Ringkasan Singkat
Ibadah Natal ini berfokus pada tema kesetiaan Tuhan, khususnya dalam pengalihan rute hidup. Jemaat diajak untuk mempercayai rencana Tuhan yang lebih besar, bahkan ketika jalan yang direncanakan tidak terwujud. Selain itu, ditekankan pentingnya kerendahan hati, ketaatan, dan kepekaan terhadap tuntunan Roh Kudus dalam setiap keputusan. Ibadah ini juga diselingi dengan pujian, penyembahan, doa syafaat untuk Indonesia, dan diakhiri dengan perayaan sukacita Natal.
- Kesetiaan Tuhan dalam pengalihan rute.
- Pentingnya kerendahan hati dan ketaatan.
- Panggilan untuk menjadi berkat di mana pun kita berada.
Sapaan dan Pengumuman
Pendeta Philip Mantofa bersama Ira menyapa jemaat online GMS dan mengucapkan Selamat Natal. Mereka mengajak jemaat untuk merayakan Natal bersama keluarga dan teman-teman, serta memberikan persembahan sebagai wujud ketaatan kepada Tuhan. Jemaat online dapat memberikan persembahan melalui scan QR code. Selain itu, diumumkan adanya Christmas Sale di Pustaka Rajawali dengan diskon hingga 50% pada tanggal 24-25 Desember.
Ibadah Tutup Tahun dan Breakfast with God
Jemaat diajak untuk menghadiri ibadah tutup tahun pada tanggal 31 Desember pukul 22.00 di empat lokasi GMS Surabaya dan juga dapat diikuti secara online di YouTube GMS Church. Selain itu, diumumkan juga acara Breakfast with God pada tanggal 12 Januari 2026 dengan tema Loving God, Loving People. Jemaat juga diajak untuk mengikuti doa puasa mulai 13 Januari sampai 2 Februari 2026 dengan pokok doa yang dapat diakses melalui aplikasi GMS Church.
Doa Pembukaan
Sebelum memulai ibadah, dilakukan doa bersama untuk mengucap syukur atas berkat Tuhan dan memohon agar sukacita serta berkat Tuhan mengalir bagi seluruh keluarga. Jemaat juga berdoa agar diberi hati yang terbuka untuk menerima pesan terbaik dari Tuhan dan membawa persembahan sebagai dupa yang harum di hadapan-Nya.
Pujian dan Penyembahan
Ibadah dilanjutkan dengan pujian dan penyembahan yang meriah, termasuk lagu-lagu Natal seperti "Jingle Bells" dan "Gloria in Excelsis Deo". Jemaat diajak untuk bersukacita dan memuliakan nama Tuhan atas kelahiran Yesus Kristus.
Khotbah: Kesetiaan Tuhan dalam Pengalihan Rute
Pendeta Philip Mantofa menyampaikan khotbah dengan tema "Kesetiaan Tuhan dalam Pengalihan Rute". Ia menjelaskan bahwa kadang-kadang Tuhan mengalihkan rute hidup kita tidak sesuai dengan rencana semula, dan ini bisa jadi adalah berkat terselubung. Jemaat diajak untuk belajar percaya dan berserah kepada Tuhan, mengakui bahwa ada sesuatu yang lebih besar di atas rencana kita.
Kisah Yusuf dan Maria
Pendeta Philip Mantofa menceritakan kisah Yusuf dan Maria yang membawa bayi Yesus ke Mesir untuk menghindari pembantaian oleh Herodes. Kemudian, setelah Herodes mati, mereka kembali ke Israel, tetapi karena takut kepada Arkelaus, mereka pergi ke Galilea dan tinggal di Nazaret. Hal ini terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi bahwa Yesus akan disebut orang Nazaret.
Kedaulatan Allah dan Karakter-Nya
Pendeta Philip Mantofa menekankan bahwa Allah itu daulat dan memiliki kata final dalam hidup kita. Namun, kita tidak perlu takut karena karakter Allah dijelaskan dalam Alkitab: Dia setia, sempurna secara moral, dan tidak munafik. Kita harus belajar untuk tidak menyuruh Tuhan selalu menjelaskan dulu baru kita melangkah, karena ada hal-hal tertentu yang kita tidak mengerti sampai nanti.
Ketaatan dan Kerendahan Hati
Pendeta Philip Mantofa menekankan pentingnya ketaatan dan kerendahan hati dalam mengikuti tuntunan Tuhan. Yusuf taat langsung hengkang ke Mesir, sehingga bayi Yesus luput dari maut. Kita juga harus belajar untuk hormat dengan proses alami di dunia dan tidak merasa diri kita harus diperlakukan istimewa.
Waktu Ilahi dan Waktu Alami
Pendeta Philip Mantofa menjelaskan bahwa kadang-kadang Tuhan menunggu waktu alamiah di dalam hidup kita. Kita harus belajar untuk sabar, realistis, dan menunggu waktu yang lebih baik. Jangan menuntut berlebihan daripada apa yang merupakan takaran imanmu hari ini.
Perintah Tuhan yang Mendesak dan Tidak Mendesak
Pendeta Philip Mantofa menjelaskan bahwa ada perintah Tuhan yang sifatnya urgent (mendesak) dan ada yang tidak. Sebagian besar perintah Tuhan memberi kita kesempatan untuk mempersiapkan diri. Jangan sampai kita lelet atau lamban dalam mentaati tuntunan Tuhan.
Firasat dan Hikmat
Pendeta Philip Mantofa menjelaskan bahwa tidak semua rasa takut itu salah. Rasa takut kepada Tuhan itu nomor satu, dan hikmat juga mengajarkan kita takut-takut yang lainnya. Yusuf merasakan ada bahaya di depan dan memilih untuk menghindarinya dengan rendah hati.
Iman dan Nekad
Pendeta Philip Mantofa menekankan bahwa iman itu tidak sama dengan nekad. Iman itu berani mentaati Tuhan dan berani tidak berbuat apa-apa kalau Tuhan tidak perintahkan jelas. Iman itu juga belajar untuk diam kalau Tuhan tidak perintahkan.
Empat Poin Aplikasi
Pendeta Philip Mantofa memberikan empat poin aplikasi sebagai rangkuman:
- Rute memutar adalah bagian dari rencana Tuhan yang lebih besar.
- Waktu sebuah jalan tertutup, Tuhan buka jalan lain yang lebih baik.
- Lokasi kita adalah bagian dari panggilan Tuhan atas hidup kita.
- Ada kasih setia Tuhan untuk setiap permulaan baru di tempat baru.
Pujian dan Penyembahan Penutup
Ibadah dilanjutkan dengan pujian dan penyembahan yang lebih mendalam, termasuk lagu "Kau Allah yang Setia". Jemaat diajak untuk menyambut Dia, Allah yang setia, penolong dalam kesesakan, dan sumber kekuatan.
Altar Call
Pendeta Philip Mantofa mengadakan altar call bagi jemaat yang merasa jauh dari Tuhan, kehilangan arah tujuan, atau memulai sesuatu yang baru dan membutuhkan tuntunan lebih. Jemaat yang maju ke depan akan didoakan oleh seluruh gereja.
Doa Syafaat untuk Indonesia
Sebelum perayaan berlanjut, Pendeta Philip Mantofa mengajak jemaat untuk berdoa syafaat bagi Indonesia melalui sebuah lagu. Jemaat meletakkan tangan di dada dan berdoa agar Indonesia pulih dari semua problem dan hidup dalam jalan kebenaran Tuhan.
Candle Light dan Sukacita Natal
Ibadah dilanjutkan dengan candle light, di mana jemaat menyalakan flashlight dan memberikan pelukan yang sopan kepada orang di sekitarnya. Kemudian, jemaat bersukacita dan menari bersama dalam pujian dan penyembahan.
Pengumuman dan Berkat
Diumumkan adanya welcome launch bagi jemaat yang baru pertama kali hadir dan layanan baptisan selam setelah ibadah selesai. Jemaat yang rindu didoakan dapat menghubungi teman-teman prayer. Ibadah diakhiri dengan doa persembahan dan berkat dari Pendeta Philip Mantofa.

