Ringkasan Singkat
Video ini membahas peningkatan aktivitas belanja online selama bulan Ramadan dan bagaimana industri logistik, khususnya SPX, memastikan paket pesanan terdistribusi dengan cepat, aman, dan efisien. Teknologi canggih seperti Airway Bill dan sistem penyortiran otomatis digunakan untuk mempercepat proses pengiriman dari penjual di Jakarta Utara hingga pembeli di Sulawesi Selatan.
- Peningkatan transaksi belanja online selama Ramadan.
- Peran teknologi dalam mempercepat dan mengefisienkan proses logistik.
- Komitmen SPX dalam menjaga keamanan dan ketepatan waktu pengiriman paket.
Berkah Ramadan bagi Penjual Online
Sokia Ima, pemilik toko Kiaza di Jakarta Utara, merasakan berkah Ramadan dengan melonjaknya penjualan pakaian muslim dan hijab secara online. Traffic tokonya meningkat dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Produk yang paling dicari adalah pasmina ceruti dan hijab segi empat, terutama untuk anak muda yang mempersiapkan Lebaran. Sokia menambah karyawan untuk mempercepat pemrosesan pesanan yang meningkat pesat.
Perjalanan Paket dari Jakarta ke Sulawesi
Paket pesanan dari Sokia di Jakarta Utara dikirim ke pelanggan di Sulawesi Selatan melalui mitra kurir SPX. Proses pengiriman dimulai dengan first mile, di mana paket dibawa ke Cilincing 2 FM dan disortir menggunakan Airway Bill untuk memastikan jalur pengiriman yang tepat. Teknologi Airway Bill mempercepat proses sortir, terutama saat lonjakan pesanan di bulan Ramadan. Selanjutnya, paket dikirim ke Distribution Center (DC) Cakung di Jakarta Timur.
Penyortiran Otomatis di DC Cakung
DC Cakung, sebagai fasilitas distribusi terbesar SPX, memilah jutaan paket menggunakan sistem automatic sorting machine (ASM). Teknologi ini mempercepat dan mengamankan proses penyortiran di tengah lonjakan pesanan Ramadan. Sistem ini mencakup inbound telescopic confire dan ASM untuk mempercepat pengiriman paket ke pelanggan dengan cepat, aman, dan efisien. DC Cakung menggunakan teknologi mutakhir untuk menyortir paket dalam waktu kurang dari 1 jam.
Distribusi di DC Makassar
Paket kemudian dikirim ke Distribution Center (DC) Makassar di Indonesia Timur. Di sini, paket diproses menggunakan automatic conveyor belt dan top scanner. Top scanner memberikan notifikasi real-time kepada pembeli mengenai posisi paket mereka. Proses meliputi inbound menggunakan telecospic, top scanner untuk meminimalisir kesalahan, begger untuk memasukkan paket ke dalam karung, dan outbound untuk pemuatan ke truk.
Pengiriman ke Tangan Pembeli
Tahap akhir pengiriman adalah last mile, di mana paket dibawa ke fasilitas last mile di Boton Maranano, Sulawesi Selatan. Kurir last mile menyusun paket sesuai peta kawasan dan mengantarkannya ke pembeli di Desa Tanah Karaeng, Kabupaten Goa. Kurir memastikan paket diangkut dengan aman dan diserahkan kepada penerima dalam kondisi baik. Arizki, pembeli, menerima paket busana muslim dari Jakarta dengan aman untuk istrinya.
Tren Belanja Online dan Perkembangan Logistik
Center of Economic and Law Studies mencatat peningkatan transaksi belanja online sebesar 50% selama Ramadan dibandingkan hari normal. Hal ini berdampak pada tingginya aktivitas di industri logistik. Perjalanan paket dari Jakarta Utara ke Sulawesi Selatan melibatkan proses yang ketat, sumber daya manusia, dan teknologi tinggi. Industri logistik terus berkembang pesat seiring dengan meningkatnya aktivitas belanja online masyarakat setiap tahunnya.

