Kitab Arbaun Quraniyah Hadist 8-11

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang keutamaan membaca Al-Qur'an, khususnya surat Al-Baqarah, di rumah dan bagaimana hal itu dapat melindungi dari gangguan setan. Selain itu, video ini juga membahas tentang adab membaca Al-Qur'an, seperti mengeraskan atau melirihkan suara, serta pentingnya memiliki rasa cinta terhadap Al-Qur'an dan berinfak untuk kepentingan Al-Qur'an.

  • Membaca Al-Qur'an di rumah dapat melindungi dari gangguan setan.
  • Adab membaca Al-Qur'an meliputi mengeraskan atau melirihkan suara sesuai dengan kondisi.
  • Pentingnya memiliki rasa cinta terhadap Al-Qur'an dan berinfak untuk kepentingan Al-Qur'an.

Keutamaan Membaca Surah Al-Baqarah di Rumah

Nabi Muhammad SAW mengingatkan umatnya untuk tidak menjadikan rumah seperti kuburan yang sunyi dari bacaan Al-Qur'an. Rumah yang jauh dari lantunan ayat-ayat Al-Qur'an akan menjadi sarang setan. Nabi SAW memberikan petunjuk agar rumah menjadi tempat yang tenang dan nyaman untuk beribadah. Dianjurkan untuk membaca surah Al-Baqarah secara rutin di rumah karena setan tidak akan betah di rumah yang dibacakan surah Al-Baqarah. Hal ini sebagai bantahan terhadap orang-orang yang meminta bantuan dukun untuk menjaga rumah mereka. Rumah yang tidak dibacakan Al-Qur'an seperti kuburan, dan hati yang kosong dari Al-Qur'an seperti rumah yang hancur. Al-Qur'an sebaiknya dibaca di masjid atau di rumah, bukan di kuburan. Membaca surah Al-Baqarah akan mendatangkan keberkahan dan menjaga keluarga dari bahaya. Orang yang membaca surah Al-Baqarah akan mendapatkan keberkahan, dan tukang sihir tidak akan bisa menyihirnya. Hikmah dari mengkhususkan surah Al-Baqarah adalah karena surah ini panjang, mengandung nama-nama dan sifat-sifat Allah, serta banyak hikmah dan rahasia di dalamnya.

Keutamaan Mengeraskan dan Melirihkan Bacaan Al-Qur'an

Nabi Muhammad SAW menjelaskan tentang keutamaan orang yang mengeraskan bacaan Al-Qur'an dan orang yang melirihkan bacaan Al-Qur'an. Orang yang mengeraskan bacaan Al-Qur'an seperti orang yang bersedekah secara terang-terangan, sedangkan orang yang melirihkan bacaan Al-Qur'an seperti orang yang bersedekah secara sembunyi-sembunyi. Ada tiga macam kondisi dalam membaca Al-Qur'an: pertama, dianjurkan untuk dikeraskan seperti azan, iqamah, takbir, dan bacaan Al-Qur'an dalam salat jahriah; kedua, dianjurkan untuk dipelankan seperti ketika menjadi makmum di belakang imam, zikir di dalam salat, atau ketika ada orang yang terganggu dengan bacaan kita; ketiga, kadang dikeraskan dan kadang dipelankan seperti orang yang bersedekah. Mengeraskan bacaan Al-Qur'an lebih baik selama tidak khawatir riya dan tidak mengganggu orang lain. Mengeraskan bacaan Al-Qur'an dapat membangkitkan hati dan semangat orang yang membaca. Al-Qur'an adalah kehidupan bagi hati manusia, sebagaimana sedekah adalah kehidupan bagi jasad manusia. Nabi SAW menggandengkan antara bacaan Al-Qur'an dengan infak di jalan Allah untuk membangkitkan semangat orang-orang kaya agar mereka berinfak untuk kebutuhan Al-Qur'an.

Anjuran Mencintai Mendengarkan Al-Qur'an

Nabi Muhammad SAW sangat suka mendengarkan bacaan Al-Qur'an dari para sahabat. Nabi SAW meminta Abdullah bin Mas'ud untuk membacakan Al-Qur'an kepadanya karena Nabi SAW ingin mendengarkan bacaan dari orang lain. Ketika Abdullah bin Mas'ud membaca surah An-Nisa dan sampai pada ayat tentang saksi-saksi pada hari kiamat, Nabi SAW meneteskan air mata. Hal ini menunjukkan anjuran untuk mendengarkan bacaan Al-Qur'an dengan perantara apa saja, baik itu dari murid, guru, atau rekaman. Orang yang mendengarkan lantunan Al-Qur'an dengan baik akan mendapatkan pahala seperti orang yang membaca. Ketika membaca Al-Qur'an, hendaknya fokus dan khusyuk, tidak menoleh ke sana kemari. Menangis ketika membaca Al-Qur'an dianjurkan ketika melewati ayat-ayat azab atau hari kiamat, tetapi tidak dibenarkan jika sampai mengeraskan tangisan. Tangisan Nabi SAW ketika membaca Al-Qur'an tidak terdengar, hanya seperti suara air yang mendidih.

Hasad yang Dibolehkan dalam Al-Qur'an

Tidak semua hasad itu buruk, ada hasad yang baik yang disebut dengan ghibthah. Ghibthah adalah hasad yang dibenarkan kepada orang yang memiliki Al-Qur'an atau kemahiran dalam Al-Qur'an. Contohnya, seseorang yang mendengar bacaan Al-Qur'an yang indah dari orang lain dan berharap bisa memiliki kemampuan yang sama tanpa menginginkan orang tersebut kehilangan kemampuannya. Selain itu, ghibthah juga dibolehkan kepada orang yang memiliki harta dan membelanjakannya di jalan Allah. Hasad yang terlarang adalah tamanwmahil munam alai, yaitu menginginkan nikmat yang dimiliki orang lain hilang darinya. Hasad yang paling buruk adalah menginginkan nikmat tersebut tidak hanya hilang dari orang lain, tetapi juga berpindah kepada dirinya. Nabi SAW menyebutkan bahwa tidak ada hasad yang dibenarkan kecuali pada dua hal, yaitu ilmu (termasuk Al-Qur'an) dan nafkah di jalan Allah. Tidak pantas memiliki hasad dalam perkara-perkara yang rendah atau haram.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Bismillahirrahmanirrahim asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh innalhamdulillahi nahmaduhu wastainuhu waastagfiruh wa naubillahiuri anfusina w sayiatialinaahdihillahu Fala mudillalah W yudlil Fala hadialah Ashadu Alla ilahaillallah wahdahu la syarikalah wa Ashadu anna muhammadan abduhuasulallahu alaihia alihii kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati oleh Allah pendengar radio bas FM di mana saja berada mudah-mudahan senantiasa dilindungi oleh Allah dan diberikan Hidayah dan Taufik oleh Allah dan kita memohon kepada Allah

0:45 mudah-mudahan kita senantiasa diberikan ilmu yang bermanfaat dan diberikan istiamah untuk mengamalkan ilmu-ilmu yang bermanaatendengarumlim yangahti lanjutkan dari pembahasan kita dari kitab alarbaun alquraniah karya asyekh Ahmad Ibin Abdur rzaq alanqari hafidahullahu taala yang sebelumnya sebelumnya kita telah membaca dari beberapa hadis yang disebutkan oleh Beliau kemudian kita berhenti karena libur panjang dan kita melanjutkan kembali pada sore yang berbahagia ini dari kitab yang sama alarba

1:31 40 hadis tentang masalah-masalah yang berkenaan dengan seputar hukum Alquran dan kita masuk pada alhaditamin yaitu masuk pada hadis yang keedel berkata almallif hafahullah alhaditin hadis yang ke-q keutamaan membaca surah Albaqarah di rumah ini beliau hafidahullah membawakan bab tentang masalah keutamaan membaca surah Albaqarah di rumah qa an Abi Hurairah radhiallahu

2:16 taala Anhu Anna Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Q dari Abi Hurairah radhiallahu taala Anhu bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda la buakum maqir in [Musik] Minul baqu musl rasulullahahu Alaihi wasam beliau bersabda janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan in sesungguhnya setan akan lari akan keluar

3:04 dari rumah-rumah alladzi tuqra fihi suratul Baqarah rumah yang dibacakan di dalamnya adalah dibacakan surah al-baqarah hadis ini diriwayatkan oleh Al imam muslim di dalam sahihnya kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah dalam hadis yang mulia ini Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau membimbing umatnya beliau membimbing kita bagaimana kita menjaga rumah kita agar rumah kita menjadi rumah yang dengannya kita bisa tenang ketika berada di dalam rumah yang dengannya kita bisa menikmati waktu-waktu Istirahat di dalam

3:51 rumah kita kita bisa menggunakan rumah tersebut sebagai tempat untuk beribadah tempat untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa taala rumah yang bersih rumah yang terbebas dari gangguan-gangguan setan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam memberikan petunjuk memberikan petunjuk kepada umatnya agar kita bisa menjadikan rumah kita menjadi rumah idaman menjadi rumah yang bukan tempat sarangnya setan-setan nah ini disebutkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi wasallam di dalam hadis ini oleh karena itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan

4:36 Jangan sampai kita menjadikan rumah kita itu seperti kuburan sepi ya sunyi tidak ada bacaan lantunan al-qur'an tidak terdengar ayat-ayat Allah tidak terbaca di sana zikir-zikir Dan doa-doa tidak digunakan sebagai tempat untuk beribadah salat-salat nafilah atau tatawu yang lainnya Kenapa karena rumah yang demikian rumah yang jauh dari lantunan ayat-ayat al-qur'an rumah yang jauh dari zikir-zikir di dalamnya maka ini sarangnya setan sarangnya setan setan sangat suka dengan rumah-rumah seperti ini terlebih di dalam rumah tersebut ya penuh dengan hal-hal yang bisa mengundang setan adanya

5:23 patung-patung di dalam rumah tersebut ada anjing di dalam rumah tersebut ya suara yang setiap hari didengar adalah suara-suara setan yaitu lagu-lagu dan nyanyian-nyanyian ini mengundang setan untuk masuk ke dalam rumah dan ini mengundang setan untuk betah dan kerasan di dalam rumah kita sehingga orang yang di dalam tersebut tidak tenang hatinya ketika dia tinggal di dalam rumah tidak tenang pikirannya karena dipenuhi oleh setan dan setan akan membisikkan kepada perkara-perkara yang itu perkara yang mungkar Oleh karena itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengingatkan jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan jangan rumah megah mewah tinggi

6:12 berlantai-lantai bertingkat-tingkat luas dipenuhi dengan tanaman-tanaman dengan taman-taman yang indah akan tetapi ketika tidak dibacakan al-qur'an di dalamnya tidak dibacakan Surah Albaqarah maka dia bagikan kuburan Oleh karena itu Syekh di sini beliau menyebut di antara faedah dari hadis yang mulia ini hadis Abi Hurairah radhiallahu taala Anhu yang pertama kata beliau F istihbabu qirati suratil Baqarah mutlaqan fil Baiti Min Giri adadin muayyan ini anjuran untuk membaca surah Albaqarah secara mutlak di rumah ya membaca surah Albaqarah ya berapa kalaliip pun dia

6:58 baca terus dia baca terus berulang-ulang dia baca ya surah Albaqarah ini Kemudian yang kedua fihi Anna sayatin Wal jinna la yamkutsuna Fi baitin tuqra fihi suratul Baqarah setan-syaetan tidak akan betah di rumah tidak akan tinggal di dalam rumah yang di situ dibacakan surat al-baqarah dia akan kabur dia akan lari dia akan menjauh karena mendengar bacaan-bacaan ayat-ayat Allah terlebih adalah surah Albaqarah nah ini kita yakin bahwa rumah-rumah yang sepi dari bacaan al-quran yang tidak

7:43 dibacakan surah Albaqarah maka ini rumah menjadi sarang setan dan ini sebagai bantahan kepada orang-orang yang mereka ketika memiliki rumah baru ketika baru pindah ke rumah yang baru mereka datangi dukun mereka mendatangi tukang sihir ya mereka mendatangi Paranormal untuk meminta jampi-jampi dan mantra mantra ya untuk diletakkan di pintu rumah mereka untuk diletakkan di pojokan-pojokan rumah sebagai penangkal dari bahaya untuk menjaga keluarga ini adalah kesyirikan yang nyata dan ini terjadi pada masyarakat kita terjadi pada sebagian kaum muslimin mereka lari dan

8:28 merekaemta kepada para dukun para normal minta kepada tukang sihir untuk menjaga rumah mereka apa mereka lupa atau mereka tidak tahu bahwa yang menjaga Maha yang menjaga adalah Allah dan janji nabiahu Alaihi wasamalah Allah niscaya Allah akan menjag kita mengambil sebab-sebab yang Syar agar rumah kita dilindungi oleh Allah agar rumah kita dijaga oleh Allah keluarga kita dijaga oleh Allah di antara sebab Syari untuk terjaga dari bahaya-bahaya adalah membaca surah Albaqarah di dalam rumah

9:15 kemudian Syekh menyebutkan di sini rumah yang tidak dibacakan al-qur'an dan rumah yang tidak dibacakan Surah Albaqarah maka ini seperti kuburan begitu pula hati hati manusia yang kosong dari bacaan al-qur'an kosong dari menyebut nama Allah menyebut sifat-sifat Allah menyebut ayat-ayat Allah hati manusia yang demikian ini seperti rumah yang hancur seperti rumah yang berantakan ya disebutkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di dalam hadisnya [Musik]

10:01 sesungguhnya seorang yang hatinya ya tidak ada sedikit dari lantunan al-qur'an tidak dibacakan al-qur'an maka dia bagaikan rumah yang hancur rumah yang berantakan rumah yang roboh ya ini disebutkan oleh Nabi tadi rumah yang demikian seperti kuburan hati yang demikian seperti rumah yang hancur oleh karena itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika menyebutkan jangan kalian jadikan rumah kalian seperti kuburan maknanya bahwa ini sebagai bantahan kepada mereka orang-orang yang membaca al-qur'an di kuburan salah tempat mereka membaca al-qur'an di masjid membaca al-qur'an di rumah

10:47 membaca al-qur'an ketika Safar ketika sedang rehat bukan di kuburan ya bukan di kuburan orang lebih rajin membaca al-qur'an ketika ziarah kubur tapi di rumah dia tidak membaca alquranah ini Syekh mengatakan di sini bahwa wiunawah wau ja tilawah maqir lbihin ini dalil bahwa Alquran bukan untuk dibaca di kuburan dan ini bantahan bagi mereka yang membolehkan membaca di di kuburan kalau seandainya boleh dibaca di kuburan niscaya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak akan menyamakan tadi antara rumah dengan kuburan Oleh karena itu kaum muslimin

11:34 yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala sesungguhnya membaca al-quran penuh dengan keberkahan dengan membaca al-qur'an Allah akan menjaga kita menjaga keluarga kita menjaga rumah kita menjaga usaha kita dengan bacaan al-quran Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau juga sabdakan di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Al imam muslim dari Abi umamah albahili radhiallahu taala Anhu kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam Iqra suratal Baqarah Bacalah surat Albaqarah Albaqarah ini memiliki keistimewaan Nabi perintahkan IQ surat Al Baqarah Bacalah surat albaqarahah

12:20 barakahaha has W karena orang yang membaca surat Albaqarah maka dia akan mendapatkan keberkah dari Allah dan barang siapa meninggalkan surah Albaqarah maka dia akan mendapatkan akan mendapatkan kerugian penyesalan kerugian yang tidak membaca surat Albaqarah dan ahli tukang-tukang sihir Tidak akan bisa menyihir seorang ketika dia membaca surah Albaqarah tidak mampu untuk menyihir orang-orang yang mereka membaca surah Albaqarah ini AD benteng seorang muslim yang dengannya Allah akan menjaga seorang dari segala bahaya bahaya untuk

13:07 dirinya dan bahaya untuk rumah dan keluarganya kemudian kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah Syekh mengatakan qak qil hikmistil Baqarah Mungkin ada yang bertanya apa hikmahnya Kenapa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengkhususkan Surah Albaqarah untuk dibaca di dalam rumah ya surat-surat yang lain dianjurkan untuk dibaca akanapi lebih khusus ya untuk mengusir setan ini adalah dengan Surah Albaqarah Kenapa Apa hikmahnya kira-kira kata Syekh aljawab alikam asahiaiha di antara hikmah-hikmahnya

13:53 sangat banyak akan tapi di antara hikmahnya adalah karena Surah Albaqarah ini adalah surat yang panjang surah terpanjang dalam al-qur'an di dalamnya disebutkan nama-nama Allah dalam Surah al-baqarah surat yang begitu panjang disebutkan nama-nama Allah yang sangat banyak ada Allah ada Rahman ada RAB ada Al Hay ada Al Qayyum alali ya aladzim disebutkan di dalam surah Albaqarah nama-nama Allah kemudian juga disebutkan sifat-sifat Allah di dalam surah Albaqarah ya ya qala wafiha Minal hikami wal asrar juga di dalam surat Albaqarah terdapat ya alhikam banyak hikmah Wal

14:42 asrar dan rahasia-rahasia di dalam surat Albaqarah fahiya la tanqadi ajaibuha wa asraruha dia tidak akan habis ya rahasia-rahasia dari surah al-baqarah ini keajaiban-keajaiban dalam surah al-baqarah bahkan salah seorang ulama mengatakan fiha Alfu Amrin wa Alfu nahyin wa Alfu hukmin wa Alfu wa Alfu khar di dalam surat Albaqarah ini ya terdapat 1000 perintah ada 1000 larangan ada 1000 hukum yang terkandung dan ada 1000 berita-berita yang dikabarkan oleh Allah ini keutamaan yang dimiliki surat Albaqarah sehingga Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengkhususkan dengan dengan Surah

15:27 tersebut dan di dalamnya dibaca atau di dalamnya terdapat ya ayat-ayat yang di situ sebagai pelindung kita atau sebagai benteng kita ayat-ayat yang dianjurkan untuk membaca ada Ayat Kursi kemudian ada dua ayat terakhir dari surah Albaqarah yang sangat dianjurkan untuk senantiasa kita kita membacanya maka kaum muslimin para pendengar radio bas FM di mana pun berada ini yang perlu kita ingat kewajiban kita membentengi diri kita rumah kita keluarga kita dengan sebab-sebab yang Syari yaitu dengan membaca surah Albaqarah di dalam rumah kita kemudian

16:13 selanjutnya Syekh hafidahullahu taala pada hadis yang ke9 kata beliau alhaditasi hadis yang k dari 40 hadis yang berkenaan dengan Alquran hadis yang ke adalah tentang keutamaan orang yang mengeraskan bacaan Alquran dan orang yang ya pelan-pelan melirihkan bacaan Alquran ya ada yang keras mengeraskan bacaan dan ada yang pelan-pelan ketika membaca Alquran merendahkan suara

17:00 had dari ubah IBN Amir aljuhani radallahu taa Anhu Beliau berkata Rasulullah sahu alaihi wasallam aku pernah mendengar Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda alahir Qur kata nabi orang yang mengeraskan bacaan Alquran ketika dia membaca Alquran dia lantunkan dengan suara keras seperti orang yang menampakkan dalamodahnyar dan orang yang pelan-pelan

17:49 melirihkan suara tidak mengeraskan bacaan merendahkan suara ketika membaca Alquran seperti orang yang sembunyi-sembunyi ketika bersedekah rawahu Tirmidzi wa Ahmad wa Abu dawuda W nasai hadis ini diriwayatkan oleh Al imam at-tirmidzi dan Imam Ahmad dan Abu Dawud serta nasai waqala Abu Isa Tirmidzi dan berkata Al Imam Abu Isa at-tirmidzi hadza haditun hasanun garib wasahahahul Albani hadis ini adalah hadis yang Hasan dikatakan oleh Al Imam Tirmidzi dan disahihkan oleh Syekh al-albani rahimahullahu taala kaum muslimin yang dirahmati oleh

18:35 Allah di sini ada dua dua macam disebutkan oleh Nabi dalam hadis orang yang mengeraskan bacaan al-qur'an dan orang yang ya Ee tidak mengeraskan bacaan ya merendahkan bacaan atau melirihkan suara bacaan asyekh hafahullah beliau menyebutkan di sini yang manusia di dalam hadis ini ya terbagi menjadi tiga macam alqismul Aal yang pertama ma majh ma

19:24 majur golongan yang pertama Ya pagian yang pertama yang disyariatkan yang dianjurkan untuk dikeraskan bacaan watani dan yang kedua Ma yakunu isr Khair minani mengecilkan suara merendahkan suara melirihkan suara bacaan itu lebih baik daripada mengeraskan ya ini ya berbalik dengan yang pertama tadi Kalau yang pertama dianjurkan untuk dikeraskan bacaan yang kedua dianjurkan untuk ya memp apa memelankan atau merendahkan suara bacaan walqismit dan yang ketiga Ma

20:09 yukfaaratan waudharu ukhro kadang sekali-kali dikeraskan bacaan kadang sekali-kali dipelankan ya tidak dikeraskan bacaan kata Syekh masuri majhuron Adapun bacaan-bacaan ya yang harus dikeraskan baik itu al-qur'an maupun azkarazkar maupun bacaan-bacaan yang lain adalah Kalani Wal iqamati Wat takbir seperti azan harus dikelaskan seperti iqamah dikeraskan attakbir bertakbir dikeraskan Wal jahri bilqirah Fah begitu juga membaca al-qur'an bacaan al-qur'an

20:55 ketika salat salat-salat jahriah dikeraskan ya makak boleh dipelankan ya kalau seand ah khawatir Nanti R ini ya khawatir maka dipelankan bacaannya padahal harusnya Dan dianjurkan untuk dikeraskan tapi dia khawatir kemudian dia apa dia Pelankan tidak boleh mempelankan tidak boleh merendahkan bacaan dia tetap mengeraskan bacaan ya tetapi dengan bersungguh-sungguh untuk melawan apa bisikan-bisikan kepada riak tadi ya dia

21:43 tetap mengeraskan dan dia sambil melawan melawan bisikan-bisikan yang mengarah kepada kepada RI tersebut sampai benar-benar ya dia mantap terus dia lawan bisikan-bisikan tersebut sehingga ketika dia lakukan demikian kata Syekh maka dia mendapatkan pahala pahala mengeraskan dan pahala dalam melawan bersungguh-sungguh untuk melawan bisikan-bisikan tersebut Kemudian yang kedua dianjurkan untuk pelan dianjurkan untuk merendahkan suara tidak mengeraskan bacaan ya ini seperti apa isr alqahfal Imam seperti ketika kita sebagai makmum salat di belakang Imam

22:29 maka kita gak boleh mengeraskan bacaan karena kita sebagai makmum n waarha begitu juga ya pelan tidak mengeraskan bacaan zikir-zikir di dalam salat wa isrq anaahuataqati f isrir atau ketika kita sedang membaca Alquran dengan suara keras kemudian disamping kita ada orang yang terganggu maka kita Pelankan bacaan kita rendahkan suara kita atau di sebelah kita ada yang salat maka tidak boleh kita mengeraskan maka kita harus pelan tidak boleh mengeraskan bacaan tersebut dan ini ketika kita pelan ketika kita

23:15 merendahkan suara maka ini lebih lebih baik kemudian yang ketiga sesekali ditampakkan dikeraskan dan sesekali ya pelan dan disembunyikanqat maka ini seperti orang yang bersedekah Ya seperti orang yang seperti yang orang yang bersedekah kemudian Syekh menyebutkan bahwa aljahru afdolu Liman la Yaku Al nafsihya mengeraskan bacaan al-qur'an ketika dia membaca tilawah al-qur'an maka mengeraskan lebih baik ya Selama dia tidak khawatir takut riak ya bisyarti all yir dengan syarat

24:03 dia tidak mengganggu orang lain dengan bacaannya kemudian ada faedah yang sangat penting ketika seorang mengeraskan bacaan Alquran anahu Q dia akan membangkitkan hati seorang yang membaca ya ini berbeda dengan ketika dia membaca di dalam hati atau dia membaca tanpa mengeluarkan suara berbeda dengan orang yang membaca pada saat dia mengeraskan suara ya maka yidbal q dia akan membangunkan membangkitkan hati orang yang membaca jadi bangkit hatinya ya wajm hammah kemudian semangat lebih semangat ya dibanding ketika dia hanya di dalam hati atau hanya menggerakkan bibir saja

24:48 tanpa ada suara suara yang yang keluar Nam kemudian kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah subhanahu wa taala selanjutnya Syekh menyebutkan bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi wasallamahal Qur jahr bq jahr nabi menyamakan ya menggambarkan bahwa orang yang membaca Alquran dengan keras seperti orang yang bersedekah dengan terang-terangan orang yang membaca Alquran dengan lirik pelan maka dia seperti orang orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi Kenapa lial Quran

25:34 hayatunlubil Basyariah karena Alquran itu adalah kehidupan bagi hati manusia kamaodqah Hayatun Li abdanil Basyariah sebagaimana sedekah adalah kehidupan bagi jasad manusia ya orang lain yang membutuhkan para fakir miskin mereka membutuhkan uluran tangan diberi sodekah menjadi hidup mereka ya kehidupan badan mereka menjadi sehat mereka begitu juga hati ya Alquran ya menjadi sebab kehidupan hati seorang Tapi sebaliknya ketika tidak maka hati menjadi sakit bahkanillah hatinya akan menjadi menjadi mati kemudian yang terakhir Syekh

26:22 menyebutkan dari hadis yang mulia Ini kata beliau kita dapati dalam hadis ini ya nabi menggandingkan antara bacaan Alquran dengan infak sedekah di jalan Allah Umah waunahu nabi menggandengkan antara membaca al-qur'an dengan sedekah di jalan Allah maksudnya untuk membangkitkan semangat orang-orang kaya

27:07 membangkitkan semangat para pedagang-pedagang kaya agar mereka ingat bahwa sebaik-baik yang mereka infakkan di jalan Allah Adalah menginfakkan untuk kebutuhan al-qur'an kebutuhan dalam belajar al-qur'an kebutuhan dalam tahfizul Quran kebutuhan untuk halaqah-halaqah Quran dan untuk percetakan-percetakan mushaf al-qur'an yang ada hubungannya dengan al-qur'an karena apa Karena Hatta yang diinfakkan untuk belajar al-qur'an untuk tahfidul Quran untuk wakaf mushaf al-qur'an maka ini pahala yang tidak terhitung nilainya anak-anak kaum

27:54 muslimin membaca al-qur'an dari mana dia membaca dari mushaf yang dia infakkan yang dia wakafkan kepada kaum muslimin dari mana ada markas tahfiz sehingga anak-anak kaum muslimin hafal Quran dan mereka membaca al-quran di waktu malam dan siang hari dari mana Dari orang-orang yang berinfak di jalan Allah untuk kepentingan belajar al-qur'an maka di sini kata Syekh nabi mengingatkan betapa pentingnya untuk berinfak di jalan Allah dan yang paling utama adalah di jalan Allah dalam Belajar al-qur'an menghafal al-qur'an mendakwahkan al-qur'an dan yang berhubungan dengan dengan al-qur'an kemudian kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah para pendengar

28:39 radio bas FM di mana pun berada selanjutnya as Syekh hafidahullahu taala beliau menyebutkan alhitul asyir hadis yang ke-10 hadis yang ke-10 hubbustima Quran Hadis yang ke-10 beliau menyebutkan tentang Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau sangat suka untuk mendengarkan ya bacaan al-qur'an dari para sahabat ini hubbutimail Quran kita suka dan cinta mendengarkan lantunan al-quran mendengar bacaan al-qur'an hendaknya kita ya menumbuhkan kecintaan tersebut untuk senang ketika mendengar

29:26 tilawah dan bacaan Alquran beliau membawakan hadis dari Abdillah bin mas'udin radhiallahu taala Anhu Q hadis dari Abdillah bin Mas'ud radhiallahu taala Anhu Beliau berkata Q Li Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam Beliau pernah mengatakan kepadaku Iqra alaial Quran wahai Abdullah bacakan ya untukku Alquran IQ Al Quran bacakan untukku Alquran nabi minta agar Abdullah Bin Masud membacakan Alquran kepada nabi nabi ingin mendengarkan bacaan

30:17 alqurannyaah ya rasulah kata Abdullah Masud Bagaimana mungkin aku membacakan kepadamuquran sedangkanquran diturunkan kepadamu ya kemudian nabi mengatakan wahai Abdullah Aku ingin sekali dan suka mendengarkan bacaan orang lain kata aku ingin sekali mendengarkan bacaan orang lain Aku suka mendengar bacaan dari orang lain maka Abdullah Bin Masud mengatakan aku pun bersegera membacakan surah Annisa ya kemudian ketika sampai pada

31:12 ayat maka aku bacakan Surah Anisa dan ketika sampai pada ayat 41imanka orang-orang kafir itu kami datangkan kepada mereka para saksi para rasul-rasul yang Allah telah utus kepada mereka pada saat itu kemudian mereka mengkufuri para rasul-rasul tersebut Allah datangkan sebagai saksi untuk umatnya yang kufur kepada Allah wikaahida dan kami datangkan engkau wahai Muhammad untuk menjadi saksi menjadi saksi umatmu para rasul didatangkan oleh Allah menjadi saksi bagi UM umatnya kemudian kata Allah kami

31:59 datangkan engkau wahai Muhammad untuk menjadi saksi bagi umatmu ini kondisi dan keadaan pada hari kiamat nanti qala farofau ri a gomazani rojulun Ila Jambi ketika aku sampai pada ayat itu aku mengangkat kepala melihat kepada nabi karena ada yang menyentuh ada yang menarik menarik baju menarik pakaiannya menyentuh badannya Abdullah Bin Masud sehingga dia bangkit mengangkat kepala kepada Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam aku pun mengangkat kepala aku mengangkat kepala dan aku melihat ternyata air mata nabi menetes

32:45 nabi meneteskan air mata ketika mendengar bacaan Abdullah bin Mas'ud dan sampai pada ayat nabi meneteskan air mata rawahu muslim warwahul bukhi Wu muslimin hadis ini diriwayatkan oleh Al imam albukhari dan ini adalah lafaz yang disebutkan oleh Al imam muslim di dalam sahihnya para pendengar radio bas FM kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah hadis yang mulia ini yang disebutkan oleh Abdullah Bin Masud Bagaimana beliau menceritakan bahwa nabi S alaii wasam ingin mendengarkan bacaan dari sahabatnya

33:32 bahkan nabi sampai meneteskan air mata kata Syekh di sini ini adalah anjuran istihbabultimai Tilawatil Quran biayi wasilatinat Isur anjuran untuk mendengarkan bacaan-bacaan Alquran dengan perantara apa saja baik itu ketika kita mengajarkan Alquran kita mendengar dari murid-murid kita kita mendengarkan bacaan al-qur'an dari guru kita kita mendengarkan bacaan al-qur'an baik itu melalui ya rekaman-rekaman yang ada ya kalau sekarang sudah ada di HP sekarang sudah ada di internet ya Kita mendengarkan lantunan bacaan Alquran dari para qura dan para aimah ini sangat dianjurkan

34:19 ya Kemudian yang kedua faedah dari hadis yang mulia ini bahwa orang yang mendengarkan lantunan Alquran mendengar menyimak dengan baik lantunan Alquran maka dia seperti Q seperti orang yang membaca dalam mendapatkan pahala orang yang membaca dia mendapatkan pahalauru diaanend sat kebaikan dan akan dilipat gandakan menjadi 10 kebaikan Kalau tig huruf dia

35:04 mendapatkan 30 kebaikan sama orang yang mendengarkan bacaan tersebut dia menyimak dengan baik bacaan tersebut maka dia juga akan mendapatkan pahala sebagaimana pahala alqar pahala orang yang membaca Kemudian syekah beliau juga menyebutkan tentang hadis ini ketika Abdullah bin Mas'ud Beliau mengatakan faqunisa maka aku pun segera membacakan Annisa di sini dibolehkan ya seorang mengatakan Annisa Albaqarah Ali Imran tanpa mendahului dengan kata-kata Surah Albaqarah surah Ali Imran surah Annisa

35:49 ya ini dibolehkan sebagaimana Abdullah IBN Masud radhiallahu taala Anhu beliau mengatakanq Nisa maka aku pun bacakan kepada nabi an-nisa yaitu surah an-nisa ini dibolehkan sebagaimana dalam hadis-hadis tentang Ramadan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam beliau menyebutkan dalam hadis yang lain syahr Ramadan di dalam hadis yang lain nabi mencukupkan dengan menyebut Ramadan maka boleh ya tanpa harus diawali dengan bulan Ramadan tanpa diawali dengan surat ya maka dibolehkan sebagaimana yang disebutkan oleh Abdullah IBN Mas'ud radhiallahu taala Anhu kemudian selanjutnya ketika Abdullah bin Mas'ud mengatakan aku pun mengangkat kepala

36:36 karena ada yang menyentuh ya dan ada yang menarik ya Sehingga yang tadinya Abdullah bin Mas'ud begitu khusyuk membaca al-qur'an di hadapan nabi dan beliau tidak melihat kepada Nabi kemudian ada yang menyentuh dan ada yang menarik maka beliau pun mengangkat kepala beliau mengangkat mengangkat kepala ini menunjukkan kekhusyukan Bagaimana Abdullah bin Mas'ud begitu khusyuk dalam membaca al-qur'an sampai-sampai tidak terasa dan sampai-sampai tidak merasa ya tidak merasa kalau terjadi sesuatu di hadapannya apa yang terjadi nabi meneteskan air mata Ya nabi meneteskan air mata ini juga Syekh menyebutkan bahwa

37:23 hendaknya orang yang membaca al-qur'an dia tidak toleh ke sana keemi ya tapi dia fokus dengan bacaannya dan dia khusyuk ya kemudian selanjutnya Ketika Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam meneteskan air mata maka di sini kata syekhah hadis ini sebagai bantahan kepada orang-orang yang ketika membaca Alquran dia menangis tapi menangis dengan suara yang keras suaranya ditinggikan ketika menangis ya bahkan ada yang teriak-teriak ketika membaca al-qur'an yang menangis ya dengan mengeraskan suara hilil Hadin Nabawi ini menyimpang dari

38:10 petunjuk nabi dianjurkan untuk menangis ketika melewati ayat-ayat azab ketika melewati ayat-ayat yang berkenaan dengan hari kiamat ya ketika melewati ayat-ayat Bagaimana orang-orang terdahulu mereka dihancurkan dibinasakan oleh Allah karena dosa dan karena maksiat dan karena kesyirikan kekufuran mereka ketika ayat-ayat neraka dianjurkan untuk menangis ya Akan tetapi tidak dibenarkan Kalau dia sampai mengeraskan tangisan-tangisan karena ini akan bisa merusak merusak apa keikhlasan dia merusak keikhlasan keikhlasan dia Oleh karena itu Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam menangis tapi suaranya tidak terdengar suaranya tidak dengar kepada

38:58 Abdullah bin Mas'ud yang ada di hadapannya bahkan Abdullah bin Mas'ud tidak merasa kalau nabi menangis kecuali setelah ada yang menyentuhnya Oleh karena itu Ya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam suatu hari beliau menangis ketika membaca al-qur'an dalam Salatnya ya tetapi disebutkan bahwa Hua yusoliil mirjal nabi ketika salat Beliau pernah menangis tapi tangisan nabi itu ya tangisan nabi itu hanya sesenggukan tangisan nabi itu bukan dikeraskan tangisan tidak sesengguhkan seperti suara suara air yang mendidih Ya seperti

39:44 suara air yang mendidih tidak begitu keras suaranya ya Dan ini disebutkan oleh Al Imam Ibnu qayyim rahimahullah Begitu juga dengan ya tertawa nabi tertawa nabi tidak terbabat ya begitu keras begitu juga tangisan nabi sallallahu alaihi wasallam kata Al Imam Ibnu qayyim rahimahullah akan tetapi itu adalah seperti ya air yang mendidih air yang mendidih suaranya tidak tidak begitu keras akanapi air mata nabi ya menetes dari dari mata beliau ee Sallallahu Alaihi Wasallam kaum muslimin yang dirahmati oleh Allah para pendengar radio bas FM yang

40:29 dimuliakan Allah subhanahu wa taala selanjutnya alhadis Al hadis alhiasar hadis yang ke-11 hadis yang ke-11 disebutkan oleh Syekh hafidahullahahibil Quran yaitu kita hasad hasad yang baik karena hasad ada yang buruk um tercela dan ada yang ya Ee Mahmud yang terpuji ada hasad tapi hasad yang tercela haram hasad yang terpuji dianjurkan ya makanya di antara hasad yang dianjurkan hasad yang dibenarkan adalah kita hasad kepada orang yang

41:15 memiliki al-qur'an orang yang memiliki hafalan Quran orang yang mahir dengan al-qur'an kita boleh hasad tapi hasad yang baik nah ini disebut giibtah ya asyekh membawakan hadis dari Abi Hurairah an Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bahwa Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabdaitah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam tidak ada hasad yang dibenarkan

42:02 tidak ada hasad yang dibolehkan kecuali hasad pada dua hal yang pertama ada orang yang diajarkan oleh Allah ada orang yang diberi ya kemahiran oleh Allah tentang al-qur'an fahua yatluhu an alili WA anahar orang yang mahir dengan al-qur'an ini dia baca al-qur'an di malam hari di siang hari dia baca al-qur'an kemudian orang yang di sebelahnya atau di tetangganya dia mendengar bacaannya yang indah dia mendengar bacaannya yang begitu menyentuh dia mengatakan kalau seandainya aku diberi ilmu kemahiran

42:47 Alquran sebagaimana yang Allah berikan kepada si fulaniscaya aku juga akan mengamalkan sebag Si Fulan itu mengamalkan dia Mahir bacaan Alqurannya dia pintar tentang Alquran Dia ahli dalam Alqurannya dia banyak hafalan Alqurannya dia berharap kalau seandainya aku memiliki ilmu yang sama dengan Fulan Mahir dengan Alquran sebagaimana Fulan niscaya aku juga akan berbuat yang sama dengan Fulan maka Ini namanya giib ada hasad yang terpuji yang dibolehkan berharap dia bisa seperti siulan tetapi harapan dia ini bukan ingin keburukan pada Si Fulan bukan ingin agar Allah mencabut nikmat

43:35 kemahiran dia dalam al-qur'an Bukan tapi dia ingin mendapatkan ilmu kemahiran sebagaimana dimiliki Fulan Dan Si Fulan ini ya dia tidak ingin ya sesuatu yang buruk terjadi kepada orang tersebut tapi dia ingin memiliki seperti yang dimiliki oleh orang tersebut yang kedua ada orang yang Allah berikan kelebihan harta kemudian dia membelanjakan hartanya tersebut di jalan Allah Allah kasih kelebihan harta menjadi orang yang kaya kemudian dia infakkan di jalan Allah kemudian orang lain

44:21 mengatakan ya allahya aku yang DII aku di sebagaimana sih Fulan diberi harta sebagaimana Fulan ya engkau beri rezeki yang begitu banyak ya Allah faamiltu Mla Ma yamal niscaya aku juga akan belanjakan di jalan Allah sebagaimana Si Fulan juga membelanjakan di jalan Allah menginfakkan di jalan Allah dia berharap bisa mendapatkan kelebihan sebagaimana orang tersebut mendapatkan kebelihan tapi dia tidak berharap agar nikmat tersebut hilang daripada dia dan ini yang disebut hasad yang Mahmud hasad yang dianjurkan hasad yang baik hasad yang terpuji atau dalam bahasa yang lain adalah giibtah hasad yang dibenarkan nah

45:06 ini berbeda dengan hasad kalau hasad ya yang sebenarnya yang terlarang adalah tamanwmahil munam alai seorang ingin nikmat yang dimiliki saudaranya nikmat yang dimiliki temannya itu agar hilang lenyap dari dari temannya ini hasad yang tercela hasad yang diharamkan ya tidak dibenarkan ya apalagi sampai dia berharap ya nikmat tersebut bukan hanya hilang dari saudaranya dari temannya tapi nikmat tersebut pindah kepada dirinya kata Syekh wbul anwa ya yang kedua ini dia ingin

45:52 dan berhasat nikmat itu hilang dari saudaranya dari temannya kemudian berpindah kepada dirinya maka ini hasad yang sangat buruk hasad yang paling tercela ya berbeda dengan tadi dia berharap ya untuk mendapatkan dan memiliki sebagaimana saudaranya memilikinya saudaranya menjadi Mahir tapi dia tidak menginginkan hal itu hilang dari dari saudaranya nah ini yang disebut hasad yang yang dibenarkan atau hasad yang ya dianjurkan kata Syekh di antara ya faedah yang bisa kita ambil dari hadis ini bahwa Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam ketika menyebutkan La hasada illa fitnatain tidak ada hasad yang

46:37 dibenarkan kecuali pada dua hal tadiah ini ya hasad dalam masalah ilmu termasuk mencakup al-qur'an dan yang kedua adalah hasad masalah nafkah di jalan Allah subhanahu wa taala Al Imam albukhari rahimahullah beliau membuat satu bab di dalam sahihnya bab bolehnya kita berhasat ya dalam masalah ilmu dan hikmah ini Kemudian beliau membawakan hadis-hadis tadi ini disebutkan juga ya di antara faedah dari hadis yang mulia ini tidak pantas seorang memiliki hasad

47:23 ya dalam perkara-perkara yang rendah perkara-perkara yang haram Ada saudaranya ada teman yang bisa bernyanyi kemudian dia berharap ya Seandainya dia juga bisa bernyanyi seperti itu ini Gak boleh ya haram dia berharap dan dia berhasad ya ketika ada temannya atau ada orang lain ya yang memiliki harta tapi digunakan untuk kemaksiatan kemudian dia berharap dia ingin mendapatkan demikian dan digunakan untuk kemaksiatan ini semua diharamkan ya ini berbeda dengan dengan hasad yang tadi dibenarkan dan hasad yang dibolehkan pada dua hal tadi pada ilmu dan pada nafkah di jalan Allah ilmu mencakup al-qur'an atau ilmu-ilmu Syari

48:09 yang lainnya dan yang kedua adalah hasad pada seorang kaya yang menginfakkan membelanjakan jalannya di jalan di jalan Allah subhanahu wa taala maka jemaah yang dimuliakan Allah kaum muslimin para pendengar radio bas FM di mana pun berada inilah hadis-hadis yang bisa kita baca pada kesempatan sore yang berbahagia ini mudah-mudahan ini semuanya bermanfaat dan menjadi Sebab bagi kita ya untuk lebih cinta kepada al-qur'an untuk senantiasa mendekatkan diri dengan lantunan-lantunan bacaan al-qur'an karena ini semuanya akan mendatang mendatangkan keberkahan bagi kita semuanya wallahu alam shallallallahu ala Nabina Muhammad wa ala alihi wasahbihi wasallam na ini ada

48:56 per pertanyaan yang masuk dari pendengar Pak Arifin yang ada di Kudus Waalaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh kalau di rumah itu Dis setel muratal surat Albaqarah Apakah sama fungsinya dengan membaca sendiri jazakumullah Khairan Para pendengar yang

Share

Ringkasan Video YouTube