0:00 hai hai [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]
1:00 hai hai di dalam beberapa forum yang membahas perihal museum dan arsip tidak jarang kita mendengar serangkaian masalah keluhan ketidakpuasan kita pada bekerja dokumentasi secara umum seringkali muncul misal dari pernyataan bahwa musim kita sepi Hai di mana keterlibatan publik dalam musim kita atau kerja pengarsipan kita padahal Nampaknya kita sudah saling sepakat dan setuju bahwa kerja dokumentasi merupakan pekerjaan yang penting ya untuk hidup bermasyarakat untuk membangun demokrasi kita Hai bagaimana pembicaraan tentang dokumentasi budaya kita tempatkan di tengah tantangan masyarakat bekas
1:45 jajahan masyarakat yang dipaksa terbiasa dengan budaya digital seperti saat ini dan di tengah keragaman Nalar dokumentasi kita bagaimana negara menempatkan kerja dokumentasi disaat relasi antara warga dan negara selalu terdapat dinamika Hai bagaimana kita menempatkan warga atau publik sebagai subjek aktif dalam kerja dokumentasi budaya ini Hai bagaimana budaya dokumentasi bisa kita tempatkan sebagai pintu masuk dalam membongkar pasang apa yang sedang kita cari bersama sebagai model dokumen-dokumen tasi budaya yang kontekstual Hai selamat siang sobat Buddha sekalian baik yang bergabung melalui Zoom ataupun
2:30 mengikuti dari rumah saya Levis Saya akan menemani sobat budaya dalam program bicara yang akan berlangsung hingga sekitar 15.00 WIB see Hai bicara merupakan salah satu mata acara dalam festival kebudayaan Yogyakarta yang dirancang untuk menghidupkan ruang percakapan dan diskursus diseputar kerja preservasi pengetahuan atau kebudayaan serta keberdayaan warga sebuah percakapan yang menjadi titik pijat dari tema fky 2021 kali ini yaitu merekam atau mereka rekam yang dari tema merekam saja kita sudah bisa
3:17 membayangkan ya kita bisa merasakan nuansa Hai bahwa kerja pendokumentasian memang nampaknya tidak pernah bisa Netral Hai sudah hadir bersama kita ada Bapak Mahmud Efendy on Hai dan Bapak lono Simatupang yang akan menyusul Hai mungkin aku perkenalkan dulu ya Pak Mahmud Efendi ini Selamat siang Pak Mahmud Hai Mahmud ini adalah dosen Kak dosen Prodi kearsipan sekolah vokasi dan dosen sejarah FKIP UGM nah perjalanan panjang Pak Mahmud tentu saja Ayo kita akan kita beberkan di sini ya
4:03 karena bisa Menghabiskan waktu sendiri dan Halo Pak Mahmud akan membagikan pandangannya Hai kemudian mengelaborasi perihal dokumentasi budaya ini atau kemungkinan budaya dokumentasi yang bisa kita eksplorasi barang atau elaborasi bareng karena ini juga merupakan pijakan awal dari festival kebudayaan Yogyakarta ini Hai dari paparan paparan beliau Pak Mahmud kita kemudian akan melanjutkan dengan diskusi tanya jawab nah teman-teman yang sudah bergabung di-zoom silahkan menyiapkan pertanyaan atau tanggapan atau komentar
4:49 Lalu nanti di Setelah Pak Mahmud menyampaikan paparannya kita akan melanjutkan dengan diskusi yang kemudian disambung dengan paparan dari Pak lono Simatupang kalau nah ini sahabat kita kita banyak berbincang juga dengan beliau selain Pak Mahmud ketika menyiapkan program ini ketika empunya kegelisahan di seputar warisan budaya dan bagaimana kita mengelolanya bagaimana kita mengelolanya secara artistik juga bahkan dan mencoba mencari jalan keluar atau mengeksplorasi dari jalan yang melingkar ketika membicarakan dokumentasi kebudayaan atau produk pekerjaan pengarsipan selalu menghadapi operasi atau tantangan-tantangan yang
5:34 itu-itu kita coba mencari jalan keluar atau Jalan melingkar Apakah jalan melingkarnya itu dari budaya dokumentasi Nah Pak lono Simatupang sudah menyiapkan paparannya yang nanti setelah Pak Mahmud selesai pemaparannya kita akan mendengarkan sama-sama Bagaimana pak lono Simatupang ini memiliki pandangan serta Hai budaya dokumentasi yang hidup di sekitar kita barangkali dari sanalah kita akan melihat atau bahkan mengeksplorasi dan juga mendapatkan Hai model langsung atau metode langsung yang justru tumbuh dari masyarakat kita
6:19 juga memiliki keragaman kebudayaan serta praktek sosial yang kita percaya justru dari situlah barangkali dokumentasi kebudayaan bisa kita kembangkan dan bahkan metodenya bisa lahir dari situ Hai baik m tidak perlu berpanjang lebar kayaknya karena Pak Mahmud udah siap ya Selamat siang Pak Mahmud eh Selamat siang Mbak Lis terima kasih Pak sudah bergabung di hari Sabtu ini Alhamdulillah sehat lebih canggih Iya sehat balik Iya Pak Mahmud ini juga ROM teman-teman akan kita akan mendiskusikan bareng teman-teman sobat budaya kita yang sudah bergabung di Sumba dan ada
7:05 yang mengikuti dari fc.id Nah Pak Mahmud sudah menyiapkan kepanggih ini presentasinya Hai mungkin kita mulai dari Pak Mahmud yeah lalu kita bisa lanjutkan dengan diskusi bersama dengan teman-teman yang sudah bergabung di-zoom mengko Pak Mahmud Yei terima kasih Jadi ini sesuai dminta and Mas Mitchell saya di minta untuk melihat apa pendukumentasian atau mengarsip dari pendekatan kearsipan saya akan mulai dari agak sedikit jauh ya dah Judulnya ini mengarsip warisan budaya Alif Jogja
7:51 Jadi yang besar-besar itu sudah orang tentu sudah banyak yang mendukung mentashihkan tapi yang kecil-kecil ini yang yang perlu kita kursi Nah pertama saya ingin ini apa mencoba menengok Hai Hah keadilan garaya dagelan negara melalui institusi agar sipandan juga melalui institusi budaya dan saya akan mencoba melacak dari agak jauh ya dari jadi lembaga kearsipan pertama itu didirikan Akil abad ke-19 yadih di Perancis ya Ini nah jadi situlah kemudian di Wih mulai satu pendekatan Apa yang disebut arsip dalam konteks ini
8:40 itu adalah dilihat sebagai bukti Hai jadi dia dia belum merupakan warisan budaya jadi sebagai Oke bukti dan Hai apa dari Perancis kemudian berkembang ke negara-negara Eropa dan sampai ke ini apa negara-negara bekas jajahan jadi pada waktu itu institusi yang bertanggung jawab mengenai tahap kearsipan atau mengarsip itu hanya ini apa namanya sebagai guardianship octrash jadi sebagai penjaga kebenaran saja pundak mereka bahasa itu nah kemudian pada tahap kedua ini mulai bergerak jadi arsip atau
9:29 dokumen itu tidak hanya dipegang sebagai bukti saja tapi juga dipandang sebagai memori nah ini kemudian muncul pendekatan baru yang disebut modern archiving ini Jadi ini terjadi sekitar setelah perang dunia kedua ya Ini nah di sana muncul Apa yang disebut historian archives jadi arsiparis dan sejarawan itu aba atau sering disebut ini hand Maiden of history menjadi nasib arsiparis sejarawan dia menjadi ini apa namanya memilih ya dokumen-dokumen itu arsip Ya baik itu yang lahir dari memori apa ini video memory sosial atau memori komunitas Nah disinilah baru dimulai Bah
10:16 apa namanya lembaga kearsipan itu menciptakan memori publik atau memori budaya melalui arsip tadi ya melalui dokumen-dokumen tadi ini tab-tab yang kedua nah tahap yang ketiga ini yang disebut identity jadi identitas jadi mulai dari bukti kemudian memori dan bab ketiga gini-gini entitas nah Hai identitas ini muncul apa tahun 70-an y67 bulan jadi apa Jadi pandangan Deri beberapa apa adik arsipan jadi arsip itu tidak
11:01 merupakan kebenaran mutlak jadi arsip dokumen yang disimpan di lembaga kearsipan itu tidak tidak tidak mutlak Benar Jadi tetep benaran ada dimana-mana dan ada banyak suara banyak perspektif dan banyak cerita tentang tentang arsip itu Nah dari sinilah awal mula kemudian Papa paradigmanya berfokus pada arsip sebagai sumberdaya sosial atau kemudian menjadi arsip sebagai apa namanya identitas WM itu identitas komunal sampai dengan identitas pada banyak negara nih jadi tangan negara itu sudah mulai apa sedikit jadi
11:49 dilonggarkan jadi apa namanya di sini disebut sebagai bergerak dari belenggu minta monolitik menuju mental pluralistik ini negara sudah mulai luar jadi dia apa namanya arsip tidak hanya sebagai bukti ya kemudian sampai dianggap sebagai identitas jadi pada tahap ketiga ini arsip mulai bergerak dari sebagai apa sumberdaya budaya dan warisan kemudian menjadi sumber daya landasan sosial dan identitas teki apa komunitas atau bahkan yang paling dikit
12:35 karena Nah kalau kita melihat apa tangan-tangan negara atau institusi apa kasih Bang dan integrasi budaya untuk institusi kearsipan di Indonesia ini berhenti pada sampai banget identity ini nah untungnya tangan negara melalui institusi kebudayaan itu terus berlanjut sampai nanti pada tahap yang berikutnya yaitu yang disebut community jadi ini sudah apa namanya satu pendekatan baru mengenai arsip Jadi kalau yang pertama tadi Iya sampai ketiga itu seringkali disebut recordkeeping jadi lembaga kita itu masih ke sana sementara tangan
13:22 negara yang lain melalui lembaga kebudayaan itu sudah masuk menjadi ku mentalism ya tidak record keeping aja lebih bergerak ke sana inilah kemudian apa namanya eh bukti memori dan identitas itu lebih holistik nah kemudian muncul itu paradigma baru yang disebut total arkais dari ini dikembangkan di di Kanada jadi arsip yah dalam komunitas itu tidak hanya sebagai sumber arsip saja tetapi bagian dari identitas atau komunitas tersebut Jadi kalau apa namanya ada upaya menjauhkan arsip atau dokumen
14:11 begitu dari mereka mestinya dari komunitas itu sama halnya ini apa namanya merenggut identitas mereka ya ini dalam perspektif dokumentalis Nah kalau pandangan adalah bahasanya gyyu ini disebut neo-kolonialisme colonialism memori dan itu apa namanya sampai apa lembaga kita lembaga kearsipan itu pergi ke sampai ketika meditab yakni lembaga para negara melalui institusi budaya terus bergerak Mengapa berhenti sampai ketiga jadi secara legal jadi satu apa namanya informasi berita dari
14:59 peristiwa dari kejadian apa pun itu baru dianggap sebagai arsip kalau ia memenuhi ini melalui satu proses prosedur tata cara yang ditetapkan oleh otoritas negara rapper lalui lembaga itu dan bahkan sekarang di dalam aspek legalnya jadi semua aktivitas masyarakat yang didanai oleh negara maka itu menjadi dokumen negara milik negara atau arsip milik negara di tahap keluar nah untungnya untuk ini apa namanya warisan-warisan budaya elit ini ada yang mengurusi kedua institusi kebudayaan itu Hai
15:45 Nah sekarang kita masuk ini apa mengidentifikasi budaya Alif nanti mas lo biar yang budaya besar ya yang bikin video aja jadi apa namanya Kebetulan saya belum bukan ini directory apa kekayaan dan keragaman budaya Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta ini diterbitkan daun 2017 ya ini dan betulan pesan dari Pak Mas Fika set bicara yang ini Yang kapan namanya in apa bintang Jibril yang apakah benda nah di dalam direktur itu banyak sekali apa namanya kekayaan budaya takbenda ini ada-ada DPT banyak
16:31 jadi bisanya tradisi ini tradisi itu ada permainan ada pakaian makanan minuman kuliner macam-macam ya sampai ke ritual upacara dan seterusnya di sangat banyak sekali Hai belum lagi misalnya performance art musik tari banyak sekali yang dari ini dari saya wilayah budaya Alif Jogja ya tuh Saya ingin ini apa menekankan pada Bagaimana mendokumentasikan warisan budaya all night ini yang didalam direktori itu meminjam istilahnya Mas pikir baru berupa angka-angka ini belum didokumentasikan ini perlu dicatat saja
17:18 ini ada-ada tari apa tadi siapa tapi belum didokumentasikan sebagian besar belum hidup meminta Siap saya mencoba ini jadi misalnya begini apa ada satu tradisi misalnya Permisi pembukaan ini apa Cup Cupu panjala Di Dusun mendag ha Girisekar Panggang Gunungkidul ya itu tidak tercatat didalam direktori Hai padahal apa prosesi itu merupakan ini apa eh warisan intelektual dari warisan budaya dalam bentuk intelektual lokal atau intelektual masyarakat atau budaya Alif Mengapa Ternyata
18:03 apa namanya ada teknologi yang disebut preservasi baik itu dokumen maupun corporate benda dan kebetulan cupu ini benda dan itu merupakan kekayaan intelektual warisan apa dari budaya Alif ini bagaimana mereka menyelamatkan ya benda itu sampai turun temurun ke anak cucu dan ini ini adalah proses reservasi dan tradisi ini di India itu sudah sudah lama betul berlangsung jadi apa kapas kartun ternyata dia bisa Yap kelembaban kalau kita masih ingat misalnya dulu kalau apa Titip buku-buku
18:52 itu kadang diselipkan apa namanya apa bunga atau daun dan ternyata itu Apotek grogi ah dalam tersebut untuk menyelamatkan ini apa buku itu terjadi apa namanya eh bookworm jadi ulat-ulat buku itu tidak tidak menyerang jadi buku itu awet nah ini ini ini salah satu contoh misalnya sebuah ritus atau tradisi yang tidak tercatat dan perlu didukung mentashihkan ya kemudian masih banyak ya Misalnya ini apa namanya cukur cukur cukur cukur rambut itu hanya tak hanya tercakap kemudian ada lagi misalnya apa namanya
19:37 padusan ya setiap apa namanya mau puasa depan dibuatnya bisa hidup ada-ada Bagusan dan dan lain-lain nah kekayaan pengetahuan apa namanya masyarakat bawah ini jadi budaya Arifin sangat banyak sekali ya nah salah satu contoh misalnya itik dalam tradisi lisan itu ada yang disebut account ini cerita atau atau narasi atau sering disebut the gossip tentu sering disebut tradisional PPA Origin njenes kalau di masa lalu ini disebut mitos Poppies bisa hidup banyak sekali Hujan kalau kita kaitkan dengan desa-desa
20:24 wisata desa wisata ya kan sekarang banyak kita bisa yang intensif ini perlu didokumentasikan perlu di digali misalnya sejarah Desa Kanada di siapa namanya memetik Desa bapak itu di wilayah daerah Comal dan ke Pemalang cuma kebetulan sel itu berikut bahwa translucent disana Diceritakan bahwa desa-desa di cuma itu Dewi dirikan atau jika bakal itu ada pasukan-pasukan Pangeran Diponegoro yang
21:09 kemudian disimbolkan dalam bentuk makam atau pohon besar Nah ini kan menarik untuk apa namanya hidupku mentasi kan sebagai pendukung tadi apa namanya Disa wisata jadi bisa dalam bentuk apa namanya ah apa dalam bentuk petak atau dalam bentuk video ya atau divisualkan dalam bentuk video dan caranya bagaimana caranya kita masuk ini ke bagian yang ketiga mengarsip barisan budaya Alif banyak sekali panduan dan itu Ini udah Abang ambilkan dua buku ini ciri Jenit sama Dominic dalil yang Jenit ini untuk ini hebat community harga it Jadi
21:55 bagaimana pasti pasti masyarakat yang berkembang di masyarakat to hidupku mentashihkan dan dengan banyak cara ya Nah kemudian yang Dominic Danielle ini identity Palm zat ini apa dokumen dalam bentuk oval namanya kulit binatang perkamen jadi yang jatuh yang beku pertama itu caranya untuk mengarsip warisan budaya intangible yang kedua ini yang tinggi karena sudah sudah ada dokumennya dalam bentuk perkamen itu pelajarannya bagaimana kita tidak boleh berhenti sampai dengan rekam saja tapi kita harus bergerak sampai ke abadikan kalau di dalam apa namanya perspektif
22:43 kearsipan kami Mbok curing jadi kita Ayu merekam nah kemudian bagaimana kita mengelola hidup resimen description dan seterusnya ini setelah itu setelah di begitulah dirawat diabadikan ini presentation dan penyimpanan ini ada ini udah masuk ke teknisnya bagaimana melakukan reservasi Bagaimana cara menyimpan dan seterusnya dan seterusnya ini yang saya maksud dengan mengarsip pesan budaya jadi-jadian ada-ada ada caranya untuk ini apa mengaktifkan event budaya tadi nah yang bagian terakhir Idih mengabadikan arsip warisan budaya Alif
23:29 di Jogja yang bagian terakhir jadi nanti kalau sudah direkam itu kan bentuknya bermacam-macam misalnya untuk tadi apa namanya riwayat bisa itu kita bisa menggunakan apa Nulis free cede hollister ilmuwan cara yg berbentuk rekam Apa hukumannya itu kan sound record hasil perekaman suara kemudian kalau ditranskrip misalnya dia menjadi arsitek tua Anda ginjalnya Kalau lu Kalau di foto-foto itu kemudian kalau dibuat sebuah video itu atau sering disebut Jalan terminologi tersimpan itu mah begini Jadi jenis-jenis arsip jenis-jenis rekaman
