KOLONEL (PURN) SRI RADJASA: JIKA PRABOWO TAK JUGA PEKA PEOPLE POWER TERJADI...!!!

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang status siaga 1 yang dikeluarkan oleh Panglima TNI terkait konflik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap Indonesia. Beberapa poin penting yang dibahas:

  • Kebocoran informasi siaga 1 dan potensi sanksi bagi pelaku.
  • Dampak siaga 1 terhadap legitimasi TNI di mata publik.
  • Potensi gejolak di dalam negeri akibat sentimen agama dan masalah ekonomi.
  • Kebijakan luar negeri Prabowo dan dampaknya terhadap stabilitas nasional.

Pembukaan

Marikis Sarif berbincang dengan pakar intelijen, Sri Raja Sacandra, mengenai status siaga 1 yang dikeluarkan oleh Panglima TNI terkait konflik di Timur Tengah dan potensi dampaknya terhadap Indonesia.

Kebocoran Informasi Siaga 1

Sri Raja Sacandra menjelaskan bahwa masalah utama bukanlah siaga 1 itu sendiri, melainkan kebocoran TR (Telegram Rahasia) ke publik. Dokumen militer yang bersifat rahasia seharusnya tidak bocor karena dapat dimanfaatkan oleh pihak musuh. Kebocoran ini menunjukkan kerapuhan intelijen TNI dan perlu diinvestigasi serta diberikan sanksi kepada pelaku. Ada kekhawatiran bahwa kebocoran ini dianggap sebagai rutinitas biasa, padahal sangat berbahaya.

Miskomunikasi dan Disharmoni di Internal TNI

Sempat terjadi miskomunikasi antara Kasad dan Mabes TNI terkait siaga 1. Sri Raja Sacandra menekankan bahwa kebijakan Panglima TNI seharusnya tidak disikapi berbeda oleh Kasad karena dapat dianggap sebagai insubordinasi. Disharmoni di internal TNI dapat menurunkan legitimasi publik terhadap TNI, padahal sistem pertahanan Indonesia sangat mengandalkan dukungan rakyat.

Siaga 1 dan Situasi Geopolitik Global

Siaga 1 kali ini dipicu oleh kerawanan geopolitik global, terutama konflik AS-Israel dengan Iran. TNI perlu menyiapkan pasukan dan menguji kemampuan untuk menghadapi potensi perang yang meluas. Sri Raja Sacandra menyoroti keberadaan pangkalan militer AS yang dekat dengan Indonesia dan berpotensi menjadi sasaran Iran jika perang meluas. Siaga 1 berbeda dengan darurat militer karena merupakan hak Panglima TNI untuk menyiapkan pasukan, bukan keputusan politik.

Kesiapan TNI dan Dampak Siaga 1

Siaga 1 mengharuskan 100% personel TNI siap dengan peralatan dan logistik. Saat ini, TNI fokus pada pengamanan objek vital nasional dan antisipasi dampak global seperti kelangkaan bahan bakar dan kenaikan harga bahan pokok. Bais bertanggung jawab membuat rencana kontingensi evakuasi WNI di luar negeri. Siaga 1 tidak boleh mengganggu aktivitas publik sehari-hari dan merupakan kepentingan internal TNI. Penerangan Mabes TNI perlu proaktif memberikan penjelasan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kekhawatiran.

Kekuatan Militer Indonesia dan Potensi Ancaman

Indonesia memiliki kekuatan militer terbesar di ASEAN dari segi jumlah personel. Fokus utama adalah menjaga kedaulatan dan mengantisipasi gangguan di wilayah perbatasan. Dukungan rakyat sangat penting dalam sistem pertahanan semesta. Soliditas internal TNI juga krusial agar perintah dapat dilaksanakan dengan baik. Situasi regional, khususnya di Asia Tenggara, perlu diantisipasi karena adanya potensi sasaran pangkalan militer Amerika.

Potensi Gejolak Dalam Negeri dan Peran Prabowo

Prabowo perlu peka terhadap potensi gejolak di dalam negeri akibat sentimen agama terkait isu Israel-Palestina. Sikap politik luar negeri Prabowo dapat memicu sentimen keagamaan dan masalah ekonomi seperti kelangkaan BBM dan kenaikan harga bahan pokok. Jika akumulasi masalah ini dibiarkan, dapat memicu people power. Prabowo perlu mengambil sikap yang berpihak pada kepentingan republik dan mengedepankan politik bebas aktif.

Siaga 1 dan Aktivitas Masyarakat Sipil

Siaga 1 adalah prosedur komando internal TNI dan tidak membatasi aktivitas masyarakat sipil. TNI menyiapkan personel untuk menghadapi ancaman dari luar, bukan untuk membatasi masyarakat. Pergerakan pasukan dan kendaraan militer adalah bagian dari pengerahan pasukan ke titik-titik vital dan perbatasan. Pelanggaran hukum tetap menjadi tugas Polri. Siaga 1 tidak terkait dengan pergerakan oposisi, melainkan untuk menjaga kedaulatan negara.

Kebijakan Luar Negeri Prabowo dan Stabilitas Nasional

Kebijakan luar negeri Prabowo perlu mempertimbangkan soliditas dan dukungan publik di dalam negeri. Stabilitas internal adalah bargaining power seorang pemimpin. Pemerintah dinilai salah membaca pergeseran paradigma geopolitik global, terutama terkait keikutsertaan Indonesia dalam BRICS. Kepentingan vital Amerika perlu diperhatikan dalam mengambil keputusan politik luar negeri.

Kesalahan Pembacaan Geopolitik dan Dampaknya

Kesalahan dalam membaca geopolitik dapat mengakibatkan Indonesia berada dalam posisi yang sulit (killing ground). Kebijakan luar negeri yang bersinggungan dengan isu Israel-Palestina dapat memicu sentimen agama di dalam negeri. Keputusan politik luar negeri Prabowo dinilai didasari oleh ambisi pribadi dan kurangnya masukan dari pihak lain. Culture komunikasi di lingkungan Prabowo cenderung one-way, sehingga keputusan didasari oleh cara berpikirnya sendiri.

Solusi dan Antisipasi

Prabowo perlu menerima masukan dari berbagai pihak dan melibatkan DPR dalam pengambilan keputusan terkait isu-isu strategis seperti keikutsertaan dalam BRICS. DPR dapat menganulir keputusan tersebut agar Prabowo tidak kehilangan muka. Intelijen perlu proaktif memberikan masukan kepada pemangku kebijakan secara komprehensif. Dari aspek ekonomi, perlu diantisipasi kelangkaan bahan bakar dan kenaikan harga bahan pokok. Pemerintah dapat menerapkan strategi work from home untuk ASN guna menciptakan efisiensi penggunaan bahan bakar.

Potensi Radikalisme dan Langkah Cepat Prabowo

Situasi di Timur Tengah dapat memicu tumbuhnya kelompok radikal dan menghidupkan kembali sel-sel radikal yang sudah mati. Tindakan terhadap eksistensi negara Islam di Timur Tengah dapat memicu sentimen keagamaan dan aksi teror. Prabowo perlu mengambil langkah cepat dan tepat untuk mengatasi persoalan ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 siaga 1 itu adalah satu kegiatan bagaimana menyiapkan personil TNI 100% ya 100% dengan alur sistemnya siap untuk digerakkan dalam dalam menghadapi kemungkinan-kemungkinan ancaman dari luar dengan posisi siap tempur senjata perut tajam segala macam dan kendaraan harus full termasuk pesawat tempur juga iya pemanasan pesawat tempur ya kan semuanya semuanya ini ini fatal ini fatal Baru kali ini terjadi kebijakan luar negeri Indonesia yang mengakibatkan Indonesia berada di Kiling Grun. H tinggal dijorokin aja nih. Dan itu mempengaruhi situasi domestik. Ya sudah jelas ya kan. Maka itu Indonesia berada di killing ground di luar negeri

0:46 begitu di dalam negeri kan jadi olok-olok kan akhirnya. Oke. Itu memang murni gerakan dari Pak Prabowo atau ada yang menjerumuskan? Inilah egonya para Prabowo. Ada culture komunikasi yang terbentuk di lung Prabowoon yaitu apa? Oneway. Oneway traffic. Enggak ada two way gitu. Sehingga apa? Semua keputusan Prabowo ya kan hanya didasari oleh cara berpikir dia. Jangan sampai sikap politik luar negeri Prabowo memicu ya kan sentimen keagamaan di sini. Wah, itu berab itu ketika Presiden Pabo tidak mengambil langkah cepatnya. Ketika sentimen persoalan agama ini dibiarkan. Siapa menabur angin

1:33 dia menuhi badai. Ketika stabilitas di dalam ekonomi politik ya artinya tidak guyub. Ini benar-benar people power akan terjadi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Sobat Milok. Alhamdulillah Marikis Sarif hadir kembali manemani Anda dan di episode kali ini saya akan berbincang dengan seorang pakar intelijen terkait dengan status siaga 1 yang dikeluarkan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus eh Subianto. Ada situasi apa di dalam negeri terkait dengan konflik yang terjadi di Timur Tengah? Saya akan langsung sapa Sri Raja

2:19 Sacandra. Pak Sri terima kasih sudah di sama ada info apa nih pas soal siaga 1 ini? Apa perlu kita sampaikan juga nih kan rahasia ya memang kan ee kita lihat kemarin ramai ya persoalannya bukan karena siaga satunya karena bocornya TR itu ke publik ya sebetulnya kan enggak boleh pasti di atasnya ada RH pasti rahasia pasti kalau Telegram itu sifatnya rahasia tapi ketika itu muncul di publik ah ini jadi pertanyaan ya enggak bolehlah lain kali seperti itu gitu loh Karena kan ini kan bentuk pelanggaran loh berarti bahwa intelijen di TNI rapu ya kan pengamanan dokumen segala macam kok bisa bocor

