Ringkasan Singkat
Video ini membahas tentang pentingnya akhlak dalam bermasyarakat, adaptasi dengan budaya dan tradisi, serta bagaimana Islam mengatur hubungan antar sesama Muslim dan dengan non-Muslim. Dijelaskan juga mengenai konsep mencintai negara dan menghargai perbedaan agama, serta pentingnya menjaga lingkungan.
- Akhlakul karimah adalah mufakat dan adaptasi dengan budaya dan tradisi.
- Islam mengatur hubungan antar Muslim dan dengan non-Muslim.
- Mencintai negara dan menghargai perbedaan agama adalah penting.
- Menjaga lingkungan adalah bagian dari ajaran Islam.
Akhlak dan Adaptasi dalam Bermasyarakat
Akhlak atau bergaul dengan akhlakul karimah berarti selalu mufakat dan beradaptasi dengan budaya serta tradisi di mana pun kita berada, selama tidak bertentangan dengan syariat. Peradaban adalah menyesuaikan diri dengan kondisi zaman sekarang, termasuk menata hubungan antar sesama Muslim (ukhuwah Islamiyah) dan antar umat Islam yang berbeda pendapat. Dalam Al-Qur'an, hal ini dicontohkan saat ibadah haji, di mana umat Islam dari berbagai aliran, akidah, suku, dan bangsa berkumpul.
Pentingnya Mengalah dan Tidak Berebutan Kebenaran
Jangan berebutan untuk merasa paling benar, tetapi pertahankan kebenaran mazhab. Dalam masalah harta, jangan sampai kita meninggalkan dunia dengan membawa hutang. Rasulullah menjanjikan bangunan di taman surga bagi siapa saja yang merasa bersalah dan mau mengalah, meskipun sebenarnya dia benar. Ini menunjukkan betapa beratnya bagi seseorang untuk mengakui kesalahan.
Peradaban Islam dan Hubungan Antar Negara
Peradaban Islam mengatur hubungan tidak hanya sesama Muslim, tetapi juga dengan negara dan sesama warga negara tanpa memandang agama. Rasulullah mengajarkan untuk mencintai negara, seperti yang dicontohkan dengan kecintaan beliau terhadap Mekkah dan Madinah. Kita diperintahkan untuk mencintai Indonesia sebagai tanah air kita dan menghargai semua warga negara tanpa memandang agama mereka.
Menghargai Perbedaan Agama dan Tidak Menyinggung Agama Lain
Islam sangat menghargai dan melegalkan agama lain. Orang-orang yang masuk Islam dari kalangan sahabat tidak pernah diperintahkan untuk menikah lagi, meskipun mereka memiliki banyak istri sebelumnya. Dalam Piagam Madinah, negara tidak dibangun sebagai negara Islam, tetapi sebagai negara peradaban yang mencakup semua golongan, termasuk Islam dan Kristen. Jangan menyinggung agama lain, seperti yang difirmankan Allah dalam Al-Qur'an: "Jangan memaki-maki kepada orang lain yang menyembah kepada selain Allah."
Menjaga Kerukunan dan Melindungi Minoritas
Merusak gereja sama dengan merusak masjid, karena memberi kesempatan bagi mereka untuk merusak masjid kita. Menjaga gereja adalah dalam rangka menjaga umat Islam yang ada di daerah minoritas. Gus Dur melegalkan agama Konghucu sebagai strategi untuk memecah belah agar mereka tidak bersatu dan justru menyokong agama lain.
Hak Bertetangga dan Persatuan Sesama Manusia
Ada tiga macam hak: hak sebagai tetangga (walaupun beda agama), hak sebagai tetangga dan seagama, serta hak sebagai keluarga, tetangga, dan seagama. Kita perlu bersatu mencari titik temu kebersamaan sesama manusia, meskipun berbeda negara. Kita harus menghormati sesama manusia tanpa memandang siapa pun orangnya, termasuk non-Muslim.
Berbuat Baik kepada Siapapun
Berbuat baiklah kepada siapapun, meskipun orang tersebut tidak baik. Allah memberikan makan kepada seseorang selama 50-60 tahun tanpa mensyaratkan Islam, mengapa kita harus mensyaratkan Islam hanya untuk memberi makan satu piring?
Menyayangi Sesama Makhluk dan Menjaga Lingkungan
Kita harus saling menyayangi dan bersatu dengan sesama karyawan. Para ulama membangun peradaban dengan menyayangi sesama makhluk, bahkan terhadap semut. Allah melarang memburu binatang liar karena jika dikurung, mereka akan gelisah. Binatang-binatang seperti kambing tidak masalah disembelih karena memang disediakan oleh Allah dan tidak akan pernah punah.
Larangan Mencemarkan Lingkungan
Tidak boleh kencing di bawah pohon atau di air yang sedikit karena akan mencemarkan lingkungan dan mengganggu orang lain. Pesan Rasulullah adalah kita tidak boleh mencemarkan lingkungan, tidak boleh membuang sampah di sungai atau di air yang sedikit.
Makna Salat dan Mengenang Masa Lalu
Salat diperintahkan sebagai kenang-kenangan untuk mengekspresikan berkat Rasulullah dan mengingat dosa-dosa kita. Membersihkan anggota tubuh saat wudu mengingatkan kita pada dosa-dosa Nabi Adam yang menyebabkan beliau diusir dari surga. Kita diperintahkan untuk mengabadikan dan menjaga situs-situs yang bisa menjadikan kita mengenang masa lalu.
Menghilangkan Situs Sejarah dan Pentingnya Imajinasi
Orang yang tidak mengerti peradaban menghilangkan makam-makam sahabat karena khawatir menjadi musyrik. Situs-situs Islam di Mekkah banyak yang dihilangkan, termasuk tempat Rasulullah membaiat para sahabat. Jika kita datang ke Mekkah, kita tidak bisa berimajinasi karena sudah tidak ada lagi situs sejarah yang tersisa.

