Ringkasan Singkat
Video ini membahas tentang amalan-amalan yang sebaiknya dikerjakan sebelum Ramadan untuk mempersiapkan diri secara optimal. Inti dari video ini adalah pentingnya mengetahui dan mendalami janji Allah dalam setiap ibadah agar termotivasi dan istiqamah dalam menjalankannya. Selain itu, video ini juga membahas cara melipatgandakan pahala, memaksimalkan waktu dan tempat yang memiliki keutamaan, serta berbagai manfaat yang bisa didapatkan selama bulan Ramadan.
- Mempersiapkan diri dengan ilmu dan niat yang tulus sebelum Ramadan.
- Memaksimalkan waktu dan tempat yang memiliki keutamaan untuk melipatgandakan pahala.
- Mengetahui belasan manfaat Ramadan agar termotivasi untuk mengejar dan berdoa kepada Allah agar dipanjangkan umur sampai di Ramadan.
Pembukaan
Ustadz Khalid Basalamah membuka ceramah dengan memuji Allah dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Beliau menekankan pentingnya bersyukur atas nikmat Allah dan menggunakan nikmat tersebut untuk ketaatan kepada-Nya. Ceramah ini akan membahas amalan-amalan yang sebaiknya dikerjakan sebelum Ramadan, serta amalan-amalan secara umum yang dapat memotivasi seorang muslim untuk beribadah. Kunci utama adalah mengetahui dan mendalami janji Allah dalam setiap ibadah yang ingin dikerjakan.
Motivasi dalam Beribadah
Untuk termotivasi dalam beribadah, penting untuk mempelajari dan mengulang-ulang janji Allah dalam ibadah tersebut. Hal ini juga berlaku dalam menjauhi larangan agama, yaitu dengan mempelajari ancaman dosa yang sedang dikerjakan. Para ulama menyebut hal ini sebagai at-targib (dalil yang memotivasi ibadah) dan at-tarhib (dalil ancaman bagi pelanggar). Setiap muslim dianjurkan untuk semangat mengisi waktu dengan hal-hal yang bermanfaat dan menjauhi sifat malas serta menunda-nunda amal. Kesempatan ibadah yang terlewat tidak akan bisa terulang.
Melipatgandakan Pahala
Pahala dapat dilipatgandakan dengan beberapa cara. Pertama, dengan mengajak orang lain untuk beribadah. Contohnya, mengajak teman dan keluarga untuk menghadiri majelis taklim. Kedua, dengan mengemas ibadah sebaik mungkin. Contohnya, menyiapkan mukena yang bersih dan wangi saat salat malam, atau menyisihkan uang khusus untuk sedekah. Ketiga, dengan memaksimalkan waktu dan tempat yang memiliki keutamaan, seperti salat di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.
Memaksimalkan Waktu dan Tempat
Tempat-tempat seperti Makkah, Madinah, dan Baitul Maqdis memiliki keutamaan yang besar. Dianjurkan untuk selalu berniat dan berdoa agar dimudahkan untuk sering mengunjungi tempat-tempat ini. Bahkan dengan niat yang tulus, seseorang bisa mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang memiliki kemampuan untuk beribadah di tempat-tempat tersebut. Selain tempat, waktu juga memiliki keutamaan, salah satunya adalah bulan Ramadan.
Keutamaan Bulan Ramadan
Ramadan adalah bulan pelatihan untuk mengupgrade diri dan meningkatkan kualitas ibadah. Bulan ini memiliki banyak keutamaan, di antaranya:
- Bulan Turunnya Al-Qur'an: Ramadan adalah momentum untuk lebih mengenal Al-Qur'an, baik dari segi bacaan, tadabbur, hafalan, maupun pengamalan. Nabi Muhammad SAW sendiri memaksimalkan Ramadan dengan Al-Qur'an.
- Bulan Amalan Terbaik (Puasa): Puasa adalah ibadah yang paling besar pahalanya. Allah akan membalas langsung orang yang berpuasa.
- Bulan Pengampunan Dosa: Dengan berpuasa karena keimanan dan mengharapkan pahala, dosa-dosa masa lalu akan diampuni.
- Bulan Berkah dan Rahmat: Semua kebutuhan akan dicukupi dan rezeki akan melimpah di bulan Ramadan.
- Dibukanya Pintu Surga: Peluang untuk menjadi ahli surga terbuka lebar di bulan Ramadan.
- Ditutupnya Pintu Neraka: Kesempatan untuk menghapus nama dari daftar penghuni neraka terbuka di bulan Ramadan.
- Dibelenggunya Setan: Setan tidak seleluasa menggoda manusia di bulan Ramadan.
- Bulan Terkabulnya Doa: Waktu-waktu mustajab untuk berdoa di bulan Ramadan adalah saat sahur, sepanjang berpuasa, dan saat berbuka.
- Umrah Berpahala Haji: Umrah di bulan Ramadan pahalanya sama dengan haji bersama Nabi Muhammad SAW.
- Adanya Malam Lailatul Qadar: Malam yang lebih baik dari 1000 bulan. Dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam ganjil di 10 hari terakhir Ramadan dengan ibadah.
- Bulan Pelipatgandaan Pahala: Pahala bisa dilipatgandakan dengan membuka puasa orang lain, membagikan Al-Qur'an, atau memberikan makanan kepada orang yang Tarawih.
- Peningkatan Kualitas Ibadah: Kualitas ibadah meningkat, terutama dalam hal puasa, salat, iktikaf, membaca Al-Qur'an, dan sedekah.
- Bulan Pengaturan Waktu: Ramadan melatih untuk memanage waktu dengan lebih rapi.
- Bulan Peredam Syahwat: Ramadan melatih untuk mengontrol syahwat, baik dalam hal makan, minum, maupun hubungan suami istri.
- Bulan Peredam Emosi: Puasa dapat membantu meredam emosi dan membuat lebih tenang.
- Bulan Kepedulian: Ramadan melatih untuk merasakan bagaimana susahnya orang yang lapar dan haus, sehingga memunculkan kepedulian.
- Bulan Pengaturan Pola Makan dan Kesehatan: Ramadan mengajarkan untuk mengatur pola makan yang sehat, seperti menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.
Kesimpulan
Untuk termotivasi dalam beribadah, penting untuk mengetahui keutamaan dari ibadah tersebut. Dengan mempelajari dan mengingat kembali keutamaan Ramadan, diharapkan kita dapat menyambutnya dengan baik dan mempersiapkannya dari sekarang.

