KOTBAH UNTUK PELAYAN TUHAN ( RUANGAN SUNYI YANG JARANG DI KUNJUNGI ) - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Khotbah ini menekankan pentingnya hubungan yang mendalam dan berkelanjutan dengan Tuhan, bukan hanya sekadar pelayanan atau ritual keagamaan. Beberapa poin utama yang ditekankan meliputi:

  • Memberikan hati sepenuhnya kepada Tuhan dan menghindari ruang kosong yang bisa diisi oleh hal-hal duniawi.
  • Menghadirkan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan, baik di dalam maupun di luar gereja.
  • Membangun keintiman dengan Tuhan melalui doa dan perenungan firman setiap hari.
  • Memiliki motivasi yang benar dalam melayani, yaitu menyenangkan hati Tuhan, bukan mencari pujian atau pengakuan dari manusia.
  • Menghidupi prinsip-prinsip kerajaan Allah dalam setiap tindakan dan keputusan.

Pembukaan

Pembukaan berisi doa dan ucapan syukur kepada Tuhan, serta permohonan agar Roh Kudus hadir dan berbicara di tengah-tengah jemaat. Peter Guntur juga menyambut jemaat dan menyampaikan bahwa ada orang-orang yang haus dan lapar akan Tuhan di tempat itu. Ia meminta jemaat yang duduk di belakang untuk maju ke depan, karena mereka adalah orang-orang spesial di mata Tuhan dan perlu belajar menjadi VIP (Very Important Person).

Memberi Hati Sepenuhnya

Tidak semua orang diberi kesempatan atau mau melayani Tuhan, tetapi mereka yang mau melayani menunjukkan bahwa hati mereka terpaut dengan Tuhan. Memberikan hati sepenuhnya kepada Tuhan berarti memberikan hidup sepenuhnya tanpa ada celah untuk dunia, dan bergantung sepenuhnya pada Tuhan. Ini akan membuat hidup memiliki dampak dan otoritas yang besar, serta menjadi berkat bagi banyak orang. Jangan biarkan ruang kosong dalam diri diisi dengan hal-hal duniawi, karena itu akan menjadi pintu masuk bagi setan. Mendedikasikan hidup sepenuhnya untuk Tuhan berarti mati terhadap diri sendiri, cita-cita, ego, dan hawa nafsu.

Pelayan Tuhan yang Sejati

Mimbar adalah tempat untuk menyenangkan hati Tuhan, bukan untuk mainan. Pelayan Tuhan harus berbeda dari jemaat biasa, karena mereka harus membawa hadirat Tuhan ke mana pun mereka pergi. Imam musik dan worship leader harus memberikan hidup sepenuhnya untuk Tuhan dan tidak berkompromi dengan dosa. Mereka harus terhubung dengan Tuhan agar bisa menghadirkan Tuhan dalam pujian dan penyembahan, serta membawa orang lain mengenal Tuhan secara pribadi.

Terhubung dengan Sumber

Analogi airplane mode digunakan untuk menggambarkan pentingnya terhubung dengan Tuhan. Seperti handphone yang tidak bisa berfungsi tanpa terhubung dengan jaringan internet, kita juga tidak bisa melakukan apa-apa tanpa terhubung dengan Tuhan. Pengalaman dan jam terbang tinggi tidak menjamin keberhasilan jika kita tidak terhubung dengan Tuhan. Kita harus bisa menghadirkan Tuhan di mana pun kita ditempatkan. Hanya orang yang terkoneksi dengan Tuhan yang bisa menghadirkan urapan dalam hidupnya.

Harga Sebuah Komitmen

Mengikut Tuhan membutuhkan komitmen dan harga yang mahal, yaitu mati terhadap diri sendiri, ego, dan hawa nafsu, serta menyerahkan sepenuhnya untuk Tuhan. Jika kita dipenuhi dengan diri sendiri dan kemauan sendiri, Tuhan tidak bisa bekerja melalui hidup kita. Kita harus melakukan apa yang Tuhan mau, karena Tuhan punya selera atas segala sesuatu yang kita kerjakan. Jangan mendukakan Roh Kudus dengan melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendak-Nya.

Berjalan Bersama Tuhan

Bayangkan berjalan setiap hari bersama Tuhan dalam sikap, tindakan, dan perbuatan yang seirama dengan Dia. Apa pun yang kita sentuh dan kerjakan, Tuhan akan hadir di sana. Kita adalah orang yang diurapi Tuhan, bangsawan kerajaan Allah, dan harus mencerminkan kelakuan para bangsawan. Di luar Tuhan, kita tidak bisa berbuat apa-apa. Tuhan mencari orang yang hatinya tersedia dan terbuka untuk dipenuhi dengan hadirat-Nya.

Membangun Hubungan dengan Tuhan

Tinggal di dalam hadirat Tuhan berarti 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan perlu dibangun setiap hari dengan komitmen dan memberi diri sepenuhnya kepada Tuhan. Daging kita tidak suka berdoa dan belajar firman, jadi kita perlu memaksa diri untuk tinggal di dalam hadirat-Nya. Banyak waktu terbuang sia-sia, jadi kita harus memakai setiap waktu dengan penuh makna dan nilai. Bangun keintiman dengan Tuhan dan jangan buat satu hari pun yang tidak bermakna dan bernilai.

Fokus pada Perkenanan Tuhan

Jika kita tidak nempel pada sumbernya, kita tidak bisa berbuah dan menghasilkan. Banyak orang Kristen menjadi trouble karena fokus pada diri sendiri, bukan pada Tuhan. Kita harus mengejar perkenanan Tuhan dan memastikan bahwa apa yang kita perbuat menyenangkan hati Tuhan dan mempermuliakan nama-Nya. Jangan mencari pengakuan dan pujian dari manusia, tetapi ketahui jati diri kita di hadapan Tuhan dan lakukan tepat seperti yang Tuhan mau.

Setia pada Perkara Kecil

Prinsip kerajaan Allah adalah setia pada perkara kecil, maka Tuhan akan mempercayakan pada perkara yang lebih besar. Lakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati, dan Tuhan akan melihat itu. Pelayan Tuhan harus merdeka dari masa lalu dan dipulihkan total agar tidak menjadi orang yang gampang tersinggung, cari muka, atau sakit hati. Tuhan melihat sampai kedalaman batin kita dan tertarik pada motivasi kita dalam melakukan sesuatu.

Berjalan Seirama dengan Tuhan

Orang yang berjalan bersama Tuhan mengerti persis apa yang harus dikerjakan dan dilakukan, serta tahu apa yang menyenangkan dan tidak menyenangkan hati Tuhan. Jika kita melakukan hal yang biasa-biasa saja, kita perlu bertobat dan berubah. Pelayan Tuhan harus memberi diri sepenuhnya dan terkoneksi dengan Tuhan agar apa yang dilakukan tidak menjenuhkan dan membosankan.

Buah Roh Kudus

Jika kita tinggal di dalam hadirat Tuhan, kita akan menghasilkan buah Roh Kudus, yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Buah Roh Kudus adalah manifestasi dari Roh Kudus yang tinggal di dalam kita. Kita harus taat, hidup takut akan Tuhan, hidup dalam kebenaran, hidup mengasihi, dan komitmen bergaul dengan Tuhan.

Berhasil dalam Segala Hal

Tuhan ingin kita berhasil dalam segala hal yang kita kerjakan. Jika Tuhan menyertai kita, memberikan hikmat dan pengertian, berjalan bersama kita, dan tinggal di dalam kita, hidup kita akan sangat powerful. Ke mana pun kita melangkah, akan ada manifestasi kehadiran Tuhan di sana. Jika kita dipenuhi dengan diri sendiri dan tidak terkoneksi dengan Tuhan, kita akan menjadi orang yang fokus pada diri sendiri, kedagingan, dan tidak berkenan di hadapan Tuhan.

Kepekaan dengan Tuhan

Kita perlu membangun hubungan dengan Tuhan setiap hari dan memiliki kepekaan yang tajam dengan Tuhan. Jangan cukup hanya berdoa 5 menit, tetapi butuh komunikasi yang mendalam seperti hubungan suami istri. Hukum yang pertama dan terutama adalah kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap kekuatanmu, dan segenap akal budimu. Dan hukum yang kedua adalah kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri.

Mazmur 91

Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi akan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa. Mereka akan berkata kepada Tuhan, "Tempat perlindungan dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai." Kita harus bernaung di dalam hadirat-Nya dan terhubung dengan Tuhan. Lebih baik satu hari di pelataran-Mu daripada 1000 hari di tempat lain. Kekristenan kita harus masuk ke ruang mahakudus dan berjumpa pribadi dengan Tuhan.

Doa yang Sejati

Doa bukan hanya sekadar permintaan dan permohonan, tetapi membangun hubungan layaknya hubungan suami istri. Hubungan Kristus dengan jemaat-Nya seperti hubungan suami dengan istri. Kita harus mengasihi Tuhan dan sesama kita. Tuhan lebih tertarik pada hati kita daripada sekadar pelayanan, khotbah, dan doa kita. Kita harus berjalan menuju kesempurnaan dan meresponi setiap kejadian dengan benar di hadapan Tuhan.

Hubungan Kedalaman dengan Tuhan

Kita harus memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan dan semakin memiliki kepekaan. Kita tidak mau dengan sengaja menyakiti hati-Nya, tetapi ingin setiap hari berjalan bersama Dia dan menyenangkan hati-Nya. Mulai masuk ke level yang berbeda, dari pelataran masuk ke ruang kudus, dan kemudian ke ruang mahakudus. Kita harus terbiasa menyembah di rumah dan di tempat kerja agar terbiasa menyembah di gereja.

Pelayanan yang Dilahirkan

Pelayanan dilahirkan, bukan diciptakan, dan muncul karena keintiman bersama Roh Kudus. Kita harus memiliki hubungan yang berbeda, keintiman, dan kedalaman dengan Tuhan. Ketika kita duduk diam di kaki Tuhan, kita harus menaklukkan pikiran, perasaan, dan kehendak kita. Kita diubah di dalam hadirat-Nya dan mati terhadap diri sendiri. Jika kita melakukan dosa, kita akan tertuduh dan merasa tidak layak.

Kepekaan yang Tajam

Kita harus berjalan dengan sensitivitas dan memiliki kepekaan yang tajam dengan Tuhan. Bahkan jika kita ngomong salah sedikit pun, kita akan tahu bahwa perkataan itu tidak berkenan di hadapan Tuhan. Kita harus mengoreksi diri dan mengubah apa yang salah di dalam diri kita. Orang yang memiliki hubungan kedalaman dengan pasangannya tidak mau menyakiti pasangannya. Demikian juga, jika kita memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, kita tidak mau dengan sengaja menyakiti hati Tuhan.

Diam dalam Hadirat Tuhan

Kita harus banyak diam di dalam hadirat Tuhan dan menaklukkan pikiran kita. Semakin kita bisa menaklukkan pikiran kita, kita semakin bisa tenang dan dibawa masuk sampai kedalaman hati Tuhan.

Doa dan Urapan

Sesi doa dan urapan bagi jemaat, memohon agar Tuhan menjamah dan mengurapi mereka, memberikan pengalaman pribadi dengan Tuhan, dan menarik mereka pada pusat kehendak-Nya. Peter Guntur juga berdoa agar urapan Tuhan turun atas para pelayan dan memenuhi mereka dengan hadirat-Nya.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Haleluya. Terima kasih bagi-Mu segala pujian, hormat, kemuliaan. Malam hari ini kami mau berikan hati kami Tuhan sepenuhnya. Kami mau berikan hidup kami sepenuhnya untuk menyenangkan hatimu. Bicara di tengah kami. Roh Kudus. Kami mengizinkan engauidin sampai kedalaman batin kami. Kami minta hikmat, pengertian, pewahyuan, urapan-Mu, hadirat-Mu tinggal di tempat ini. Terima kasih Bapa dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Silakan duduk dalam hadirat Tuhan. Selamat datang di rumah Tuhan dan haleluya

0:45 saya kembali di tempat ini ada orang-orang yang haus dan lapar dengan Tuhan. Amin. Saya melihat orang-orang yang spesial di matanya Tuhan. Amin. Kenapa kalian duduk di belakang? Pindah ke depan dulu baru saya akan khotbah. Ini yang belakang-belakang ngapain sana? Yang pojok-pojok ke depan. Ayo. Kalian orang spesial belajar jadi VIP person. Very very important person. Orang yang penting itu duduknya di depan. Hei anak muda, kalian mesti duduk di depan. Ngapain jauh-jauh di sana? Haleluya. Wangel ya disuruh duduk pindah ya. W angel ya ram ya. Tapi saya melihat ada orang yang haus dan lapar di tempat ini.

1:31 Amin. Yang merindukan Tuhan lebih dari yang lain. Haleluya. Karena kalian adalah orang yang spesial di matanya Tuhan. Amin. Tidak semua orang diberi kesempatan untuk melayani. Tidak semua orang mau melayani Tuhan. Tapi kalian mau melayani Tuhan artinya hatimu terpaut dengan Tuhan. Amin. Dan ketika engkau memberi hatimu sepenuhnya sama Tuhan, ya Tuhan perhatikan itu. Tuhan lihat itu. Yes. Apalagi kalau kau beri sepenuhnya, seutuhnya dan kau bergantung sepenuhnya sama Tuhan. Amin. Hidupmu akan memiliki dampak dan otoritas yang powerful sekali. Engkau tidak hanya berhenti sampai di tempat sini saja. Engkau tidak berhenti hanya sekedar melayani. Suatu hari engkau akan muncul ke permukaan dan memiliki dampak yang besar. Jadi berkat

2:16 bagi banyak orang. Am. Amin. Karena Tuhan belum selesai dengan hidup kita sampai hari ini. Amin. Dia pengin membawa hidup kita mengalami breakthrough dan terobosan dalam segala hal. Amin. Apapun yang dikerjakan tanganmu, Tuhan akan buat berhasil. Amin. Engkau akan menjadi orang-orang yang spesial yang sungguh akan dipakai Tuhan secara powerful dan dahsyat. Amin. Dimulainya dengan memberi hati sepenuhnya. Amin. Terhubung sepenuhnya dengan Tuhan. Kalau kalian enggak terhubung dengan Tuhan, kami melayani hanya melayani pakai daging. Banyak orang melayani pekerjaan Tuhan pakai dagingnya sendiri dan ujungnya bikin trouble di mana-mana, bikin kekacauan di mana-mana. Ketika kita mau beri hati kita sepenuhnya sama Tuhan, yang kita beri sepenuh hidup kita. Amin.

3:03 Tanpa ada satu celah pun yang kita berikan untuk dunia, 100% untuk Tuhan. Amin. Amin. Yes. Jangan beri ruang kosong dalam dirimu untuk diisi dengan duniawi, dengan hal yang kedagingan. Karena ruang kosong itu kalau kita enggak isi dengan hadirat Tuhan, akan jadi pintu masuknya setan untuk menjamah dan menjajahi kita. Mendedikasikan hidup sepenuhnya untuk Tuhan. Memberi waktu mengosongkan diri. Mati terhadap diri sendiri. Mati terhadap cita-cita. mati terhadap ego dan hawa nafsu. Amin. Baru engkau akan dibawa ke level kehidupan yang berbeda. Melayani Tuhan bukan mainan di mimbar. Mimbar ini bukan untuk mainan.

3:48 [Musik] Mimbar ini didedikasikan untuk menyenangkan hati Tuhan. Ini saya ngomong dengan pelayan-pelayan Tuhan. Betul. Betul. Kalian adalah orang yang di atas rata-rata tentunya. Karena kalian melayani dengan sepenuh hatimu, memberi dirimu. Saya akan ngomong lebih keras ini hari ini. Semoga banyak yang tersinggung. Senyum dulu kanan kiri. Pelayan Tuhan itu orang yang berbeda di atas jemaat. Karena dia yang harusnya membawa hadirat Tuhan ke mana pun dia pergi. Kalian tidak bisa membawa hadirat Tuhan kalau kalian enggak tinggal di dalam hadirat Tuhan. Amin.

4:33 Imam musik, engkau harus beri hidupmu sepenuhnya untuk Tuhan. Engkau enggak boleh kompromi dengan dosa. Bagaimana kalian bisa membawa hadirat Tuhan, menghadirkan Tuhan di tempat ini kalau engkau enggak beri hidupmu sepenuhnya sama Tuhan? Engkau enggak terhubung dengan Tuhan. Kau gak terkoneksi dengan Tuhan. Kalian bisa melayani hanya pengin dilihat orang, pengin dipuji orang. Worship leader kalian bisa nyanyi yang merdu, yang manis, lagu yang enak, tapi belum tentu Tuhan hadir dalam pujian dan penyembahanmu. Loh, harusnya Tuhan bisa manifestasi lewat pujian penyembahan kita, lewat apapun yang kita kerjakan, yang kita lakukan, Tuhan hadir di sana dan membawa orang kenal Tuhan secara pribadi. Amin.

