Darimana Asal Huruf Alfabet? Kenapa Mayoritas Manusia Memakai Huruf Alfabet? | Learning By Googling

Ringkasan Singkat

Video ini membahas sejarah panjang perkembangan alfabet Latin, mulai dari asal-usulnya hingga menjadi sistem penulisan yang digunakan secara luas di seluruh dunia saat ini. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

  • Awal mula sistem penulisan dari karya seni prasejarah.
  • Perkembangan aksara dari hieroglif Mesir ke aksara protosinai dan Fenisia.
  • Adaptasi aksara Fenisia oleh bangsa Yunani dan Etruria.
  • Evolusi aksara Latin Roma menjadi alfabet modern dengan penambahan huruf dan perbedaan huruf besar dan kecil.
  • Penyebaran alfabet Latin melalui kolonisasi dan ekspansi Eropa.

Pengantar

Video ini membahas sejarah alfabet Latin yang digunakan secara luas saat ini. Alfabet Latin berevolusi dari berbagai sistem penulisan kuno. Video ini akan membahas bagaimana sistem alfabet Latin berevolusi dan mengapa alfabet Latin banyak digunakan di dunia sekarang.

Asal Mula Sistem Penulisan

Manusia selalu mengekspresikan diri melalui karya seni. Lukisan gua dan pola geometris adalah cara manusia prasejarah mewujudkan ide menjadi sesuatu yang nyata dan dapat dikomunikasikan. Di zaman prasejarah, karya seni juga tercipta sebagai hasil ritual keagamaan. Karena manusia prasejarah belum menemukan cara untuk menulis, mereka hanya bisa berekspresi melalui karya seni dalam bentuk goresan, pola, atau lukisan.

Peradaban Awal dan Sistem Penulisan

Peradaban Mesopotamia dan Mesir kuno mengembangkan sistem aksara pertama di dunia. Mesopotamia mengembangkan aksara paku (kuneiform), sedangkan Mesir memiliki aksara gambar (hieroglif). Terciptanya sistem penulisan merupakan langkah besar dalam peradaban manusia, memungkinkan penyampaian pesan dalam bentuk yang lebih konkret dan dapat dibaca. Selain itu, peradaban Cina dan Maya juga memiliki peran penting dalam pengembangan sistem penulisan. Hampir semua aksara di dunia berkembang dari Mesopotamia, Mesir, Cina, dan Maya.

Evolusi dari Hieroglif ke Alfabet Latin

Alfabet Latin berasal dari hieroglif Mesir. Hieroglif adalah sistem penulisan logogram yang menggunakan gambar untuk merujuk pada objek atau sesuatu yang berkaitan dengan objek tersebut. Karakter hieroglif juga bisa berdiri sebagai satu huruf. Sistem penulisan Mesir ini kemudian berkembang dan menyebar ke wilayah Levan, menjadi aksara protosinai. Aksara protosinai masih mirip dengan hieroglif, menggunakan simbol-simbol. Contohnya, huruf alep (kerbau) mewakili vokalisasi "a".

Aksara Fenisia dan Penyebarannya

Aksara protosinai mengalami penyederhanaan bentuk menjadi aksara Fenisia. Aksara Fenisia lebih mudah digunakan karena satu bentuk hanya mewakili satu vokalisasi. Aksara Fenisia menyebar luas karena wilayah tempat aksara ini berkembang (Libanon) merupakan pusat perdagangan. Dari aksara Fenisia, lahir aksara-aksara baru seperti Ibrani, Arab, dan Brahmi. Aksara Brahmi menjadi cikal bakal aksara Jawa, Sunda, dan Thai.

Pengaruh Yunani pada Aksara Latin

Aksara Fenisia berkembang ke barat, ke wilayah Mediterania seperti Yunani. Sebelum aksara Fenisia, Yunani sudah mengenal sistem penulisan lain seperti linear B (kemungkinan evolusi dari linear A). Namun, aksara Fenisia lebih populer karena lebih sederhana. Bangsa Yunani kemudian mengembangkan sistem penulisan berdasarkan aksara Fenisia agar sesuai dengan bahasa lokal mereka. Mereka memodifikasi dan menambahkan beberapa huruf, seperti omikron (o), epsilon (e), dan menambahkan huruf v, q, dan si. Sistem penulisan Yunani menggunakan sistem boustrofedon (bolak-balik seperti kerbau membajak ladang).

Perkembangan di Etruria dan Roma

Sistem penulisan Yunani menyebar ke Italia, khususnya Etruria. Orang-orang Etruria mengembangkan alfabet Latin pertama dalam bentuk protolatin. Cara penulisan mereka dari kanan ke kiri. Mereka menyesuaikan sistem penulisan Yunani dengan tata bahasa Etruria. Contohnya, huruf Gamma diubah menjadi C karena bunyi "k" lebih dominan dalam bahasa Latin. Perubahan ini membuat urutan alfabet Latin menjadi ABC, bukan ABG. Beberapa huruf seperti Teta dan V dihilangkan, sehingga total ada 21 huruf dalam protolatin. Dari sini, berkembang menjadi aksara Latin Roma dengan 23 huruf.

Alfabet Latin Modern dan Penyebarannya

Aksara Latin Roma dikembangkan menjadi aksara Latin modern dengan penambahan huruf J, U, dan W untuk mempermudah pelafalan. Awalnya, huruf besar dan kecil tidak ada di era alfabet Roma. Huruf kecil muncul untuk kepentingan penulisan cepat di catatan dan kertas. Aksara Latin versi kecil berkembang dan dimodifikasi di berbagai wilayah Romawi, seperti Bizantium dan Frank. Akhirnya, aksara Latin besar dan kecil berkembang di Eropa dan menyebar ke seluruh dunia melalui kolonisasi dan penjajahan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Dan inilah yang kemudian ngebikin urutan aksara latin tuh jadi ABC bukan ABG kayak pendahulunya i-nya tuh jadi konsonan jadi J terus v-nya itu jadi u jadi bacanya Yulius bukan ylies Kemarin kan kita udah sempat bahas ya sejarah perkembangan kalender khususnya kalender Masehi yang umum kita pakai sehari-hari Nah karena ternyata banyak yang baru tahu soal ini gua jadi mikir Hm kayaknya seru juga ya kalau kita bahas sejarah hal-hal yang kita pakai sehari-hari dan akhirnya gua kepikiran buat bahas sejarah huruf alfabet latin sejarah huruf yang kita pakai sehari-hari buat nulis soalnya ini unik Loh kok bisa hampir semua manusia di dunia sekarang pakai Sistem penulisan yang sama pada pakai alfabet latin

0:46 apalagi kalau kita ngelihat sejarahnya dulu Tuh kan orang-orang tuh punya banyak Sistem penulisan yang beda-beda ya Mulai dari aksara India yang terus banyak berkembang jadi aksara lokal terus ada tulisan Arab juga sampai kemudian Jadi pakai aksara latin kayak sekarang tapi sebenarnya gimana sih sistem alfabet latin ini berevolusi dan Apa alasan alfabet latin banyak dipakai di dunia sekarang Ya udah kalau gitu ayo langsung saja kita bahas sejarah panjang berkembangnya alfabet latin di learning by Googling Oke sebelum kita bahas spesifik soal Gimana sistem alfabet latin ini berkembang dan jadi standar Sistem penulisan di dunia sekarang yang kira-kira prosesnya tuh kayak gini nah ini Entar kita bahas satu-satu nih sebelum itu gua mau jelasin dikit tentang gimana awalnya manusia ngembangin Sistem penulisan sistem

1:32 aksara Soalnya kalau Mungkin lu ingat di pelajaran sejarah dulu di sekolah di situ kan disebut ya kalau berkembangnya tulisan inilah yang jadi penand manusia beralih dari zaman prasejarah ke zaman sejarah Nah kalau menurut di hen jurni disebut manusia tuh Dari dulu Emang dikenal sebagai makhluk hidup yang suka banget mengekspresikan diri dengan cara-cara yang konkret kayak contohnya lewat karya seni Jadi selain bertukar informasi lewat ucapan manusia juga tuh suka banget nyamp ide-idenya lewat karya nah para peneliti yakin karya seni yang dibikin sama manusia prasejarah kayak lukisan gua corak corak geometris dan bentuk karya seni lain yang mereka bikin itu adalah salah satu cara manusia prasejarah mewujudkan ide menjadi sesuatu yang nyata yang konkrit yang ada

2:19 bentuknya sampai akhirnya bisa dikomunikasikan ke manusia lain ya ini kalau kita bandingin sama zaman sekarang ini tuh sebenarnya tuh mirip-mirip kayak kalau kita update status ya ya kan kan kan kalau sekarang kan kita lihat ada pemandangan bagus jepret kasih caption pos atau habis putus cinta cari gambar yang tonnya gelap kasih caption sama lagu sedih pos nah manusia prasejarah dulu juga gitu Habis ber-buru rusa pengen update status Ya udah bikin deh lukisan gua terus Selain itu di zaman prasejarah tuh ada juga karya seni yang tercipta sebagai hasil dari ritual keagamaan Kalau yang ini tuh biasanya mereka bakal pakai zat-zat yang bikin nge-fly gitu terus mereka bakal ngerasa dalam keadaan Trans ngerasa ada di alam lain dan Ya

3:04 udah mereka ngelukis deh tuh apa yang mereka lihat selama ritual tadi selama mereka ada di alam lain tadi tapi ya karena waktu itu manusia prasejarah tuh Belum nemu cara buat nulis jadinya ya mereka tuh cuma bisa berekspresi lewat karya seni dalam bentuk goresan pola-pola atau ya lukisan tadi by one view cave ar preh [Musik] nah dua peradaban besar paling awal di dunia Mesopotamia dan Mesir kuno mereka tuh sama-sama ngembangin sistem aksara Sistem penulisan pertama di dunia bangsa Mesopotamia mereka ngembangin aksara paku atau kuneai form sedangkan bangsa Mesir mereka punya sistem aksara gambar logogram yang biasa dikenal sebagai

3:50 hieroglyf dan terciptanya Sistem penulisan inilah yang jadi salah satu langkah besar di peradaban manusia ya gimana enggak jadi langkah besar lu bayangin aja kalau dulunya Komunikasi itu cuma bisa dilakuin secara terucap kan atau minimal lewat karya yang sifatnya simbolik Nah dengan adanya tulisan manusia tuh jadi bisa nyampaiin pesan dalam bentuk yang lebih konkret dalam bentuk yang bisa dibaca dan kalau menurut World history ensiklopedia disebut selain dua peradaban tadi seenggaknya ada dua peradaban lain yang dianggap punya peran penting juga dalam pengembangan sistem penulisan ada peradaban Cina sama peradaban Maya Iya jadi dari temuan-temuan yang pernah ditemuin dan diteliti sama para ilmuan hasilnya tuh nunjukin kalau aksara Cina Tuh muncul pertama kali di sekitar tahun 1200 sebelum masehi sebagai Sistem penulisan

4:38 yang beda dan enggak terpengaruh sama sistem aksara Mesopotamia dan Mesir jadi benar-benar terpisah nih aksara Cina nih enggak ada pengaruh dari Mesir dan Mesopotamia sama sekali Nah kalau yang satu lagi yang Sistem penulisan punya peradaban Maya yang mulai muncul di sekitar tahun 250 sebelum masehi itu juga gitu tuh enggak terpengaruh dari manapun mereka benar-benar bikin sendiri dan akhirnya kalau menurut para peneliti hampir semua aksara hampir semua Sistem penulisan yang berkembang di dunia itu tuh berkembangnya tuh dari tiga tempat tadi dari Mesopotamia Mesir Cina sama Maya makanya akhirnya dianggapnya secara umum tiga Sistem penulisan inilah yang meembentuk budaya menulis di seluruh dunia Jadi aksara-aksara yang ada di dunia sekarang tuh semuanya tuh akarnya tuh dari tiga ini tuh dipercayanya gitu

5:24 tuh SY waseloped around 3150 BC during the old Kingdom Oke sekarang kita masuk ke topik pembahasan utama soal gimana alfabet latin bisa berkembang dan emang ini asalnya tuh Dari mana sih bisa berkembang kayak gini tuh Dari mana sih Awalnya Nah dari tiga peradaban besar yang jadi titik awal munculnya aksara aksara latin itu ternyata asalnya dari hieroglif Mesir dari tulisan-tulisan berbentuk gambar ini kok bisa dari gambar Jadi huruf latin nah buat tahu ini kita harus tahu dulu nih tentang logogram sebutan buat

6:11 tulisan-tulisan model hieroglif gini ya Jadi logogram tuh simpelnya adalah Sistem penulisan yang makai gambar mau itu buat merujuk ke objeknya langsung ataupun ke sesuatu yang berkaitan sama si objek tadi misalnya misal nih kita pakai contoh nih gambar simbol matahari deh nah itu bisa diartiin Emang matahari atau sesuatu yang berkaitan sama matahari kayak panas api atau dewa matahari nah walaupun hieroglif Mesir tu tergolong sebagai Sistem penulisan logogram Tapi karakter-karakter hieroglyf tuh bisa berdiri sebagai satu huruf juga kita ambil contoh kayak di gambar ini nih misalnya nih Nah ini walaupun tetap pakai logo pakai icon gitu tapi ini juga bisa dibaca sebagai satu huruf kayak yang burung hantu ini deh contohnya deh ini kan simbol burung hantu ya tapi kalau dijadiin huruf dia

6:57 tuh jadi huruf M nah semua simbol heroglif tu bisa gitu bisa merujuk ke sesuatu yang mirip tapi bisa juga berdiri jadi satu huruf Jadi ya emang cukup UN so the top part of the ste gives us the name of the two men that it's dedicated for if we start with this Owl here we reading in this Direction and it says the estate Manager consu The Second name Begins here with this Owl facing in the other Direction so we read along here and he has the same title the estate Manager his name is H nah Seiring berjalannya waktu Sistem penulisan dari Mesir ini kemudian berkembang dan nyebar ke tempat lain dan melahirkan sistem-sistem penulisan baru di tempat-tempat yang baru tadi salah satunya nyebar ke wilayah Levan wilayah

7:42 yang sekarang jadi Palestina dan sekitarnya nah di situ hieroglyf berkembang jadi aksara baru yang disebut protosinai nah aksara protosinai ini bisa dibilang ini tuh masih mirip-mirip kayak hieroglyf ya masih pakai simbol-simbol gitu masih pakai icon-ikon gitu Kayak misalnya huruf yang namanya alep nah alep tuh kan artinya kerbau kan makanya bentuk hurufnya tuh masih kayak kerbau dan icon kerbau ini jadi mewakili vokalisasi a sama kayak nama Hurufnya yang depannya a alep jadi dia huruf a Jadi kalau ada gambar kerbau itu bisa dibaca alep atau bisa juga dibaca a doang ada dua pilihan tuh atau biar lebih jelas kita pakai contoh lain deh misalnya huruf dalet deh dalet Itu kan artinya ikan ya makanya bentuk hurufnya tuh ikan dan huruf ini juga dipakai buat

8:28 mewakili vokalisasi si d karena namanya dari huruf d kan dalet makanya dia dianggapnya huruf d jadi ya masih mirip-mirip kayak hieroglyf tadi lah Ya nah tapi seiring waktu aksara protosina ini kemudian ngalamin penyederhanaan bentuk nih dan akhirnya jadi aksara venisia dan kalau kita lihat perbandingan antara aksara protosina sama aksara venisia ini tuh masih kelihatan miripnya ya Masih berasa kalau aksara venisia tuh adalah versi simpelnya aksara protosinai tapi terus kalau menurut World history ensiklopedia karena dianggap lebih gampang dipakai buat nulis soalnya satu bentuk tuh cuma bisa dipakai buat mewakili satu vokalisasi terus maknanya juga tetap enggak kayak logogram yang satu huruf tuh bisa mewakili banyak makna akhirnya aksara Venesia ini dipakai sama banyak

9:14 orang di banyak wilayah apalagi tempat aksara ini berkembang di wilayah yang sekarang jadi Libanon itu tuh dulunya tuh adalah wilayah pusat perdagangan yang otomatis ngebikin penggunaan aksara ini jadi makin kesebar ke banyak peradaban lain ya kan kebayang kan ada pedagang dari Eropa dia datang ke situ dia Belajar aksara itu terus dia pulang ngebawa pengetahuan tentang aksara itu terus pedagang dari mana lagi dari mana lagi dari mana lagi mereka masing-masing pulang ngebawa aksara itu akhirnya ya berkembang Lah kesebar akhirnya makanya akhirnya dari satu aksara Venesia ini nantinya jadi lahir aksara-aksara baru termasuk aksara Ibrani Arab dan juga brahmi dan brahmi ini nantinya jadi cikabakal aksara jawa Sunda dan akson thai ya buat yang jadi aksara thaainnya buat lebih detailnya udah pernah gua

9:59 bahas di video yang ini ya Nah terusain ke Timur jadi aksara-aksara tadi Sistem penulisan fenisia ini juga tuh kemudian berkembang ke barat tepatnya ke wilayah Mediterania kayak ke Yunani dan sebenarnya Sebelum masuknya aksara fenisia ke wilayah Yunani beberapa bangsa di Yunani tuh udah mengenal sistem penulisan yang lain

10:44 ya Kayak misalnya aksara yang sekarang dikenal sebagai huruf linear B yang dulunya dipakai sama orang-orang Yunani mikenai dan aksara linear B ini tuh kemungkinan adalah hasil evolusi dari aksara linear a yang dipakai sama orang-orang minoa dan menariknya buat aksara linear a ini dia ni sampai sekarang nih masih belum berhasil dipecahin nih sama para peneliti nih jadi asal-usulnya dari mana dapat pengaruh dari peradaban mana itu tuh masih belum ketahuan sama sekali nah tapi walaupun udah ada aksara lokal yang berkembang di masa Yunani mikenai tapi ternyata penggunaannya tuh tetap kalah sama aksara fenesia yang sebenarnya adalah barang impor dan masih baru banget Kenapa bisa kalah soalnya ya kayak yang gua bilang tadi dibanding aksara-aksara yang udah ada aksara Venesia ini tuh lebih simpel

11:30 dan lebih mudah dipakainya cuma karena Emang bahasa Yunani sama bahasa asal fenesia tuh punya karakter yang cukup berbeda kan akhirnya orang-orang Yunani mereka tuh jadi ngembangin lagi Sistem penulisan yang based on aksara fenesia biar sesuai sama bahasa lokal mereka biar bisa dipakai nulis Bahasa Yunani Kayak misalnya huruf Ain yang mirip huruf Ain kalau di Arab Nah itu di Yunani itu berubah jadi huruf omikron Jadi huruf o atau contoh lain huruf H itu di Yunani berubah tuh jadi e jadi epsilon sementara huruf head itu berubah jadi Eta jadi H terus selain ngemodif akstrafeniciia orang-orang Yunani juga kemudian menambahkan beberapa huruf sendiri kayak huruf v Q sama si Oh iya buat huruf q sendiri dia tuh akhirnya

12:16 sering dipasangin sama huruf Sigma S dipasangin buat ngasih bunyi KS bunyi kes terutama di belakang kata Kayak misalnya kalau kita ngomong duaks chaks baks itu kan belakangnya kan KS kan belakangnya kes kan Nah kes itu itu adalah Ci yang digabung sama Sigma digabung buat nulisin huruf kes itu dan dalam perkembangannya huruf q sendiri tanpa ditambahin Sigma dia tuh nantinya dipakai buat simbol bunyi kes makanya dia Jadi huruf x kan nantinya kan akhirnya dan yang bikin unik dari Sistem penulisan Yunani ini adalah dia Tuh Nulisnya pakai sistem bstrofedon ya Sistem penulisan yang ngikutin cara kerbau membajak ladang nah kerbau kalau ngebajak ladang tuh kan dia bolak-balik ya kiri kanan kiri kanan kiri kanan nah Sistem penulisan bostrovedon juga kayak

13:01 gitu bolak-balik dari kiri ke kanan terus bawahnya kanan ke kiri terus bawahnya kiri ke kanan lagi dan gitu terus tuh seterusnya atau Coba kita terapin di upjat sekarang deh misalnya gua nulis puacing di dua baris Nah itu di baris atasnya tuh masih biasa ya Masih Begini ya tapi di bawahnya jadi kayak mirroring gitu jadi kayak kebali Nah jadi Sistem penulisan bostrovedon tuh kayak gini ya jadi kayak huruf b-nya misalnya itu bagian perutnya tuh bisa ada di kanan Bisa ada di k kiri tergantung dia ditulis dari kanan apa kiri Ini unik banget ya think of it like plowing a farmer will plow in one direction and then instead of going back to the same side to start his next row He'll just start from the side he ended

13:52 onem penulisan Yunani ini kemudian nyebar dan berkembang di wilayah Italia tepatnya diuria di wilayah Italia Utara dan bisa dibilang orang-orang etruria inilah yang ngembangin Sistem penulisan alfabet latin pertama kali dalam bentuk Protol latin tapi terus kalau lu lihat nih aksraa protolatin yang dikembangin sama orang-orang etruria ini kalau kita bandingin sama huruf-huruf latin modern sekarang ini tuh kan kayak kebalik ya Kenapa kebalik gitu soalnya cara nulis mereka tuh dari kanan ke kiri enggak kayak sekarang yang dari kiri ke kanan dan sama kayak perubahan dari aksara fenisia ke Yunani tadi yang biar sesuai sama bahasa Yunani nah orang-orang etruria ini juga sama nih mereka juga nyesuai Sistem penulisan Yunani sama Tata bahasa etruria biar bisa dipakai buat nulis

14:38 Bahasa etruria misalnya kayak huruf Gamma deh yang bentuknya tuh kayak gini kayak huruf f tapi kurang garis di tengahnya nah ini huruf Gamma di yunaninya tuh bentuknya tuh lebih ke k daripada ke G jadi bacanya tuh kayak Kama bukan Gamma kalau di yunaninya tuh kayak gitu nah Gamma ini sama orang etruria akhirnya diganti jadi huruf C bentuknya nya berubah tuh dari gini Jadi gini dan kenapa berubahnya jadi C soalnya huruf C di latin Tuh kan sama kayak di Inggris kan dibacanya tuh cenderung ke k Kayak misalnya bahasa Inggrisnya kucing cat itu kan tulisannya cat ya Nah itu di prototolatin juga kayak gitu jadinya fungsi bunyi k yang tadinya di Gamma itu diganti ke c dan inilah yang kemudian ngebikin urutan aksara latin tuh jadi ABC bukan ABG kayak pendahulunya tapi

15:25 kalau di bahasa Ibrani tuh seingat gua masih sama tuh urutannya masih ABG kan alef bet gimel bener enggak sih kayaknya masih gitu deh terus beberapa Huruf juga kayak Teta sama V itu akhirnya dihilangin tuh sampai akhirnya totalnya ada 21 huruf di Sistem penulisan protolatin yang dikembangin sama orang-orang etruria Nah dari sini baru deh jadi berkembang lagi jadi aksara latin Roma yang punya 23 huruf Nah dari 21 huruf ke 23 huruf ini kan berarti kan di aksara latin Roma tuh ada beberapa huruf yang ditambahin ya kayak bu bunyi F misalnya yang kalau sebelumnya pakai huruf v di aksara latin Roma itu Jadi pakai huruf di gamama terus ada juga huruf lainnya kayak huruf i sama V itu juga tuh jadi bisa berfungsi sebagai konsonan sekaligus vokal Kayak misalnya

16:12 huruf i dia kalau jadi vokal ya I bacanya tetap I tapi kalau jadi konsonan dia tuh jadi J terus huruf v huruf v kalau jadi vokal dia tuh jadi u Tapi kalau jadi konsonan dia jadi W atau kita pakai contoh deh kayak di tulisan ini misalnya nah ini mungkin kita sekarang bacanya tuh tuh EV Le Caesar ya Tapi dulu di alfabet latin Roma itu dibacanya Yulius Kesar i-nya tuh jadi konsonan jadi J terus v-nya itu jadi u jadi bacanya Yulius bukan eves Leaves atau contoh lain Misalnya di istilah ini deh Fenny fdi fichi pernah dengar dong lu nah itu sebenarnya dibacanya tuh Wenny wididi Wiki Jadi huruf v-nya tuh jadi konsonan jadi W gimana gimana gimana ngerti kan ya Jadi gitu ya totalnya ada

16:58 23 huruf di alfabet latin Roma The V latindi but Widi Wiki nah aksara latin Roma inilah yang kemudian dikembangkan jadi aksara Latin yang kita kenal sekarang ya kayak yang kita tahu akhirnya kan ada tiga penambahan huruf lagi kan di aksara latin modern kan ada huruf j u sama W yang dibikin buat mempermudah pelafalan dan menghindari kesalahan baca jadi enggak perlu lagi tuh pakai huruf v buat nulis pelafalan u atau w masing-masing udah ada hurufnya sendiri u-nya ada sendiri w-nya ada sendiri akhirnya V juga jadi huruf sendiri huruf i juga gitu tuh yang tadinya dilatin Roma tuh huruf i itu bisa jadi i bisa jadi J kan sekarang Ya

17:43 I ya i j juga ada hurufnya sendiri dan Ya udah akhirnya Komplit deh tuh 26 alfabet latin kayak yang kita kenal sekarang tapi kenapa Terus sekarang ada huruf besar sama huruf kecil Nah iya itu tuh Padahal huruf besar sama huruf kecil tuh di era alfabet Roma tuh sama sekali enggak ada loh dan ini jawabannya ternyata ada hubungannya sama media penulisan ya jadi walaupun secara resmi penulisan latin di era Roma tuh makai huruf gede semua makai huruf besar semua apalagi buat ditulis di Batu dan bangunan kan Tapi ada hal-hal yang ngebikin aksara latin Roma berkembang dalam bentuk lain dalam bentuk huruf kecil salah satunya adalah buat kepentingan nulis di catatan buat kepentingan nulis di kertas secara cepat nah dari situ kemudian muncul deh tuh versi huruf kecil dari huruf-huruf tadi

18:30 terus tulisan ini juga kemudian berkembang tuh di beberapa wilayah Romawi lain Kayak misalnya di Bizantium yang kemudian berkembang di wilayah Frank dan dikenal sebagai penulisan gaya carolingian minuscle Nah dari sinilah kemudian aksara latin versi kecil ini berkembang dan ngalamin beberapa modifikasi sampai jadi kayak yang kita kenal sekarang dan Ya udah aksara latin gede kecil kayak yang kita kenal sekarang akhirnya berkembangh itu di Eropa dan karena mereka kemudian ngelakuin banyak ekspedisi mereka ngebikin banyak koloni di berbagai tempat di dunia kan atau kasarnya Mereka banyak melakukan penjajahan akhirnya aksara latin ini jadi dipakai di hampir semua negara saat ini jadi ya gitu ya sejarahnya ya ternyata cukup panjang juga ya perjalanan perkembangan huruf-huruf yang kita tulis dan kita baca tiap hari sekarang dari dari

19:17 hieroglif loh bahkan loh edan edan edan edan edan edan dari bentuk gini kan berkembang berkembang berkembang akhirnya jadi bentuk gini ih keren habis gila 17 and 18 centuries manyw exploring andentuallyoned much of the world these new Empires spread their languages and cultures to far places oke sekian kali ini tentang sejarah perkembangan huruf abjat dari awalnya gimana sampai berkembang jadi kayak yang kita tahu sekarang ya kalau udah salah atau mau nanya atau videous di komen kita biasa sekali lagi thank nonton jangan lupa like comment subscribe bye sekali-kali diriku kau

20:03 hujan padahal ini semua kodrat ku melawan bukan berarti terbuat

Share

Ringkasan Video YouTube