KRISTEN MEMANDANG ISRAEL DITENGAH PRO DAN KONTRA DI INDONESIA - Monique Rijkers | CBN Expert

Jawaban www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas pandangan bangsa Indonesia terhadap Israel dari berbagai aspek: pemberitaan media, sentimen agama, dan kebenaran objektif. Narasumber, Ibu Monik Reakers Rondonowo, berbagi pengalamannya dan memberikan perspektif berdasarkan Alkitab serta fakta sejarah. Video ini juga membahas tentang bagaimana umat Kristen Indonesia seharusnya bersikap terhadap Israel, dengan berpegang pada kebenaran firman Tuhan dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi dunia.

  • Pandangan negatif terhadap Israel seringkali dipengaruhi oleh pemberitaan media yang tidak seimbang dan sentimen agama yang kurang tepat.
  • Sebagai umat Kristen, penting untuk memahami peran Israel dalam rencana Allah berdasarkan Alkitab.
  • Umat Kristen Indonesia dipanggil untuk mengasihi tanah air, tetapi juga tidak boleh menutup mata terhadap rencana Allah bagi Israel.

Pengantar: Memahami Pandangan Indonesia terhadap Israel

Video ini membahas bagaimana bangsa Indonesia memandang Israel, mempertimbangkan pengaruh pemberitaan media yang seringkali bernarasi politik, sentimen agama yang mengakar, dan kemungkinan adanya kebenaran objektif yang tersembunyi. Sebagai umat Kristen dan warga negara Indonesia yang hidup dalam masyarakat plural, penting untuk memiliki sikap yang tepat terhadap Israel. Cahaya Bagi Negeri mengajak untuk mengupas secara jujur dan kritis hubungan Indonesia dan Israel, serta maknanya bagi umat Kristen Indonesia.

Perjalanan dan Visi Ibu Monik Reakers Rondonowo

Ibu Monik Reakers Rondonowo, seorang aktivis dan mantan jurnalis, mendirikan Yayasan Hadasa pada tahun 2016 sebagai payung hukum untuk edukasinya tentang Israel. Panggilannya muncul pada tahun 2012 saat pertama kali mengunjungi Israel, di mana ia melihat perbedaan antara pemberitaan media dan realitas di lapangan. Setelah lahir baru dan bernazar untuk melayani Tuhan, ia menghadiri seminar tentang Israel dan mulai membantu menerjemahkan materi untuk acara-acara tersebut.

Pandangan Negatif dan Disinformasi tentang Israel

Pengalaman Ibu Monik menunjukkan bahwa pandangan terhadap Israel di Indonesia cenderung negatif karena pemberitaan media yang tidak berimbang. Media mainstream seringkali hanya meliput dari satu sisi dan mengandalkan sumber berita yang anti-Israel, sehingga menciptakan misinformasi dan berita bohong. Selain itu, ajaran replacement theology di beberapa gereja juga berkontribusi pada pandangan negatif terhadap Israel.

Fakta Politik dan Media tentang Israel

Secara negara, Indonesia mengakui Israel dan Palestina dengan solusi dua negara. Kedutaan Besar Palestina ada di Jakarta, dan Presiden Palestina pernah bertemu dengan presiden Indonesia. Narasi bahwa Israel menjajah Palestina adalah keliru karena faktanya itu adalah tanah Israel. Media mainstream di Indonesia kurang meliput dari kedua sisi, terutama dari sisi Israel, dan seringkali mengandalkan kantor berita yang anti-Israel.

Kasih Setia Tuhan dan Janji pada Israel

Keberadaan Israel hingga saat ini adalah karena kasih setia Tuhan. Jika Tuhan tidak menjaga bangsa ini, mereka pasti sudah punah. Janji Tuhan pada Israel harus diyakini oleh umat Kristen, meskipun ada kesimpulan negatif yang dikaitkan dengan korban perang dan muatan politik. Perang saat ini terjadi karena serangan 7 Oktober 2023 yang menewaskan lebih dari 1300 orang dan menyandra 253 orang.

Disinformasi Serangan 7 Oktober dan Sejarah Gaza

Serangan 7 Oktober menewaskan 1300 orang pada hari Sabat, ketika orang Israel sedang beristirahat di rumah. Serangan ini menargetkan 25 kibbutz, yang menyebabkan banyak korban. Narasi bahwa Israel menjajah Gaza tidak benar karena Gaza adalah tanah warisan untuk suku Yehuda. Pada tahun 1948, seharusnya Gaza menjadi wilayah Palestina, tetapi justru dikuasai oleh Mesir hingga tahun 1967.

Sejarah Penguasaan Gaza dan Intifada

Pada tahun 1967, Israel merebut Gaza dan Gurun Sinai dari Mesir dalam perang 6 hari. Dari tahun 1967 hingga 2005, Israel menguasai Gaza. Pada tahun 2005, Israel melepaskan Gaza karena adanya intifada, aksi kekerasan dan teror dari Palestina. Hamas memenangkan pemilu tahun 2006 dan sejak itu Gaza menjadi basis teror, bukan perdamaian. Tanah Israel tidak boleh dibagi karena itu tanah Tuhan.

Perdamaian yang Gagal dan Kondisi Israel Saat Ini

Israel selalu menyerahkan tanah setiap kali berdamai, seperti pada tahun 1993 ketika memberikan tanah Betlehem, Yeriko, dan Shikam kepada Palestina. Namun, perdamaian tidak terjadi, dan intifada terus berlanjut. Saat ini, ada penyerangan di Yerusalem yang tidak banyak diberitakan. Israel adalah negara Yahudi dengan populasi 8 juta orang Yahudi dan 2 juta orang Arab Palestina yang memilih menjadi warga negara Israel.

Sikap Umat Kristen Indonesia dan Informasi yang Benar

Sebagai orang Kristen di Indonesia yang plural, penting untuk berpatokan pada Alkitab dan tidak langsung anti-Israel karena informasi yang salah. Israel tidak akan pernah menyerang warga sipil. Media mainstream di Gaza adalah media anti-Israel. Israel memiliki publikasi yang akurat, tetapi media mainstream seringkali tidak mau menggunakannya. Iblis adalah bapa segala dusta dan sedang giat melakukan pemutarbalikan fakta.

Kembali ke Alkitab dan Identitas Israel

Umat Kristen harus kembali ke Alkitab untuk melihat bagaimana Israel di mata Tuhan masih ada sampai akhir zaman. Efesus 2 ayat 12-13 menjelaskan bahwa kita didekatkan dengan bangsa Israel melalui darah Yesus dan menjadi kewargaan Israel secara rohani. Setiap orang Kristen yang mengerti kebenaran harus punya kerinduan ke kediaman Allah dan belajar sejarah agar tidak salah arah. Alkitab bukan hanya buku sejarah, tetapi juga nubuat yang berkaitan dengan Israel.

Peperangan dan Kerajaan 1000 Tahun

Peperangan yang terjadi saat ini adalah ujung-ujungnya perang yang akan dilakukan oleh Yesus sendiri. Kita harus menolak perang, tetapi juga tidak boleh salah konteks dalam peperangan melawan kejahatan dan teror. Kita tidak bisa berbuat apa-apa melawan kebenaran yang sumbernya dari Alkitab. Pesan untuk umat Kristen Indonesia adalah fokus pada kebenaran dan selalu kembali ke Alkitab.

Pandangan Prabowo dan Pengakuan Palestina

Pernyataan Prabowo untuk mengakui Israel adalah positif. Prabowo sadar bahwa tetangga Israel berbahaya dan ingin mengirimkan tentara perdamaian. Israel selama ini tidak mengakui Palestina sebagai negara karena tidak jelas lokasinya. Sebuah negara membutuhkan wilayah, dan tidak pernah ada kerajaan Palestina dalam kitab suci. PBB akan bersidang pada September 2025 untuk mengakui negara Palestina di Yudea, Samaria, dan Gaza.

Implikasi Pengakuan Palestina dan Relevansi Iman Kristen

Jika Palestina berdiri, anak cucu kita akan bertanya mengapa ada perbedaan antara Alkitab dan kenyataan. Nama Yudea diubah menjadi Palestina oleh Kaisar Romawi Hadrian pada tahun 135 Masehi. Isu ini membuat Ibu Monik tertarik karena ada perbedaan antara yang dilihat dan yang diberitakan. Lokasi bait suci di Bukit Bait Suci sekarang ada masjid, dan UNESCO memutuskan tidak ada hubungan antara Bukit Bait Suci dengan Yudaisme. Iman Kristen sangat relevan dengan apa yang terjadi di Israel.

Tugas Gereja dan Identitas Yesus

Gereja harus menghindari replacement theology dan menyadari bahwa kita adalah Israel rohani karena dicangkokkan kepada cabang zaitun asli. Kita harus ingat identitas Yesus yang belum digenapi sebagai raja. Yesus adalah singa dari suku Yehuda. Kita tidak boleh meminggirkan keyahudian identitas Yesus. Target iman kita adalah Yerusalem baru, tetapi sebelum itu ada kerajaan 1000 tahun di bumi dengan pusat pemerintahan di Yerusalem.

Kebenaran dan Pesan untuk Umat Kristen Indonesia

Kita tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran yang sumbernya dari Alkitab. Iblis adalah bapa segala dusta dan selalu membenturkan kita, termasuk dalam soal Israel. Pesan untuk umat Kristen Indonesia adalah fokus pada kebenaran dan selalu kembali ke Alkitab. Relevansi iman kita dengan Israel di sepanjang masa tetap berpatokan pada Alkitab. Pemerintahan dunia akan selalu berganti, tetapi Alkitab tetap benar.

Ajakan untuk Mencintai Firman Tuhan dan Belajar tentang Israel

Tetap baca Alkitab dan ikuti firman Tuhan, meskipun gereja tidak terlalu bicara tentang Israel. Bisa juga menonton YouTube Fakta Israel atau CBN. Target kita adalah jangan sampai gagal paham karena iblis menang. Kita harus memikirkan nasib generasi muda penerus iman Kristen. Kita harus mencintai firman Tuhan dan tidak berhenti belajar.

Kesimpulan dan Ajakan untuk Mendukung CBN

Cara kita melihat Israel tidak boleh hanya berdasar opini atau sentimen, tetapi harus kembali kepada kebenaran firman Tuhan. Sebagai umat Kristen Indonesia, kita dipanggil untuk mengasihi tanah air, tetapi juga tidak boleh menutup mata terhadap rencana Allah bagi Israel. Ujilah setiap berita dan opini dengan kebenaran firman Tuhan dan aktif mengajak keluarga belajar perspektif Kristen tentang Israel. Jadilah suara damai di tengah bangsa yang mudah terprovokasi. Dukung CBN untuk melakukan program pemuridan dan pelayanan kemanusiaan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:01 [Musik] Bagaimana sebenarnya kita bangsa Indonesia memandang Israel? Apakah sikap yang dibentuk oleh pemberitaan media yang penuh narasi politik atau oleh sentimen agama yang sudah mengakar sejak lama? Atau mungkinkah ada kebenaran objektif yang selama ini tersembunyi? Sebagai umat Kristen, kita tidak bisa menutup mata bahwa Alkitab banyak berbicara tentang Israel. Namun di saat yang sama kita adalah warga negara Indonesia yang hidup dalam masyarakat plural. Lalu bagaimana kita menempatkan

0:47 sikap yang tepat? Dalam episode ini, Cahaya Bagi Negeri mengajak Anda untuk mengupas secara jujur dan kritis mengapa hubungan Indonesia dan Israel sering memicu pro dan kontra dan apa arti semuanya bagi umat Kristen Indonesia. Tapi sebelumnya jika Anda membutuhkan doa dan penguatan, silakan Anda bisa langsung hubungi nomor layanan doa yang tertera di layar dan segera kita berbincang dengan narasumber kita hari ini. Namun sebelum kita dalami lebih jauh tema kita kali ini, jika Anda ingin didukung dalam doa sekali lagi bisa langsung kirimkan pesan ke nomor layanan doa caya bagi negeri yang juga

1:33 tertera di layar. Kali ini kita akan berbincang dengan Ibu Monik Reakers Rondonowo. Beliau adalah seorang aktivis Indonesia dan mantan jurnalis dengan berbagai penghargaan yang kini beliau banyak melakukan edukasi pada publik di Indonesia tentang berbagai hal berkaitan dengan Israel. Shalom, Ibu. Shalom. Terima kasih, Pak Andi. Kami terima kasih kesempatannya kami. Terima kasih. Ini todakaba ya. Iya, sudah hadir di sini. Ee Ibu sebelumnya ada yayasan yang memang menjadi passion Ibu yang di ee dimulai tahun 2016. 16 yayasan namanya saya pilih Hadasa. Hadasa itu

2:20 nama Ibrani dari Esther. Ester itu justru nama Persia. Iya. Iya. Nama Ibraninya Hadasa. Oh, oke. Nah, itu memang muncul di 2016 itu atau e passionnya muncul di mana? Saya membentuk yayasan secara resmi, secara legal, tercatat di Kementerian Hukum dan HAM. Oke. Ee karena memang saya tahu ini isu yang sensitif di Indonesia. Karena itu saya harus punya payung hukum untuk kegiatan-kegiatan saya. Nah, karena itu Agustus 2016 saya bikin yayasan. Tapi saya dengar dari 2012 Anda mulai Iya. Tetapi passion-nya atau mungkin gini panggilannya atau visinya datang tahun 2012 ketika saya pertama kali ke Israel. Heeh.

3:05 Nah, waktu itu saya sudah 10 tahun jadi wartawan. Iya. Nah, saya bingung dong antara yang diberitakan dengan yang dilihat kok berbeda. Secara seorang jurnalis pasti akan mengungkapkan fakta dan realitas. Betul. Ee dan waktu itu memang 2012 saya baru lahir baru saya baru baptisam dan saya memikirkan oke lahir baru berarti saya juga mau visi yang baru. Heeh. Saya mau hidup yang baru. Jadi saya tanya Tuhan saya bernazar Tuhan apa yang Engkau mau saya lakukan. Heeh. He. Ambil hidup saya gitu ya. Heeh. Saya dedikasikan untuk engkau. Itu di Yerusalem 2012. Wow. pulang-pulang ee waktu itu saya ke Yerusalemnya dengan Ibu Indri Gautama. Heeh.

3:51 Pulang-pulang ee di salah satu gereja ada seminar Y Israel yang me yang mengadakan adalah Christian for Israel Internasional. He he. Hamba Tuhan dari Belanda itu seperti bicaranya apa yang saya inginkan. Straight pointed kepada Ibu ya. Iya. Jadi pikiran saya terbuka dan saya langsung datangi hamba Tuhan tersebut. Saya bilang, "Pak, apa yang bisa saya bantu?" Heeh. Heeh. Jadi saya bantu menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia. He. Dan itu di semacam bulletin lah, dibagi-bagikan untuk acara seminar-seminar beliau. Oke. Oke. Oke. Nah, tapi ya pada masa itu pendeta yang menerima lihat oh Israel ada yang ditaruh.

4:36 Heeh. Ada yang dikembaliin ke saya gitu ya. I. Jadi waktu itu memang tahun 2013 memang belum banyak yang mengerti. Iya. Kalau bicara belum banyak semuanya saya potong. Ee kalau sekarang kan kita sudah semakin banyak nih justru. Tapi semakin banyaknya adalah karena ada banyaknya ee berita-berita di TV dan lain segala. Ee pertanyaan saya yang pertama adalah dari pengalaman Ibu lalu Ibu berkembang di tahun ini. Ee saya merasakan sebagai bangsa Indonesia gitu kita melihat bagaimana yang terjadi. Jujur saja pasti pandangannya itu negatif kalau ada ee berita atau informasi mengenai Israel hari-hari ini gitu ya. Nah, jadi sebenarnya kalau dari kacamata

5:22 Ibu dari kacamata jurnalistik Iya. Ini yang enggak realnya itu di mananya? di politiknya kah atau di media cara menyampai memaparkan informasinya kah atau dari sudut pandang agamanya yang memang harus diperbaiki supaya ee tidak langsung menghakimi dan ee tidak langsung menjustifikasi bahwa Israel itu begini. Oke. Sebetulnya kalau kita lihat tadi kan ada media politik dan juga dari ajaran agama. Heeh. Kalau Indonesia, Bapak, Ibu semua secara negara kita itu mengakui Israel dan Palestina secara negara. Secara negara, secara kebijakan kita mengakui yang namanya two state solution. Iya. Dan di negara kita kedutaan besar Palestina itu sudah ada di Jakarta.

6:08 Hm. Dan Presiden Palestina Mahmud Abbas sudah pernah datang ke Indonesia misalnya. sudah pernah, maaf, sudah pernah bertemu dengan presiden di Indonesia, Presiden Jokowi, Presiden ee dari ee Yaser Arafat pernah bertemu ee Megawati. Jadi ini presiden. Karena apa? Karena Palestina sudah pernah mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 1988. Heeh. Nah, kalau ditanya selama ini adalah oh Israel kan menjajah Palestina itu narasi yang keliru. Tapi kenapa keliru? Karena faktanya tidak

6:54 pernah ada penjajahan karena itu tanah-tanah Israel. Nah, itu satu. Dari politik berarti mengakui kan dua negara. Iya. I yang e kedua media. Media mainstream di Indonesia kekurangannya adalah tidak cover both sides. Jadi hanya dari satu sisi, tidak melihat dari sisi Israel. I ee tempat saya bekerja dulu tidak ada kontributor dari Israel misalnya. Bagaimana caranya kita bisa mengetahui peristiwa yang sebetulnya terjadi jika kita tidak punya kontributor. Kita hanya mengandalkan dari media massa kantor berita yang anti Israel. Iya. Artinya mereka yang anti Israel pun

7:41 memang secara terang-terangan memang membuat sebuah ee kenyataan menjadi tidak kenyataan secara tidak nyatanya. Narasinya memang menjadi misin informasi. Heeh. Narasinya menjadi berita bohong. Heeh. Banyak hal yang sebetulnya apalagi di era perang banyak sekali ee ketidakbenaran. Nah, yang tadi ee apakah ada ada ka atau apakah ada kontribusi dari ajaran? Tentu saja ada. Di gereja, mohon maaf saya harus katakan ini, ada yang namanya ajaran replacement teologi, teologi penggantian yang menganggap Israel sudah bukan lagi bangsa pilihan Tuhan. sejak adanya gereja. H. Nah, ini dimulai sejak dari konsil ini sih ya tahun 325 Masehi.

8:30 Akar Yahudi dicerabutkan dari kekristenan. Iya. Makanya Paskah bukan lagi Paskah Yahudi. Heeh. Iya. Iya. Iya. Bukan lagi Paskah bagi orang Kristen. Bukan lagi Yesus yang mati di kayu salib. Karena itu disebut diganti menjadi Jumat agung. Paskah adalah kebangkitan. He. Padahal narasi di Alkitab tidak seperti itu. Paskah adalah kematian. Iya. Kebangkitan. Kebangkitannya beda lagi. Iya. Passover. Kebangkitan adalah Yesus Yesus menjadi bangkit dari kematian. Karena apa? Karena kita juga kelak akan dibangkitkan loh dari kematian. Iya. Dengan tubuh kemuliaan. Dengan tubuh kemuliaan. Iya. Jadi ini agak ada apa ya

9:17 kesalahan yang membuat jadinya jemaat bingung gitu loh. Mungkin itu juga yang membuat akhirnya ee materi-materi disampaikan di mimbar-mimbar pun menghindari topiksi atau topik-topik seperti itu ya. Karena supaya ya udahlah lebih baik ya. Tapi jadinya malah semua serba berkat semua ya Bu ya. Iya. Nah, jadi sebetulnya gini, Israel itu jujur kalau kita mau lihat Israel ada sampai hari ini itu karena apa? Kasih kasih setia Tuhan. Kasih setia Tuhan. Betul. Kalau Tuhan tidak menjaga bangsa ini, pasti dia binasa, pasti dia punah. Karena kita lihat yang menguasai bangsa ini siapa? Heeh. Mulai dari Romawi. Ya, enggak usah yang

10:04 mundur ke perjanjian lama deh, Pak Babilonia. ada lalu kemudian aja itu menjajah Israel 400 tahun tapi orangnya tetap eksis. Nah, bayangin kalau janji Tuhan tidak tergenapi pada Israel, bagaimana kita bisa yakin? Tapi bagaimana untuk meyakinkan ee janji Tuhan pada umat Kristen sekarang melihat Israel yang memang akhirnya muncul ee kesimpulan-kesimpulan karena di dikaitkan dengan korban-korban dari perang. Lalu kemudian juga kenyataan bahwa yang terjadi saat-saat ini gitu loh, semua yang ada ditampilkan mengenai Israel adalah semua memang kenyataan adalah muatan politik. Apakah itu memang

10:49 harus seperti itu? Kalau dari ee oke apa yang terjadi pada Israel saat ini? Kita harus bertanya dulu. Ini perang karena apa? Perang ada awal mulanya. Heeh. Kalau tidak ada serangan 7 Oktober 2023 yang menewaskan lebih dari 1300 orang dan menyandra 253 orang, tentu tidak akan ada perang. Nah, sebentar Bu. Ini menarik ini karena kalau yang ditayangkan di TV itu hanya serangan-serangan sekilas beberapa rumah saja. Jadi hanya dihitung tidak sampai 1000 berapa 1300 orang. Heeh. Yang yang tewas pada satu hari itu Oktober. Pada hari itu dan itu pada saat Sabat. Iya ya. Ee kenapa bisa kebobolan? Karena

11:36 pada saat Sabat. Sabat adalah di mana semua orang memang mesti istirahat di rumah tidak melakukan kegiatan apun. menonton TV, tidak menyalakan radio, tidak pegang HP semua korbannya. Korbannya itu di jalan korbannya itu di banyakan di rumah ya mereka saturin di rumah. Karena ada 25 keyboots. Keyboots itu adalah komunitas Yahudi atau kampung. Satu keyboots itu isinya 25 sampai 5 ee ee sori satu keyboots isinya 50 sampai 200 rumah. Heeh. Nah, bayangin ada 25 keyboots yang diserang. Heeh. Makanya korbannya banyak. Iya. Oke. Berarti ini ini membenar apa? mengarahkan kepada sebuah informasi yang selama ini disinformasi juga ya karena tidak sampai ke informasi itu. Karena begini mungkin Pak Pak Andi mereka menyatakan itu serangan yang

12:23 dimaklumi karena apa alasannya? Israel menguasai tanah Gaza. Makanya mereka berhak untuk melawan. Tapi itu narasi yang tidak betul. Oke, mari kita betulkan narasi ini. Jadi, sebenarnya ee bukan Israel menjajah tanah Palestina ya, tanah Gaza ya, tapi sebenarnya adalah Gaza itu memang sudah memang sudah menjadi milik Israel pada dasarnya. Jadi Gaza adalah tanah warisan untuk suku Yehuda. Suku Yehuda. Bacalah kitab Yosua. Iya. Saya enggak mau nyebutin ayatnya supaya Bapak Ibu baca. Iya. Tapi ini juga bagus juga untuk ee masyarakat umum, Bu. He artinya untuk teman-teman kita. Oke. Jadi gini, Gaza adalah tanah warisan untuk suku Yehuda.

13:09 He. Sampai di era Salomo, sampai di era Hizkia, Gaza dikuasai. I memang pada masa Yosua Gaza tidak direbut. Iya. Tapi masa hakim-hakim lalu berlanjut hingga ke Salomo dikuasai. Iya. Bahkan ee di Gaza pada tahun 1948 ketika Israel merdeka, harusnya tanah Gaza itu menjadi wilayah Palestina. Namun apa yang terjadi? Justru Mesir yang menguasai Tanah Gaza. Heeh. Dari tahun 1948 sampai 1967. Kemudian Mesir, Suriah, Yordania, Lebanon, dan Irak menyerang Israel lagi.

13:56 Heeh. Tahun 1967. Bukannya Israel kalah, malah Israel menang hanya dalam waktu 6 hari. Yom Kipur. Bukan Yom Kipur tahun 1973. Oh, perang 6 hari inilah Israel berhasil merebut Gaza dan Gurun Sinai dari tangan Mesir. Merebut Yerusalem Timur, Yudea dan Samaria dari tangan Yordania. Merebut Golan dari tangan Suriah. Iya. Iya. Nah, karena direbut itulah dari tahun 1967 sampai tahun 2005. Kenapa tahun 2005 Israel melepaskan Gaza? Karena ada yang namanya intifadah. Intivada ini adalah kegiatan aksi kekerasan dan teror.

14:41 Intivada berlangsung dari tahun 2000 sampai 2005 sehingga Israel memutuskan, "Baiklah kita serahkan Gaza, kita keluar dari Gaza agar tanah ini menjadi tanah milik Palestina demi perdamaian." Ini intivada ini yang melakukan siapa? Pihak mana? Palestina. Dari Hamas. Maksudnya Hamas waktu itu masih sebuah organisasi Ikhwanul Muslimin cabang cabang Gasa. Ikhwanul Muslimin pusatnya di Mesir. Namun dia punya cabang karena dulu kan dikuasai Mesir. Nah, dia punya cabang di Gaza. Ketika Israel keluar dari Gaza, Hamas menang pemilu tahun 2006. Sejak itu Gaza menjadi basis teror, bukan perdamaian. Kenapa? Karena memang

15:27 tanah Israel enggak boleh dibagi. Itu tanah Tuhan. Ada di Yoel 3 ayat 2. Betul. Apa konsekuensinya? Karena melanggar hukum Israel, melanggar hukum Tuhan. Tanah enggak boleh dibagi malah dikasih. Inilah konsekuensinya. Dia bertetangga dengan teroris. Oke, ya. Ini jadi kita jadi ingat pada saat Hizkia juga mencoba untuk memulihkan dan ee dengan cara mengajak merayakan paskah bersama antara Bani Israel sama Bani Yehuda kan dijadikan jadi satu gitu. Ada enggak usah-usaha itu ee hari-hari ini Israel untuk bisa dalam tanda kutip mencoba untuk merangkul kembali? Oke, saya paham. Karena kondisi saat ini saya sebagai orang Kristen di

16:13 Indonesia Heeh. Kuncinya bukan perdamaian. Kenapa? Karena Israel selalu setiap kali berdamai menyerahkan tanah. Oh, coba Pak Andi bayangi. Iya. Iya. Iya. Tahun 1993. Heeh. Israel kasih tanah Betlehem, Yeriko. Iya. Shikam kepada Palestina. untuk berdamai dalam kesepakatan Oslo. Makanya walikotanya di Betlehem kan orang Palestina. Iya. Nah, apakah terjadi perdamaian? Enggak. Kenapa enggak terjadi perdamaian? Loh, buktinya tahun 2000 sampai 2005 ada intifadah. Paham enggak? Iya. Ya. Ya. Nah, sekarang mereka ingin intifada

17:00 ketiga untuk dapat apa? Yerusalem. Ngomong Yerusalem. Ee berita terakhir saya dengar ee ada penyerangan di halte ada teror ee enam orang tewas, enam orang langsung tewas dan juga beberapa luka-luka serius e yang mana kita tahu Yerusalem itu sebenarnya adalah kota yang tersucil lah ya. Iya. Betul ya. Artinya tidak boleh sembarangan orang untuk melakukan segala sesuatu di situ. Iya ya. tetapi ini tidak terblow up. Apakah ini bagian juga contoh dari yang Ibu Monik sampaikan tadi bahwa oke itu diinformasikan tapi hanya running tek saja tapi enggak pernah tuh diangkat kenapa terjadi penembakan apanya mainstream selalu inginnya pihak Israel yang terlihat negatif sementara pihak dari Palestina jika

17:46 mereka melakukan kekerasan tentu ditutup-tutupi. Nah, perlu kita ketahui bersama bahwa Israel itu adalah negara Yahudi dengan populasi 8 juta orang Yahudi, tapi ada 2 juta orang Arab Palestina yang memilih menjadi warga negara Israel. Dan Israel meskipun dia ini mengalami berbagai teror dan kekerasan dari tetangganya, tapi ia begitu baik. sebelum 7 Oktober warga Palestina di Yudea dan Samaria atau di dunia disebutnya sebagai tepi barat bisa kerja. Betul. Betul. Di Israel. Warga Gasa bisa kerja dengan gaji paling tinggi lagi ya. UMR-nya paling besar

18:32 justru lebih besar daripada ee Palestina sendiri yang memberikan. Iya. yang menyakitkan warga Gaza yang bekerja di kibuts-kibuts di perbatasan antara Israel dengan Gaza. Mereka inilah yang menjadi mata-matanya Hamas. H. He. Jadi mereka yang memberitahukan kepada Hamas, "Oh, rumah satpam di sebelah sini, gudang senjatanya sebelah sini untuk keyboot ini." Jadi, itulah yang disasar sehingga benar-benar mereka lumpuh ketika terjadi serangan teror. Oke. Apakah ini jugaat ee bisa dijadikan sebagai pemikiran yang bijak ee karena kita di Indonesia kan plural ya, Bu Malik ya? Bagaimana kita harus bersikap sebagai orang Kristen di Indonesia yang memang ee populasinya kita bisa ketahui banyak saudara-saudara kita yang masih tidak mendapatkan

19:19 informasi yang sebenar-benarnya. Apa yang bisa kita lakukan? Yang bisa kita lakukan pertama jelas sekali kita patokannya Alkitab ya. Heeh. Jadi, betul kalau misalnya Bapak Ibu semuanya melihat, wah ini ada kejadian nih di Israel. Heeh. Kok Israel jahat banget ya? Hancurin rumah orang gasa, hancurin rumah sakit dan sebagainya. ee terakhir bahkan sudah mulai banyak ee teman-teman kita yang sesama keluarga Kristen juga sudah mulai langsung anti Israel karena apa informasinya adalah menyerang salah satu gereja ee di Gaza juga, Gereja Katolik di Gaza. Iya. Padahal enggak, tidak seperti itu

20:05 faktanya. Israel tidak akan pernah menyerang warga sipil. Kenapa video-videonya yang ditampilkan seperti itu, Bu? Itu tadi media mainstream yang ada di Gaza adalah media anti Israel. Israel kan ee orang-orangnya pintar, mereka juga punya teknologi terus terang saja ee bahkan termasuk canggih lah. Ya gini secara ee publikasi dari Israel. Israel punya begitu banyak publikasi. IDF punya publikasi bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Farsi. GPO mereka ya, government press office juga selalu memberikan video, tampilkan ee sumber-sumber berita yang akurat.

20:52 Heeh. Masalahnya media mainstream mau enggak pakai kalau sumbernya dari IDF? Bahkan di PBB pun sendiri semua bukti-bukti foto yang disampaikan pada saat kejadian itu pun sebagai alasan itu pun juga tidak diakui ya. tidak diakui banyak hal yang memang nah ini dia iblis adalah bapa segala dusta ya dan sekarang iblis lagi giat-giatnya melakukan pemutarbalikan fakta misinformasi berita bohong kita enggak usah heran nah tadi kalau ditanya kita sebagai umat Kristen saya bilang back to the Bible kenapa harus kembali ke Alkitab karena kita akan melihat bagaimana Israel di mata Tuhan masih ada sampai di akhir zaman I betul Betul. Betul. Jadi enggak mungkinlah bangsa ini akan

21:41 satu akan binasa. Itu enggak mungkin. Jadi kemarin ada perang Iran menyerang Israel, nanti akan nuklir segala macam. Saya punya iman, saya baca kok. Oh, ini tanah ini akan menjadi tempat di mana kerajaan 1000 tahun menjadi pusat pemerintahan. Enggak mungkinlah. Sampai mereka juga berani memberitakan Ben Gurion sudah lulantak kena rodal dan setelah. Mereka memang ingin mendengar apa yang buruk dari Israel selalu. Tapi kita orang Kristen, sikap hati kita, kita ini adalah memang Bapak Ibu semua, saya Pak Andi, kita di Indonesia. Iya. Tapi di Alkitab ada Efesus 2 ayat 12. Saya bacakan ya ayatnya.

22:27 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan dengan tidak dan tidak mempunyai pengharapan dan tanpa Allah di dunia ini. I Efesus 2 ayat 13. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus, kamu yang dahulu jauh sudah menjadi dekat oleh darah Kristus. Jadi kita ini justru karena kita sudah ada darah Yesus, kita didekatkan dengan bangsa Israel. Betul. Kita menjadi kewargaan Israel secara rohani. Betul. Betul. Jadi siapa kita yang mau anti Israel? Justru enggak sesuai dengan enggak sesuai dong dengan Efesus 2 ayat 12 sampai 13. Betul. Dan seharusnya setiap orang

23:12 Kristen yang mengerti kebenaran harus punya kerindu ke kediaman Allah. datang ke tempat kediaman Allah karena itu bagian dari bagaimana kita bisa menapaki sejarah demi sejarah yang ada di itu konteksnya mungkin untuk belajar sejarah supaya kita belajar sejarah jadi kita tidak tidak salah arah gitu kan. Betul. Tapi sesungguhnya kalau saya ya karena saya benar-benar ee mengedukasi orang Indonesia ini dalam konteks begini Pak Andi. Alkitab kita bukan hanya sebagai buku sejarah loh. Iya. Tapi Alkitab kita ini adalah nubuat. Iya. Karena masih banyak yang belum terjadi dan itu berkaitan dengan Israel. Betul. Dan hari-hari ini sudah mulai banyak kelihatan dan hari-hari ini mulai digenapi. Betul gitu. Perang demi perang yang terjadi

23:58 ini ujung-ujungnya adalah perang yang akan dilakukan oleh Yesus sendiri ketika Yesus datang mengendarai kuda putihnya. Karena ayat di Alkitab di Wahyu berkata, "Hanya Yesuslah yang bisa berperang dengan adil." Betul. Bayangin. Betul. Jadi kadang-kadang pendoa-pendoa ya, maaf ini kalau saya bilang berdoa ketahuilah Alkitab dulu baru kita berdoa. Kita menolak perang. Menolak perang memang kita enggak mau berperang. Iya. Tapi jangan salah konteks juga. Betul. Peperangan melawan kejahatan itu is a loh. Itu harus. Iya. peperangan melawan kekerasan dan teror justru kita salah kalau kita diam aja.

24:45 Iya. Dan yang sekarang terjadi adalah justru yang melakukan itu malah dibuat menjadi sebagai korban. Yang korban adalah dibuat sebagai pelakunya ya, playing victim ya. Ee Bu Moni kita langsung agak sedikit ee update. Pak Prabowo Presiden kita ini kan ee ada saya ingat banget ada dua perkataan beliau ya. Yang pertama adalah kami akan mengakui ee Israel. Palestina jikalau ada beberapa persyaratan ya termasuk salah satunya adalah bagaimana Israel mengakui kedaulatan Palestina. Itu yang pertama. Yang kedua adalah yang menarik yang tidak kalah menarik adalah beliau menyanggupi menampung 1000 orang ee pengungsi ee Palestina ya untuk membantu mereka. Pendapat Ibu pribadi gini, pernyataan Pak Prabowo akan

25:31 mengakui Israel itu sangat bagus karena ini satu-satunya mungkin pernyataan positif untuk mau mengakui Israel yang dikatakan oleh Presiden di saat menjabat. Ini bagus. Dan yang kedua, Prabowo, Presiden Prabowo sadar betul bahwa tetangga Israel adalah orang-orang yang bahaya, berbahaya. Makanya Pak Prabowo juga mau mengirimkan tentara perdamaian. He. Untuk menjaga. Heeh. Karena ia sadar betul memang ini dua negara ini tetangga nih akan ee banyak kasus kekerasan. He. Namun pertanyaan saya adalah Israel selama ini memang tidak mengakui Palestina sebagai

26:18 negara meskipun Palestina sudah mendeklarasikan kemerdekaan tahun 1988. Kenapa? Karena tidak jelas lokasinya di mana. Hm. Oke. Sebuah negara membutuhkan wilayah. I wilayah Palestina di mana? Pernah ada enggak sih kerajaan Palestina? Enggak ada. Kalau kalau di kitab suci tidak tercatat dan tidak tertulis. Di kitab suci adanya Filistin, tapi Filistin itu dari pulau kereta. Kereta. Dan itu bukanlah Palestina. Ya, itu Yunani. Iya. Ada banyak orang yang yang yang yang menyalah artikan bahwa Filistin itu adalah nama dulu sekarang adalah menjadi Palestina. Iya. Itu diubah nama Yudea diubah oleh kaisar Romawi yang bernama Hadrian pada tahun 135

27:06 Masehi. Yudea diganti menjadi Palestina. Ibu kota Yerusalem diganti menjadi Aelia Kapitolina. tapi orangnya tetap Yahudi. Nah, yang problem sekarang September 2025 ini si ee PBB, Majelis Umum PBB akan bersidang ke sidang yang ke-80 dan mereka akan mengakui negara Palestina. Apa yang menjadi pertanyaannya di mana negara ini lokasinya? Di mana kira-kira menurut Ibu di mana mereka maunya? G Yudea dan Samaria serta Gaza. Oh, Gaza no problem lah. Ambillah. Oke. Karena sudah dikasih. I masalahnya di Yudea dan Samaria itu

27:51 berkaitan dengan kekristenan kita. Betul. Ada Silo, ada Betel. Betul. Yerusalem pun di Yudea loh. Iya, betul. Jadi gimana nih kira-kira anaknya Pak Andi dan cucunya Pak Andi kalau beneran nih Palestina berdiri baca Alkitab tanya op kok beda ya Alkitab sama kenyataan kenyataannya. Kira-kira dia masih percaya Alkitab enggak? Iya iya iya iya. Tentu cucu sama anak saya akan lihat, "Oh, di sini namanya beda kok," gitu. Nah, kok katanya Yesus lahir di Pales e Yesus lahir di Betlehem, tapi kok

28:36 Betlehemnya sekarang Palestina, opah? Palestina. Iya. itu gimana kita menjelaskan hal ini? Waktu saya bersama rombongan pun juga tidak sedikit yang bertanya dan akhirnya penjelasan yang ringkas dan singkat yang mudah sekali untuk ditangkap bahwa intinya adalah karena itu tadi karena memang mau enggak mau Israel harus memberikan ini kepada ee Palestina. Makanya saya langsung langsung potong walikotanya adalah apa sih? Orang Palestina. Walikotanya Maher sekarang ini adalah orang Arab Palestina yang beragama Kristen Ortodoks Yunani. Saya pernah diajak ke rumahnya Maher naik mobil sportnya. Sport dua pintu. Nah, intinya adalah sebenarnya gini. Makanya isu ini kenapa

29:22 membuat saya ee apa ya? Ya, menarik hati saya. Karena saya sebagai wartawan dulu, saya aja jadi loh kok beda banget ya antara yang saya lihat dengan yang diberitakan. Nah, sekarang semakin ke sini kok malah lama-lama aku baca saya baca Alkitab kok makin takut ini negara jadi benar-benar terhilang gitu ya. lokasi-lokasi bait suci di bait suci sekarang, bekas bait suci sekarang karena di atasnya ada masjid, maka UNESCO memutuskan tahun 2017 tidak ada hubungan antara Bukit Bait Suci dengan Yudaisme.

30:07 Kalau tidak ada hubungan dengan Yudaisme, Pak, bagaimana dengan Tuhan Yesus? Tuhan Yesus ke bait suci lokasinya di mana? Iya. Ini kan juga kritis. Ngerti kan maksud saya? Betul. Betul lah. Bait sucinya kan di situ. Cuma memang sudah runtuh. Enggak ada kancurkan enggak dalam bentuk enggak dalam bentuk puncak Gunung Mia lagi. Betul. Dihancurkan Romawi tahun 70 Masehi. Lalu kemudian dibangunlah masjid setelah Islam lahir. Jadi konteksnya iman Kristen sangat punya relevansi dengan apa yang terjadi di Israel. Karena kita ini enggak bisa hidup selamanya, kan? Betul. Fakta Israel kan enggak selamanya ada gitu loh. Betul. Betul. Anak saya, cucu saya, saya mikirinnya

30:54 itu saja. Kira-kira kalian tuh akan tetap beriman enggak ya? Nah, untuk menjawab ini, apa yang harus gereja lakukan hari-hari ini? pertama ya tentu aja jangan replacement theology. [Tertawa] Saya bersyukur sampai hari ini tidak pernah mengganti apapun itu. Justru saya semakin mencari tahu dan ee tapi ini tidak populer loh Bu. Lah terus terang aja ini kita terus terang aja kalau dari kalangan hamba Tuhan. Waduh gereja kalau kalau enggak gini enggak populer ini. Jadi gini ya kita ini Israel rohani karena kita dicangkokkan kepada cabang zaitun. Asli kita cabang zaitun liar. Roma 11. Kalau cabang zaitun aslinya busuk, yang

31:40 dicangkokin bisa tumbuh enggak? Enggak tumbuh. Enggak bisa. Nah, itulah analoginya. Gereja mau merasa menyombongkan diri. Di Roma 11 dikatakan Tuhan bisa mematahkan loh. Betul. Betul. Gitu. Dan kita juga harus ingat identitas Yesus tuh ada yang belum digenapi. Iya. Apa? Yesus sebagai raja. Makanya Yesus akan datang kedua kali. Dan Wahyu 5 ayat 5 berkata, "Yesus itu adalah singa dari suku Yehuda." Jadi ngapain Kristen mau meminggirkan keyahudian identitasnya Yesus? Ngapain gereja takut bahasa Israel? K iya. Karena kenyataannya juga Yesus adalah anak dari per Maria dan Maria

32:26 adalah orang Yahudi. Orang Yahudi juga karena pasti enggak bawa dari ibu kan kalau Yahudi itu kan. Dan yang paling penting nih, yang paling penting orang Kristen tuh suka salah. Salahnya di mana? Selalu saya diomelin, "Bu Moni, kita enggak ngurusin Yerusalem dunia katanya kita ngurusinnya Yerusalem baru aja." Betul. Memang kita target iman kita masuk ke Yerusalem baru. Namun sebelum itu baca dulu Wahyu 20. Kerajaan 1000 tahun. Iya. Ya. Kerajaan 1000 tahun di bumi apa di surga? Heeh. Itu adanya di bumi loh. Di bumi. Pusat pemerintahannya ya di Yerusalem dengan bait suci mesianik yang ditulis oleh Yehel. Betul. Jadi kita tuh gimana ya? Kita tuh ngomongin bukan hanya Israel sebagai

33:14 sebuah negara dan bangsa yang saat ini perdana menterinya Netanyahu dan saat ini situasinya lagi berperang. Mata rohani kita mandangnya ke depan. Betul. Di negara ini, di tanah ini akan ada yang namanya Raja Yesus. Iya, Pak Andi sama saya, Bapak-bapak penonton, Bapak Ibu penonton semua akan memerintah bersama Kristus. Itu janji Tuhan. Amin. Nanti Pak Andi jangan lupa loh kalau sudah memerintah terusak enggak ingat lagi kita pernah duduk berdua nih talk show kayaknya di sana juga akan bikin talk show juga Bu. Iya kita undang kita undang ya e Petrus sama Paulus gitu ya. Tapi mungkin mungkin ee saya jadi menyadari sekarang

34:00 banyak teman-teman baru saya kaum-kaum Yahudi mesianik yang bermunculan dan populasi mereka semakin bertambah. Dan ini membuat saya melihat titik terang bahwa satu demi satu semua dikuak misteri-misteri yang tercatat di dalam di balik penulisan kitab suci ya. Jadi ini pun juga menguatkan pemahaman dan mematahkan yang sekarang sedang banyak ya dikumandangkan sudah enggak usah baca-baca perjanjian lama. Karena Israel itu sudah tidak ada hubungannya lagi. Jadi cukup Perjanjian Baru. Bahkan mereka persempit lagi hanya ee kitab I hanya pokoknya Matius, Markus, Lukas, Yod di luar itu sudah gak perlu lagi. Ini menjadi sebuah ee bukan pembenaran tapi inilah kebenaran yang harus diedukasi untuk semua orang.

34:46 Iya, benar. Karena nih ada ayat tentang kebenaran ya. Saya ee benar-benar ee ingin kita semuanya tahu. 2 Korintus 13 ayat 8. 2 Korintus 13 ayat. Ayat 8. Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran. Yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran. Bagus kan ayatnya? Iya. Iya. Iya. Iya. Nah, inilah ayat pegangan saya. 2 Korintus 3 ayat 2 Korintus 13 ayat 8. 13 ayat 8. Jadi saya, kita orang Kristen, kita tuh enggak bisa buat apa-apa melawan kebenaran. Kebenaran sumbernya di mana? Ya, Alkitab lah. Sayangnya gitu ya, iblis adalah Bapa segala dusta. Makanya kita nih kayak dibentrokin mulu nih termasuk untuk soal

35:32 Israel tadi. Berarti apa yang menjadi e pesan Ibu untuk penguatan umat Kristen Indonesia ya yang mungkin saat ini sering dilema mengalami dilematis antara suara firman Tuhan lalu kemudian suara opening nasional belum lagi pemberitaan di ee apa pemberitaan secara mainstream dan juga gereja yang notab memang kurang mengupas dengan teliti dan juga dengan lebih dalam mengenai janji Tuhan ini mungkin tadi ya balik lagi saya fokusnya kepada kebenaran aja. Fokus saya adalah untuk kebenaran saja. Kenapa kebenaran? Karena kita memang kalau bicara Israel, Bapak Ibu, kita bicara tentang sejarah, kita bicara tentang kemanusiaan,

36:17 namun selalu Israel itu kita harus baliknya selalu ke Alkitab lagi, Alkitab lagi. Iya, gitu loh. Kenapa harus ke Alkitab? Karena Alkitab memang patokan kita, kebenaran. I karena gini konteksnya relevansi iman kita dengan Israel di sepanjang masa itu patokannya tetap tetap Alkitab. Pemerintahan dunia akan selalu berganti. Tapi Alkitab tetap benar loh. Enggak mungkin salah. Betul. Nah, untuk kita nih orang Kristen juga, Bapak, Ibu, meski Bapak Ibu mungkin di gereja Bapak Ibu tidak terlalu bicara Israel, tidak terlalu paham soal Israel, enggak usah khawatir. Tetap baca Alkitab,

37:04 ikuti firman Tuhan atau bisa menghubungi dan bisa juga nonton YouTube Fakta Israel. Iya, Fakta Israel di YouTube ya, nonton CBN gitu ya. atau bisa mengunjungi di Ibu bisa di bisa diajak diundang juga ya ke boleh dengan senang hati bisa apa mengundang saya melayani Zoom, melayani onsite macam-macam. Intinya gini loh, target kita adalah kita semuanya ini jangan sampai gagal paham hanya gara-gara si iblisnya yang menang. I sekali lagi iblis bapa segala dusta. Kalau kita gagal paham nih orang tua ya. Saya bicaranya orang tua atau jemaat atau hamba Tuhan, kita mikirin deh nasib generasi muda penerus iman Kristen,

37:51 keturunan ilahi yang harusnya tetap percaya kepada Yesus, bisa-bisa remuk imannya karena melihat realita yang berbeda. Iya. Nah, itu konsernnya. Ya, saya sih concern nanti diundang lagi, Bu. Karena kalau bicara mengenai mengenai janji Allah untuk umat pilihannya, lalu kemudian disinkronize dengan kejadian sekarang ya dengan polemik-polemik yang ada ini enggak cukup hanya untuk hanya beberapa menit saja. Saya saya percaya kalau ini bisa dirangkum sepadat mungkin itu pun kasih karunia Tuhan. Iya benar Bu Monik terima kasih banyak. saya yang berterima ibu sudah sudah hadir di sini memberikan sebuah ee fakta kebenaran ya supaya kita tidak menjadi cinta buta ya. Kalau cinta buta kan berarti cinta tapi enggak

38:37 ngerti apa-apa gitu. Jadi kalau kita cinta ya karena kita mengerti siapa yang kita cintai dan kenapa kita cintai itu ya. Dan saya percaya apa yang Ibu sampaikan akan membuat setiap keluarga Kristen kembali mencintai ee firman Tuhan untuk dibaca lebih lagi dan tidak berhenti belajar. Ee salam sehat untuk Ibu beserta Pak Geri, suami Ibu tercinta dan kedua putra Ibu ya. Terim kasih. Iya. Ya. Siapa namanya? Boleh tahu? Nehemia sama Kefa namanya sangat alkitabiah. Oke. Oke. Nanti jadi panjang lebar. Tuhan Yesus memberkati Bu. Terima kasih. Terima kasih. CBN. Iya. Toha Basa. Oke. Sahabat C bagi negeri. Jelaslah bahwa cara kita melihat Israel memang tidak

39:22 boleh hanya berdasar opini atau sentimen, tapi harus kembali kepada kebenaran firman Tuhan. Sebagai umat Kristen Indonesia. Kita dipanggil untuk mengasihi tanah air kita. Namun juga kita tidak boleh menutup mata terhadap rencana Allah yang besar melalui umat pilihan yaitu Israel. Karena itu, mari mulai hari ini ujilah setiap berita dan opini dengan kebenaran firman Tuhan dan aktif mengajak keluarga dan anak-anak kita belajar perspektif Kristen tentang Israel. Dan jadilah suara damai di tengah bangsa yang mudah terprovokasi. Jika video ini memberkati Anda, jangan lupa berikan like, share, dan juga

40:07 komentar Anda. Tag teman juga ataupun keluarga Anda supaya semakin banyak umat Kristen di Indonesia memandang Israel dengan benar dan bijak berdasarkan kebenaran firman Tuhan dan juga bukan sekedar narasi dunia. Bersama-sama mari kita jadi umat yang hidup dalam kebenaran dan memancarkan terang Kristus. Di tengah Indonesia, Gevariel Bana menjadi anak yang sulit mendengar apa yang dikatakan orang tuanya. Bagaimana ini bisa terjadi? Berikut kisahnya. [Musik] Ini adalah Gevariel Bana atau yang akrab disapa Gevril. Dulu ia adalah anak yang sangat aktif

40:55 dan sulit duduk diam. Waktu sebelum bergabung di PAUD, kadang dia tidak suka dengar-dengaran. Mungkin karena dimanja juga oleh bapaknya. Jadi kalau disuruh ini nanti dia bilang sebentar-sebentar tiba-tiba tidak mau ikut. Tapi dengannya bergabung di PAUD, dia ada perubahan. [Musik] Kalau disuruh belajar, dia belajar. dan disuruh melakukan sesuatu pun dilakukan. Kadang kalau mau tidur malam pun dia yang ajak. Mama, sebelum kita tidur biar Gri yang berdoa malam ini.

41:41 [Tepuk tangan] Dengan pendekatan yang tepat, perubahan mulai terjadi. Program Supervive, khususnya materi Aku Sayang Diriku membantu Gefril memahami pentingnya disiplin dan menghargai diri sendiri. Dari yang dia suka jalan-jalan itu dia sudah perubahan dengan sendirinya dia mau tenang, dia mau tulis. Sekarang kita berbagi buku belum sampai dia pun ibu ibu mana bepung buku dia mulai tanya sampai hari ini dia sudah belajar merangkai kata untuk dua tiga kata dua tiga huruf itu dia sudah mulai bisa kan kadang ada buku cerita kita kasih dia mulai ibu saya baca ini saja atau saya tulis yang ini tulis A B C membaca

42:30 dengan pemain [Musik] Tidak sampai di situ saja. Sejak PAUD Batu Karang Nonohonis tempat Gevril bersekolah mendapatkan program sarapan bergizi dari obor berkat Indonesia, Gevril juga mengalami perubahan. Suka saya sayur, bubur kacang, telur rebus, susu. Yang saya rasakan sebagai orang tua, saya bersyukur juga karena dengan bantuan sarapan bergizi seperti kalau Gevril, dia awalnya dia tidak suka makan telur rebus, sayur-sayuran, bubur

43:15 kacang. Tapi karena dengan tambahan sarapan bergizi di sekolah, dia lebih suka ke telur rebus. Terus setiap kali makan dia akan selalu tanya, "Mama, hari ini kita makan dengan sayur apa?" Dia tidak tanya lauknya, tapi dia tanya sayurnya. Perjalanan Gevril membuktikan bahwa dia bisa mengalami perubahan hidup yang lebih baik ketika ada di PAUD yang tepat. Saya mau mengungkapkan rasa terima kasih karena boleh membantu anak-anak, mendidik anak-anak agar anak-anak menjadi manusia yang lebih berguna, masa depan mereka lebih cerah, dan juga

44:01 berterima kasih lewat bantuan sarapan pagi yang bergizi. Anak-anak kami boleh mendapatkan apa yang terbaik. Terima kasih OB. [Musik] Sama-sama anak pintar. Program Supervive memang dirancang untuk mendukung memuridkan anak sejak usia dini. Materi-materinya disusun untuk membentuk anak memiliki karakter sesuai dengan firman Tuhan. Anda pun bisa turut ambil bagian dan bergandengan tangan bersama kami untuk melakukan program pemuridan ini dan tentunya juga berbagai pelayan kemanusiaan SIBIN Indonesia. Jadi, ayo mari bergabung menjadi mitra CBN. Di layar sudah ada QR code yang bisa Anda scan untuk berdonasi langsung dengan e-wallet Anda. Atau Anda bisa

44:49 kunjungi donasi.jawaban.com untuk info lebih lanjut. Dan terima kasih atas dukungan Anda. Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau Israel dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau Israel dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. Wow, ini janji Allah kepada Abraham ya, dari Kejadian pasal 12 ayat 3. Terima kasih sudah mengikuti saya bagi negeri hari ini. Jika Anda terberkati dengan topik hari ini, jangan lupa berikan like, share, dan komen supaya semakin banyak orang-orang yang bisa mendapatkan hal-hal positif dan mengalami perubahan hidup semakin dahsyat dan luar biasa. Terima kasih. Akhirnya saya Andy OTIL. Sampai jumpa di

45:36 episode berikutnya. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube