#Eps17 l Hukum Semesta 1 : Tabur - Tuai

SAY Inspiratif www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang hukum tabur tuai atau sebab akibat dalam perspektif Islam, yang menyatakan bahwa setiap perbuatan baik atau buruk akan mendapatkan balasan yang setimpal. Hukum ini berlaku universal, tanpa memandang suku, bangsa, ras, atau agama. Video ini juga menjelaskan bagaimana cara memahami dan mengaplikasikan hukum ini dalam kehidupan sehari-hari agar terhindar dari penderitaan dan mencapai kebahagiaan.

  • Hukum tabur tuai adalah hukum universal yang berlaku bagi semua manusia.
  • Setiap perbuatan baik atau buruk akan mendapatkan balasan yang setimpal.
  • Kita dapat mengubah nasib kita dengan mengubah perbuatan dan pikiran kita.
  • Penting untuk selalu memohon ampunan dan membuat keputusan dengan bimbingan Allah.
  • Kesabaran diperlukan dalam menghadapi balasan dari perbuatan kita.

Pendahuluan

Video ini membahas tentang hukum Taurat, khususnya hukum tabur tuai atau sebab akibat, yang merupakan hukum universal yang berlaku bagi semua manusia tanpa memandang suku, bangsa, ras, atau agama. Hukum ini menyatakan bahwa siapa pun yang menabur, dia yang akan menuai.

Hukum Tabur Tuai (Sebab Akibat)

Hukum tabur tuai, atau sebab akibat, adalah hukum yang mencatat amal perbuatan manusia oleh semesta. Setiap perbuatan, baik kecil maupun besar, baik nyata maupun tersembunyi (bahkan pikiran), akan tercatat dan mendapatkan balasan yang setimpal. Catatan ini ada di dalam jiwa manusia. Barangsiapa berbuat baik, kebaikan itu akan kembali kepada dirinya sendiri, dan barangsiapa berbuat buruk, keburukan itu juga akan kembali kepada dirinya sendiri.

Ilustrasi Hukum Tabur Tuai

Sebuah cerita ilustrasi diberikan tentang seorang raja yang mempermalukan perdana menterinya di depan umum. Kemudian, sang raja ditampar oleh istrinya di depan banyak orang. Hal ini menggambarkan bahwa perbuatan buruk akan kembali kepada pelakunya di waktu, tempat, kesempatan, dan kondisi yang tepat. Setiap perbuatan baik akan ada balasannya, setiap perbuatan buruk juga ada balasannya.

Memahami Hukum Tabur Tuai

Jangan menyalahkan Tuhan atas keburukan yang diterima, karena itu adalah akibat dari perbuatan sendiri. Ketika mendapat kebaikan, jangan sombong, karena itu adalah karena hukum Tuhan yang berjalan. Ujian dan masalah adalah fasilitas dari sistem yang ada, di mana kita sendiri yang membuat soal dan menjawabnya.

Tiga Pelajaran dalam Hukum Tabur Tuai

Ada tiga pelajaran dalam hukum tabur tuai:

  1. Pengambilan Keputusan: Saat mengambil keputusan, ikuti bimbingan Allah agar keputusan yang diambil benar dan tidak menimbulkan akibat buruk.
  2. Mohon Ampun: Allah tidak menghendaki kita mengalami karma buruk. Jika kita mohon ampun sebelum buah karma matang, karma buruk itu bisa tidak terjadi. Caranya adalah dengan berbuat baik dan tidak mengulangi perbuatan buruk.
  3. Sabar: Jika buah karma sudah matang, kita harus sabar menghadapinya. Ada dua jenis sabar: sabar dengan pengetahuan (sadar telah melakukan kesalahan) dan sabar dengan kebodohan (berulang-ulang melakukan kesalahan yang sama).

Neraka Abadi dan Perubahan Nasib

Neraka abadi adalah kondisi di mana seseorang terus-menerus berada dalam penderitaan dan kemiskinan karena tidak mau merubah dirinya. Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum jika mereka tidak merubah diri mereka sendiri. Hukum tabur tuai adalah hukum semesta yang paling penting untuk diketahui sebagai manusia.

Algoritma Kehidupan dan Refleksi Diri

Kehidupan sehari-hari memiliki "algoritma" seperti dunia digital. Pengalaman mimpi menunjukkan kausalitas dalam dimensi pikiran. Sebab dan akibat bisa terjadi secara instan (Kun Fayakun). Orang-orang yang kita temui adalah refleksi diri kita. Jika ingin mendapatkan pasangan yang baik, kita harus menjadi orang baik dulu.

Tabur Tuai dalam Kehidupan

Tidak bisa menilai kehidupan hanya dari satu episode. Harus dilihat dari seluruh rangkaian perjalanan jiwa. Jika bersegera memohon ampunan Tuhan, karma buruk bisa tidak terjadi atau dijalani dengan sabar. Energi yang besar dapat menghapus perbuatan buruk. Sabar yang baik adalah sabar sambil merubah nasib.

Praktikalitas Hukum Tabur Tuai

Hukum tabur tuai membantu kita untuk lebih sadar dalam bertindak, termasuk dalam berkomentar di media sosial. Berpikir buruk saja sudah tercatat dan ada balasannya. Balasan neraka itu dekat, bisa dilihat setiap hari pada orang yang susah dan menderita.

Menyesali Perbuatan Masa Lalu

Perbuatan di masa lalu yang disesali tidak bisa diubah, tetapi kita bisa mengambil pelajaran dari situ dengan cara mengingat kejadian itu, belajar menjadi observer, dan mengambil hikmahnya. Jika belum diambil pelajarannya, kejadian itu bisa berulang.

Kesadaran dan Perubahan Diri

Ketika mengalami sesuatu, lebih baik merenung daripada menyalahkan orang lain. Jangan berprasangka buruk kepada Tuhan. Setan selalu mengajak kepada kekikiran dan menakut-nakuti dengan kemiskinan. Kita harus keluar dari lingkaran setan dengan kesadaran dan pemahaman hukum Taurat.

Implikasi Kesadaran Hukum Tabur Tuai

Orang yang sadar tentang hukum Taurat tidak akan menyia-nyiakan waktu untuk tidak berbuat baik, selalu memohon ampun, dan selalu membuat keputusan dengan petunjuk Allah. Dengan demikian, kita akan merasa aman dan tidak perlu lagi menyalahkan orang lain. Jika tiba-tiba tidak mau berbuat jahat, itu bukan karena peraturan syariat, tetapi karena sadar hukum tabur tuai.

Kesimpulan

Tuhan tidak menentukan nasib kita di depan, tetapi menentukan hukumnya. Nasib kita yang menentukan. Allah adil, hukumnya berlaku untuk semua. Jangan pernah berprasangka buruk. Dengan memahami dan menghayati hukum tabur tuai, kita justru jadi selamat dan menikmati hidup.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 [Musik] Assalamualaikum Selamat datang di tiga fakir nggak tahu apa-apa nggak bisa apa-apa dan bukan siapa-siapa bersama saya Abu damai fakir ketiga dan duduknya nggak pernah berubah intinya gitu sesuai umur soalnya paling banyak Oke kita udah banyak menyelami dan

0:46 seperti udah diulang-ulang juga bahwa udah basah lah ya Jadi semakin dalam lagi semakin dalam lagi dan kita akan berbicara tentang hukum sebelumnya kita udah bicara tentang adab Taurat di situ di bawahnya ada syariat gitu ya yang nyampe ke kita juga salah satunya adalah budaya tetapi begitu kita menyadari bahwa ada hukum fix yang siapapun mau itu suku bangsa ras atau agama apapun ini nggak bisa luput dari satu hukum ini yang disebut dengan yang namanya hukum Taurat dan hukum Taurat ini memiliki beberapa hal yang penting untuk kita dalami salah satunya di awal untuk memahami hukum ini kita masuk ke dalam tabur tuai nah seperti apa sih Mas SONY tabur tua ini menarik nih ya ini sering banget denger nih tabur tuai tabur ini tuh hukum yang nggak mengenal suku

1:33 bangsa ras dan agama Siapa yang menabur dia yang akan menemukan [Musik] effect dibilang tabur tua bisa juga huruf sebab akibat Allah itu di dalam Alquran di dalam mencatat amal perbuatan itu oleh semesta Jadi begitu apapun yang kita perbuat itu langsung tercatat di buku catatan semesta itu jadi nggak perlu ada malaikat yang nyatat dulu dikasih tahu ada malaikat Jadi Malaikat itu sebagai fungsi ya ketika kita berbuat sesuatu yang kecil maupun yang besar kalau di Quran itu sebesar biji Zarah pun itu pasti ada

2:21 balasannya berarti tercatat kan jadi kalau ada perbuatan baik sebesar Zarah ada balasannya perbuatan buruk sebesar sejarah ada balasannya kalau di surat Luqman surat 31 ayat 16 dibilang waktu meskipun perbuatan baik itu tersimpan di Batu yang tersembunyi ada balasannya gitu Jadi itu sedetail gini kang Abu perbuatan itu tidak harus apa yang kita lakukan oke apa yang kita pikirkan itu adalah tercatat jadi kalau saya hari ini berpikiran positif dan baik itu akan tercatat baik gitu kalau saya dari berpikirnya aja udah negatif itu akan tercatat negatif dan pasti ada balasannya gitu jadi namanya kalau di Quran itu ada dosa nyata dan dosa tersembunyi

3:08 surat 6 120 jadi begitu saya berpikir negatif ada udah tercatat dan ada balasannya nanti makanya ada hubungannya dengan sikap dengan shifting Paradise kita harus merubah paradigma dan sebagainya gitu ya catatannya ada di mana Kalau di dalam Apa Alquran disebut catatannya itu ada di jiwa jadi kita ada punya jasad ada jiwa ada roh itu diri kita sejati jiwa ini yang merekam semua perbuatan baik dan buruk kita makanya di Quran di 17 ayat 7 dan 17 ayat 15 barangsiapa yang berbuat baik itu untuk dirinya sendiri balik ke dirinya sendiri kok buat goals Siapa yang menabur dia akan menuai

3:56 meskipun nggak langsung gitu balasannya aku punya cerita nih menarik nih jadi di suatu kerajaan gitu ya itu ada raja yang sangat berkuasa tapi dia punya perdana menteri yang jauh lebih populer gitu Nah si raja ini nggak suka sama Perdana Menteri ini gitu jadi dia mau meniat berniat mempermalukan perdana menteri itu di depan umum gitu jadi dia bikin pesta rakyat dan di lapangan semua rakyat berkumpul gitu lalu dia berdiri di depan rakyat itu dia datang kepada Menteri perdana menteri itu ditampar sama dia nggak salah apa-apa bolak-balik ditampar gitu cuma mempermalukan sih Perdana Menteri ini gitu perdana menterinya bingung gitu loh

4:42 saya nggak salah apa-apa ditampar gitu akhirnya dia rajanya dia udah malu gitu kan rajanya pergi ke tempat duduknya lalu dia punya ide kenapa gua nggak nampar sebelah gua gitu jadi dipanggil menteri anak buah dia didatengin jadi akhirnya si menteri ini nampar lagi orang lain sebelahnya nampar lagi orang lain terus gitu nah suatu hari Raja ini lagi di ruang makan sama istrinya di depan menteri-menteri semua gitu lalu istrinya berdiri dan dia ditampar sama istrinya di depan orang depan lebih kenceng dibanding waktu dia nambah perdana menteri itu

5:29 dia kan bingung kan Ada apa ini lalu pernah si istrinya bilang kamu nggak tahu ada game yang lagi bermain di kerajaan ini kalau kamu ditampar orang kamu harus balas tampar orang lain dengan lebih kenceng dan lebih dipermalukan gitu jadi game itu berlangsung di negara itu Dia paling kenceng gitu jadi nggak bisa yang namanya perbuatan buruk dan baik itu eventuly di waktu yang tepat tempat yang tepat kesempatan yang tepat pada orang yang tepat kondisi keadaan yang tepat itu akan kembali ke kita sendiri Oke jadi namanya hukum tabur tuai jadi setiap perbuatan baik ada balasannya

6:16 setiap perbuatan buruk ada balasannya jadi nanti waktu kita dibalas itu jadi bukan seperti kayak konsepnya itu kayak raport itu ada nilai kelulusan kalau masuk surga nilainya 70 eh saya di 69,9 saya nggak masuk surga gitu Ada orang di 70,001 dia masuk surga jadi semua perbuatan baik saya sia-sia karena saya nggak masuk surga gitu semua perbuatan buruk dia jadi nggak dibales dong karena dia masuk surga kan udah di surga kan bukan kayak gitu sistemnya tapi setiap perbuatan buruk ada balasannya setiap perbuatan baik ada balasannya gitu

7:01 Nah itulah disebut hukum sebab akibat gitu Jadi kita itu harus memahami ini jadi tabur tuanya sama sebab akibat nih relate gitu Itu sama tabur dan tuai sebab dan akibat jadi Jangan pernah menyalahkan Tuhan atas apa keburukan yang kita terima tetapi ketika kita mendapat kebaikan jangan juga sombong seperti di surat 57 223 karena itu semua ketika kita mengangkat kebaikan itu semua karena hukum Tuhan yang berjalan namanya hukum tabur tuai gitu kalau keburukan terjadi itu karena keburukan kita lakukan Jangan pernah berprasangka buruk sama Tuhan gitu loh bahwa Allah itu mengazab saya

7:46 menghukum saya membalas perbuatan saya nggak gitu ada sistem yang bekerja sistem berarti kalau kita ngomongin ujian masalah ini Tuhan itu sebenarnya cuman Lagi ngasih fasilitas dengan sistemnya kita di sini yang bikin soal kita yang jawab Soalnya juga sendiri gitu nggak sih jadi gini ada tiga pelajaran di dalam tabur tua ini gitu ya kalau saya boleh gambarin ya Jadi ini gini ini misalnya ada suatu kejadian [Musik] kejadiannya lalu di sini kita harus mengambil keputusan gitu di surat 4 ayat 79 dikatakan segala yang baik atau terbaik datangnya dari Allah kan Yes segala yang buruk akibat

8:33 perbuatan kamu sendiri ya Nah di surat 68 ayat 36-40 Kapan itu dikatakan Apakah kamu mempunyai kitab yang kamu bacanya kamu boleh mengambil keputusan apapun apa yang kamu kehendaki tetapi harusnya ketika mengambil keputusan ini dibimbing Tuhan ya [Musik] Jadi waktu ngambil keputusan kita pasti bener kan tapi kan kebanyakan orang nggak gitu termasuk saya keputusannya mau-mau gue ya Jadi kita ada dua nih keputusan bisnis bisa salah Nah kalau bener itu kemarin kita bahas mengenai cahaya dia berarti tidak melawan cahaya oke yang salah itu

9:18 artinya jadi baik lighting dia melawan cara gelap ya ketika Dia bener Dia akan berbuat suatu hal yang benar dan baik ya kalau salah dia perbuatan buruk makanya yang baik dari Allah yang buruk akibat kamu sendiri gitu lalu ini dua-dua ini akan berproses gitu nah berproses karena ini udah dicatat maka ini nggak bisa nggak harus dialami gitu hanya menunggu waktu makanya disebut kalau orang bilang buah karmanya matang gitu yang tepat tepat yang tepat keadaan yang tepat situasi kondisi yang tepat gitu

10:07 dan orang yang tepat ketemu orang yang tepat gitu nah sampai dia buah karmanya matang maka ini harus terjadi balasannya gitu [Musik] nah ketika ini terjadi maka terjadilah penderitaan jadi bisa dua dong bisa kebahagiaan namanya pahala bisa penderitaan [Musik] nah gitu jadi dari sini ini yang disebut sebagai surga ini neraka gitu nanti di mana kita bahas ya ini Ini pelajaran pertama berarti yang ini Apakah ketika mengambil keputusan saya mengikuti bimbingan Allah itu

10:54 pelajaran kedua ada di sini di sini [Musik] sebenarnya Allah itu nggak menghendaki kita mengalami Karma itu yang buruk sehingga kalau kita bisa mohon ampun sebelum buah Karma mateng ini nggak usah jadi gitu ya hukum konversinya udah terjadi sebenarnya ini harusnya mohon ampun obat makanya di surat 3133135 ya bersegeralah kamu kepada ampunan Tuhan gitu Sebelum jatuh tempo sebelum buah karbunya

11:41 Allah tak caranya itu mengamalkan Berbuat baik tidak mengulangi perbuatan itu nah tapi kalau sudah jatuh tempo di sini atau buah Karma matang ini harus dialami nggak bisa kita doa ya Allah hindarkanlah saya dari segala malapetaka marabahaya nggak bisa Harus harus dialami nggak bisa nggak gitu apapun di surat 97580 nggak bisa gitu Nah jadi di sini harus diamin makanya di sini harus sabar ini pelajaran ketiga ada sabar surat 1868 sabar dengan pengetahuan

12:27 dan sabar dengan kebodohan gitu sabar dengan pengetahuan dia sadar udah pernah melakukan kesalahan cara dia untuk bisa menahan apa dampaknya itu itu dia menaikkan energi gitu caranya berbuat baik meditasi tidak berpikiran negatif lagi negatif itu negatif thinking itu tercatat loh di semesta gitu jadi sehingga ketika dia mengalami Karma yang matang itu dampaknya nggak seperti ketika energinya rendah Oke jadi kalau misalnya nih naik motor ketabrak dia nggak usah patah tulang gitu lecet-lecet aja gitu kira-kira gitu nah ada orang sabar dalam kebodohan dia akan

13:13 berulang-ulang di level yang sama terus-menerus kayak kata Einstein doing the same thing expecting different nah ini ini yang ini yang yang jadi neraka Abadi itu yang ini nih ini neraka Abadi namanya terus-menerus dia ada di dalam penderitaan di dalam kemiskinan di dalam kesengsaraan di dalam energi yang rendah gitu terus di situ nah makanya di surat 11 ayat 108 ada orang yang di surga tapi pindah ke neraka ada yang neraka pindah ke surga di surat 65 ayat 7 hendaklah orang yang lapang memberi

14:00 nafkah sesuai kesanggupannya dan orang yang disempitkan memberi nafkah sesuai kesanggupannya Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan artinya sebenarnya yang ada di sini yang terlanjur ya tidak mengikuti pelajaran 1 tidak mengikuti pelajaran 2 dia ada di pelajaran 3 jangan sampai masuk ke pelajaran 4 yaitu ada di dalam siklus lingkaran setan neraka itu gitu Harus merubah dirinya makanya di surat 13 ayat 11 dibilang Allah tidak merubah nasib suatu kaum ketika dia merubah sendiri merubah nasibnya sendiri gitu nah jadi itulah hukum semesta hukum Taurat nomor satu gitu yang paling penting sebagai manusia yang kita harus

14:46 tahu itu ini gitu oke oke kira-kira itu menarik dan nanti mungkin kita ada bahasan Bagaimana bangkit dari neraka Bang Gimana Bang tadi saya betul-betul dari kemarin saya pingin mendapatkan pelajaran hukum Taurat ini saya melihat dari karena ini kan sudah inheren dalam kehidupan kita cuma kita belum ngeh gitu ya sederhananya tadi Mas SONY udah bilang ini sebetulnya kausality Karma ini dipahami oleh banyak orang berlapis-lapis gitu nah saya mengajak pemahamannya ke sini Mas SONY karena kita sudah ada di panggung kehidupan ini di panggung kehidupan ini

15:31 kehidupan kita sehari-hari itu pasti ada hukum Taurat tadi hukum alam sebenarnya kita coba jalan-jalan lagi kepada dunia digital dunia tiktok dunia Instagram biar membumi nih Itu kan ada algoritma di sana yang mengajarkan gitu ya kan kita nggak bisa lawan algoritma itu kecuali si pembuat sistem itu diacak-acak kita gitu kan jadi simulasi ini membawa kita penggambaran ibu kita pada satu perspektif ada ya sistem yang mengatur di algoritma YouTube algoritma Sekarang kita di dunia sekarang ini ada sistem cuma ini nggak dibuat manusia itu dibuat oleh dia sendiri dan Tuhan sendiri menampil sebagai sistem gitu

16:16 terus saya ajak lagi nih kepada pengalaman kita nih mimpi Pak kita pengalaman mimpi Pada waktu kita mimpi kita kan nggak ada proses tahu-tahu dari bayi ini tapi rasanya Pada waktu kita di dalam mimpi saat itu itu seolah-olah seperti ini juga gitu jadi nggak ada awal nggak ada air Nah di sinilah saya memahami ini Mas Sunny ada kausaliti dalam Space and Time ya terikat pada ruang dan waktu itulah fisika Newton gitu kan tapi sebetulnya ada kausality itu adalah pada dimensi pikiran batin ada pertanyaan lagi nih kang Abu ini

17:02 agak mikir-mikir dikit nih sebab akibat itu berbeda nggak secara logika beda nih Saya suka kasih contoh itu dimana ada asap pasti ada api ya kan api adalah sebab adanya asap asap ya kan Terus juga kita perhatikan dalam kehidupan sehari-hari ketika ada pohon ada matahari ada bayangan ya kan Ketika kita melihat ada bayangan Oh itu pasti ada ada sesuatu tuh ada objek tuh kalau bayangannya bulat maka Bendanya bulat ya kan Ada kemiripan di mana ada bayangan pasti ada di situ objeknya terus ada satu lagi analogi lagi yang kita semua alami untuk

17:47 memahami hukum kausalitas tadi kita di depan cermin pada waktu kita depan cermin misalnya saya baju merah ini ya saya melihat ada di situ refleksi saya pertanyaannya nih nampaknya refleksi itu itu sebagai akibat dari Ada sosok damai di depan pertanyaannya nih tadi kan kontek waktu ini duluan sebab atau akibat atau bareng ini kan barang nih ketika bayangan situ bergerak refleksi itu bergerak ya Saya mestinya sadar bukan dia yang bergerak tapi saya nih jadi ketika saya melihat misalnya hidupnya susah seseorang susah

18:34 atau hidupnya enak saya langsung paham tuh misalnya dari perfect ini ada sebab yang berada di balik itu yang saya belum menarik tapi saya tidak menolak bahwa hukum sebab akibat itu yang saya pahami ada di Fayakun kan ada Kun ada Fayakun kalaupun itu kan Real Time instan kayak punya ada proses dan kebanyakan kita itu terbiasa hidup dalam spesies tapi pada sebetulnya ada dunia dunia Quantum dunia spiritual dimensi itu yang Real Time makanya kang Abu ini Ketika saya ketemu orang yang nyebelin ini bentuk praktikannya

19:20 ini gua yang mana ya orang-orang yang kita ketemu tuh refleksi kita kalau ketemu banyak orang nyebelin nah nanti pasangan juga gitu Itu dia pasangan itu luas maknanya kan pasangan bisnis pasangan di rumah pasangan apa bersosiatif di surat Rum ayat 31 yang sering dibaca di kawinan-kawinan kamu dijadikan pasangan dari jenismu sendiri ya dari jenis kita vibrasi yang sama itu bukan manusia ama manusia monyet sama monyet enggak gitu tapi

20:05 karakter kita itu ada di pasangan kita gitu makanya kalau mau mau mendapatkan pasangan yang baik kita harus jadi orang baik dulu gitu kan ada di halaman 2426 24 E2 gitu Jadi itu pengaruh ke pasangan ke kerjaan kesehatan pekerjaan kemakmuran apa hidup yang enak gitu lalu yang ketiga spirituality juga begitu nggak bisa kan kemarin kita bahas di awal kok kamu mau dapat petunjuk allah tapi nggak pernah berbuat baik ya nggak bisa tabur tuanya nggak terjadi gitu nggak bisa itu hasil itu akibat dari perbuatan dari apa yang ditabur gitu tapi ada orang yang ngomong gini nah ada ada anak yang lahir langsung cacat

20:54 akhirnya di kolom jembatan miskin sengsara Kapan Dia berbuat jeleknya ada anak baru lahir di istana bucking lalu kata orang yang saya tanya guru agama gitu ya yang satu diuji dengan keburukan jadi harus sabar yang satu diuji dengan kesenangan kebaikan harus sabar juga gitu ya kalau suruh pilih yang mana Pak makanya nggak bisa hidup itu digambarkan hanya dari satu episode kehidupan nggak bisa harus dilihat dari seluruh rangkaian perjalanan jiwa dari awal sampai akhir gitu ya Kenapa ini terjadi

21:41 gitu Nah itu harus dibahas dari perspektif hukum tabur tuai yang merekam seluruh episode kehidupan gitu karena ini cuman satu Sin dalam film gitu ya kita nggak bisa nge-judge bahwa nonton satusin Oh filmnya rame deh ya karena kita belum nonton semua sini gitu balik lagi ke direct tadi gimana kayak tadi jadi kan ada sudut pandang kita datang dari keterikatan Space and Time maka ada proses ya kan yang tadi Mas SONY bilang tadi kan dipikiran saya karena Udah kerekam ini bakal terjadi pada saya pasti terjadi pasti terjadi tapi begitu saya bersegera kepada ampunan Tuhan itu kalaupun terjadi saya menjalaninya sabar atau bisa-bisa nggak terjadi bisa nggak terjadi bisa

22:26 buah Karma itu nggak jadi matang nggak jadi matang udah keburu di Karena gini Karena gini yang bisa mendelete perbuatan buruk itu hanyalah energi yang sangat besar kalau energinya kita bisa jadi begitu energi mengundang energi Allah yang besar masuk ke dalam diri saya nggak usah disuruh energi itu akan menghapus karena sampai ke strukturnya sampai ke akar-akarnya gitu Jadi itu nggak terjadi gitu atau kalau nggak sampai semuanya makanya di surat 2 ayat 271 berbuat baiklah kamu aku akan menghapus sebagian dari bagian dari dosa kamu nggak semuanya karena ya kalau kita bisa dapet energi yang gede banget bisa semua tergantung kan itu

23:12 akan dihapus jadi nggak terjadi yang mau Allah tuh begitu kata dia dapat saya bilang pelajaran tinggal satu pelajaran tingkat 2 tingkat 3 tingkat 4 gitu ada ininya ada ada urutan-urutannya gitu itu tingkat ketiga ya sabar nah kalau di Quran sabar yang baik jadi dia sabar tapi merubah nasib gitu bukan sabar ya udahlah ya Pasrah aja udah Tuhan kan pengetahuan makrifat kesadaran kita terhadap hukum-hukum ini bagaimana dia bekerjakan ini kan baru satu kita Insya Allah bahas adalah hukum tabur tuai yang menjadi background dari banyak hukum-hukum lainnya kan Nah tadi saya yang tekankan tadi itu supaya teman-teman juga yang

23:58 menonton ini bisa dapat bentuk praktikalnya kalau referensinya kan sekolah itu kebaikan dibalas keburukan juga dibalas Ini kan membantu kita untuk misalnya kita suka komen di sosmed Sembarangan itu ada balikannya itu pasti balik baru di pikiran diekspresikan dalam tulisan Nah ini kan membuat kita jadi betul-betul kalau mau bertindak betul-betul sadar gitu ya Nah di sinilah sebetulnya Salah satu bentuk practicalnya karena akan ada konsekuensinya yang terikat pada ruang dan waktu tapi bagi mereka yang sudah intensi sebagai kesadaran Ilahi dari

24:44 dimensi cahaya itu Real Time dimensi waktu dan ini sudah jadi penelitian dalam fisika kuantum yang menentukan kejadian Itu bukan lagi kejadiannya tapi kesadaran saya memberi makna apa kepada kejadian itu dan tadi Bang namanya benar sekali bahwa komen di medsos buruk bukan cuma itu baru berpikir buruk aja itu udah tercatat ada balasannya gitu Itu bukan cuman sekedar action baru nih Orang ini itu udah tercatat 6120 yang kedua itu menarik frekuensi yang jelek juga Kalau pikirannya buruk kan Makanya ada

25:29 orang yang julid terus gitu yang apa namanya ngeritik orang itu bahaya loh kasihan Dianya gitu saya kalau melihat di YouTube ada orang komennya kok tiap hari bisa menemukan keburukan orang terus gitu tapi lupa refleksi ke keburukan dia gitu itu kasihan karena itu akan balik ke dirinya sendiri dan dan itu bukannya jauh loh kalau di surat 70 ayat 6 sampai 8 balasan neraka tuh dekat kamu bisa lihat Tiap hari kok ayo kita jalan-jalan ke neraka kapan-kapan Ngelihat orang yang susah sengsara menderita hidup ini saya mau tambahin ini kan karena Bu yang bentuk praktikan Bagaimana dengan perbuatan yang saya lakukan dulu di masa lalu saya sudah

26:15 menyesal gitu kan misalnya dia pernah nyakitin 10 tahun lalu terus ketemu orang itu dia tidak nyaman itu gimana kan nanya di ini untuk dipakai Kita hukum kausalitas ini tabur tuai Saya bilang kamu tidak bisa mengubah itu dengan kemampuan individumu tapi kamu bisa memeriksa kembali ibarat kita mutar videonya jadi malam-malam dengan keadaan Hening damai kita putar lagi kejadian itu dengan cara mengingat ini butuh latihan memang kita lihat lagi peristiwa di situ kan ada emosinya ada marah kesal kita belajar dulu jadi observer kita nggak bisa ubah kejadian itu saat itu tapi kita bisa mengambil pelajaran dari situ betul karena kalau belum diambil nanti Kejadian ini

27:01 berulang ada hukum repetisi diulang lagi Itulah kenapa memaafkan tapi nggak melupakan karena jadi memori ya tapi kita bisa mengambil pelajaran itu yang saya suka sebut itu mengedit kejadian mengedit respon Kita kan nggak bisa Oh saya jangan lahir dari sini gua mau edit nggak bisa saya lahir dari situ kalau ada satu perasaan atau kondisi batin saya saya tidak suka kejadian itu Oke saya tonton tapi saya coba ambil pelajaran wisdom di balik itu begitu kita sudah dapat kita Ridho maka kita akan mengubah hidup kita ya betul dan Hidup itu perjalanan yang episodenya banyak dan banyak sekali kurikulum 71 ayat 14 kan tingkatan kejadian-kejadian 89 18 19 juga jadi bertahap pelajaran

27:51 ini bertahap jadi artinya saya ketemu Bang rame kang Abu itu ada hukum tabur tua yang sangat kompleks dibalik ini yang merajut kita semua Akhirnya ketemu gitu di waktu yang tepat [Tertawa] 13 15 tahun lalu simpelnya gini bang namanya setidaknya ketika mengalami sesuatu reaksi saya tuh lebih banyak kepada merenung langsung karena saya udah capek banget nyalahin orang gitu

28:37 karena sebelum ngertiin itu nyalahin gara-gara dia gara-gara dia gara-gara dia eh bentar dulu bukan cuman gara-gara dia gara-gara Tuhan Iya balik lagi maksudnya itu lebih asik lagi gitu bilang gini Tuhan yang memberikan sakit gitu maksudnya gini Ayo Allah mengazab lah 48 ayat 6 jangan kamu berprasangka buruk kepada Tuhan benar kalau kita bilang Wah keburukan Saya dari Tuhan lah ya kita sabar aja itu sabar tapi bodoh mencipta lagi tuh pencipta memotivasinya lagi Nah capek aja sih Bang namanya setelah capek ini semua Makanya gini bang kang Abu Bang damai ya itu namanya lingkaran setan makanya setan itu di Quran selalu mengajak kepada kekiran jadi di surat

29:23 al-baqarah surat 2 ayat 268 ada lagi 1753 perselisihan ada lagi misalnya menakut-nakuti kamu dengan kemiskinan ya kan dan sebagainya dan sebagainya ini inilah yang membuat kita itu selalu hidup di dalam kesengsaraan kemelaratan apa namanya penderitaan dan kemiskinan gitu nah kita harus keluar dari lingkaran setan tuh dengan kesadaran dan kepahaman ini loh hukum Taurat ya kalau orang sudah sadar tentang hukum Taurat Ini pertama dia tidak akan menyia-nyiakan waktu Sedetik pun untuk tidak berbuat baik yang kedua dia tidak akan melewati setiap detik dari hidupnya untuk tidak

30:09 mohon ampun karena dia sadar bahwa Eh kalau saya nggak mau ampuni ini buah Karma gua mateng nih balik ke gua nih balik lagi nah yang ketiga dia akan selalu membuat keputusan dengan petunjuk dia nggak mau salah lagi dengan sadar ya sadar jadi saya ngambil keputusan ini nih ada implikasinya nih saya berpikir aja ya limitasinya kalau nggak selalu dalam lingkungan Tuhan Saya akan mengambil keputusan apapun salah dan itu berbalik ke saya lagi padahal di 479 dibilang Allah memberi yang terbaik terbaik keburukan akibat kamu sendiri gitu jadi punya rumus my making gitu artinya udah nggak perlu lagi nyalahin gara-gara dia gara-gara

30:56 dia gitu Pokoknya dalam tanda petik ketika ada di PAN gitu ya saya merasa aman karena karena karena Wah ternyata kembali kepada tabur tua ini sesederhana Kalau hari ini saya menuai caci maki Berarti kemarin apa yang datang saya balik lagi ke saya gitu dan setelah mengalami proses ini jadi lumayan gak capek karena Oh ya udah one Saya pengen ngerubah orang lain nggak mungkin ketika saya merubah Karma saya merubah apa yang saya tanam juga memperbaiki kehidupan yang akhirnya lebih kontemperatif dan lebih mau masuk ke dalam gitu poin Jadi kalau dia tiba-tiba tidak berbuat kalau orang itu tiba-tiba tidak mau berbuat jahat ataupun menyakiti orang bukan karena

31:42 peraturan syariat karena dia sadar hukum ini bukan karena harus hukum Taurat ini berlaku untuk semua syariat Betul tapi di sisi lain kalau sudah memahami menghayati hukum tabur tua ini kita justru jadi selamat loh ya kan justru menikmati itu waspada kan takwa di situ jadi takwa itu terjadi karena kita mengerti hukum ini sebenarnya itu ya kalau kita lihat dari perspektif ini Tuhan tuh nggak nentuin nasib kita ditentuin di depan lalu satu masuk neraka satu masuk surga yang ditentuin itu hukumnya gitu loh dan Tuhan nggak ngurusin kita satu-satu jadi ada hukum yang kalau kita ikutin dampaknya konsekuensi gini kalau di

32:28 berbuat buruk konsekuensinya begitu gitu tinggal kita pilihnya secara sadar apa enggak kan dan Nasib itu kita yang nentuin jadi di situlah Allah adil hukumnya berlaku semua ya semua jangan pernah berprasangka buruk gitu Wah menarik nih dan nggak akan beres sih ngomong gini ya Ada lanjutannya ada lanjutannya [Tertawa] adalah sebelum berbuah kalau bisa tobat ya Semoga senantiasa kita bisa mengambil pelajaran dari diskusi ini karena apapun itu adalah informasi dan yang paling terpenting adalah Apakah informasi ini

33:14 bisa kita alami karena sebaik-baik pelajaran adalah apa yang kita alami Terima kasih oke [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube