[EmperoKultum Eps. 6] Bersama Ustadz Andri Setyo R., S.Kom - Golongan yang Diperbolehkan tidak Puasa

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang golongan orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan menurut agama Islam. Keringanan ini diberikan dengan syarat mengganti puasa di lain waktu (qadha) atau membayar fidyah bagi yang tidak mampu.

  • Anak kecil dan orang gila tidak diwajibkan berpuasa.
  • Musafir (orang yang bepergian jauh), orang sakit, wanita haid atau nifas, orang tua renta, serta wanita hamil dan menyusui diperbolehkan tidak berpuasa dengan syarat tertentu.

Pembukaan

Video dibuka dengan salam dan doa. Kemudian, dijelaskan bahwa Islam adalah agama yang sempurna dan mudah, dan puasa Ramadan adalah kewajiban bagi umat Islam sebagai salah satu rukun Islam. Pahala ibadah di bulan Ramadan dilipatgandakan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amalan dan kebaikan. Selain itu, penting untuk memperhatikan hal-hal yang dapat membatalkan puasa agar mendapatkan pahala yang sempurna.

Keringanan Puasa: Qadha dan Fidyah

Dijelaskan bahwa Islam memberikan keringanan bagi orang-orang tertentu untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan, namun tetap wajib menggantinya di luar bulan Ramadan. Penggantian ini bisa dilakukan dengan qadha (mengganti puasa di hari lain) atau membayar fidyah (memberi makan fakir miskin). Qadha diperuntukkan bagi orang yang mampu berpuasa namun terhalang aktivitas tertentu, sedangkan fidyah bagi mereka yang tidak mampu berpuasa sama sekali, seperti lansia atau penderita sakit parah.

Anak Kecil dan Orang Gila

Anak kecil yang belum baligh tidak diwajibkan untuk berpuasa. Begitu pula dengan orang gila, karena mereka tidak memiliki akal sehat sehingga tidak dibebani kewajiban berpuasa.

Musafir (Orang yang Bepergian Jauh)

Musafir, yaitu orang yang melakukan perjalanan dengan jarak tempuh sekitar 89 km atau lebih, diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Jika musafir tersebut mampu menahan diri dan tetap berpuasa, maka diperbolehkan. Namun, jika tidak berpuasa, ia wajib mengganti puasa tersebut setelah bulan Ramadan dengan cara qadha.

Orang Sakit

Orang yang sakit diperbolehkan untuk tidak berpuasa, terutama jika berpuasa dapat membahayakan dirinya atau memperlambat penyembuhan. Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT yang memberikan kemudahan dan tidak menginginkan kesulitan bagi umat-Nya. Orang yang tidak berpuasa karena sakit wajib menggantinya di lain waktu (qadha).

Wanita Haid atau Nifas

Wanita yang sedang haid atau nifas haram hukumnya untuk berpuasa di bulan Ramadan. Mereka wajib mengganti puasa yang ditinggalkan tersebut di luar bulan Ramadan (qadha).

Orang Tua Renta

Orang tua renta yang sudah tidak mampu lagi berpuasa mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa. Sebagai gantinya, mereka dapat membayar fidyah.

Wanita Hamil dan Menyusui

Wanita hamil dan menyusui mendapatkan keringanan untuk tidak berpuasa karena membutuhkan energi yang banyak. Jika tidak berpuasa, mereka diperbolehkan dan dapat menggantinya dengan qadha atau fidyah, tergantung kondisi dan kemampuan mereka.

Kesimpulan

Sebagai kesimpulan, video ini merangkum enam golongan orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa: anak kecil dan orang gila, musafir, orang sakit, wanita haid atau nifas, orang tua renta, serta wanita hamil dan menyusui. Video ditutup dengan doa agar puasa di bulan Ramadan berjalan lancar dan mendapatkan ridha dari Allah SWT.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:12 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahirrahmanirrahim. Wa bi'ina sta'a'in ala al-mudik bernyawad-din. Salatu wasalamu ala surahul anbiya wal musalin. Sayyidina wa yulana Muhammadin wa ala alihi wa shawdhi ajma'in. Amma'a. Alhamdulillahirrahmanirrahim. pada kesempatan kali ini kita masih diberi kesehatan masih bisa melaksanakan kuasa di bulan Ramadan ini dalam keadaan sehat buat Al-Fiyah dua kali ini salawat salam kita

1:00 aturkan kepada baginda Rasulullah SAW yang telah memberikan keindahan kepada umat manusia dari zaman Jaliyah menuju zaman yang terang dan terang ya Bimu Islam, agama Islam baik anak-anakku yang bodiman pada kesempatan pada kali ini pada dasarnya Islam adalah agama yang sempurna dan mudah Puasa Ramadan adalah kewajiban umat Islam karena merupakan salah satu rukun Islam.

1:50 Pada bulan mulia ini, semua anak ibadah dilipat gendakan pahalanya, sehingga kita semuanya perlu mengisi hari-hari dengan berbagai amalia dan kebaikan. Pada saat sedang berpuasa, kita juga harus memperhatikan hal-hal yang dapat membatalkan puasa sehingga kita mendapatkan pahala dari Allah SWT bukan hanya sekedar lapar, haus, dan letih diantara yang membatalkan puasa adalah salah satunya yaitu makan dan minum pada kesempatan ini Mari kita

2:39 belajar bersama tentang siapa saja yang dibolehkan untuk tidak berkuasa dalam bulan Ramadan. Islam memberikan keringanan ataupun memperbolehkan orang-orang yang tidak melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan. Akan tetapi puasa harus tetap diganti di luar bulan Ramadan. maupun secara membayar atau mengkodok ataupun membayar fityah Kodok hanya boleh dilakukan oleh orang Islam yang sanggup berpuasa dan tetapi terhalang

3:27 karena aktivitas tertentu sesuai ketentuan Allah SWT Sementara fityah bagi mereka yang tidak mampu mengganti puasa bulan Ramadan dengan berpuasa di waktu yang lain atau mempadok misalnya bagi orang yang lansia menderita sakit parah dan lain sebagainya orang-orang yang diperbolehkan tidak berpuasa salah satunya yakni yang pertama anak kecil dan orang gila bahwasannya anak yang belum balik ini tidak diwajibkan untuk melaksanakan kuasa

4:14 pemadam bahkan orang gila, karena orang gila ini tidak mempunyai akal sehat sehingga tidak diwajibkan untuk melaksanakan kuasa pemadam yang kedua yaitu musafir orang yang berpergian dengan jarak tempuh yang jauh Perjalanan yang ditempuh diperkirakan berkisar 89 km Maka diperbolehkan untuk tidak berpuasa bagi orang yang berpergian jauh Bagi yang berpergian jauh masih bisa menahan, bisa

5:01 melaksanakan puasa Maka diperbolehkan untuk berpuasa Tetapi kalau tidak berpuasa itu juga diperbolehkan. Akan tetapi seorang musafir harus mengganti setiap hitungan hari yang terlewakan itu dari setelah bulan Ramadan. Dalam artian harus mengkodok. Yang ketiga yaitu orang sakit. Sakit menjadi bahkan diperbolehkannya seseorang berbuka adalah keadaan yang jika ia berpuasa dalam keadaan tersebut akan membahayakan dirinya sendiri

5:51 bahkan sakitnya tidak kunjung sembuh hal tersebut seseorang yang sakit diperbolehkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadan Bagaimana firman Allah SWT? Barang siapa di antara kalian ada yang sakit atau dalam perjalanan jauh Lalu ia berduka maka ia wajib mengganti sejumlah hari yang

6:39 ditinggalkannya pada hari setelahnya. Allah SWT menginginkan kemudahan dan tidak menginginkan kerusakan. Orang yang tidak berpuasa karena sakit, ia berkewajiban mengganti di selain bulan sesuai dengan jumlah hari yang ditinggalkan atau dengan mengkodok golongan yang selanjutnya yang diperbolehkan tidak berkuasa yaitu orang yang hamil yang keempat adalah

7:25 orang yang haid atau nifas wanita yang haid ini tidak diperbolehkan atau haram menghukumnya untuk melaksanakan kuasa di bulan Ramadan Hukum seorang yang haid itu sama halnya dengan hukum darah yang ada di orang nifas Jadi orang-orang yang tidak berpuasa karena haid atau nifas ini wajib menggantinya atau wajib mengkodok pada selain bulan Ramadan sebagai dalam sama seperti yang dijelaskan sebelumnya

8:14 yang kelima yaitu orang yang telah rentah yang dimaksud disini adalah orang yang sudah lanjut usia baik itu laki-laki maupun perempuan sehingga ia tidak mampu lagi berpuasa orang yang keadaan demikian mendapatkan keringanan untuk tidak berkuasa sehingga bisa membayar vidya di kemudian hari yang keenam adalah wanita hamil dan menyusui wanita hamil atau menyusui dapat keringanan untuk tidak berkuasa dikarenakan

9:01 beliaunya orang yang hamil dan menyusui ini membutuhkan energi yang banyak sehingga tidak berpuasa pun tidak ada, tidak kalau tidak kuasa ini diperbolehkan baik dari beberapa penamparan ini kita sudah belajar tentang orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa. Untuk menjadi kesimpulan kita, orang yang diperbolehkan untuk tidak berpuasa ini ada yang pertama anak kecil dan orang gila, yang kedua

9:50 orang yang musafir atau perjalanan jauh, yang ketiga orang sakit, yang keempat wanita hamil ataupun nifas. Wanita head atau nifas. Yang kelima, orang yang telah rentah atau yang tua. Yang keenam, wanita hamil dan menyusui. Demikian pembelajaran di kesempatan ini. Mudah-mudahan kita semuanya mendapatkan manfaat dan dapat ridha dari Allah SWT mudah-mudahan puasa kita di bulan Ramadan mulai awal hingga akhir dapat

10:39 berjalan dengan lancar dapat penuh puasa 30 hari dan mendapatkan ridha dari Allah SWT kurang lebihnya awal hingga akhir saya mohon maaf yang sebesar-besarnya Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share

Ringkasan Video YouTube