HIDUP TAPI TIDAK NERFUNGSI DAN BERGUNA NIGHT OF WORSHIP - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini adalah khotbah oleh Peter Guntur yang menekankan pentingnya memiliki hubungan pribadi yang mendalam dengan Tuhan, bukan hanya sekadar menjalankan rutinitas agama. Dia mendorong pendengar untuk merindukan Tuhan lebih dari apapun, untuk mengalami hadirat-Nya secara nyata, dan untuk membiarkan Roh Kudus memimpin hidup mereka. Khotbah ini juga menyoroti bagaimana penyembahan sejati lahir dari hati yang mengasihi Tuhan dan bagaimana hadirat Tuhan dapat mengubah hidup seseorang dan membawa berkat bagi orang-orang di sekitarnya.

  • Pentingnya kerinduan akan Tuhan lebih dari apapun.
  • Hadirat Tuhan yang nyata dan mengubah hidup.
  • Penyembahan sejati lahir dari hati yang mengasihi Tuhan.
  • Perlunya hubungan pribadi yang mendalam dengan Tuhan setiap hari.
  • Berkat dan dampak dari hidup yang dipenuhi Roh Kudus.

Pembukaan dan Doa

Peter Guntur membuka ibadah dengan doa syukur dan permohonan agar Roh Kudus hadir dan bergerak di antara mereka. Dia menekankan pentingnya hadirat Tuhan dan kerinduan untuk mengalami sesuatu yang berbeda. Dia juga mengajak jemaat untuk bergantung sepenuhnya pada Tuhan dan mencari hikmat serta wahyu dari-Nya.

Menyambut Jemaat dan Pentingnya Kehadiran

Peter Guntur menyapa jemaat dan mendorong mereka untuk duduk di depan, menekankan bahwa mereka adalah anak-anak kerajaan yang istimewa dan harus memiliki kepercayaan diri untuk berada di depan. Dia menekankan bahwa ibadah bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi harus didasari oleh kerinduan yang mendalam akan Tuhan. Jika tidak, ibadah hanya akan menjadi kegiatan yang tidak membawa perubahan.

Persiapan Hati dan Fokus pada Tuhan

Peter Guntur mengajak jemaat untuk mempersiapkan hati dan fokus pada Tuhan. Dia menekankan bahwa firman Tuhan akan mengoreksi dan membawa mereka lebih dekat kepada kehendak-Nya. Dia juga mengajak jemaat untuk saling memberikan senyuman dan menyadari bahwa mereka akan menerima makanan rohani yang berharga.

Penyembahan dan Hadirat Tuhan

Jemaat berdiri dan menyembah Tuhan, merasakan hadirat-Nya memenuhi ruangan. Peter Guntur berdoa agar Tuhan memberikan pengalaman pribadi dalam hadirat-Nya kepada setiap orang. Musik dan pujian mengalir, menciptakan suasana penyembahan yang mendalam.

Janji untuk Tidak Mencuri Kemuliaan Tuhan

Peter Guntur menyampaikan bahwa penyembahan sejati lahir dari hati yang mengasihi Tuhan, bukan sekadar penampilan atau pertunjukan. Dia menekankan bahwa meskipun seseorang memiliki kemampuan musik atau vokal yang baik, tanpa kasih kepada Tuhan, itu hanyalah sebuah pertunjukan di mimbar. Hadirat Tuhan harus termanifestasi dalam setiap ibadah, seperti yang terjadi dalam pelayanan para rasul.

Mencari Bejana yang Kosong

Peter Guntur menyatakan bahwa Tuhan mencari bejana yang kosong dan tersedia untuk dipenuhi dengan hadirat-Nya. Dia menekankan bahwa penting untuk merindukan Tuhan lebih dari apapun, bukan hanya sekadar datang beribadah atau melayani. Semua orang bisa bernyanyi atau berkhotbah, tetapi hanya orang-orang khusus yang bisa menghadirkan Tuhan dalam nyanyian, khotbah, atau musik mereka.

Pentingnya Hubungan Pribadi dengan Tuhan

Peter Guntur bertanya bagaimana seseorang bisa mengundang hadirat Tuhan jika setiap hari tidak tinggal dalam hadirat-Nya. Dia mengkritik orang Kristen yang hanya datang ke gereja tanpa pernah menyembah Tuhan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Akibatnya, mereka tidak mengalami perubahan dan tidak fokus saat beribadah.

Kisah di 2 Tawarikh 5:13-14

Peter Guntur mengutip 2 Tawarikh 5:13-14, yang menceritakan bagaimana rumah Tuhan dipenuhi awan kemuliaan ketika para imam dan penyanyi menyembah Tuhan dengan segenap hati. Akibatnya, para imam tidak dapat berdiri karena kemuliaan Tuhan memenuhi rumah Allah. Dia berharap hal yang sama terjadi di tempat itu karena ada orang-orang yang haus dan lapar akan Tuhan.

Menjadi Kepala, Bukan Ekor

Peter Guntur menekankan bahwa orang Kristen seharusnya bertolak dari kemuliaan satu ke kemuliaan yang lain, menjadi kepala dan bukan ekor, naik dan bukan turun. Ini hanya mungkin jika mereka berjalan setiap hari bersama hadirat Tuhan dan tinggal di dalam hadirat-Nya. Dia berdoa agar jemaat pulang dengan kerinduan yang lebih besar akan Tuhan.

Pentingnya Bergantung pada Tuhan

Peter Guntur menyatakan bahwa banyak orang Kristen mengalami stres dan masalah karena mereka mengandalkan kekuatan sendiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada Tuhan. Mereka membuat keputusan tanpa meminta izin Tuhan. Dia mencontohkan Paulus, yang selalu bertanya kepada Tuhan sebelum mengambil keputusan.

Bait Allah dalam Perjanjian Baru

Peter Guntur menjelaskan bahwa di zaman Perjanjian Lama, hanya imam besar yang bisa masuk ke ruang maha kudus setahun sekali. Namun, di Perjanjian Baru, Tuhan tidak tinggal di dalam tabut, tetapi di dalam hati setiap orang percaya. Tubuh setiap orang percaya adalah bait Allah, dan mereka semua diurapi, disertai, diproteksi, dan diberi kuasa oleh Tuhan.

Berkat Kehadiran Tuhan

Peter Guntur mencontohkan bagaimana rumah Obet-Edom diberkati Tuhan luar biasa karena tabut Allah tinggal di sana selama tiga bulan. Dia menekankan bahwa jika Tuhan tinggal di dalam diri seseorang, orang itu seharusnya menjadi orang yang powerful dan membawa berkat bagi orang-orang di sekitarnya.

Janji-Janji dalam Firman Tuhan

Peter Guntur bertanya mengapa banyak orang Kristen hidupnya berantakan, padahal semua janji dalam firman Tuhan adalah untuk mereka. Dia menyoroti janji bahwa orang percaya akan mengusir setan dan menumpangkan tangan atas orang sakit sehingga mereka sembuh. Dia mengkritik orang Kristen yang tidak memanfaatkan kuasa dan otoritas yang telah diberikan kepada mereka.

Menghitung Hari-Hari dengan Bijaksana

Peter Guntur mengingatkan jemaat untuk tidak membuang waktu sia-sia dengan fokus pada media sosial. Dia mengutip Mazmur yang mengatakan untuk menghitung hari-hari supaya beroleh hidup bijaksana. Dia mengkritik orang Kristen yang merasa gelisah setelah dua jam di gereja dan lebih memikirkan tentang makanan dan kemacetan daripada firman Tuhan.

Seperti Rusa Merindukan Sungai yang Berair

Peter Guntur mengutip Mazmur 42:1, yang mengatakan seperti rusa merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwa merindukan Allah. Dia menekankan pentingnya memiliki kerinduan dan kelaparan akan Tuhan setiap hari. Dia berbagi pengalamannya sendiri ketika dia diberikan kesempatan kedua untuk hidup dan bagaimana dia mendedikasikan hidupnya sepenuhnya untuk Tuhan.

Mati terhadap Diri Sendiri

Peter Guntur menekankan perlunya mati terhadap diri sendiri, ego, dan hawa nafsu agar hidup seseorang dapat memberi dampak bagi banyak orang. Dia mengakui bahwa ini tidak mudah, tetapi itulah harga yang harus dibayar untuk mengikuti Tuhan. Dia juga menyinggung tentang pentingnya istri tunduk dan hormat kepada suami sebagai otoritas dalam keluarga.

Pentingnya Kehausan dan Kelaparan Jiwa

Peter Guntur menekankan bahwa jiwa, yang mencakup perasaan, kehendak, dan pikiran, harus memiliki kehausan dan kelaparan akan Tuhan. Dia mengkritik orang Kristen yang pikirannya melayang-layang saat menyembah Tuhan. Dia menekankan bahwa orang-orang yang terus-menerus mengejar Tuhan setiap hari akan mengalami dampak yang besar.

Doa dan Pelayanan yang Serius

Peter Guntur menasihati para pelayan Tuhan untuk berdoa minimal dua jam sehari dan berbahasa roh. Dia menekankan bahwa pelayanan harus dilakukan dengan serius dan dengan hati yang diberikan sepenuhnya kepada Tuhan. Jika tidak, pelayanan hanya akan menjadi kegiatan yang tidak berguna dan menimbulkan masalah.

Pelataran, Ruang Kudus, dan Ruang Maha Kudus

Peter Guntur menjelaskan tentang pelataran, ruang kudus, dan ruang maha kudus dalam Perjanjian Lama. Dia menekankan bahwa orang Kristen harus beranjak dari hanya berdoa dan meminta-minta di pelataran ke masuk ke ruang kudus, di mana mereka fokus pada firman Tuhan dan membangun keintiman dengan-Nya.

Mengalami Kedalaman Hadirat Tuhan

Peter Guntur menyarankan untuk membaca buku-buku seperti "Mengalami Kedalaman Yesus Kristus" oleh Madam Jeanne Guyon dan "Good Morning Holy Spirit" oleh Benny Hinn untuk belajar tentang keintiman yang dalam dengan Tuhan. Dia menjelaskan bahwa setelah membereskan hati dan merenungkan firman Tuhan, seseorang dapat masuk ke ruang maha kudus dan diam di dalam hadirat-Nya.

Dampak dari Tinggal dalam Hadirat Tuhan

Peter Guntur menjelaskan bahwa orang yang masuk ke ruang kudus dan ruang maha kudus tidak pusing dengan diri sendiri, tetapi bersatu dengan Tuhan. Pikirannya, perkataan, dan perbuatannya sejalan dengan Tuhan, dan hidupnya memiliki dampak dan otoritas. Dia menekankan bahwa orang-orang seperti ini dikendalikan sepenuhnya oleh Roh Kudus.

Terhubung dengan Tuhan

Peter Guntur menggunakan analogi handphone yang tidak terhubung dengan jaringan untuk menggambarkan hidup tanpa terhubung dengan Tuhan. Dia menekankan bahwa orang yang terhubung dengan Tuhan tahu fungsi hidupnya dan apa yang harus diperbuat. Dia mendorong jemaat untuk memiliki kehausan dan kelaparan akan Tuhan lebih dari apapun.

Revival di Akhir Zaman

Peter Guntur percaya bahwa akan terjadi revival atau kegerakan rohani di akhir zaman. Orang-orang yang akan dipakai adalah mereka yang haus dan lapar dan terbiasa masuk di dalam hadirat Tuhan. Dia mengajak jemaat untuk melakukan ini setiap hari di tempat doa mereka dan membangun keintiman dengan Tuhan.

Doa dan Pengurapan

Peter Guntur mengajak jemaat untuk membuka tangan dan berdoa. Dia meminta Roh Kudus memenuhi ruangan dan melawat mereka. Dia secara khusus berdoa untuk beberapa orang yang maju ke depan dan merasakan hadirat Tuhan. Dia juga berdoa untuk para pemain musik dan pemimpin ibadah, agar mereka dapat menghadirkan Tuhan dalam pengurapan yang berbeda.

Kesaksian dan Penutup

Sebelum menutup ibadah, Peter Guntur bertanya kepada jemaat apa yang mereka rasakan. Dia menekankan pentingnya membangun keintiman dengan Tuhan setiap hari di tempat doa mereka untuk mengalami kehidupan yang berbeda dalam pengurapan yang berbeda.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Terima kasih Tuhan, bagimu segala pujian, hormat, pengagungan buat malam hari ini. Roh Kudus kami minta Engkau hadir dalam ruangan ini. Amin. Amin. Penuhi kami dengan hadirat-Mu. Roh Kudus bergerak dengan cara-Mu sendiri. Amin. Kami mencintai-Mu, kami mengasihi-Mu. Amin. Roh Kudus, kami menantikan kau buat sesuatu yang berbeda malam hari ini. Amin. Terima kasih Tuhan, kami bergantung sepenuhnya kepada-Mu. Kami taruh hikmat, wahyu, dan pengertian.

0:45 [Musik] Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami membutuhkan Tuhan dan merindukan Tuhan lebih dari apapun dalam nama Yesus. Amin. Silakan duduk dalam hadirat Tuhan. Tolong lampu dinyalakan. Saya pengin melihat orang-orang yang keren-keren dan cantik-cantik ini. Padahal bangku di depan tuh banyak yang kosong. Urapan ada di depan. Orang-orang VIP maju ke depan. Duduk di depan. Biasakan orang-orang Kristen duduknya di depan. Jangan kayak orang enggak percaya diri. Kalian anak-anak kerajaan. Kalian orang-orang spesial. Kalian akan mewarisi seluruh harta di bumi dan di surga. Dan harusnya punya kepercayaan duduk di depan.

1:32 VIP itu duduknya di depan, bukan di belakang. Saya melihat orang yang mukanya diberkati Tuhan. In the presence of Jehovah. Night of worship. Siapkan hatimu. Miliki kerinduan dan kelaparan dengan Tuhan. Dengarin baik-baik. Kalau kalian datang ibadahnya sekedar ibadah, nothing pulang enggak dapat apa-apa. Pulang kamu sibuk cari makan, lapar dan lain sebagainya. Apa yang dikotahin pendeta lupa. Sehingga hidupnya orang Kristen gak berubah. Karena apa? Hanya sekedar datang ibadah tanpa merindukan Tuhan. Kalau Bapak, Ibu merindukan Tuhan lebih dari apapun juga, engkau memiliki rasa

2:18 haus dan lapar yang berbeda. Kekristenanmu pasti berubah dan berbeda. Tidak akan pernah sama lagi. Amin. Saya berdoa, apa yang saya sampaikan hari ini? Nyinggung perasaanmu dan kamu pulang berubah dan bertobat. Amin. Karena firman itu mengkoreksi sampai kedalaman batin kita, menarik kita pada pusat kehendaknya supaya kita semakin mencintai Dia lebih dari apapun juga. Amin. Kasih senyum dulu kanan kiri. Katakan saya lagi makan kenyang nih hari ini. Makanannya keras ini stik ini bukan bubur nih. [Musik] Siapkan hatimu. Stringmu yang akan tepelan. In the present.

