#Eps14 l Menjadi Ahli Kitab Yang Berjalan

Ringkasan Singkat

Video ini membahas konsep "Kitab yang Nyata" (Kitabum Mubin) dalam Al-Qur'an, yang merujuk pada utusan Tuhan yang telah mengaktifkan petunjuk ilahi dalam diri mereka. Utusan ini, yang bisa berupa manusia, berfungsi sebagai penuntun bagi orang lain menuju jalan yang benar. Video ini juga membahas tentang bagaimana setiap individu memiliki potensi untuk menjadi "kitab yang nyata" dengan mengaktifkan potensi spiritual dalam diri mereka.

  • Kitab yang nyata adalah utusan Tuhan yang telah mengaktifkan petunjuk ilahi dalam diri mereka.
  • Setiap individu memiliki potensi untuk menjadi "kitab yang nyata".
  • Utusan Tuhan terdekat ada di dalam diri kita sendiri.

Pembukaan: Kitab yang Berjalan dan Kitab yang Nyata

Video dimulai dengan membahas tentang Nabi Muhammad sebagai "kitab yang berjalan," yang kemudian dikaitkan dengan konsep bahwa setiap orang memiliki "kitab" dalam diri mereka yang perlu diaktifkan. Ketika seseorang mampu mengaktifkan potensi malaikat dalam dirinya, mereka dapat memahami petunjuk Tuhan secara langsung dan menjadi utusan. Utusan ini menjadi contoh yang harus diikuti karena pesan yang mereka sampaikan berasal dari sumber yang benar.

Quran Sejati dan Quran yang Nyata

Pembahasan beralih ke konsep Quran sejati dan Quran yang nyata. Quran yang nyata (Kitabum Mubin) adalah kitab yang ada di dalam diri seseorang yang telah diturunkan dan diaktifkan, sehingga orang tersebut dapat membaca, mempelajari, memahami, melaksanakan, dan menyebarkan ajaran-ajaran Tuhan. Kitab ini terus dialirkan oleh petunjuk dari Tuhan, terutama ketika seseorang telah mencapai kesadaran "Aku Dua" atau bahkan "Aku Satu" (bersatu dengan Tuhan).

Kitabum Mubin: Utusan Tuhan dalam Wujud Manusia

Video ini membahas Surah 43 dalam Al-Qur'an, yang menekankan pentingnya perilaku sebagai output dari pengetahuan. Kitabum Mubin, atau kitab yang nyata, adalah utusan Tuhan yang wujudnya adalah manusia. Mereka telah mengaktifkan kitab dalam diri mereka dan mampu mengalirkan petunjuk Tuhan. Melalui mereka, Tuhan menunjuki orang lain ke jalan yang benar dan mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya.

Rasul: Dulu, Sekarang, dan Masa Depan

Diskusi berlanjut dengan pertanyaan apakah rasul atau utusan masih ada saat ini. Surah 33 ayat 40 menjelaskan bahwa Muhammad adalah penutup para nabi, tetapi bukan berarti tidak ada lagi utusan Tuhan. Surah 22 ayat 75 menjelaskan bahwa Allah memilih utusan-utusan-Nya dari malaikat dan manusia secara terus-menerus. Manusia yang telah mencapai "Aku Dua" akan diberikan fasilitas malaikat, yang kemudian mengaktifkan potensi mereka sebagai utusan.

Utusan Tuhan di Tengah-Tengah Kita

Video ini membahas Surah 49 ayat 7, yang menyatakan bahwa di tengah-tengah kita ada Rasulullah. Rasulullah yang terdekat adalah utusan Tuhan yang ada di dalam diri kita sendiri, yang dapat diaktifkan untuk memberikan petunjuk terus-menerus. Ketika kesadaran malaikat dalam diri kita aktif, kita akan terus-menerus diberikan kesadaran dan petunjuk. Kita harus mengikuti petunjuk dari utusan yang ada di dalam diri kita, karena pesan tersebut berasal dari sumber yang benar.

Mengikuti Rasul yang Terdekat

Video ini membahas Surah 3 ayat 31 dan Surah 4 ayat 59, yang menekankan pentingnya mentaati Allah dan Rasul. Rasul yang paling dekat dengan kita adalah yang ada di dalam diri kita, yaitu hati nurani, kalbu, kecerdasan, dan kesadaran kita yang semakin tinggi. Kita harus mentaati pesan-pesan yang datang dari dalam diri kita, karena pesan-pesan tersebut adalah petunjuk dari Allah. Mengikuti Rasul berarti mengikuti kesadaran yang lebih tinggi, bukan hanya mengikuti budaya atau tradisi tertentu.

Menyampaikan Amanat: Menjadi Quran yang Nyata

Video ini membahas Surah 5 ayat 67, yang memerintahkan Rasul untuk menyampaikan apa yang diturunkan Tuhan kepadanya. Jika kita telah menjadi "kitab yang berjalan," kita juga mendapatkan amanat untuk menyampaikan ajaran-ajaran Tuhan. Menyampaikan amanat berarti menjadi pantulan dari kebenaran dan mengingatkan orang lain, bukan memaksa atau mengintimidasi. Video ini diakhiri dengan menekankan bahwa kita tidak perlu mengakui diri sebagai utusan, tetapi biarlah Tuhan yang mengakui.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Nabi Muhammad tuh kitab yang berjalan gitu. Semua kita punya kitab loh. Betul. Iya. Masalahnya kitabnya belum aktif aja. Betul. Kalau kitab kita semua sudah aktif, semua orang jadi kitab yang nyata. Hm. Ketika seseorang itu sudah bisa mengaktifkan fasilitas malaikat ke dalam dirinya sehingga dia bisa mengerti h petunjuk-petunjuk Tuhan langsung ke hatinya gitu, H. Maka dia itu akan dijadikan utusan gitu. Oke. Kita harus mengikuti enggak ini si utusan yang ini? Iya. Karena itu pesannya dari mana sebenarnya? Dari aku satu langsung sumber aku dua. Nah. Heeh. Oh, itu yang dimaksud ati Allahu ati rasul kali ya. Iya gitu. Ayo kita mau ke sana ya. Oke. Oke. [Musik]

0:45 Asalamualaikum. Selamat datang di Ngaji Bareng dari lisan menuju kesadaran. Kita akan menyalami lagi ayat-ayat Al-Qur'an yang indah, penuh dengan pemaknaan untuk mendapatkan petunjuk dan kita mulai menyadari bahwa Quran itu mudah dan Quran itu untuk semuanya tapi bagi yang mau. Oleh karena itu, kita ngaji bareng untuk terus menyelami lagi pemaknaan-pemaknaan esensi-esensi dengan bahasa-bahasa yang mudah agar kita khatam. Ingat khatam itu bukan selesai 30 juz, tapi baca, pelajari, pahami, amalkan, syiarkan, perfect dan menjadi laku atau perilaku. Kita sudah bicara tentang Quran sejati di mana Quran tulisan dan ternyata Quran tulisan ini adalah datang dari Quran yang sejati

1:31 yang disebut dengan yang namanya Quran yang ada di dalam dada kita. Nah, selain Quran yang sejati disebutkan juga ada Quran yang nyata. Maksudnya nyata di sini seperti apa sih? Gimana, Pasi? Ya, makasih Kangung. Kita belajar lagi nih. Seru nih. Seru, Pak. Seru. Ee jadi Quran itu adalah kitab yang nyata. Kitabum mubin gitu ya. Iya. Kitabum mubin itu apakah kitab yang ini? Hmm. Ada periode di mana ini belum ada loh. Betul. Dan Aisyah kan pernah bilang Nabi Muhammad itu Quran berjalan. Nah, itu dia. Iya kan? Belum ada bukunya. Belum ada. Jadi yang disebut kitab mubin adalah ketika kitab di dalam diri kita itu sudah diturunkan sehingga kita kemudian bisa membaca, mempelajari, memahami,

2:18 melaksanakan, mensyiarkan, dan kitab yang ada di dalam kita itu bisa terus-menerus dialirkan oleh petunjuk dari Tuhan gitu ya yang ada baik ketika kita sudah sampai di kesadaran aku dua apalagi nanti kalau sudah kita bisa lebur, larut, luruh di aku satu. yaitu ee apa ee lebur di dalam Tuhan ya. Aku satu itu sumber dari semua sadaran, kecerdasan atau roh itu sendiri. Berarti begitu sudah kita embededilahnya embeded itu bahasa Inggrisnya menyatu gitu. Itu itu manusia itu disebut sebagai kitab yang nyata gitu. Oke. Oke. Ada wujudnya, ada perilakunya. Oke. Bisa menyampaikan. Oke. Oke. Dan ini nih

3:05 sebenarnya satu sikap atau kondisi atau keadaan yang bisa dialami oleh semua orang. Hm. Gitu. H. Jadi kitab yang nyata wujudnya adalah orang gitu, Kang Abu. Oke, kita buka ayatnya, ya. Oke. 43. Ya, output-nya tetap jadi perilaku kali ya, Mas ya. Semua IC. Oke. Oke. Pengetahuan perilaku, semua ada di dalam diri seseorang. Hm. Yuk. Oke. Hamim. Demi kitab yang jelas. Heeh. Nah, kitabu mubin kan di situ. Nah, kitabu mubin itu artinya kitab yang nyata. Kitab yang nyata nih apa sih? Coba kita buka ya. Surat 15. Surat sori surat 5 ayat 15 dan 16.

3:51 Wahai ahli kitab, sungguh Rasul kami telah datang kepadamu menjelaskan kepadamu banyak dari isi kitab yang kamu sembunyikan dan banyak pula yang dibiarkannya. Heeh. Sungguh telah datang kepadamu cahaya dari Allah dan kitab yang menjelaskan. Nah, itu kitab menjelaskan bahasa Arabnya apa tuh? Kitabun mubin. Nah, kitabun mubin wujudnya apa tuh? Ayat berikutnya enggak wujudnya di ayat situ rasul kan? Oh iya. Utusan utusan. Iya. Utusan yang sudah menjalani khatam khatam lima itu. Oke gitu. Iya. Khatam L itu yaitu baca, pelajari, pahami, laksanakan, syiarkan. Dia sudah dialir dan semua ini dari pengaliran gitu. Yang ada di aku dua

4:36 atau aku satu gitu. Oke. Itu namanya ayat itu namanya kitab mubin. Jadi, kitab mimpin adalah utusan Tuhan. Hm. Jadi, kita juga harus menggaris bawahi lagi mungkin rasul itu utusan gitu ya, Mas ya. Nah, coba ya kita bahas ya. Bukan apa ya, bukan person-nya gitu loh, Mas. Not as a person, quote and quote person. Cuman, nanti kita bahas satu ya. I oke lanjut 5 16. Ini menarik nih. Dengan kitab itulah dengan kitab itu tuh kitab yang mana? Buku atau orang yang sudah nyata kan? Perilaku yang sudah khatam lah ya. Orang kan orang kan ya wujudnya. Heeh. Dengan kitab itulah Allah memberikan petunjuk kepada orang yang mengikuti keridaannya ke jalan keselamatan. Dan dengan kitab itu pula Allah mengeluarkan orang dari gelap gulita kepada cahaya dengan izinnya dan menunjukkan ke jalan yang lurus. Jadi

5:21 dengan Allah kalau mau nunjukin manusia secara umum pakai apa? Hm. Pakai kitab yang utusan yang nyata kitabu mubin dalam wujud manusia gitu. Makanya kayak t kamu bilang Nabi Muhammad tuh kitab yang berjalan gitu. Betul. Betul. Tapi semua kita punya kitab loh. Iya. Masalahnya kitabnya belum aktif aja. Betul. Kalau kitab kita semua sudah aktif, semua orang Hm. Jadi kitab yang nyata. Hm. Dan ini mungkin enggak ya? Mungkin orang semua punya kitab. Heeh. Ya. Hm. Jadi, kitab yang nyata adalah utusan Tuhan yang sudah diaktifkan kitab di dalam dirinya dan bisa mengalirkan petunjuk-petunjuk Tuhan,

6:06 cahaya Tuhan. Dan dengan kitab, dengan orang itulah ee Tuhan menunjuki orang-orang secara umum pada jalan keridaannya ke jalan selamatan. Hm. H dan mengeluarkan dari cahaya gelap gulita, dari cahaya terang-menerang. Makanya kata sering dibilang Nabi Isa itu bisa membuat orang buta bisa melihat. Iya. Orang mati bisa hidup. Itu kan bukan buta matanya juga kan. Betul. Betul. Betul. Bisa melihat jalan gitu. Bisa melihat cahaya. Iya. Iya. Iya. Bisa menghidupkan orang yang mati hatinya gitu. Hm. Menunjuki ke jalan yang lurus langsung. Langsung. Iya. Jadi orang yang sudah ini bisa dipakai Tuhan untuk menunjuki jalan langsung. Nah, nanti kita bahas ya. Untuk hari ini banyak

6:52 yang mau dibahas jalan langsung gitu. Jalan langsung. Benar. Benar. Nah, gitu. Jadi, jadi rasul atau utusan itu apakah sekarang masih ada kan kita pertanyaan ya kan. Iya. Coba kita buka, ya. Surah 33 ayat 40. Oke. Wah, ini menarik nih. Karena kan kalau sekarang tuh dengar kata Rasul tuh cerita zaman dulu aja gitu, Mas. Kebanyakan orang-orang historical lah ya, historical person gitu. Muhammad itu bukanlah bapak dari seorang di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi dan Allah maha mengetahui segala sesuatu. Khataman Nabi itu pertama kita agak hakikat dikit ya. Iya. Khataman Nabi itu penutup apa

7:38 sempurna? Ya, khatam Nabi penutup. Khatam itu sempurna atau penutup? Oh, iya. Iya. Iya. Jadi ini kalau ngomongin Nabi khatam. Khatam itu arti sempurna, paripurna gitu. Jadi kalau mau lihat nabi yang paripurna itulah Muhammad gitu. Oke. Secara paripurna nabi ya, dia ngomongnya bukan rasul gitu ya. Iya. Dan di sini juga Muhammad di situ bukan bapak dari seorang laki-laki di antara kamu. Padahal Nabi Muhammad punya anak laki-laki loh. Ah, berarti lagi ngomongin secara person namanya Qosim ya. Betul. Enggak. Jadi, iya. Jadi sebenarnya ini ngomongin person gitu. Iya. I ya. Oke. Ini ngomongin suatu example. Iya. Ya. Suri tauladan. Iya. Dan Allah mengetahui segala. Jadi dia khataman Nabi. Kalau mau dibilang penutup ya penutup nabi. Tapi kan di

8:24 sini dia Rasulullah dan penutup atau nabi sempurna. Jadi ee dia bukan khatamah rasul gitu. Iya. Iya. E buka ya. 22 ayat 75. Iya. Iya. Oke. Karena utusan Tuhan itu bisa ee dari orang dan malaikat gitu. Manusia. H. Allah memilih para utusannya dari malaikat dan manusia. Sesungguhnya Allah maha mendengar, maha melihat. Coba tanya orang yang jago bahasa Arab. Heh. Memilih di sini itu past, present, atau future gitu? Hm. Telah memilih. Hm. sedang memilih atau akan memilih atau memilih. Kalau dia pas berarti sekarang enggak. Iya. Allah telah memilih gitu. He. Kalau sedang

9:11 berarti ya sedang i atau future juga. Nah, ini nih semuanya gitu. Iya. Iya. Jadi dulu pernah, sekarang sedang, dan akan terus-menerus terjadi. Terjadi gitu. Hm. Dan di sini bukan maksudnya itu gini loh, maksudnya memilih utusannya dari malaikat dan manusia tuh bukan oh ini ada sekumpulan manusia dipilih jadi utusan. Oh ini sekumpulan malaikat dipilih utusan. Bukan gitu bukan. Manusia yang sudah ada di Aku DU akan dialiri atau dikasih fasilitas yang namanya malaikat gitu. Oke. Jadi manusia malaikat mah begini gitu. Iya. I ya. Dia tinggal nunggu aktivasi on. Iya. Jadi malaikat adalah fasilitas yang diberikan Tuhan ketika si manusianya sudah ada di aku dua gitu. Hm. Jadi Allah memilih

9:57 utusannya dari malaikat dan manusia gitu. Manusia yang sudah bisa mengaktifkan si malaikat tadi. Aku duanya fasilitas malaikat di dalam dirinya gitu. Oke. Wah menarik sih, Mas. Menarik. Menarik. Nah, jadi ini terus-menerus gitu. Iya. Terus-menerus. Nah, ketika seseorang itu sudah bisa mengaktifkan fasilitas malaikat ke dalam dirinya, maka dan termasuk fungsinya salah satu jabarul atau menjabarkan itu sehingga dia bisa mengerti h petunjuk-petunjuk Tuhan langsung ke hatinya gitu. Hm. Maka dia itu akan dijadikan utusan gitu. Oke. Gitu. Hm. Sekaligus jadi kitab yang nyata berarti kitab yang nyata gitu. Oke. Nah, utusan Tuhan kalau udah begini

10:43 itu jauh apa dekat? Dekatlah. Dekat. Coba kita buka ya. 497. Dan ketahuilah olehmu bahwa di tengah-tengah kamu ada Rasulullah. Nah, di tengah-tengah. Kalau dia menuruti kemauan kamu dalam banyak hal, pasti kamu akan mendapatkan kesusahan. Heeh. Tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus langsung. Waamu anna fikum. Fikum itu bukan di kalangan Kang inside ya. Di dalam fi itu di dalam kum itu diri kalian gitu. Dalam. Hm. Jadi ketahuilah di dalam diri kalian tuh ada utusan Tuhan gitu. Heeh. Jadi kalau disebut Rasulullah pasti pikirnya yang hidupnya

11:30 yang lalu berapa ratus tahun yang lalu ya itu juga tapi Rasulullah yang paling dekat tuh ada di dalam diri kita sendiri gitu. Iya. Iya. Yaitu utusan Tuhan yang terdekat. Iya. Iya. Yang bisa diaktifkan dan memberikan petunjuk terus-menerus gitu. Hm. Yang kalau ini sudah aktif kesadaran malaikatnya aktif, jabarulnya aktif akan memberikan kesadaran terus-menerus. Dan ketika dia memberikan kesadaran, dialirkan oleh kesadaran itu, kita harus mengikuti enggak ini? Hm. Harus mengikuti enggak? He. Si utusan yang ini. Iya. Karena itu pesannya dari mana sebenarnya? Dari aku satu langsung sumber aku dua. Heeh. Oh, itu yang dimaksud ati Allahu ati rasul kali ya. Iya gitu. Ayo kita mau ke sana ya. Oke. Oke. Oke. 33 ayat 20. 3 Al Imran kan 33

12:17 ayat 21. Oh 3. Oh iya ya. Oke. Sungguh telah ada para pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu. Yaitu bagi orang-orang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat yang tidak banyak dan yang banyak mengingat Allah. Oke. Nah, jadi suri toladan itu ada di dalam diri kita dalam bentuk itu ya. Hm. Surat 4 ayat 59. Iya. Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul. Rasul. Nah, jadi mentaati Allah berarti mentaati Rasul gitu. He. Nah, rasul paling dekat sama kita siapa? H kan tadi fikum di dalam dirimu. I Allah tuh kalau ngirim pesan lewat rasul, rasulnya ada lewat kitab. Kitabnya adalah kitabnya adalah hati nurani, kalbu, kesecerdasan, kesadaran kita yang makin lama makin tinggi. Dan kalau kita sudah di aku dua

13:04 ada fasilitas sama malaikat dikirim itu kita harus mentaati h Allah dan rasul-nya. Jadi kalau ada pesan diurani kita jangan sampai enggak ditaatin gitu maksudnya. I. Jadi ini menariknya agak sedikit nenceng. Kita harus mengikuti budaya hmm budaya ee Nabi sebagai orang yang hidup berapa rat tahun yang lalu. He he. Yang punya ee budaya Arab misalnya gitu. Bukan gitu maksudnya. Ikutilah rasul yang paling dekat di hati gitu. He h ya. Karena enggak pernah jauh berarti kan enggak pernah jauh. kita gitu. Iya iya iya. Dan kalau kita bisa menghidupkan itu ya kita bisa

13:49 menjadi kitabum mubin gitu. H ya kan 33 3 ayat 31. 3 ayat 31 32. Benar sih. Katakanlah jika kamu mencintai Allah ikutilah aku. He. Niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu. Allah maha pengampun maha penyayang. Oke. 32. Katakanlah taatilah Allah dan Rasul jika kamu berpaling. Ketahuilah bahwa Allah tidak menyukai orang-orang kafir. Heeh. Saya mau nanya nih ulang lagi ya. H. Jika kamu benar-benar mencintai Allah, ikutilah aku. Aku berapa nih? Jika kamu mencintai Allah, ikut aku dua. Aku dua minimal atau aku satu gitu. Kan Allahnya aku satu. Iya. Utusannya aku dua gitu. Gampangannya gitu. Iya. Kan taatilah Allah dan rasulnya. Berarti aku berapa mah aku berapa? Satu, dua. Ah. Iya. Jadi ikutilah aku. Aku berapa ya? Satu du

14:35 tergantung. Misal kalau kita di aku dua ke aku satu. Kalau kita ada di aku tiga kita ikut aku dua. Kalau kita di aku dua ikut aku satu. Kalau kita sudah diaku satu ya udah iya sudah lebur. Jadi ikutlah kesadaran yang lebih tinggi gitu. I gitu. Oke. Oke. Taatilah Allah dan rasulnya itu. Itu maksudnya artinya itu jadi Quran yang berjalan atau kitabu mubin gitu. Oke. Nah mungkin Mas kalau kita sekarang kan kita simplified lagi bahwa buku enggak mungkin cerita sendiri kan. He. Makanya perlu siapa yang menyampaikan gitu. Betul. Artinya siapa yang menyampaikan ini ketika dia sudah dialirkan dalam konteks khatam tadi baca, pelajari, pahami, amalkan, syiarkan dialirkan nyala alfatihahnya terbuka kata-katanya,

15:22 perilakunya itu yang disebut Quran yang nyata gitulah kira-kira ya. Betul. Betul. Dan Quran yang nyata itu harus sampai mensyiarkan. Heeh. Enggak bisa cuma sekedar melakukan. Benar enggak? Oke. Oke. Ya. Oke. Oke. Kita buka ayat. Heeh. Surah 5 ayat 67. Oke. Wahai Rasul. He. Nah, tadi ya balik lagi nih. Ini Rasul nih ngomong ke siapa nih? Hm. Hah? Kong. He iya kan ini kan kalimatnya kan dari dari dua. Betul. Iya kan? Dari mana? Dari satu ke dua kan? Heeh. Oke. Jadi kasih utusan gitu kan. Ya. Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Tapi bisa juga enggak kalau kita sudah jadi kitab yang berjalan? Heeh. Kita dapat perintah ini. Iya. Iya. Iya. Jadi iya ee

16:09 kita tuh dapat amanat. Nah, gitu ya. Jika tidak engkau lakukan apa yang diperintahkan itu, berarti engkau tidak menyampaikan amanatnya. Heeh. Dan Allah memelihara engkau dari gangguan manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunju kepada orang-orang kafir. I si kenapa Allah memelihara dari gangguan manusia? Gangguan manusia ada di aku berapa? Tiga. Nah, kalau kita sudah di aku dua, aku satu. Enggak ada gangguan. Engak ada gangguan. Oke. Oke. Nabi Muhammad tuh diganggu loh. Dilemparin di apa. Tapi dia enggak merasa terganggu karena dia sudah ada di aku satu gitu. He. Betul enggak? Oke. Oke. Gitu kira-kira ya. Koncern menyampaikan di sini kan berarti sebetulnya hanya jadi pantulannya dia gitu ya Mas ya. Yes. Kan bahaya. Dan kita cuma cuma berwenang untuk s untuk mengingatkan menyampaikan menyampaikan.

16:54 Iya. Bukan memaksa maksa. Iya. He. Iya. Enggak boleh maksa. intimidate gitu, enggak ya? Dan ini hanya reminder as a reminder loh, bukan warning gitu. Iya iya iya warning tuh nakut-nakutin. Iya iya. Kalau yang suka ada ngomong sekedar mengingatkan itu apa, Mas? Hah? Biasanya enggak ngelakuin itu energinya kecil. Ini sekedar mengingatkan itu. Agak-agak rese sih biasanya. Oke, thank you Mas. Ini asik ya. Quran tuh ternyata banyak fitur-fitur yang unlock, banyak sesuatu yang sekali lagi ini dijadikan footne gitu. Balik lagi kita selalu mendisclaimer bahwa kita tidak berusaha untuk meyakinkan sesuatu dan ini hanya sudut pandang yang mungkin

17:40 bermanfaat untuk pengetahuan kita membuka sesuatu pengalaman yang baru untuk kita alirkan atau untuk kita alami langsung. Dan semoga ada hal yang terbuka dari yang sebelumnya. Kalau tadi bahasanya diturunkan ada wow effect-nya, ada aha momennya yang ternyata kita semakin dekat. Bukan semakin dekat lagi sih sebetulnya karena Quran memang sudah ada sejak dahulu kala dan Quran itu selalu menjadi kitab yang menjadi petunjuk di manapun dan kapanpun. Dan Abu bentar dulu sebelum selesai ya. Hah? Meskipun kita belajar ini ya, tapi boleh enggak ngaku gitu? Mengakui gitu mengakui, "Eh, aku nih kita, Bu, mungkin aku ini utusan mungkin ya." Kalau mengakui kan balik lagi ke aku tiga gitu. Ya, benar. Jadi cukuplah Tuhan yang mengakui. Mengakui gitu aja. Enggak

18:25 perlu di surat 4 ayat 166. Iya, benar. Enggak boleh. Enggak boleh. Enggak boleh ngaku-ngaku lah ya. Semoga kita juga enggak ngaku-ngaku. Enggak, enggak enggak enggak ada. kita mau [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube