kami hormati dibalas saatnya Pada inti acara hari ini yaitu bimbingan teknis pengelolaan arsif dinamis bagi calon pegawai negeri sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang akan disamp oleh para narasumber kita. Materi pertama pengantar kearsipan yang akan disampaikan oleh Bapak Hafid Fulkani, SS bertindak sebagai moderator, Ibu Sri Purwati, S.Si. Pada Ibu Sri Purwati kami persilakan untuk mengambil alih acara. Baik. Tes. Halo. Tes. Suara saya sudah masuk? Ada yang >> siap? Sudah, Bu. >> Oh, baik. Terima kasih. >> Oke. >> Ini kan YouTube Bu.

37:26 >> Ee baik Bapak Ibu, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semua. Selamat datang di acara bimbingan teknis pengelolaan arsif dinamis bagi CPNS dan P3K di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi kabupaten kota di wilayah binaan Direktorat Kearsipan Daerah 2. Perkenalkan saya Sri Purwati akan memandu acara pada pagi hari ini. Bagaimana kabarnya Bapak Ibu? Semoga selalu dalam lindungan dan keberkahannya. Sebelum saya mulai, saya ingin memberikan apresiasi kepada Bapak, Ibu, dan teman-teman yang sudah hadir pada acara hari ini secara virtual, baik melalui Zoom meeting maupun melalui channel YouTube Arsib Nasional Republik Indonesia. Materi pada pagi hari ini adalah

38:11 pengantar kearsipan, yaitu bagaimana kita mengenali atau memahami tentang kearsipan ini secara holistik, secara menyeluruh. Tentunya kami berharap Bapak, Ibu, dan teman-teman dapat memahami tentang konsep, prinsip, dan teknik kearsipan sebagai dasar bagi Bapak, Ibu, dan teman-teman dalam melakukan tugas kearsipan demi terciptanya penyelenggaraan kearsipan yang optimal. Seperti apa prinsip, dasar, teknis, atau tugas-tugas dalam penyelenggaraan kearsipan tersebut? Pagi ini kami telah menghadirkan narasumber yang sangat kompeten untuk membahas hal ini yaitu Bapak Hafid Furqoni. Selamat pagi Pak Hafid. >> Bismillahirrahmanirrahim. E tes. Selamat pagi, Buur.

38:59 >> Bagaimana kabarnya Pak Haf? >> Sudah sudah jelas Bapak Ibu. Selamat pagi. >> Sudah Pak siap. Selamat pagi. >> Bagaimana kabarnya, Pak Hafid? >> Alhamdulillah sehat, Mbak Ipur. Baik, >> baik. >> Hujan ya. >> Gimana kemarin ikut lomba? Ikut lomba apa nih, Pak Hafid? >> Lomba anu fashion show nih, Pak. Kemarin >> as >> makan kerupuk. >> Iya, nasi goreng juga nasi goreng gitu, >> Mas. Yo. Baik. Siap. Oke, Bapak Hafid Furqani ini atau biasa disapa oleh Pak Hafid merupakan arsiparis ahli madia yang ditugaskan di Direktorat Kearsipan Daerah 2 dan beliau dimandati sebagai ketua tim wilayah barat 1. Acara ini

39:46 akan diawali dengan paparan dari beliau dan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Pada kesempatan ini kami memberikan kesempatan kepada Bapak, Ibu, dan teman-teman untuk terlibat dalam diskusi baik melalui chat maupun komentar pada akun YouTube dan Zoom meeting kami serta dapat menggunakan fitur raise hand untuk bertanya langsung. Baik, Pak Hafid apakah sudah siap? >> Baik, Mbak Ipur. Terima kasih. >> Siap. Silakan memaparkan materi selama 40 menit. Waktu dan tempat kami persilakan. >> Baik, terima kasih. Baik. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

40:32 Selamat pagi Bapak Ibu, salam sejahtera untuk kita semuanya. Senang sekali rasanya pagi hari ini kita bisa berkumpul ya walaupun lewat ee virtual lewat Zoom meeting untuk mencoba menemani Bapak Ibu ya menemani dan mendampingi dan berbagi ya berbagi ee apa ee ilmu sekitar dan seputar kearsipan Bapak Ibu ya. Dan saya ucapkan juga selamat untuk Bapak Ibu ee khususnya ee CPNS dan P3K baik yang diterima tahun ini maupun yang diterima tahun-tahun sebelumnya ya untuk bisa bersama-sama dengan kami di 3 hari ini

41:20 Bapak Ibu ya di 1920 dan 21 untuk ee belajar Bapak Ibu ya belajar bersama dan sharing pengalaman tentang ee ee bidang atau sektor kearsipan. Nah, perkenalkan Bapak Ibu, nama saya ee Bapak Ibu ya. Dan kebetulan kami ya bersama Mbak Ipur tadi, Mbak moderator itu ada di Direktorat Kearsipan Daerah DU Bapak Ibu ya. Jadi daerah dua ini meliputi Jawa, pulau Jawa, pulau Sumatera plus Bali, NTB dan NTT Bapak Ibu ya. Jadi wilayah bagian barat ya. Nah,

42:06 nanti Bapak Ibu ya saya mencoba untuk mengantarkan ya mengantarkan ee dasar-dasar Bapak Ibu tentang kearsipan khususnya dalam pengelolaan kearsipan dinamis ya atau kalau boleh ee disingkat itu PAD Bapak Ibu ya. Ya, sudah nampak belum ya gambarnya? Ya >> sudah, Pak. Sti >> ya. Sudah ya, gambarnya sudah nampak. Nah. Nah, jadi tadi B ee kenapa di awal tadi ada pretest Bapak Ibu ya. Jadi kami mencoba mengukur sejauh mana sebelum

42:53 Bapak Ibu mendapatkan ee bimbingan teknis ini selama 3 hari itu sampai di mana, Bapak Ibu? [Musik] >> Macam-macam poinnya macam-macam ya. Dan nanti semoga di hari ketiga nanti Bapak Ibu ee akan ada post tes di akhir itu bisa juga dapat poin yang jauh lebih baik ketimbang di prites yang 15 menit yang sebelumnya tadi ya. Jadi ee nanti ee insyaallah ee kami akan keluarkan sertifikat bagi ee Bapak Ibu yang ee apa mendapatkan poin yang baik Bapak Ibu ya.

43:38 Jadi kurang lebih soal-soalnya post tes nanti itu adalah yang kami dan Bapak Ibu yang akan sampaikan nanti ee dalam pertanyaan-pertanyaan ya. Jadi kalau nanti bocorannya Bapak Ibu, kalau tadi soalnya sekitar 20 di pos tes nanti ada 50 soal Bapak Ibu ya. Nah, itu bocorannya Bapak Ibu ya. Ada 50 soal artinya bobotnya ee agak gemuk kalau yang yang post tes nanti ya. Nah, ini nama saya Bapak Ibu ya. Jadi yang kami jelaskan ini saya diminta untuk apa ya ee semacam mengantarkan Bapak Ibu ya pengelolaan a dinamis atau kalau boleh disingkat itu PAD Bapak Ibu ya. Heeh.

44:25 PAD. Nah nanti sampai sore ya Bapak Ibu ya. Nanti istirahat sebentar di waktu siang lalu nanti di jam 13.00 disambung lagi ee dengan materi yang kedua oleh rekan kami. Kemudian Bapak Ibu ee ini yang kurang lebih Bapak Ibu akan ee nanti coba tengok Bapak Ibu ya, ada empat sub empat subpengantar yang ee kami sampaikan Bapak Ibu ya. Jadi kalau berbicara tentang PAD itu ada masalah penciptaan Bapak Ibu yang nomor satu. Kemudian yang nomor dua itu nanti ada masalah penggunaan dan pemeliharaan. Yang ketiga itu ee tentang poin

45:12 penyusutan ya. Dan yang terakhir adalah ee saya cuilkan sedikit tentang PAD elektronik Bapak Ibu ya. Khususnya untuk ee SBE aplikasi Srikandi versi 3 ya. Nah, itu Bapak Ibu ya. Jadi gambarannya ini Bapak Ibu pengantar tuh kurang lebih ee cakupannya ada 1 2 3 4 Nah ee selanjutnya. [Musik] Nah, ini [Musik]

46:02 kalau juta saya jadi tidak ada kamu >> tidak tiap

46:48 kami yang [Musik]

48:25 What? Ya, ya enggak apa-apa Bapak Ibu ya. Jadi ee

49:11 enggak sempat masuk tadi ya, tapi saya share nanti ya videonya di apa di chat ya Bapak Ibu ya. Tadi ada semacam pengantar Bapak Ibu ya. pengantar ee apa ee video. Jadi lebih lebih mudah kalau dipahami. Nah, ee selanjutnya Bapak, Ibu ya di penciptaan arsif itu ada terminologi Bapak Ibu. Yang kedua terkait masalah OTK kearsipan. Yang ketiga tentang instrumen pengolahan a dinamis. Kemudian ada pembuatan dan penerimaan naskah, register, distribusi, dan kontrol. Nah, Bapak Ibu ee agar ee

50:01 lebih menarik Bapak Ibu ya, agar lebih apa ee komunikasi dua arah juga, saya ingin Bapak Ibu menyiapkan satu lembar kertas Bapak Ibu ya. Satu lembar kertas dan pulpen ya di samping mejanya, Bapak, Ibu. Silakan saya tunggu. Heeh. Kertas dan pulpen ya, Bapak, Ibu ya. Kertas dan pulpen. Silakan. Kalau sudah belum? Saya tunggu Bapak Ibu ya. Jadi kalau ada kertas dan pulpen silakan di >> Sudah. Sudah, Pak. >> Ya, siap. Sambil nunggu Bapak Ibu yang lain ya. Bapak >> siap.

50:48 Nah. Kalau sudah, nah Bapak Ibu kan sekarang ada di unit tertentu, Bapak, Ibu ya. Ada di unit tertentu. Nah, >> I sebentar Bapak Ibu ya. Tadi aman-aman Bapak Ibu ya. Jadi ee >> saya ingin Bapak Ibu menggambar Bapak Ibu ya. Menggambar. Heeh. Jadi B >> betul saya ingin di kertasnya Bapak Ibu dengan pena Bapak Ibu gambar struktur organisasi dan tata kerja di bidangnya

51:35 Bapak Ibu. Jadi Bapak Ibu kan sekarang di bidang apa ya gitu. Saya ingin gambar SOTK-nya Bapak Ibu ya. Yang kolom-kolom itu. Saya kasih waktu 5 menit Bapak Ibu ya. 5 menit. Silakan digambar Bapak Ibu. Pak boleh ngopi enggak? Boleh Pak ya? Pak boleh merokok enggak? Boleh. Silakan Bapak Ibu ya. Heeh. Ya. Jadi Bapak Ibu pasti beda-beda ya. ini di Zoom ada 1.000 orang, di YouTube ada 2.000. Siap, Mbak. Nah, silakan Bapak, Ibu. Saya kasih waktu 5 menit untuk gambar SOTK di

52:22 kantornya masing-masing, Bapak, Ibu, ya. Heeh. Nah, kayak gini ya, Bapak, Ibu ya. Contoh SOTK ini kayak gini Bapak, Ibu ya. Nah, cuma Bapak Ibu pasti beda-beda gambarnya di setiap ee unit kerja tuh beda-beda ya. Heeh. Silakan. Ada mungkin yang di Dinas Kearsipan, ada yang di Bapak Ibu di OPD lain ya, di sekretariat daerah. Tadi saya lihat sejenak ada yang di sekolah ya, ternyata ada yang ikut juga di sekolah. Kemudian ada yang di UPT ya,

53:07 UPT tertentu biasanya yang ee OPD-nya agak gemuk Bapak Ibu ya. Punya OPTUTD ya banyak. Ya, silakan Bapak Ibu kalau sudah sambil gambar Bapak Ibu lingkari tempat di mana Bapak Ibu berada. Contoh nih Bapak Ibu ya.

54:02 ya. Kalau sudah tolong lingkari di mana Bapak Ibu berada ya. Heeh. ya nih Bapak Ibu ya ee ini satu struktur

54:52 organisasi Dinas Perpustakaan dan Keadilan. Nah, kebetulan Nah, kebetulan ee misalnya Bapak Ibu ada di bidang ee pembinaan kearsipan ya yang di sini ya atau misalnya Bapak Ibu ada di bidang atau di sekretariat dinas misalnya ya ee

56:42 Baik Bapak Ibu ya, sambil gambar silakan Bapak, Ibu. Ee nah nah jadi itu Bapak Ibu ya. Jadi Bapak Ibu pasti punya namanya ee SOTK di kantornya masing-masing dan SOTK itu erat kaitannya dengan ee struktur dan fungsi dari sebuah ee unit kearsipan dan unit pengolah kearsipan Bapak Ibu ya. Nah, sebelum ke sana Bapak Ibu ee ada satu terminologi Bapak Ibu ya tentang penyebutan arsif atau dokumen Bapak Ibu ya. Nah, untuk arsif atau arve Bapak Ibu ee sebenarnya kita ini karena warisan

57:27 budaya Belanda Bapak Ibu kita nyebutnya arsif Bapak Ibu ya. Cuma untuk yang negara-negara bekas jajahan ee Inggris Bapak Ibu ya, kayak tetangga-tetangga kita Malaysia kemudian ee Singapura ya, Australia itu mereka menyebutnya dokumen Bapak Ibu ya atau riser ya. Tapi saat ini ee semuanya itu berbentuk sama Bapak Ibu ya, lebih ke arah data dan informasi ya. Nah, kalau di elektronik itu bisa disebutnya naskah, Bapak, Ibu, ya. Naskah kalau di elektronik. Nah, kebetulan hampir sama Bapak, Ibu ya, terminologi dari arsif atau dokumen itu

58:13 kurang lebih rekaman peristiwa atau kegiatan dalam berbagai bentuk media ya yang dikeluarkan oleh ee lembaga negara, pemda, perusahaan, ormas, ormall ya dalam kegiatan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nah, nanti ada soal Bapak, Ibu kalau ditanya payung hukum dari kearsipan itu apa, Bapak Ibu ya? Jadi ada dua. Yang pertama Undang-Undang 43 2009 tentang kearsipan. Nanti soalnya dipost tes saja ini Bapak, Ibu. Nomor satu, nomor dua ini ya. Yang kedua itu PP Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2012 tentang pelaksanaan Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009

58:59 tentang Kearsipan ya. Jadi, dua soal ini nanti keluar Bapak, Ibu ya di proses ya. Jangan keliru tahunnya ya. Nah, nah selanjutnya ini Bapak Ibu ya, ini yang Bapak Ibu sudah tandai gambar tadi itu kurang lebih adalah gambaran bahwa setiap ee pekerjaan kearsipan itu dilakukan di semua bidang Bapak, Ibu ya. baik yang di sekretariat maupun yang di ee bidang atau di di unit-unit substantif Bapak Ibu ya. Nah, kurang lebih ini Bapak Ibu ya kenapa dibedakan? Jadi dalam konteks kearsipan ee klasifikasi arsip itu dibedakan berdasarkan fungsi fasilitatif

59:47 dan urusan-urusan substantif ya. Jadi, Bapak, Ibu yang ada di bidang-bidang itu biasanya menangani masalah substansi-nya dan di fungsi fasilitatif itu biasanya ada di sekretariat ya. Jadi berkaitan dengan kegiatan operasional, administrasi dan ketatausahaan itu difasilitatif. Sedangkan di substantif mencerminkan tugas pokok dan fungsi dari sebuah organisasi tersebut ya. Jadi tugas tujuan pemisahan ini kalau di kearsipan itu memudahkan identifikasi dan penemuan kembali ASIP. Kemudian nanti memudahkan penataan arsif berdasarkan jenis kegiatan dan nanti tentunya adalah mempermudah pengelolaan

1:00:33 ee ARB-nya ya. Kemudian, nah ini Bapak Ibu tolong dilingkari tadi gambarannya Bapak Ibu di mana Bapak Ibu lingkarin ee unit kerja Bapak Ibu itu adalah yang kuning ini Bapak Ibu ya. Kuning ini adalah unit pengolah atau unit biasanya arsif-arsif itu create Bapak Ibu diciptakan ya. Heeh. Jadi pekerjaannya apa? Pekerjaannya adalah mengelola aksif dinamis yang aktif. Bapak, Ibu ya. Heeh. Nanti saya jelasin lagi kok ada aktif, ada inaktif itu apa ya nanti. Nah, kemudian Bapak, Ibu ada satu lagi yang unit tengah itu Bapak Ibu yang warna biru itu namanya unit kearsipan Bapak

1:01:21 Ibu ya. Itu bukan unit Bapak Ibu ya. Unit ya unit kearsipan. Nah, kurang lebih Bapak Ibu kalau di perangkat daerah itu terletak di sekretariat ya. Heeh. Jadi ada dua unit berbeda. Satu di singkat UP yang di bidang-bidang ya dan satu lagi di singkat UK yang ada di sekretariat ya. Di bawah sekretariat itu biasanya ada bagian apa itu ya umum ya umum dan ee kepegawaian biasanya ya. Nah, itu di situ biasanya ee ada satu unit kearsipan pekerjaannya mengelola arsif aktif inaktif sori. Mengelola arsif inaktif ya. He nama tempatnya adalah RC ya.

1:02:11 Rcord center ya. Record center. Nah, di tempat Bapak Ibu di bidang-bidang itu untuk mengelola- aktifnya namanya central file ya. lebih kecil. Nah, kebetulan ini adalah di direktorat kami yang sebelah kiri Bapak, Ibu ya, banyak filing-paling kabinet nih, tempat-tempatnya. Nah, kalau repot center itu lebih banyak pengelolanya ya, 1 2 3 4 ya dengan ee dengan boks-pok asitnya ya. Heeh. Ini sarananya Bapak Ibu sarananya. Nah, lebih banyak daripada SDM-nya yang ada di UP dan yang di sebelah paling kanan Bapak

1:02:57 Ibu itu di setiap institusi ya, di setiap pemerintah daerah hanya ada satu Bapak Ibu ya, lembaga kearsipan daerah atau sering disingkat LKD ya. Pekerjaannya adalah mengelola ASI statis dan nama tempat penyimpanan arsifnya adalah Depot Arsif ya. ini ada satu ya. Kalau di setiap pemda ini ada satu. Kalau Bapak Ibu di setiap ee perangkat daerah itu punya UK satu Bapak, Ibu ya. Heeh. Nah, mana tadi ya? Nah, jadi UK itu di sini ya, Bapak, Ibu ya, di sekretariat dinas ini ada satu setiap institusi ya. Nah, untuk UP-nya.

1:03:45 Nah, di setiap bidang-bidang ini adalah pencipta ya. Heeh. Atau pengelola ee arsit ya. Ini lebih banyak ya, lebih banyak. Saya lanjutkan lagi. Nah, untuk fragmentasinya, untuk fragmentasinya arsif itu dibedakan dengan kategori yang macam-macam, Bapak, Ibu ya. berdasarkan fungsinya, berdasarkan labelnya, berdasarkan formatnya, berdasarkan medianya atau kategorinya. Nah, untuk 3 hari ini Bapak Ibu akan konsentrasi di nomor satu dan nomor dua ini Bapak Ibu ya di arsif aktif dan arsif inaktif ya. Nah, ini

1:04:33 berdasarkan fungsinya ya. Nah, cabang-cabangnya banyak sekali Bapak, Ibu ya. cabang-cabangnya banyak sekali, tapi nanti 2 hari 3 hari ke depan ini ada Bapak Ibu nanti belajar di nomor satu dan nomor dua ya. Nomor satu dan nomor dua ya. Ini lebih lebih apa ee spesifik lagi ya. Kemudian, nah saya bacakan Bapak Ibu ya, kurang lebih ee terminologinya arsif dinamis itu kurang lebih digunakan secara langsung dalam kegiatan penciptaan arsif dan disimpan dalam jangka waktu tertentu ya. Jadi arsif dinamis itu tidak disimpan sampai awet ya Bapak Ibu ya. Harus di ee

1:05:22 dalam jangka waktu tertentu ya. Jadi tidak selamanya disimpan ya secara awet. Yang disimpan sampai awet itu arsif statis Bapak, Ibu ya. Asif statis ya. Kalau yang dinamis ini ada retensinya atau ada umurnya. Kemudian dinamis terbagi jadi dua, satu aktif dan satu inaktif. Ya. H. Pak, kenapa kok bukan pasif? Di teorinya semacam itu, Bapak, Ibu, ya. Heeh. Karena biasanya kebalikan aktif itu adalah pasif. Tapi ini untuk yang frekuensi penggunaannya sudah menurun kita sebutnya inaktif ya. Jadi inaktif itu kalau ditanya Bapak Ibu inaktif itu apa? Inaktif itu adalah

1:06:07 aksif yang frekuensi penggunaannya sudah menurun. Nah, kebalikannya kalau aktif itu adalah aktif yang frekuensi penggunaannya masih tinggi ya. masih tinggi, masih sering digunakan ya itu ee aktif ya Pak ada istilahnya arsi hiperaktif enggak? Enggak ada Bapak Ibu ya. Hiperaktif itu enggak ada. Jadi hanya dua ya, aktif dan inaktif ya. Nah, yang ketiga itu sumber informasi manajemen yang sah untuk mendukung kegiatan administratif ya. Jadi itu pengertiannya Bapak, Ibu. Ini juga ada ya nanti di pos tes soal ini ada nanti ya. Pak, kok tahu? Padahal Bapak yang bukan yang buat ya. Nah, tapi ini bocoran Bapak, Ibu ya. Ini sifat ee soalnya ada

1:06:54 masalah ini ya. Kemudian Bapak Ibu alur pengelolaan aramis secara terpadu itu sudah kami sampaikan tadi di depan ada tiga ya Bapak Ibu. Ada satu proses penciptaan, yang kedua penggunaan dan pemeliharaan, dan yang ketiga adalah penyusutan. ya. Hm. Yang nomor satu itu dimulai dari kegiatan membuat dan menerima surat ya atau kita sebutnya register. Yang kedua adalah kegiatan distribusi mendistribusikan surat atau naskah. Dan yang terakhir adalah kontrol Bapak Ibu ya. Kontrol. Jadi kalau Bapak Ibu kayak disposisi kayak ada lembar kontrol, buku kontrol itu ee masuknya ini Bapak, Ibu ya, kontrol ya. Kemudian

1:07:40 yang kedua, penggunaan dan pemeliharaan ini besok Bapak, Ibu ya ada pengelolaan arsip aktif dan pengelolaan arsip inaktif. Besok ada secara khusus ya disampaikan materinya. Dan yang ketiga ini nanti di hari terakhir ini ada penyusutan Bapak, Ibu ya. Penyusutan itu ada kegiatan pindah, ada kegiatan musnah, dan ada kegiatan serah ya. Heeh. Kalau kita singkat namanya PMF Bapak Ibu ya, pemindahan, pemusnaan, dan penyerahan ya. Baik Bapak Ibu, ini adalah satu contoh

1:08:25 ee surat ya Bapak, Ibu ya. surat proses penciptaan ASIP itu harus memperhatikan tiga, Bapak, Ibu. Tiga hal, ya. Yang pertama itu adalah kontennya, Bapak, Ibu. Konten itu isi, ya. Jadi, isi itu biasanya ada di tengah nih, Bapak Ibu, ya. Bercerita tentang apa surat tersebut ya. Cerita tentang apa? Konten, ya. Kemudian yang kedua adalah konteks Bapak, Ibu ya. Konteksnya tentang apa? ini misalnya tentang permohonan persetujuan penyesuaian JA ya. Ya, contoh nih contoh suratnya. Dan yang ketiga adalah structure Bapak Ibu structure itu ya ee ini Bapak Ibu ya ee kertasnya kemudian ee hurufnya yang

1:09:12 digunakan apa, kemudian tata letak ee kepala surat, kemudian ee badan surat dan ditandatangani siapa. Ini ee struktur ya Bapak, Ibu ya. Struktur. Jadi ada ada tiga ya Bapak Ibu untuk mengecek ee sebuah surat itu ee apa valid atau tidak, original atau tidak, kemudian autentik atau tidak. Tidak gitu ya. Jadi tiga ini konten, konteks dan structure ya. Jadi informasinya harus jelas dan relevan dengan kegiatan organisasi itu isinya. Kemudian untuk yang kedua konteks itu harus memiliki informasi mengenai tujuan dan alasan dari pencipta arsibnya. Kemudian yang ketiga itu adalah struktur

1:10:00 atau arsif harus memiliki format fisik dan intelektual yang jelas dan struktur terstruktur hingga mudah dipahami dan digunakan. ya. Tapi tujuannya ini Bapak, Ibu ee bahwa arsi tersebut itu pasti memiliki sebuah nilai guna dan harus bisa diper pertanggungjawabkan ya itu Bapak, Ibu ya. ya. Nah, ini contohnya Bapak Ibu. Kenapa saya tadi minta Bapak Ibu ee mempersiapkan blank paper ya atau kertas putih tadi. Nah, setelah Bapak Ibu coret-coret itu ee akan muncul satu konten ya Bapak, Ibu atau isi ya di sana. Nah, ini contoh Bapak Ibu ya, bahwa ee teks tadi Bapak Ibu, teks tadi

1:10:47 harus memperhatikan ee rambu-rambunya Bapak Ibu ya. mana yang harus pakai ee lambang Garuda, mana yang harus pakai ee lambang daerah, ditandatangani secara basah atau ditandatangani secara elektronik. Ya, itu rambu-rambunya ada Bapak, Ibu ya. Rambu-rambunya ada dalam proses pembuatan sebuah naskah atau surat ya. Nah, ini Bapak Ibu. Jadi ee ini judulnya pengantar ya Bapak Ibu ya, bukan inaktif ya ini ya. Ini ee lupa saya editnya. Jadi ini instrumen Bapak Ibu ya. Eh sebuah karakteristik arsif itu harus menampakkan keaslian, keterpercayaan,

1:11:34 kelengkapan, dan tentu saja harus dapat digunakan. Selanjutnya, nah ini Bapak, Ibu yang ee saya sampaikan tadi bahwa ada rambu-rambu dalam pembuatan naskah atau surat, ya. Nah, yang pertama adalah tata naskah dinas, ya. Jadi, kalau berbicara tentang konten, konteks, dan ee struktur tadi itu diatur di nomor satu ini, Bapak, Ibu ya, di tata naskah dinas. Nah, nanti Bapak Ibu bisa diamati pemda Bapak Ibu ya, Pemkode, Pemkap, Pem-nya itu sudah punya peraturan kepala daerah belum tentang yang nomor satu ini ya. Heeh. Kalau belum silakan dibuat Bapak, Ibu ya. Silakan dibuat.

1:12:21 Itu untuk mengatur ya Bapak Ibu ya. Untuk mengatur ee Bapak Ibu dalam rambu-rambu tadi membuat sebuah surat yang baik dan benar. Nah, yang kedua itu adalah klasifikasi arsif ya. Jadi, ini adalah tentang pengkodean arsif ya. Yang ketiga adalah jadwal retensi arsif ya. Jadi di singkat JRA atau semacam eh guidance untuk arsip itu punya umur berapa ya. Jadi kayak manusia ya Bapak Ibu ya. arsif itu punya usia ya, punya umur. Dan yang keempat adalah instrumen sistem klasifikasi keamanan akses arsif dinamis ya. Jadi

1:13:07 ini ee terkait rambu-rambu dia tertutup terbuka itu kapan Bapak Ibu ya. Heeh. Terbuka tertutup ya terbatas kemudian ee rahasia sangat rahasia atau biasa. Nah ini diatur di nomor empat ini ya. Nah, saya lanjutkan lagi. Ini kurang lebih ee apa pengertiannya Bapak Ibu ya. Nah, yang pertama TND Bapak Ibu ya itu mengatur jenis format penyimpanan, pengasahan, distribusi, dan penggunaan media dalam komunikasi kedinasan. Yang kedua, kode klasifikasi itu pola pengaturan arsif secara berjenjang berdasarkan suboksi instansi menjadi beberapa kategori unit kean. Nah, ini

1:13:54 seara tadi Bapak, Ibu ya ee kolom-kolom yang berisi umur arsif dan jenis arsif. Berisi juga tentang ee rekomendasi suatu jenis arsif itu musnah atau permanen. Dan yang ketiga itu untuk pedoman, penyusutan, dan penyelamatan arsif. Ya, itu untuk dan yang keempat ini adalah SKKAD ya panjang banget ini. Itu untuk penggolongan arsi dinamis berdasarkan dampak tingkat keseriusan yang ditimbulkan pada kepentingan dan keamanan negara. Ya, jadi yang tadi kami sebutkan itu terbatas biasa ya, rahasia sangat rahasia.

1:14:41 Nah, nah ini Bapak, Ibu ya, ini kolom-kolomnya di DRA ya. Yang sebelah atas dan yang bawah itu contoh kolom-kolomnya untuk ee FKKAD Bapak, Ibu ya. Nah, kalau untuk kode kelas ini yang sebelah kiri yang di sini ya ada kode-kodenya itu itu untuk kode klasifikasi ya. Dan yang TND ini contohnya Bapak Ibu ya. Jadi dasarnya ada dua Bapak Ibu untuk pembuatan ini TNB itu bisa ada gelontongannya ya dasar gelondongannya itu ada di PMBN nomor 1 2023 dan untuk kode kelas ada di peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 83 tahun 2022.

1:15:26 Kemudian yang ketiga, JRA. Silakan Bapak, Ibu Pendanya terutama LKD-nya yang belum me apa ee menyesuaikan dengan CR Pemenda silakan permohonannya bisa disampaikan ke ee ya Bapak Ibu. Dan yang keempat SKKD juga bisa disusun sendiri. Jadi dari empat ini hanya yang ketiga saja yang di ee mohonkan untuk persetujuannya ke ABSUP Nasional ya. Kemudian saya lanjutkan lagi Bapak Ibu. Ini proses penerimaan naskah register surat itu pasti Bapak Ibu kalau di konvensional punya namanya buku register surat masuk dan buku register surat keluar ya. Terus Bapak Ibu juga mengenal

1:16:11 yang namanya kartu kendali Bapak Ibu. Nah, ini contohnya sebelah kiri ya ada kartu kendali ya. Jadi dia ee dibuat untuk mengatur di surat itu sudah sampai mana ya, disposisinya sudah sampai mana itu pakai kartu kendali ya. Nah, itu model konvensional ya. Nah, kalau di model ee elektronik Bapak, Ibu ya. Nah, ya ini sambil ngiklan Bapak Ibu ya, sambil ngiklan. Kalau di Srikandi itu ya aplikasi untuk kearsipannya Bapak Ibu bisa cek di lini massa ya, lini masa dan histori naskah ya. Itu contoh proses kartu kendali elektronik Bapak Ibu ya.

1:16:57 Nah, kalau di Srikandi ada di dua ini di history NASK dan di lini NASA ya. Nah, silakan Bapak Ibu ya Pak Bu kami belum punya user ya hubungi admin terdekat Bapak Ibu ya. untuk membuat user ya kalau belum punya ya. Kemudian itu tadi Bapak Ibu ya, itu tadi untuk proses ee apa ee kit ya atau penciptaan akibanya. Nanyanya nanti aja ya Bapak Ibu ya. Nanyanya nanti ya. Jadi sekalian Bapak Ibu ya. Ini nomor dua adalah penggunaan dan pemeliharaan arsif. Nah lebih lebih komplitnya besok Bapak Ibu ya ada di pengelolaan arsip aktif ya. Jadi ada

1:17:43 satu term lagi besok untuk untuk penyampaian ini ya lebih detail ya. Heeh. Kemudian ini prosesnya ya besok disampaikan rekan kami ya. Nah ini contoh-contohnya Bapak Ibu ya. Nah ini sering ada yang tanya nih Bapak Ibu, "Pak, kami itu srikandinya sudah jalan tapi yang konvensional gimana?" Yang konvensional ya tetap diselesaikan Bapak Ibu ya secara konvensional ya. Jadi dosa Bapak Ibu masa lalu yang belum selesai di konvensional di selesaikan ya Bapak Ibu ya secara konvensional juga ya. Kalau yang elektronik diselesaikan secara elektronik ya. Heeh. Kemudian ini contoh laporan daftar berkas aktif dan contoh laporan berkas

1:18:29 ee isi berkas arsif aktif. Ya, kebetulan dua-duanya saya mintakan dari TU kami Bapak Ibu ya. TU kami yang ee mengelola arsif ee elektronik di aplikasi Srikandi Bapak Ibu ya. Jadi, Pak Bu ini sama enggak sih sama yang konvensional? Sama Bapak Ibu ya. Kolom-kolomnya juga kurang lebih hampir sama ya. Elemen apa? Elemen deskripsi dan kolom-kolomnya ini kurang lebih sama ya antara yang konvensional dan elektronik. Cuma bedanya kalau elektronik itu ee tidak melibatkan fisiknya Bapak Ibu ya. Tidak melibatkan fisik asidnya ya. Jadi semuanya bersumber pada data dan informasi. Nah, ya nomor dua nanti besok disampaikan secara risit oleh rekan kami

1:19:17 Bapak Ibu ya di di pengelolaansif aktif ya. Nah, yang ketiga Bapak Ibu itu di penyusutan arsif ya. Jadi kalau Pak Bu tugas kami yang di unit pengolah itu apa? Jadi adalah menata informasi dan fisik arsif yang ada di unit pengolah-unit pengolah dengan nanti menghasilkan sebuah ee daftar arsif aktif yang kalau dulu mungkin bisa dibilang daftar berkas dan daftar berkas ya. Sama daftar arsifaktif dan daftar berkas dan isi berkas itu sama Bapak Ibu ya sama. Nah. disimpannya tentu saja Bapak Ibu di

1:20:03 lokasi-lokasi yang sudah disediakan ya, kayak filing kabinet ya. Nah, di dalamnya tentu saja ada ee apa folder-folder ya berisi tentang ee kegiatan rutin Bapak Ibu. Nah, Bapak Ibu seperti yang kami sampaikan di awal tadi bahwa aktif itu tidak akan selamanya disimpan di unit kerja ya. Ketika umurnya sudah habis ya, retensinya sudah habis, dia akan pindah Bapak, Ibu ya, isinya akan pindah. Nah, bukan berarti feeling kabinetnya ikut pindah ya, tapi hanya isinya saja yang pindah ya. Nah, ini Bapak Ibu yang sering kami jumpai di ee lapangan Bapak Ibu ya

1:20:50 terkait permasalahan arsif inaktif ya. Jadi, inaklis itu adalah frekuensi arsif itu penggunaannya sudah menurun dan sudah jarang digunakan ya. Jadi agar tidak menumpuk-numpuk di unit kerja itu harus diambil ya, diambil dan dipindahkan ke unit kearsipan ya. Nah, Bapak Ibu nih sama nih Bapak Ibu di sini tadi ya. Nah, jadi dari bidang-bidang ini akan dipindahkan ke unit ee kearsipan Bapak, Ibu ya. Ke unit ee kearsipan ya. Jadi dari bidang-bidang ini nanti ketika umurnya

1:21:35 sudah habis atau sudah masuk masa inaptif, dia akan pindah ke sekretariat dinas ya di sini ya. Nah, saya lanjutkan lagi. Nah, ini Bapak, Ibu bahwa arsip inaktif dan awal mula masalahnya itu adalah tercampur ya, tercampur antara yang aktif dan inaktif ya. Itu sering banget tercampur gitu ya. Jadi karena enggak ditata sejak awal gitu ya, jadi bercampur. Kemudian pemberkasan tidak berdasarkan klasifikasi dan pokok kegiatan yang sama, tapi berdasar nomor

1:22:21 agenda ya. Ini payah biasanya ya kalau sudah dilakukan pemberkasan yang ee sesuai seleranya masing-masing gitu ya. Nah, akibatnya apa Bapak Ibu? ketika itu tidak terurus itu akan numpuk di unit kerja ya atau di bidang-bidang tadi akan numpuk ya. Kemudian ee apa solusinya apa? Solusinya harus Bapak Ibu melakukan penasaan kembali ya. Penasaan kembali. Jadi ee ini harus segera Bapak Ibu ya diberkaskan berdasarkan ee kode klasifikasi dan nomor urut apa ee pokok kegiatan yang sama ya. agar bisa rapi nanti kalau di hulu rapi sampai hilir juga rapi ya. Nah, kalau di

1:23:08 Natif biasanya juga jarang melakukan pemusnahan ya. Takut-takut ya ee sewa ruko gitu ya. Sewa ruko untuk ee apa nyimpan arsif berapa ruko itu sudah punya lima ternyata rukonya gitu ya. Jadi ee bukan unit kearsifan Bapak Ibu ya. Jadi bukan ee RC sih ya, bukan record center tapi eh ruko center gitu ya. satu call center dia ada yang mengistelakan kayak gitu. Nah, itu Bapak, Ibu ya. Jadi ee tidak pernahnya melakukan penyusutan ya. Salah satunya adalah pemusnahan. Ini yang sering takut-takut ya, sering takut-takut dilakukan oleh Bapak Ibu yang ada di pemda ya. Nah, ini Bapak Ibu ya ini yang kami ee

1:23:54 sarankan itu Bapak Ibu mulai membenahi surat dan berkas ya. Kemudian mulai memberkaskan berdasarkan kode kelas dan pokok kegiatan yang sama. Yang ketiga, hindari penyimpanan surat masuk dan surat keluar ya dalam satu ee ini tertentu ya. Jadi dalam cash tertentu itu ada ee pegawai nyimpan suratnya masuk semua dan surat keluar semua gitu ya. Nah, itu ee akan susah ditemukan ya. Susah ditemukan. Yang keempat itu lakukanlah penyusutan arsif secara berdalawah ya. Ee sebentar. Mana tadi ya?

1:24:43 [Musik] Nah, ada video nanti saya share ya Bapak Ibu ya. Apa namanya ee agak panjang ya videonya ya. Kemudian nih Bapak Ibu yang sering ee kita dengar-dengarkan Pak PMS itu apa ya? PMS itu bukan ininya ibu-ibu ya, Bapak Ibu ya. Jadi ee kegiatan pindah itu adalah memindahkan arsif inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan ya. Jadi dari bidang-bidang ke UK ya. Kemudian yang kedua adalah kegiatan M-nya adalah pemusnahan. Adalah memusnahkan aksi sesuai ketentuan yang berlaku ya dan tentu saja berkategori musnah di CRA-nya. Dan yang ketiga adalah menyerahkan arsip statis dari UK

1:25:31 ke lembaga kearsipan daerah ya itu UK ya. Jadi ada tiga kegiatan penyusutan ya. Nah, ini asasnya Bapak Ibu ya. Azas untuk penataan itu ada dua asal usul ya. Jadi principle ofnan itu asal usulnya dari bidang apa ya disesuaikan ya enggak boleh dicampur ya. Kemudian yang kedua adalah asas aturan asli ya atau principle of original order ya. Jadi bagaimana dia ditata di dinamis ituanya itu sampai di statis juga penataannya kurang lebih hampir sama kayak di dinamis ya. He itu original order.

1:26:19 Kemudian ini mengatur fisik dan informasi arsif. Kalau yang konvensional kalau yang elektronik hanya mengatur informasi aksif saja ya. Kemudian penyusunan daftar asif inaktif itu DUM dan DU ya, daftar aksip usul musnah dan daftar aksif usul serah ya itu yang inaktif. Kalau yang UP tadi Bapak Ibu ya itu dari ee unit pengolah ke unit kearsipan ya, daftar arsib usul tidak ya. Heeh. Jadi prinsipnya ini kalau di unit ke mudah diakses, kemudian low cost Bapak Ibu ya atau murah dan safety aman ya. Jadi tidak memerlukan ee

1:27:04 prasarana yang ee apa ya mahal Bapak Ibu ya kalau di unit kean karena sifatnya juga hanya sementara ya. Hanya sementara. Nah ini gambarannya Bapak Ibu ya. >> Hai saya Ardif. Nah, itu juga ada film Bapak, Ibu ya. Saya lanjut dulu agak panjang soalnya ya, Bapak, Ibu ya ee videonya videonya. Kemudian ini ya bentuknya ya. Kalau namanya infit itu sudah pasti di bok ya, bok asif ya. Ini musnah Bapak Ibu ya kalau yang tadi pindah. Kemudian kalau musnah ini penghilangan arsif secara total dilakukan terhadap arsif yang tidak memiliki nilai guna. Kemudian telah

1:27:49 habis retensinya dan perketerangan musnah berdasarkan. Yang ketiga tidak berkaitan dengan penyelesaian suatu perkara ya. Jadi ee kategori musna adalah yang semacam ini. Kemudian ini yang ada di Srikandi Bapak Ibu ya. Ini bisa Bapak Ibu atur dari hak akses unit kearsipan Bapak Ibu ya. unit kearsipan instansi ya untuk pengaturan ee J-nya ya. Kemudian ini prosedur pemuksaan arsif ada tujuh Bapak Ibu ya dari proses pembentukan panitia, penyelesaian arsif, pembuatan dasar arsif usul musnah, kemudian penilaian,

1:28:34 kemudian permintaan persetujuan ya sampai nanti proses ditetapkan asik yang akan dimusnahkan. Dan terakhir adalah pelaksanaan, ya. Nah, ini catatannya Bapak, Ibu ya. Catatannya kalau di atas ee 10 tahun itu pasti ke kami isinnya Bapak, Ibu ya. Ke Kepala Andri melalui apa ya direktoratnya sekarang ya? Direktorat ee penyelamatan ya. Penyelamatan nanti untuk proses persetujuan pemusnahan yang umurnya di atas 10 tapi kalau usianya di bawah 10 tahun Bapak Ibu bisa mintakan persetujuan pemusnahan ke kepala daerah Ibu Bapak sekalian ya. Nah, kemudian ini alur-alurnya Bapak Ibu ya. 1 2 3 4 5 ya.

1:29:25 Pak harus SK tim ya biar ada honornya yaitu bebas Bapak Ibu ya bebas. Kalau Bapak Ibu ada anggarannya silakan dibuat SK tim ya. Kalau tidak ya pakai panitia Bapak Ibu ya. Panitia pemusnahan gitu ya. ya. Soalnya itu ada gambar honor-honornya Bapak, Ibu ya, karena tulisannya susunan tim ya di sana. Nah, ini galerinya Bapak Ibu. [Musik] Hah? Oh, iya ini galeri pemusnahan Bapak Ibu ya. Galeri pemusnahan arsif. Ada yang dicacah, ada yang di apa ee jadikan bubur kertas dan ada yang dibakar, Bapak, Ibu ya.

1:30:11 Ya, ini galerinya Bapak, Ibu ya. Dan ee nah ini pemusahan Bapak Ibu ya. Jadi tujuannya untuk mengurangi jumlah volume arsif yang sudah tidak memiliki nilai guna. Yang kedua adalah memudahkan pencarian arsif yang dibutuhkan. Dan yang ketiga terkait fungsi efisiensi atau memberikan tempat bagi arsib-arsif yang baru. Dan yang keempat itu menghindari terjadinya penumpukan di depot arsif nantinya ya. Nah, ada empat. Jadi ee kurang lebih dari Bix Bapak Ibu ya, pakar kearsipan, volume arsip berdasarkan tipe arsif itu yang akan ke LKD kurang lebih hanya 5 sampai 10% Bapak, Ibu yang bernilai guna

1:30:56 statis atau ee permanen ya. Heeh. Jadi contohnya misalnya Bapak Ibu ada punya 1000 bok ya dari OPD nanti kurang lebih hanya kurang dari 100 bok saja yang nilainya bernilai guna ee permanen ya atau statis. Nah, kemudian yang tidak bernilai guna atau yang musnah itu ternyata paling banyak Bapak Ibu ya. di teorinya itu 35%. Kemudian di inaktif itu ada 30% dan yang ee aktifnya 25%. Jadi ee bisa dibayangkan Bapak Ibu bahwa pemusnahan arsif itu ternyata paling banyak di antara ee komposisi dari ee asif yang ada di ee lingkungan Ibu Bapak

1:31:44 sekalian ya. Dan ini proses Bapak Ibu ya. Prosesah itu dilakukan dari OPD ke lembaga kearsipan daerah atau LKD dan merupakan tahapan paling akhir dalam proses penyusutan arsif. Nah, itu serah itu dilakukan terhadap arsif-arsib yang bernilai guna sekunder atau historis, Bapak, Ibu, ya. Dan yang kedua itu telah habis retensinya dan berketerangan permanen di JRA ya. Nah, jadi itu calon-calon arsipatis atau bernilai guna historis biasanya ada di ee OPD OPD yang punya ee unit-unit

1:32:31 substantif Bapak, Ibu itu banyak tercipta atau ee calon-calon arsif yang bernilai buna historis atau permanen, ya. Kemudian ini adalah tahapannya penyerahan Asif ke LKD ya. Ini contoh punya Andri Bapak Ibu ya yang sebelah kiri. Ee nah kalau di LKD saya kira juga kurang lebih hampir sama ya dari prosesnya dari OPC ke LKD itu ada enam ya ada enam tahapan dari pembuatan daftar ASI usul serah atau DAS sampai ke proses serah terima Bapak Ibu ya. Serah terima yang jelas paling penting itu adalah nomor empat Bapak Ibu ya. verifikasi dan persetujuan bersama ya itu penting Bapak Ibu ya. H.

1:33:20 Nah, kalau menyerahkan juga sebisa mungkin kayak waktu di dinamis Bapak Ibu ya disertai dengan berita acara serah juga ya. Jangan lupa ya berita acara itu harus selalu ngikut ya. Nah, ini contohnya nih Bapak Ibu ya. saya ambil dari Perkaan 19 tahun 2011 tentang pedoman penilaian kriteria dan jenis arsib yang memiliki nilai guna ee permanen atau sekunder ya. Nah, ini contoh-contohnya Bapak Ibu ya. Jadi kalau bisa dibilang Bapak, Ibu ya ee grafik yang ada di sebelah kiri itu dari proses pencintaan, penggunaan, dan penyusutan itu adalah 90% dan di pengelolaan admin substatif itu kurang lebih 5 sampai 10% aja yang akan

1:34:08 ke sana ya. Jadi pastikan ee depot Bapak Ibu tidak terisi dengan anu ya, sampah-sampah yang tidak bernilai guna ya. Jadi pastikan yang memang itu bisa dimanfaatkan untuk putra-putri dan anak cucu Ibu Bapak semua. Karena status itu yang akan memanfaatkan adalah generasi setelah ee Ibu Bapak sekalian ya. Kemudian saya lanjutkan. Nah, ini ada cuilan tentang srikandi Bapak Ibu ya. meskipun nanti disampaikan juga di hari ketiga tentang pemberkasan ini saya cuilkan sedikit untuk versi 3 bahwa sekarang sudah hadir Bapak Ibu ya

1:34:53 di Android Ibu Bapak ya di Android Ibu Bapak silakan di-instal nanti untuk ee apa mobile ya Bapak Ibu ya untuk mobile-nya ya mobile apps-nya di Play Store silakan di-instal kemudian untuk materi-materinya ada di barcode ini Bapak Ibu ya. Ada di barcode ini saya sampaikan ya. Kemudian oh iya Bapak Ibu ada yang nanya mungkin Pak kok belum hadir di IOS Bapak Ibu ya belum hadir di IOS memang ee ee dari Direktorat TIK juga belum Bapak Ibu ya belum ada info bahwa ini hadir juga baru di Android Bapak Ibu ya hadirnya ya. Heeh.

1:35:39 Jadi tidak perlu buru-buru beli ee Apple Bapak Ibu ya. Jadi pakai Android dahulu ya. Jadi justru malah sudah bisa hadir ya. >> MSRI MRI >> ini banyak-banyak ee apa ee video ya cuma saya harus share dulu ini Bapak Ibu sebentar ya. Saya saya share dulu. Oh iya Bapak Ibu ya. Ini saya enggak ngiklan, tapi memang ini laporan dari perkembangan yang ada di daerah bahwa ee Srikandi itu ternyata memiliki nilai efisiensi yang tinggi Bapak, Ibu ya. Dalam waktu setahun itu bisa dihemat antara puluhan juta sampai paling tinggi Rp3,7 miliar Bapak Ibu ya setahun ya

1:36:26 dari penggunaan belum datang. Iya. >> Iya. Siapa itu? Belum datang. Tadi >> masih di sana. >> Iya. >> Gimana nih aku tadi di sini? >> Iya. Saya masih dii nih. >> Iya. >> Iya. Sudah ya. Oke. Nah, tadi nunggu kayaknya. >> Iya, Bu. Iya. Oke. Sudah ya. Jadi ee itu ya, Bapak, Ibu. Kemudian ini terkait Bapak Ibu ee nanti ketika misal ditanya untuk strategi menaikkan nilai ee apa tingkat digitalisasi arsif itu ternyata ada enam poin Bapak Ibu ya. Paling tinggi ternyata ada di aplikasi

1:37:13 Srikandi ya. Jadi poinnya sekitar 600. Kemudian kalau Bapak Ibu di SKNJIKN itu poinnya 100. Kemudian digitasi arsif mengukur ee alih media itu ada 200 poin dan sumber daya pendukung di Bapak Ibu yang penguasaan tentang elektroniknya bagus itu ada 300 poin ya Bapak Ibu ya. Jadi ini bukan empat tapi tiga Bapak Ibu ya. Nah itu Bapak Ibu ya. Jadi ketika Srikandi Ibu Bapak itu sudah jalan insyaallah nanti poin TDA-nya juga tinggi ya. Karena paling tinggi itu di sini ya, ada ee berapa? 600 poin ya. Nah, saya izin anu dulu Bapak Ibu ya. Apa namanya? Share

1:38:00 ini share apa? Ee video ya. Nah, ini ee apa referensinya Bapak Ibu ya. saya ambil dari sini macam-macam. Nanti saya share ee materinya ya di link link materi ya nanti saya sampaikan ke ee rekan-rekan ya. Nah, kurang lebih Bapak Ibu ya macam simpulannya atau arsif yang baik itu mewujudkan tata kelola organisasi yang bersih, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel Bapak Ibu ya. Nah, sebentar shareu.

1:38:47 Mentar mana ya? Ee share ya, share. Kemudian yang [Musik] adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunik. ASI yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, perusahaan,

1:39:35 organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Secara fungsi, arsif dibagi menjadi dua, yakni arsip dinamis dan arsif statis. Arsip dinamis adalah arsif yang digunakan secara langsung dalam kegiatan pencipta arsip dan disimpan selama jangka waktu tertentu. Sedangkan arsip statis adalah arsib yang dihasilkan oleh pencipta arsif karena memiliki nilai guna kesejarahan telah habis masa retensinya dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi baik secara langsung maupun tidak langsung oleh arsif nasional republik Indonesia atau di singkat Andri dan atau

1:40:20 lembaga kearsipan. Adapun yang dimaksud dengan pencipta arsif dinamis adalah pihak yang mempunyai kemandirian dan otoritas dalam pelaksanaan fungsi tugas dan tanggung jawab di bidang pengelolaan arsif dinamis. Pencipta arsif ini terdiri atas lembaga negara, pemerintahan daerah, perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang dibiayai APBN atau APBD dan atau bantuan luar negeri serta BUMN dan BUMD. Lalu apa kegunaan arsif dinamis ini? Arsip dinamis ini bisa digunakan untuk memenuhi kepentingan dalam kegiatan perencanaan, pengambilan keputusan, pengawasan, layanan publik, perlindungan hak, dan sebagai alat bukti.

1:41:07 Selanjutnya, bagaimana arsif dinamis ini dikelola? Pengelolaan arsif dinamis merupakan proses pengendalian arsif secara efisien, efektif, dan sistematis yang dilakukan melalui penciptaan, penggunaan, dan pemeliharaan serta penyutan arsif. Untuk mendukung pengelolaan arsif yang efektif, efisien, pencipta arsif membuat tata naskah dinas, klasifikasi arsif, sistem klasifikasi keamanan dan akses arsif, serta jadwal retensi arsif. Lalu bagaimana proses pengelolaan arsif dinamis dilakukan? Pertama, melalui penciptaan yang meliputi pembuatan dan penerimaan. Pembuatan dan penerimaan ini meliputi

1:41:52 registrasi dan distribusi. Kedua, penggunaan dan pemeliharaan. Penggunaan akses arsif dinamis ini dilakukan untuk kepentingan internal pencipta arsif dan kepentingan publik. Sedangkan pemeliharaan meliputi pemberkasan arsif aktif. penataan arsif inaktif, penyimpanan arsif, dan alih media arsif. Pada saat pemberkasan, arsif disimpan ke dalam central file pada unit pengolah. Seiring berjalannya waktu, arsif harus ditata untuk membela arsif yang sudah inaktif. Arsif inaktif ini kemudian disimpan di pusat arsif oleh unit kearsipan. Sementara itu, alih media arsif dilakukan dengan cara pengolahan arsif dari bentuk kertas ke bentuk digital. Proses pengolahan arsif dinamis yang

1:42:39 ketiga adalah melalui penyusutan. Ini adalah kegiatan pengurangan jumlah arsif dengan cara pemindahan arsif inaktif dari unit pengolah ke unit keasifan, pemusnahan arsif yang tidak memiliki nilai guna, dan penyerahan arsif statis kepada lembaga kearsipan. Secara teknis pemindahan asif ini dilakukan dari unit kerja Central F ke pusat arsif dengan disertai berita acara pemindahan. Dalam pemusnahan arsif ini ada prosedur yang harus dilakukan meliputi pembentukan panitia penilai arsif, penyeleksian arsif, pembuatan daftar arsif usul musnah, penilaian oleh panitia penilai arsif, permintaan persetujuan dari pimpinan pencipta arsif, penetapan arsif yang akan

1:43:25 dimusnahkan, dan pelaksanaan pemusnahan dilakukan secara total, baik fisik maupun informasinya. disaksikan sekurang-kurangnya oleh dua pejabat dari unit hukum dan pengawasan dari lingkungan pencipta arsif yang bersangkutan disertai penandatanganan berita acara pemusnahan. Pemusnahan arsif adalah kegiatan yang sangat krusial sehingga harus dilakukan secara hati-hati berdasarkan prosedur yang benar. Apabila diabaikan akan terkena sanksi pidana. [Musik]

1:44:14 Hah? He n tinggal Zoom >> ee [Musik] speakernya matikan kan >> mohon maaf Mbak Hafid suaranya masih

1:45:00 di-unmute. [Musik] Mas keunmute Mas >> ya. Ada dua Bapak Ibu ya yang saya share videonya di apa chat Zoom. Ee saya share lagi ya. Sebenarnya banyak video nih Bapak Ibu ya. Cuma waktunya ya waktunya lumayan Bapak Ibu lumayan agak panjang ya. Nah satu lagi sebentar

1:45:55 >> ya. Kalau enggak nanti di materi Bapak Ibu ya. Oke Bapak Ibu saya kembalikan ke Ibu moderator untuk apa m memandu lagi. Silakan Mbak IBur. >> Baik terima kasih kepada Bapak Hafid yang telah memamarkan materinya. Sesi berikutnya saya akan membuka kesempatan untuk Bapak dan Ibu dan teman-teman yang ingin bertanya saya persilakan. Jika ada yang ingin langsung bertanya bisa menggunakan fituriz hand atau mengetik pada kolom chat baik di aplikasi Zoom Meeting maupun kolom komentator pada aplikasi YouTube. [Musik] >> Oke. >> Oh, I >> ee sambil menunggu yang raise hand, kita

1:46:43 jawab pertanyaan dari kolom chat dulu ya, Pak Hafid. >> Oh, I silakan. Mbak Ipur, kita lewat chat dulu. Oh iya, Bapak Ibu, saya di not panitia nanti ee banyak video insyaallah saya share di anu ya, di link tri ya Bapak, Ibu ya. Nanti kita share di link. Jadi jangan khawatir Bapak, Ibu ya. kita ada banyak materi nanti ee terutama dari saya video-video mini video nanti banyak ya yang bisa panitia bantu untuk Bapak Ibu sedot atau ambil dari eh link ya link materi. >> Oke >> iniakur ya. >> Baik ini pertanyaannya Pak Hafid yang pertama dari Anisa, Dinas Perpustaka dan

1:47:29 Kearsipan. Pertanyaannya bagaimana jika di daerah belum semuanya memiliki instrumen kearsipan? Oh, baik. >> Silakan, Pak. >> Iya. Halo, Bu Anisa. Ini dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan ya. Cuma Bu Anisa kurang tahu nih, Pak dari dari pemda mana nih, Bapak ya. Jadi, Pak gimana kalau kami belum memiliki instrumen kearsipan? Jadi, instrumen kearsipan itu ada empat Bapak, Ibu ya. Ada empat. ada TND, ada kode kelas, dan ada ee CRA dan SKKAD. Nah, nanti dicek ya Bapak, Ibu ya. Ee kalau untuk ee TND itu Bapak Ibu ketika belum ada peraturan kepala daerah baik per book atau perwak

1:48:17 ya itu Bapak Ibu bisa ee bersumber atau mengadopsi peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 1 tahun 2023. Dan untuk yang belum punya ee peraturan kepala daerah tentang kode klasifikasi bisa juga mengadopsi ee Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 83 tahun 2022 lampiran 2 Bapak Ibu ya. lampiran dua. Dan untuk JRA Bapak Ibu kami ee segera saja Bapak Ibu ya untuk mengusulkan ke Arsip Nasional Republik Indonesia untuk permohonan persetujuan

1:49:04 JA ya. Jadi ini saya kurang tahu nih Bu Anisa ini dari apa ya dari dinas mana ini Bapak Ibu di daerahnya mana nanti. Tapi jangan khawatir ya Bu Anisa ya. silakan diajukan untuk JA-nya ke kami agar segera terbit persetujuan ee JA yang nanti bisa segera di perbub atau dikebubkan ya. Heeh. Dibuat peraturan daerah ya. Jadi ee yang dua itu bisa disusun ya segera disusun tapi untuk yang ketiga JA ini harus keri dulu untuk mendapat persetujuan. Yang keempat itu SKKAD-nya juga Bapak Ibu juga bisa susun secara mandiri, Pak. Ada contohnya enggak? Ada Bapak Ibu di Google banyak

1:49:51 Bapak Ibu ya. Tanya EA-nya Google itu banyak sekali Bapak Ibu ya. Atau tanya chat GPT ya kelabui aja Bapak Ibu ya. Itu banyak sekali yang bisa jadi contoh SKKAD dari daerah ABC yang mm bagus-bagus ya Bapak Ibu ya. Pak mau nyontek daerah mana? daerah ABC ini bisa di ee lihat Bapak Ibu ya, tinggal ganti ee nomenklaturnya aja ya. Jadi nyontek itu boleh enggak, Bapak Ibu? Boleh Bapak Ibu ya. Nyontek peraturan itu boleh ya. Heeh. Silakan nanti Bu Anisa, ya. Heeh. Jadi ee dilakukan ya, segera disusun ya. Jadi kalau belum punya itu masih pakai PMDN 1 2023 dan PMDN eh 832

1:50:37 2022 dan CRA-nya juga yang kami tunggu Bapak Ibu segera ya untuk untuk apa ee mengajukan persetujuan keri juga boleh. Semacam itu Bu Ibur ya. Ya, ini nomor dua Bapak Ibu ya. Heeh. Bagaimana cara menjelaskan ke atasan bahwa diperlukan sarpras di unit-unit organisasi kearsipan serta anggaran dan SDM-nya. Nomenklatur di SIPD apakah ada? Baik Bapak Ibu untuk penganggaran Bapak Ibu ya, bahwa kearsipan itu sesungguhnya tidak hanya dianggarkan di LKD saja ya, tetapi di OPD OPD dan perangkat daerah

1:51:25 lainnya juga harus dianggarkan ya. Nah, nanti Bapak Ibu untuk penganggarannya bisa masuk dicantolkan di administrasi perkantoran Bapak Ibu ya. administrasi perkantoran mungkin nanti isinya bisa tentang saratan Bapak Ibu ya. Contohnya misalnya kegiatan pemusnahan ee arsif ya, contoh ya untuk penganggarannya dan ee ketika sudah ada silakan kalau mau dibuatkan ee SK atau ee apa ya surat semacam surat keputusan kepala daerah atau ee Sekda atau Kadis ya kalau misalnya bisa mengeluarkan agar nanti SDM-nya juga bisa ee nyaman Bapak Ibu ya. nyaman

1:52:11 dalam mengelola arsif. Ya, ya memang idealnya satu paling enggak Bapak Ibu ya ada satu arsiparis atau pengelola di setiap bidang ya di setiap bidang untuk pengelolaan ee kearsipan. Lalu untuk SDM itu juga nanti bisa bekerja sama atau bersinergi dengan BKPSDM dan Badan Kepegawaian Daerah terutama SDM Arsiparis. Silakan Bapak Ibu yang berminat untuk menjadi fungsional arsiparis atau ini juga ditanyakan apakah pertama formasinya ada di BKD dan atau di PKS BSDM nanti ditanyakan dulu formasinya ketika ada juga nanti bisa berhubungan atau ee

1:52:57 bertanya ya terkait dengan ee SDM kearsipan itu di kami ada di Direktorat SDM Kearsipan ya atau di singkat SDM MKS ya. Jadi pertama-tama memang harus ditanyakan dulu Bapak Ibu formasinya ada atau tidak ya. Nah, kalau jalurnya sebelumnya memang ada ya lewat pendidikan dulu, lewat diklat dulu, kemudian baru diangkat. Tetapi ada yang duduk dahulu baru kemudian diangkat ya. Kemudian ada yang dari ee SDM itu dari apa ya ee penyetaraan juga ada ya. Hm. Cuma kami nanti bisa apa namanya ee kontak dengan kami ya lewat saya boleh,

1:53:42 lewat Bu Moderator boleh nanti ya terkait kontak Bapak Ibu yang ada di SDM kearsipan kami yang ada di SDM ya. Kemudian ee menjelaskan atasan ya. Kalau misalnya menjelaskan ke atasannya lagi ya tentu saja ini ee apa Bapak Ibu lewat pemangku ee pemutus kebijakan Bapak Ibu ya. ini decision maker ya biasanya nanti Pak Kadis atau apa-apa untuk lapor ke Pak Sekda atau Pak Kepala Daerah ya terkait untuk ee anggaran kearsipan itu agar bisa ee hadir ya hadir di ee dinas ya di dinasnya masing-masing ya. Jadi terutama perlu di saya underline Bapak Ibu bahwa anggaran

1:54:27 kearsipan atau penataan arsip itu tidak hanya di LKD saja atau di Dinas Perpustakaan Kearsipan, tapi harus wajib dianggarkan di setiap OPD Bapak Ibu ya. Nah, karena namanya setiap organisasi itu pasti akan create atau menciptakan yang namanya ee arsif atau dokumen. Sama Bapak Ibu, tidak hanya di platah saja tapi di lembaga-lembaga atau institusi instansi swasta juga sama pasti dianggarkan juga. Itu Ibu siapa ya? Ibu Elok Melati ya ini ya dari saluran YouTube tadi. >> Facebook. >> Baik, >> lanjut pertanyaan ketiga, Pak Hafid. >> Silakan. ketiga >> i dari Zoom meeting dari Pak Afri

1:55:13 Zulaimi BPBD Damkar dengan jabatan P3K. >> Mohon izin bertanya di dalam penjelasan tadi kenapa tidak ada yang namanya pengelolaan arsif secara elektronik? Apakah boleh pengarsipan dokumen dengan

…

Share

Ringkasan Video YouTube