3:05 Tutup matamu dan fokus sama Tuhan. Jehova. God almighty prapi trouble [Tepuk tangan] Hay

3:54 in the presence of the king bisa Bangit berdiri sebentar kita hormati Tuhan. in the presence of Jehova. God almighty prapi

4:46 trouble [Tepuk tangan] H day in the present the king. Buka tanganmu. Rabeko di dalam hadirat-Mu Tuhan,

5:38 mengalirlah kuasa-Mu. bergerak dalam hadirat-Mu. Amin. Datanglah Tuhan. Oh, hadirat-Mu mengalir.

6:26 nikmati hadiratnya Tuhan aku minta hadirat-Mu memenuhi ruangan ini. Penuhi ruangan ini Tuhan. Jamah setiap orang sekarang. Sekarang beri pengalaman pribadi dalam hadirat-Mu. Dalam hadirat-Mu. Breath upon me

7:13 [Musik] raon [Musik] me breath of God breath upon me spirit of the lord [Musik] as my hand in surrender to your name most high I'm yielding

7:58 to your spiriting Jesus I adus I adore your nikmati hadiratnya. upon me

8:46 breath of God a breath upon me spirit of the lord as I leave my hand in surrender to your name most I'm yielding to your spirit and walking in your Lord. Jesus

9:32 I adus I ad Jesus I adore your hol name Roh Kudus Kami hormati Engkau dalam ruangan ini. Buat Yesus begitu nyata malam hari ini. Buat kuasa-Mu mengalir, menjamah setiap orang. Jangan lewatkan satuun orang dalam ruangan ini.

10:18 Amin. Nikmati hadiratnya. Dia sedang menjamahmu. Nikmati pengurapan itu mengalir. Mari buku manimapaka nikabok. Penuhi orang yang haus dan lapar. [Musik] Terima kasih Tuhan buat hadirat-Mu.

11:04 Kami berjanji untuk tidak mencuri kemuliaan. Kami mau belajar firman-Mu. Terima kasih Tuhan dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Silakan duduk. Penyembahan itu lahir dari hati karena kita mengasihi Tuhan. Amin. Bukan sekedar performan nyanyi. Kalian bisa nyanyi yang bagus, suaramu bagus, permainanmu, musikmu bagus. Tapi kalau hatimu enggak mencintai Tuhan, enggak mengasihi Tuhan, kalian hanya

11:50 perform di mimbar. Penyembahan lahir dari hati yang ingin Tuhan dan mencintai Tuhan lebih dari apapun juga. Dalam setiap ibadah harusnya hadirat Tuhan itu manifestasi begitu powerful. Seperti setiap pelayanannya di kisah para rasul dari pasal pertama sampai pasal terakhir isinya orang setiap hari dipenuhi Roh Kudus ngalami lawatan Tuhan. Tapi di akhir zaman ini ibadahnya sekedar ibadah menjalankan rundown rutinisme agamawi. Tapi tidak ada Tuhan di dalamnya yang real dan nyata. Dan itu dimulai dengan orang-orang yang haus dan lapar malam hari ini punya kerinduan

12:37 dengan Tuhan. Kalian merindukan Tuhan lebih dari apapun. Ketika kamu menyembah dia akan nyatakan kuasanya. Dia hadir memenuhi orang yang haus dan lapar, tangible dan table. Tahu enggak? Hadirat Tuhan itu realil harusnya. Dan sampai hari ini Tuhan mencari bejana yang kosong, yang available untuk dipenuhi dengan hadiratnya. Amin. Bukan sekedar datang ibadah, tapi pengin Tuhan lebih dari apapun. Bukan hanya sekedar pelayanan, tapi pengin Tuhan hadir dalam setiap pelayanannya. Kalau suka dengarin khotbah saya, saya seringkiali ngomong seperti ini. Semua orang bisa nyanyi dan suaranya

13:23 bagus, kalian suaranya bagus, anak-anak muda ini. Kembangan kapasitasmu, kalian akan lebih hebat lagi di masa yang akan datang. pemain musik keren-keren. Saya kenal Mike sudah lama sekali. Sering ikut pelayanan saya. Bapak, Ibu, semua orang bisa khotbah, sharing firman. Semua orang bisa nyanyi. Hanya orang-orang khusus bisa bermain musik karena punya skill. Tapi tidak semua orang bisa menghadirkan Tuhan dalam nyanyiannya, dalam khotbahnya, dalam permainan musiknya. Kenapa? Kadang bermain hanya sekedar bermain loh rutinitas. Tapi kalau hidupmu tidak memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan, di

14:09 kamar doamu setiap hari, nothing hanya so. Bagaimana kita bisa mengundang hadirat Tuhan kalau setiap harinya kita tidak bisa tinggal di dalam hadirat Tuhan. [Musik] Bagaimana kita bisa menyembah Tuhan di gereja kalau hari harinya kita enggak pernah nyembah Tuhan? Tidak heran orang Kristen di gerejanya delongap delongop longapong ketika diajak nyembah tolak kanan, toleh kiri lihat handphone khotbah pun lihat handphone. Kalian harus fokus lihat saya hari ini. Sehingga hidupnya tidak mengalami perubahan. Padahal setiap hadirat Tuhan dinyatakan selalu powerful. Coba sekarang kita akan lihat di dua tawarik pasal yang ke 5

14:55 ayat yang 14. Di ayat yang ke-13 tolong tampilin ya. Tampilin ayat yang ke-13-nya. Lalu para peniup nafiri dan para penyanyi itu serentak memperdengarkan paduan suaranya untuk menyanyikan puji-pujian dan syukur kepada Tuhan. Mereka menyaringkan suaranya dengan nafiri ceracap dan alat musik sambil memuji Tuhan dengan ucapan sebab Ia baik. bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setianya pada ketika itu rumah Tuhan, yakni rumah Tuhan dipenuhi nawan. Dia dengan suara nyaring segenap hatinya menyembah Tuhan bukan setengah hati. Lihat apa yang terjadi di ayat yang

15:40 ke-14-nya. Sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian. Karena awan itu sebab sebab kemuliaan Tuhan memenuhi rumah Allah. Ini jarang terjadi ini sekarang ini, tapi akan terjadi di tempat ini karena ada orang yang haus dan lapar dengan Tuhan. Amin. Amin. Amin. Amin. Kalian enggak sungguh-sungguh kelihatannya. Katakan amin. Amin. Orang yang merindukan Tuhan dengan segenap hatinya, sepenuh jiwanya. J Tuhan senang orang-orang kayak begini dia akan manifestasikan kuasanya. Bayangin setiap ada penyembahan pengagungan ketika Salomo mentabiskan

16:26 bait suci itu, awan hadirat Tuhan begitu real dan nyata loh. Seperti di kisah para rasul pasal yang kedua, ketiga, keempat, ketiga. Hadirat Tuhan begitu ri nyata. Orang-orang dilawat Tuhan mukjizat terjadi, kesembuhan terjadi. Dimulainya dari mana? Orang yang haus dan lapar pengin Tuhan lebih dari apapun juga. Bukan sekedar kekristenan datang ke gereja tapi hari-hari biasa enggak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Kalau hubungan kita dengan Tuhan tidak terkoneksi, tidak terhubung, nothing. Kehidupan kita tidak memiliki kuasa dan otoritas sama sekali. Hanya sekedar jadi orang Kristen, tapi tidak jadi apa dan tidak jadi apa-apa

17:12 dan tidak pernah ke mana-mana. Tidak heran dari tahun ke tahun tetap sama. Padahal Alkitab katakan kita harusnya bertolak dari kemuliaan satu pada kemuliaan yang lain. Dari iman satu pada iman yang lain. From glory to glory. Makanya Alkitab katakan kamu akan menjadi kepala dan bukan ekor kau akan jadi naik bukan menjadi turun. Kalau kita berjalan setiap hari bersama hadirat Tuhan dan tinggal di dalam hadiratnya. Amin. Saya berdoa kalian pulang dari sini merindukan Tuhan lebih dari apapun memiliki kerinduan karena Tuhan belum selesai dengan hidupmu. Kalau sampai hari ini masih ada Tuhan mau lakukan sesuatu yang ilahi di masa depanmu, yang mudah-mudahan nih kalian harus lebih powerful suatu hari. Kalian

17:59 umurnya 20-an kan? Kalian akan meneruskan apa yang saya kerjakan. Saya sudah umur 48, saya enggak tahu umur saya sampai kapan. Kalau kalian lakukan setiap hari, Tuhan akan buat sesuatu yang powerful dalam hidupmu. Bukan sekedar jadi orang Kristen loh. Real kehidupanmu memanifestasikan kuasa Tuhan. Ada pengurapan, hikmat dan pengertian. Ada orang akan diubahkan melalui hidupmu. Orang akan dijamah, orang akan dipulihkan. Amin. Orang akan dilawat Tuhan melalui hidupmu. Amin. Dan Alkitab katakan orang yang disertai Tuhan apa saja yang dikerjakan tangannya Tuhan akan buat berhasil. Harusnya orang Kristen gak ada yang gagal, enggak ada yang stres orang Kristen itu harusnya. Tapi saya seringkiali temuin dan saya setiap hari

18:45 ngonselingin orang yang stres, bingung, khawatir, stres, Bapak belur hidupnya, terjerat hutang, terjerat ini, dan lain sebagainya. Karena apa? [Musik] Hidup mengandalkan kekuatannya sendiri tidak bergantung sepenuhnya sama Tuhan. Memutuskan segala sesuatu maunya sendiri tanpa minta izin Tuhan. Orang Kristen itu harusnya berjalan seperti Paulus loh. Dia Paulus setiap ngambil keputusan dia tanya Tuhan. Waktu dia mau pergi ke Asia dilarang Roh Kudus dia harus balik ke Yerusalem. Pada di Yerusalem, penjara dan sengsara menanti dia loh. Tapi dia tetap jalan

19:30 karena itu yang Tuhan mau. Tidak heran namanya Paulus sampai hari ini powerful mempengaruhi hidup kita. Amin. Amin. Suatu hari ketika kita sudah selesai, orang kenang kita seperti apa? Tergantung keputusanmu. Hari ini. Kau dikenang jadi orang yang dipakai Tuhan luar biasa, memberkati banyak orang. mengubahkan banyak orang, orang yang berhasil, orang yang memuridkan banyak orang, mempengaruhi banyak orang kepada Kristus atau jadi orang yang gagal, cerewet, bawel, tukang ribut, berantem, dan kacau. Tergantung keputusanmu hari ini. Dimulai dengan merindukan Tuhan lebih dari apapun juga. Bayangin Bapak Ibu,

20:18 di zaman perjanjian lama hanya imam besar 1 tahun sekali yang bisa masuk ke ruang maha kudus. Kalau didapatin berdosa, didapatin dia melakukan pelanggaran dan Tuhan gak berkenan instan dia mati hanya tah 1 tahun sekali. Dan bait Allah di perjanjian lama itu adalah gambaran dari apa yang terjadi di dalam Perjanjian Baru. Tetapi hari ini Tuhan tidak tinggal di dalam tabut. Tuhan tinggal di dalam hatimu. Amin. Korintus katakan, "Tidak tahukah kamu

21:05 bahwa tubuhmu adalah bait Allah?" Dulu hanya imam besar. Yang diurapi hanya nabi, imam dan raja. Tapi kita semua hari ini orang diurapin Tuhan, disertain Tuhan, diproteksi Tuhan, dijagain Tuhan, diberikan kuasa, diberikan otoritas. Harusnya orang Kristen adalah orang yang paling berhasil di muka bumi loh. Amin. Kok enggak ada amin ini. Amin. Kalian harus jadi orang yang sukses. Dipakai Tuhan, diberkati di pekerjaanmu, di bisnismu, di usahamu, di apapun yang Tuhan percayakan dalam hidupmu. Harusnya kalian menjadi orang yang berhasil dan orang bisa melihat penyertaan Tuhan. Karena Tuhan tinggal di dalam dirimu. Karena kita adalah baitnya Allah. Bapak, Ibu, ketika Daud memindahkan

21:51 tabut itu, tabut itu lambang kehadiran Tuhan ditubah ditaruh di rumahnya Obet Edom. Apa yang terjadi? Bukankah rumahnya Obet Edom diberkati Tuhan luar biasa? Betul apa enggak? Di 2 Samuel 6 ayat 11, 3 bulan lamanya tabut Tuhan itu tinggal di rumah Obetedom, orang gat itu dan Tuhan memberkati Obetedom dan seisi rumahnya. Karena tabut adalah lambang dari kehadiran Tuhan. Di mana ada Tuhan pasti orang yang di sekitarnya diberkati ngalami kelimpahan, ngalami anugerah, ngalami sesuatu yang powerful. Kalau hari ini Tuhan tinggal di dalam dirimu, harusnya kalian jadi orang powerful apa tidak? Powerful apa ora? Do you mudeng or not? Ini agak sok ya

22:38 dengerin khotbahnya ya. Kalian harusnya jadi orang yang powerful berjalan, bekerja. ditempatkan di mana keluargamu diberkati, anak cucumu diberkati, pasangan hidupmu diberkati, suamimu diberkati, istrimu diberkati, mertua mantumu diberkati, engkau ditempatkan di kantor pun kantor itu sekalipun sudah mau bangkrut karena ada orang yang disertain Tuhan, kantor itu dipulihkan dan diberkati. Amin. Karena ada penyertaan Tuhan, ada hadirat Tuhan. Korintus katakan, "Di mana ada roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Amin. Roh Allah itu tinggal di dalam kata kitab Yohanes pasal yang 14. Dia di dalam dia menyertai kamu. Dia mengurapi kamu. Kurang apalagi jadi orang Kristen

23:24 yang jadi masalahnya kenapa banyak orang Kristen bawa belur hidupnya. Bukankah semua janji di dalam firman itu buat kita orang percaya hari ini? Kamu akan nengking setan. Kamu tumpang tangan orang sakit ngalami kesembuhan. Siapa yang pernah praktik? Jangan-jangan orang kerasukan dipanggil Pak Wagem Pakatan. Iya. Usir setan tolong panggil pendeta. Kuasamu di mana? Padahal itu janji kan buat kita. Itu kan janji buat pendeta, Pak. Kita kan jemaat biasa. A wis manis-manis duduk di gereja wis enggak apa-apa. Kamu kehilangan jatah yang harusnya kamu terima. Banyak orang Kristen tidak memiliki kuasa dan otoritas karena tidak memiliki keinginan, kerinduan dan kelaparan

24:11 dengan Tuhan lebih dari apapun. Saya bilang kalau kita hanya sekedar datang ke gereja dengerin khotbah, mungkin khotbah saya sampai jam berapa ini, Pak? 9.00. Jam 09.00 Dan tinggal 25 menit lagi. Dengerin khotbah 45 menit, puji-pujian 45 menit 2 jam. Kalau sudah 2 jam di gereja pantatnya panas semua gelisah. Lihat handphone lah, lapah kayak orang penting gitu loh. Rasa gayanya itu kayak orang penting kalau di gereja itu ya. Padahal dilihat juga TikTok joget-joget itu ngapain juga. Dengarin anak muda. Kalau kalian hanya lihat media sosial, scrollsroll terus setiap hari waktumu habis di sana. Kamu bukan jadi orang

24:58 berhikmat, kamu jadi orang yang kekurangan malah. Jangan buang waktumu sia-sia. Kita Mazmur katakan, "Ajar aku Tuhan menghitung hari-hari supaya aku beroleh hidup bijaksana." Loh, kalau kalian dihabiskan matamu hanya fokus di media sosial, engkau enggak akan dapat apa-apa. J banyak orang Kristen kalau datang ibadah sudah 2 jam sudah bingung. Nanti makan apa kalau hari Minggu? Waduh nanti keluarnya macet dan restoran jam 12 segala macamlah. Terus khotbahnya apa? Lupa. Terus berarap diberkati, berarap dipakai Tuhan sampai matamu biru. Engkau enggak akan ngalamin apa-apa. Dibutuhkan orang yang haus dan lapar. di Mazmur 42 ini ayat yang keren. Saya

25:44 yakin para pendeta di tempat ini sudah khotbahin ayat ini. Tapi saya mau khotbahkan dengan cara yang berbeda supaya kalian merindukan Tuhan lebih dari apapun. Amin. Tahu enggak saya ini bukan siapa-siapa? Hanya ada Tuhan yang membuat saya jadi siapa-siapa. L sejak saya kenal Tuhan dari tahun yang lalu, saya jalan sama Tuhan setiap hari. Apakah enak jalan sama Tuhan? Enak enggak, Bu? Ikut Tuhanak. Gak enak. Ngapain? Bayar harga pigurul salib sangkal diri mati daging step by step. Terutama para imam musik. Kalian harus mati terhadap dirimu sendiri, mati terhadap ego, dan mati terhadap hawa

26:30 nafsumu. Suatu hari kalian akan seperti dari MMON diurapin Tuhan. Pelayanan luar biasa. Amin. Kok enggak ada? Amin. Amin. Bayar harga mahal sekali Tuhan. Mati terhadap diri sendiri dan setiap hari harus memiliki kerinduan dan kelaparan dengan Tuhan seperti rusa merindukan. Coba perhatikan ayat pertamanya untuk pemimpin biduan nyanyian pengajaran baniora. Tahu baniora ini siapa? Bani Kora adalah yang di zamannya Musa dia memberontak. Dia orang Lewi yang memberontak bers bersama Datan, Abirah dan Korah. Padahal dia melihat kemuliaan Tuhan

27:18 di zamannya. Dia melihat kemuliaan Tuhan nyata. Di Keluaran 40 ayat 34 dijelaskan. Lalu orang itu menutupi kemahtemuan dan kemuliaan Tuhan memenuhi kemah suci di ayat 35-nya. Sehingga Musa tidak dapat memasuki kemahtemuan. Sebab Allah itu hinggap ke atas kemah itu dan kemuliaan memenuhi bait. Di ayat yang kees9 di ayat selanjutnya Bapak Ibu nanti lihat di bilangan 16 ayat 42. Ketika umat itu berkumpul melawan Musa dan Horun dan mereka memalingkan mukanya ke arah kemahtemu maka kelihatanlah awan itu menutupi dan tampaklah kemuliaan. Nanti baca seluruh perikop ini. Korah melihat kemuliaan Tuhan di zamannya Musa. Tiang awan dan tiang api. Tapi dia

28:04 memberontak kepada otoritas di atasnya dan ujungnya dia binasa. Tapi lahir salah satu di antaranya keturunan Bani Kora ini yang tidak ikut memberontak. hatinya nanti baca seluruh tulisan Kor itu punya hubungan yang dalam Tuhan. Berbeda orang ini meskipun nenek moyangnya pernah memberontak kepada Tuhan, memberontak kepada pemimpin, ternyata berurusan dengan Tuhan. Para istri kamu memberontak kepada suamimu, ternyata kamu akan berurusan dengan Tuhan. Para suami katakan, "Yes." Eh, tak belain kok diam aja ya.

28:49 Karena suami adalah otoritas yang ditaruh di dalam keluarga. Para istri belajar tunduk dan hormat, "Pak, suamiku kurang ajar." Belajar tunduk. Alkitab katakan dengan kelakuan istrinya tanpa perkataan kelakuannya suaminya akan dimenangkan. Angel ya? Angel enggak tanpa perkataan itu? Ibu-ibu enggak mau jawab ketoke ya wis apao kalian harus tunduk dan hormat dengan otoritas yang ada dan ternyata si Bani Kora ini dia gak ikut memberontak nenek moyangnya dia muncul di kitab Mazmur menjadi penulis Mazmur yang memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan dan dia ngomong seperti ini. Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair demikianlah jiwaku merindukan

29:35 Engkau ya Allah. punya kerinduan dan kelaparan pengin Tuhan. Saya setiap hari punya kerinduan dan kelaparan dengan Tuhan. Lebih mungkin di antara Bapak Ibu, saya pengin sepanjang umur hidup saya selama saya ada di bumi ini, Tuhan percayakan ini, saya pengin hidup saya dipakai Tuhan, diurapi, Tuhan memberi dampak bagi banyak orang. Karena saya diberikan kesempatan kedua hidup dulu Agustus tahun 2023 nih ya itu ada istri saya Agustus kita pulang pelayanan dari Surabaya selama seminggu terus pulang tanggal 1 Agustus langsung colabs enggak bisa jalan 11 hari karena ada penyumbatan di otak saya

30:22 lumpuh 11 hari lah dari situ Tuhan beri kesempatan kepada saya sekoreksi hati Saya saya dedikasikan sepenuhnya [Musik] untuk Tuhan. Saya belajar mati terhadap diri saya sendiri sekalipun gak enak. Saya belajar mematikan semua keinginan dan hawa nafsu saya sekalipun sakit itu untuk belajar hidup berkenan di hadapan Tuhan supaya hidup saya dipakai menjadi bejana yang didapatin mulia. Karena kitab Timotius katakan, "Barang siapa meninggalkan kejahatan, dia dianggap sebagai perabot yang lebih mulia, dipakai untuk tujuan yang mulia." Saya berikan hati saya, berikan hidup saya sama istri saya, kita melayani Tuhan. Kita enggak pengin apa-apa sudah

31:09 enggak pengin apapun juga. Kayaknya kita pengin nyenangin hati Tuhan saya sepanjang umur hidup kita loh. Saya sudah enggak pengin apa-apa. Dulu kita bangun bisnis Bapak belur sebelum COVID melais semuanya. Kita diremukkan Tuhan. Saya pikir sudah selesai dengan proses itu. Ternyata Tuhan masih urusin hati saya secara pribadi di tahun 2024. Ya, 2024. 2024 Tuhan urusin istri saya. Dia enggak bisa jalan semelama 1 bulan setengah. Saya 11 hari dia 1 bulan setengah. Kami ngalami proses peremukan dari perjalanan hidup itu sudah enggak ada solusi lain kecuali kita beri hidup sepenuhnya sama Tuhan.

31:55 Saya mau pengin meninggalkan jejak ilahi dan setiap perjalanan saya jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Dibutuhkan kematian terhadap diri sendiri, terhadap ego, dan terhadap hawa nafsu. Sehingga hidup kita memberi dampak bagi banyak orang. Apakah enak? Tidak enak sama sekali. Saya bilang ikut Tuhan itu bayarnya mahal. Mati terhadap ego dan hawa nafsu. Kita coba lanjutkan lagi. Jiwaku haus kepada Allah. Kepada Allah yang hidup. Jiwamu harus memiliki kehausan dan kelaparan. Karena jiwa itu berbicara tentang perasaanmu, kehendakmu, dan pikiranmu. Jiwa itu harus

32:41 memiliki kehausan dan kelaparan dengan Tuhan. Karena banyak orang gereja pikirannya ke mana-mana, melayang ke mana-mana. Banyak orang nyembah Tuhan pikirannya ngawur ke mana-mana. Bayangin jiwanya, pikiran, perasaan, dan kehendaknya takluk kepada firman, haus dan lapar. Dia merindukan Tuhan lebih dari apapun juga. Orang-orang seperti ini ketika dia terus berjalan bersama Tuhan, dia lakukan setiap hari terus-terusan dia kejar Tuhan setiap hari. Mari para pelayan Tuhan dengar ini baik-baik ya. Ini para pelayan-pelayan Tuhan ini, kalian harus doa minimal 2 jam minimal

33:28 dalam 1 hari. Kalian harus berbahasa roh. Kalau bisa nonstop, biasakan itu. Baru permainan musikmu akan menghadirkan Tuhan. Kalau real mau pelayanan harus serius memberi dampak bagi banyak orang. Kalau pelayanan main-mainan lebih baik tidak usah. Nanti enggak memberi dampak apa-apa. Daging nanti ujung-ujungnya ribut sana, ribut sini, ngeributin persembahan, ngeributin perform dan lain sebagainya. Enggak ada gunanya, enggak ada gunanya sama sekali. Kalau real pelayanan yang diberi hati dulu, hati ini dulu diberikan sama Tuhan, ditaruh di misbahnya.

34:15 Bangun hubungan keintimanmu dengan Tuhan lebih di atas segala-galanya. Dalam 1 hari ada 24 jam kok. Jangan bilang kalian sibuk. Bohong itu. Kalian bisa mantengin handphone, scroll media sosial tanpa terasa setengah jam loh. Tapi kamu untuk menaklukkan pikiranmu, perasaanmu, kehendakmu kepada hadirat Tuhan dibutuhkan kematian daging. Amin. Sekarang jadi masalahnya berapa lama kamu datang setiap hari nyembah sama Tuhan? Ih, Pak. Aku nih 3 hari sekali loh, Pak. Uh, luar biasa ya. Kapan itu pas sarapan pagi, makan siang dan makan malam, Pak. Doa makan. Puji Tuhan daripada enggak doa. Tapi proses

35:02 perjalananmu masih di pelataran itu. Coba sekarang kita lihat satu lagi. Di dalam Perjanjian Lama tadi ada pelataran ruang kudus dan ruang maha kudus. Tapi di Ibrani 8 ayat yang keelim, pelayanan mereka adalah gambaran dari bayangan dari apa yang di surga. Sama seperti yang diberitahukan kepada Musa ketika hendak mendirikan kemah. Ingatlah demikian firman Tuhan di Perjanjian Lama itu gambarannya loh. Dan saya mau ajarin kalian bisa masuk sampai kedalaman hadirat Tuhan dan perjalanan hidupmu dipimpin dalam urapan dan otoritas yang begitu powerful. Ini baik-baik. Kalau kalian hanya berdoa sama Tuhan, hanya minta, mohon, nangis,

35:48 dengarin baik-baik para pemain musik ya, para penyanyi. Gak semua lagu itu tentang adoration. Penyembahan itu berbicara tentang adoration, pengagungan kepada Tuhan. Eh, kita nyembah Tuhan ngomongnya, "Segala persoalan yang kualami kamu enggak nyembah Tuhan. Kamu merengek itu, kamu nangis minta pertolongan itu. Ketika datang sama Tuhan, imam-imam tadi yang di bait Allah Salomo, dia mengucap syukur bahwasanya untuk selamanyaamanya Allah itu baik adanya dan lain sebagainya. Penyembahan itu pengagungan dengan Tuhan. Tapi di dalam kemah suci itu pertama kali kan harus masuk ke namanya ke kolam

36:34 pembasuhan. Dan korban bakaran di sana harus diberesin dulu. Memang kita kalau mau datang sama Tuhan kan harus diberesin hati dulu. Makanya saya bilang kita enggak bisa nyembah kalau kondisi hati kita itu najis dan kotor. Kita gak bisa datang dengan tulus hati. Kita enggak bisa melay sepenuh hati. Kelihatan keren dan baik. Luar biasa. Tapi kalau baru melakukan dosa kan harus diberesin dulu. Karena gak berkenan di hadapan Tuhan. Karena dosa memutuskan hubungan kita dengan Tuhan. Solusinya dari dosa adalah minta ampun. 1 Yohanes 1 ayat yang ke-9. Allah setia dan adil. Dia mengampuni segala dosa kita. Kalau kita mengaku dosa diberesin dulu. Seperti di dalam kemah

37:22 bait suci. Ada pelataran dan mesbah pembakaran. Itu korban penebusan diberesin dulu. Berdoa kan memang biasanya pertama kali minta-minta ya inilah itulah merasa berdosa dan lain sebagainya oke. Tapi harus beranjak berbeda jadi orang Kristen. Kalau kau pengin pengurapan kau harus beranjak ke level yang berbeda. Amin. Tidak hanya di pelataran kau masuk ke ruang kudus. Di situ ada firman. Kamu tidak fokus dengan dosa dan pelanggaranmu lagi. Kamu fokus dengan firman. Kamu fokus dengan keintiman di ruang kudus perlu dibangun itu setiap hari.

38:08 Amin. Do you mood or not? Ini yang ngerti batuk dulu. Luar biasa. Setelah kita terbiasa [Musik] tadi datang kepada Tuhan beresin hati dulu. Berikan hidupmu, hatimu sepenuhnya sama Tuhan. Terus kamu mulai merenungkan firman Tuhan. Saya sarankan cari bukunya Madam Jin Guyon. Judulnya mengalami kedalaman Yesus Kristus. Itu yang mengubahkan jam doa saya, yang mengubahkan pelayanan saya karena bergaul dengan Roh Kudus setiap hari. bukunya Benihin, Good Morning Holy Spirit. Bagus sekali ngajarin keintiman

38:56 yang dalam dengan Tuhan. Terus ketika kita mulai masuk orang kudus merenungkan firman, mungkin kamu nyembah bahasa roh, bermazmur, tiba-tiba kamu lakukan terus. Ini di ini orang yang haus dan lapar ya. Ini bukan orang yang main-main ini. Terus nyembah terus, nyembah terus. Di titik tertentu kamu diam di dalam hadiratnya seperti imam besar. Ketika masuk ruang maha kudus, dia enggak ngapa-ngapain. Dia enggak mikirin dirinya. Dia diam di dalam hadirat Tuhan. Kitab Maszmur katakan, "Be still and know there I am God." Di dalam tinggal tenang, kamu akan kenal Tuhan, kamu akan ngerti Tuhan. Di sana engkau akan diubahkan di dalam hadiratnya. Makanya perhatikan ini

39:43 ketika masuk sampai ke dalaman tadi, apa yang terjadi? di Mazmur 42 ayat yang keet7. Samudra raya berpanggil-panggilan dan deru air terjenmu. Segala gelora dan gelombangmu bergulung melingkupin aku. Tiba-tiba Bapak Ibu dibawa dalam dimensi hadirat Tuhan yang berbeda. Orang yang masuk ruang kudus, ruang maha kudus bergaul intim dengan Tuhan, dia tidak pusing dengan dirinya sendiri. Loh, dihargain apa enggak, dihormatin apa enggak, tidak tak peduli. Dia tahu dia bersatu dengan Tuhan. Dia menyatu dengan Tuhan. Pikirannya, perkataan, perbuatannya sejalan dengan Tuhan. Dan apa yang terjadi? Hidupnya memiliki dampak dan otoritas. Ini orang yang

40:30 dikendalikan Roh Kudus sepenuhnya. Amin. Kalau kalian masih dikendalikan perasaanmu, kemauanmu, kehendakmu, bisa rajin ibadah tapi kedagingan jadi trouble di mana-mana. Tapi kalau engkau pengin berjalan dari kemenangan satu pada kemenangan yang lain, dari pengurapan satu pada pengurapan yang lain, dari hikmat satu pada hikmat yang lain, orang yang di dekatmu mengalami dampak. Kristus yang manifestasi dalam hidupmu, menikmati Tuhan melalui hidupmu. Engkau harus tinggal setiap hari di dalam hadiratnya. Bukan sekedar datang ibadah ke gereja to

41:16 tapi memiliki kedalaman dengan Tuhan. Hatimu terkonnect dengan Tuhan, terhubung dengan Tuhan. Dan apa yang terjadi? Kamu tahu fungsimu ditempatkan di mana? Amin. Coba sekarang pegang handphone-emu. Semuanya punya handphone kau hari ini. Saya akan segera selesai. Dan sekarang pegang handphone masing-masing. Angkat handphoneemu. Sudah. Lihat di handphone itu ada menu air. Air plan modood atau mode pesawat. Betul. Coba diklik. Sudah diklik? Sudah.

42:01 Kalian sekarang buka Google atau YouTube atau mbanking. Bisa. Siapa yang bisa? Enggak bisa semua kan? Kenapa enggak bisa? Tidak terhubung. Betul apa enggak? bisa punya iPhone yang mahal, punya Samsung yang mahal, itu ada HP yang harganya R juta juga mahal itu. Tapi kalau tidak terhubung dengan jaringannya, berguna enggak? Itu berguna. Nopo mboten, Ibu-ibu? Tidak berguna karena tidak terhubung. Bapak, Ibu bisa bayangkan hidupmu tanpa terhubung dengan Tuhan berguna apa enggak? Trouble. Tidak heran cerewetnya bukan

42:48 main, bawelnya bukan main, tersinggungan, marahan, ngamukan, ngambekan, dan lain sebagainya. Ketika Bapak, Ibu terhubung, coba sekarang buka airplane moden-nya. Kamu bisa buka mbankeng enggak? Bisa. Bisa Google bisa enggak? Orang yang terhubung dengan Tuhan, dia tahu fungsinya untuk apa. Loh, Bapak, Ibu, kita ini diciptakan serupa segambar dengan Tuhan dengan tujuan Tuhan masing-masing yang berbeda. Kalau Bapak Ibu lihat sejauh mata memandang yang Bapak Ibu lihat ini semua diciptakan punya maksud dan tujuan. Betul apa enggak? Lah, kita sendiri adalah biji matanya Tuhan. Diciptakan serupa segambar dengan Allah. Tuhan pasti punya maksud dan tujuan. Orang yang terhubung dengan Tuhan, yang terbiasa masuk dalam hadirat Tuhan, dia tahu fungsi hidupnya untuk

43:34 apa. Dia tahu meski ngapain. Dia tahu apa yang harus diperbuat. Orang-orang kayak begini loh yang akan mendampai banyak orang. Amin. Tapi kalau engkau enggak memiliki hubungan dengan Tuhan, kamu berusaha pakai kekuatanmu sendiri. Capek dan lelah, troubel, kacoh, ruwet. dimulainya hari ini miliki kehausan dan kelaparan dengan Tuhan lebih dari apapun nanti pulang minta Roh Kudus ajarin aku berdoa. Ajarin aku kenal tujuan hidupku apa sampai hari ini. Buat hidupku memiliki dampak dan otoritas selama aku tinggal di muka bumi sepanjang tahun ini.

44:21 Dan semester kedua ini kita melangkah ke semester kedua ni tahun ini engkau akan lalui dengan sesuatu yang ilahi dan kau akan mendampai banyak orang. Amin. Saya percaya di akhir zaman akan terjadi revival kegerakan rohani kok. Ada pertobatan luar biasa yang dipakai adalah orang-orang yang haus dan lapar yang terbiasa masuk di dalam hadirat Tuhan. Amin. Bangkit berdiri sama-sama dengarin baik-baik sekarang. Lihat saya. Lakukan setiap hari. di gambar doamu. Duduk diam. Pertama kali pikiranmu mengembara ke mana-mana, tetap nyembah Tuhan. Waktu kau tetap nyembah Tuhan, kamu tetap berbasa roh terus mungkin 30 menit, 45 menit tanpa kamu sadarin

45:08 tiba-tiba dibawa masuk ke ruang kudus. Di sana kamu mulai konsentrasi, mikirin hatinya Tuhan, mikirin firman. Kamu lakukan terus setiap hari tanpa kamu sadarin. Kamu ditarik ke ruang maha kudus. Kelihatannya enggak terjadi apa-apa. Tapi waktu kamu nyembah, waktu kamu ngobrol, waktu kamu pelayanan, hadirat Tuhan menyertai hidupmu. Orang-orang di sekitarmu dilawat dan dijamah Tuhan. Kamu berfungsi seutuhnya sesuai apa yang dia mau, sesuai apa yang Dia inginkan. Amin. Amin. Buka tanganmu dua-dua. [Musik]

46:06 Dipenuhi kemuliaan. [Musik] Dipenuhi kemuliaan. Dipenuhi pujian kami berikan pada-Mu Tuhan. Gorban pujian kau saja yang suci. Kau saja yang sujud.

46:55 Kau saja yang layak. Kau layak terima glor Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glorus

47:47 Yesus kau Tuhan. [Musik] Roh Kudus, aku minta hadirat-Mu memenuhi ruangan ini. Lawat mereka ini Tuhan. Nikmati hadiratnya ya. Aku berdoa sekarang kuasa itu turun. Amin. In Jesus name. Amin. Ibu ini sini.

48:42 Buka tanganmu duduk. [Musik] bagianmu sekarang buka tangan duduk Bu Tuhan akan jamah ibu ya sudah kau hadiratMu mengalir Rip Jesus semakin kuat urapan itu. Semakin kuat ibu enggak tahan dengan hadirat itu sekarang now. Now. Now, now Jesus name. Jesus name. Jesus name. Hadirat semakin kuat. Nikmati itu.

49:28 Tuhan lama dia penuhi dengan hadirat-Mu. Kau lihat kehausan dan kelaparannya dengan hadiratMu. Semakin kuat, semakin kuat, semakin kuat, semakin kuat dalam nama Yesus. Amin. Urapanmu turun. Jamah semakin kuat. Go. Terus urapi sekarang. Risip. Jesus name. Jesus name. Semakin kuatapan itu bergerak dari ujung rambut sampai telapak kaki. Kuasau turun mengalir. Tuhan jamah dalam hadirat. dalam hadirat

50:17 terus Tuhan kerjakan sesuatu yang ilah semakin lawat dengan hadiratMu dari ujung rambut sampai telapak kaki aku impartasikan pengurapan itu. Penuhi Dia. Penuhi Dia. Penuhi Dia. Penuhi Dia. penuhi dia di dalam Tuhan. Aku berdoa Tuhan setiap orang dalam ruangan ini. Amin. Jamah dia dengan hadirat-Mu. Amin. Jamah mereka Tuhan jamah Tuhanus penuhi dengan hadirat-Mu. Amin. Dalam nama Yesus. Berkati semua pemain musik ini Tuhan.

51:04 singer persiapkan mereka jadi imam musik yang bisa amin menghadirkan Tuhan dalam pengurapan berbeda. Amin. Dalam dimensi yang berbeda Tuhan. Amin. Urapi dalam kedahsyatan-Mu Tuhan. Urapi dalam pengurapan. Saya mau berdoa. Ada orang yang mau didoakan? Eh, ada ibu yang di belakangana. [Musik] Ibu yang di belakang depannya Bapak itu suruh maju ke depan. Ibu sini Bu. Iya. Siapa yang merasakan hadirat Tuhan? Angkat tangannya. Yang merasakan seperti sesuatu yang

51:51 bergerak di dalam tanganmu, memenuhi tubuhmu. Ibu ngerasain sesuatu yang ilahi. Ya. Ibu ngerasain apa? Ibu yang pakai macam I apa? Sini kita doain sini yang merasakan ada sesuatu yang bergerak dalam tubuhmu. [Tepuk tangan] Haleluya. Oh, Ibu gembala ini ternyata ya. [Musik] Ibu ngerasain sesuatu yang ilahi ya terus ya. merasakan apa? Enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya.

52:40 Tuhan jamah dia. Bu, siap-siap ada urapan turun dia. Urapan turun. Penuhi dia dengan hadiratmu. Penuhi dengan hadiratmu. Bagian-Mu sekarang Tuhan. Urapan-Mu mengalir. In Jesus name. In Jesus name. Tuhan berikan sesuatu yang lain. Tuhan jamah. Jamah. Jamah. Jamah dengan hadiratmu. Lawat dia dengan hadir Tuhan. Tolong penuhi dengan hadirat Tuhan. Berkati Ibu ini kekuatan ilahi, hikmat dan pengertian. Kuasa-Mu turun memenuhi Dia. Jesus name.

53:26 Jesus name. Jesus name. Tuhan urapi. Dia mengalir urapan itu. Mengalir urapan itu Tuhan. Sekarang penuhi Dia. Semakin kuat. Semakin kuat. Semakin kuat. Semakin kuat, semakin kuat dalam nama Yesus. Beri pengalaman yang berbeda dalam dimensi yang berbeda, dalam otoritas yang berbeda, hikmat dan pengar bawa terus masuk dalam hadiratMu dalam nama Yesus. Dalam nama Yesus. Dalam nama Yesus. Sekarang buka tanganmu dua-dua. Saya mau berdoa. Tuhan jamah.

54:12 Amin. Bagianmu memberkati sekarang. Bagian-Mu mengurapi sekarang. Tumpang tangan pada setiap orang yang ada dalam ruangan ini. Tumpang tangan sekarang. Jesus. Jesus name. Bergerak terus kuasa itu. Bergerak terus kuasa itu. Nikmati hadiratnya ya. Tuhan jamah. Tuhan jamah. Tuhan jamah. Tuhan jamah. Tuhan urapan-Mu mengalir. Berkati ini anak-anak muda ini. Diberkatin Tuhan. Diberkatin. Tuhan.

54:58 diberkati Tuhan. Diberkatin Tuhan. Diberkatin Tuhan. Diberkatin Tuhan. Jesus name. Urapanmu berbeda. Urapan berbeda. Ura yang berbeda. Hikmat dan pengertian Tuhan jamah dalam nama Yesus. Tuhan jamah dalam nama Yesus. Tuhan berkati mereka. Berkati semua. Tuhan, bagian-Mu yang tumbang tangan atas setiap orang dalam ruangan ini. Tuhan, kami materaikan firman-Mu dengan darah dan domba Allah. Tuhan jamah Tuhan. Ada Bapak-bapak, dua-bapak ini saya merdoakan dari sini aja ya. Itu Bapak itu tuh Bapak sama

55:44 itu. Tak doain dari sini aja ya. Dari sini aja ya. Di situ aja ya. Iya. sama Bapak yang di belakang ya. Itu Bapak itu ya baju biru sini Tuhan jamah dia. Beri pengalaman yang berbeda dan tarik pada pusat kehendakmu. Teguhkan apa yang dia kerjakan hari ini. Tuhan proteksi dan jagai dengan caramu sendiri. Biar pengurapanmu turun sekarang. Jesus name. In Jesus name. In Jesus name. In Jesus name. Kami berdoa untuk semua orang dalam ruangan ini. Tuhan pakai

56:30 yang terlibat dalam pelayanan dalam ruangan ini menjadi orang-orang yang memiliki hubungan yang berbeda dengan Engkau. Hidup mereka diubahkan, ditarik pada pusat kehendakmu. mengalami engkau secara pribadi memiliki dampak dan otoritas ilahi. Nah, nih Mbak yang belakang itu bawa sini doain ya. [Musik] Nikmati terus ya. Ada beberapa orang enggak tahan dengan hadirat sampaian pengin nangis saja rasanya. [Musik] Tuhan berkati Mbak ini. Tuhan tolong. Amin. Berkat-Mu bergelimpahan, Tuhan. Amin. Berkat-Mu berkelimpahan.

57:17 Hadirat-Mu memenuhi Dia. Amin. Mengurapi Dia. Terus bawa dalam perjalanan kehidupan yang bersama Tuhan. Tuhan jamah dengan hadiratmu. Tuhan jamah kamu ya. Tuhan jamah kamu ya. Jesus name. Jesus name. Nikmati hadirat itu dalam nama Yesus. Semakin kuat pengurapan itu mengalir. Mengalir. Jesus name. Jesus name. Urapi dia dengan hadiratmu. Urapi dia dengan hadiratmu. Terus tarik pada pusat kehendakmu. Teguhkan apa yang dia kerjakan. Pakai dalam rencana dalam nama Yesus.

58:03 Kami tahu engkau menyediakan masa depan yang terbaik yang datangnya daripada Tuhan. Dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Kamu ngerasain apa? Heh. Ngerasain apa? Lihat aku ngerasain apa? Hm. Enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya? Hm. Tuhan penuhi dia dengan hadiratmu. Jesus name. Hadirat-Mu turun mengalir Tuhan. Jamah dalam nama Yesus. Dalam nama Yesus. Dalam nama dalam nama Yesus. Terima kasih Tuhan. Kami percaya hadirat-Mu ada dalam ruangan ini Tuhan.

58:49 Memenuhi ruangan ini dan tinggal di tempat ini. Berkati pemimpin yang ada, semua orang yang terlibat pelayanan di tempat ini. Pemain musik, worship leader, singer, multimedia, para pemimpin yang ada. Gembala Tuhan berkati tempat ini Tuhan. Amin. Jadikan orang-orang di tempat ini memiliki kehidupan yang berbeda dan pengurapan yang berbeda. Biar tempat ini dipenuhi dengan awan kemuliaan Tuhan. Terima kasih ya Tuhan buat malam hari ini. Kami percaya hadirat-Mu tinggal di tempat ini Tuhan. Menyertai seluruh umat-Mu di tempat ini. Terima

59:35 kasih Tuhan. Dalam nama Yesus kami kembalikan segala hormat pujian pengagungan buat Raja kami yang maha mulia. Haleluya. Amin. Amin. Silakan duduk. Sebelum saya turun, saya mau tanya sesuatu. Kalian ngerasain apa? Siapa yang merasakan kayak ada sesuatu yang berbeda? [Musik] Hadirat itu tebal sekali. Angkat tangannya. Lakukan setiap hari di tempat doamu di rumah. bangun keintimanmu, engkau akan ngalami kehidupan yang berbeda dalam pengurapan yang berbeda. Amin. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube