LUKA MASA LALU DAN TRAUMA - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya membebaskan diri dari luka masa lalu agar tidak mempengaruhi masa depan dan hubungan dengan orang lain. Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

  • Masa lalu yang belum dibereskan dapat mempengaruhi sikap, karakter, dan tindakan di masa kini.
  • Orang yang terluka cenderung melukai orang lain.
  • Penting untuk mengampuni masa lalu, berdamai dengan diri sendiri, dan fokus pada masa depan yang penuh pengharapan.
  • Kekuatan Roh Kudus diperlukan untuk memperbaharui pikiran dan melepaskan pengampunan.
  • Fokus pada janji Tuhan dan kebaikan-Nya akan memberikan kekuatan dan terobosan dalam hidup.

Pengantar

Masa lalu dapat mempengaruhi kehidupan kita, terutama jika ada luka yang belum disembuhkan. Luka masa lalu dapat membentuk kenangan buruk yang mempengaruhi tindakan, sikap, dan keputusan kita saat ini. Oleh karena itu, penting untuk membebaskan diri dari luka masa lalu agar tidak menjadi penghalang di masa depan.

Pengaruh Luka Masa Lalu

Masa lalu yang buruk dapat membentuk kenangan buruk yang, jika tidak dibereskan, akan mempengaruhi tindakan dan sikap kita saat ini. Orang yang memiliki luka batin cenderung melukai orang lain. Luka dan trauma masa lalu yang belum disembuhkan dapat menyebabkan seseorang bersikap negatif, kasar, dan sulit melihat sisi baik dari orang lain.

Yesaya 43:18-19

Ayat ini mengingatkan untuk tidak terus-menerus mengingat hal-hal yang dahulu, terutama yang menyakitkan. Masa lalu adalah sejarah dan pelajaran, tetapi kita harus hidup untuk masa depan. Orang yang masih terikat dengan kepahitan masa lalu akan sulit melihat kebaikan di masa depan.

Cara Pandang Negatif

Orang yang selalu berpikir negatif perlu memeriksa diri sendiri, karena mungkin ada luka batin yang belum disembuhkan. Orang yang terluka cenderung melukai orang lain dan sulit mengampuni. Beberapa orang bahkan menyalahkan Tuhan atas pengalaman buruk yang mereka alami.

Fokus pada Kebaikan Tuhan

Alihkan fokus dari hal-hal buruk di masa lalu kebaikan dan mukjizat Tuhan. Ingatlah bagaimana Tuhan pernah menolong, memberkati, dan menyembuhkan. Mengingat kebaikan orang lain dan melupakan hal-hal buruk akan membentengi diri dari luka dan kekecewaan, serta memberikan pengharapan untuk masa depan.

Janji Masa Depan yang Penuh Pengharapan

Tuhan selalu memberikan masa depan yang penuh pengharapan, bukan kecelakaan. Jangan biarkan trauma dan luka masa lalu menghalangi melihat janji Tuhan. Ingatlah bahwa Injil adalah kabar baik, bukan kabar buruk yang menimbulkan ketakutan dan kecemasan.

Penyembuhan Jiwa

Jiwa yang sakit adalah jiwa yang memiliki trauma dan perasaan yang terluka. Segala sesuatu yang buruk yang menempel di jiwa harus ditanggalkan agar dapat melihat masa depan yang penuh pengharapan. Kekuatan Roh Kudus diperlukan untuk melepaskan pengampunan dan memperbaharui pikiran.

Pembaharuan Budi

Pikiran perlu diperbaharui dan diselaraskan dengan firman Tuhan. Dengarkan khotbah, pengajaran, dan datanglah beribadah untuk menyelaraskan pikiran dengan kehendak Tuhan. Dengan demikian, kita dapat melihat bagaimana Tuhan membuat sesuatu yang baru dalam hidup kita.

Membuat Sesuatu yang Baru

Tuhan menyediakan masa depan yang penuh pengharapan, dimulai dengan meninggalkan dan melupakan masa lalu, hidup benar di hadapan Tuhan, serta sembuh dari trauma dan luka batin. Jika mengalami kesulitan, hubungi gembala atau konselor untuk mendapatkan bantuan.

Tanah Perjanjian

Seperti bangsa Israel yang dijanjikan tanah perjanjian, kita juga harus fokus pada janji Tuhan, bukan pada masalah dan kesulitan yang ada. Pikirkan janji Tuhan, bukan masa lalu atau kelemahan orang lain. Fokus pada tanah perjanjian akan memberikan kekuatan untuk mencapai tujuan.

Kaleb dan Yosua

Contoh Kaleb dan Yosua yang melihat tanah perjanjian sebagai tanah yang luar biasa, berbeda dengan pengintai lainnya yang hanya melihat kesulitan dan raksasa. Kaleb dan Yosua akhirnya menduduki tanah perjanjian karena fokus pada janji Tuhan.

Pentingnya Pengampunan

Lepaskan pengampunan kepada orang-orang yang melukai di masa lalu, seperti keluarga, teman, atau sahabat. Jika tidak, karakter akan menjadi aneh dan sulit bergaul dengan orang lain. Orang yang belum sembuh dari luka masa lalu cenderung mudah marah, emosi, dan merasa paling benar.

Hati yang Lembut

Miliki hati yang lembut, mudah dibentuk, dinasihati, dan dididik. Dengan demikian, kita akan menjadi berkat bagi banyak orang, bukan batu sandungan. Belajarlah untuk berubah dan dedikasikan hati, pikiran, dan perasaan sepenuhnya di hadapan Tuhan.

Binatang Hutan Memuliakan Tuhan

Sekalipun belum melihat janji Tuhan digenapi, tetaplah pegang janji-Nya. Tuhan akan membuat hidup mengalami sesuatu yang ajaib dan dahsyat di masa depan. Perkatakan hal yang baik, manis, dan patut dipuji.

Memberitakan Kemasyhuran Tuhan

Jika masih terluka dan menyimpan trauma, kita tidak dapat menjadi alat yang memberitakan kemasyhuran nama Tuhan. Kita akan menjadi sumber masalah dan batu sandungan bagi orang lain. Oleh karena itu, berdamailah dengan diri sendiri, orang lain, dan Tuhan.

Berdamai dengan Diri Sendiri

Jika ada ganjalan dalam hati terhadap sesama, berdamailah terlebih dahulu sebelum mempersembahkan korban. Tuhan lebih tertarik pada hati yang beres daripada persembahan yang besar. Orang yang hidupnya belum beres di hadapan Tuhan akan mengalami kekacauan dan kesulitan.

Berubah dan Fokus pada Tuhan

Bertobatlah, ampuni semua kejadian di masa lalu, dan fokuslah pada Tuhan. Tuhan akan membuat sesuatu yang ajaib dalam hidup, memberikan terobosan, dan membawa mengalami sesuatu yang dahsyat. Tuhan tidak pernah berubah dan selalu setia pada janji-Nya.

Doa

Berdoa agar firman Tuhan meresap dalam hati dan mengubah hidup. Memohon agar setiap orang yang mendengar firman ini dipulihkan dan dilawat Tuhan. Berdoa untuk orang yang sakit agar disembuhkan oleh bilur dan darah Yesus.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hari ini kita akan lanjutkan kembali. Kita akan belajar kebenaran firman Tuhan. Bapak, Ibu, banyak dari kehidupan kita dipengaruhi oleh masa lalu kita. [musik] Tergantung masa lalu kita yang kita pernah alami di masa yang lalu itu seperti apa. Masa lalu yang buruk akan membentuk kita memiliki kenangan-kenangan yang buruk. Dan kenangan-kenangan yang buruk itu [musik] kalau belum dibereskan akan mempengaruhi tindakan kita hari ini, mempengaruhi sikap [musik] kita. mempengaruhi keputusan kita hari ini. Makanya kita harus bebas [musik] dari semua luka masa lalu. Kita harus bebas dari luka batin di masa lalu. Kita harus beres. Kalau masa lalu yang dulu melukai [musik] begitu rupa dan belum dibereskan, apa

0:46 yang terjadi? Kita akan menjadi orang yang bermasalah di masa yang akan [musik] datang. Masa lalu seseorang mempengaruhi masa depannya seseorang kalau itu belum dibereskan. Makanya orang percaya yang kenal Tuhan harus merdeka dari masa lalu yang buruk, dari kenangan [musik] yang buruk, dari trauma yang buruk. Kalau semua kenangan trauma masa lalu yang buruk-buruk yang melukai [musik] begitu rupa dan akhirnya sampai hari ini belum dibereskan dan mempengaruhi [musik] sikap, karakter, dan kelakuanmu. Ada orang yang pernah luka di masa lalu. [musik] Ada orang yang pernah trauma di masa lalu karena perlakuan buruk keluarganya, perlakuan buruk orang tuanya, [musik] perlakuan buruk orang lain, dan

1:33 kejadian-kejadian yang buruk di masa lalu itu begitu membekas dan melukai seseorang [musik] dan sampai hari ini belum dibereskan. Sehingga ketika mereka ini [musik] bergaul dengan orang lain, akhirnya cenderung melukai dan menyakiti orang lain. [musik] Kecenderungan orang yang pernah dilukai di masa lalu dan belum dibereskan ketika hidup di masa ini, [musik] dia akan cenderung melukai orang lain. Yang dulu pernah sakit hati, kepahitan, yang tinggal sampai hari ini cenderungnya [musik] menyakiti dan melukai orang lain. Kita harus fokus kepada masa depan. [musik] Kita harus mengampuni masa lalu kita. Kita harus berdamai dengan diri kita sendiri. Kita harus melihat ke [musik] depan bahwa hidup kita ini berjalan bersama Tuhan. Bukan karena kita memikirkan masa lalu

2:19 diingat-ingat terus, dipikirkan terus. Akhirnya masa lalu begitu menguasai masa lalu yang buruk, kenangan yang buruk, [musik] trauma yang buruk, membekas di dalam hati seseorang. Nah, ketika itu belum dibereskan, [musik] apa yang terjadi? Berdarah-darah perjalanannya. Kalau [musik] menikah, pasangan hidupnya akan terluka. Banyak orang menikah tetapi masa lalunya belum beres. Luka batinnya belum beres, traumnya belum beres. Yang jadi [musik] korbannya siapa? Pasangan hidupnya, suaminya atau istrinya? Kalau punya anak-anaknya pun juga akhirnya terluka. [musik] Ini yang seperti mata rantai setan yang harus diputuskan. Kalau tidak terus melukai, terus [musik]

3:04 menyakiti. Bapak, Ibu. Selidikin dirimu sendiri. Kalau masih belum beres dengan masa lalumu, kamu bertobat. Apalagi kalau hamba Tuhan belum beres dari masa lalunya, masih hidup [musik] dengan kuasain trauma. Apa yang terjadi? Kamu jadi hamba Tuhan yang belum beres. Cenderunganmu kamu akan melukain banyak orang. [musik] Coba sekarang kita akan lihat di Yesaya 43 mulai ayat yang ke-18 firmannya, "Janganlah ingat-ingat hal yang dahulu. Janganlah [musik] ingat-ingat hal-hal yang dahulu dan janganlah perhatikan hal-hal dari zaman purbakala. Masa lalu kita tinggal kenangan dan sejarah. [musik] Sejam yang lalu, 1 hari yang lalu, 1 minggu yang lalu, 1 tahun yang lalu tinggal kenangan, tinggal [musik] sejarah. Kita hidup bukan untuk masa

3:49 lalu yang kemarin, 1 jam yang lalu kita hidup untuk 1 jam yang akan datang, satu hari [musik] yang akan datang, 1 minggu yang akan datang, 1 tahun yang akan datang, 10 tahun yang akan datang, 50 tahun yang akan datang. Kita hidup [musik] untuk masa depan kita bukan kita hidup untuk masa lalu kita. Semua [musik] masa lalu tinggal sejarah. Itu pelajaran mahal. itu kehidupan yang kita sudah lalui jadi [musik] didikan supaya kita lebih hati-hati bertindak bersikap dengan baik di masa yang akan datang. Tapi kalau masa lalu itu [musik] begitu mencekam dan menguasaimu, engkau tidak bisa melihat sesuatu yang baik di masa yang akan datang. Orang yang belum merdeka dari masa lalunya, orang yang masih kepahitan dengan orang lain karena diperlakukan buruk orang lain, dikecewakan orang

4:35 lain, dikhianatin orang lain. Bapak, [musik] Ibu, engkau tidak bisa pernah bisa melihat ke depannya bahwa ada orang-orang baik di masa yang akan datang. Karena apa? Terlalu luka, terlalu dihianati, terlalu dilukai. Dan Bapak, Ibu bisa [musik] berpikir kalau kamu terlalu laut dilukai dan disakitin terus belum dibereskan, kamu [musik] pandang semua orang akan menyakiti hidupmu. Ada orang yang pernah disakitin oleh pasangan hidupnya sampai dia trauma enggak mau menikah lagi [musik] karena perlakuan kasar, mungkin perlakuan tempara mental, sikapnya [musik] secara verbal, menyakiti, melukai dan akhirnya berpikir bahwa dia enggak [musik] mau menikah. Kalau menikah toh dia akan disakitin lagi. Karena apa? belum merdeka dari [musik] masa lalunya. Ada orang-orang atau perempuan yang pernah disakitin laki-laki waktu pacaran. Dia

5:21 sampai trauma enggak mau pacaran [musik] lagi karena ketemu dengan pacar yang kasar, pacar yang sadis, yang keras dan lain sebagainya. Akhirnya berpikir bahwa semua laki-laki akan [musik] jahat. Dari pihak laki-laki mungkin pernah dikhianatin diselingkuhin ditipu dibohongin oleh wanita. [musik] Dia sampai memutus enggak menikah. Karena apa? Kepahitan. Takut dilukain, takut disakitin. Agar berpikirnya apa? [musik] Semua perempuan sama saja, Bapak, Ibu. Padahal semua laki dan semua perempuan tidak sama saja. Semua orang berbeda-beda. Apalagi kalau orang sudah dipulihkan. Apalagi kalau orang sudah mengalami kelahiran baru. [musik] Dia punya cara pandang, karakter, sikap yang berbeda. Kalau orang berpikir negatif, coba perlu dicek. Kalau Bapak, Ibu tuh selalu ngomongnya jelek, [musik] ngomongmu

6:07 kasar, ngomongmu ketus, pola pikirmu busuk ngelihatnya dari sisi negatif [musik] terus. Enggak pernah ngelihat orang itu dari sisi baiknya. Dicek, jangan-jangan kamu pernah luka batin. Jangan-jangan pernah kamu dilukai [musik] dan kamu belum bereskan. Ada orang yang ngomongnya terlalu ketus-ketus terus. Ngomong sama siapapun ketus [musik] sama pembantunya, ketus sama orang lain, ketus sama anjingnya, ketus sama kucingnya, [musik] ketus sama sopir, ketus pembantu ketus dan lain sebagainya. Coba dicek, jangan-jangan kamu pernah disakitin dan belum kamu bereskan. Orang-orang yang terluka dan belum dibereskan, [musik] dia akan cenderung melukain orang lain. Orang-orang yang pernah disakitin dan belum bisa mengampuni, dia [musik] cenderungnya dia akan menyakiti orang lain. Beberapa orang ngomongnya itu

6:53 ngawur sekali. Dia berpikir [musik] Tuhan itu jahatlah, Tuhan itu buruk, Tuhan itu enggak baik dan lain sebagainya. Ternyata kalau diselidikin [musik] dia pernah kecewa karena perlakuan orang lain dan nuntutnya Tuhan yang [musik] disalahin Tuhan. Kalau Tuhan ada, kenapa Tuhan enggak tolong saya? Kalau Tuhan ada, Tuhan kenapa enggak enggak [musik] pelihara saya? Enggak jagain saya. Dia pikir semuanya [musik] salah dan dirinya yang paling benar. Harusnya kita koreksi, kenapa kok kita memiliki sikap seperti itu? Kenapa [musik] kok kelakuanku buruk? Kenapa kok sikapku jelek? Kenapa kok saya ini hatinya [musik] terlalu rapuh? Kenapa kok mulut saya ini terlalu tajam? Kenapa kok [musik] saya ini ditolak orang kanan kiri? Jangan-jangan ada hal yang enggak benar yang kita perlu berubah. Kita

7:39 perlu berubah. Jangan [musik] ingat-ingat hal-hal yang dahulu yang apalagi yang menyakiti, yang melukai, yang membuat kamu [musik] trauma. Jangan diingat-ingat. Jangan perhatikan hal-hal yang [musik] dari zaman purbakala. Ingat tentang baiknya Tuhan. Ingat tentang [musik] mukjizatnya Tuhan. Pernah tolong kamu. Pernah berkatin kamu. Pernah sembuhkan kamu, pernah [musik] bikin terobosan. Itu yang perlu diingat-ingat. Ingat-ingat tentang kebaikan orang [musik] lain yang pernah berbuat baik sama kita. Yang buruknya enggak perlu diingat. Karena [musik] sebenarnya ketika kita ingat yang baik saja dan kita melupakan hal yang buruk, [musik] kita ini membentengi diri kita dari semua luka. Membentengi diri kita dari kecewa, membentengi diri kita dengan

8:25 dari kekhawatiran [musik] sehingga kita melihat masa depan kita ini penuh pengharapan. Orang [musik] yang sepanjang hidupnya sakit, menderita, trauma, dan lain [musik] sebagainya. Dia tidak pernah berpikir bahwa ke depannya Tuhan berikan jaminan masa depan yang penuh pengharapan. [musik] Orang yang terlalu dilukain dan disakitin terus-terusan. Dia tidak bisa melihat ke depannya ada hal yang indah [musik] yang Tuhan siapkan. Padahal Tuhan merancangkan rancangan yang penuh pengharapan. Bukan rancangan [musik] kecelakaan. Masa depan yang penuh pengharapan. Itu janjinya Tuhan yang harus kita lihat itu [musik] ke sana. Bukan yang diingat-ingat adalah hal yang buruk, hal yang menyakiti, hal yang melukai. Apapun traumamu [musik] itu akan melukai di dalam jiwamu, di dalam pikiranmu, di dalam perasaanu. Itu

9:10 harus disembuhkan. [musik] Kalau jiwamu gak sembuh, orang dunia katakan jiwamu sakit. Loh, jiwa yang sakit adalah pikiran [musik] yang pernah memiliki trauma. Perasaan yang pernah dikhianati [musik] dan disakitin. Semua segala sesuatu yang menempel di jiwamu dan itu buruk, itu jelek, itu membawamu memiliki sikap yang [musik] jahat. harus ditanggalkan, harus berubah melihat ke depan bahwa Tuhan menyediakan masa depan yang penuh pengharapan. [musik] Tuhan selalu berikan masa depan yang penuh pengharapan. Nah, kalau Bapak, Ibu hanya ingatmu masa lalu yang buruk-buruk [musik] terus, engkau tidak bisa melihat janji Tuhan. Orang yang pernah disakitin oleh suaminya [musik] atau disakitin oleh pasangan hidupnya terlalu sakit dan

9:56 engkau selalu [musik] ingat buruk perlakuannya, sikap jeleknya. Kamu ingat-ingat terus, ingat-ingat terus. Kamu tidak [musik] pernah bisa melihat janji Tuhan atas suamimu, atau pasanganmu. Bahwa Tuhan sediakan pertobatan, Tuhan sediakan hal yang baik di masa yang akan datang. Tapi ketika yang diingat yang buruk, pikiranmu [musik] berpikirnya buruk, tindakanmu berpikiran buruk, ucapanmu akhirnya buruk. yang buruk [musik] dibuang. Bapak, Ibu meski tahu Injil berisi tentang kabar baik. Kabar baik, kabar damai sejahtera, [musik] bukan kabar buruk. Tuhan selalu membawa kita, memberikan kepada kita damai sejahtera. [musik] Bukan rancangan yang membuat ketakutan, kecemasan itu datangnya dari setan. Dan rata-rata orang yang trauma karena

10:41 memiliki kenangan [musik] buruk di pikirannya, di jiwanya, dan terluka. [musik] Kalau jiwamu gak sembuh, kamu puni jiwa yang sakit, kamu akan cenderung menyakiti orang lain. Hal yang buruk dibuang, ingatan buruk, ingatan jelek dibuang. [musik] Dan Bapak, Ibu perlu kekuatan Roh Kudus untuk melepaskan pengampunan, memperbaharui [musik] pikiranmu. Alkitab katakan, "Berubahlah oleh pembaharuan budimu." Kita harus baharui pikiran kita. Selaraskan dengan firman. [musik] Dengar khotbah, dengar pengajaran, datang ibadah. Bapak, Ibu dengar firman menyelaraskan pikiranmu yang enggak sesuai firman itu dengan firman supaya sejalan dengan Tuhan. [musik] Kalau tidak kita tidak bisa melihat bagaimana Tuhan buat sesuatu yang baik. Padahal

11:27 [musik] di ayat yang ke-19-nya, lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh. Belumkah [musik] kamu mengetahuinya? Tuhan menyediakan masa depan kepada kita [musik] penuh pengharapan. Dimulai dengan langkah pertama kita meninggalkan masa lalu, melupakan masa lalu, hidup [musik] benar di hadapan Tuhan, sembuh dari trauma, sembuh dari luka batin [musik] di masa lalu, dan bereskan. Kalau Bapak, Ibu enggak tahu caranya, hubungin gembalamu, engkau perlu dikonseling. Ada hotline di [musik] YouTube saya, Bapak, Ibu juga bisa hubungin, terutama hubungin gembalamu dulu. Bapak, Ibu dengar apa yang saya sampaikan ini. Kamu punya trauma gak [musik] bisa mengampuni. Kamu

12:14 punya trauma masa lalu disakitin, dihaatin, dan pikiranmu [musik] buruk, pikiranmu jelek. Terus, Bapak, Ibu perlu dikonselingin. Bapak, Ibu perlu dilepaskan dari ikatan, [musik] dari kesembuhan, luka batin. Kalau Bapak, Ibu enggak disembuhkan, Bapak, Ibu [musik] akan sakit dan nyakitin orang lain. Bapak, Ibu tidak bisa melihat sesuatu yang baru. Saudara-saudara tidak bisa melihat sesuatu [musik] yang baru yang Tuhan sediakan. Karena yang kamu ingat yang buruk, yang jelek, yang mengkuatkan yang menyakiti, yang melukai, [musik] yang membinasakan. Ketika kamu fokusnya ke sana, kamu tidak [musik] bisa melihat apa yang Tuhan sediakan di masa yang datang. Padahal [musik] aku hendak membuat sesuatu yang baru yang sekarang sudah tumbuh. [musik] Belumkah kamu mengetahuinya? Ya, aku hendak membuat jalan di padang

12:59 gurun dan sungai-sungai di padang belantara. [musik] Janji Tuhan kepada bangsa Israel dibawa ke tanah perjanjian. [musik] Memang melewati padang gurun, sungai belantara, tapi di ujungnya Tuhan berjanji akan membawa masuk [musik] bangsa Israel, masuk ke tanah perjanjian yang melimpah susu dan madunya dan harus melewati [musik] itu. Lihat tanah perjanjiannya, lihat tanah yang berkelimpahan, [musik] lihat pemulihannya, lihat janji Tuhan atas pasanganmu. Lihat [musik] perkatakan hal yang baik. Apa yang Tuhan janjikan dalam hidupmu itu yang akan membuat kamu memiliki kekuatan. Kitab Amsal. Jika kamu letih, lesu, [musik] berbeban berat, dan kamu pikirkan sesuatu itu

13:45 terus-terusan, akhirnya [musik] kecil kekuatanmu. Kita harus pikirkan janji Tuhan. Yang kita pikirkan janji Tuhan bukan masalah, [musik] bukan persoalan, bukan kelemahan orang lain, bukan masa lalu kita, [musik] bukan kekacauan kita. Yang perlu kita perkatakan adalah janji Tuhan. Seperti Tuhan janjikan, tanah [musik] perjanjian fokusnya bangsa Israel ke tanah perjanjian. Bukan di padang gurunnya. Tapi banyak orang Israel fokusnya di padang gurunnya, di padang [musik] belantarnya. Akhirnya mereka enggak sampai tanah perjanjian. Mereka mati banggainya di padang gurun. Mereka binasa di padang gurun. Enggak [musik] sampai masuk tanah perjanjian. Hanya Kaleb dan Yosua dan generasi yang di bawah 20 tahun yang masuk tanah perjanjian. Karena apa? Selama [musik]

14:30 berjalan dalam proses pemulian yang diingat-ingat hal yang buruk. Kerjaannya ngeluh, kerjanya grutu, kerjaannya ngomel, kerjanya komplain [musik] terus. Komplain dengan Tuhan, komplain dengan pemimpin, komplain dengan Musa, komplain [musik] dengan Tuhan, ribut sama orang, ribut kanan kiri dan ujungnya. Mereka mati binasa enggak sampai tanah perjanjian. [musik] Tapi lihat dari 12 pengintai, hanya dua pengintai, Kaleb dan Yosua. yang lain ngelihat bahwa tanah ini ada raksasanya. Tanah ini wah orangnya [musik] memakan dan lain sebagainya di besar-besar. Tapi Kaleb dan Yosua melihat ini tanah luar biasa, penuh buah-buahnya, keren-keren, [musik] penuh susu dan anggur dan madu dan luar biasa anggurnya

15:18 gede-gede. Ini tanah [musik] makmur. Kita akan mendudukinya. Akhirnya Kaleb dan Yosua yang mendudukinya. Sisanya [musik] mati di padang gurun. Ketika Bapak, Ibu trauma dan belum disembuhkan, kamu bergaul dengan siapapun melukain orang lain. [musik] Coba koreksi dirimu. Selama ini kalau kamu suka melukai, kamu suka menyakiti, [musik] kamu suka ngomong ketus, kamu suka ngomong jahat dengan orang lain, jangan-jangan kamu punya trauma, kamu punya luka yang belum sembuh dan kamu [musik] hidupin sampai hari ini. Bapak, Ibu bisa bayangkan luka yang sampai bertahun-tahun belum disembuhkan. Luka [musik] itu berbau busuk sekali. dan kamu akan mengalami kesakitan demi kesakitan. Bapak, Ibu harus melepaskan pengampunan. [musik] Engkau harus melepaskan mungkin dengan keluargamu, dengan orang tuamu, dengan temanmu,

16:05 dengan sahabatmu, dengan siapapun yang melukaimu di masa lalu. Kalau engkau belum [musik] boleh itu, kamu jadi orang yang punya karakter aneh. Saya perhatikan ada orang-orang yang belum sembuh [musik] dari luka masa lalunya, dari traumanya. Kadang gampang marah, gampang emosi, [musik] pikirannya pendek, emosi yang gampang tersulut, tidak ada pengendalian diri. Merasa benarnya sendiri, merasa pintarnya sendiri, merasa hebatnya [musik] sendiri, gak butuh orang lain dan orang lain salah semuanya susah ditegur dan susah dinasihatin. [musik] Ini orang salah satunya yang belum [musik] sembuh dari luka masa. Orang yang jiwanya terluka. Orang yang jiwanya terluka itu susah [musik] dikasih masukan, hatinya terlalu keras, susah mekukuan karepe dewe semaunya sendiri. Bapak, [musik] Ibu belajar berubah.

16:52 Kalau engkau memiliki hati yang lembut, [musik] mudah dibentuk, mudah dinasihatin, mudah dididik, mudah berubah [musik] kamu akan jadi berkat bagi banyak orang, bukan jadi batu sandungan. Saya berdoa hari ini, [musik] apapun yang kita dengar hari ini dan itu menggoncang hatimu, kamu perlu [musik] belajar berubah. Sekarang kita lihat di ayat yang ke-20. Binatang hutan [musik] akan memuliakan aku, serigala dan buruk unta. Sebab aku telah membuat [musik] air memancar di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara. Aku akan memberi minum umatku [musik] pilih umat pilihanku. Sekalipun Bapak, Ibu belum melihat janji itu digenapi, [musik] kamu masih melihatnya samar-samar dan

17:40 kamu melihatnya belum melihat realita kehidupanmu mengalami [musik] pemuliaan, kamu mesti pegang janjinya Tuhan. Tuhan akan [musik] membuat hidupmu alami sesuatu yang ajaib dan dahsyat di masa yang akan datang. [musik] Perkatakan yang baik, perkatakan hal yang manis, sedap didengar, patut dipuji, disebut [musik] kebajikan. Pikirkan semuanya itu dan mulai fokus [musik] kepada hal yang Tuhan siapkan dalam hidupmu. Dan kau akan melihat betapa [musik] baiknya Tuhan, betapa dahsyatnya Tuhan sediakan. Bahkan [musik] kamu akan melihat terobosan dalam hidupmu. Kalau kita menang dalam hal ini, kita dipulihkan dari luka batin masa lalu. Kita melihatnya janji Tuhan

18:27 dan kita memiliki hati yang sudah diubahkan [musik] dan ujung dari kehidupanmu akan jadi berkat bagi banyak orang. Perhatikan ayat 21. [musik] Umat yang telah kubentuk bagiku akan memberitakan kemasuranku. Hidup pun tidak akan jadi berkat bagi banyak orang memberitakan kemasuran Tuhan. Kalau kamu masih [musik] terluka, kamu masih simpan trauma, kamu tidak bisa jadi alat [musik] yang memberitakan kemasuran nama Tuhan. Kamu akan bikin trouble, kamu akan [musik] ribut terus, kamu akan berantem terus, kamu akan gegeran terus, dan hidupmu akan jadi batu sandungan bagi banyak orang. [musik] Hidupmu isinya ribut dan isinya komplain, gerut dan ngeluh. Dan hari ini

19:13 [musik] belajar apapun yang menjadi traumamu di masa lalu, apapun yang pernah kamu alami luka [musik] di masa lalu, Bapak, Ibu harus berdamai dengan dirimu sendiri. Kalau kau enggak bisa berdamai dengan dirimu sendiri, kamu tidak bisa berdoa. [musik] Kamu tidak bisa berdamai dengan orang lain, dan kamu tidak bisa berdamai dengan Tuhan. Alkitab katakan kalau kamu mempersembahkan [musik] korban, kamu ingat dengan sesamamu dan itu ganjel dalam hatimu. Tinggalkan persembahanmu, [musik] berdamai dulu, beresin dulu, baru kamu balik lagi berikan persembahan. [musik] Artinya Tuhan tidak tertarik dengan kamu berdoa, kamu beribadah, kamu memberi korban persembahan, duit ke gereja atau [musik] ke orang lain dengan sebesar apapun juga. Tuhan tidak tertarik, tapi Tuhan tertarik hatimu. Harus beres dulu

19:59 dengan sesamamu. Harus beres dulu dengan orang lain. Harus beres [musik] dulu dengan dirimu sendiri. Baru engkau bisa berhubungan baik dengan Tuhan. Dengar orang yang [musik] hidupnya belum beres di hadapan Tuhan, yang masih simpan luka di masa lalu, hidupmu masih kacau dan berantakan. [musik] Hari ini belajar berubah. Dedikasikan hatimu, pikiranmu, perasaanmu sepenuhnya di hadapan Tuhan. Bertobat dan berubah. [musik] ampuni semua kejadian di masa lalammu dan kau fokus sama Tuhan. Tuhan akan buat sesuatu yang ajaib dalam hidupmu. Dia [musik] akan bikin breakthrough. Dia akan bikin terobosan. Dia Allah yang setia dan adil. Dia akan buat hal yang dahsyat di masa yang akan datang. Tuhan [musik] tidak pernah berubah. Tuhan tidak pernah ingkar janji. Sekali Tuhan berjanji, dia

20:46 akan menggenapi [musik] janjinya. Dia akan bawa hidup mengalami sesuatu yang ajaib dan dahsyat. Saya berdoa [musik] apa yang kita pelajari hari ini akan membuat hidupmu diubahkan. [musik] Kau bebas dari semua hal yang buruk di masa lalu. Engkau lepas, [musik] merdeka, sembuh dan nama Tuhan disebut atasmu. Dan kau menjadi orang yang dipakai untuk membertahkan [musik] kemasuran nama Tuhan. Amin. Tutup matamu, tutup Alkitabmu. Kita berdoa. [musik] Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Kami matraikan firman dengan darah anak domba Allah. Firman nempel dalam hati kami berhari-hari, [musik] berminggu-minggu berpulang firman menjadi kehidupan. Danu berdoa setiap orang yang mendengar firman ini [musik] jamah dipulihkan, dilawat Tuhan. Terima kasih ya Tuhan. Kami kembalikan segala [musik] hormat pujian, pengagungan buat raja kami yang maha mulia. Kami mau berdoa Tuhan terus

21:34 pimpin kami, urapi, berkati, proteksi dan [musik] jaga serta lindungan. Mau berdoa un orang yang sakit dan mengalami kelemahan tubuh oleh bilur Yesus, oleh darah Yesus. Jadilah kotair pulih [musik] total sembuh seperti sediakalah dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. And God [musik] bless you. [musik] Jesus name. [musik] Jesus name. Jesus. Jesus ibu ini [musik] sesang terima semakin semakin semakin

22:24 [musik] saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada [musik] urapan buat kuasanya nya power [musik] Jesus name down tahan dengan hadirat Tuhan ya masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan [musik] kuasa Jesus semakin mengalami Jesus biar [musik] Tuhan tuan now Jesus name [musik]

23:16 Jesus [musik] saya lihat dalam mimpi ketika saya berdua. [musik] Sini sini angkat. [musik] belakangnya ya.

24:02 Buka tanganmu, Pak. Kuat urapan, ya. Go. Urapan hari ini powerful sekali. Urapan, Tuhan turun ya. Go Jesus. Bu, maju sini sini. Gua enggak tahan hadirat Tuhan ya. Buka tanganmu, Pak. Dua-dua. Jesus name. Receive the anin. Urapan itu turun. Go, Jesus. He, Pak, Bu, Pak.

24:48 Sini, sini, sini. Jamah, ibu ya. Go. Urapan itu turun. Risip Bapak nikmati hadirat itu Tuhan turun. Go go go. Jesus name. Jesus name. Jesus name. Bapak enggak akan tahan dengan hadirat itu. Bapak tidak akan tahan dengan hadirat itu. Dalam nama Yesus urapanmu [musik] Jesus name. Buka tangan. Tuhan jamah. urapan itu turun memenuhi memenuhi go titik sini Bu [musik] Titik saya mau doain Bu Titik Cik Sian maju ke depan saya mau doain Cik Sien

25:36 Tuhan lihat hatinya haus dan lapar dengan hadiratMu penuhi dengan hadiratMu. Go now. Risip rezip Buulan Lani. Saya mau doain bulan si ya sini. Tuhan jamah ibu Tuhan jamah ibu. Tuhan jamah ibu. Nah risik yang di ibu ibu baju hitam. Breat upon me. Breat upon me [tertawa] breath of God. Tuhan jamah. Ibu ini jamah.

26:22 Dalam hadiratMu penuhi Dia sekarang. Sekarang sekarang. Now Jesus name. Jesus name [musik]

27:08 ini dalam [musik] [musik] kami mengasihi-Mu. [musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh [musik] Kudus, Roh

27:53 Kudus. [musik] [musik] sembah dia. [musik]

28:40 Angkat suaramu, [musik] nyanyikan masmu. Tinggikan [musik] raja di atas segala raja Allah [musik] yang perkasa. Oh. [musik] Oh, [musik] we worship you. We adore you. [musik] We adore you. [musik]

29:33 Mia [musik] We love you. We praise you. We love [musik] you. We praise you. We praise you. We praise you. [musik] Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [musik] Dari hati kami.

30:22 Kami naikkan [musik] mazmur yang meninggikan nama-Mu, [musik] Tuhan. [musik] Tuhan, [musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasih-Mu. [musik] [musik]

31:29 Kau saja [musik] yang suci. [musik] Kau saja yang layak. Kau [musik] layak terima glori. [musik] Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. [musik] Kau saja yang layak.

32:16 [musik] Kau layah terima [musik] glor hanya kau [musik] Tuhan. Terima kasih [musik] Roh Kudus. Terima kasih. [musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh [musik] hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. [musik]

33:04 Tapi dalam kedagingan kami, kami sering melakukan [musik] hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan [musik] kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. [musik] Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang [musik] hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. [musik] Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. [musik] Kami pengin berkemenangan setiap hari.

33:49 Dapatin [musik] kami menjadi orang kesayangan-Mu. Terima [musik] kasih. Terima kasih. [musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. [musik] Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. [musik] Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. [musik] Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube