Ringkasan Singkat
Video ini membahas tentang perundungan (bullying) yang marak terjadi di lingkungan pendidikan, dengan merujuk pada data KPAI tahun 2023. Video ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan isu perundungan, mengembangkan kemampuan berpikir kritis, dan menyampaikan opini yang terstruktur. Pembahasan mencakup analisis novel "Unfriend You. Masihkah Kau Temanku?" karya Diah Rini, yang mengangkat tema perundungan dari sudut pandang pelaku dan korban. Video ini juga membahas unsur intrinsik novel seperti tema, tokoh, alur, serta unsur parateks seperti sampul dan sinopsis yang mendukung pemasaran dan pemahaman karya fiksi.
- Perundungan adalah masalah serius yang memerlukan perhatian dari seluruh masyarakat.
- Novel "Unfriend You" digunakan sebagai studi kasus untuk memahami unsur intrinsik dan parateks dalam karya fiksi.
- Unsur parateks berperan penting dalam pemasaran dan membantu pembaca mengenali karya fiksi.
Pendahuluan
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sekitar 3.800 kasus perundungan sepanjang tahun 2023, yang sebagian besar terjadi di lembaga pendidikan. Kasus perundungan yang terus muncul di media massa menunjukkan pentingnya peran masyarakat untuk tidak diam dan menghentikan perundungan. Video ini bertujuan untuk membahas masalah perundungan, mengasah kemampuan berpikir kritis, dan menyampaikan pendapat secara terstruktur. Setelah menonton video ini, diharapkan siswa mampu menyampaikan opini yang kuat tentang fenomena sosial seperti perundungan, dengan inspirasi dari teks-teks kreatif.
Perundungan di Sekolah
Perilaku kekerasan di sekolah semakin mengkhawatirkan dan menjadi sorotan pemerintah serta masyarakat. Aksi perundungan yang dilakukan oleh peserta didik dapat menimbulkan korban jiwa, cacat, dan trauma. Pemerintah telah melakukan berbagai cara untuk mencegah aksi perundungan di sekolah. Baik korban maupun pelaku perundungan perlu mendapatkan perhatian agar tidak terus menimbulkan masalah pada generasi muda. Topik perundungan ini akan menjadi isu penting dalam kegiatan pembelajaran, di mana siswa akan diajak mengembangkan kemampuan berbahasa berdasarkan fenomena sosial yang terjadi di masyarakat.
Unsur Intrinsik dalam Novel
Cerita fiksi dibangun oleh unsur-unsur intrinsik seperti tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan sudut pandang. Dalam pembelajaran ini, siswa akan dikenalkan dengan novel bertema perundungan yang memiliki alur kompleks dan menyajikan berbagai tokoh dengan perwatakan masing-masing. Perwatakan adalah cara penulis menggambarkan tokoh-tokoh dalam cerita, dan berfungsi menggerakkan alur cerita. Cerita fiksi sering mengangkat fenomena sosial budaya yang terjadi di masyarakat.
Novel "Unfriend You. Masihkah Kau Temanku?"
Diah Rini adalah penulis novel "Unfriend You. Masihkah Kau Temanku?" yang mengangkat tema perundungan di sekolah. Novel ini unik karena menampilkan tokoh utama yang menjadi pelaku dan korban perundungan. Prolog novel memberikan gambaran sekilas tentang tokoh-tokoh di dalamnya, dan siswa diharapkan mencatat perwatakan tokoh melalui jalan cerita. Novel ini juga mengandung kata-kata umpatan sebagai contoh perundungan verbal. Cuplikan bab 1 novel memberikan pemahaman lebih lanjut tentang cerita ini.
Tokoh dan Alur Cerita
Tokoh utama dalam cerita ini adalah Katrisa Satin, yang dipanggil Risa oleh teman-temannya. Ia adalah seorang gadis SMA yang mengalami perubahan dari "itik buruk rupa" menjadi "angsa". Prolog novel menunjukkan peristiwa perundungan yang dialami Katrisa, sedangkan bab 1 memperlihatkan kisah sebelum peristiwa itu terjadi. Alur yang dibangun oleh penulis adalah alur sorot balik, tetapi kemudian disusun dengan alur maju. Di tengah cerita, terdapat juga alur sorot balik berdasarkan ingatan Katrisa, sehingga novel ini menggunakan alur campuran. Novel ini menampilkan beragam tokoh dengan latar sekolah elit untuk kelas menengah atas. Karakterisasi tokoh dapat dicermati melalui senandika, dialog, tindakan, serta fisik dan watak tokoh.
Unsur Parateks
Sebuah karya fiksi memerlukan dukungan dari unsur-unsur di luar teks yang disebut parateks. Gerard Genette menyampaikan beberapa unsur parateks seperti nama penulis, judul, prakata, prolog, ilustrasi, dan sampul. Unsur parateks dalam penerbitan karya fiksi dapat mendukung sebuah karya mudah dikenali oleh pembaca dan membantu pemasaran. Contohnya, sampul depan novel "Unfriend You" menampilkan logo penerbit, nama penulis, judul, ilustrasi gulungan kertas, dan latar belakang kertas dengan tipografi guntingan kertas. Warna lembut yang digunakan menunjukkan sifat feminin dari novel ini. Di cover belakang novel ini juga terdapat teks sinopsis dan cuplikan senandika tokoh utama.
Teks Promosi Novel
Teks promosi novel "Unfriend You. Masihkah Kau Temanku?" yang disiapkan penerbit berusaha menarik perhatian calon pembaca. Novel ini mengusung tema anti-bullying dan membuka mata serta hati kita bahwa bullying sangat dekat dengan kehidupan para remaja, terutama di lingkungan sekolah. Kisah yang dituliskan dalam novel ini begitu menyentak dan tidak hanya mengangkat tema anti-bullying, tetapi juga merasakan makna persahabatan yang begitu kental. Siswa diharapkan dapat memahami unsur intrinsik, membaca, menyimak kutipan prolog dan bab satunya, serta memahami unsur parateksnya.

