Islam, Iman dan Ihsan

Irtaqi Channel www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tiga tingkatan dalam agama Islam: Islam, Iman, dan Ihsan. Islam adalah tingkatan terendah yang menekankan pada kepatuhan terhadap rukun Islam. Iman adalah tingkatan yang lebih tinggi, melibatkan keyakinan yang mendalam terhadap rukun iman dan tercermin dalam perilaku sehari-hari. Ihsan adalah tingkatan tertinggi, di mana seseorang beribadah kepada Allah seolah-olah melihat-Nya, atau setidaknya menyadari bahwa Allah selalu mengawasi.

  • Islam: Tunduk pada kehendak Allah dengan melaksanakan rukun Islam.
  • Iman: Percaya pada rukun iman dan tercermin dalam hati dan perbuatan.
  • Ihsan: Menyembah Allah seolah-olah melihat-Nya, selalu sadar akan pengawasan-Nya.

Pembukaan

Video dimulai dengan salam dan pengantar tentang pentingnya memahami tingkatan-tingkatan dalam agama Islam, yaitu Islam, Iman, dan Ihsan. Rasulullah SAW menyarankan untuk mencari pasangan yang baik agamanya, dan hal ini dapat dinilai dari tingkatan din yang dimilikinya: Islam, Iman, atau Ihsan. Kajian ini akan membahas lebih mendalam tentang tiga tingkatan ini.

Hadis tentang Islam, Iman, dan Ihsan

Umar bin Khattab menceritakan bahwa suatu hari, saat mereka bersama Rasulullah SAW, tiba-tiba datang seorang lelaki yang tidak dikenal dengan pakaian sangat putih dan rambut sangat hitam, tanpa bekas perjalanan. Lelaki itu mendekat dan duduk di depan Nabi, menyandarkan lututnya ke lutut Nabi dan bertanya tentang Islam, Iman, dan Ihsan.

Definisi Islam

Rasulullah SAW menjawab pertanyaan tentang Islam dengan menjelaskan rukun Islam: bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan salat, membayar zakat, berpuasa Ramadan, dan berhaji jika mampu. Lelaki itu membenarkan jawaban Nabi, yang membuat para sahabat heran.

Malaikat Jibril Menjelaskan Agama

Di akhir hadis, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa lelaki tersebut adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama kepada para sahabat. Malaikat dapat menjelma menjadi manusia. Terkadang malaikat mengajari dengan bertanya. Definisi din mencakup Islam, Iman, dan Ihsan.

Definisi Iman

Lelaki itu kemudian bertanya tentang Iman, dan Rasulullah SAW menjawab bahwa Iman adalah percaya kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan takdir baik maupun buruk. Lelaki itu kembali membenarkan jawaban Nabi.

Definisi Ihsan

Terakhir, lelaki itu bertanya tentang Ihsan, dan Rasulullah SAW menjawab bahwa Ihsan adalah menyembah Allah seakan-akan melihat-Nya, dan jika tidak bisa, maka sadarilah bahwa Allah selalu melihatmu.

Makna Bahasa dan Syari'at Islam

Secara bahasa, Islam berarti tunduk. Secara syari, Islam berarti tunduk pada kehendak Allah. Nabi Ibrahim, Musa, Isa, dan Muhammad adalah muslim karena mereka tunduk pada kehendak Allah melalui wahyu yang diberikan kepada mereka.

Muslim Hukman dan Muslim Haqon

Muslim dibagi menjadi dua kategori: muslim hukman (secara hukum) dan muslim haqon (sejati). Muslim hukman adalah orang yang bersedia mengucapkan dua kalimat syahadat dengan kesadaran penuh. Muslim haqon adalah orang yang melaksanakan lima rukun Islam.

Level Iman: Mukmin Zahir dan Mukmin Batin

Iman memiliki dua level: Mukmin Zahir (lahir) dan Mukmin Batin. Mukmin Zahir adalah orang yang mengakui dan mempercayai enam rukun iman. Mukmin Batin adalah Mukmin sejati yang imannya meresap dalam hati dan tercermin dalam perilaku.

Ciri-ciri Mukmin Sejati (Batin)

Ciri-ciri Mukmin sejati antara lain: takut saat mengingat Allah, khusyuk saat mendengar nama Allah dan kitab-Nya, bertambah iman karena mendengar nama Allah dan kitab-Nya, tawakal hanya kepada Allah, takut kepada Allah baik terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi, rida terhadap Allah sebagai Rabb, Islam sebagai Din, dan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah, rela berkorban demi tidak jatuh ke dalam kekufuran, merasa Allah selalu dekat, selalu berusaha mengingat Allah, mengutamakan cinta Allah dan Rasul-Nya, cinta dan benci karena Allah, dermawan dan pelit karena Allah, enteng dalam ketaatan, gembira karena amal saleh, sedih karena maksiat, mengutamakan Rasulullah, memiliki sifat malu, berakhlak mulia, menyukai kebaikan untuk orang lain, membantu kaum mukminin, dan sedih dengan kesedihan mukmin lainnya.

Level Ihsan: Tingkatan Tertinggi

Ihsan adalah tingkatan tertinggi dalam agama, di mana seseorang menyembah Allah seolah-olah melihat-Nya, atau setidaknya menyadari bahwa Allah selalu mengawasi. Tingkatan ini adalah levelnya para nabi, rasul, wali, dan orang-orang yang dekat dengan Allah. Orang yang mencapai level Ihsan nyaris tidak pernah melakukan maksiat dan selalu ikhlas dalam beribadah.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:03 Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdalillah nahmaduhu wasastainuhu wasastagfiruhubillahiu anfusina wamiatiinaahdillahu Fala mudillalah wudlil Fala asuaahaillallah wahdahuik Muhammad abduhuu la nabi ba allahumma inna nasaluka Ilman Nafi warizq thiba wa amalan mutaqabbala Amma ba'du saudaraku sekalian rahimakumullah Din yang dibawa oleh

0:50 Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam intinya itu ada tiga level ada level Islam kemudian iman dan ihsan Islam itu boleh kita sebut sebagai level yang paling rendah setelah itu naik menjadi level iman dan yang paling tinggi adalah level Ihsan karena itu kita bisa memahami kalau misalnya Rasulullah itu pernah menyarankan kepada kita kalau mencari istri cari lah dinnya yang baik Kalau memutuskan menerima lelaki untuk dijadikan suami

1:38 Pilihlah yang dinnya baik yang akhlaknya baik maka sebenarnya kita bisa melaksanakan hal tersebut dengan cara mengecek level dinnya itu masuk mana Apakah masuk level Islam level Iman ataukah masuk Ihsan minimal seorang muslim itu memenuhi level Islam ini lebih bagus lagi jika sudah mencapai level iman dan level Ihsan itu adalah level yang sangat tinggi jarang orang yang bisa mencapai level sana dan Insyaallah kita akan mengupas masing-masing dari tiga level ini secara

2:23 lebih mendalam dalam ee kajian ini hadis lengkap yang Menjelaskan konsep si Islam iman dan ihsan itu diriwayatkan di antaranya oleh Muslim saya bacakan lafaznya saya terjemahkan kemudian kita kupas satu persatu masing-masing dari konsep tersebut an Umar Bin Khattab qala dari Umar IBN Al Khattab Beliau berkata jadi perawi Hadis ini adalah sahabat nabi Umar Ibnu Al Khattab salah satu dari khulafa Rasyidin seorang sahabat senior salah satu sahabat yang dijamin masuk surga beliau adalah Ayah dari istri nabi yang bernama Hafsah dan Umar ini memiliki banyak

3:10 keutamaan seperti yang di antaranya disebut dalam hadis marahnya Umar adalah marahnya Allah artinya kalau kita ingin belajar bagaimana marah yang benar di sisi Allah itu maka mempelajari situasi-situasi yang membuat Umar marah adalah ee sebuah langkah yang benar ini keutamaan dari Umar Ibnu Al Khattab Beliau mengatakan bainama nahnua rasulillahi Shallallahu Alaihi Wasallam datata yaumin tatkala kami berada di sisi Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Pada suatu hari ID thaa Alaina rajulun tiba-tiba muncullah seorang lelaki di

3:56 tengah-tengah kami jadi ini setting-nya adalah Umar Bin Khattab menceritakan kondisi Bagaimana beliau yang waktu itu bersama dengan sejumlah sahabat sedang bersama Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam tidak diterangkan apa yang mereka lakukan tetapi memang Rasulullah terbiasa duduk-duduk bersama dengan sahabat untuk berbincang-bincang dan Rasulullah mengajari sejumlah ilmu Din di tengah situasi semacam itu tiba-tiba muncullah seorang lelaki ketika Umar menyebut di sini dengan lafaz rjulun itu maknanya berarti beliau tidak kenal artinya berarti bukan orang yang selama ini diketahui oleh Umar Bin alkhattab

4:44 karena seandainya beliau kenal pasti disebut namanya tapi karenanya disebut rajul berarti beliau tidak kenal beliau hanya yakin ini seorang lelaki tetapi beliau tidak mengenalnya orang ini memakai pakaian yang sangat putih bukan sekedar putih di sini tapi disebut sebagai syadid sangat putih artinya jenis baju yang ia pakai itu memang seperti di luar kebiasaan di tengah-tengah orang Arab karena kita tahu ya Arab itu kan di zaman itu jelas ee alamnya itu masih belum seperti di zaman sekarang yang sudah Ee luar biasa perkembangan luar biasa perkembangan ee teknologi perkembangan ilmu bangunan dan

5:31 lain sebagainya Jadi wajar kalau misalnya di Arab di zaman itu masih banyak ee situasi-situasi membuat pakaian menjadi cepat kotor misalnya kena debu kena angin dan lain sebagainya maka Kalau sampai ada orang yang memiliki baju yang sangat putih memakai baju yang sangat putih memang kelihatan sangat mencolok sekali apalagi dia orang asing wajar jika kemudian orang akan bertanya-tanya Siapakah orang ini dan memiliki rambut yang sangat hitam bukan sekedar hitam tapi disebutadidu sangat hitam sekali Nah ini juga sangat sangat mencolok artinya

6:17 sebagai manusia ini seakan-akan manusia ini memiliki keistimewaan e bentuk fisik yang e luar biasa dan memiki aksesoris pakaian yang juga eh luar biasa la Yuro Alaihi ararus Safar tidak terlihat padanya bekas perjalanan nah ini juga keanehan yang lain Kenapa karena kalau orang asing datang ke Madinah seharusnya ada jejak orang Safar orang Safar itu kan keringetan ya kemudian bajunya kotor bajunya Ee tidak licin kemudian kelihatan lesu Kelihatan capek kelihatan lapar kelihatan haus

7:04 orang ini kelihatan kayak swer begitu ya orangnya mungkin wajahnya begitu ganteng kemudian kepala rambutnya sangat hitam bajunya sangat putih ya seakan-akan baru ee keluar dari ee apa ee tempat ee pelayanan kes pelayanan kecantikan pelayanan kesehatan tempat Pelayanan apa itu namanya aksesoris dan sebagainya ya ya w min ahun dan tidak ada seorang pun yang mengenal di antara kami nah ini menegaskan apa yang saya Sebutkan sebelumnya bahwa Ibnu Umar bin alkattab tidak mengenal termasuk semua sahabat juga tidak ada yang mengenal jadi semakin lengkaplah aspek

7:49 keanehan sosok e yang muncul di tengah-tengah eh para sahabat tersebutta Jal Sallallahu Alaihi Wasallam hingga dia pun duduk mendekati Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam jadi dia datang itu ternyata langsung menuju nabi sehingga para sahabat tahu bahwa orang ini memang sengaja mencari Rasulullah jadi tidak mencari ee seseorang di kalangan sahabat bukan bukan karena ada urusan mau ketemu siapa bukan jelas yang dicari adalah nabi karena yang didekati langsung adalah nabi lalu orang asing ini melakuk bukan sesuatu yang Eh aneh lagi disebut di sini faasnada

8:35 rukbataihi Ila rukbataihi Dia kemudian lelaki tersebut Me menyandarkan kedua lututnya pada kedua lutut nabi Coba bayangkan ya orang biasa ee kalau ketemu orang asing semacam ini tiba-tiba kemudian mendekatkan lututnya pada lutut kita itu kan sesuatu yang sangat aneh dan bahkan mungkin kita bisa ba curiga atau ee bisa jadi malah mengusir orang tersebut gitu ya karena itu kan ee sebuah posisi yang sangat dekat sebuah posisi yang Bahkan mengkhawatirkan kalau yang melakukan seperti itu ee dicurigai hendak melakukan perbuatan jahat ya tiba-tiba datang Lalu menempelkan lututnya pada

9:21 lutut nabi tetapi ketika Rasulullah itu dengan tenang menerimanya ini memberi kesan bahwa Rasulullah mengenal orang ini walaupun para sahabat tidak ada yang mengenalnya jadi lutut ketemu lutut gitu ya tiba-tiba datang langsung lutut ketemu lutut artinya berarti bisa kita bayangkan posisi duduk nabi itu mungkin kira-kira seperti duduk iftirasy kira-kira ya mirip seperti duduk iftiraj sehingga lututnya bisa di di e tempelkan dengan lututnya nabi karena kalau duduk persersila kan enggak mungkin Gimana cara menempelkannya itu susah susah ya kita bayangkan Rasulullah Duduk seperti itu iktiras eh eh mungkin tidak persis seperti ikhtiras tetapi lututnya itu memungkinkan untuk

10:07 kalau orang dekat itu langsung di depannya sehingga lutut bisa ketemu lutut gitu Ya saking saking dekatnya gitu ya wi dan lelaki asing tersebut meletakkan kedua tangannya pada kedua paha Nai Nah jadi Kak posisinya benar-benar sangat dekat kemudian an paha diletakkan itu seakan-akan memberi kesan bahwa orang ini mau berbicara sesuatu yang sangat penting sesuatu yang benar-benar sangat krusial sehingga tidak cukup dia itu duduk Hanya Dekat pada nabi bahkan telapak tangannya pun diletakkan pada pahanya nabi seakan-akan menunggu Betul apa yang akan diucapkan oleh Nabi ya

10:55 waqala Dan Dia berkata ya Muhammad akhbirni wahai Muhammad beritahu aku tentang Islam nah panggilan wahai Muhammad ini memberi kesan bahwa orang ini ingin tahu tentang Islam ya karena kalau sudah beriman mesti manggilnya Ya Rasulullah nah ketika ini orang sudah asing kemudian manggilnya ya Muhammad maka bisa jadi para sahabat itu menduga ini orang asing yang pengin mengenal Islam orang asing yang pengin mengetahui tentang Islam dan mungkin dia ingin E tertarik dengan Islam dan ingin masuk Islam bisa jadi begitu sehingga bertanya ya Muhammad akhbirniil Islam Apa itu sebenarnya Islam ya Jadi sebenarnya Rasulullah itu

11:43 saat berdakwah itu sudah dikenal kalau mengajak untuk masuk ke dalam Islam Nah jadi ketika dakwah beliau itu barangkali sudah menyebar ke berbagai kabilah Arab bisa jadi beberapa orang pengin langsung ketemu Rasulullah dan ingin dijelaskan apa sebenarnya definisi Islam itu rasulullahallallahu Alaihi Wasallam maka Rasulullah Sallallahu Alaihi wasam menjawablam allaahaillallah Wa Muhammad rasulullahakam Islam ituah kata

12:28 nabiau saksi bahwa tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah dan engkau bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah artinya eh Hal pertama yang wajib dilakukan oleh orang yang yang ingin eh disebut telah masuk Islam adalah bersaksi dengan dua kalimat syahadat tidak ada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah yang kedua adalah mendirikan salat ak salat maksudnya tuqim itu mendawamkan terus-menerus merutinkan salat bukan hanya sekali dua kali Tetapi seumur hidup konsisten melakukan salat sampai Allah memanggil eh mewafatkannya yang ketiga adalah Wat

13:16 zakah yakni membayar zakat maksudnya adalah mengeluarkan sebagian harta kita e jika sudah mencapai ukuran tertentu untuk dibagi-bagi kepada orang miskin watum Ramadan yang ke yakni berpuasa Ramadan yni berpuasa selama sebulan peluh di bulan Ramadan yang kelima dan yang kelim adalah berhaji menuju Ka'bah Kalau engkau mampu menuju sana artinya melakukan perjalanan untuk mengunjungi Ka'bah di Makkah dengan melakukan sejumlah ritual melakukan sejumlah Man Mak jmillah aktivitas ibadah sesuai yang diajarkan Rasulullah

14:02 selama kita mampu artinya kalau dikasih uang dikasih kesehatan di jalan tidak ada halangan apa-apa maka ee seseor orang yang mau disebut muslim itu harus melaksanakan eh amalan semacam ini qala shodqah dia berkomentar benar kamu Nah inilah yang akhirnya membuat eh para sahabat menjadi heran ya kata Umar kami pun menjadi takjub heran kami ini ada orang bertanya kok membenarkan nah ini sebenarnya tanya ataukah ngetes nah jadi itu yang eh membuat mereka terkejut karena bisa jadi kan di awal-awal pada

14:47 saat orang ini datang minta diberitahu tentang Islam mereka menduga ini orang asing pengin belajar Islam lah kalau setelah dijawab begitu malahenarkan sebenarnya siapa orang ini nah ini akhirnya mulai menjadi misteri ya menjadi misteri bagi mereka nah ini hadisnya nanti panjang tapi saya ee saya kutipkan akhir hadis itu ya untuk untuk menjelaskan siapa lelaki ini di akhir hadis itu rasulullah kemudian bertanya kepada para sahabat ee Apakah kalian tahu siapa lelaki yang EE pernah datang untuk bertanya Islam bertanya Iman tentang Ihsan itu siapa maka mereka semuanya menjawab tidak tahu artinya tetap jadi misteri ya sampai beberapa lama itu tetap jadi misteri

15:33 kemudian Rasulullah itu memberitahu itulah Jibril Jibril yakni malaikat yang datang kepada kalian dengan maksud untuk mengajari kalian Gitu ya Jadi ini ada beberapa kesimpulan yang bisa kita ee tarik ya dari ucapan Rasulullah bahwa itu adalah malaikat jibril pertama malaikat itu bisa menjelma menjadi manusia ini bagian dari iman kita itu memang harus meyakini seperti itu karena bentuk asli Malaikat Jibril itu kan besar sekali ya sangat besar pernah menampakkan diri pada Rasulullah Dalam rupa yang asli itu Rasulullah itu melihat malaikat jibril itu duduk di antara kursi di antara langit dan bumi

16:19 dan memenuhi langit dan bumi Coba bayangkan itu seberapa besarnya Malaikat Jibril tapi ternyata kuasa Allah itu bisa membuat makhluk yang sebesar itu menjadi sebesar manusia ketika menjelma menjadi manusia dan itu enggak ada susahnya bagi Allah Justru itu makna dari iman kita bahwa Allah itu ala kulliaiin Qadir Allah itu maha kuasa atas segala sesuatu Jadi kalau misalnya ada hadis-hadis yang menampakkan ee mengisahkan ee sebagian dari ee hal-hal yang gaib ditampakkan pada Rasulullah padahal belum terjadi kemudian nampakkan pada Rasulullah apa yang terjadi di akhirat dan lain sebagainya itu sangat mudah bagi Allah karena

17:05 ee contoh seperti Malaikat ini datang ke bumi menjadi bentuk manusia ini ternyata ee bisa dilakukan oleh Allah kemudian ee pelajaran yang lainnya adalah bahwa terkadang ee malaikat itu mengajari dengan cara bertanya Nah jadi bentuk mengajari itu enggak selalu langsung memberi informasi tapi dengan kadang-kadang ber bertanya pertanyaan yang terarah supaya orang itu bisa ee memahami lebih jelas lagi poin-poin dari sebuah ilmu ya Sehingga pertanyaan dijawab langsung pertanyaan yang baik akan melahirkan jawaban yang yang baik gitu ya kemudian pelajaran yang lain

17:51 juga ketika Rasul mengatakanukumikum Malaikat Jibril itu datang untuk mengajari kalian Din kalian ini menunjukkan bahwa definisi Din itu mencakup Islam iman dan ihsan Nah itulah yang menjadi topik utama dari kajian kita kali ini sehingga kita bisa paham kenapa di awal saya katakan Din dalam Din itu ada tiga level Din yang dibawa Rasulullah itu Islam iman dan ihsan karena memang Rasulullah di akhir hadis ini mengatakan menyebut ee apa yang dilakukan Malaikat Jibril itu ingin mengajari Din kalian ya itu kita lanjutkan hadisnya qil Iman kemudian lelaki tersebut yakni Malaikat Jibril yang menyamar itu kemudian bertanya lagi beritahu aku

18:37 tentang iman maka Rasulullah menjawab Q ant Billahi waaikatihi wa kutubihi wa rusulihi Wal Yaumil akhiri wata bilqadari kirihi wasari iman itu eh intinya adalah percaya pada enam pilar enam rukun dari iman Apa itu pertama adalah percaya kepada Allah maksudnya percaya kepada Allah itu adalah percaya eksistensi Allah percaya bahwa Allah itu adalah ada percaya bahwa Allah itu maujud percaya bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang layak disembah yang kedua adalah percaya kepada malaikat-malaikat Allah

19:24 artinya meyakini bahwa malaikat-malaikat Allah itu ada mereka mereka adalah makhluk-makhluk yang taat kepada Allah mereka adalah makhluk-makhluk yang tidak membangkang Allah yang ketiga adalah percaya kepada kutubihi kitab-kitab Allah maksudnya adalah percaya Allah memberikan Wahyu sekumpulan wahyu kepada sejumlah e nabi dan rasulnya untuk memberi Hidayah kepada manusia yang keempat adalah warusulihi percaya kepada rasul-rasul Allah yakni percaya adaus yang oleh Allah itu dipilih untuk menyampaikan kehendak Allah kepada umat manusia percaya Ada sejumlah manusia yang dikasih Allah kitab-kitabnya untuk diajarkan kepada manusia termasuk di

20:12 antaranya adalah seperti Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam yang oleh Allah dikasih kitab berupa Alqur'an ya yang kelima adalah Wal Yaumil akhiri percaya ada hari akhir yakni hari di mana alam semesta ini akan hancur lalu kemudian manusia itu akan dibangkitkan lagi dihidupkan lagi Kemudian Allah akan menghisab mereka semua Lalu Allah akan mengembalikan nasib mereka kalau baik dimasukkan ke dalam surga dan kalau mereka buruk dimasukkan ke dalam neraka yang keenam watuminaa Bil qadari beriman terhadap takdir khairihi wasarrihi baik maupun buruk nah beriman terhadap takdir ini ee tidak semua manusia memiliki

20:58 keyakinan seperti ini ya Ada banyak manusia yang meyakini bahwa segala sesuatu terjadi secara kebetulan Jadi mereka tidak mau mengimani terhadap takdir lalu kemudian lelaki itu yakni Malaikat Jibril yang menyamar mengatakanqta benar kamu Ihsan beritahulah aku tentang Ihsan Apa itu Ihsan Rasulullah menjawab kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihatnya jadi level Ihsan itu menyembah Allah seakan-akan melihat Allah ini lafaz yang menarik di sini adalah kata-kata kaannaka seakan-akan memberi kesan bahwa mustahil bahwa manusia selama hidup di dunia akan

21:44 melihat Allah gak bisa jangankan kita ya nabi Musa aja enggak bisa melihat Allah padahal Nabi Musa itu diajak bicara Allah langsung itu Tapi pada saat minta bisa melihat Allah ternyata beliau tidak bisa Allah memberikan eh contoh Bagaimana Nabi Musa tidak akan bisa dengan cara menyingkap sebagian tabirnya pada gunung ternyata Gunung itu hancur lebur sampai Nabi Musa menjadi pingsan sehingga itu menunjukkan bahwa mustahil manusia biasa di dunia ini akan bisa melihat Allah makanya lafaznya adalah kaaka seakan-akan kamu melihat allahainam takunu fahu yarakah ya kalau kamu tidak bisa melihatnya Kalaupun kamu tidak bisa melihatnya dan jelas tidak akan bisa Mel melihatnya maka

22:30 sesungguhnya dia melihatmu nah ini level berikutnya Kalau enggak bisa menyembah Allah seakan-akan melihatnya maka minimal memiliki kesadaran bahwa kita selalu dilihat oleh Allah memiliki kesadaran bahwa selalu diawasi oleh Allah ini juga masuk levelnya Ihsan nah ini hadisnya saya potong sampai sini Sebenarnya masih ada lagi lanjutannya berbicara tentang hari kiamat tapi karena ee konteks kita ini belajar Islam iman dan ihsan maka kita fokus di sini ini adalah hadis yang sangat Agung menjelaskan ringkasan ajaran tentang Islam iman dan ihsan Insyaallah kita akan mengupasnya eh dalam bentuk poin-poin terpentingnya Supaya paham

23:17 sebenarnya konsep Islam Iman dan ihsam itu bagaimana kita mulai dari Islam dulu makna bahasa Islam itu adalah tunduk nah ini yang harus kita ya harus kita garis bawahi makna bahasa Islam itu adalah tunduk bahasa Arabnya inqada seperti tersebut dalam kamus eh alqomusul muhit Karya alfiruza Abadi Beliau mengatakan wa aslama inqada Makna aslama adalah tunduk nah Adapun makna syarinya kalau disebut Islam itu maknanya adalah tunduk pada kehendak Allah gitu ya tunduk pada kehendak Allah jadi enggak sembarang tunduk yang dimaksud adalah tunduk pada kehendak

24:02 Allah karena orang Arab jahiliyah pada saat mereka menggunakan kata Aslam sebelum datang Rasulullah sebelum Rasulullah berdakwah itu biasanya dipakai untuk konteks menyerah pada saat perang melawan musluh musuh ya Misalnya ada dua kabilah berperang terus satu kalah maka yang kalah ini biar tidak dibantai mereka akan menyerah dan ucapan menyerahnya itu adalah aslamah ya Misalnya kita nyebutnya eh eh aslamat gatofan misalnya kabilah gatofan telah tunduk menyerah artinya enggak mau melanjutkan peperangan daripada dibantai mending menyerah Nah itu itu makna bahasanya gitulah begitu Rasulullah diutus maka Islam dimaknai secara Syari

24:49 bermakna tunduk pada kehendak Allah nah dengan makna Syari seperti inilah kita bisa menyebut Nabi Ibrahim misalnya adalah seorang muslim artinya orang yang aslama orang yang melakukan aktivitas aslama Islam ya Kenapa karena beliau tunduk pada kehendak Allah yakni tunduk pada Wahyu yang diberikan Allah kepada beliau ya contoh tunduknya beliau Ya saking ekstrinnya sampai ketika diperintah untuk menyembelih anaknya beliau taat Nah aslama itu kayak begitu ya aslama kepada Allah itu adalah pada saat diperintahkan Allah tunduk pada kehendak Allah walaupun tidak logis perintahnya walaupun menurut akal kita itu seperti ee menimbulkan tanda tanya tapi kalau sudah yakin itu perintah Allah maka

25:36 hamba Allah yang Saleh itu tunduk secara mutlak seperti tunduknya juga para malaikat saat diperintahkan sujud kepada Nabi Adam walaupun Nabi Adam itu sebagai makhluk lebih ununior daripada para para malaikat Nabi Musa bisa disebut seorang muslim karena beliau tunduk pada kehendak Allah melalui Wahyu yang ada pada Taurat ya sehingga pada saat beliau dapat perintah yang berat itu ya tetap dilaksanakan perintah beratnya apa misalnya disuruh mendakwahi Firaun padahal Firaun itu orang yang mengejar-ngejar Nabi Musa padahal mau dibunuh Nabi Musa Terus disuruh mendatangi orang yang hendak membunuhnya itu berat sekali itu sebenarnya Tapi beliau taat ya maka ketaatan beliau ketundukan beliau pada perintah Allah

26:22 semacam ini membuat beliau disebut seorang muslim secara secara syari termasuk juga Nabi Isa dari sisi ini bisa disebut muslim karena beliau tunduk patuh pada kehendak Allah melalui Injil yang diturunkan Allah kepada beliau ya makanya pada saat Nabi Isa itu diperintahkan mendakwahi Bani Israil ya berat itu sebenarnya karena Bani Israil itu sensitif dengan orang yang mengaku sebagai nabi kalau enggak mengikuti Keinginan mereka Maka akan dituduh nabi palsu kemudian dibunuh dan itulah Nabi Isa itu seperti itu Nabi Musa saat Nabi Isa itu saat mengatakan beliau itu Nabi kemudian ditanya oleh mereka kalau kamu memang nabi Mesias yang dijanjikan itu ayo kita perang melawan Romawi Nabi Musa Nabi Isa menolak akhirnya kemudian

27:09 dituduh sebagai nabi palsu itu kan resiko berat itu ya mengatakan apa mendakwahi kaum yang EE mengikuti hawa nafsu semacam itu termasuk Nabi Muhammad Nabi Muhammad disebut muslim karena beliau tunduk patuh pada kehendak Allah melalui Wahyu yang ada dalam Alqur'an ya termasuk kita kita semua Pengikut Nabi Muhammad disebut muslim karena kita telah berikrar tunduk patuh kepada kehendak Allah yang disampaikan melalui perantaraan Wahyu al-qur'an dan dijelaskan oleh hadis-hadis Rasulullah inilah makna Islam secara Syari ya annawawi berkata dalam tahriru alfadit tanbih Wal islamus Syari inqiyadun maksus Islam secara Syari adalah

27:56 ketundukan spesifik ketundukan khusus ya Nah ini Imam Syafi Imam annawawi ketika menjelaskan Islam ini eh Islam secara Syar ini beliau pakai istilah yang masih memerlukan penjelasan lagi Nah gitu ya Nah yang lebih lugas adalah alfayyumi alfayyumi Itu menjelaskan maksud ketundukan khusus itu adalah ketundukan hanya kepada Allah saja bukan sembarang tunduk bukan tunduk pada musuh tunduk kepada keinginan seseorang dan lain sebagainya tapi khusus khusus kepada Allah saja dalam kitab almisbahul Munir disebutkan wa aslama lillahi fahua muslim aslama adalah tunduk kepada Allah orangnya disebut muslim Nah itu makna syarinya ya Nah hanya saja yang perlu

28:44 saya garis bawahi di sini hukum asal pemanaan Islam salah Syari itu adalah ee khusus pada agama yang dibawa Nabi Muhammad Jadi kalau disebut muslim hukum asalnya itu adalah sikap tunduk patuh kepada Wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad itu baru bisa disebut muslim tapi kalau kita berbicara luas nabi-nabi dan rasul selain Nabi Muhammad barulah boleh dibawa ke pengertian yang lebih luas yakni tunduk patuh pada kehendak Allah sesuai Wahyu yang turun di era masing-masing nah ini pengertian yang perlu diperjelas biar tidak kacau oleh pemahaman liberal ya yang memahami ee Dengan pemahaman kacau yang akhirnya kadang mengatakan bahwa ee selain Islam

29:30 di hari ini ya muslim juga nah itu pemahaman yang merusak itu tidak seperti itu jadi orang yang mengklaim ngikuti nabi ee Isa tapi pada hakikatnya tidak ngikuti Nabi Isa tidak bisa disebut muslim orang yang mengklaim mengikuti nabi ee Musa tapi dia sebenarnya ngikuti adal tokoh-tokoh agamanya tidak ngikuti Nabi Musa tidak bisa disebut sebagai Muslim nah muslim itu ada dua macam yang pertama adalah muslim hukman dan yang kedua adalah muslim haqon ya muslim hukman itu muslim secara hukum ya muslim secara hukum Adapun muslim haqqon itu boleh kita Terjemahkan muslim sejati ya muslim hukman itu bagaimana muslim

30:16 hukman itu standarnya sederhana siapun yang bersedia membaca dua kalimat syahadat dengan penuh kesadaran terhadap maknanya ya sukarela tanpa paksaan tanpa intimidasi tanpa bujukan yakni mengucapkan Ashadu Alla ilahaillallah wa Ashadu anna muhammadar rasulullah maka saat itu dia dihukumi sebagai Muslim Nah itulah yang disebut dengan muslim hukman semua orang mualaf yang sudah bersedia mengucapkan syahadat secara sukarela tanpa paksaan maka bisa disebut sebagai Muslim hukman konsekuensinya apa kalau seseorang sudah bisa disebut muslim hukman maka dia boleh menikah dengan Wita muslimah boleh menikah dengan laki-laki muslim berhak mendapatkan

31:02 hak-hak muslim misalnya ketemu di salami kalau dia bersin kita doakan kalau sakit kita kunjungi kalau dia meninggal kita ee apa di namanya ikuti jenazahnya dan sebagainya ya jadi mendapatkan hak-hak sebagai Muslim dan dikuburkan secara Islam di pemakaman kaum muslimin itu konsekuensi dari muslim hukman tapi kalau misalnya Setelah dia mengucapkan kalimat syahadat lalu dia meninggalkan makna dua kalimat syahadat itu maka dia statusnya dihukumi keluar dari Islam alias murtad misalnya apa misalnya mengakui Yesus sebagai Tuhan Nah itu kan berarti meninggalkan kalimat makna dari Lailahaillallah atau meyakini bahwa Mirza Ghulam Ahmad adalah nabi setelah

31:49 Nabi Muhammad itu berarti juga mengingkari makna dari wa Asyhadu anna muhammadan rasulullah yang semacam ini orang itu status nya adalah murtad sudah bukan lagi muslim walaupun secara hukman Adapun muslim sejati atau muslim haqan maka dia adalah orang yang melaksanakan lima rukun Islam yang dijelaskan Rasulullah kepada Malaikat Jibril itu jadi simpel ya disebut muslim haqqon itu simpel Pokoknya dia mengikrarkan dua kalimat syahadat satu kedua konsisten salat yang ketiga berpuasa Ramadan yang keempat membayar zakat yang kelima berhaji maka sudah sah disebut sebagai Mus ya hadis riwayat Ibnu Hibban menegaskan bahwa Siapa saja yang menyempurnakan

32:35 pelaksanaan lima rukun Islam maka sudah bisa disebut sebagai Muslim Sejati atau muslim nah riwayatnya begini na jadi ini riwayat yang lain mirip dengan ini saat malaikat jibril itu datang Rasulullah kemudian bertanya Kalau saya melaksanakan itu semua Apakah Saya muslim maka disebut nabi Naam nah dia itu menunjukkan bahwa standar seseorang disebut muslim sejati hanyalah melaksanakan rukun Islam ya nah jadi sekarang sekarang kita bisa memahami orang itu bisa disebut muslim tapi bukan muslim sejati karena dia hanya mengakui dua kalimat syahadat tetapi Islamnya

33:22 tidak baik ya begitu dia mulai menjalankan rukun Islam dengan baik salatnya sudah konsisten dia juga puasa Ramadan dan sebagainya barulah dia disebut sebagai Muslim Sejati Nah inilah Yang saya maksudkan tadi kalau misalnya memeriksa Din seseorang hendak dinikahi itu diperiksa aspek keislamannya itu dicek Islamnya ini level muslim hak hukman ataukah muslim haqan karena muslim hari ini pun juga ada dua macam itu ada yang dia itu KTPnya Islam tapi enggak pernah salat ada tapi dia ngaku kalau Tuhannya Allah dan ngaku bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah ini kita nyebutnya muslim hukman ya ada pula orang yang Alhamdulillah bisa menjalankan ee rukun Islam dengan baik

34:08 salatnya sangat bagus puasa Ramadan gak pernah meninggalkan dan lain sebagainya gitu ya oke makna jadi kalau dari definisi ini pembagian ini level terendah seorang muslim adalah muslim hukman ya di atasnya lagi adalah muslim haqan ya menjalankan rukun Islam dengan baik walaupun misalnya setelah menjalankan rukun Islam itu dia masih punya kekurangan yang lain ya misalnya dia punya kelemahan ya masih sering menggunjing atau kadang-kadang berbohong atau tidak amanah dan sebagainya Itu kan kekurangan kekurangan yang sangat mungkin terjadi pada seorang muslim tapi selama dia menjalankan lima rukun Islam kita nyebutnya muslim hak Oke sekarang kita masuk ke yang kedua

34:55 Iman jadi seorang ketika sudah bagus Islamnya sudah menjalankan lima rukun Islam maka perjuangan berikutnya adalah mencapai level Iman orangnya disebut dengan Mukmin ya level ini lebih tinggi daripada eh level Islam karena di sejumlah hadis itu rasulullah membedakan itu antara muslim dengan Mukmin jadi ketika ada seorang sahabat mengatakan e Si Fulan itu Mukmin Rasul membantah eh muslim nah gitu ya Artinya berarti memang antara level muslim dengan dengan Mukmin ada orang yang kadang mencapai level muslim saja tapi ada juga yang mencapai level mukmin dan lagi pula bisa jadi orang itu menjalankan rukun Islam dengan

35:41 sempurna tapi di hatinya sama sekali tidak ada iman itu mungkin itu sama sekali ya bukan lemah imannya tapi sama sekali enggak ada iman itu sangat mungkin misalnya seperti orang-orang munafik di zaman nabi orang-orang yang punya sifat nifaq orang-orang yang punya sifat hipop porid di masa nabi itu mereka menjalankan rukun Islam ya syahadat ya salat bersama Nabi Ya puasa ya bayar zakat ya ikut jihad dan sebagainya tetapi Quran menyebutnya munafik karena enggak ada Iman di hatinya itu sama sekali enggak ada Iman jadi dia kafir di dalam zahirnya seperti muslim jadi orang kayak gitu itu walaupun mendapatkan hak muslim di dunia tapi di akhirat dia digolongkan sebagai orang-orang yang yang kafir gitu ya oke nah Mukmin yang memiliki iman itu ada

36:28 dua macam ya penjelasan para ulama ada dua macam yang pertama adalah mukmin Zahir mukmin yang secara lahir artificiial Mukmin ya dan mukmin yang batin ya Mukmin lahir itu siapa Mukmin lahir itu adalah siapapun yang mengakui dan mempercayai enam rukun iman yang tadi dijelaskan oleh Rasulullah kepada Malaikat Jibril Apa itu satu beriman kepada Allah dua beriman kepada malaikat-malaikat Allah tiga beriman kepada kitab-kitab Allah empat beriman kepada rasul-rasul Allah lima beriman kepada hari akhir atau kiamat enam beriman kepada takdir entah baik maupun buruk ini mukmin yang sifatnya Zahir nah

37:16 Adapun Mukmin batin maka itulah Mukmin sejati dan itu yang tahu hanya Allah prinsipnya begitu ya yang tahu hanya Allah kita hanya bisa berharap tapi yang tahu persis hanya Allah di sinilah sekarang kita bisa memahami mengapa ee ulama saleh dan besar seperti Hasan albasri itu juga tidak berani mengklaim diri beliau itu adalah mukmin yang batin ini gak berani ya jadi pernah ada seseorang bertanya kepada Hasan albasri wahai Hasan Apakah engkau seorang mukmin jawaban beliau iman itu ada dua macam lahir dan batin kalau yang kau maksud iman yang di sini adalah mengakui bahwa ee mempercayai adanya Allah malaikat

38:01 Allah enam rukun iman itu pokoknya maka saya adalah mukmin tapi kalau yang kau maksud Iman di sini adalah Iman batin yakni yang disebut Allah dalam al-qur'an misalnya E Sesungguhnya orang beriman itu adalah orang yang jika zukirallah wajilat qulubuhum kalau disebut nama Allah maka hatinya menjadi takut maka demi Allah saya tidak tahu Kata Hasan Al fasri bahkan Imam sesalh Hasan Al Basri pun tidak tidak berani menegaskan dirinya Mukmin karena memang untuk Mukmin batin ini syaratnya lebih lebih berat bukan sekedar mengklaim bahwa dirinya beriman tetapi juga benar-benar meresap Imannya di dalam hati Nah di sinilah mulai terjadi

38:47 perbedaan yang sangat meragam di antara orang-orang yang sudah baik Islamnya dan mengklaim dirinya Mukmin ya orang-orang yang sudah baik Islamnya dan mengklaim dirinya Mukmin ini belum tentu mereka itu meresap semuanya iman dalam hati mereka misalnya ee saya pernah melihat ada seseorang membuat tulisan di sebuah status diaembat tulisan begini masa mudaku hilang setelah menikah teman-temanku pergi waktuku habis mengurusi rumah ragaku hancur berkutat dengan pekerjaan hari sementara suamiku masih bisa bersenang-senang di luar Nah jadi ini

39:33 kalimat yang menunjukkan betapa irinya dia dengan kesenangan suami sementara dia merasa dirinya itu sangat menderita di rumah itu ya mungkin dia makan bisa kenyang ya dia punya anak-anak yang sehat dan lucu punya suami tapi dia tuh merasa kayak adil gitu ya suami saya bisa bersenang-senang saya kok kok tidak nah ini saya jadikan contoh Bagaimana Iman belum meresap di dalam hati kenapa karena berarti rumah tangga yang dalam persepsi orang seperti ini itu visinya masih level Bagaimana mengejar kenikmatan duniawi sebanyak-banyaknya ya Jadi orang kalau visi hidupnya masih mengejar kenikmatan duniawi sebanyak-banyaknya artinya berarti belum resap kalimat iman

40:18 terhadap hari akhir gitu ya jadi karena seakan-akan dia itu enggak percaya ada hari akhir begitu seakan-akan walaupun kalau ditanya percaya ya percaya gitu tapi perilaku punya buah dari perbuatannya cara pikirnya Belum menunjukkan semacam itu jadi enggak bisa melihat besarnya nikmat Allah dalam ngasih suami dia ngasih suami bertanggung jawab ee kemudian dia fokus pada kesengsaraannya ngurus rumah tangga dianggap sebagai sebuah kesengsaraan nah gu ya contoh lagi misalnya ada orang yang pernah membuat tulisan Begini saya memaafkannya ya saya memaafkannya bukan untuk dia tapi untuk diriku sendiri aku harus menjaga kewarasanku karena memelihara rasa benci dan dendam justru

41:05 semakin merusak mentalku nah ini contoh juga ini halus sekali kalau enggak pernah belajar ilmu Islam enggak tahu kalau ini salah Ya salahnya di mana salahnya adalah orang ini itu masih menjadikan kebahagiaan duniawi sebagai tujuan hidupnya jadi Memaafkan itu bukan karena berharap Allah mengampuni dosanya memaf orang lain bukan berharap balasan Allah di akhirat tetapi balasannya adalah dia pengin tenang di dunia ini pengin sehat mentalnya nah orang kayak gini Engak enggak perlu agama pun bisa melakukan jenis memaafkan seperti ini nah orang beriman kan enggak begitu kalau memaafkan orang beriman itu kalau memaafkan iya ya saya ini banyak sekali dosanya pada Allah kalau saya ketat keras kepada orang yang pernah menyakiti

41:50 saya gimana nanti Allah kalau keras dan ketat dalam menghisab dosa-dosa saya sudahlah bismillah saya maaf orang ini supaya Allah memaafkan saya Nah itu baru Iman pada Allah baru iman kepada hari akhir ini baru iman yang sifatnya meresap itu halus banget loh ya saya menemukan kalimat-kalimat semacam ini banyak dikomendasikan di podcast-podcast barat itu yang membahas psikologi mereka mengatakan Memaafkan itu bukan untuk mereka untuk dirimu sendiri katanya begitu Untuk apa kamu enggak ngerti makna memaafkan sebelum kamu memaafkan untuk dirimu sendiri karena untuk mental health katanya gitu ya untuk kesehatan jiwamu sendiri nah ini contoh berarti dia itu butuh balasan tapi di dunia ini gitu ya balasannya apa peace ketenangan

42:37 di dunia ini balasannya apa dia bisa move on tidak me mengingat lagi masa lalu dan lain sebagainya ya Ada lagi kasus unik ini kasusnya seorang wanita yang sejak kecil menjaga pergaulan gak pernah pacaran rajin ikut pengajian menjadi muslimah taat lalu kemudian menikah melalui proses taaruf ketemu suami yang baik bahagia luar biasa ya suaminya dianggap Saleh taat lalu tiba-tiba suaminya sakit lalu kemudian meninggal dan dia sangat Terpukul kemudian komentar kenapa aku yang menerima musibah ini why me gitu ya Aku ini sudah salat aku sudah puasa aku sudah aktif di organisasi dakwah aku

43:23 enggak pernah pacaran kenapa aku diuji dengan ujian seberat ini aku ini baru bersenang-senang sebentar Kenapa Allah memutus kesenanganku Kenapa Allah memanggil suamiku Kenapa bukan mereka yang pacaran yang dihukum dengan musibah seperti itu Nah ini ya ini contoh Mungkin dia muslim yang baik sudah menjalankan rukun Islam tapi iman belum meresap dalam hatinya artinya dia belum percaya takdir Allah itu semuanya baik belum beriman bahwa e semua keputusan itu baik nah ini yang saya maksud ya Jadi maksud dari iman haqon itu kayak begini yang EE benar-benar meresap dalam hati berpengaruh pada jiwa cara pandang sikap hidup dan sebagainya gitu ya Nah Karena itulah Sekarang kita akan membahas ciri-ciri Mukmin sejati itu apa

44:10 bukan yang Zahir ya tapi mukmin yang batin ini ciri-cirinya apa dan cirinya ini e disebut para ulama banyak sekali Saya akan menyebutkan contoh-contoh utama saja Apa ciri Iman sejati itu ciri Manan sejati adalah satu takut hatinya saat mengingat Allah jadi kalau belum sampai level itu sebenarnya imannya belum resap G dan ini perjuangan kita bersama ya kalau kita belum mencapai level itu takut saat e teringat Allah takut membayangkan Saat ketemu ee saat-saat bertemu dengan Allah membayangkan masih banyak salahnya masih banyak dosanya takut jika maksiat di dunia di akhirat nanti gimana jika amalnya itu disetel filmnya disaksikan oleh banyak orang dan lain sebagainya ya

44:56 itu satu yang kedua adalah khusyuknya hati saat mendengar nama Allah dan kitab Allah khusyuk itu maknanya apa khusyuk itu bermakna gabungan takut dan rasa hormat jadi saat mendengar nama Allah atau mendengar al-qur'an itu langsung tunduk hatinya langsung getar gentar hatinya langsung hina langsung merendahkan diri kayak Umar yang pernah emosi banget pada salah seorang ee rakyatnya terus kemudian dibacakan al-qur'an langsung tenang Nah itu contoh sifat orang yang sudah meresap Imannya di dalam hati atau seperti alfudhail bin Iyad yang saat beliau itu mau mencuri kok mendengar ada orang membaca ayat Alam yilladina amanu an taksya qulubuhum belum datanglah belum datangkah masa di

45:44 mana orang beriman hatinya menjadi khusyuk langsung nangis Enggak jadi ee ngerampok langsung tobat Nah itu contoh orang yang sebenarnya di hatinya ada ada Iman ya ciri yang lain adalah ber ah Iman karena mendengar nama Allah dan mendengar kitabnya jadi selesai baca Quran itu selalu ada ilmu baru yang menambah imannya amalnya juga bertambah selesai salat membaca al-qur'an itu juga semakin bagus imannya selalu mendapatkan pengetahuan baru mendapatkan Insight baru mendapatkan ilmu baru yang mengoreksi perbuatan salah memberi pemahaman baru memberi cara pandang baru ciri yang lain adalah tawakal hanya kepada Allah dia menolak bertawakal kepada makhluk misalnya berharap di masa

46:31 tua nanti diasuk anak Nah itu kan salah tu harusnya orang itu tawakalnya kepada Allah anak itu punya kuasa apa kalau enggak dikasih kemampuan oleh Allah gak bisa jadi pasrahnya kepada Allah bukan kepada anak termasuk para istri mengandalkan suami untuk memenuhi kebutuhan Nah itu biasanya diuji oleh Allah keliru suami itu hanya perantara tetap tawakalnya hanya kepada Allah suami enggak menafkahi pun pasti Allah akan ngasih rezeki dari yang yang lain gitu ya jadi menolak bertawakal pada S Allah apalagi benda-benda mati misalnya tawakal pada jimat pada akik pada keris dan semisalnya ciri yang lain Iman sejati adalah takut kepada Allah baik terang-terangan maupun sembunyi sembunyi gitu ya Misalnya yang menarik ini kisahnya Umar bin Abdul Aziz pernah

47:18 beliau itu didatangi seseorang kemudian di rumahnya kemudian Umar bin Abdul Aziz yang waktu itu menjadi khalifah bertanya anda ke sini urusan pribadi atau urusan negara harus dijawab urusan pribadi Maka langsung lampunya itu ditiup dimatikan ya beliau masuk mengambil lampu yang lain Nah setelah itu bertanya orang itu ee wahai Amirul Mukminin Kenapa kok engkau ee pada saat bertanya seperti itu dan kujawab engkau langsung masuk mengambil lampu yang lain jawaban Umar karena engkau tadi saat bilang bahwa engkau mau ngomong urusan pribadi maka saya harus memakai lampu pribadi saya ini adalah lampu yang dibiayai dari uang negara maka saya tidak berani menggunakannya untuk urusan pribadi nah ini Masyaallah ini tanda

48:04 takut dalam hatinya itu benar-benar asli terang-terangan maupun sembunyisembunyi ciri yang lain adalah Rida terhadap Allah sebagai Rabb Islam sebagai Din dan Nabi Muhammad sebagai utusan Allah nah ini contohnya misalnya kalau orang itu misalnya masih pada saat terdesak itu masih mencari dukun mencari orang pintar itu berarti tandanya belum Rida Allah sebagai rabb-nya kalau sampai jatuh cinta kepada orang membuat pindah agama itu tandanya belum Rida Islam sebagai dinnya ya berarti belum ada Iman sebenarnya di hatinya belum resap kalau ada orang yang membaca biografi tokoh atau siapa itu kemudian kagum pada tokoh itu melebihi kagum pada nabi Muhammad mengutip pemikirannya bahkan sampai menganggap

48:50 hadis nabi di bawah pemikiran orang ini itu tanda belum Rida Nabi Muhammad sebagai nabi dan rasulnya nah gitu ya ciri yang lain adalah rela mengorbankan diri dengan menanggung rasa sakit yang hebat supaya tidak jatuh ke dalam kekufuran Nah ini banyak sekali kisah-kisah di masa lalu ya seperti Ashabul ukhdud yang rela meninggalkan semua kemewahan kemudian mati dibakar oleh EE Raja kafir waktu itu ya kisahnya bilal yang disiksa oleh tuannya disuruh murtad enggak mau ya kisah keluarga Yasir yang dibunuh oleh pemuka-pemuka Quraisy itu semuanya adalah contoh orang yang rela mengorbankan diri sampai mati demi tidak terjatuh pada kekufuran ya ciri yang lain adalah merasa Allah

49:35 selalu dekat dengan dirinya merasa terus diawasi oleh Allah sehingga takut untuk berbuat maksiat ciri yang lain adalah selalu berusaha mengingat Allah jadi berusaha zikir terus lisannya selalu dibuat untuk beristigfar sebentar-sebentar lisannya Bertasbih sebentar-sebentar lisannya bertahmid Enggak seperti anak zaman sekarang ya karena sampai sekarang itu zikirnya anjai ya Anjir dan semisalnya ya Nah ini belum belum meresap imannya saya enggak mengatakan enggak punya iman ya tapi imannya belum meresap ya ciri yang lain adalah mengutamakan cinta Allah dan rasulnya daripada cinta selain keduanya seperti mus'ab Bin Umair yang rela meninggalkan orang tuanya meninggalkan kekayaannya demi tetap bertahan Islam

50:23 juga seperti kisah Saad bin Abi waqqas yang lebih memilih Islam daripada ibunya walaupun ibunya mengancam untuk bunuh diri juga seperti kisa Ibnu Umar yang taat pada ayahnya untuk mencerai istrinya karena khawatir cintanya pada istrinya itu melebihi cintanya kepada Allah dan rasulnya ya ini jangan langsung dipahami Lal ya ini perlu ee penjelasan lebih dalam ya Jangan sampai karena ceramah singkat saya ini kemudianjadikan dasar ee membuat keputusan-keputusan jahil ya oke ciri yang lain adalah cinta karena Allah dan benci Karena Allah ini contoh ekstremnya seperti sahabat nabi yang bernama Abu Ubaidah bin aljarrah itu seorang mukmin Saleh tapi ayahnya kafir lalu kemudian mereka bertemu dalam peperangan Perang

51:09 Badar nah Abu Ubaidah kan ketemu Ayahnya kan gak enak ya masak perang melawan ayahnya sendiri jadi beliau selalu menghindar tapi ayahnya selalu mengejar Abu Ubaidah bin aljarrah terpaksa akhirnya dihadapi dan akhirnya bapaknya terbunuh sendiri oleh Abu Ubaidah bin Al jarrah ini Masyaallah Luar biasa ini ini contoh cinta karena Allah dan benci karena Allah ciri lain iman adalah Dermawan karena Allah dan pelit karena Allah jadi kalau ngasih harta pada orang lain bukan supaya harum namanya bukan Supaya terkenal dalam sejarah bukan supaya dikenang orang sebagai orang baik tetapi niatnya adalah mendapatkan pujian dari Allah mendapatkan balasan dari Allah kalaupun pelit juga demikian dia enggak mau memberi harta itu bukan

51:54 karena sayang pada hartanya gak tapi khawatir Nanti masuk hukum membantu seseorang dalam kemaksiatan misalnya diminta sumbangan tapi mengundang biduanita untuk joget-joget misalnya itu kan acara maksiat ya Nah itu kalau pelit terap itu benar itu itu namanya pelit karena karena Allah ciri yang lain adalah entengnya jiwa dengan ketaatan harta maupun badan gitu ya Nah artinya kalau salat kita misalnya masih berat masih malas artinya berarti berarti iman kita masih di harus diperjuangkan kualitasnya karena tandanya belum belum meresap Kalau harta diajak digunakan untuk haji untuk umrah untuk hal-hal yang baik menghutangi

52:40 orang untuk menolong orang terus terasa berat dan lebih ringan digunakan untuk hal-hal yang sia-sia misalnya tandanya Iman belum meresap dalam hati karena ciri iman yang meresap itu adalah enteng dibuat taat tapi berat dibuat untuk maksiat apalagi yang siap si ciri yang lain adalah gembira karena berhasil melakukan amal saleh Nah ya jadi gembiranya itu bukan karena rekreasi bukan karena pencapaian-pencapaian duniawi ya ya bukan berarti kayak gitu itu enggak gembira tetap gembira secara manusiawi anak lulus kuliah gembira anak menikah gembira lamaran diterima gembira punya pekerjaan yang bagus bergembira tapi tidak berlebihan nah kegembiraan luar biasanya justru saat melakukan amal

53:25 saleh itu ciri orang yang di hatinya sudah meresap Iman berhasil birrul walidan itu senangnya luar biasa berhasil silaturahmi itu rasanya senangnya luar biasa bisa salat sambil khusyuk itu kayak inginnya merayakan terus ya kesuksesan semacam itu Nah itu tandanya berarti sudah Ee gembira karena berhasil melakukan amal saleh ciri yang lain adalah sedih karena melakukan maksiat Hm jadi kadang-kadang bisa jadi dia tergelincir melakukan maksiat tapi selalu kepikiran akhirnya sedih banget gitu ya itu yang dinyatakan dalam hadis nabi memang kalau amal saleh itu menggembirakanmu dan maksiat menyusahkanmu faanta Mukmin berarti kamu seorang seorang mukmin ya Oke jadi dia sedih dengan urusan duniawi

54:12 wajar tapi yang paling sedih justru saat bermaksiat ya ciri yang lain adalah mengutamakan Rasulullah daripada diri harta dan keluarga misalnya seperti kisah seorang mukmin buta yang membunuh istrinya Yahudi karena si istri itu selalu mencela dan memaki Rasulullah itu kan contoh ya berarti mengutamakan Rasulullah daripada diri harta dan keluarga ciri yang lain adalah memiliki sifat malu ya karena Alha minal iman katanya nabi kan begitu ya jadi orang yang enggak punya rasa malu ya tersingkap auratnya enggak malu itu tandanya imannya belum meresap di dalam hati ciri yang lain adalah berakhlak mulia Jadi orang kalau walaupun Islamnya baik tapi kalau utang kemudian ngemplang

54:59 lalu dipercaya investasi Melarikan modalnya orang ya berjanji tidak menepati ee masih ee senang menggunjing Nah itu tandanya masih belum meresap Imannya di dalam hati karena belum berakhlak mulia ciri yang lain adalah menyukai untuk orang mukmin sebagaimana dia suka untuk dirinya sendiri artinya Apa artinya sanggup Menghilangkan sifat dengki ya itu ciri iman yang sudah meresap jadi seorang mukmin yang masih panas hatinya saat melihat Tetangga punya mobil baru berarti imannya belum meresap muslim yang sakit hati saat melihat saudaranya menikahi orang yang sangat diinginkannya ahah itu tandanya juga ee belum meresap Imannya di dalam hati muslim yang enggak

55:45 suka anak tetangganya sukses dengan cara yang halal misalnya ya maka itu juga tanda iman belum meresap di dalam hati ciri yang lain adalah membantu kaum mukminin ya terutama tetangga Jadi kalau ada orang yang muslimnya baik tapi air talangnya masih ganggu tetangga Ah berarti Islam imannya belum meresap senang nyetel musik keras-keras enggak peduli tetangganya terganggu apa enggak belum meresap ya bahagia dengan bangga dengan pawai musik horek nah enggak peduli ada ee yang terganggu apa enggak itu juga sama belum meresap punya ternak kotorannya mengenai properti tetangga dan enggak peduli misalnya Nah itu juga tandanya Iman belum merersa parkir seenaknya di

56:30 depan rumah orang sampai yang punya rumah enggak bisa ngeluarkan kendaraannya itu tandanya imannya belum belum resah ciri yang lain adalah menolong mukmin dalam konflik dengan orang kafir Jadi kalau ada orang mukmin mengkonflik orang kafir Walaupun dia mazhabnya Apa itu orang mukmin itu pasti akan membantu sesama Mukmin Jadi kalau ada orang yang mengetahui saudaranya ditindas dengan oleh orang kafir dizalimi oleh oleh orang kafir yang dicaci malah justru sang mukmin itu dengan berbagai alasan Itu dipertanyakan Apakah dia sebenarnya imannya sudah meresap ataukah belum ya lihat aja kasus seperti Palestina Israel hari ini kan masih banyak ya orang yang Bahkan kadang mengaku pejuang dakwah mengaku orang berjal di dalam Islam mengaku membela Islam tapi lisannya tuajam sekali kepada

