Diangkat Oleh Kasih dan Kemurahan Bapa | Year of Celebration Series (8) | Ps Cristeven Ng

Diangkat Oleh Kasih dan Kemurahan Bapa | Year of Celebration Series (8) | Ps Cristeven Ng

Ringkasan Singkat

Khotbah ini membahas tentang perjalanan iman dan bagaimana Tuhan bekerja dalam hidup kita, menggunakan kisah Daud sebagai contoh. Beberapa poin utama yang ditekankan adalah:

  • Pentingnya merespon panggilan Tuhan dengan benar dan tetap setia dalam kebenaran.
  • Menghargai orang lain dan melihat mereka sebagai pribadi yang berharga di mata Tuhan.
  • Mempercayai bahwa Tuhan adalah gembala yang menyediakan dan memelihara hidup kita.
  • Menyerahkan diri pada tuntunan Tuhan dan tidak bertindak sendiri dalam mencari keadilan.
  • Memahami bahwa Tuhan mengangkat dan mempromosikan hidup kita berdasarkan kasih dan kemurahan-Nya.

Perjalanan Iman dan Respon Terhadap Panggilan Tuhan

Khotbah dimulai dengan menekankan bahwa hidup adalah perjalanan iman bersama Tuhan. Kisah Daud digunakan sebagai contoh bagaimana seseorang yang dipilih dan dipanggil Tuhan merespon panggilan tersebut. Daud, meskipun dikejar oleh Saul, tetap menghormati Saul sebagai orang yang diurapi Tuhan. Hal ini menunjukkan prinsip penting untuk tidak menghakimi atau merendahkan orang lain, terutama mereka yang memiliki otoritas atau posisi penting.

Kebenaran dan Kesetiaan: Pilar Kehidupan yang Diberkati

Ayat dari 1 Samuel 26:23-24 digarisbawahi, yang menyatakan bahwa Tuhan akan membalas kebenaran dan kesetiaan setiap orang. Kesetiaan diartikan sebagai ketabahan dan keteguhan dalam kebenaran, bahkan dalam situasi sulit. Daud tidak membalas Saul karena dia menghormati urapan Tuhan atas Saul. Prinsip ini diterapkan pada kehidupan kita, di mana kita harus mengendalikan lidah dan sikap kita, serta menghargai orang lain.

Menghargai Orang Lain: Kunci untuk Dihargai Tuhan

Jika kita menghargai dan melihat orang lain sebagai pribadi yang berharga, Tuhan akan melihat hidup kita penting. Sebaliknya, jika kita menjadikan manusia sebagai Tuhan, kita akan kecewa. Tuhan ingin agar kita mengalami bahwa kita sangat berharga di mata-Nya, dan ini terjadi ketika kita menaruhkan orang lain berharga di mata kita.

Kasih dan Kemurahan Tuhan: Jalan Menuju Ketinggian

Khotbah menekankan bahwa setiap kesetiaan dan kebenaran yang kita hidupi akan diperhitungkan oleh Tuhan. Pengalaman pribadi dibagikan tentang bagaimana melepaskan kemarahan dan keinginan untuk membalas dendam membawa pada berkat dan promosi dari Tuhan. Judul khotbah, "Hidupmu Diangkat," menjelaskan bahwa kasih dan kemurahan Tuhan membawa hidup kita naik dan mempromosikan kita.

Abigail: Pembawa Sukacita dan Kesadaran

Kisah Daud dan Nabal digunakan untuk menggambarkan bagaimana Tuhan bekerja melalui orang lain untuk mengingatkan kita akan kebenaran. Abigail, istri Nabal, bertindak sebagai pembawa sukacita dan menyadarkan Daud dari kemarahannya. Nama Abigail diartikan sebagai "Bapa adalah Sukacita," yang mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah sumber sukacita dan penghiburan.

Menyerahkan Keadilan kepada Tuhan: Perlindungan dari Kejahatan

Khotbah menekankan pentingnya menyerahkan keadilan kepada Tuhan dan tidak bertindak sendiri. Terpujilah Tuhan yang membela Daud dan mencegahnya dari berbuat jahat. Iblis bekerja dengan menipu dan mencari celah untuk mencuri damai sejahtera dan sukacita kita. Yesus datang untuk memberikan hidup yang berkelimpahan, dan kita harus menjaga diri agar tidak membuka celah bagi si jahat.

Mazmur 23: Hidup yang Dipelihara dan Diberkati

Mazmur 23 digunakan untuk menggambarkan bagaimana Daud melihat hidupnya dipelihara dan dikasihi oleh Tuhan. Tuhan adalah gembala yang menyediakan dan menuntun kita. Dia membaringkan kita di padang yang berumput hijau dan membimbing kita ke air yang tenang. Jiwa kita disegarkan dan dikembalikan menjadi utuh.

Tuntunan Tuhan: Jalan yang Benar Menuju Tujuan

Tuhan menuntun kita di jalan yang benar, bukan selalu sesuai dengan keinginan kita. Seperti domba yang perlu menanjak dengan jalan berputar, kita mungkin mengalami kesulitan dan tantangan dalam hidup. Namun, Tuhan tahu jalan yang terbaik dan akan membawa kita ke tempat yang aman dan terjaga.

Penyertaan Tuhan: Kunci Keberhasilan dan Kesukaan

Jika Tuhan menyertai kita, kita akan berhasil dalam segala perjalanan kita. Seperti Yusuf yang diangkat oleh Potifar karena Tuhan menyertai dia, kita akan disukai dan diberkati oleh orang lain. Hidup kita akan aman dalam tuntunan Tuhan, dan kita akan senantiasa memiliki kesegaran dan kekuatan baru.

Lembah Kekelaman: Ujian Iman dan Penyertaan Tuhan

Sekalipun kita berjalan dalam lembah kekelaman, Tuhan tetap beserta kita. Dia tidak meninggalkan kita, bahkan ketika kita merasa sendirian dan hilang. Tongkat dan gada-Nya menghiburkan kita. Tuhan akan mengangkat kita dari setiap kegelapan dan memberikan kita kemenangan.

Kebajikan dan Kemurahan Tuhan: Warisan Seumur Hidup

Kebajikan dan kemurahan Tuhan akan mengikuti kita seumur hidup kita, dan kita akan diam dalam rumah Tuhan sepanjang masa. Kasih dan kemurahan Bapa mengangkat kita dan memberikan kita kemenangan dalam setiap keadaan hidup.

Daud: Orang yang Berkenan di Hati Tuhan

Khotbah diakhiri dengan menekankan bahwa Tuhan menemukan Daud sebagai seorang yang berkenan di hati-Nya dan melakukan segala kehendak-Nya. Tuhan ingin agar hidup kita bisa menggenapi kehendak-Nya. Dia memilih kita dari kandang domba untuk menggembalakan umat-Nya dengan keahlian.

Panggilan untuk Menggenapi Kehendak Tuhan

Jika dunia menganggap kita tidak terpandang, Tuhan memilih kita untuk meniadakan apa yang berharga bagi dunia ini. Dia menyertai kita dan memampukan kita untuk meneruskan kabar sukacita dan pengenalan akan Bapa kepada bangsa-bangsa. Kasih dan kemurahan Bapa mengangkat hidup kita dan memampukan kita untuk menggenapi kehendak-Nya.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