Ringkasan Singkat
Khotbah ini menekankan pentingnya transformasi diri sebagai orang Kristen agar mencerminkan kemuliaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Orang Kristen harus terus-menerus diubahkan menjadi semakin serupa dengan Kristus, sehingga menjadi terang yang memancar bagi orang lain. Hidup yang dipenuhi terang Tuhan akan menyenangkan dan menjadi berkat bagi banyak orang, serta memuliakan nama Tuhan.
- Transformasi diri adalah proses berkelanjutan.
- Orang Kristen harus menjadi terang bagi dunia.
- Hidup yang dipenuhi terang Tuhan membawa berkat.
Pembukaan
Pendeta membuka dengan sapaan dan sukacita atas kesempatan untuk bertemu kembali setelah seminggu. Ia menekankan bahwa perjalanan kekristenan seharusnya membawa perubahan positif setiap hari, bukan menjadi orang yang rewel atau batu sandungan.
Mencerminkan Kemuliaan Tuhan
Orang Kristen harus mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tidak terselubung, sehingga orang lain dapat melihat manifestasi Tuhan melalui sikap, kelakuan, dan tindakan mereka. Seperti yang tertulis dalam Amsal 4:18, jalan orang benar seperti cahaya fajar yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari. Transformasi ini dimulai dari perubahan internal setelah kelahiran baru, di mana hidup diubahkan menjadi serupa dengan Tuhan melalui proses hari demi hari.
Menjadi Terang Bagi Dunia
Setelah dilahirkan kembali, orang Kristen menjadi terang yang memancar bagi semua orang. Tetangga dan saudara yang tidak mengenal Tuhan seharusnya dapat melihat "Alkitab yang berjalan" melalui kehidupan orang Kristen. Jalan kehidupan orang Kristen seharusnya semakin terang seiring berjalannya waktu. Amsal 13:9 menyatakan bahwa terang orang benar bercahaya gemilang, membedakan mereka dari orang yang tidak mengenal Tuhan.
Kemuliaan Tuhan Memancar
Kemuliaan Tuhan yang memancar membuat wajah orang benar bercahaya. Seperti Musa yang wajahnya bercahaya setelah 40 hari 40 malam berada di hadirat Tuhan, orang Kristen yang terhubung dengan Tuhan akan memancarkan kemuliaan-Nya. Jika orang lain komplain tentang hidupmu, itu adalah tanda untuk bertobat dan berubah.
Terang yang Menyukakan Hati
Terang menyukakan hati orang, sementara kegelapan membawa masalah dan menjadi batu sandungan. Jika hidup dipenuhi dengan pertengkaran dan keluhan, mungkin hidup berada dalam kegelapan. Orang yang hidup dalam terang disukai banyak orang karena manifestasi hadirat Tuhan dalam sikap dan tindakan mereka. Pengkhotbah 11:7 menyatakan bahwa terang itu menyenangkan dan melihat matahari itu baik.
Roh Manusia Sebagai Pelita Tuhan
Roh manusia yang sudah diperbaharui menjadi pelita Tuhan yang menerangi banyak orang. Hidup yang sudah diubahkan akan menerangi orang lain dan memanifestasikan pekerjaan Tuhan di bumi. Tuhan mencari orang yang bersedia diubahkan dan dipakai sebagai penyambung lidah dan tangan-Nya untuk menggenapi rencana-Nya di bumi.
Panggilan yang Berbeda-beda
Tuhan memanifestasikan pekerjaan-Nya secara berbeda-beda pada setiap orang, tergantung di mana mereka ditempatkan dan dengan siapa mereka bertemu. Tidak semua orang memiliki panggilan yang sama, tetapi selama ada terang yang memancar dalam hidup, orang lain akan diberkati. Jika hidup dalam kegelapan, kita akan menyakiti orang lain.
Kematian Daging dan Pembaharuan
Hidup tidak bisa menjadi terang tanpa kematian daging, memikul salib, dan menyangkal diri. Pembaharuan terjadi melalui mendengarkan firman Tuhan, yang memperbaharui pikiran, perasaan, dan kehendak, sehingga selaras dengan Tuhan. Jangan menyelaraskan firman dengan hidupmu, tetapi selaraskan hidupmu dengan firman.
Dampak Bagi Banyak Orang
Setelah mengenal Tuhan, kita diperbaharui langkah demi langkah, sehingga terang kemuliaan Tuhan memenuhi hidup kita dan menjadi dampak bagi banyak orang. Di mana pun kita berada dan apa pun yang kita kerjakan, kita akan menjadi berkat dan nama Tuhan dipermuliakan.
Sesi Pujian dan Penyembahan
Sesi ini mencakup pujian dan penyembahan dengan lirik-lirik yang memuliakan nama Yesus dan Roh Kudus. Jemaat diajak untuk merasakan hadirat Tuhan dan mengangkat tangan sebagai bentuk penyembahan.
Doa dan Permohonan
Doa dipanjatkan agar diberikan kemampuan untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan setiap hari. Jemaat memohon agar Roh Kudus memegang tangan dan hati mereka, serta memampukan mereka untuk berkemenangan setiap hari dan menjadi orang kesayangan Tuhan.