57:17 orang-orang muslim yang sedang berjuang melawan penjajah sementara penjajahnya malah selamat dari lisannya gu itu tanda tanya besar itu imannya belum meresap di dalam di dalam hati termasuk ciri yang lain adalah sedih dengan apa yang menyedihkan Mukmin nah ini enggak mudah ya karena yang terjadi seringkiali Justru malah bersorak dengan kesedihan orang terutama sekali Jika merasa bersaing atau pernah disakiti orang lain kawan kantor saingan turun jabatan bersorak ya tetangganya kena musibah ka narkoba malah senyum ketawa gitu ya saat teman cerai seweneng lalu membidik jandanya atau dudanya itu sama itu itu belum meresap Imannya di dalam hatinya Harusnya kalau ada yang kena masalah itu sedih ya sedih sebagaimana kesedihan

58:04 yang dialami oleh temannya tersebut Ya intinya adalah diam karena Allah bergerak karena Allah itu intinya dari ee iman yang sudah meresap itu seperti apa saat melakukan apapun itu memastikan ini bernilai amal saleh ataukah tidak saat memakan Tata niat Karena Allah supaya bisa dapat energi menaati Allah saat mau sikat gigi Tata niat bismillah Saya mau menyebut nama Allah yang Maha Agung saat mau tidur menata niat karena Allah Saya butuh istirahat supaya bisa kuat menyembah Allah bahkan saat berhubungan suami istri sekalipun juga menata niat kepada Allah jadi diam dan geraknya semuanya karena Allah menaati Allah Itulah ciri dari orang-orang yang sudah imannya meresap di dalam hati

58:51 sampai sini bisa kita pahami ya ternyata untuk mencapai level mukmin itu butuh perjuangan tersendiri hingga orang yang disebut sebagai Muslim haqon sekalipun tidak semuanya bisa mencapai level Mukmin ha J kita berharap mudah-mudahan paling enggak kita bisa mencapai level ini semuanya ya yang terakhir tentang Ihsan nah Ihsan itu level tertinggi saya katakan sangat tinggi karena level ini adalah levelnya para nabi sebenarnya Jadi kalau misalnya eh Antum baca surat di assfat itu ketika Allah menceritakan ah tentang Nabi Ibrahim tentang Nabi Nuh tentang Nabi Musa Nabi Harun Nabi Yunus itu selalu disebut Minal Muhsinin gitu ya Artinya

59:39 mencapai level Ihsan Ya Nabi Yusuf juga demikian Nabi Yusuf itu disebut wadalika najzil Muhsinin itu disebut sebagai Muhsin memang Muhsin ini levelnya para nabi para rasul para wali para Kekasih Allah para siddiqin para kekasih jadi saya katakan ini level yang jarang dicapai oleh orang yang Mukmin bisa jadi orang itu sudah mencapai level Mukmin tapi belum mencapai level Muhsin ya Nah level Ihsan itu orang beragama di mana seseorang itu menyembah Allah seakan-akan melihatnya atau kalau enggak bisa punya kesadaran penuh bahwa allahelihatnya itulah yang tadi kita baca dalam hadis Ketika Malaikat Jibril bertanya tentang Ihsan Rasulullah menjawab

1:00:28 kamu menyembah Allah seakan-akan kamu melihatnya Jika kamu tidak bisa maka sesungguhnya dia melihatmu nah orang yang mencapai level ini itu hidupnya itu nyaris enggak pernah Maksiat lagi nyaris ya Enggak saya katakan sama sekali itu mustahil nyaris gak pernah Maksiat lagi atau minimal sangat jarang dalam bermaksiat Kalaupun dia itu bermaksiat segera itu tobatnya itu seakan-akan melakukan dosa yang sangat besar ya jadi orang kayak gini tu yang menc level Ihsan itu itu menghindari mubah itu seperti menghindari makruh menghindari makruh seperti menghindari haram dan menghindari haram itu seperti menghindari kekufuran itu orang yang mencapai level Ihsan istigfarnya hamba-hamba semacam ini itu kebanyakan sudah bukan karena Maksiat lagi tapi

1:01:15 istigfar mayoritas adalah karena gflah karena lalai jadi ketika lama enggak menyebut Allah itu rasanya sudah berdosa sehingga dia beris istigfar J inilah derajat yang disebut di al-qur'an sebagai derajat Ihsan derajatnya awwabin derajatnya para munibin gitu ya oke nah orang yang mencapat derajat Ihsan maka hatinya itu ikhlas saat menyembah Allah Riya itu bukan sesuatu yang diperjuangkan untuk dihilangkan tetapi riay itu sudah levelnya sudah sangat dibenci dalam hatinya gu ya Karena orang riay itu pada hakikatnya kan orang yang sebenarnya ikatannya dengan makhluk itu masih kuat itu hakikat riak Ya misalnya ya bangun malam jam . salat tahajud lalu kemudian begitu selesai langsung buka

1:02:02 medsos buat status Alhamdulillah tuntas juga akhirnya tahajud malam ini ini kan orang yang sebenarnya masih butuh apresiasi manusia perlu pengakuan dia menunggu untuk di subhanallahi dia menunggu untuk di masyaallahi ya artinya butuh kekaguman dari manusia artinya berarti ikatan terhadap manusia masih masih kuat nah tapi orang yang Ihsan sudah enggak peduli kayak gitu lagi yang S diperhatikan adalah bagaimana Allah memandang saya apakah sudah Rida pada saya ataukah ataukah belum ya jadi dia akan serius dalam menyiapkan ibadahnya karena yakin akan bertemu dengan dengan Allah seperti yakinnya seorang lelaki yang yang hendak ketemu calon mertua untuk mendapatkan Restu menikahi Anaknya pasti dia akan serius mengerahkan segala

1:02:49 segenap tenaganya untuk membaguskan pakaiannya ucapannya dibaguskan tingkah lakunya di baguskan sama orang yang sudah mencapai derajat Ihsan itu yakin akan ketemu Allah maka ibadahnya akan serius wudunya mulai wudunya itu enggak enggak hanya piakpak piak piak tapi ditata betul mulai dari membasuh tangan membasuh muka dan sebagainya Itu dihayati betul Gitu ya basuh kaki enggak hanya disiram-siram gitu A tapi benar-benar di dibasuh seperti yang diperintahkan oleh Rasulullah gitu ya perhatikan ibadah Rasulullah itu keseriusan beliau itu dalam beribadah itu Masyaallah jadi ada satu Hadis yang menceritakan Bagaimana Rasulullah saat salat malam Waktu itu beliau salat malam kemudian seorang

1:03:36 sahabat bernama hudzaifah beliau bermakmum di belakang Rasulullah selesai Rasulullah membaca surat al-fatihah yang dibaca adalah surah Albaqarah begitu selesai Albaqarah yang dibaca lanjutannya surah an-nisa begitu selesai Annisa Kemudian beliau lanjut baca surah Ali Imran jadi satu rakaat dibaca tiga surat panjang-panjang Albaqarah Annisa lalu Ali Imran setelah itu baru rukuk dan rukuknya lamanya mendekati berdirinya ya setelah itu i'tidal i'tidalnya mendekati lama rukuknya dan seterusnya sampai dua rakaat jadi ini kan contoh Bagaimana beliau itu sangat membaguskan ibadahnya sangat menikmati ibadahnya dan yang

1:04:22 semacam ini tidak mungkin bisa dilakukan kecuali orang sudah menj cai derajat Ihsan yang menyembah Allah seakan-akan melihatnya Ya itu kemudian orang yang punya sifat Ihsan itu juga sanggup menghadirkan kesadaran seakan-akan berduaan terus dengan Allah merasa nyaman dengan Allah sehingga justru merasa tidak nyaman jika lama-lama dengan makhluk ya Saya ingin mengatakan orang yang mencapai derajat Ihsan itu tidak akan pernah meras a Kesepian lagi karena dia selalu merasa nyaman saat Munajat berduaan dengan Allah ya mudah-mudahan Allah memberikan Taufik kepada kita semuanya supaya suatu hari bisa mencapai juga derajat Ihsan

1:05:09 ini wallahuam bawab wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share

Ringkasan Video YouTube