0:00 menebar cahaya sunah. Islam para pendengar dan pemirsa Roja TV di mana pun Anda berada. Kami akan hadirkan layar bagi Anda para pemirsa R TV yang dan sesaat lagi kami hadirkan untuk Anda program acara kajian ilmiah secara langsung. Roja TV, saluran tilawah Al-Qur'an [musik] dan kajian Islam.
0:46 Bismillah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam. Alhamdulillahiabbil alamin wasalatu wasalam ala rasulillah waa alihi wa ashabihi waman tabiahum bisanin ila yaumiddin. Amma ba ikhwati Islamakumullah sahabat rajal. Alhamdulillah di kesempatan Selasa malam yang berbahagia ini kembali kita akan simak program kajian ilmiah dalam pembahasan bimbingan tilawah Al-Qur'an dan tajwid dan pembacaan kitab Kaifa Tafadul Quran Karim. Kiat-giat dalam menghafal Al-Qur'an disampaikan oleh Ustaz Abu Unis Alisubana hafidahullah. Nah, ikhwat Islamakumullah setelah penyampaian materi silakan nantinya Anda dapat bergabung bersama kami untuk praktik membaca Al-Qur'an dian telepon 0218236543
1:35 atau Anda dapat mempersiapkan pertanyaan melalui pesan singkat di chat WhatsApp di nomor yang sama 0218236543. Berikut kita akan simak penjelasan materi dari kitab Kaifa Tahfazul Quran Karim. Selanjutnya kita persilakan kepada Al Ustaz Fafadol Mask Ustaz. Asalamualaikum warahmatullah wabarakatuh. Alhamdulillahi wasalatu wassalamu ala rasulillah nabiyina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi wa mawalah. Wala haula wala quwwata illa billah. Amma ba'd. Ikhwan fiddin aakumullah.
2:21 Pemirsa dan pemerhati raja di mana pun berada. Yang pertama dan yang utama marilah kita mensyukuri segala nikmat Allah jalla waala kepada kita sekalian. Kemudian selawat dan salam semoga selalu tercurah kepada contoh dan teladan kita Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam beserta keluarganya, para sahabatnya, para tabiin, atbaut tabiin dan juga para pengikutnya hingga akhir
3:07 zaman. Ikhwanakumullah. Tidak lupa kita memohon pada Allah doa untuk para pemimpin kita semoga Allah berikan kepada mereka taufiknya dan hidayahnya agar mereka berada di atas jalan yang lurus sehingga baiknya mereka akan menjadi kebaikan buat negeri kita. Dan kita pun memohon pada Allah agar Allah senantiasa memberikan kepada kita sekalian kebaikan-kebaikannya dari
3:53 hidayah dan taufiknya pada kita sekalian. Karena tanpa hidayah dan tanpa taufiknya kita tidak akan menjadi hamba-hambnya yang sebaik-baiknya. Ikhwan fidin aazakumullah. Sebelum kita membaca Al-Qur'an, kita lanjutkan terlebih dahulu kaifa tahfadul Quran l Syekh Al-Ghazani hafidahullah. Pada pembahasan yang lalu kita sudah membahas tentang tarekah yang terbaik, cara terbaik dalam menghafal. Poin pertama yang kesimpulannya mempersiapkan mushaf
4:41 yang konsisten ya. mushaf yang terbaik yang tidak boleh kita berubah-ubah ya dan kita jadikan itu untuk seumur hidup kita. Sekarang kita masuki yang kedua yakni tahiah jilsah liajil hib wahya tatim kama yali. Persiapan duduk ya untuk menghafal Al-Qur'an. Ada beberapa persiapan yang beliau ya jelaskan. Yang pertama attahih annafsiah. Persiapan dari dalam diri kita sendiri.
5:30 Walika bistti niyatil hasanah warqbah fwabiallah. Yaitu dengan menghadirkan niat. yang baik ya dan mengharap pahala Allah subhanahu wa taala. Nah, ini persiapan yang pertama. Hadirkan ya niat dalam jiwa kita ya dan hadirkan bahwa kita hafal ingin mendapatkan ganjaran [berdehem] pahala dari Allah. dan juga ingin mendapatkan derajat
6:16 tinggi ya di sisi Allah Subhanahu wa taala. Persiapan kedua, alwudu wat thaaharah alkamilah. Ya, usahakan untuk kita supaya sudah berwudu, bersuci [mendengus] dan ini afdal ya, lebih utama walaupun tidak wajib. Karena yang wajib hanya untuk salat ya, baik fardu maupun sunah. [mendengus] Beliau berkata, "Wala tatar bima yufta bihi ala khilafiik." Sebaiknya tidak usah mengambil ruksah
7:02 dari fatwa-fatwa ya yang bertentangan. Falika minal khilafilladzi la yatanasab mazimi kalamillah wal adab maah. Karena pendapat beliau ya khilaf yang ada tentang hukum ya membaca Quran dengan bersuci atau tidak kata beliau tidak sesuai dengan pengagungan terhadap Al-Qur'an dan ini sebagai adab ya. Namam. Walaupun demikian ya, tidak mengapa seseorang apabila telah batal
7:48 ya, [mendengus] apalagi dalam keadaan dia sedang menghafal ya, kemudian batal, maka kalau dia putus dengan kembali berwudu karena batalnya wudu, maka ini akan justru menghilangkan konsentrasinya yang telah dia bangun. Jadi memang seharusnya atau seafdal-afdalnya dia sudah berwudu. Namun kalau keadaan dia setelah itu batal maka tidak mengapa. Ini yang sesuai dengan ya pendapat jumhur ulama. Kemudian yang ketiga kata beliau, al
8:33 julus fi makanin tastarihu lahu nafsak. ya, yaitu duduk di tempat yang ya membuat rileks dari ya jiwamu ruhian ya secara rohaninya kejiwaannya w yujadu Arqa minal masjid. Kata beliau, tidak ada yang lebih cocok
9:18 daripada mas masjid. Tentu masjid yang dimaksud di sini masjid yang tidak ramai. Ya, kalau masjidnya di situ banyak keramaian ya tentu saja ini juga ya sangat mengganggu karena ada masjid-masjid misalnya masjid di ee atas pasar atau di tengah-tengah pasar ya atau di pinggir jalan yang banyak keramaian tentu masjidnya masjid yang tenang. maka cari tempat atau masjid yang tenang ya. Bukan hanya masjid tapi tenang ya. Kemudian
10:05 yang keempat yufadilu all yakunal makan kasirul manadir w nuqus wazakarif wasyawagil. yang lebih utama atau diutamakanlah ya supaya tidak memilih tempat yang banyak pemandangan-pemandangannya. Banyak nuquus lukisan-lukisannya. zakhaf atau hiasan-hiasan wasyawagil atau yang di sekitarnya banyak hal-hal yang menyibukkan diri. Nah, ini kalau tadi saya sampaikan
10:52 masjid memang tapi ternyata di masjid itu banyak pandangan-pandangan. Ah, karena di zaman sekarang ini kadang-kadang masjid dibangun yang seharusnya dengan niat untuk takwa, tapi kadang dibangun untuk niat supaya jadi tempat wisata ya. Sehingga masjidnya itu dihiaslah, masjidnya terbuka misalnya atau tertutup tapi dengan kaca yang ya nampak dari dalam dan nampak dari luar ya. sehingga pohon-pohon di luar nampak ya, orang-orang berjalan juga nampak ya. Nah, ini tentu ya kurang tepat
11:41 kriterianya kurang tepat. Innama yakunul hawa fi mutajaddidan waqian. Kemudian usahakan tempat tersebut ya udaranya udaranya udara yang berputar ya yang bersih ya. Kalau zaman sekarang sih orang sudah menggunakan AC ya, ruangan yang berac ya, sehingga walaupun tertutup ya rapat, tapi karena ada AC udara itu akan berputar.
12:28 Waama kanal makan mahsuran kana afdolu minal ittisa wal asjar wal asatin. Kata beliau, setiap ya tempat yang digunakan itu semakin terbatas atau tertutup, itu lebih bagus lagi daripada tempatnya lebar. Ya, kadang-kadang tempat lebar itu ketika orang membaca ya, apalagi kalau tidak di apa atau lantainya itu tidak ditutup dengan karpet ya, maka suaranya menjadi
13:15 menggemak ya. Dan kadang suara gema [mendengus] kedengarannya. atau justru banyak pohon-pohon yang nampak atau kebun-kebun. Nah, itu ya. Jadi memang ini ya hal-hal yang mengganggu dalam pandangan ketika kita menghafal itu harus di minimalisir. Kata beliau, walaupun ada sebagian ikhwan yang tidak setuju dengan saya ya
14:01 dalam masalah ini ya. pendapat beliau ya memang ya masing-masing orang itu ada perbedaan-perbedaannya ketika mencari tempat ya. Bahkan kalau kita jalan-jalan ke pesantren itu kadang-kadang ada anak yang ya menghafal dia naik pohon ya sambil di atas pohon ya. Masyaallah. Pernah juga ada anak yang menghafal dia ee ada di mana? bersembunyi di tempat ee khatib ya berkhotbah apa nam mimbar ya dia dia bersembunyi di mimbar ya dan lain-lain ya macam-macam cara ya ee manusia dalam
14:48 hal menghafal ini. Wakinni akul min khilali tajribah. Adapun aku mengatakan ini itu berdasarkan pengalaman ya pengalaman beliau ya Syekh Gusani min wahyin khayal ya bukan dari wahyu bukan dari apa namanya khayalan-khayalan bukan tapi berdasarkan pengalaman jawal mutah al hur iktalifu an jawil hifz wat tarkis ya Karena kondisi ya orang yang mutalaah ya membaca hanya mutalaah saja
15:34 ya itu berbeda kondisinya dengan kondisi orang yang menghafal yang butuh ee apa namanya? butuh konsentrasi. Wa in siatal makan wail wakrat manadir wal asjar tusyadditudhan. Nah ya. Dan kalau tempatnya itu terlalu luas, banyak ya pandangan-pandangannya, banyak pepohonan, maka tusyat itu zihan [mendengus] bisa me apa menghilangkan
16:19 ya atau memecah pikiran yang sedang menghafal. tarkis ya mengganggu konsentrasi [mendengus] mutatilah allatih juhdin dan itu cocoknya buat [mendengus] orang mutalaah ya di mana orang mutalah itu tidak membutuhkan kepada ya juhud ya enggak enggak ada kesulitan dan enggak ada ee enggak terlalu membutuhkan bukan konsentrasi. Kama sabaqo bayanuh filwaid. Nah, sebagaimana telah berlalu penjelasannya
17:05 ya dalam kaidah. Ah, ini ini ya adalah yang kedua ya. Yang kedua ya ada empat ya. Ada empat dalam mempersiapkannya. Yang pertama niatnya yang lillah taala. Ya. Kemudian yang kedua, kalau bisa sudah taharah, sudah berwudu. Yang [mendengus] ketiga, ee duduk di tempat yang nyaman ya. Dan yang keempat ya tempat yang nyaman tersebut tidak ada gangguan-gangguan ya yang menyibukkan ketika ee sedang menghafal. ya. Aywah. Mungkin ini yang
17:53 kita baca ya satu persatu insyaallah taala. Insyaallah nanti kita lanjutkan pada poin yang ketiga ya. Ya. Tareqah yang ketiga ya. Pada kesempatan yang akan datang. Shallallallahu ala nabina Muhammadin wa ala alihi wasahbihi wasallam. Walhamdulillahiabbil alamin. Nah, terima kasih. Jazakallah fu khairan. Barakallah fikum ustaz atas penjelasan materi yang sangat bermanfaat di kesempatan ini berkaitan dengan persiapan duduk untuk tujuan menghafal Al-Qur'an. Nah, ikhwat Islamakumullah silakan bagi Anda yang ingin bergabung bersama kami untuk praktik membaca Al-Qur'an di surah Al-Haj ayat yang
18:38 ke-20 dian telepon 0218236543 atau Anda dapat mengirimkan pertanyaan melalui pesan singkat di chat WhatsApp di nomor yang sama. 0218236543. Baik, untuk penelepon pertama kita coba angkat ya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Dengan Bapak siapa? Di mana? E ana Abu Yusuf di Cilandak. Abu Yusuf di Cilandak ya. Heeh. Silakan Abu Yusuf. Surah Al-Haj ayat ke-20.
19:27 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Yusharu bihi maa fi butunihim wal judud walahum maqomin adidama. ayahruju minha min min nun ketemu dengan gin ya hukumnya apa? Ee min gam
20:12 hukumnya apa? Nun ketemu gain hukumnya apa? Nana enggak tahu, Ustaz. Izhar ya. Izhar. Nah, makanya jangan ming. Kalau ming berarti menjadi ikhfa ya. Tapi izhar min gam jangan ditahan ya. Ulangi lagi. Minam min. ditahan dua harakat cukup. Barakallahu fik. Semoga Allah
20:58 tambahkan terus semangat antum dalam mempelajari Al-Qur'an dan juga dalam mempelajari ilmu syarinya. Amin. Allahum amin. Ya, ada pertanyaan Abu Yusuf. Enggak ada Ustaz. Baik. Nam. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Nam. Terima kasih. Jazakallahu khairan. Barakallahu fikum Abu Yusuf yang ada di Cilandak atas partisipasinya. Semoga Allah Subhanahu wa taala memberikan keberkahan kepada antum yang membaca dan kita semua yang menyimak. Nah, ikhwat Islamakumullah masih kami buka kesempatan di LAN telepon 0218236543. Bagi Anda yang ingin tilawah di surah Al-Haj ayat ke-23,
21:45 silakan. Halo. Asalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Dengan Bapak siapa? Di mana? Pak Jajah di Kalideres. Pak Jajah di Kalideres. Silakan Pak Jajah. Surah Al-Haj ayat ke-23. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Innallaha yudhilulladzina amanu wailushati jan nunnya bertasdid tidak? Iya. Iya. Iya. Ditahan dua harakat ya. Iya. Innallaha yudhilulladzina amanu wailus shihati jannatin
22:36 tajri. Iya, bagus. Jannatajah anhar. Yuha. Heeh. Yuha min asawir minzahabin walua. Heeh. Walibasuhum fiha hair. Iya, cukup. Barakallahu fik ya. Semoga Allah tambahkan semangat antum dalam membaca Al-Qur'an dan semangat juga untuk belajar ilmu syarainya. Allahum amin. Amin. Amin. Amin. Ustaz, ada pertanyaan? Silakan, Pak Jajah. Ketika hari Jumat sebelum waktu zuhur
23:25 atau waktu Jumat tiba ya, saya membaca Quran. Nah, pas kira-kira 5 menit sebelum waktu zuhur atau waktu Jumat, Heeh. di situ ada ayat sajadah. Heeh. Saya sujud. Apakah boleh seperti itu? Sedangkan itu kan enggak boleh salat. Itu aja. Itu kan bukan salat kan, Pak? Oh, iya. I ya. Iya. Itu bukan salat. Boleh enggak? Apa-apa? Heeh. Iya. Heeh. Karena di luar di luar salat ya. Jadi bukan salat. Iya. Iya. Iya. Tiib. Syukran.
24:11 Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Nah, terima kasih. Jazakallahu khairan. Barakallahu fikum Pak Jajah yang ada di Kalideres atas partisipasinya. Namakumullah masih kami buka kesempatan di L telepon 0218236543 bagi Anda yang ingin tilawah di surat Al-Haj ayat ke-24 silakan. Halo. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Aki Dian ya. Silakan barakallah. Surat Alhaj ayat ke-24. Auzubillahiminasyaitanirrajim.
25:01 Wahudu ilat thayibi minal wudu ilaatil hamid. He bagus. Innalladzina kafaru waasudduna sabilillahi wal masjidil haram. H wal masjidil haramilladzi ja'alnahu linasiswa alak. Nah, coba akhi bacanya gimana itu? Sawa. H. [tertawa] Kalau di situ ada tanwin lalu bertemu dengan al, maka tanwinnya
25:48 ya dibaca dengan nun ya. Sawailu fiqah ya. Ya. Iya. Ulang lagi. Lupa. Ust. [menghela napas] Sampai mana tadi, Ustaz? Wal Masjidil Haram. Oh, wal masjidil haramilladzi ja'alnahu linasi sawailu fial bad. Iya bagus.
26:35 Iya, cukup. Barakallah. Semoga Allah tambahkan terus semangat antum dalam belajar Al-Qur'an dan belajar ilmu syarinya. Amin. Ustaz Jazak Ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Nam. Terima kasih. Jazakallahu khairan. Barak I. Ini penting sekali ya. Nah, penting sekali kita belajar dengan seorang guru. Heeh. ya karena terkadang kita sudah membaca ya kita memikirkan wah sudah benar semua. [tertawa] Nah inilah pentingnya belajar dengan cara talak talaqi ya langsung kepada guru ya sehingga ada ee yang mungkin lupa atau sama
27:20 sekali belum tahu cara bacanya ya maka di sini ya kita mendapatkan ilmu secara langsung. Wallahuam. Baik Ustaz, jazakal khairan ustaz atas penjelasan yang disampaikan. Semoga bermanfaat untuk akidan dan kita semua yang menyimak. Nah, ikhwat Islamakumullah masih kami buka kesempatan bagi Anda yang ingin tilawah di surat al-Haj ayat ke-26 di L telepon 0218236543. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Pak. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Silakan Pak Iskandar di Kalimantan ya. Baru masuk ini Pak Ustaz. Baru baruah. Iya kebetulan TV-nya kabur. Betul Pak Ustaz. Aku yang musf musf aja ini Pak Ustaz.
28:06 Iya iya enggak apa-apa. Ayat ke berapa, Ustaz? Surah Al-Haj ayat ke-26 Pak Iskandar. Wal wal budna apa Ustaz? Ya. Di atas. Wal budna. Di atas lagi. Di atas lagi Pak. Alladina. Pak Ustaz ayat ke-20 enam Pak ya. Al Bapak ayat berapa itu Bapak? Lewat satu halaman. Iya. Oh kehormat. Nah. Oh lewat satu halaman Pak. Iya lewat satu halaman, Pak. Hah? Ust 24 20
28:53 26 Pak 26 Pak Ustaz ya heeh 1 2 mana ni ya biar ada di kabur betul TV-nya Oh iya heeh enggak apa-apa pakai Musf enggak apa-apa ee ayat ke-26 yang mana biar kabur. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Wa bawa bawa tasdid. Tasdid ya. Ba ulang lagi. Ulang lagi. Jangan
29:39 terburu-buru. Jangan terburu-buru. Tenang. Tenang Pak. Tenang. Ya. Kabur. Kabur. Betul. [tertawa] Antenaanya kali. Eh, iya. Lihat mushaf kan, Pak? Lihat mushaf. Iya. Iya, Pak Ustaz. Iya. Lampunya diterang terangkan terang ya. 20 26 Pak Ustaz ya. Iya, yang tadi. Betul. Yang tadi dibaca. Oh, apa? Waman. Waman. Wa ya. Iya. I iya iya. Ya, Pak Ustaz. Heeh. Wais al wa.
30:25 Iya. Betul. Iya betul. Waid bawna. Coba ulangi. Ulang lagi. Taawud lagi. Nanti dulu orang Pak Ustaz anu betul ustaz. Aku lihat dulu Al-Qur'an nanti aja saya masuk Pak Ustaz. Maaf Pak Ustaz. Oh iya iya. Baik nanti telepon lagi ya. Iya Pak Ustaz kebur sinya Pak Ustaz. Heeh. Baik Pak Iskandar mungkin belum terlalu persiapan ya untuk membuka musafnya. Bisa dicoba itunya TV-nya. [tertawa] Nah, Pak Iskandar mungkin sinyal di sana ya. Iya. Heeh. Nah, masih kami buka kesempatan bagi Anda yang ingin tilawah di surah Al-Haj ayat ke-26 di L telepon
31:12 0218236543. Ya, silakan. Sudah masuk. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Dengan Bapak siapa? Di mana? Bapak Sahrul di Jakarta. Pak Sahrul di Jakarta ya. Silakan Pak Sahrul. Surah Al-Haj ayat ke-26. En ayat ke-26 ya. Iya. Taawud terlebih dahulu. Taawud terlebih dahulu. Aubillahiminasyaitanirjim.
32:01 Ibrahim makal baiti all. Bagus. Lihat lagi. Lihat lagi dari Iya. Tadi sudah benar tapi bacanya yang benar. Coba watir ulang lagi tasdidnya pada huruf H ya. He. Iya. Silakan. Baiti thifina walqoimina warukah
32:48 sujud. Heinasi bil hajji yatuka rijalan waa kulliin yaina min kulli fajjin amiq. Iya cukup. Barakallahu fik. Semoga Allah tambahkan terus semangat antum untuk membaca, mempelajari Al-Qur'an, dan mempelajari ilmu syarinya. Amin. Amin. Amin. Ustazah taufik barakallah nam. Terima kasih. Jazakallah f khairan. Barakallahu fikum Pak Syahrul yang ada di Jakarta atas partisipasinya. Nam
33:35 ikhwati Islamakumullah masih kami buka kesempatan di L telepon 0218236543 bagi Anda yang ingin tilawah di surat Al-Haj ayat ke-28 ya. Silakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Dengan Bapak siapa? Di mana? dengan Haikal di Lebak Bulus. Pak Haikal di Lebak Bulus. Ya, sebelum dilanjutkan mohon dikejakkan terlebih dahulu volume televisi atau radionya, Pak.
34:22 Oh, dikejaran terlebih dahulu. Kalau sudah, silakan. Surat Al-Haj ayat ke-28. Ustaz. Iya. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Liyashhadu manafi'ahum wazkurusmallah.
35:10 fi ayyamimlumatin ala maa razqhum ala maa razzaqahum min bahimatil an'am fakuluu minha wa atimul baisal kir Ustaz lanjutahumalurahumyufuumal baitilq. Iya cukup. Barakallah. Bagus bacaannya. Alhamdulillah. Semoga Allah tambahkan
35:56 terus semangat antum untuk mempelajari Al-Qur'an dan mempelajari ilmu syarinya. Amin. Amin.Amin ada pertanyaan Pak Hekal? Kenapa Ustaz? Ada pertanyaan? Sudah ustaz cukup ya. Baik. Nah. Baik. Terima kasih. Jazakallah khairan. Barakallah fikum Pak Haikal yang ada di Lebak Bulus atas partisipasinya di kesempatan ini. Ikhfat Islamakumullah masih kami buka kesempatan di L telepon 0218236543 bagi Anda yang ingin tilawah di surah Al-Haj ayat ke-30 ya. Silakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
36:42 Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Dengan Bapak siapa? Di mana? Bapak Abu Abdur Razq. Pak siapa? Abu Abdur Razq. Abu Abdur Razq. Di mana, Pak? Di Tangerang. Di Tangerang. Silakan, Pak. Surat Al-Haj ayat ke-30. Ayat 30 yangik ya, Ustaz? Ya. Iya betul. Iya betul Pak. Auzubillahiminasyaitanirrajim. dalika wam yuadim hurumatillahi
37:29 fahuair fahuairuhi waill kalau berhenti jangan dibaca h-nya j dibaca kalau berhenti ya e kalau mau disambung Boleh dibaca H-nya ya panjang. Ulang fahua fahuair bagusillatumulikum.
38:17 Jangan dipanjangkan sinnya pendek. minal. Iya, cukup bagus bacaannya. Alhamdulillah. Barakallahu fik. Semoga Allah tambahkan terus semangat antum untuk mempelajari Al-Qur'an dan semangat dalam mempelajari ilmu syarinya. Amin. Amin ya rabbal alamin. Nah, Ustaz. Iya, silakan Pak. Ee kadang-kadang kalau ana dengar suara ana sendiri kok sepertinya masih ada masuk ke hidung ya suaranya. Kenapa masih masuk ke hidung? Heeh. Heeh. Terus katanya ee karena berupaya untuk apa
39:04 namanya biar enggak masuk ke hideng. Ee gimana, Ustaz? Ya. Ya. Antum kalau suara yang dari ee hidung itu namanya suara khaisyum. ya, suara gunah ya itu ada pada nun dan mim dan yang berkaitan dengan nun dan mim ya seperti hukum gunah, idgham bigunah, iqlab, ikhfa. Nah, itu masuk di situ ya. Jadi ya apabila antum merasa seperti itu, maka dicobalah dengan cara menutup hidungnya. Kalau ketika menutup hidungnya itu ya
39:53 bacaan gunah, bacaan ya mim ya susah kita untuk mengucapkannya berarti bacaan antum tidak masuk ke hidung ketika bukan gunah tersebut. Ya. Tetapi kalau ternyata antum sudah tutup hidungnya ya, namun ketika membaca masih terdengar suara gunahnya, suara mimnya masih terdengar lagi ya, maka antum tidak bisa disalahkan. Berarti memang keadaan organ dari organ rongga dan sampai hidung ya.
40:39 atau yang disebut THT, telinga, hidung, tenggorokan ya itu memang ya ada ya masalah di situ dan itu bukan kesalahan antum ya. Ah, mungkin dulunya pernah merasa sakit kemudian berobat sehingga terjadilah ya seperti itu ya. Jadi tidak bisa disalahkan bacaannya ya, kecuali kalau memang dia sebetulnya bisa tapi sengaja memasukkan ke hidung. Nah, ini baru harus dibetulkan ya. Misalnya kita tuh seperti ini dipencet ya. Ah, kalau kita baca misalnya ee ee bacaan yang tidak ada nunnya ya misalnya kita baca sambil ditutup ya.
41:26 Hayya alas shah ya. berarti kita bisa ya. Tetapi kalau kita baca yang ada ee gunahnya tapi kita tutup juga ashadu an. Nah, ketika kita tutup ternyata enggak enggak keluar itu nun bertasdid karena dia dari hais ya berarti kita masih bagus ya. Tapi kalau ashadu anna ditutup masih keluar gunahnya. Ah, ini berarti sudah ada pergeseran ya. Seperti tadi saya mengucapkan asyhaduan an ketika saya tutup mandek dia enggak keluar ya. Ah, begitu ya. Jadi begitu cara mengetahuinya bisa insyaallah dipraktikkan nanti di rumah ya.
42:12 Insyaallah. Nah, gitu ya. Jadi kalau ternyata masih bisa ya berarti ada yang keliru ya ketika sudah ditutup tapi gunahnya masih keluar. Nah, kita periksa lagi ini kenapa sudah ditutup kok. Harusnya jalur napas hidung sudah ketutup sehingga tidak bisa lagi ada suara guna. Kalau masih ada juga ah berarti ada yang bocor ya dan itu bukan kesalahan kita kalau ada yang bocor itu. Mungkin karena ada pernah kecelakaan atau ada insiden lain yang berkenaan dengan hidung sinus misalnya ya gitu ya. Jadi ya Allah tidak membebani kecuali apa yang kita miliki. Ya demikian. Wallahuam. I barakallah fikum ustaz. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
42:57 Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Nam terima kasih. Jazakallahu khairan. Barakallahu fikum. Pak Abu Abdur Roziq di Tangerang. Ya. Nah ikhwati Islamakumullah silakan masih kami buka kesempatan di L telepon 0218236543. Bagi Anda yang ingin tilawah di surah Al-Haj ayat ke-31. Iya, I silakan wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Dengan Bapak siapa? Di mana? Ee ana Abu Umir, Ustaz. Dari sini. Iya. Abu Umir. Dari di mana, Pak? Cilegon. Cibinong Ustaz. Oh, Cibinong. Dekat sini ya? Cibinong. Dikeraskan ya, Bu Merir suaranya.
43:44 Oh, iya. Ya. Surah al-Haj ayat ke-31. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Hulafaillahi ghair musri. He wam yusri billahi fataan minasamawiiru
44:36 fi matin tahq. Heeh. Ik w yzwimallahi fainnaha min taqawal qulubud. Iya cukup bagus bacaannya ya. Semoga Allah tambahkan terus semangat antum dalam mempelajari dan membaca Al-Qur'an dan juga semangat dalam mempelajari ilmu syarinya. Amin. Allahum amin.
45:21 Oh iya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. N terima kasih. Jazakallahu khairon. Barakallahu fikum Abu Umir yang ada di Cibinong atas partisipasinya. Nam ikhwati Islamakumullah masih kami buka kesempatan bagi Anda yang ingin tilawah di surat Al-Haj ayat ke-33 dian telepon 0218236543. Silakan. Asalamualaikum Pak Ustaz. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Pak Iskandar ya di Kalimantan. Iya Pak Ustaz baru ketemu ini. Ke berapa tadi? Alhamdulillah. Ya. Surat Al-Haj ayat ke-33 Pak. 33 Pak Ustaz I. Oh iya. Lakum, Pak, Pak
46:07 Ustaz ya. Heeh. Iya. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Lakum fihau. Coba ulangi lagi. Sudah benar tadi ya. tadi sana sekarang mana itu un-nya jangan dipanjangkan ainnya itu pendek Pak Ustaz Lakum fiha Pak Ustaz ya iya betul heeh ulang lagium fiha manafiu ila ajalim musam ajalim musamma
46:53 dibaca mannya dua harakat ya oh ulang lagulangum ilanya panjang ya sampai l harakat yauml musam nah kalau disambung kalau disambung ya musamman tumma ah itu kan ada dua baris. Iya. Iya. Pakai tanwin ya. Ya. Iya. Makanya tadi Bapak mau berhenti berhenti musamma. Kalau Bapak mau sambung musammang
47:39 summa gitu ya. Ulang lagi. Lakum fiha mani ajam muhilla. Pertama pendek. Kemudian bukanah. Setelah itu fathah lagi. Iya. Bukan muhil mu muhil bukan ma mahil ya mahil. Nah, itu dia konsentrasi ya. Jangan tergesa-gesa Pakar ya. Iya. Ulang lagi semua. Lakum. Hah? Ya boleh. Enggak apa-apa. Lakum enggak apa-apa. Lakum fiha manu aje.
48:25 Panjang lagi ya. Oh iya. Lakum fiha manfi ajlin musammaillum. Tasdidnya yang panjang, Pak. Ya. Ya. Summa mahilluha. Coba ulangi di sum. Iya betul. Tumma mahilluha ilal baitil. Iya. Lanjut. Tasdidnya jangan lupa mim bertasdid. Nah, dua harakat ya.
49:16 I langsung disambung. Oh, lias kurus. He, jangan dikuru. Kepanjangan ya. Langsung kurus ya. Ulang lagi, ulang lagi. Ulang lagi. Dari mana, Pak Ustaz? Waliulli. Iya. Ya, soalnya aku mau betul-betulan ini, Iya. Harus betul-betul bacanya. [tertawa] Wali kuli, Pak Ustaz. Waliulli. Iya silakan. I, Pak Ustaz. Mana tadi? Mana itu, Pak Ustaz? Aduh. H waliul ya walikulli umahulli
50:01 umtin jaallah. Iya boleh ulang kembali dari liykuru. Iya iya liya iya liyusmallahiqahum bahimatil maknya jangan dipanjangin. Bahimatil anam bahimatin bahimatil anam. Iya. Faahukum ilahun wahidun falahu aslimu. Iya.
50:53 Iya cukup. Barakallah fik ya. Ini masih ini Pak Iskandar ini kayaknya masih tergesa-gesa kalau baca ya. Oh masih saya. Iya. Jadi Pak Iskandar kalau kita baca tenangkan pikiran kita. Tenangkan hati kita. Jangan Pak Iskandar merasa ah takut salah nih nanti nih. Takut salah akhirnya jatuh salah jadinya. [tertawa] Ya. Ada pertanyaan ini, Pak Ustaz. Maaf. Mohon maaf sebesarnya Pak Ustaz. Iya. Iya. Silakan. Pertanyaannya apa? Cuma tahu cuma mau dijelaskan aja Pak Ustaz. Misalnya ee e salat apa? Salat Idil Fitri atau Idillah ada apa, Ustaz? pertama takbir itu apakah bisa membaca ee
51:39 doa kita Pak Ustaz? Salat salat Idul Fitri, Pak Ustaz misalnya. Heeh. Ee ee bisa juga membaca Idul apa ee di kita baru ee baru membaca subhanallah, Pak Ustaz? Begitu kah, Ustaz? Ya, tergantung kalau kita ikut bersama imam setelah takbir apa takbiratul ihram. Kalau imam ya membaca iftitah, kita baca iftitah gitu ya. Jadi setelah takbiratul ihram Allahu Akbar imam diam terlebih dahulu sebelum melaksanakan takbir yang tujuh
52:25 ya kan di rakaat pertama dan takbir yang lima di rakaat kedua baru langsung tasbi ustaz kalau kita membaca tah. Nah, tetapi kalau imamnya misalnya tidak baca iftitah maka kita juga ikutin misalnya setelah takbir yang pertama takbiratul ihram Allahu Akbar. Iya, Pak. Ya. Kemudian dia langsung Allahu Akbar yang yang pertamaan kita saja belum sempat baca ifth, enggak jadi masalah tetap sah salatnya. Kita langsung Ustaz ya langsung langsung tasbih, Pak Ustaz. Iya, enggak apa-apa. Oh, enggak jadi masalah. I biar kita n baca do kitab Pak Ustaz ya. Gak apa-apa juga enggak apa-apa. Tetap sah salatnya, ya. Oh, iya iya iya. H. Tujuh takbir pertama, Pak Ustaz, ya.
53:12 Heeh. Enam. Eh, lima yang terakhirnya, Pak Ustaz ya? Lima yang kedua. Iya. Iya. Iya. Tasbihnya, Pak Ustaz. Apanya? Tasbihnya berapa itu, Pak Ustaz? Sekali aja cukup. Oh, kukira misalnya tujuh takbir anunya tasbih eh eh anu enam tasbihnya, Pak Ustaz. Gak begitu, K. [tertawa] Ikutin saja nanti imamnya. Kalau kita sempat bacanya satu ya satu saja. Kalau enggak baca juga enggak apa-apa. itu sunah semuanya ya. Oh iya iya iya. Oh biar kita nak baci itu Pak Ustaz ya. Atas. Iya betul ya. Heeh banyak Pak Ustaz. Sama-sama. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. N terima kasih. Jazakallah
53:59 khairan. Barakallahu fikum Pak Iskandar atas partisipasinya di kesempatan ini. Ikhwat Islamakumullah masih kami buka kesempatan di LAN telepon 0218236543. Bagi Anda yang ingin tilawah di surah Al-Haj ayat ke-35, I silakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh Ust. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh, Pak Rasidin di rekang ya. Silakan Pak Rasyidin. Surah Al-Haj ayat ke-35.
54:55 alladzina idza zukirallahu wajilat qulubuhum wasobirin Heeh. Nah, langsung dari dari kalau mau dimulai kalau ee qulubuhum tidak pasti sambungannya wajilat ya atau sesudahnya wasobirin itu juga sudah bagus ya. He wajilat qulubuhumirina maahum walqim.
55:42 Nah, jangan wal muqim. Wal muqimi kalau mau berhenti di situ ya. Heeh. Ya. [tertawa] Ya. Jadi kalau mau berhenti ya di situ ada mimnya, ada yanya di depannya ya. Heeh. Coba ulang kembali ya. sampai asobahum ma asobahum wal muqinati wa mimma razqnaahum yunfiquun wal budna walna wal budna ja'alnaha lakum
56:35 Iya bagus. Ah, panjang ya. panjang enam harakatkuratmallahkurus fadkurus fadkurusmallahi alaihawab iya bagus faidza wajabat faidza wajabat junubaha faulu Iya bagus.
57:27 La'allakum taskurun. Iya, cukup ya. Barakallahu fik. Semoga Allah tambahkan terus semangat antum dalam mempelajari Al-Qur'an dan juga semangat dalam mempelajari ilmu syarinya. Amin. Allahum amin. Amin ya rabbal alamin. Ya. Ada pertanyaan Pak Rasyidin? Kabur itu televisinya. Oh gitu ya. [tertawa] Kadang-kadang begitu ya. Iya. Astagfirullah. Terima kasih banyak Ustaz atas. Iya. Iya. Sama-sama Pak N. Jazakumullahu khair. Asalamualaikum wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi
58:13 wabarakatuh. Nam. Terima kasih. Jazakallahu khairan. Barakallahu fikum Pak Rasyidin yang ada di Nrekang atas partisipasinya. N ikhwat Islamakumullah masih kami buka kesempatan untuk penelepon terakhir di kesempatan ini di LAN telepon 0218236543. Bagi Anda yang ingin tilawah ya silakan. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Halo. Asalamualaikum. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Iya. Dengan Bapak siapa? Di mana? Bapak Anwar di Jakarta Selatan, Cipulin. Iya, Pak Anwar di Jakarta Selatan, ya. Silakan, Pak Anwar. Surah Al-Haj ayat ke-37.
59:07 Auzubillahiminasyaitanirrajim. Idgham biah di tangan dua harakat. [berdehem] layanallah layanalallah ulang lagiaallahum wah nun bertemu ya lagi ya dibaca dua harakatwaum
59:57 QQ. He bagus. Lukabbirullaha ma hadakumiril muhsinin. Inallah. Jadi dipanjangkan ainnya. Innallaha yudafi. Innallaha yudafuilladzina amanu. He innallaha la yuhibbu kulla khawin kafur. Khawanin
1:00:43 ikhfa. Ya, ulang lagi. Innallahah innallaha la yuhibbuwanin kafur. Iya, cukup ya. Semoga Allah tambahkan terus semangat antum untuk belajar Al-Qur'an dan mempelajari ilmu syarinya. Amin. Allahum amin. Amin. Allahum amin. Nah, ya. Ada pertanyaan Pak Anwar enggak? Sudah cukup jelas. Baik. Nah, terima kasih jazakallahu khairan. Barakallah fikum Pak Anwar yang ada di Jakarta Selatan atas partisipasinya dan merupakan penelepon kita terakhir di kesempatan ini telah membaca surah Al-Haj ayat 37 hingga 38.
1:01:31 Nah, kita beralih ke pertanyaan melalui pesan singkat di kesempatan ini, Ustaz. Baik, pertanyaan kita awali dari Pak Abdullah di Bogor. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam war. Ustaz, bagaimana cara melatih makhraj huruf hijaiyah agar sesuai dengan standar para qura atau ahli qiraat? Mohon nasihatnya, Ustaz. Terima kasih. Iya, bagus pertanyaannya. Ya, tentu saja ya tidak bisa kita membaguskan bacaan tanpa melatih ya. Waaisa bainahu wa baina tarkihi illa riyad tumriin bifaqqihi. Ya, antara yang mahir dan yang tidak mahir itu sebabnya karena riyadah ya, latihan.
1:02:19 Berlatih ya. Bagi yang sudah bagus itu kenapa? Karena sudah berlatih dalam makharijul hurufnya. Bagi yang belum, maka ya diusahakan untuk terus berlatih ya. Dan melatih makharijul huruf ya yang pertama harus ya belajar kepada seorang guru. Enggak bisa sendiri ya belajar kepada seorang guru ya. Satu persatu huruf dilatih bagaimana mengucapkannya ya melalui makhrajnya. Lalu kemudian bagaimana mengucapkannya dalam keadaan ya dia sukun, dia bertasydid dan mengucapkannya dalam
1:03:08 keadaan berharakat ya. Dan itu semua dilatih di hadapan seorang guru secara bertalaqi ya. Ah silakan ya silakan ya ee berlatih ya dengan cara bertalaqi ya. ada video-video yang ya [mendengus] bisa antum cari ya yang saya sudah sampaikan dari pelajaran buku tajwid atau buku talaqi Al-Qur'an ya. Silakan itu dilatih ya sambil melihat ya cara ee latihannya di video-video tersebut ya. Wallahuam. Baik terima kasih. Jazakallah khairan wabarakallahu fikum ustaz atas jawaban yang disampaikan. Semoga bermanfaat
1:03:54 untuk penanya. Pertanyaan berikutnya dari Ummu Abdillah. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. Waalaikumsalam. Ustaz, saya sedang talaqi dengan guru. Alhamdulillah sudah semakin membaik. Akan tetapi sesekali saya terpeleset panjang pendeknya. Ustaz, mohon nasihatnya Ustaz sampai kapan saya harus talaqi rutin dengan guru tersebut? Jazakallahu khairan. Iya. Talaqi itu ada ya tingkatannya ya. Yang pertama ya talaqi ya dalam mempelajari ya atau pemula ya talaqi pemula yaitu mempelajari makharijul huruf sifatul huruf ya dan ya
1:04:44 mempelajari cara membacanya. Kemudian setelah cara membacanya sudah bisa, maka talaqi lanjutan yang kedua yakni ya dia membaca ya dibimbing oleh guru tersebut. Mungkin dia sudah bisa baca, tetapi dia harus membaca di hadapan guru tersebut ya untuk melihat bagaimana ya dia membacanya dan kesalahan-kesalahan yang terjadi pada ee ee kaum muslimin ya pada ikhwan dan akhwat sekalian yang belajar ketika dia misalnya telah selesai [mendengus]
1:05:32 misalnya dia telah selesai dengan metode tertentu, lalu dia dikatakan oleh gurunya, "Kamu sudah boleh baca Al-Qur'an." Lalu dia sudah tidak ngaji lagi. Ini keliru. Yang seharusnya dia harus ya masuk kepada fase talaqi yang kedua, yakni baca Al-Qur'an dengan dibimbing guru. Ya, sampai kapan? Sampai khatam. Dari Al-Fatihah sampai annas. sampai khatam ya. Sehingga apa? Dia sudah tahu di mana baca Al-Qur'an dari awal sampai akhir, di mana kekeliruannya. Ya, kalau perlu dia membawa ya catatannya bahwa ini bacanya begini, ini bacanya begini. Apalagi kalau menemui
1:06:17 ayat-ayat yang masuk dalam kategori garibah. Ya. [mendengus] Baru kemudian ya talaqi yang berikutnya yang ketiga adalah bagaimana dia ya [mendengus] dilihat oleh guru kemahirannya. Apakah sudah mampu untuk mahir dalam membaca Al-Qur'an? Artinya mahir itu adalah ketika dia membaca ya pada tingkatan yang pertama dengan cara yang perlahan-lahan atau tahkik dia sudah mampu. Kemudian pada tingkatan kedua secara tadwir ya pertengahan membacanya bukan lagi tahkik yang perlahan-lahan ini sudah naik kecepatannya sudah meningkat ya.
1:07:04 Kemudian baru setelah itu ketika dia diajarkan bagaimana membaca dengan cepat atau tadwir, dia pun mampu, tidak ada lagi kesalahan. Ya, sampai di situlah sehingga ya ee guru ya mengatakan bahwa antum sekarang sudah mahir ya, karena sudah tidak ada kesalahan lagi ketika membaca ee dalam keadaan hader ya. yang tahkik sudah, yang tadwir sudah, yang hadir pun sudah tidak ada lagi kesalahan. Sampai di situlah ya [mendengus] barulah kita boleh dikatakan dilepas ya membaca sendiri ya. Nah, ini tahapan-tahapan
1:07:49 yang terkadang ya ee diabaikan ya sehingga ya mohon maaf ya sehingga ya ada ketika datang Ramadan ada yang bacanya seperti itu ya perlahan ya ada yang bacanya ya bahkan terbata-bata. Kenapa? Karena sebetulnya potensi untuk memperbaiki bacaannya untuk lebih baik lagi ada. Akan tapi itulah ada orang yang sudah ya terkadang merasa cukup, "Ah sudahlah cukup saya segini aja bacanya ya." Ah padahal Allah Subhanahu wa taala melalui lisan nabinya sallallahu alaihi wasallam telah menjelaskan almahiru bil
1:08:36 quran maas safaratil kiramil bararah. Orang yang mahir ya, yang pandai dalam bacaan Al-Qur'annya ya, yang mengamalkan ilmunya ya, dia akan bersama malaikat kiramil barokah. Tidakkah kita tertarik ya untuk bersama dengan para malaikat kiramil barah? Ya, itu adalah sebagai bonus hadiah buat kita [mendengus] ya. Jadi tidak ada usaha yang tidak ya diberi ganjaran oleh Allah Subhanahu wa taala. Ketika kita mencukupi hanya bacaannya seperti ini saja itu pun ya Allah berikan. Namun tidak seperti orang yang ya berusaha
1:09:21 terus untuk meningkatkan dirinya ya dalam bacaan Al-Qur'an. Dan juga demikian orang yang meningkatkan dirinya dalam ilmu din. agama, maka semakin dia bertambah, Allah semakin angkat derajatnya di sisinya. Wallahuam. Nah, terima kasih. Jazakallah fu khairan. Barakallahu fikum, Ustaz, atas penjelasan dari jawaban yang telah disampaikan. Semoga bermanfaat untuk penanya. Pertanyaan terakhir di kesempatan ini dari Pak Ian di Cibubur. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, Ustaz. Ustaz, bagaimana cara membaca huruf dengingat huruf ini termasuk huruf yang sulit bagi non Arab dan tidak ada di vokal
1:10:10 Indonesia. Syukran, Ustaz. Iya. Satu pemahaman yang harus kita luruskan terlebih dahulu bahwa ya [mendengus] membaca Al-Qur'an Allah telah beri kemudahan. Ya Allah katakan walaqad yassarnal quran lidzikr fahal min muddakir. Ya, sungguh telah kami mudahkan Al-Qur'an. Kitab yang paling mudah yang Allah berikan kepada umat manusia adalah Al-Qur'an. Ya Allah yang jamin. Dan terbukti ya bahwa kitab yang paling banyak dihafal umat manusia di zaman ini Al-Qur'an.
1:10:55 Ya, tidak seperti kitab Taurat, kitab Injil ya atau kitab Zabur, Al-Qur'an ya mudah dihafal. Bukan hanya oleh orang-orang Arab, orang-orang ajam atau non Arab pun banyak yang bisa menghafalnya. Jadi, ini yang harus saya luruskan terlebih dahulu ya. Sehingga jangan dikatakan ada huruf-hurufnya yang tidak ada yang sulit. Yang sulit itu karena kita tidak mau mempelajarinya dan tidak mau belajar mempraktikkannya. Semua apabila kita pelajari ya dan kita mau berusaha Allah akan mudahkan karena
1:11:43 Allah telah menjaminnya. Ya walaqad yassarnal Quran. Sungguh telah kami mudahkan Al-Qur'an itu. Mudah ya. Jadi itu yang harus ada pada pikiran kita. Jangan kita berpikir sulit ya. Maka ya kalau kita berpikir Al-Qur'an itu sulit, maka kesulitannya sudah ada pada pikiran kita terlebih dahulu. Tetapi kalau kita meyakininya bahwa Allah Subhanahu wa taala telah menjamin kemudahannya, maka Allah akan mudahkan buat kita. [mendengus] Insyaallah kita pun akan mudah. Namam. Demikian ya. Semoga ini menjadi pelajaran buat kita sekalian agar kita selalu optimis ya, tidak pesimis ya
1:12:29 dalam beragama. Karena agama kita agama yang tinggi. Wala y'la alaih. Tidak ada yang lebih tinggi ya daripada agama Islam. Sehingga kita harus merasa bahagia dengan Islam ini sebagai agama kita. Karena Allah meridai agama ini, Allah mencintai agama ini. Dan agama ini akan diakui nanti di hari di mana seluruh agama ditolak oleh Allah Subhanahu wa taala. Semoga kita ditetapkan oleh Allah dalam Islam sampai akhir hayat kita. Wasallallahu ala nabina Muhammadin wa ala alihi wasahbihi wasallam. Walhamdulillahiabbil alamin.
1:13:15 Nah, terima kasih jazakallahu khairan. Barakallahu fikum ustaz atas nasihat dan ya pelajaran yang telah disampaikan. Nam demikian ikhwat Islam wazakumullah program kajian ilmiah dalam pembahasan bimbingan tilawah Al-Qur'an dan tajwid dan pembacaan kitab Kaifa Tafadul Quran Karim. Semoga setiap nasihat yang kita simak dapat menjadi tambahan ilmu yang bermanfaat dan kita pun berusaha sekuat tenaga untuk mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Semoga Allah subhanahu wa taala selalu memberikan keistikamahan bagi kita semua dalam beramal saleh. Amin ya rabbal alamin. Kami yang bertugas pamit undur diri. Mohon maaf atas segala kekhilafan. Terima kasih. Jazakumullahu khairan wabarakallahu
1:14:00 fikum atas kebersamaan Anda. Wabillahi taufik wal hidayah. Subhanaka Allahumma wabihamdika ashadu alla ilahailla anta astagfiruka wa atubu ilaik. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Simak Radio Roja Bogor 100.1 FM. Radio Roja Majalengka 93.1 [musik] FM. Radio Roj Palu 101,8 FM dan Radio Roja Bandung 104.3.