BREAKING NEWS - Israel Serang Iran: K0rb4n Jiwa Lebih dari 300 Orang

Ringkasan Singkat

Laporan ini memberikan gambaran terkini mengenai situasi di Iran pasca serangan antara Israel dan Iran. Beberapa poin penting meliputi:

  • Pembatasan internet oleh pemerintah Iran untuk mencegah penyalahgunaan oleh agen Israel.
  • Serangan Israel yang menargetkan infrastruktur publik dan kantor berita nasional.
  • Instruksi militer Iran kepada warga Israel untuk meninggalkan wilayah pendudukan.
  • Kondisi di Iran yang dilaporkan normal dengan aktivitas warga yang berjalan seperti biasa.
  • KBRI Tehran yang belum mengeluarkan keputusan evakuasi WNI.

Kondisi Terkini di Iran Pasca Serangan Israel

Kondisi terkini di Iran pasca saling serang dengan Israel dilaporkan langsung dari Kota Kom oleh kontributor Metro TV, Ismail Amin. Ismail menyampaikan permohonan maaf karena memberikan laporan dari dalam ruangan akibat pembatasan koneksi internet melalui SIM card oleh pemerintah Iran. Kebijakan ini diambil untuk mencegah penyalahgunaan oleh agen-agen Israel.

Target Serangan Israel dan Dampaknya

Israel mengalihkan target serangan ke infrastruktur publik seperti pabrik industri, rumah sakit, pemukiman penduduk, dan bahkan kantor pusat penyiaran televisi nasional Iran. Serangan ini menyebabkan kerusakan parah pada gedung kantor berita nasional, namun ruang penyiaran masih bisa beroperasi. Laporan akhir menyebutkan lebih dari 300 korban jiwa dan 1.000 korban luka-luka, dengan mayoritas korban jiwa berasal dari warga sipil, termasuk anak-anak.

Perburuan Agen Mossad dan Himbauan Pemerintah

Pemerintah Iran terus melakukan pengejaran dan penyergapan terhadap agen-agen Mossad yang masih tersisa. Warga Iran diminta untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan ke aparat kepolisian. Aparat Iran juga berhasil menyita puluhan ton bahan peledak, drone, dan roket kamikaze rakitan di berbagai provinsi.

Serangan Balasan Iran dan Instruksi Militer

Iran melancarkan gelombang serangan terbarunya dengan rudal dan drone bunuh diri, yang sebagian besar masih generasi lama. Militer Iran mengeluarkan instruksi kepada warga Israel untuk meninggalkan wilayah pendudukan karena Israel pasca serangan Iran tidak akan lagi menjadi tempat yang layak huni. Militer Iran juga menegaskan bahwa banker tidak akan menjadi tempat yang aman bagi warga Israel untuk bersembunyi.

Kondisi Normal di Iran dan Klarifikasi Berita

Pengamatan di lokasi menunjukkan bahwa tidak ada mobilisasi warga Iran di luar kewajaran dan semua tampak normal. Kantor-kantor dan sekolah-sekolah juga tidak diliburkan. Berita mengenai banyak warga Tehran yang keluar kota untuk mencari keamanan dibantah karena serangan Israel menargetkan banyak kota lain. Kantor-kantor kedutaan negara-negara sahabat di Tehran masih beroperasi normal, termasuk KBRI Tehran.

Himbauan KBRI Tehran dan Penjelasan Pemerintah

KBRI Tehran belum mengeluarkan keputusan untuk mengevakuasi WNI di Iran, namun meminta WNI untuk tetap waspada dan menjalin komunikasi dengan KBRI. Pemerintah Iran mengingatkan warga untuk tidak terpengaruh oleh perang psikologis yang dilancarkan musuh dan hanya mengambil berita dari sumber-sumber resmi pemerintah. Truk dan mobil boks untuk sementara tidak beroperasi.

Siaran TV Pemerintah Iran Kembali Mengudara

Penyiar berita TV pemerintah Iran, Sahar Remani, kembali mengudara setelah sempat terhenti akibat serangan Israel. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa dengan bantuan Tuhan, kepemimpinan yang baik, dan tindakan terukur dari militer, suara kebenaran bisa terus disuarakan dan kerja-kerja jurnalistik pun masih bisa terus dilanjutkan. Sebelumnya, Emami mengalami kejadian menegangkan saat melakukan siaran langsung di studio akibat ledakan dari serangan pasukan udara Israel.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Untuk mengetahui kondisi terkini pasca saling serang antara Israel dan Iran. Kita bergabung dengan kontributor Metro TV Ismail Amin langsung dari kota Iran. Ismail, selamat siang waktu Indonesia. Bagaimana kondisi terkini di Iran saat ini? Ya, selamat pagi waktu Iran Mas Angki. Sebelumnya saya minta maaf memberikan liputan di indoor karena penggunaan internet melalui SIM card mendapatkan pembatasan koneksi sehingga harus menggunakan Wii rumah. Kebijakan pembatasan penggunaan internet melalui telepon selular itu diambil pemerintah Iran untuk mencegah penyalahgunaan oleh agen-agen Israel yang berada di dalam wilayah Iran. Disebutkan 80 sampai 90% ledakan di Iran itu bersumber dari aktivitas serangan yang dilancarkan agen-agen lokal. Menyusul kegagalan menghancurkan instalasi nuklir dan

0:46 pabrik pengayaan uranium yang sejak hari pertama penyerangan tidak mencapai target sepenuhnya. Israel kemudian mengalihkan target ke infrastruktur publik, menyasar pabrik-pabrik industri, rumah sakit, pemukiman penduduk. Bahkan kemarin sore menarget kantor pusat penyiaran televisi nasional Literan. Belum dilaporkan jumlah korban jiwa dan buka luka. Gedung kantor berita nasional ini mengalami kerusakan parah akibat serangan Israel. Namun, ruang penyiaran masih bisa beroperasi. Secara total, laporan akhir menyebutkan lebih dari 300 korban jiwa dan 1.00 korban luka-luka. Dari hari pertama serangan Israel, 90% dari korban jiwa disebutkan berasal dari warga sipil. 60 di antaranya adalah anak-anak. Disebutkan juga eh agen Mossat yang ditangkap dari tahun 2023

1:33 kemarin menjalani hukuman gantung sampai saat ini aparat terus melakukan pengejaran dan penyergapan agen-agen MOSAT yang masih tersisa. warga Iran yang ee diminta melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan ke aparat kepolisian. Nomor-nomor darurat telah disebarkan untuk dihubungi warga jika diperlukan. Aparat Iran juga disebutkan berhasil menyita puluhan ton bahan peledak drone dan roket kamikas rakitan di Tehran eh Kermansyah, Espahan dan Provinsi Alburs. Iran dilaporkan eh semalam melancarkan gelombang serangan terbarunya sekitar pukul ee . Dan pukul .00 dini hari. Disebutkan rudal dan ron bunuh diri yang digunakan kebanyakannya masih generasi lama. Kantor berita

2:18 Israel Channel 14 disebutkan di antaranya sebagai target yang disasar. Ada dua versi kapan serangan Iran ee berakhir. Versi pemerintah menyebutkan sampai Israel menyerah. Sementara versi militer menyebutkan sampai Israel mengalami kehancuran total. Militer Iran juga ee telah mengeluarkan instruksi ke warga Israel untuk meninggalkan wilayah pendudukan. Karena ee Israel pasca serangan Iran disebutkan tidak akan lagi menjadi tempat yang layak yang layak untuk dihuni. Militer Iran ee juga menegaskan bahwa banker tidak akan menjadi tempat yang aman bagi warga Israel untuk bersembunyi. Jadi banyak pemberitaan mengenai ee kondisi Iran yang tidak benar. Melalui pengamatan saya di lokasi tidak ada mobilisasi warga Iran di luar kewajaran. Semua

3:05 masih tampak normal dan wajar-wajar saja. Kantor-kantor dan sekolah-sekolah juga tidak diliburkan. dikatakan banyak warga Tehran yang telah keluar kota untuk mencari keamanan di kota lain. Ini adalah pemberitaan yang tidak benar. Sebab serangan Israel menarget bukan hanya dihran tapi juga di banyak kota lain. Kemacetan parah juga ee sudah menjadi pemandangan sehari-hari di Tehan. Bahkan termasuk Tehran termasuk kota termajit di dunia. Dan kalau memang Terhan telah berada dalam situasi darurat, yang pertama keluar dari Terhan adalah warga asing. Sementara kantor-kantor kedutaan, negara-negara sahabat di Teran itu masih beroperasi normal termasuk KBRI Tehran. KBRI Teh juga belum mengeluarkan keputusan untuk mengevakuasi warga Indonesia di Iran untuk sementara hanya meminta WNI di Iran untuk tetap waspada dan senantiasa

3:51 menjalan menjalin komunikasi dengan KB Teran. Demikian, Mas Anggi. Baik. Ee berarti kondisinya apa yang diberitakan bahwa kondisi mencekam sana itu tidak benar begitu ya Ismail ya. Karena buktinya masyarakat di sana masih beraktivitas normal. Nah, pertanyaannya Ismail ketika sekarang pemerintah sedang memburu para agen Mossad yang kemungkinan masih berada di dalam Iran, mereka ee melarang adanya truk-truk yang e truk bok kemudian truk-truk besar yang dianggap ini adalah sebagai drone dari Israel begitu. Bagaimana kemudian komunikasi dari pemerintah Iran kepada warganya untuk warganya tetap bisa beraktivitas normal. Namun mereka juga tetap waspada terhadap kemungkinan orang-orang yang mencurigakan. Mas Ismail.

4:38 Ya, pemerintah Iran mengingatkan kepada warga Iran untuk tidak terpengaruh ee prans ekologis yang dilancarkan musuh dengan hanya mengambil berita dari sumber-sumber resmi pemerintah. Bahkan ee sejak hari kedua ee diinstruksikan untuk truk dan mobil-mobil eh bok untuk sementara tidak beroperasi. Ismail masih bisa mendengar suara saya? Baik pemirsa, kami masih memperbaiki komunikasi dengan rekan kami yang berada di Kota Kom di Iran. Tadi disebutkan bahwa kondisi saat ini tidak ada

5:25 informasi atau juga pengumuman resmi untuk melakukan evakuasi dan lain sebagainya di Iran. justru warga masih beraktivitas seperti biasa. Kemudian juga dari pihak KBRI ini juga belum memberikan informasi berkenaan dengan upaya evakuasi. Jadi kondisi masih dianggap normal untuk saat ini yang Anda saksikan pemirsa ini adalah ini adalah penyiar berita TV pemerintah Iran Sahar Remani yang akhirnya kembali mengudara pada Senin waktu setempat setelah sebelumnya sempat terhenti tiba-tiba di tengah siaran akibat serangan Israel.

6:16 Dalam sebuah pernyataan dirinya menyebut bahwa dengan bantuan Tuhan, kepemimpinanan yang baik dan tindakan terukur dari militer telah menjamin bahwa suara kebenaran bisa terus disuarakan sehingga kerja-kerja jurnalistik pun masih bisa terus dilanjutkan. Sebelumnya pemirsa, Emami mengalami kejadian menegangkan saat melakukan siaran langsung di studio. Tiba-tiba terjadi ledakan dari serangan pasukan udara Israel yang menghantam arah kantornya di Tehan Iran. و نیروها باسابقه شبکه خبر وتیا

7:02 [Musik] baru mendapatkan informasi download Metro TV Extend sekarang

Share

Ringkasan Video YouTube