5:19 Semua orang punya handphone? Y pegang handphone masing-masing. Saya mau beri sesuatu yang spesial malam hari ini. Sudah terlihat. Kamu lihat menunya ada airplane mode. Ada menu airplane mode. Coba lihat diklik airplane mode-nya kamu nyalain. Atau yang tipe bahasa Indonesia mode pesawatnya kamu coba klik. Sudah. Sekarang kamu buka Google. Atau yang mbanking punya mbanking coba punya buka mbankingnya bisa enggak? Kenapa enggak bisa? Tidak terhubung tidak terhubung. Kalian enggak terhubung dengan jaringan internet yang menghubungkan semua

6:04 aplikasi di handphone-emu dan kamu kalian gak bisa melakukan apa-apa. Bukankah kita kalau tidak terhubung dengan Tuhan kita gak bisa lakukan apa-apa? Tapi kita coba melakukan segala sesuatu yang kita anggap bisa dan mampu loh. Terutama yang punya pengalaman, punya jam terbang tinggi, terutama saya ini sebagai hamba Tuhan. Tolong yang kecil kasih dot atau susu atau coklat itu suruh diam. Karena kita punya pengalaman, kita punya pengalaman hidup kita terbiasa. Kadang kita melakukan hal yang biasa yang kita anggap itu yang ya enggak jauh beda dengan hari-hari sebelumnya dan hasilnya nol besar.

6:50 Seringkiali malah kita bapak belur hancur dan berantakan karena kita coba pakai kekuatan kita sendiri. Kita lakukan semau kita sendiri. Kita perbuat kita putuskan semau sendiri. Dan ujungnya trouble dan masalah. Apalagi di dalam dunia pelayanan. Kita harus bisa menghadirkan Tuhan di mana kita ditempatkan. Amin. Semua orang bisa nyanyi, semua orang bisa khotbah, semua orang bisa main musik. Tapi tidak semua orang bisa menghadirkan Tuhan di dalam kehidupan penyembahannya, dalam doanya, dalam pelayanannya. Hanya orang yang terkoneksi dengan Tuhan, terhubung dengan Tuhan, hatinya nempel dengan Tuhan, tidak hanya diibadah di gereja, tapi di luar gereja,

7:37 di kamar doamu, di kehidupanmu sehari-hari. Engkau terhubung dengan Tuhan, engkau terkoneksi dengan sumber itu. Dan apa yang terjadi? mengalir urapan melalui hidup. Amin. Yes. Amin. Apa yang saya omongin ini, ini hal yang kelihatannya sederhana tapi harganya mahal sekali loh. Dibutuhkan komitmen Tuhan itu. Dikumut dibutuhkan bayar harga. Mahal sekali ikut Tuhan itu mati terhadap diri sendiri, mati terhadap ego, mati terhadap hawa nafsu. Menyerahkan sepenuhnya untuk Tuhan. Kalau kita dipenuhi dengan diri kita sendiri, dipenuhi dengan kemauan kita sendiri, planning kita sendiri, cita-cita kita sendiri, dan kita lakukan semau kita dan

8:24 kita perbuat sesuai dengan kehendak kita dan belum tentu itu berkenan di hadapan Tuhan. Bagaimana Tuhan bekerja melalui hidup kita kalau kita lakukan semau kita sendiri? Kita ini milik Tuhan sepenuhnya dan kita harus melakukan apa yang Tuhan mau. Bahkan even bahkan Tuhan pun punya selera atas segala sesuatu yang kita kerjakan. Tidak boleh semau kita sendiri. Tuhan itu seorang pribadi yang punya pikiran, perasaan, kemauan, dan kehendak. Di Efesus 4 ayat 20 30 dikatakan, "Jangan dukakan Roh Kudus." Artinya Roh

9:09 Kudus bisa didukakan. Kenapa kok bisa didukan? Karena kita melakukan segala sesuatu yang tidak semau dia, sekehendak Dia. Kita melakukan hal yang sebaliknya. Nah, kita coba pakai kekuatan kita sendiri dan ujungnya kacau, ruwet, dan berantakan. Jadi bayangin Bapak, Ibu, engkau berjalan setiap hari bersama Tuhan dalam sikap, tindangan dan perbuatanmu seirama, seritme dengan Dia. Apa yang kamu sentuh? Tuhan manifestasi di sana. Apa yang kamu kerjakan Tuhan dan hadir di sana apa yang kamu nyanyikan Tuhan hadir dalam nyanyianmu. Apa yang kamu saksikan apa yang kamu khotbahkan, Tuhan hadir dalam khotbahmu. Kira-kira hidupmu powerful apa tidak? Powerful.

9:54 Bayangin kalau kita setiap hari tinggal diam di dalam hadiratnya. Hadirat itu menyertai ke mana Bapak Ibu pergilah terutama dalam pelayanan. Kalian adalah orang yang diurapin Tuhan tapi setan coba buat lupa diri. Kalian lupa diri bahwa kalian bukan orang yang diurapin Tuhan sehingga kelakuan dan sikap tindakanmu tidak seperti orang diurapin Tuhan. Kalian adalah Nobel woman dan noblem. Kalian adalah bangsawan kerajaan Allah. Amin. Amin. Harusnya sikap, tindakan dan perbuatan mencerminkan kelakuannya para bangsawan. Amin. Kok bengong? Amin. Katakan amin. Amin. Kita ini orang spesial. Sikap dan tindakan kita harusnya mencerminkan perbuatannya Kristus. Amin.

10:40 Sehingga ke mana Bapak, Ibu pergi, ke mana Bapak, Ibu melangkah, manifestasi kuasa itu turun memenuhi hidup. di Yohanes pasal yang ke-15 [Musik] ayat yang kelima. Akulah pokok anggur, kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam aku, aku di dalam Dia. Ia berbuah banyak. Sebab di luar aku, kamu tidak dapat berbuat apa-apa. Di luar Tuhan kita gak bisa berbuat apa-apa. Kalau kita lakukan daging, ego, hawa nafsu, keinginan ini para pekerja, engkau tidak hanya berhenti sampai jadi pekerja toh. Tuhan punya rencana lebih

11:27 dari sekedar Bapak Ibu jadi pelayan di tempat ini. Kalau kalian tinggal di dalam hadiratnya dan hadiratnya menyertai hidupmu, suatu hari engkau akan muncul ke permukaan jadi orang yang berbeda di bidangmu. Apapun itu yang Tuhan percayakan dalam hidupmu. Karena tidak semua orang dipanggil jadi hamba Tuhan dan jadi pendeta. Kalian ditempatkan di tempat kerjaanmu, di toko, di pabrik, di perusahaan, di kantor, di mana pun. Tuhan manifestasi melalui hidupmu dan akhirnya orang bisa melihat kemuliaan Tuhan. Tuhan mencari orang yang hatinya available, tersedia, terbuka untuk

12:13 dipenuhi dengan hadiratnya. Dan orang seperti ini adalah orang yang tinggal di dalam hadiratnya. Orang berpikir tinggal di dalam hadiratnya sekitar waktu penyembahan di gereja, tapi hari biasa engkau di luar hadirat Tuhan. Bukan seperti itu. Tinggal di dalam hadiratnya adalah 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu. Katakan amin. Amin. Itu perlu dibangun setiap hari, perlu komitmen setiap hari perlu memberi waktu memberi diri sepenuhnya kepada Tuhan setiap hari. Amin. Perlu disengaja. Daging ini kita perlu paksa untuk tinggal di dalam hadiratnya.

12:59 Karena realitanya daging kita enggak suka berdoa. Daging kita enggak suka belajar firman, daging kita sukanya melawan firman, daging kita sukanya hal yang duniawi. Pikiran kita sukanya prinsip dunia, bukan suka prinsip kerajaan Allah. Dan mau tidak mau kita harus paksa menyelaraskan pikiran, tindakan, perbuatan kita ini sesuai dengan firman. Baru kita akan dibawa ke dalam level kehidupan yang berbeda, dalam pengurapan yang berbeda. Dibutuhkan komitmen setiap hari diam di dalam hadiratnya, tinggal di dalam hadiratnya. Terkoneksi hati kita dengan Tuhan.

13:45 Banyak waktu kita terkadang terbuang sia-sia. Beberapa kali saya khotbah saya ngomong seperti ini. Tanpa saya sadari umur saya sudah 48 tahun loh. Tambah umur kita hitungnya mundur. Kalau sudah di atas 40 ini tinggal tunggu jemputan dari kerajaan Allah. Maunya dijemput seperti Elia. Tapi kita tidak pernah tahu umur kita seperti apa nanti sampai umur Pak sampai kapan. Tapi saya mau umur kita 99 tahun 11 bulan ya hadir ya. Mau umur panjang dan tambah diurapi dan tambah tajam tidak sakit encok remantik pegel itu dan gak ada kita mau sehat terus melayani Tuhan kok. Amin. Tanpa saya sadari umur saya tambah hari kok tambah berkurang ini saya flashback

14:30 ke belakang. Flashback ke belakang. Ternyata banyak waktu yang terbuang di masa-masa yang lalu loh. Ya itu Tuhan bicara banyak beberapa bulan terakhir ini. Saya mau pakai setiap waktu saya ini penuh makna dan penuh nilai. Kalian yang di bawah 30 tahun yang masih muda-muda, pakai waktumu dengan segenap hatimu. Persiapkan dirimu dengan baik. Jangan buang waktu sia-sia. Kamu main game terus kamu akan jadi apa? kelayapan ke ke sana kemari nongkrong-nongkrong enggak jelas. Apalagi yang menghabiskan waktunya dengan marah-marah, dengan pasangannya ribut, pasangan saling telan, saling gigit, saling cakar. Hidupmu tidak akan pernah jadi apa-apa. pakai waktu yang ada ini. Yang suami

15:17 istri engkau semakin sayang sama suamimu yang istri engkau sayang, suami sayang sama istrimu. Amin. Amin. Kalian harus jadi orang yang berbeda. Bangun keintimanmu dengan Tuhan. Beri waktumu sama Tuhan. Jangan buat satu hari pun yang tidak bermakna dan bernilai. Bikin setiap langkahmu jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Dan engkau tidak bisa jadi berkat kalau engkau enggak nempel pada sumbernya. Karena di luar aku kamu tidak bisa berbuat apa-apa. Nanti baca seluruh perikop ini. Kalau kita enggak nempel kita ini cara enggak nempel sama pokoknya kita tidak

16:02 bisa berbuah, tidak bisa menghasilkan. Kamu jadi orang Kristen yang gagal, enggak jadi berkat, bikin trouble. Tahu kenapa banyak orang Kristen trouble jadi trouble sekalipun dia rajin ibadah di gereja, kalau enggak ribut sama pendetanya, ribut sesama umat Tuhan, ribut sesama pelayan Tuhan, di sini gak ada kan? Kalian sudah diubahkan Tuhan kok soalnya. Kenapa mereka seperti itu? Karena sebenarnya yang dipusatkan bukan pribadi Tuhan, tapi fokus pada dirinya sendiri. Kalau hati kita ini fokusnya sama Tuhan, yang kita kejar itu perkenanan Tuhan. Amin. Apa yang kita perbuat ini berkenan di

16:48 hadapan Tuhan apa tidak? Apa yang saya katakan ini menyenangkan hati Tuhan apa tidak? Perbuatan saya ini kira-kira mempermuliakan nama Tuhan apa tidak? Kalau kita nempel sama Tuhan, pribadi kita fokusnya sama Tuhan. Tapi kalau Bapak Ibu fokusnya pada dirimu sendiri, orang pengin dapat pengakuan dari orang lain, pengin dapat pujian, pengin menonjolkan diri, pengin dilihat bahwa gelarnya banyak. Orang yang pintar, orang yang punya hikmat, orang yang kaya. Banyak orang menunjukkan bahwa dirinya kaya dengan beli barang-barang mahal loh. Kalau punya duit beli barang mahal enggak apa-apa. Tapi kalau masih hidupnya Bapak belur, masih makan nasi Indomie tapi mau beli barang mahal,

17:33 pending dulu, saving dulu. Banyak orang kelihatan cantik, pengin dipuji orang, makanya dia berdandan baik-baik, rambutnya disasak tinggi ke salon setiap hari supaya dapat pengakuan dan pujian dari orang lain. Tapi kalau kita ini dipulihkan, kita tahu jati diri kita ini siapa di hadapan Tuhan. Kita tahu kenapa kok kita diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Kenapa kok aku hidup hari ini? Kenapa aku ditempatkan di tempat ini? Kenapa kok aku jadi orang Kristen? Karena kita kenal Tuhan. Kita tahu persis maksud dan tujuan Tuhan. Kita tidak ngejar pujian dari manusia yang kita kejar bagaimana melakukan tepat seperti yang Tuhan mau.

18:21 Engkau bukan jadi orang yang cari muka loh. Kau bisa cari muka ke mana pun juga dan tetap muka tetap ada nempel pada diri kita kan. Betul apa enggak? Betul. Orang cari muka kepada pemimpinnya. Tadi saya ngobrol sama Pak Gembala, rata-rata di mana-mana. Enggak di Indonesia, enggak di Gresik, enggak di Surabaya, enggak di Singapura, enggak di Amerika. Rata-rata jemaat itu pengin dekat dengan gembalanya. Kalau motivasinya gak benar, dia coba jadi penjilat. Sikat orang lain. Ternyata di kantor pun sama. Kalau ingin naik jabatan, dia sikat orang lain, dihajar orang lain karena motivasinya pada dirinya sendiri.

19:08 Tapi ketika kita ini motivasi hati kita ini ketika melayani itu hanya pengin menyenangkan hati Tuhan. Kamu enggak peduli loh orang puji atau enggak puji, orang hargain atau orang enggak hargain, orang kasih tepuk tangan atau tidak, engkau tidak peduli. Yang penting aku bertanggung jawab dengan segala sesuatu yang Tuhan percayakan dalam hidupku. Tuhan lihat sampai kedalaman situ. Ternyata prinsip kerajaan Allah setia pada perkara kecil. Tuhan percayakan pada perkara yang lebih besar. Tapi banyak orang langsung yang dikejar adalah perkara yang besar. Gak ada. Enggak bisa. Caranya Tuhan itu berbeda dengan cara kita. Prinsipnya kerajaan Allah itu kita harus hidupin. Ketika kita hidup, kita

19:53 jalanin, kita akan menikmatinya. setia pada perkara kecil. Tuhan bawa ke dalam level kehidupan yang berbeda. Ya, kalau Bapak Ibu enggak setia dengan apapun yang Tuhan percayakan, mau jadi aser, jadi juru parkir, jadi tukang apapunlah namanya, setia lakukan dengan sepenuh hatimu. Tuhan lihat itu tolong itu diangkat itu handphone-nya ada orderan bikin nasi uduk 1 juta bungkus. [Musik] Berarti tadi enggak di mode pesawat itu wis gak apa-apa. Kalau kita terhubung dengan Tuhan,

20:42 kita ngerti apa yang harus kita kerjakan dan dilakukan. Kalau kita ini pulih, makanya orang-orang pelayan-pelayan Tuhan itu harus merdeka dari masa lalu. Amin. Jangan ada trauma di masa lalu. Jangan ada dosa di masa lalu. Aj, jangan ada masa lalu yang gelap yang ditututupi yang belum dibereskan. Amin. Kalian harus merdeka. Kalian harus dipulihkan total. Kalau kalian enggak dipulihkan, pelayananmu bikin trouble. Kamu jadi orang yang gampang tersinggung. Gampang cari muka, gampang sakit hati, gampang terluka, pengin dihormatin. Seringkiali ngiri dengan orang lain, ngiri dengan sesama pelayan Tuhan,

21:29 sering jegal ujungnya. Dan itu tidak berkenan di hadapan Tuhan. Kamu berdoa berbahasa roh 30 km/j minta diurapin Tuhan sampai matamu berubah jadi merah pun tidak diurapin malah menyeramkan. Amin. Wong Tuhan itu ngelihat sampai kedalaman batin kita yang orang lain gak lihat kok. Bapak Ibu, apakah Tuhan tertarik dengan pelayanan saya? Tuhan seringkiali enggak tertarik loh dengan apa yang saya kerjakan dan lakukan. Tuhan gak tertarik dengan khotbah saya. Dia bisa kirim malaikatnya khotbah a ja lebih hebat. Banyak motivator khotbahnya juga lebih hebat. Kadang Tuhan enggak tertarik dengan semua yang saya lakukan.

22:14 Tapi Tuhan tertarik, "Kenapa saya melakukannya? Ada apa di baliknya? Motivasimu apa? Tujuannya untuk apa?" Jadi, orang yang berjalan bersama Tuhan itu ngerti persis apa yang harus dikerjakan, apa yang harus dilakukan. Ini menyenangkan Tuhan, ini tidak. Yang aku perbuat ini kira-kira nama Tuhan dipermuliakan apa tidak? Jadi tahu persis. Bayangin kalau setiap hari kita tahu persis berjalan seirama, seritme dengan Tuhan, dampak hidupmu powerful sekali. Kalau hari ini dari bertahun-tahun umurmu kamu lakukan hal yang biasa terus, yang kamu perbuat enggak jauh beda dari tahun-tahun kemarin.

23:00 Dari 10 tahun yang lalu tetap sama terus kelakuannya tetap mencekno ngeselin terus perlu bertobat dan berubah. Jadi orang Kristen sudah puluhan tahun jam doamu begitu-begitu aja perlu bertobat dan berubah. Lakukan lebih di atas rata-rata engkau akan melihat bagaimana Tuhan bekerja di atas rata-rata hidupmu di atas orang lain. Amin. Ya. Pelayan Tuhan itu memberi diri sepenuhnya terkoneksi dengan Tuhan. Kalau tidak yang kamu lakukan akan menjenuhkan dan membosankan. Saya ngonselingin orang hari ini ada orang yang sudah putus asa

23:45 sekali. Dia sudah enggak mau melakukan banyak hal lagi karena dia gak bisa melihat Tuhan dan gak terhubung dengan Tuhan. Bayangin kalau kita ini terhubung dengan Tuhan, kita terhubung dengan sumbernya kok powerful enggak hidup kita? Amin. Amin. Tinggallah di dalam aku dan aku di dalam kamu seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri. Kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah. Jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku, tidak tinggal di dalam hadirat Tuhan, hidupmu akan bikin trouble, tidak akan menghasilkan buah Roh Kudus. Galatia 5 ayat yang ke-22 itu berbicara tentang

24:30 sembilan buah Roh. Buahnya Roh Kudus. Buah Roh Kudus itu kan manifestasi dalam diri kita kalau kita setiap hari bekerja sama bersama Roh Kudus jalan. Tiap hari kita bekerja sama dengan Roh Kudus. Kita taat hidup takut akan Tuhan. Hidup dalam kebenaran, hidup mengasihi. Hidup komitmen bergaul dengan Tuhan. Dan apa yang terjadi? Tanpa Bapak Ibu sadari hidupmu tiba-tiba ada pengendalian diri, ada penguasaan diri, kasihmu melimpah dan lain sebagainya. sehingga akhirnya orang bisa melihat manifestasi Tuhan yang tinggal di dalam kam kitab Korintus kita ini dikatakan

25:16 mencerminkan kemuliaan Allah yang tidak terselubung dan orang bisa melihat kemuliaan itu harusnya ya masalahnya hari ini orang di sekitarmu melihat apa atas hidupmu coba suami istri toleh toleh pasanganm suami istri kamu lihat apa gitu hmm kamu ngelihat kelakuan yang seperti Yesus atau keluar kelakuan seperti setan Mulut yang penuh dengan hikmat dan pengertian atau mulut yang menyakitkan. Kalau kamu melakukan segala sesuatu yang bertentangan dengan firman, kau perlu bertobat dan berubah. Ini firman buat hidupmu dan kau harus nurut sama Tuhan karena Tuhan mau menyelesaikan segala sesuatu yang besar dalam hidupmu. Tahu enggak? Tuhan pengin kita ini melakukan segala sesuatu dalam hidup ini

26:03 dibuat berhasil dalam segala hal. Amin. Dalam hal apapun yang Bapak Ibu kerjakan, Tuhan tuh mau melihat kalian berhasil. Yes. Tuhan gak pengin melihat kalian tuh babak belur, susah, menderita, trouble, sakit-sakitan. Banyak orang memilih sakit daripada memilih hidup sehat. Karena pola makannya yang ngawur dan serampangan. Pola hidupnya yang tidak teratur. Tuhan mau sepanjang hidup yang Tuhan percayakan kepada kita hari ini, setiap harinya kita ini dibuat berhasil dalam segala hal. Kalau Tuhan menyertai kita, Tuhan memberikan hikmat dan pengertian.

26:48 Tuhan berjalan bersama kita, menuntun langkah kita, Dia tinggal di dalam kita. Dia mengurapin kita, Dia bersama kita. Apa yang terjadi dengan hidupmu? Powerful sekali. Amin. Ke mana Bapak, Ibu melangkah? Ke mana Bapak, Ibu berjalan? Ke mana Bapak Ibu melayani? Ada manifestasi kehadiran Tuhan di sana. Ketika Bapak, Ibu ketemu bos yang kelakuannya aneh pun karena hadirat Tuhan, itu orang bisa melihat kemuliaan Tuhan. Ketemu customer yang cerewetnya bukan main pun. Kalau ada manifestasi kuasa Tuhan dalam hidupmu, Tuhan bisa ubahkan. Bahkan ketemu orang yang membenci kamu sekalipun itu orang bisa diubah hatinya menjadi orang paling mengasihi kamu. Amin.

27:35 Tapi kalau hidupmu dipenuhi dengan dirimu sendiri, gak terkoneksi dengan Tuhan, kecenderungan kita menjadi orang yang fokus pada diri kita sendiri, kedagingan, dan gak berkenan di hadapan Tuhan. Tidak heran manifestasi buah Roh Kudus itu tidak tinggal di dalam diri orang Kristen. Karena buah Roh Kudus itu buah hasilnya Roh Kudus yang manifestasi melalui hidup kita. Karena kita setiap hari berjalan bersama Roh Kudus. Orang bisa melihat orang yang penuh penguasa penguasaan diri, pengendalian diri menjadi orang yang penuh kasih, murah hati, tidak

28:23 kikir, pelit, medik, melekik, dan lain sebagainya. Tapi menjadi orang yang generous, jadi orang yang mudah mengampuni, bukan menyimpan kesalahan orang lain. Akhirnya lama-lama hidupmu menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Karena setiap hari berjalan bersama Roh Kudus. Setiap hari berjalan dengan Roh Kudus. Dipimpin Roh Kudus semakin kau memiliki kepekaan yang tajam dengan Tuhan. Itu perlu dibangun hubungan kita itu dengan Tuhan setiap hari. Tidak cukup doanya 5 menit. Ya, kalian doa setiap hari 5 menit. Kamu itu bikin laporan apa sama Tuhan? Ini para istri ini, para istri-istri, para wanita ini. Kalau pasanganmu hanya

29:10 ngajak ngobrol 5 menit, apa yang terjadi setiap harinya? Kalian tersenyum, bahagia atau [Musik] metengkelek? Hm. Mukamu bahagia atau mukamu bermuram durja ketika pasanganmu hanya sapa 5 menit tok. Halo, kalian ini punya perasaan apa enggak sih? Jangan-jangan enggak punya perasaan. Ini suami mau ngajak ngobrol enggak ngobrol bodo amatlah. Yang penting uangnya lancar. Bahaya kalau seperti itu. Butuh komunikasi kan? Perempuan butuh disayang pasangannya. Betul apa enggak ini? Betul. Ibu-ibu kok enggak diam aja ini. Kalian ini punya rasa cinta apa enggak sih? Hah? Suami-suami juga harus sayang sama istrinya.

29:56 Amin. Istri butuh disayangi, dicintai, dimiliki, dicukupi semua kebutuhannya. Kalau bisa diajak ngobrol bareng, makan bersama, healing bersama. Perlu jalan-jalan ke Bali atau ke Singapura? Bali. Kalau kalian jalan-jalan ke Bali atau ke Singapura, artinya kalian diberkati melimpah. Amin. Jangan muter dimanganti terus ya. Pasar sini, pasar sini terus makan soto, makan apa lagi terus lama-lama kamu makan soto terus cacingan nanti. Lang sesekali diajak jalan ke luar negeri dan pacaran bersama sekali-kali pegangan tangan berdua nikmatin hidup selama tinggal di bumi ini. Betul apa enggak? Amin. Terus kita ngaku cinta Tuhan,

30:42 kita ngaku orang yang paling mengasihi Tuhan. ngaku orang yang paling berkenan sebagai biji matanya Tuhan, tapi kalian gak pernah komunikasi dengan Tuhan, enggak pernah duduk diam di dalam hadiratnya. Kitab Mazmur katakan orang yang duduk diam, kenapa Mazmur 91? Bernaung. Bernaung dalam naungan yang maha tinggi. Coba buka Mazmur 91 itu. Coba buka Mazmur 91. Ini ayat yang sangat terkenal sekali loh. Mungkin Pak Gembala ini sering khotbahkan sudah 100 kali dalam 15 tahun terakhir ini. Tapi kadang sering kalian hanya melewatkan begitu saja. Coba perhatikan

31:28 orang yang duduk dalam lindungan yang maha tinggi. Katakan duduk. Duduk. Seperti Bapak Ibu duduk malam hari ini. Berapa lama sudah duduk di tempat ini? Kurang lebih dari jam . Sudah hampir 1 jam. Betul apa enggak? Beri waktu enggak konsentrasi enggak? Apalagi kalau saya khotbah kalian mesti konsentrasi penuh ini. Kalau main HP pasti enggak akan konsentrasi karena ngomongnya sayanya keras sekali. Ngomongnya lebih cepat lagi. Orang duduk memberi waktu, memberi pikiran, memberi perasaannya. Ini tolong dikasih dot dulu biar lebih tenang dia. Biar enggak ganggu orang yang lebih dewasa. Kalau ada coklat

32:13 beriin kat buri itu biar tenang. Orang yang duduk dalam lindungan yang maha tinggi, bermalam dalam naungan yang maha kuasa. Saya sudah di Surabaya dari hari Jumat yang lalu. Hari Kamis kita pulang dari Singapura. Pulang hari Senin kita ke Salaig. Hari Jumat sampai Surabaya. Perhatikan ni saya bermalam berapa lama itu di Singapura kita bermalam seminggu. Di Sala kita bermalam hampir 5 hari, 6 hari. Di sini kita bermalam hampir 2 minggu. Perlu waktu yang lama apa enggak? Itu bermalam itu lebih lama lagi waktunya dari sekedar duduk. Kadang kita tidur pun satu hari ada minimal 6 jam, 7 jam, 8 jam supaya

33:00 metabolisme tubuh kita ini sehat kok. itu bermalam duduk dan bermalam dalam naungan yang maha kuasa. Orang seperti ini akan ngomong di ayat yang keduanya perhatikan apa yang terjadi. Akan berkata kepada Tuhan, "Tempat perlindungan dan kubu pertahananku, Allahku yang kupercayai." Ini orang yang kenal Tuhan loh. Ini orang yang ngalami Tuhan baru bisa ngomong seperti itu. Banyak orang duduk di gereja bertahun-tahun ibadah di gereja, ikut pelayanan di gereja. Ketika ngadapin masalah dia stres, bingung, dan kacau, ruwet. Yang dicari gembalanya bukan Tuhan. Jadi selama ini duduk di mana, bermalam di mana, bernaung sama siapa.

33:46 Harusnya kekristenan kita akan naik ke level yang berbeda. Apalagi yang pelayan Tuhan ini. Kalian harus powerful, kalian harus kuat, kalian harus tahu pakai firman yang mana, pakai pasal yang mana. Engkau harus tahu bertindak seperti apa. Engkau tahu harus memutuskan seperti apa yang tepat seperti yang Tuhan mau. Karena levelmu berbeda bukan jadi jemaat biasa. Kalian pelayan Tuhan. Amin. Harus bernaung di dalam hadiratnya. Yang jadi masalahnya selama ini berapa lama kita duduk dan terhubung dengan Tuhan? Berapa lama kita terkoneksi di dalam hadiratnya Tuhan? Kita Mazmur katakan lebih baik satu hari di pelataranmu daripada 1000 hari di tempat lain.

34:31 Itu di pelataran tok. Bagaimana di tempat maha kudus hidupmu akan powerful. Amin. Kekristenan kita harus masuk ke ruang maha kudus. berjumpa pribadi dengan Tuhan. Di dalam Perjanjian Lama hanya Imam Besar 1 tahun sekali yang bisa masuk ruang maha kudus. Dan itu pun kalau didapati kudus, ada cela, ada dosa, dia langsung mati ketemu dengan hadirat Tuhan. Makanya dia di kakinya dikasih rantai ada giring-giringnya sudah enggak bunyi nih, ditarik ini karena enggak ada yang tahan dengan hadirat Tuhan. Tapi kita hari ini Roh Kudus tinggal di dalam hatimu. Dia menyertai kamu. Kitab Yohanes katakan dia mengurapi kamu.

35:18 Bayangin kalau kita terkoneksi, terhubung, tinggal di dalam hadiratnya. Apa yang terjadi dengan hidupmu? [Musik] Makanya saya bilang, doa bukan sekedar permintaan dan permohonan. kamu minta ini, minta itu, mohon ini, mohon itu dari anakmu, pasangan hidupku, cucuku, mobilku, pelayananku, apapunlah yang kamu minta. Doa tidak hanya sekedar minta loh, tapi doa adalah membangun hubungan layaknya hubungan suami istri. Amin. Amin. Apakah suami istri setiap hari ketemu suaminya selalu minta? Pak Gembala, apakah Ibu selalu minta terus atau sesekali puji? Pak Roi ini tambah ganteng. Tapi kamu tuh tambah ganteng.

36:05 Kok kamu kelihatan muda ya? Aku tuh dekat kamu. Atau tiap hari minta nih, "Pak, ini anak nih mau bayar sekolah ini. Tagihan kartu kredit nih. Ayo besok jalan. Lama-lama itu suami kalau kamu mintain terus itu stres tuh rontok semua rambutnya itu. Betul apa enggak? Hubungan Kristus dengan jemaatnya itu seperti hubungan suami dengan istri. Makanya kalau orang yang hubungan suami istrinya gak bagus, susah. Bagaimana memiliki gambaran, memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Anak-anak yang ngelihat orang tuanya hubungannya gak bagus, papa mamanya susah mengerti hati bapak, makanya harus dipulihkan dulu. Itu

36:51 kalau hubungan suami istri itu enak, mesra, penuh kasih, mudah mengerti bagaimana membangun hubungan dengan Tuhan. Tahu enggak? Hukum yang pertama dan terutama adalah kasihlilah Tuhan Allah-mu dengan segenap hatimu, segenap kekuatanMu, segenap akar budimu. Dan hukum yang kedua yang kembar siam itu adalah kasihlah sesamamu seperti dirimu sendiri. Bagaimana kita mau mengasihi Tuhan kalau sama pasangan aja ribut, gegeran dan berantem? Bagaimana kamu bisa melayani tempat ini kalau kamu ribut berantem? Saya sudah ngomong berkali-kali setiap khotbah saya akan berhenti jadi hamba Tuhan kalau istri saya gak bahagia hidup dengan saya. Saya pastikan dia hidupnya bahagia ini, coy. Tanyain dia bahagia enggak hidupnya sama saya.

37:36 Saya lakukan yang terbaik, saya beri yang terbaik semampu saya. Saya buat bahagia sepanjang umur hidupnya selama tinggal bersama saya. Baru kita bisa mengasihi Tuhan. Bukankah Alkitab katakan kalau kamu mempersembahkan korban kamu ingat sesama-sesamamu tinggalkan korban itu. Ternyata Tuhan tuh lebih tertarik yang di dalam hati kita daripada sekedar pelayanan khotbah dan doa kita. Buat apa pelayanan? Buat apa khotbah? Buat apa terlibat di dalam pekerjaan Tuhan di tempat ini tapi hatimu busuk dan jahat. Motivasimu gak benar, tidak berkenan di

38:22 hadapan Tuhan. Harus beres dulu. Memang kita enggak ada yang sempurna kok. Saya pun sedang disempurnakan. Tapi kita sedang berjalan menuju disempurnakan setiap hari menuju kesempurnaan. Waktu disempurnakan selalu lewatin kejadian-kejadian yang gak enak yang kita alami. Dan respon hati kita harus benar di hadapan Tuhan. Berapa banyak orang datang kepada Tuhan hanya fokusnya pada tangannya. Pengin diberkati, pengin diurapi, pengin diuyek-uyek. Kalau datang ibadah, woh nanti pendeta ini bagus urapan, aku ditumpangi tangan dapat urapan. Harusnya kamu pengin ngalami Tuhan secara pribadi setiap hari. [Musik] Banyak orang berdoa pengin ngalami trik, breakthrough dan terobosan. Ini gak salah, enggak masalah itu.

39:09 Karena Alkitab katakan cari maka kamu akan mendapatkan ketok pintu akan dibukakan kok. Tapi kita harus levelnya berbeda. Kekristenan kita ini memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan. Suami istri ketika memiliki hubungan yang dalam Tuhan, ekspresi muka istrinya, para suami akan tahu itu apa. Betul apa enggak, Pak? Betul enggak, Pak? Kita suami istri mukanya kayak gini-gini. Oh, ada yang salah nih dengan diriku nih. Aku berubah. Saya tahu persis loh respon istri saya seperti apa. Lirikan matanya, ekspresinya saya tahu. W ini ada yang salah ini. Saya mesti berubah. Kenapa? Karena memiliki hubungan kedekatan. Betul apa enggak?

39:54 Betul. Kita dengan Tuhan semakin kenal dengan Tuhan kita semakin memiliki kepekaan. Semakin kita memiliki kepekaan kita tidak mau dengan sengaja nyakitin hatinya. Kita tidak mau dengan sengaja melakukan hal yang konyol dan bodoh. Perbuatan daging dan perbuatan sia-sia. Kita pengin setiap hari berjalan bersama dia, nyenengin hati dia. Membuat segala sesuatu disenangkan melalui sikap, tindakan dan perbuatan kita. Nama Tuhan dipermuliakan. Amin. Dibutuhkan komitmen setiap hari. hari ini, selama ini kalau engkau hanya sekedar berdoa, minta ini, minta itu, mobilku, rumahku,

40:39 rumah yang baru, jalan-jalanku, nenek moyangku dan lain sebagainya. Mulai masuk ke level yang berbeda. Dari pelataran masuk ke ruang kudus. Di sana ada pelita dan roti sajian. Jangan berhenti sampai situ ke ruang maha kudus. berjumpa dengan Tuhan secara pribadi. Kamu di sana kamu akan pikul salib, sangkal diri, mati daging. Fokus semuanya pribadi Tuhan. Ketika kau datang ke gereja seperti ini, aku pengin dengar Tuhan bicara lewat pengkhotbah. Siapapun pengkhotbahnya bicara. Aku pengin diubahkan. Setiap harinya kamu terkoneksi, terhubung dengan Tuhan. Kamu memiliki hubungan yang dalam. Kamu

41:26 bisa berbahasa roh di rumah. di dapur, di toko, di pabrik sambil nyetir. Waktu kamu terbiasa nyembah di rumah, di tempat kerjamu, kamu di tempat sini sudah terbiasa nyembah. Tahu enggak kenapa banyak umat Tuhan susah diajak nyembah? Warus diperader sampai ter diajak nyembah plong plongo delong delongo jemaatnya ketip-ketip lagi. Ada yang lihat handphone dan lain sebagainya. Tahu enggak kenapa? Karena tidak terbiasa nyembah di rumah. Kalian para pelayan Tuhan harus terbiasa nyembah. Harus terbiasa tinggal di dalam hadirat Tuhan. Amin. Jadi ketika engkau melayani, eng sudah terbiasa tinggal di dalam

42:11 hadirat Tuhan. Kalian adalah imamat yang rajani, imam sekaligus raja. Jadi pengantara antara orang berdosa dengan Tuhan. Jadi pengantara antara jemaat dengan Tuhan. Kalau kalian terbiasa masuk di dalam hadirat Tuhan, kamu enggak perlu ngomong apa-apa. Kamu hanya nyembah. Sekalipun suaramu vales, kalau engkau diurapin Tuhan, Tuhan hadir dalam nyanyianmu. Jemaat Tuhan akan dilawat Tuhan. Amin. Amin. Suara saya juga enggak bagus. Lebih cenderung seperti kaleng kongguan di seret tronton. Tapi saya pakai nyembah setiap hari. Saya banyak mau belajar banyak diam di dalam hadirat Tuhan. Sebelum saya meninggal, saya pengin melihat kebangunan rohani yang powerful suatu

42:56 hari nanti. Sampai saya ngomong seperti ini, berhari-hari saya ngomong sama Tuhan, Tuhan, selama aku tinggal di muka bumi, mataku bisa melihat kemuliaanmu. Pengin melihat banyak orang diubahkan, banyak orang dilawat. Tuhan pakai semaksimal mungkin. Mahal harganya pun saya mau bayar. Saya mau mati terhadap diri saya sendiri. Enak enggak, Pak? Tidak enak mboten enak ibu-ibu iku Tuhan itu mboten enak sanget loro kabeh dadel-duel bapak belur. Tapi ketika kita memberi diri dan apa yang terjadi? Tuhan bawa ke level yang berbeda. Saya tahu rasanya enggak dihormatin. Saya tahu artinya disakitin.

43:44 Saya artinya difitnah dan diperlakukan buruk. Saya paham dan ngerti. saya ngalami. Dan ternyata itu diizinkan Tuhan kok. Saya ngerti rasanya kekurangan. Saya tahu artinya menggantungkan diri sepenuhnya dengan iman. Saya tahu artinya berjalan dengan iman. Apa enak? Gak enak. Tapi di balik semua perjalanan itu ngikut sama Tuhan dan ternyata Tuhan bawa kita ngalami perkara-perkara ilahi yang dahsyat. Ini saya sudah 45 menit. Mau lanjut terus apa enggak? Kelihatannya enggak setuju. Dilanjut terus ya. Saya mau selesai ini bilang jangan dong gitu. Saya mau selesai ini.

44:30 Bagus khotbahnya gitu. Aku tersinggung bilang makasih ya. Tahu enggak mengikut Tuhan, memberi diri melayani pekerjaan Tuhan tidak hanya sekedar melayani. Saya sudah ngomong berkali-kali pelayanan itu dilahirkan bukan diciptakan. Pelayanan saya ini muncul karena dilahirkan, dikandung lewat keintiman bersama Roh Kudus. Tidak ujuk-ujuk, tidak mendadak. Kalian yang dipercayakan pelayanan di mimbar, kalian harus memiliki hubungan yang berbeda. Keintimen dan kedalaman dengan Tuhan. Ketika engkau duduk diam di kaki Tuhan, kau harus menaklukkan pikiranmu, perasaanmu, kehendakmu perlu dilatih

45:18 berjam-jam sampai engkau terbiasa terkonnect dengan Tuhan, terhubung dengan Tuhan. Karena ketika kita ini masuk di dalam hadiratnya tanpa kita sadarin kita diubah di dalam hadiratnya. Kita mati terhadap diri sendiri. Kan tidak mungkin orang yang baru melakukan dosa datang ibadah sini tanpa tertuduh. Betul apa enggak, Bapak, Ibu? Kalau engkau memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan, ketika engkau melakukan dosa, melakukan pelanggaran, itu benar-benar tahu persis kalau itu gak berkenan di hadapan Tuhan, apa yang terjadi dengan dirimu? Bukankah kalian tertuduh? Bukankah kalian tertemplak? Bukankah kalian merasa kali berdoa enggak layak? Betul apa enggak? Atau kebal? Kalau kebal tetap melakukan

46:04 dosa itu ada yang salah dengan hidupmu itu. Tapi kalau ada rasa berduka, rasa gak enak, rasa tertemplak, artinya manusia rohmu itu sehat. Eng responi, engkau bertobat baru plong tanpa ada rasa tertuduk. Betul apa enggak? Bayangin kalau kita berjalan dengan sensitivitas seperti itu setiap hari kita semakin memiliki kepekaan dengan tuhan. Bahkan kamu ngomong salah sedikit pun tahu perkataan gak berkenan di hadapan Tuhan. Kamu bersikap sinis. Kamu ada enggak ngomong apa-apa tapi ada di dalam hatimu ada penilaian terhadap orang lain. Ih kok kayak gitu ya? Kok hatiku enggak enak? Roh Kudus bicara di dalam hatimu

46:50 memiliki kepekaan. Bayangkan kalau Bapak Ibu memiliki kepekaan yang tajam seperti itu, engkau semakin diubahkan. Tahu enggak kenapa orang susah diubahkan? Karena keras kepala, maunya sendiri, benarnya sendiri. Dia pikir apa yang dilakukan, yang diperbuatnya selalu benar. Itu istilah orang dunia hari ini NPD. Itu narsistik, personal, disorder. Itu istilah saya itu orang edan. Itu dikasih tahu susah, dinasihatin susah. benarnya sendiri play viktim nyalain orang lain tidak ngerti kehendak Tuhan dan di sini gak ada di sini orang yang hatinya berubah semua amin katakan amin amin istri-istri katakan yes

47:36 yes suamiku cinta Tuhan loh suamiku cinta Tuhan katakan begitu suamiku cinta Tuhan suamiku diberkati di bawah-bawah katakan istriku gak bawa lag istriku gak bawa lag penuh hikmah dan pengertian Senang enggak kalau punya seperti itu? Hidupmu bahagia ni. Ibu-ibu, kalian tambah tua jangan tambah cerewet ya. Nanti istri suamimu cepat mati nanti kalau cerewet harus disayangin. Tambah tua tambah penuh hikmat dan pengertian. Amin. Tambah tua tambah dipakai Tuhan. Tambah tua tambah diberkati Tuhan. Amin. Hidupmu akan jadi dampak berubah total. Karena banyak orang hanya sekedar senang rajin ibadah. Tapi gak mau menghidupin

48:22 firman, ujung dari hidupnya bikin trouble di mana-mana. Harusnya tambah kita ibadah semakin diubahkan. Semakin diubahkan semakin jadi berkat. Semakin dekat dengan Tuhan semakin memanifestasikan pekerjaan Tuhan di muka bumi. Tuhan mau memanifestasikan semua yang Dia ingin lakukan di muka bumi ini melalui hidup Bapak Ibu. Amin. Amin. Ngerti apa enggak ini? Ngerti. ngertos nopo mboten ibu-ibuos nek Tuhan itu pengin memanifestasikan semua yang pengin dikerjakan yang Tuhan pengin lakukan melalui hidup kita lewat tanganmu, lewat perkataanmu, lewat

49:08 tindakanmu, lewat keputusanmu, Tuhan pengin memanifestasikan dan dia sedang cari orang yang bersedia enggak ngeel, enggak ngotot. Apalagi kalian memiliki hubungan yang dalam bukannya sekedar minta dalam hubunganmu dengan Tuhan. Kamu bisa pengin kenal Tuhan lebih dari apapun. Kadang suami istri pengin kenal pasangannya butuh kadang berdiam diri memperhatikan apa yang dilakukan pasangannya. Betul apa enggak? Siapa yang pernah tertipu waktu menikah awalnya penuh cinta asmara, penuh pengertian setelah menikah?Ok kelakuannya horor kabeh? Bojoku aneh kabeh kelakuan serasa tertipu. Benar enggak pernah ngalami seperti itu? Sebenarnya bukan tertipu karena kita

49:54 belum kenal karakter aslinya seperti apa. Waktu dengan berjalannya waktu kadang kita perhatikan apa yang dia enggak suka, apa yang dia suka, apa yang dia inginkan, apa yang gak dia inginkan. Lama-lama kita ngerti pasangan kita seperti apa. Karena apa? Berjalan setiap hari. Belajar mendengar, belajar melihat, belajar memperhatikan. Ya, banyak orang Kristen di gereja enggak ngerti loh apa yang Tuhan mau dalam hidupnya. Bahkan enggak ngerti membangun hubungan dengan Tuhan loh. Enggak ngerti berdoa. Kalian pelayan Tuhan kalau kalian enggak berdoa, bawa belur pelayananmu, bawa belur keluargamu. Karena kalian adalah orang-orang yang berada di barisan terdepan. Kalian akan menghadapi banyak lebih tantangan di atas jemaat loh. Kalian

50:39 akan dilihat jemaat apa yang Bapak Ibu kerjakan. lakukan di luar gereja akan diperhatikan jemaat. Bukankah kita sering dengar kata orangor, "Oh, kamu pelayanan kok kelakuannya seperti itu?" Katanya hamba Tuhan kok seperti itu. Pernah dengar kata-kata seperti itu? Kalian enggak pernah dengar ya? Kalian enggak pernah dengar? Yaah. Kalian ini punya perasaan apa enggak ya? Kalau kita masih sering dengar seperti itu, artinya kan kita perlu koreksi diri kan. Apalagi kata-kata seperti itu ditujukan kepada kita. Berarti ada yang salah di dalam diri kita yang kita harus ubah. Makanya saya bilang harus lihat sampai kedalaman batinmu. Apa yang kamu perbuat selama ini? Berkenan di hadapan Tuhan apa tidak? Engkau memiliki

51:25 hubungan yang dalam dengan Tuhan apa tidak? Orang yang memiliki hubungan kedalaman dengan pasangannya, dia tidak mau nyakitin pasangannya. Dia tidak mau melukai pasangannya. Tidak mau berselingkuh. Dia tidak mau berzina, tidak mau berkhianat, bahkan dia tidak mau ngomong kasar sekalipun dalam hati. Toh kal keperrucut. Apa itu keperrucut? What is the meaning keprucut inih? Kepleset ngomong kasar kadang sadar diri terus peluk pasangannya. I'm sorry. Ya betul apa enggak? Karena memiliki hubungan yang dalam gak mau menyakiti dan melukai. Gak mau membuat pasangannya menderita. Gak mau meninggalkan, enggak mau menusuh dari belakang, enggak mau mengkhianati. Dia lakukan yang terbaik. Kalau kita memiliki hubungan yang dalam Tuhan, kita

52:11 enggak mau dengan sengaja nyakitin hati Tuhan. Kita enggak mau dengan sengaja melakukan hal yang jahat, berkata-kata yang najis dan kotor, berbuat yang tidak berkenan di hadapan Tuhan. Kita pengin setiap hari nempel dengan Tuhan, melakukan tepat seperti yang Tuhan mau. Melakukan tepat seperti yang Tuhan inginkan. Dan hidup kita semakin diubahkan. Am. Dimulainya Bapak, Ibu, engkau harus banyak diam di dalam hadirat Tuhan. Nah, kebanyakan orang suruh diam di dalam hadirat Tuhan, cerewetnya bukan main. Minta ini, minta itu, ngomong ini, ngomong itu. Coba belajar engkau diam di dalam hadirat Tuhan, pikiranmu akan mengembara ke mana-mana. Dan engkau perlu taklukkan. Semakin engkau bisa taklukkan, engkau semakin

52:58 bisa tenang dan bisa dibawa masuk sampai kedalaman hatinya Tuhan. diberkati apa enggak? Amin. Dapat sesuatu yang baru. Tersinggung. Bagus. Bagus sekali. Bangkit beri sama-sama. Sudah 1 jam saya ngomong. Tunggu, Pak. Duduk dulu nanti aja ya. Tenang. Tetap duduk diam dalam hadirat. Hai yang lain bangit berkit beri. Saya mau dengan pemain musik aja. Fokusmu sama Tuhan. Kalian pengin minta diurapi, engkau harus terhubung dengan Tuhan. Engkau pengin merasakan sesuatu yang spesial, hatimu fokus sama Tuhan.

53:46 Fokus sama Tuhan. Jangan banyak bergerak. Duduk diam dalam hadirat. Tuhan, aku berdoa setiap orang dalam ruangan ini, Engkau sendiri yang jamah mereka, engau sendiri yang urapi mereka bahwa mereka mengalami pengalaman pribadi dengan Engkau. Mereka mengalami sesuatu yang berbeda dalam hidupnya. Tarik pada pusat kehendak-Mu. Tarik dalam pusat kehendak-Mu. Beri pengalaman pribadi Tuhan. Amin. Aku matraikan firman-Mu dengan darah anak dombalah. Firman nempel dalam hati kami. Berhari-hari, berminggu-minggu,

54:32 berbulan-bulan firman jadi kehidupan. Amin. Dan aku berdoa minta spesial malam hari urapan-Mu turun atas pelayan ini Tuhan. Buka tanganmu doa-doa. Tuhan urapi mereka. Tuhan urapi mereka. Roh Kudus urapan-Mu sedang turun Tuhan. Amin. Turun pengurapanmu. Tumpang tangan atas kepala mereka satu persatu. Aku berdoa urapan itu semakin kuat. Dalam nama Yesus. Dalam nama Yesus. Penuhi. Penuhi orang-orang ini dengan hadirat-Mu. Penuhi dengan hadiratmu. Tuhan jamah

55:27 Tuhan. Lawat mereka. Lawat mereka. Lawat mereka. Lawat mereka. Lawat mereka. Panggil ibu sinius [Tertawa] situ. Oke. Buka tanganmu dua-dua. Tuhan lawat dengan hadirat sekarang. Semakin kuat. Semakin kuat. Semakin kuat urapan itu. Go kuat urapan itu. Dan aku berdoa

56:14 Jesus name. Jesus name. Penuhi. Terima kasih. Bagimu segala pujian, hormat, pengagungan dalam nama saya.

Share

Ringkasan Video YouTube