Ringkasan Singkat
Video ini membahas film "Dien Bien Phu" yang menggambarkan kekalahan pasukan Perancis oleh pasukan revolusi komunis Vietnam dalam pertempuran brutal selama 57 hari. Film ini bergaya semi-dokumenter dan menyoroti penderitaan pasukan Perancis tanpa drama berlebihan. Peristiwa penting meliputi jatuhnya titik pertahanan Beatrice, Gabriel, dan Anne-Marie, serta evakuasi dan penyerahan pasukan Perancis. Akhirnya, Vietnam terbagi menjadi dua negara di Konferensi Jenewa.
- Film "Dien Bien Phu" menggambarkan kekalahan Perancis di Vietnam.
- Gaya semi-dokumenter tanpa heroisme berlebihan.
- Pertempuran sengit dan jatuhnya titik-titik pertahanan utama.
- Evakuasi dan penyerahan pasukan Perancis.
- Pembagian Vietnam menjadi dua negara.
Pembukaan Film dan Pengenalan Howard Simpson
Film ini dibuka di Hanoi pada 13 Maret 1954, memperkenalkan Howard Simpson, seorang wartawan Amerika yang berbicara dengan penerbit koran lokal tentang kapan perang di Dien Bien Phu akan terjadi. Sementara itu, pasukan Perancis sudah ditempatkan di sekitar kota Dien Bien Phu, bersiap menghadapi pasukan Viet Minh. Ketegangan meningkat ketika ledakan mulai terdengar di perbukitan dan pasukan pengintai ditarik pulang.
Taruhan Perang dan Dimulainya Pertempuran
Howard Simpson mengunjungi bandar opium dan bertaruh bahwa pertempuran di Dien Bien Phu akan terjadi keesokan paginya. Pada 14 Maret 1954, Batalion pasukan Perancis di titik Beatrice dihancurkan oleh serangan artileri Viet Minh. Howard segera mengirim artikel berita tentang kekalahan ini ke Hongkong. Meskipun demikian, banyak legiun Perancis yang meremehkan kekuatan Viet Minh, merasa yakin akan menang dengan bantuan Amerika.
Kejatuhan Gabriel dan Opini Publik
Perancis berusaha membalas dengan mengerahkan batalion paratrooper Vietnam, tetapi titik Gabriel juga diserang habis-habisan oleh Viet Minh. Pasukan terpaksa mundur sambil bertahan dari hujan artileri. Komandan di Gabriel mengakui kekalahan telak. Howard Simpson mengunjungi bandar judi bernama Tigre, yang yakin Viet Minh akan menguasai Dien Bien Phu. Opini publik Vietnam lebih banyak bertaruh untuk kemenangan pasukan komunis.
Situasi di Hanoi dan Kedatangan Pasukan Tambahan
Pada 16 Maret 1954, Hanoi masih terlihat santai meskipun kabar tentang kemajuan pasukan Viet Minh menyebar. Howard mendengar isu tentang perwira Perancis yang bunuh diri karena gagal membendung Viet Minh. Ia kemudian bertemu Kapten Jegu yang berusaha meyakinkannya bahwa Perancis masih memiliki kekuatan untuk membalas serangan. Pasukan penerjun payung pun diberangkatkan untuk memperkuat pertahanan.
Pertempuran di Titik HG7 dan Kondisi Moral
Pada 30 Maret, Kapten Jegu masih hidup, tetapi titik HG7 terus dihancurkan oleh artileri Viet Minh. Di Hanoi, warga Perancis menikmati hiburan seolah tidak ada masalah, padahal Viet Minh mendapat pasokan dari Cina dan Soviet. Legiun Infanteri Perancis asal Aljazair dan Maroko melarikan diri, dan titik Dominic serta alien sudah tumpas. Pasukan Kapten Jegu mengandalkan ranjau darat untuk membendung musuh.
Serangan Balik yang Gagal dan Kehancuran Berlanjut
Pada 31 Maret, Perancis mengevakuasi tentaranya dari titik-titik yang hancur, tetapi menyerang balik untuk merebut titik alien. Setelah 15 jam bertempur, Perancis gagal mengirim bala bantuan dan mundur, mengakui kemenangan Viet Minh. Pada 2 April, Perancis semakin terpuruk, korban terus bertambah, dan rumah sakit lapangan kehabisan perlengkapan.
Keruntuhan Pertahanan dan Pengerahan Pasukan Terakhir
Pada 5 April, titik HG7 sudah tak bersisa dan HG6 terkepung rapat. Pada 18 April, markas pusat mengabari bahwa bala bantuan tidak bisa dikirim lagi. Pada 1 Mei, titik alien akhirnya tumpas, memaksa Perancis memanggil serdadu yang terluka untuk kembali bertempur. Pasukan terjun payung terakhir dikerahkan, menandakan Perancis sudah kehabisan tentara.
Kejatuhan Terakhir dan Gencatan Senjata
Pada 6 Mei, seluruh titik pertahanan alien direbut oleh Viet Minh. Keesokan harinya, skuadron pesawat pengangkut Perancis mulai mundur ke Hanoi. Di Hanoi, semakin banyak rakyat Vietnam bertaruh untuk kemenangan Viet Minh. Kapten Jegu dikabari tentang perintah gencatan senjata yang akan dibahas antara Viet Minh dan pemerintah kolonial. Pasukan Viet Minh merangsek masuk tanpa perlawanan, dan Kapten Jegu menyerah.
Akhir Perang dan Pembagian Vietnam
Howard Simpson meninggalkan Hanoi setelah tugasnya selesai. Pada Juli 1954, Viet Minh dan Perancis bertemu di Jenewa dan sepakat membagi Vietnam menjadi dua negara: Vietnam Utara yang dipimpin oleh Ho Chi Minh dan Vietnam Selatan yang dipimpin oleh raja badai. Film berakhir dengan catatan sejarah tentang pembagian Vietnam.