3:06 sampai ke publik. Menurut PAS kenapa bisa bocor? Ya karena tadi saya khawatir gini loh ada semacam kebanggaan dari mereka ketika bocor gitu kan. Jadi dan gini loh karena ini keseringan jadi dianggap rutinitas biasa gitu. Padahal ini enggak boleh enggak boleh terjadi. Itu kan sangat rahasia apalagi itu kan dokumen militer kalau sampai jatuh ke tengah musuh bohong. Konsekuensinya apa kalau bocor itu pasti? Iya iya harus kena sanksilah ya kan membocorkan rahasia rahasia militer kan apalagi untuk kesiapan menghadapi e potensi ancaman enggak boleh terjadi itu harus ada sanksi itu benar. H harus harusnya mulai melakukan investigasi kenapa itu jangan terus dianggap biasa kemarin biasa-biasa lah nanti lama-lama kan antara yang bocor

3:53 sama enggak dia enggak bisa bedain gitu Pak. Oke. Kayak kayak gitu. Nah sebelum ke substansi ya. Iya. Ini kan kemarin sempat ada enggak tahu bahasanya miskomunikasi atau disinformasi ya antara Kasat dengan Mabes TNI ini. Saya pikir ee awalnya sih memang miskomunikasi gitu ya. Kemudian kemudian kemudian diperhalusi kan bahwa kaset bilang yang saya maksud adalah tidak ada penambahan satuan baru di dalam siaga satu gitu loh. Nah, tapi ya itulah ya kan ee apa namanya dinamika ya. Tapi yang jelas ya kan kalau saya lihat itu enggak boleh juga terjadi ya enggak bisa terjadi ketika ee kebijakan panglima TNI atau keputusan itu kemudian disikapi oleh Kasat. Enggak boleh.

4:39 Insubordinasi itu insubordinasi. Iya. Insubordinasi. itu juga sebenarnya ada sanksinya. Nah, nah hal seperti begini jangan terus dibiasakan gitu loh menjadi sebuah rutinitas yang kemudian tidak ada sanksi. Enggak boleh. Oke. Tentara itu kan benar-benar harus Artinya gini, kenapa makanya tentara harus mengambil apa ee ee tunduk kepada perintah. Karena tadi kan ketika perintah itu tidak dilaksanakan bagaimana di lapangan. Oke. Harus satu komando ya. Oke. Nah, Pak Sri apa dampak publik? Karena kita masih ingat juga ketika Andika Panglima, Pak Dudung kasat. Iya. Kan situasi yang hampir sama juga terjadi ya, tidak harmonis. Apakah sekarang terjadi juga antara Pak Agus Subianto dengan Maruli? Betul. Itulah akhirnya menyebabkan

5:26 berkembangnya rumor buat tentara ini enggak solid sekarang gitu loh ya. Ini kan bahaya. Kalau misalnya legitimasi publik terhadap tentara itu turun gimana gitu. Padahal kita sistem pertahanan kita itu sisa rata mengandalkan rakyat. Tapi ketika rakyat tidak percaya bagaimana? Senjata begitu-gitu aja ya kan. Terus kemudian dukungan yang paling penting dukungan rakyat sekarang ya kan dihadapkan oleh berbagai kelemahan TNI. dukuan rakyat paling penting. Oke. Nah, ini jangan sampai terjadi. Jadi, sekarang ini terjadi penurunan legitimasi akibat dari tadi itu adanya apa namanya ee ee kesimpang

6:12 siuran ya kan yang dianggap bahwa ini semacam ketidakpatuhan bawahan kepada atasan gitu loh, Pak. Disarmoni ya. Iya, disarmoni. Betul. Oke. Nah, sekarang kita masuk ke siaga satu. Apakah memang sekarang kita ee situasinya sudah pada titik itu, Pak Sri? Ya, kalau kita melihat bahwa inilah mungkin siaga satu yang pertama kali diterapkan yang disebabkan oleh ee kerawanan ee ee geopolitik global ya, terutama perang AS Israel dengan Iran. Nah, ini kemudian ee TNI melihat perlu adanya kesiapan pasukan agar tidak terdadak sekaligus juga uji coba dari kemampuan TNI. H. Nah, maka itu disiapkan siaga satu. Nah,

6:59 kenapa siaga satu? Karena kita lihat ya kalau kalau ee kita tidak bisa memprediksi perang ini, bahkan ada analisa bahwa perang ini akan semakin meluas. Contohnya misalnya gini eh kapal perigat Iran yang sedang berlayat di Samudai Hindia H itu di torpedo sama kapal selam Amerika hancur kan itu dekat tuh jarak kita terlangka nah kemudian orang lupa melihat bagaimana ee eh Amerika menggelar eh personilnya di Asia di Darwin ada pasukan marindir Australia I yang operasional ni kemudian di atas itu di atas Aceh ya itu entah pulau apa, pulau kecil Inggris punya itu juga menjadi pangkalan ee militer angkatan

7:44 udaranya Amerika kerja sama sama Inggris. Nah, di situlah ee apa namanya ee pesat-pesat pemomika ditaruh. Kemudian di Singapura ada ploting deponya untuk melayani armada ketujuhnya mereka perbaikan apa logistik segala macam di situ dan di Philipin. Nah, ini pangkalan ini sangat dekat sekali dengan Indonesia. Ketika terjadi perang yang luas, tidak menutup kemungkinan jadi sasaran Iran. Ini akan mengganggu perbatasan kita. Oleh karenanya sangat tepat sekali kalau disiapkan siaga satu hari ini. Dan perlu ketahui bahwa siaga satu berbeda dengan penerapan darurat militer. Darurat militer adalah keputusan politik. Kalau ini adalah hakatif ee Panglima TNI dalam rangka menyiapkan pasukan untuk siap

8:31 untuk menghadapi situasi apapun. He. Jadi seluruh pasukan dan alut sistanya nanti ada lagi ada siaga dua juga ada Pak. Kenapa ini kita ter memang karena menghadapi situasi global ini kan kekuatannya besar Pak jadi harus terpapai siaga satu jadi 100% personil TNI yang jumlahnya 690 apa kalau enggak salah rib kan itu harus siap dengan peralatan sampai truk-terk harusnya ada bensinnya penuh h truk-teruk pengangkut segala macam gitu. Oke. Kesiapan logistik segala macam. Nah, sekarang ini sedang berjalan. Sekarang mungkin kalau enggak salah sekarang sudah sudah masuk ke kedudukan pengamanan apa namanya ee vital objek vital nasional segala macam. Heeh. Nah, di samping itu juga sebagai

9:17 antisipasi terhadap perkembangan global yang berdampak kepada ee situasi nasional seperti misalnya kelangkaan bahan bakar, kenaikan ee bahan pokok nanti menyang lebaran kan tidak menukkan terjadinya ee situasi yang tidak menguntungkan. itu juga termasuk termasuk ee evakuasi WNI luar negeri di daerah konfrik. Jadi ee di dalam ee Telegram itu sudah disebutkan jadi Bais nanti bertanggung jawab karena apa? Bais membawaai atas pertahanan. Jadi sekarang ini sudah diperintahkan atas pertahanan di wilayah ee Timur Tengah membuat ee rencana koningjensi evakuasi itu ada tuh di dalam. Jadi rencana kontingjensi menghadapi situasi kontingensi untuk evakuasi sudah disiapkan. Jadi kalau misalnya Atan tidak punya dokumen itu kena dia.

10:03 Hm. Gitu loh. Oke. Ini jadi sebuah keputusan yang tepat ya. Tepat kepusan tepat. Tepatat. Iat. Oke. Satu lagi. Karena gini karena siaga satu itu tidak boleh mengganggu aktivitas publik sehari-hari. Enggak boleh. Oke. Enggak boleh. Oke. Jadi tetap biasa berjalan. ini ini adalah ee kepentingan internal TNI. H gitu loh. Oke. Iya. Oke. Bagaimana masyarakat harus memahami bahwa siaga saat itu jangan diasosiasikan sesuatu yang menyeramkan atau situasi yang menegangkan? Betul. Betul. Betul. Betul. Nah, inilah makanya perlunya ee ee sikap proaktif dari apa namanya penerangan ya Mabes TNI maupun ee Mabes angkatan ya kan untuk memberi kejelasan-kejelasan ketika misalnya ada ee pengerahan pasukan tapi

10:51 dalam rangka menduduki satu titik yang sudah ditentukan e ke sana. Nah, ini harus dijelaskan sama Pak jangan terus ke masyarakat melihat ada rombongan konvoi ee kendaraan militer apalagi kendaraan berat militer tanpa ada kejelasan. Dan hari ini juga sudah mulai ada pertanyaan pada apa tentara tuh ya. Jadi dia pikir siaga satu itu siap untuk perang gitu padahal enggak. Bukan itu. Nah ini perlu perlu ee peran aktif daripada penerangan sosialisasi. Iya sosialisasi. Jadi setiap gerakan pasukan itu harus ada harus diinfokan kepada masyarakat. H bahwa tanggal berapa, tanggal berapa itu enggak apa-apa. Itu enggak masalah. Oke. Dan ee siaga satu kali ini lebih karena faktor situasi global. Iya. global dan ee potensi kerawanannya

11:36 yang mendekat di perbatasan Indonesia gitu. Oke. Karena kita lihat kan bagaimana Iran begitu efektifnya menghantam semua pangkalan-pangkalan militer Amerika di luar di wilayah temama khususnya kan. Nah, kalau ini meluas tidak mungkin ini menjadi sasaran juga. Hmm. Potensinya itu besar enggak Pak Sri? Ya besar sekalilah pasti bagi Indonesia. Oh, pasti karena ini berada di perbatasan perbatasan kita apalagi Singapura ya itu basis Armada Ketu loh. Kalau itu dihantem lumpuh armada keetuju kemudian Marin Darwin di Darwin dan itu besar sekali kekuatan Marin dan siap operasional. Kemudian pangkalan pesat pembong di atas Aceh. Saya lupa namanya apa namanya gak nama

12:23 itu. He. Nah, itu dia. Oke. Secara kekuatan militer kita gimana, Pak Sri? Sebetulnya ee kekuatan militer kita kalau di wilayah di ASEAN kita terbesar dari jumlah personil 690 sekian kan hampir mendekati 700.000 personil kan terbesar. Artinya ee kita kan bukan bukan bukan ee mengedepankan misalnya kayak kayak kayak angkatan laut kita blue watery yang siap apa invasi ya kita enggak kita selalu apa namanya sebatas menjaga kedaulatan kan tapi kalau misalnya ee ada upaya-upaya yang mengganggu di di wilayah perbatan, rasanya kita mampu untuk mengantisipasi dan satu hal ya kan dukungan rakyat jangan lupa. Oke.

13:08 Karena kan di dalam sesampata itu rakyat sebagai kekuatan pendukung. He ini harus dipelihara kepercayaan terat kepada TND. He. Oke. Sehingga TND-nya harus solid dulu. Solid. Iya. Betul. Jangan jangan kayak kemarin gitu. Iya. Begitu aja sudah disarmoni bagaimana memberikan perintah perang gitu kan. Itu tadi kan itu kan hal simpel. Tapi kalau sudah mendelegasikan perintah perang kemudian terjadi di Sarmoni kacau. Iya. Oke. Ee ini situasi berarti situasi regional ya pasri ya? Tidak hanya Indonesia kan? Iya. I kawasan Asia Pasifik lebih khusus lagi Asia Tenggara ASEAN. Iya. Iya. Iya. Kita mengantisipasi ya ee ee konflik yang di Timur Tengah ini dengan berdampak kepada regional kita

13:54 gitu loh. Kasihan ni karena memang karena ada sasaran-sasaran ada titik-titik kerawan yaitu pangkalan militer Amerika. Oke gitu loh. Oke. Pastri. Bagaimana dengan potensi gejolak di dalam negeri? Artinya tadi ada objek-objek vital, kedudutan-tugan besar ee misalnya simbol-simbol Amerika Serikat atau negara-negara sekutunya. Nah, potensinya gimana? Nah, e di sinilah harusnya Prabowo lebih peka ya dalam melihat konteks ini gitu. Karena begini, ketika kita bicara masalah Israel Palestina itu sangat sangat sensitif karena kembali lagi pada sentimen agama nantinya kan gitu. Nah, ini sudah berkembang di dalam negeri gitu. Nah, harusnya Pak Prabowo peka dalam melihat ini. Bagaimana cara mengantisipasi ini gitu loh. Jangan

14:39 sampai ya kan ee apa namanya sikap politik luar negeri Prabowo memicu ya kan sentimen keagamaan di sini. Wah, itu berab itu belum lagi persoalan nanti kelangkaan BBM ya kan ee tingginya angka tingginya apa namanya ee bahan pokok. Nah, kalau ini terjadi akumulasi saya enggak enggak bisa enggak bisa bayangin ini benar-benar people power akan terjadi. Benar enggak main-main akumulasi. Iya ya. Kalau ini dibiarkan gitu loh ya. Makanya ee sed mungkinlah, sesegera mungkinlah Prabowo mengambil sikap yang berpihak kepada kepentingan republik ini ya kan terus tetap mengedepakkan politik bebas aktif gitu aja. He. Beberapa upaya kan sudah dilakukan misalnya kemarin ya

15:25 ee bertemu dan bubber dengan para ulama dan sebagainya itu belum cukup juga pasti. belumlah ya kan sekarang ini yang jelas ee kalau istilah anak bet bilang jelambar kamu Gusti ada gambar ada bukti ya kan buktikan gitu loh ya kan ya jelambar kampung Gusti iya ada gambar ada bukti gitu loh jadi oke konkret harus konkret ya kan karena gini ee ee publik sekarang nih udah cukuplah kan dinabobohokan dengan dengan dengan kebohongan-kebohongan dengan janji-janji dengan sabar Sekarang ini sudah bukan saatnya lagi nih, Pak. Betul. Karena apa? Secara ekonomi terhimpit ya kan. Apalagi secara politik ya kan secara hukum juga. Nah, ini akumulasi bubar ya. Benar. Engak

16:13 main-main. Makanya ee ee persoalan ee ee apa persoalan Prabowo mengambil keputusan politik luar seperti ini, ini dampaknya luar biasa. H dampaknya. Oke, Pak Sri. Siaga satu ada yang mengaitkan ini akan membatasi aktivitas masyarakat sipil. E tolong dijelaskan Pak begini ya. Siaga 1 itu adalah prosedur komando internal gitu loh. Internal tidak ada kepentingan dengan masyarakat sipil. Karena apa? siaga 1 itu adalah satu kegiatan bagaimana menyiapkan personil TNI 100% ya 100% dengan alur sistemanya siap untuk digerakkan dalam dalam menghadapi

16:58 kemungkinan-kemungkinan ancaman dari luar ini internal enggak ada lag tapi ee enggak ada USnya TNI akan membatasi enggak ada enggak ada jadi inilah yang berbeda dengan darurat militer gitu loh. ketika militer itu keputusan politik. Kalau ini hakikatif panglima TNI dalam rangka menyiapkan personal TNI untuk menjaga kedaulatan negara ini tanpa ada kepentingan apa namanya ee aktivitas sipil. Enggak ada enggak adaak enggak akan bersentuhan. Bagaimana kita hanya sek misalnya penebalan di ee objek nasional kirim pasukan itu kemudian apa perbatasan kita kirim kemudian seluruh pasukan

17:46 di markas enggak boleh dikeluarin enggak boleh ada cuti enggak boleh enggak boleh ada izin enggak boleh yang ada dinas luar ditarik yang tidak mendapat ee perintah pendedahuluan menjaga objekal harus ada di markas, enggak boleh pulang. Hm. Dengan posisi siap tempur, senjata perut tajam segala macam dan kendaraan harus full. Termasuk pesawat tempur juga. Iya. Pemanasan pesawat tempur ya kan semuanya. Semuanya semua. Makanya di sini kan bilang kan ee kita lihat ya ada beberapa poin kan ee dalam Telegramnya ada pengeraangan panglima komando utama operasi pang pan pangkotama op. Hm. itu terdiri dari ya kan ah ini koghan 1 sampai 3 terus kostrat

18:35 ko armada ribs anut nas push hidrosal kodam kopasus kolin lamil dan marinir gitu loh itu semuanya itu kan terus komando pertahanan udara nasional itu terdiri dari komando pertahanan sektor udara nasional kemudian satuan radar TNI, satuan rudal, arahanut, kemudian unsur pesawat tempur. H. Nah, ini semua beserta peralatannya harus siap. Artinya apa? Siap digerakkan out call. Iya. Maka dari itu tidak ada personil TNI yang kelayapan. Enggak boleh. Kalau sudah siaga satu ya kan mereka yang belum dapat perintah, mereka harus di markas. Oke.

19:20 Atau mereka harus di kantor dan mereka tidak akan bersentuhan dengan aktivitas masyarakat sipil. Enggak akan terakin maling aja kalau ada. Iya benar ya kan. Itu enggak benar sudah karena siaga satu itu 100% personil. Nah, kemudian ada lagi siaga dua 50% gitu loh. Kalau nanti situasi sudah mulai landai diturunkanlah siaga dua. Oke. Nah, jadi personil dikurangi sekarang 100% ya. 100% ya. Full enggak bisa. Oke. Dan artinya masyarakat ee hari-hari ini harus memahami kalau ada pergerakan pasukan atau kendaraan militer masyar masyarakat tidak perlu khawatir bawa bahwa bahwa itu ee dikhawatirkan ada sesuatu ya gitu ada ada satu gejol enggak bukan itulah hanya dalam rangka apa ee pengerangan pasukan ke

20:07 titik-titik yang tentu misalnya ke objek vital gitu loh ya kan ke perbatasan atau ke daerah-daerah yang dianggap rawan sudah dan mereka standby di situ. Oke. Dan yang berkaitan dengan adanya pelanggaran hukum dan sebagainya tetap menjadi ee tugas dari Polri ya. Oh iya, jelas jelas enggak ada cerita entara. Oh, betul. Tapi ini enggak ada kaitannya dengan pergerakan oposisi kan Pak Sri ya? Enggak ada enggak ada ini. Enggak ada enggak ada. Benar kalau kita lihat memang enggak ada karena siaga siaga satu itu ee domainnya adalah kedaulatan. Ketika kedaulatan terusik baru saya dilakukan itu aja untuk menjaga kedaulatan aja. Jadi enggak ada oposisi atau bukan. Oke. Betul. Baik. Berarti persatuan menjadi kunci dong pasri ya situasi kita hari ini. Oh jelas. Makanya makanya kita bilang

20:54 kan ketika Prabowo berani mengambil kebijakan luar negeri seperti itu, dia enggak lihat ya kan soliditas di dalam negeri seperti apa. Dukungan publik. Iya. ketika ini ter apa ter jadi ketika kekuasaan Prabowo kemudian atau kepercayaan publik tereliminasi ini enggak akan ada apa-apanya Pak H dan dunia juga pasti lihat gitu loh artinya apa ya akhirnya bahwa ee ee Prabowo sosok pemimpin yang enggak punya yang tidak punya bargaining power gitu loh. H kan stabilitas di dalam negeri itu salah satu baring powernya seorang pemimpin tidak mengakar.

21:40 Iya artinya gini loh stabilitas di dalam negeri ya seperti B Prabon ketika stabilitas di dalam negeri ma ekonomi politik ya artinya tidak guyub. Hm. Enggak ada bargaining power buat Prabowo dalam mengambil langkah kebijakan luar negeri gitu loh. Oke. Jadi ya sekarang yang terjadi seperti ini kan di luar negeri di diobok-oboh dalam negeri di dalam negeri apalagi diujar habis. Nah sekarang kalau kita lihat kan kenapa ini bisa terjadi? Kalau saya melihat itu gini, ini pemerintah salah baca nih, salah membaca pergeseran paradigma geopolitik global berawal dari keikutertaan Indonesia dalam bridge

22:26 kemarin. Karena apa ini? Kalau kita bicara apa namanya ee ee ee ee memahami geopolitik dengan pendekatan harus dengan pendekatan ontologi, bukan dengan pendekatan ee seperti intelijen sekarang. siapa, ketemu siapa, di mana, kapan enggak begitu gitu. Jadi kalau pendekatan apa yang menjadi apa yang ada sekarang ini terus kemudian apa yang menjadi ancaman, apa yang menjadi peluang gitu loh. Nah, ini enggak dilihat. Hanya sebatas seperti intelijen dalam mengambil keterangan siapa ketemu siapa, terus di mana, kapan gitu. Apa kalau dalam di dalam ee wartawan ada kan Hen apa segala kan?

23:11 Iya. itu enggak bisa seperti itu. Sehingga begitu Indonesia mengambil keputusan masuk dalam BRI itu kan analisnya begini. Pada saat Amerika itu kan ekonominya drop ya kan, maka muncullah blok ekonomi baru yang dipandang ini sebagai satu peluang buat padahal salah. Begitu ekonomi Amerika turun kemudian termasuk berubahlah nasionalisme Amerika yang agresif. yang ekspansionis kan enggak ada cerita loh Amerika. Iya namanya Amerika first 2.0 ya kan artinya begitu red of wrong is my country enggak ada cerita enggak ada lagi namanya aliansi internasional sudah enggak dipandang dia. Yang penting

23:57 kepentingan nasional Amerika. Nah ketika itu muncul Indonesia wah main-main apalagi kemudian Brit itu mengedepankan program dolarisasi Heeh. Untuk melawan Petr Dool. Heeh. Tahu enggak? harus kita harus baca gini, kepentingan vital Amerika ya kan artinya kepentingan nasional dan kepentingan luar negeri Amerika yang apa namanya vital interest ketika ekonomi Amerika diganggu. Artinya apa? Dia bisa sampai nurunin pasukan. Nah, kalau kita lihat program bisnis mengganggu kepentingan ekonomi Amerika banget banget kan. Nah, ini enggak dibaca gitu loh. Makanya Trump benar-benar marah terhadap Prabowo.

24:43 Akhirnya apa? Yahud tadi tarif. Perjanjian tarif gila banget. H lihat ya. 211 Indonesia sale Indonesia harus hanya sembilan Amerika harus artinya kepentingan jadi kewajiban Indonesia di perjanjian ada 21 Amerika menang banyaklah. He. Adik Amerika menang banyak gitu loh. Itu salah satu tekanan. Kedua, saya pikir ketika Indonesia juga harus masuk bob itu juga semacam buah. Artinya ada tekanan dari Amerika. Lu enggak masuk ke tekan ekonomi masuk walaupun risikonya masuk lain. Itulah semua diawali dengan salah baca.

25:29 Ngeri kan? Nah, salah baca. Salah langkah. Sudah pasti. Ketika disalah baca pasti salah langkah. Mak saya bilang tadi kan. Makanya kenapa Allah tuh menurunkan wahyu pertama kepada Muhammad ya kan. Iqra baca artinya baca itu kan telaah analisa ya kan teliti kan itu dia. Nah ini tidak terjadi. Dan sekarang di mana menteri luar negerinya enggak jelaslah. Iyalah ini fatal. Ini fatal. Baru kali ini terjadi kebijakan luar negeri Indonesia yang mengakibatkan Indonesia berada di Kiling Greron. H tinggal dijorokin aja nih. Dan itu mempengaruhi situasi domestik. Ya sudah jelas ya kan. Maka itu Indonesia berada di killing di luar negeri begitu di dalam negeri kan jadi ol-olok kan

26:16 akhirnya. Oke. Pengaruh juga ke teras publik kepada pemimpin ya. Jelas. Nah, ini tadi ketika kebij politik luar negeri Indonesia bersinggungan dengan persoalan Israel dan Palestina di dalam negeri isunya apa? Agama. Ini bahaya enggak bisa ditawar tuh. I bukan lagi isu sengketa wilayah isu agama yang sekarang muncul. Ini Prabu harus baca ini dong, Pak Sri. Apa yang terjadi tadi itu memang murni gerakan dari Pak Prabowo atau dikaitkan ada yang menjerumuskan dengan kebijakan-kebijakan tadi? Enggak. Inilah ambisi egonya para Prabowo dalam

27:02 menentukan polit negeri gitu. Artinya apa? yang mengakibatkan ee kurangnya masukan atau kurangnya ee sebagai apa namanya ee penyeimbang gitu ya. ee sehingga keputusan pun akhirnya belunder. Nah, ini ini enggak main-main. Nah, inilah ee ee psikologis Prabowo sikap ee perilakunya dia yang ego ketika bicara merangkap bahwa ee dia kecil di luar negeri kan, sekolah dari SD di luar negeri dan cara berpikirnya pun western gitu ya. Dan dianggap dia mudah membaca ee apa namanya ee bicara soal luar negeri padahal enggak. itu kalau baca geopolitik kan berbeda

27:47 orang-orang di sekitar Prabowo ya itu tadi gitu loh. Jadi gini loh, ada culture komunikasi yang terbentuk di Lung Prabowo yaitu apa? One way traffic enggak ada tu. Sehingga apa? semua keputusan Prabowo ya hanya didasari oleh cara berpikir dia. Enggak ada. Makanya ee ketika seseorang sekarang menjabat ini, menjabat yang dulunya adalah berada di lingkungan internal Prabowo ya begitu bentar ya. Artinya ee ya boleh dibilang yes menah. H ini bahaya ini terbukti dari masalah

28:33 keputusan luar negeri aja. Hm. Oke, kembali ke soal S1. Ee apa yang harus dilakukan e Pak Prabowo nih agar masyarakat bisa lebih paham terkait kebijakan yang diambilnya tentang apa? Iya, tentang situasi global yang dikaitkan dengan situasi dalam negeri. Ya, seharusnya begini ya. Ee PR kan sekarang mencoba untuk menerima masukan dari mana-mana. Sebetulnya ada hal solusi yang sangat ee ATU ini solusinya buat Prabu. Artinya kalaupun Prabowo mengambil keputusan ini tidak kehilangan muka ya. Satu aja masalah bop ya. H kita kedepankan DPR karena ya kan di

29:19 dalam pasal 11 Undang Dasal 45 semua keputusan presiden maupun di luar harus mendapat persetujuan DPR. Ini kan tidak dilakukan nih ya kan. Nah, sekarang dorong dong DPR ke depan untuk menganulir ini sehingga Prabowo tidak kekhilangan muka ya kan keputusan ini tidak disetujui oleh perwakilan rakyat ya maka saya mundur gitu loh keputusan parlemen iya iya karena kalaupun diteruskan ya kan juga ini konstitusional loh dalam konteks Undang-Undang Dasar 45 oke karena melanggar pasal 11 oke gitu h jadi inilah solusi paling baik dan Prabowo enggak akan menghilangkan muka justru di mata rakyat ya Prabowo benar-benar berjalan di atas konstitusi. H itu mudah sekaliak enggak terlalu sulit

30:06 asal turunnya egonya lah. Hm. Oke. Secara intelijen apa yang perlu diantisipasi Pak Sri ya? Secara intelijen apa yang perlu diantisipasi kondisi hari ini? Yang jelas ee siaga satu ini juga sudah bagian daripada early warning ya. Artinya ee harus intelijen hari ini harus lebih tajam lagi kan mengedepankan apa namanya ee aktivitas warning ya kan deteksi dini sega ini kemudian ya kan memberi kontribusi ya kan yang positif terhadap ee ee para pemangku kebijakan yang terlibat dalam putusan-pusan luar negeri gitu loh. Nah, ini harus intelijen strategis harus bermain gitu sehingga keputusan yang

30:52 diambil itu berdasarkan atas berbagai masukan secara komprehensif. Jadi pokoknya pada intinya begini, intelijen dalam situ seperti ini harus proaktif, harus jemput bola. Hm. Diminta atau tidak diminta memberi masukan terus-menerus pem pimpinan. Oke. Dari aspek ekonomi apa yang perlu diantisipasi pas? satu ya kan kelanggaan bahan bakar, kedua kenaikan yang signifikan bahan bakar maka saya menyarankan kalau perlu ya kan dibuatlah strategi work from home untuk ASN 4 hari kerja aja ya dan ini pasti akan menciptakan efisiensi penggunaan bahan bakar H kan

31:37 H saya pikir itu h yang paling penting jadi pemerintah harus berani ngambil langkah di luar kotak seperti kasus COVID ini kita bisa keluar kok. Oke. Dari dari situasi yang seperti itu. Oke, Pak Sri, situasi di Timur Tengah kali ini apakah bisa menimbulkan tumbuhnya kelompok-kelompok radikal atau menghidupkan kembali sel-sel radikal yang sudah mati? Yang jelas menurut saya ya. Kenapa? Karena ee ini kan suatu ee tindakan yang boleh dibilang sangat biadab ya terhadap eksistensi sebuah negara Islam. di Timur Tengah ya. Nah, inilah akan memicu ya kan apa sentimen ee keagamaan yang akan diimplementasikan dalam bentuk aksi-aksi

32:24 teror seperti itu. Ini pasti kita lihat aja ya kanan kemudian di hati ya kan ini kan semakin muncul. Nah, ini pasti akan diikuti oleh gerakan-gerakan Islam yang lain, Isislam radikal lain dan perlu pandai tidak kemungkinan di dalam negeri juga akan akan di ketika Presiden Perbowo tidak mengambil langkah cepat ketika sentimen persoalan agama ini dibiarkan. Hm. Kayak gitu. Oke. Berarti Pak Prabowo berkejaran dengan waktu ini. Oh, jelas jelas enggak main-main. Jadi seperti siapa menabur angin dia menuai badai gitu kan. Itu dia. Oke. Jadi harus cepat, taktis dan tepat ya. Iya. Iya. Jelas.

33:09 Oke, Pak Sri terima kasih. Sip, Sobat Madelok. Demikian perbincangan saya bersama Sri Raja Sacandra ee pakar intelijen ya terkait dengan situasi di dalam negeri setelah Tentara Nasional Indonesia mengeluarkan Telegram atau perintah siaga 1 untuk pasukan TNI guna mengantisipasi kondisi di kawasan Timur Tengah dikaitkan dengan situasi di dalam negeri. Semoga bermanfaat. Saya Margisari pamit. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam Pak Sri. Terima kasih. Matur suwun.

Share

Ringkasan Video YouTube