24:16 itu sangat banyak sekali Nah masalahnya jenis-jenis ini jenis-jenis media ini cara merawatnya itu berbeda-beda kalau kertas misalnya itu memerlukan suhu sediaan kelembaban sekian arsip sound recording atau kalau sudah diapa namanya digitalisasi ke dalam bentuk CD dan seterusnya dan seterusnya Nah sekarang Hai ada tiga Abah institusi yang mempunyai kewajiban untuk ini apa namanya mengabadikan merawat ini yaitu institusi kebudayaan atau instruksi kearsipan kalau di institusi kearsipan itu sudah sangat
25:04 lengkap artinya taruh struktur bangunan ruangan sampai apa namanya peralatan untuk apa namanya kelembaban dan lain-lain yaitu sudah sangat ke muka tetapi persoalannya lembaga kearsipan belum mengakui semua dokumen-dokumen warisan budaya ini sebagai arsip atau sebagai bertanggung jawab tugas dari lembaga kearsipan nanti seru ini Lembaga Kebudayaan Nah kalau seandainya Lembaga Kebudayaan itu mempunyai satu ruang sendiri untuk menyimpan mengabadikan Apa namanya dokumen-dokumen tadi Ya itu
25:52 sangat menarik sangat bagus karena itu bisa ditabrak dibariskan dari generasi kegenerasi berikutnya nah dalam konteks kearsipan itu selalu original arkaisnya itu dijaga disimpan sementara yang untuk kalau misalnya untuk layanan publik itu bukan yang original gaibnya ya Misalnya layanan publik itu bisa saja bisanya bisanya 11 video ke tentang tarian tertentu nah Audi Kidul nya itu disimpan di bawah instruksi kebudayaan atau bahkan di komunitas Seperti apa namanya Ifa itu ini nah sementara yang apa yang
26:39 apa duplikatnya kalau bisanya mau diunggah di dalam satu situs hai apa namanya perlu ada apa namanya free editing lagi Nayan tebel ikannya itu yang bisanya digunakan untuk yang publik tapi yang original harga yg pnya itu harus tetap disimpan di lembaga-lembaga ini ya Ada kemungkinan khusus untuk Jogja karena Jogja Istimewa jadi Lembaga Kebudayaan itu bekerjasama dengan apa institusi kearsipan gabung unik Nah itu sekira tak perlu jadi misalnya original arkaisnya itu di disimpan di lembaga kearsipan ya kemudian menjadi tanggung
27:26 jawab apa dinas kearsipan ya untuk merawat dan mempertahankan usianya sementara yang bisa diakses publik itu tetap disimpan di misalnya juga ga budayaan atau di komunitas-komunitas Hai itu Yes saya kira itu apa namanya yang bisa saya sampaikan Monggo Mbak Is set Kembalikan ke jenengan matur nuwun matur nuwun Pak Mahmud Hai arsip sebagai ini ya Pak ya arsip dari sumberdaya budaya menjadi sumberdaya sosial ya Maturnuwun Pak
28:13 Mahmud ini banyak banget poin-poin yang bisa kita garisbawahi bersama m dari arsip sebagai evidence itu yang paling awal Depag yaitu paradigma yang parik paling awal bagaimana kita menempatkan arsip sebagai evidence yang kemudian ternyata paradigma ini dinamis Hai berubah juga Hai dari evidence kemudian memori identity kemudian community Nah ini kan betul-betul menunjukkan bahwa memang ad-free relasi antara negara rakyat atau warga kemudian arsip itu
28:58 memang dalam relasi yang dinamis gitu deh Pak Ce iyeh dan enggak pernah statis Hai nah menariknya Pak Mahmud menggunakan istilah warisan budaya Alip yang Hai kalau mendengar budaya Alit ada budaya Alif su Berarti ada budaya elit Israel budaya besar-besar ya bukan relief ya oke lagi jumper terminologinya reptil itu masalah budaya besar dan budaya elif Halo Alif budaya Alit budaya Alit mengarsip warisan budaya Alit m-sea ingin menggarisbawahi disitu juga
29:44 Pak mengarsip budaya Alif m karena ada resiko juga nih dimana ketika kita menjauhkan arsip salah satunya yang disebutkan Pak Mahmud tadi jika kita menjauhkan arsip dari publiknya itu yang terjadi adalah new Colony sing memori Hai nah yang juga digarisbawahi disini di Indonesia tuh baru MP3 paradigma tadi ya Pak ya iya untuk untuk institusi kearsipan tadi itu si Narti pada juga sudah bergerak sampai ke warnanya community jadi itu semacam bagi-bagi Peran atau bagaimana Pak ya
30:32 karena Bu fungsi dan tugasnya karena berbeda-beda Hai Oke jadi memang sengaja ya Pak ya memang dengan sengaja negara menempatkan pengelolaan arsip yang Katakanlah budaya besar atau mungkin great tradition saya nggak tahu itu memang disimpan atau dikelola oleh institusi kearsipan kemudian yang kebudayaan arsip kebudayaan lebih menjadi tanggungjawab oleh institusi lembaga Halo Pak Mahmud saya masih penasaran Hai untuk Mungkin nanti sore Setelah Pak Tono membagikan paparannya Hai karena nampaknya Pak Yono juga sudah bergabung
31:18 bersama kita disini Saya penasaran Pak contoh-contoh karena contohnya tadi yang disebutkan kampak Mahmud itu sangat menarik budaya lisan yang ada di masyarakat kita dan itu berkembang dan itu juga sudah dipraktekkan sebagai bagian dari keseharian warga trip sebagai ritus sosial Katakanlah nah yang dicontohkan tadi Pak Hai Om itu juga masih terkait dengan bagaimana pengetahuan yang ada di masyarakat itu juga berfungsi sebagai metode preservasi apa ya seperti bunga yang ditaruh di dalam diantara buku kertas yang bisa mengawetkan kertas atau kalau di sekitar saya itu ada penggunaan merica untuk
32:06 mengawetkan kain akan mengawetkan kain tapi untuk nyimpen kain tuh Biasanya ada merica supaya enggak di dekati sama serangga-serangga yang rusak kain biasanya Nah itu kan juga sebetulnya kekayaan pengetahuan kita yang terhubung langsung dengan metode preservasi ya Pak ya m Saya pingin contoh lain Pak Tapi mungkin nanti setelah Pak Tono memberikan paparannya contoh lain tradisi atau budaya Alit yang justru terancam karena perspektif modern Pak atau bisa jadi misalnya perspektif ilmu kesehatan modern atau ilmu pengetahuan modern yang menganggap praktek-praktek
32:52 yang ada di masyarakat yang tersebut dengan budaya Alit itu malah justru berbahaya di sini supaya kita bisa melihat dinamika yang lain antara negara dan masyarakat negara dan masyarakat tidak di konteks pengarsipan tapi mungkin ditahan dulu Pak Mahmud kapal Ono sudah bergabung bersama kita Maturnuwun Pak Mahmud Hai YK lanjutkan diskusi lagi Selamat siang Pak Tono sugeng siang Mbak di sini sugeng siang Alhamdulillah sudah bergabung bersama kita terima kasih mohon maaf ini tadi ada sedikit eh halangan tapi kita senang sekali Pak Tono sudah bergabung bersama kita dan sudah siap dengan paparannya Pak Mahmud tadi juga sudah
33:38 membagikan Pak paparannya beliau bahwa ini ada dinamika yang perlu kita bicarakan ini Pak antara negara dan warga dalam mengelola arsipnya ini penting sekali kita diskusikan bareng-bareng terkait dengan bagaimana dokumentasi kebudayaan itu sebetulnya kita selenggarakan Bagaimana ini beroperasi nah nampaknya dari Pak londo itu kita bisa membahas juga ketika urgensinya adalah dokumentasi budaya bagaimana kita melihat budaya dokumentasi itu sendiri untuk mendapatkan hai oh Katakanlah semacam formula yang kontekstual barangkali karena kita masyarakat yang bisa dikatakan punya konteks tidak berada di ruang hampa yang kita punya
34:23 agenda-agenda kita punya memimpi bersama membangun demokrasi mungkin salah satunya dan kita juga punya tantangan-tantangan hari ini salah satunya PR besar sebagai bagian dari masyarakat bekas jajahan kemudian tantangannya tambahannya adalah kita hari ini semua penjadi masyarakat di digital kita semua hari ini menjadi warganet misalnya nah bagaimana kita menemukan Hai dokumentasi kebudayaan yang justru modus metode nya itu Kita gali dari Hai budaya dokumentasi kita sendiri gitu Paloh no4 Udan tempat kami persilakan silakan
35:09 balon Makasih Mas Hai pencipta terima kasih atas presentasenya masmakmur dan selamat siang teman-teman sebabnya ngebahas Saya mau melanjutkan ceritanya masmakmur tadi dan karena saya ini latar belakangnya dari antropologi ya mungkin saya mulai dari perkara budaya masyarakat atau tidaknya rekam like masyarakat Apa buktinya kalau Melepasmu tadi Hai percaya Karim tentang cara ini nah cerita mengenai pengarsipan kalau
35:55 mengecek maka sekalipun saya ingin memperluasnya menjadi ngetik pakainya kira-kira budaya rekam budaya catat udah ya ingat hidup Hai itu di gedung lebih seperti itu ya saya persilahkan sedikit bantu dengan presentasi Power Point nya Oh Yanti Hai pintar hi hu Jadi sebetulnya di dalam masyarakat itu ada budaya rekam dan kita nanti akan ngomongin perkara rekaman budayanya di kayak apa
36:40 OK Google tidak datang ke slide berikutnya Oh ya ini budaya rekaman butuh kalau di masyarakat Jawa itu adalah bisa kita sebut pakai ilmu Titen Hai given to apa ten itu ya karena mencermati Hai apa yang tidak cermat iya tanda-tanda [Musik] MP3 ada tanda-tanda dipandang sebagai gejala kau [Musik] Hai karena saya tinggal berapa tempatnya tawuran dilahirkan ragu dekat Merapi yaitu tv-nya itu yang
37:26 mencapai ngebet minta di Merapi tepat itu itu saya mereka Apa itu merupakan kayak budaya merekam sesuatu Hai dan semesta ini ini merupakan sejumlah Hai gejala-gejala ya tanda-tanda Hai Namja cantik tas sebetulnya atau manusia meskipun enggan orang-orang mencermati pola kehadiran antar tanda Tidak cuma satu tanda tapi udang tanda satu dicermati begini gitu peraturannya sepekan habis itu kita hubungan-hubungannya dengan tanda itu
38:12 apa ya begitu Jadi ada pola tapi juga ada pola kehadiran antar Tanda itu selalu mengasumsikan mempunyai asumsi tertentu punya asumsinya apa yaitu bahwa tanda-tanda itu hadir secara teratur itu asumsinya seperti itu bisa dipiten Itu bisa diri apa ya dicermati Oh kalau gini dari seperti itu jadi relasi itu menjadi relasi-relasi di yang saya sebut atau pantai sebut orang lain akan menyebutnya itu sebagai indexical ini kalau ada tanda ini menjadi petunjuk
38:59 bagi kehadirannya itu hidup Coba kita kita lihat contohnya bisa berikutnya prosesnya kayak apa mulai mencermati tanda Jadi pertama melihat dulu Tanda itu mungkin teman-teman tahu yang serangga di atas kalau orang Jawa menyebutnya garengpung tonggeret terlihat atau kemudian terdengar bunyinya gitu kan atas mereka juga melihat relasi-relasi itu dengan misalkan yang berikutnya tadi ada ini pohon kering gitu
39:45 jadi mencermati relasi antara Iran dengan diantem apa banyak pohon-pohon kering itu kemarau gitu Nah itu diingat seperti itulah yang diingat itu yang direkam dengan merekam di dalam ingatan mengingat relasi indexical antar pandai yang kemudian kadangkala klik berikutnya m dan kalium dicatat kita agar entah itu berupa ingatan ataupun berupa catatan tapi dua-duanya itu sebetulnya merupakan apa ya jadi Tanda itu digunakan sebagai nemonic device piranti pengingat untuk
40:33 bertindak Ngapain jadi ketika belum kemarau tapi sudah muncul ituned Eh tahu tandanya enggak mau ngapain gitu seharusnya paint jadi disitu ada ada proses ilmu Titen itu kayak seperti itu yo wis Lek lanjutnya ya nah jadi persoalannya kan sekarang begini yang dititeni itu apa untuk apa saja tes tujuannya niteni itu apa dan juga Siapa yang minta ini nah Ternyata kalau saya melihat bahwa sebetulnya apa yang dicermati yang
41:20 dititeni itu itu terkait dengan tujuan mencermati kalau misalnya tadi contoh mengenai tonggeret dan kemudian kering itu yang niteni itu mungkin adalah siapa dan itu adalah para petani-petani itu tujuannya apa untuk mempersiapkan apa air sawah dan sebagainya begitu brikutnya Jadi apa yang diterima tit terkait dengan tujuannya dicermati Hai dan apa yang dicermati dan tujuan mencermati itu juga tergantung dari siapa yang mencermati gitu Ini saya memilih jam tapi dulu lucu-lucuan itu bukan wujud sebetulnya yaitu ada katuranggan ayam bangkok aduan
42:05 itu juga bentuk Titen jadi ada ciri-ciri fisik tertentu dari ayam atau kaleng sebelahnya itu dari Rajekwesi perkutut katuranggan penangkal santet gitu ya kan ini ini yang yang bilang itu juga seperti itu itu tanda-tanda itu direkam itu tapi orientasinya itu selalu pragmatis itu yaitu apa pedoman untuk menentukan tindakannya atau kalau begitu kalau yang keempat Putut nya begini beginilah kayak gitunya kalau yang cari jadi gitu jadi ilmu Titen itu mempunyai sifat subjektif
42:54 subjektif Karena nenek dari orang-orang yang berbeda siapanya tadi dan juga kultural dan kontekstual waktu waktu-waktu tertentu gitu jadi misalnya kalau sudah sampai pada budaya gitu yang gambar yang di sebelah bawahnya ayam itu itu sudah bentuk catatan tapi itu berupa penanggalan sistem Batak Toba gitu kan Nah di sana bukan ada-ada tanggalan dikenal begitu dari ingatan-ingatan dari apa yang dicermati pencermatan kecermatannya dituliskan ke sana atau yang dibawahnya kutub itu itu itu betaljemur adammakna itu sudah kita
43:42 dituliskan sebetulnya dua-duanya pun baik itu yang penanggalan Batak Toba maupun juragan makna itu itu orientasinya pragmatis Tuh kan untuk ilmu bukan untuk memperoleh penjelasan kalau ditanya kenapa kok Google apa kutub yang ini apel makinya posisinya seperti itu bisa menangkap bukan itu urusannya itu tidak bisa menjelaskan seperti halnya juga kalau misalkan kepakai peninggalan-peninggalan begitu kenapa ini pada tanggal titik Mengapa pada tanggal ini merupakan apa hari sial atau hari baik gitu berjemur juga seperti itu bukan Mengapa Nia bukan
44:28 rasionalnya tapi menjadi pedoman buat saya karena asumsi atau berbasis pada keteraturan keteraturan mati yang di teknik itu ya ya bentuknya nah ini saya memberi memberi 11 ini bahkan yang sudah kebijakan itu misalkan ini ada 4 mohon maaf Mas Mas Mahmud kalau saya apa membaca bahasa Belandanya tidak sebaik orang teman-teman secara ini overcloud Klaten the Indah kenti Apa itu kenteken on How the enquirer prewed yang dibawanya nggak pakai tulisan
45:15 tapi itu adalah kitab firasat firasat Ting soedjalmo mewah katurangganing wanito kan Awon mewah pinggang Sae mawi khas sekarang hidup ini kan Yang Yang pernah yang tanda-tanda itu firasat tanda-tanda itu tidak hanya digunakan seperti halnya obat mencret mengandalkan iklim menandakan ini tapi juga enggan sifat karakter itu juga di ndak ya Bu Kalau Sara ciri-ciri fisik itu seperti apa hingga sampai pada itu tadi katurangganing wanita muka ini ada agak lotunani
46:01 yaitu bukan bukan Turonggo dan makan kuda bukan tetapi ya ciri-ciri fisik wanita tapi yang baik maupun yang buruk gitu kan tapi yang menarik itu yang dibalik pakaiannya terakhir tadi bawanya Ma Wika sekarang Ken dengan dikembangkan kita lihat diklik kliknya berikutnya kulitnya Jadi apa yang dicatat itu tadi ternyata itu sudah tidak hanya melulu persoalan-persoalan yang fisik atau alamiah gitu tapi juga karakter sifat Siapa yang mencatat gak
46:47 tahu ini tetapi siapa yang chat ini Hai cara pandangnya siapa ini cara pandangnya laki-laki kah mendekat perempuan kalau perempuan yang dapat perempuan dimakan air untuk tujuan Apa itu kan untuk pendidikan kah atau untuk mengajari atau apa itu dan juga interaktif berikutnya itu juga bentuknya kayak apa wujud nyata tentu Seperti apa ini menarik karena wujudnya itu didengar kalsekar aken dalam bentuk tembakau itu sudah sampai pada urusan artistik dan Jadi kalau tadi dikaitkan dengan yang disampaikan oleh apa Mas Mahmud ya Apakah itu bulan itu cuma dokumen informasi sebagai kebenaran gitu itu
47:33 kemudian ini sampai juga bahwa keunggulan produknya secara lebih estetis Mari kita lanjutkan jadi begini Hai saya mau memberi memberi apa dari itu memberi wawasan atau mengajak teman-teman kita berpikir mengenai bagaimana catatan itu diwujudkan ketujuan mencatat dengan wujudnya itu kayak apa itu terkait kan juga ini ingatan-ingatan ini mau diberikan untuk siapa Deep Mahmud Mau mengatakan itu Apa warisan apakah itu untuk diwariskan atau kain
48:20 untuk untuk diri sendiri saya saja muka Apakah tuh digunakan untuk mentransmisi pengetahuan meneruskan pengetahuan pada yang lain wujudnya Apakah itu artistik atau laporan itu kan waktu apa di dalam pertemuan-pertemuan ketika kita rapat ini ya Tadi Mbak Iskan juga cerita kita pernah muncul juga bersama dengan para panitia itu saya teringat suatu pementasan Hai bersama dengan teater garasi itu ya aku lupa sekarang ngapain sombong itu tapi statistik Yogyakarta yang kemudian diwujudkan dipentaskan oleh begitu statistik itu kan catatan diwujudkan dengan cara yang berbeda
49:07 sehingga menjadi menarik dan kadangkala lebih punya impresi tujuan nadi tujuan-tujuan itu tadi bentuknya kayak apa sekarang kalau kita masuk ke Pada masa ini macam apa Menjaga budaya di masa ini sekali lagi kita akan mempertanyakan keputusan mengajak teman-teman mempertimbangkan Siapa yang mencatat dan berikutnya kemudian apa yang dicatat untuk tujuan Apa itu kan wujudnya Seperti apa gitu dan untuk itu kalau di dalam konteks Sekarang saya memercepat ada satu diam jam am apa menarik untuk kita perhatikan
49:53 Incredible making culture count the Politics of culture helmet nameserver Mari kita kita lanjutkan pada slide berikutnya dari buku ini buat apa yang kita pelajari with pertama itu di paling bawah ya dan new Direction in kalau channel polisi jadi itu urusannya dengan call center polisi itu kebijakan kebudayaan yang itu baik itu kayak dengan berhenti nasional provinsi kabupaten kota kita lihat ada baik itu undang-undang pemajuan kebudayaan yang tahun 2017 banget kemudian yang pnya baru keluar pada
50:39 Agustus yang lalu Verda Pergub perbup itu dan kebijakan-kebijakannya di dalam sistem ke kenegaraan Sekarang sistem pemerintahan sekarang modern ini itu semakin diperlukan ampir semua dari lahir sampai mati itu kita urusannya dengan ada aturannya harus sudah ada ada dilahirkan dicatat begini matipun berani itu itu semuanya ada aturan-aturannya termasuk juga perkara yang kedua yang saya ambil adalah gini kalau Jordan ini kacau kau kau kau kau itu menghitung
51:25 tapi kalau making culture kau itu juga bisa diartikan bagaimana membuat agar budaya diperhitungkan itu tapi michelman itu mengukur mengukur kinerja dan ada ya kalau itu dengan pemerintah mengukur kinerja pemerintahan tapi yang mengukur kitchen diukur itu bukan hanya kinerja pemerintahan tapi juga bukan kinerja lembaga atau apa itu itu teman-teman kan ngerti banget pohon sedang pengertian Kinerja itu ada ukuran-ukuran kinerja itu yang kemudian bisa ditampilkan semuanya dari statistik kebudayaan tapi teman-teman pertanyaannya kan
52:12 selalu parameternya tuh apa ya Apa itu cara menghitung dan lain sebagainya di pertama terpakai parameter ekonomi atau mau pakai parameter sosial moral politik ideologi parameter kebahagiaan estetik lagi itu gimana gitu jadi disitu ada pada persoalan-persoalan persoalan-persoalan kaum yang dihitung itu apa dan bagaimana kembali kita memperhitungkannya itu gimana ini aku menghubungkan antara ekonomi sama estetik hidup ini di dalam masa masa masa ini sangat penting itu hal-hal seperti itu kaitan dengan mencatat kebudayaan dengan
52:58 kebijakan-kebijakan baik itu ditingkat nasional sampai dengan kota Rezeki itu yang terakhir yang saya lihat dari buku ini adalah satu saya ambil baik itu dikatakan zat Politik Politik Politik di dalam persoalan itu memang ada relasi kuasa antara pengampu kepentingan kebudayaan itu hanya saja harus kita ingat teman-teman dan saya juga saya kira di undang-undang kemacetan untuk diingat bahwa pemerintah itu bukan pemilik budaya lo ya masyarakat kita itulah yang pernah pemilik-pemilik terduga pelaku budaya oleh karenanya yang perlu dipertimbangkan untuk kita diskusikan
53:44 kalau kita memarkan karya catat mencatat budaya ini adalah perkara keterlibatan Hai partisipasi macam Apa itu kan Nanya siapa mencatat napa gitu gak beda-beda tapi bagaimanapun kita menyatukannya saya berikutnya bisa mencoba melihat mencoba membahas secara sangat sederhana ini perkara sinergitas antara tahun kuda itu macam apa jadi bisa kita lihat sebagai Smart ada semacam lagu sistem itu bahwa ada praktik budaya ada Karya Budaya ada di sini nasinya ada apresiasinya gitu ya itu 11 ekosistemnya kemudian kalau praktik budaya itu benar bisa ada pelaku ada proses kreatif ada
54:30 sarana prasarana dan seterusnya kalau kemudian kita Ria budayanya Godain kita ada kategori karya budayanya wujud bentuknya macam apa mungkin juga kuantitas itu kan kuantitas frekuensi begitu ada kemudian bukan hanya itu tekanan bagaimana dia sebarkan lingkupnya macam apa medianya apa cakupan konteksnya apa lembaga yang ikut mendukung itu apa itu kan barulah kemudian kita juga sampai pada perkara Bagaimana mengapresiasi Bagaimana publik mengapresiasi itu entah itu konsumsi ada bagaimana orang menilai mengevaluasi hal itu pemanfaatnya siapa
55:17 jadi kalau di dalam sistem yang seperti ini saya bayangkan Bapak disimpan pencatatan bisa macem-macem Seharusnya itu baik itu silakan klik nya partisipan pencatatan itu ya termasuk pelaku budaya lembaga-lembaga pendidikan lembaga penyiaran itu media-media gitu lembaga pemerintah komunitas budaya lembaga ekonomi bisnis ke masing-masing punya tujuan-tujuannya itu asli gunakan itu bukan hanya bisa enggak barangkali kadangkala sudah menggunakan tapi mereka menggunakan dengan cara-cara mereka akan yang tidak selalu sama jadi penting untuk kita peka perhatikan
56:05 bahwa ketika kita melihat tentara dan budaya itu kita tidak hanya mencatat yang berhasil berhasil saja kita bisa juga mencatat dan belajar dari kegagalan jadi dicatat yang tidak dicatat itu dilupakan di dan diingat itu bukan hanya diingat itu yang berhasil kita juga perlu mengingat ku gagalnya begini Itu kan terus juga yang penting untuk diketahui lakukan adalah bahwa dinamika bahwa praktik budaya Karya Budaya untuk terus berubah tidak cukup dengan satu sekali seperti ini oleh karenanya yang penting kita lakukan wujudnya adalah
56:50 updating untuk budaya diperlukab dating terus-menerus ini jalan terus kan itu tetapi sebelum slide terakhir Sebenarnya saya menambahkan teman-teman kalau gadis yang mengatakan di bagian awal bidang kehidupan sehari-hari bahwa semesta gitu menyediakan tanda-tanda diingat dibaca semut semesta kalau di dalam gedungnya sekarang itu apa menurut saya antara lain adalah dunia Internet itu nah di sana itu banyak sekali informasinya ya di sana setiap pelaku budaya mengunggah dengan tujuan-tujuannya lembaga pendidikan juga mereka penyiaran untuk
57:36 tujuan-tujuan ekonomis juga jadi data itu internet sebagai pikir data hidup itu menyediakan macam-macam ini nah yang diperlukan adalah Bagaimana sistem Mbak Fitri dari macam macam macam macam macam itu kemudian kita mau mau kan mau mau kita rangka akan seperti apa ya entah itu untuk tujuan-tujuan pendidikan oleh lembaga pendidikan atau itu tujuan-tujuan untuk kebijakan oleh pemerintah jadi perlu ada pemikiran-pemikiran Seperti mu data tidak pernah Netral ia selalu ada di dalam konteks karena
58:23 diesel mengatakan itu subjektif enggak ada ada Tani terlalu ngadain subjektif menurut cara pandang tertentu kebutuhan tertentu jadi di dalam sinergitas itu yang perlu kita pertimbangkan adalah warna berusaha masukkan adalah dunia internet sekarang ini dimana Sudah ada jejak-jejak digital yang macem-macem nya banyak dan hanya kata-kata tapi kadangkala juga bentuk itu ada gambar bunyi yang bisa kita reatrive dengan demikian kalau tipe yang perlu kita lakukan gantian silahkan
59:08 m jahe Mari kita bangun rumah kita bersama2 kita tinggal di dalamnya kan Ini rumah mirip kita udah kok kayak klise yang apa eh ih Mari kita bangun bersama kita menyumbangkan panjang kita tidak disebut sebagai kalau sampai pada tahap nya Pak Mahmud tadi yang terakhir ya sudah komunitas gitu dan komunitas tidak harus mendapatkan tapi ada pihak-pihak yang berbeda-beda saling menyumbangkan pemikiran pemikiran dan juga cara menghubungkan antar memori Data yang satu dengan data yang lain Hai itu teman-teman yang ingin saya pakai saya ajak teman-teman sekalian untuk
59:56 apa memikirkan perkara ya budaya merekam kita punya budaya merekam yang baru dan juga bagaimana kita membuat kita menjadi rekaman budaya itu Terima kasih malisis dikembalikan ke Terima kasih banyak Pak lono pemerintah bukan pemilik kebudayaan masyarakat lah pemilik kebudayaan itu salah satunya yang saya highlight Pak Ayo kita garisbawahi karena memiliki kebudayaan pewaris kebudayaan itu adalah masyarakat itu sendiri data itu juga sangat subjektif dia tidak pernah netral dan menariknya yang dicontohkan oleh Pak laut Paddle ilmu Titen Pak uh yang
1:00:45 Hai saya sering dengar disekitar ya kalau di kehidupan sehari-hari karena saya juga sehari-harinya tinggal di Jogja ilmu Titen sama ilmu utak-atik gathuk itu sering kita dengar ya dan tidak jarang Hai dmdh digunakan dalam konteks yang agak ini Pak agak-agak Apa ya nuansanya agak enggak Kayaknya enggak sejajar dengan ilmu pengetahuan modern ya kandang ya ada nah itu yang saya juga penasaran Pak Bagaimana posisi ilmu Titen ini di hadapan science Apakah juga ilmu Titen Hai dipakai sebagai landasan untuk
1:01:32 mengambil keputusan nyol kayaknya di Jogja masih banyak contoh dimana barangkali tidak segera rilis Itu posisinya antara Saya sedang ilmu Titen ya barangkali di mungkin fenomena Merapi atau Beberapa fenomena Hai mungkin bisa dilanjutkan ke sana nanti apa klono ya resep masih penasaran jadi saya mumpung inget jadi mumpung inget untuk nanya nih ilmu Titen itu bagaimana posisinya di hadapan ilmu pengetahuan modern tapi tunggu Pak Tono Sepertinya saya harus membacakan Hai pertanyaan dari teman-teman netizen
1:02:19 Hai saya bacakan dulu ya Pak ya oke tahan dulu yang ilmu Titen nya Mungkin Nanti bisa kita elaborasi bersama sudah ada beberapa pertanyaan Terima kasih teman-teman yang sudah mengajukan pertanyaan ada Bilal Muhammad dari Gunungkidul Hai untuk Pak Mahmud dan Pak lono bagaimana menginisiasi kesadaran warga untuk menuntuk pendokumentasian Pak ke-4 untuk warga format apa yang paling cocok untuk pendokumentasian nah Hai ini pertanyaannya ditujukan untuk Pak Mahmud dan Pak lono barangkali kita ke Pak Mahmud dulu deh mboh
1:03:06 Hai Maturnuwun Pak Wono kwik Terima kasih Ah ini ada pertanyaan dari emas Pak pilar ya Bidadari Gunungkidul Jadi bagaimana cara mendokumentasikan Ya udah ya di komunitas nah sepanjang yang saya ketahui tiap-tiap komunitas itu mempunyai cara sendiri-sendiri dalam mendokumentasikan apa namanya budaya Alif kecut baik itu yang masih tersimpan di memori maupun yang sudah di bisual kan dalam bentuk apa aktivitas budaya sehari-hari di masyarakat Hindu sendiri nah kalau
1:03:52 itu masih tersimpan dalam bentuk memori maka cara mendukung mentashihkan Ya baik oleh masyarakat itu sendiri maupun oleh institusi kebudayaan Yap tadi tersebut jadi merekonstruksi Bali dengan metode tadi or listrik kalau di palolo mungkin terlalu apa yang lama ya pakai apa yang penuh apa Kalau ditempat kita Edo istri itu lama kalau di palano Ibnu ilmugrafis dari selama yang sederhana itu gunakan orange terjadi mewawancarai sesepuh tersebut bisa yang mengetahui
1:04:39 peristiwa-peristiwa budaya atau produk-produk budaya di desa yang bersangkutan yaitu tadi Hai nanti dokumen yang dihasilkan itu tidak hanya teks tidak hanya sound tapi juga apa gambar Termasuk apa namanya film Nah itu itu tuturnya alatnya untuk apa namanya mendokumentasikan apa budaya lokal di salah satu komunitas itu saya kira jawaban Sementara saya Monggo dilanjut Hai lanjut Mbak silakan Pak Wono diem saya malah bertanya apakah
1:05:26 masyarakat sekarang apa ke tidak mendokumentasikan sih komputernya kok untuk mentashihkan I am Hai barangkali ikan besar karena saya mendokumentasikan masyarakat berkembang bisa mendokumentasikan itu untuk apa gitu ya nggak ada acara ingatan bukan tenang kita potret itu kan selalu ada kegiatannya itu kan dokumentasi juga tapi jangan lupa juga bahwa mendokumentasikan itu kalau tadi sayap letakkan di dalam di dalam persentasi saya di dalam dunia masyarakat pada umumnya Hai sebetulnya konser mereka sang
1:06:11 pencipta itu adalah Hai untuk menjadi pedoman dipakai pedoman bertindak Hai isi mendokumentasikan itu juga kadangkala adalah melakukan Hai bagaimana caranya mendokumentasikan tradisi Jadi bukan bukan gak mengertian bayangannya adalah apa Hai mendokumentasi namanya hujan ada wujud material Hai yang dihasilkan dari proses pendokumentasian gitu Bukan gitu ada catatan ada foto bukan begitu kan tapi warisan itu tradisi itu gue tetep dipelihara dengan cara apa paling tampangnya dengan cara melakukan top
1:07:00 Hai jadi catatan itu ada didalam tubuh kita ini Hai itu catatanku ada di tangan saya ini oh aku ngerti caranya gede ini acara begini Itu jadi MM Hai itu memang terkait dengan tujuannya kalau udah yang kita sedang lari pada dokumen yang dilepaskan dari kata karena tindakannya itu dari tubuh kita menjadi materi itu harus selalu yang lain itu bisa Hai ada pengetahuan atau Agan lain yg Hai tapi yang bisa Tekan kan bahwa sebetulnya masyarakat punya caranya sendiri dengan tujuan sendiri yang
1:07:47 barangkali tidak harus selalu tujuannya itu kayak ilmu pengetahuan enggak itu mah ya tubuh sebagai medium pengarsipan ya Pak ya yang ah kita sudah sampai di sini bahwa engkau dalam misalnya seni tradisi Hai misalnya tarian atau bahkan metode memasak ilmu memasak cara memasak yang kita kenal di keseharian kita dan kita Praktekkan Hai semisal m kita punya kebiasaan memasak sayur sayur tertentu di
1:08:32 musim-musim tertentu atau ketika banyak panen atau musim buah atau sayuran apa dengan teknik tertentu itu juga merupakan bagian dari documenting ya Pak ya itu pakailah documenting by doing documenting by doing dan mediumnya adalah tubuh tapi lu deh Wahyu Oh iya Hai justru ketika ada pertanyaannya Bagaimana warga mengarsip atau bagaimana warga melakukan perekaman warga melakukan pendokumentasian kita justru kembalikan warga sudah
1:09:19 melakukan pendokumentasian sejak sebelum mengenal kamera sejak sebelum tulisan UU Apakah m Hai saya kurang tahu tapi mungkin ini besar kita elaborasi lebih jauh ya Pak karena seingat saya di pelajaran sejarah entah SMP atau SMA saya kurang ingat itu yang disebut zaman sejarah itu adalah zaman ketika kita mengenal tulisan sehingga ketika itu tidak tertulis itu semacam tidak valid ya sebagai sumber dua apakah supremasi teks sebelum kita masuk ke budaya digital masuk ke era dimana kita
1:10:05 mengenal berbagai medium dan teknologi-teknologi yang kemudian lambat laun menjadi teknologi digital temenin ada interaksinya dan segala macam teknologi yang paling awal dalam mencatat selain yang berkembang di masyarakat yang sangat beragam entah itu melalui ritus sosial entah itu melalui Praktek Seni entah itu melalui hal-hal yang sesungguhnya sudah dipraktekkan melalui tubuhnya rasanya kok ada semacam supremasi teks ya Pak ya Adakah Benarkah demikian bahwa supremasi Teks itu tanpa sadar Hai mendominasi kita atau tanpa sadar membuat kita
1:10:50 m berfikir atau mengarahkan cara pandang kita bahwa kayaknya urusan perekaman itu ya dengan pulpen dengan kertas atau dengan laptop dan komputer ke padahal barangkali tidak seperti itu Nah pertanyaanku itu tadi Pak Ayo kita bisa lanjutkan ke arah sejauh mana supremasi teks ini the problem dalam pencatatan kebudayaan kita Oh ya memang a di Monas Mahmud mau menanggapi dulu mbak bisnis ya Hai jadi memang kalau menurut saya
1:11:35 umum dunia modern Ketika kita bicara modern kemudian membayangkan mulai Mengapa ya mengedepankan rasionalitas Rasyidin yang seringkali kemudian [Musik] menekan bahkan sampai kalau juga keterlaluan ya mengabaikan Hai nah [Musik] Hai nah Ampenan rasionalitas itu memang Kunti antara lain pirantinya adalah teks nantinya adalah bahasa jadi materialisasi kan
1:12:20 ngebahas itu kalau bahasa yang ada dua macam memang Hai nah bahasa yang kemudian itu merupakan deskripsi itu yang untuk menceritakan sesuatu atau mengganti bahasa yang katanya dengan menimbulkan emosi jadi kayak sastra akan [Musik] Hai nah yang jam jam Hai ilmu pengetahuan itu nantinya masuknya yang diangkat deskripsi dan mudah berpikir lukis itu kebenaran-kebenaran tuh ndak salah bisa bener itu pernyataannya benar atau salah Agil sesuai dengan realita atau tidak Itu ada supremasi bahasa itu memang tetapi
1:13:05 Mbak krisis Hai saya kira perjalanan tampil mu pengetahuan puluh sekarang makin lama makin kemarin ke masa sekarang dekat dari ini itu makin mengakui bahwa ternyata nggak bener kok itu itu itu terlalu supremasi berlebihan ikut bahwa komisi itu mengatakan banget tahu kognisi itu juga ada btuh misalnya termasuk juga Oh ya kita mengetahui tertentu dari rasa pada dari tubuh baru-baru ini ini rezeki urusannya jadi kayak kayak umum pernyataan Tipar yang
1:13:52 kurang ajar sekali kan mengatakan asing depo air maka saya ada kalau saya enggak berpikir saya enggak ada kurang ajar Bukankah saya ini merasa atau saya bisa maka saya ada bayi itu berpikir Tapi dia bisa iya ada keberadaannya karena dia bisa melakukan sesuatu dia bisa merasa itu bukan pertama lagi bibirnya Hai nah itu yang yang tadi ketahui belakangan nggak bisa kita tidak bisa melulu pada rasionalitas bulan Pak megatech itu tapi juga dengan praktik sehingga
1:14:39 Hai yang bisa katakan perkembangan ilmu pengetahuan seperti ini sebetulnya tidak dikatakan bagi kita yang lalu ketika kita ketemu dengan ngelmu itu kalah Koni atau gerakan anti-d Oh gitu racik ndak Hai jadi ilmu-ilmunya bikin sesaji ilmunya sesakit apa yang membikin sesaji itu Hai video misalnya Hai yang bukan sesuatu yang mudah dipindahkan kedalam teks pulsanya aku muka mengajari ini bukan hanya itu Hai itu maliris Oh iya pak m
1:15:25 [Musik] Hai tadi juga Pak Mahmud juga menyebutkan bahwa selain berfungsi sebagai sumber ini ada pergeseran paradigma juga atau paradigmanya dinamis memori jadi dari evidence memori identity community jadi pendekatannya lebih holistik gitu Pak Mungkin Pak Mahmud juga bisa menambahkan atau silakan Pak Mahmud menanggapi pertanyaan dari kawan kita Bilal dari Bilal Muhammad dari Gunungkidul tadi Pak Mahmud Oh yeah This is Saya ingin melanjutkan Mas ono tadi ya ya Pertama eh dari Mbak ricis tadi mengatakan bahwa empat
1:16:13 namanya jadi Rabab kebudayaan itu lahir setelah Ada apa tulisan sejarah cara-cara Iya makanya di dalam apa terminology buku-buku sejarah itu saya tidak begitu senang menggunakan istilah Playstore jadi Playstore I dan pihak masyarakat masa lalu itu tidak tidak mempunyai sejarah tidak mempunyai hebat namanya literasi tulisan makanya saya sering menggunakan kroto seri segera lebih-lebih tebak nah tadi terkait dengan pertanyaan apa supremasi teks merupakan problem Saya kira itu tidak menjadi lebih buruk pink jadi seperti
1:16:58 tadi di uraikan Mas Tono Ayo kita mencoba melihat begini ya atex itu lahir karena ini budaya tulis budaya Tuliskan dari orang-orang salah orang-orang yang jejak kita-kita itu budaya Desa makanya nanti lahir Mir ilmu di belakang budaya tulis tunatic lahirnya ilmu itu tidak jadi apa jadi menurut saya ini tidak tidak tidak problem tidak masalah biarkan mereka berjalan sendiri-sendiri Jadi tidak ada supremasi tidak ada apapun itu Hai itu mbak-mbak bis apa dari saya tadi sebelum apa selesai berakhir presentasi Mbak Lisa
1:17:44 menanyakan ini jadi mengenai ilmu pengetahuan ya kayak pengetahuan ya kalau atau intelektual masyarakat Alif masyarakat lokal tadi dan diminta untuk memberikan contoh ini maafkan agak meloncat jadi saya supaya saya tidak rubah menjawab pertanyaan Mbak linis tadi Contohnya apa dukun bayi ndak ada lagi mindring meeting nih Irak Jawa Barat pangur itu kan kita sudah lupa Oh ya sudah tidak ingat lagi apa-apa ngurtafur itu seperti apa coba banyak anak-anak sekarang mereka tidak tidak tahu Padahal itu pengetahuan lokal masyarakat Alif banul
1:18:31 Oke siap masih ingat dulu kalau ada ngantem kemantenan itu sebelum manten Jepang Or ke dirasakan biar cantik yaitu Apa itu pewarisan Joe warisan-warisan budaya kita itu itu salah satu contohnya Mbah Dukun bayi sekarang sudah sudah enggak ada karena tadi apa ilmu pengetahuan apa namanya akhirnya ilmu pengetahuan dan ini mulai tergeser ya Ada itu juga ilmu bukan lawan ilmu Titen mineral kalau menurut itu itu Mbak wis lanjut Oh Baik Pak Mahmud Terima kasih menarik sekali Pak contohnya dukun bayi mungkin dari perspektif ilmu kesehatan
1:19:16 yang modern mungkin Dianggap Hai kurang ini ya entah kurang higienis atau tidak memenuhi standar di dalam perspektif kesehatan ilmu kesehatan yang modern ya Sehingga proses kelahiran selalu dianggap proses yang perlu campur tangan medis gitu itu menarik sekali Pak ini contoh gimana dukun bayi ini kan juga sebetulnya pengetahuan prakteknya adalah praktek preservasi pengetahuan yang berhadap-hadapan dengan ilmu pengetahuan modern dan dalam hal ini adalah medis menarik sekali Pak contohnya ini kayaknya nyambung juga sama pertanyaan aku yang tadi saya Arahkan ke Pak Tono
1:20:03 depan J dimana ilmu Titen itu di hadapan Hai ilmu pengetahuan modern kayaknya mungkin kita bisa kita lanjutkan elaborasi nya ke sana Pak Tono begini ini Kebetulan Mahmud dukun bab ngomongin pun pagi itu saya itu wajib ngomong tapi begini m Oh ya memang kalau itu tadi ada bidan meskipun agak ada satu hal yang berubah kan ketika cara pandangnya medis buku peristiwa kelahiran itu melulu dipandang dengan cara sempit tadi makanya Siapa yang mencatat dan menyapa yang
1:20:49 untuk tujuan Apa itu itu melulu dipandang sebagai peristiwa karena kelahiran biologis Hai sementara kalau itu dukun bayi enggak itu peristiwa cultural itu Hai teteh eh orang melahirkan itu bukan hanya atau sama dengan kucing mana gitu nggak Hai jadi item jadi kuburan Makanya nama berbeda-beda bener pernah banyak Nah ketika dia pindah ke medis maka dimensi menjebol orangnya Tadi kita itu karena tujuannya apanya itu sebabnya bisa berbeda-beda
1:21:36 Maka kalau ada apa-apa yang diteruskan ini atau apa gitu Oh begitu ya Kenapa kemudian Apakah kalau kejepit tidak bisa digabungkan sama yang cultural sih Hai istri bisa saja kan orang dulu pakai kuota motor user bayi itu pakai pelat gitu bilahan bambu itu jangan asal mula dikasih kunir dan kunir itu keputer nyata juga punya apa-apa daya untuk desinfektan atau apa gitu ya karena akan wuih Jadi tapi kemudian bergelar nyawa ini harus kirim pakai pinset begini gorengan Kidul yang
1:22:24 itunya jadi ukurannya dari fisik Hai itu manis Hai Betul Pak Nono em memang tantangannya tidak hanya ilmu pengetahuan medis atau cara pandang medis yang melihat ada ukuran higienitas yang beda gitu kebetulan tuh kemarin saya suka ngobrol dengan teman-teman dari Jawa Barat teman dari Jawa Barat itu menceritakan neneknya yang seorang paraji dukun bayi yang sekarang sudah Hai tidak ditemui karena merupakan ini sudah tidak ada lagi prakteknya semua sudah menganggap peristiwa medis kelahiran bayi itu jadi dimensi
1:23:09 kulturalnya sudah hampir 100% Hilang padahal dalam proses kelahiran melalui dukun bayi itu ada dimensi dimensi kultural yang didalamnya juga ada pengetahuan yang sangat eh Space Bound atau sangat terkait dengan konteks sangat terkait dengan Bagaimana manusia melihat Manusia yang lain dan bagaimana manusia melihat alamnya itu yang bisa jadi hilang dan Justru karena menghadapi perspektif medis dan selain itu juga menghadapi barangkali mungkin agama ya yang menganggap praktek-praktek atau ritual tertentu menjadi kurang pas gitu jadi memang perlu kita dudukan dalam konteks
1:23:54 Ketika kita melihat dinamika antara antara agency ketika melihat pra Hai preservasi pengetahuan yang bisa saja berupa Rito Rito sosial ya Pak ya baik-baik saja alat-alat ekonomi jadinya iya ada unsur ekonominya ya Pak ya itu kalau kita pakai pelet bisa kita miliki sendiri stop Hai nanti sekolah yang sekolah mahal-mahal ini nah oke mengingatkan lagi untuk teman-teman yang ingin bertanya silahkan tinggalkan
1:24:41 pertanyaan dicat box tapi ini sudah ada pertanyaan lagi Eh m Hai dari Haryo bagus Condongcatur Hai kepada klono Pak gimana caranya mengaktivasi big data tetapi ada isu perlindungan data huhuhu wuu Oh ya silakan pakai ton diakhiri dengan Caca ya Oh ya memang seperti Hai itu Hai apa ya Hai Sayang enggak bukan orang yang enaknya tapi itu mungkin hamil Apa hal-hal yang perlu diupayakan untuk diatasi misalnya begini sekarang
1:25:31 Hai ada kalaupun nanti ada data-data yang imut dan terlindungi ada privasi dan sebagainya sebetulnya akan Hai data itu tetap ada di sana ada di dalam dunia internet dalam beberapa bulan lamanya itu kemudian apa ada pihak-pihak tertentu yang mungkin bisa meminta Hai akses pada data itu misalnya dalam hal ini menjadi perang misalnya peran pemerintah negara yang kemudian menyatakan ada kepentingan-kepentingan ini sehingga ada pekerti itu gitu ya walaupun itu pun tidak menjamin masih tapi akan ada-ada ada cara-cara tertentu
1:26:16 Omi yang harus kita tempuh agar Ya itu bisa diakses sama Hai saya punya memang kok belum bukan ahlinya dalam hal ini ya tapi M apa Seandainya pun cara mengecek membayangkan ya Ada mesin Rival data untuk gejala-gejala budaya Hai praktik-praktik budaya yang kemudian saya lihat ada Muhammad teman-teman itu dengan dengan mesin itu tidak kita bisa mereka tak macam-macam lip Ayo kita bisa mempunyai Hai bukan bukan lagi kita orang pelaku
1:27:01 mencatatkan enggak cukup mengunggah melaporkan peristiwa nya begini begini begini Itu kan jadi kaitan dengan yang tadi Hai yang lakukan saja Kemudian beritakan itu kemudian ketika itu menjadi sudah ada jejak digitalnya menekan bisa diambil di sini enggak ada lembaga-lembaganya bisa memerlukan hal-hal seperti itu melakukan hari tribal tutup dan seterunya itu lembaga-lembaga ekonomi tanpa kita ketahui banyak melakukan hasil itu ya Hai Lembaga Budaya brainly.com Mama memikirkan hal itu
1:27:48 hai tuh Beb Hai mohon maaf ya nggak bisa menjawab perkara-perkara hmm apa Hai kalau perlindungan kata dan sebagai tutup ukurannya udah masuk ke hukum YouTube e-blue Oh iya Om barangkali pertanyaan ini muncul karena retrieval yang dimaksud sebutkan tadi ya Pak ya yang sesungguhnya metodenya juga macam-macam karena memang ketika kita masuk ke dunia digital atau menjadi bagian dari masyarakat atau arganet itu sesungguhnya kita juga nyetor data nyetor datang dengan sukarela m ini memang tidak terlalu spesifik ya
1:28:33 pertanyaannya tapi kita kembalikan ke tadi itu tujuannya apa dan bagaimana lalu Siapa yang sesungguhnya mengaktivasi data ini karena sesungguhnya kita ada di situasi dimana data itu sangat mudah didapatkan bahkan luapan data yang disebut hari ini atau tsunami data tsunami informasi Hai untuk data-data karena keterbukaannya cuman kadang teknik retrieval nya itu tidak dimiliki oleh semua orang barangkali atau malah kalau dalam konteks sosial humaniora sederhana punya perspektif atau tools-tools yang M tulis yang sifatnya paradigmatik gitu bisa dipakai seperti kalau kita masuk ke search engine kita masuk dengan kata
1:29:21 kunci yang tepat itu kita bisa mendapatkan data yang lumayan untuk penelitian atau untuk kajian-kajian lanjutan tapi perlindungan data ini nampaknya memang ranahnya lain ya itu memang isu tapi memang disini kita tidak bisa membahas lebih jauh m Iya ada Pertanyaan selanjutnya dari dari ini Mas Agus bumbu sama Rosa ihd Wow iya pengin menjawab video dari emas lagu Sungguh ini mempertanyakannya Apakah Ahok itu merupakan dokumen Hai kalau saya menyebutnya dokumen digital
1:30:06 Apakah itu nanti berguna sangat berguna tidak hanya untuk riset tapi untuk melihat apa Hai sejarah mentalitas satu masyarakat itu saya ambilkan ilustrasi jadi ada satu tulisannya bak pun towijoyo mengenai sumur ajaib di Surakarta jadi digambarkan bahwa sumur itu Ketika dilihat ada bendera hijau benderanya si sarikat Islam dari itu sudah tersebar luas lebih mana-mana itu kan hop kan dan tidak nyata tapi ternyata apa namanya itu sebagai tafsir jadi apa sejarah mentalitas TV masyarakat
1:30:51 Surakarta pada pada pada pada masa itu dan kemudian apa yang diramalkan terjadi jadi si dan komunis itu sih itu terjadi di diserahkan jadi hop itu dokumen kalau tadi Mas aku sungguh menyebut yang Oke beredar di internet maka itu documented digital Hai hidung edit itu belum saya nah kemudian ini dari rusa-rusa suka dewa ya dia bertanya apakah negara luput dari proses merekam proses budaya masyarakatnya negara tidak tidak luput negara punya institusi-institusi kebudayaan inilah aha
1:31:38 bagian etryi.pro paya negara melalui tangan negara yaitu lembaga institusi kearsipan jadi merekam semua kegiatan tapi tidak Hai tidak raba serta merta harus semuanya Didik direkam ya tentu ada apa namanya kegiatan urutan mana yang harus didahulukan direkam mana yang belakangan dan setirnya tapi kalau tadi menarik pandangan Maslow mata di masyarakat sendiri sebenarnya sudah sudah merekam tanpa negara hadir di sana di dalam bentuk memori dan seterusnya dan Hai itu krisis jadi saya enggak Mahmud
1:32:24 Cukup jelas ya Pak ya hoax itu juga bagian dari dokumentasi hoax itu juga penting untuk melihat perjalanan mentalitas mungkin pak londo mau menambahkan terkait dengan hoax tadi Pak Hai g3lo pikirannya cuma mengatakan mau menambahkan satu saja bahwa kalau saya mengatakan tadi kita penyerang ingat kita jangan namanya ngomong perkara keberhasilan tapi juga kita akan kegagalan nah begitu bisa kita tempatkan di dalam posisi Uteh antara terus dengan pernah Andrew gitu ya Dan Kita bisa belajar dari Andrew juga kira itu juga perlu kita pelajari itu
1:33:10 nyamper lagi kalau chatting Saya memegang apa melanjutkan ke ini yang mbak Ning ayam Pak Oh sebentar Mbak Nia itu juga menanyakan apakah ada sudah apakah sudah ada contoh-contoh konkrit integrasi pendokumentasian antar elemen tersebut hari ini ya enggak tahu ini teman-teman Seberapa jauh memahami persoalan ini atau enggak hal ini Hai kalau di diem apa di undang-undang pemajuan kebudayaan itu urusan pencatatan itu disebutkan Mulya
1:33:57 nyata Hai mendokumentasikan itu bagian dari mepeling bunga itu dan kemudian dari contohnya sampai-sampai ke ke bawah kayak apa Hai saya tidak tahu apakah teman-teman Hai berpartisipasi atau enggak Tapi itu sampai pada yang namanya ppkd apa Pola pemikiran kebudayaan daerah ppkd yang ada instrumennya berupa pencatatan pencatatan Om budayanya apa begitu Hai Bagaimana kondisinya ada sebagai jadi agak maunya
1:34:42 negara itu lewat peraturan itu itu menyebut motret Hai itu Asy budaya daerah masing-masing dan mulai ditingkatkan dari Kabupaten dan Kota berkeping-keping nasional gitu untuk kebijakan kebudayaannya kayak apa Hai nah am mungkin selama ini itu selalu atau masih masih terlalu terkesan Hai sangat dominan pemerintah Apakah itu sudah mempertimbangkan hal-hal yang dirasa penting sih oleh masyarakatnya itu atau Pak pelaku-pelaku budaya Makanya tadi saya menyatakan parameter-parameternya
1:35:31 Hai nah kayak I am apa ya mempunyai contoh seperti itu yang catrikan mungkin ya partisipasi teman-teman ketika mengatakan Inilah Kami ingin yang dicatat ininya ataukah membaca lupa impiccha cuma jumlah kali pementasannya mengenai kualitas respon penonton enggak ada begitu bisa nanti mau diambil kebijakan Hai belum ada bentuk yang contoh konkrit seperti itu yang saya Setahu saya yang sampai pada multi pepaya nama pak multijet gitu ya pemangku kepentingan yang bersama-sama
1:36:18 merumuskan ikutan Tapi itu pekerjaan rumah terbesar Ya udah jangan kemudian itu cuma diserahkan misalkan kepada pihak pemerintah atau bahkan juga jangan cuma diserahkan pada pihak akademisi akademisi itu yang ngertinya pakai ilmuwan yang tadi saya bilang tadi sementara pelaku budaya dengan Roso Hai yaitu itu Mbak bisnis untuk suaranya
…