Minhaajul Wushuul (50): Bagaimana Mengetahui 'Adaalah Seorang Periwayat Hadis? - Ust Nur Fajri R

Yayasan BISA www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas mengenai syarat dalam memberikan tazkiyah (rekomendasi) dalam konteks fiqh dan hadis, termasuk pentingnya persaksian minimal dan perbedaan pandangan di antara ulama. Terdapat penjelasan mengenai laporan riwayat, kaidah-kaidah akidah, serta ketentuan mengenai jumlah saksi dan kepercayaan.

  • Jumlah pemberi tazkiyah yang dibutuhkan dibahas secara rinci.
  • Terdapat eksplorasi pandangan berbagai ulama terkait syarat tazkiyah dan pentingnya keahlian dalam meriwayatkan hadis.

Pembahasan Umum

Pembahasan dimulai dengan pengantar mengenai syarat-syarat yang diperlukan dalam memberikan tazkiyah. Pembicara menjelaskan bahwa jumlah pemberi tazkiyah harus memenuhi angka tertentu agar persaksian diterima dalam konteks hukum Islam, terutama dalam fiqh.

Masalah Pemberi Tazkiyah

Di sini, penjelasan lebih mendalam diberikan mengenai syarat jumlah pemberi tazkiyah. Pembicara mengungkapkan bahwa biasanya, untuk persaksian yang diterima, dibutuhkan minimal dua orang, sementara untuk tazkiyah saja, jumlah saksi tidak menjadi syarat.

Standar Persaksian

Pembicaraan berlanjut pada masalah standar persaksian, yang menentukan berapa orang yang diperlukan agar saksi diterima. Pembicara mengacu pada berbagai teks dari ulama klasik, seperti al-Qadi al-Baqilani, serta menyebutkan prinsip-prinsip penting dalam ilmu fiqh.

Rekomendasi di dalam Tazkiyah

Pembahasan bergeser ke bagaimana seseorang dapat merekomendasikan orang lain dalam konteks riwayat hadis, dengan menyebutkan istilah teknis yang digunakan, seperti tazkiyah dan jarh. Imam Syafi'i diingatkan bahwa saat memberikan penilaian, penting menyebutkan alasan di balik rekomendasi tersebut.

Kaidah dan Hukum Asal

Di bagian ini, pembicara menggali lebih dalam mengenai hukum asal dalam mengkaji kebenaran atau kredibilitas narrasi. Ditekankan bahwa manusia umumnya dianggap baik sampai ada bukti yang menunjukkan sebaliknya, yang berkaitan dengan sikap kritis terhadap informasi.

Penggunaan Hadis Doif

Pembicara membahas bagaimana hadis doif (lemah) dapat dipakai dalam konteks motivasional. Hal ini menjelaskan kasus di mana hadis lemah bisa disampaikan dalam konteks nasihat atau peringatan, tetapi tidak sebagai dasar hukum.

Syarat Kredibilitas

Kali ini, dibahas terkait syarat-syarat yang membuat seseorang dianggap sebagai periwayat hadis yang kredibel. Pembicara menekankan pada pentingnya kejujuran dan menjauhi dosa besar sebagai bagian dari kredibilitas.

Akhir dan Penutup

Video diakhiri dengan penekanan pada pentingnya pemahaman fiqh yang benar dan keberkahan dalam ilmu yang didapat. Pesan ditujukan kepada semua hadirin untuk terus belajar dan menghormati usaha yang dilakukan oleh para ulama dan pengkaji hadis.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Oke jadi yang pertama ada pembahasannya masalah pertama adalah syartul adad harus engak jumlah pemberi tazkiahnya dengan angka tertentu pembahasan ini kita lihat masalah persaksian Minimal berapa orang biar diterima persaksian standarnya standarnyaarnya berapa orang berapa orang berapa orang dua orang kan umumnya kita enggak bicara kasus-kasus khusus yang bisa satu ya enggak bicara kasus khusus yang harus empat atau sejenisnya kita bilang eh adalah apa namanya eh riwayat Maf

0:49 Syahadah persaksian haruslah ada angka tertentuq alq siapaq di sini buku usul fiq bukan alqadi Baidi pastinya Siapa alqadi di sini albaqilani alqad baqilani ingattin dalam buku-bukuul fq syafiiah karena dia ber apa ya Ee menyatu pembahasannya dengan pembahasan usul fikh Malikiah karena ada pembahasan pengaruh dari situ Di mana umumnya ulama Syafii dan Maliki itu asyariah umumnya ya enggak semuanya tapi

1:38 umumnya lah kemudian usul Fik ilmu yang sangat yang sepertiganya pembahasan akidah maka berserikatlah Syafii dan Malikiah dalam buku-buku usul Fi kebanyakannya dan mereka punya istilah yang juga berserikat misalnya kalau dalam buku usul fikqh Malikiah dan syafiah sama dengan buku usul Fik Eh sama dengan dengan buku ilmu kalam mereka ilmu kalam Asy'ari ketika dikatakan alqadi maka maksudnya alqad baqilani alqad baqilani wafat 403 Hijriah kata alqad enggakgak saya enggak setuju ada pembahasan angka ya Jadi apakah Tazkiah harus syaratnya syarat jumlah tertentu yang memberi Tazkiah enggak setuju Wal asli e yang benar

2:24 dibedakan gimana bedakannya ah kalau riwayat enggak disyaratkan jumlah enggak disyaratkan jumlah tapi kalau apa namanya ee syahadat Dis itu syaratnya begitu juga kalau persaksian atas Tazkiah disyaratkan enggak angka saya ada orang bersaksi saya bersaksi Imam Bukhari mengatakan Fulan fqoh Nah kalau bersaksi berarti dua minimal kalau hanya Tazkiah saja maka tidak disyaratkan angka disyaratkan oke masalah

3:15 kedu Syafi bilang untukji Seorang merekomendasikan kan dengan mekanisme tkiah mengatakan misalnya kita lihat dalam bukunya IB bel meriwayatkan dari bapak beliau Abu Hatim bahwasanya Fulan ini adalah kuat hafalannyaulaniban lemah danerusnya Nah kalau merekomendasikan itu istilah kan di sini tkiah tadi rekomendasi ada istilah lebih spesifik lagi kalau sifatnya pujian terhadap riwayat yau dan kalau menjelkanilaian ini nya payah itu

4:00 istilah teknisnya adalah jarh kelukaan ya nah kata Imam Syafi'i kalau seseorang mau menjarah itu disebutin Sebabnya kenapa dia Enggak bisa bilang Fulan dif titik Kenapa diifnya ah jadi imam Syafi'i mengatakan kalau dif disebutkan Kenapa sebabnya wakilil ada yang mengatakan pendapat lemah Oh enggak bahkan yang disyaratkan juga adalah E maaf yang disyaratkan justru adalah takdil Jadi bukan bukannya jarah yang disyaratkan

4:48 pyebutkan sebab tapi takdil kenapa Anda bilang dia Kredibel Kenapa lemah wiluma Ada pendapat lagi Lemah juga mengharuskan menyebutkan dua-duanya Dar kalau kalau kita mentakdil harus nyebutin alasan dan kalau kita memberikan Zarah rekomendasi negatif juga harus apa menyebutkan tapi ini lagi-lagi eh dua-duanya pendapat lemah berkataq Nah di sini Imam itu membuat kalimatnya aktif kalimatnya kelihatan yang ngomong kalau tadi Kana ya dikatakan dikatakan kalau ini enggakq

5:35 berkataq tidak dalam keduanya ini dalam dua kasus tadi baik jarah maupun takdil tidak disyaratkan apa tidak disyaratkan menyebutkan sebab jadi boleh eh seseorang mengatakanulanif tanpa menyebkan sebab enggak harus dan boleh juga mengatakan fulanq terpercaya tanpa menyebukkan sebab enggak apa-apa argumennya sederhana tapi penting dicamkan yaitu pada akhirnya ulama yang punya otoritas ulama-ulama besar level-level misal Imam Ahmad Imam Bukhari yang sudah keliling dunia ketemu banyak sekali periwayat yang menghafal hadisnya luar biasa penelitiannya dalam

6:21 kesalehan ketakwaannya Tidak diragukan itu mereka ketika bilang mengatakan pulan fq itu enggak main-main mkip gak disebu sebabnya ya cari aja Ar beneran mengatakan Fulan diif itu engak mainmain bukan karena kebencian kalau kita mungkin dia mah payah ya karena sirik atau bahasa indonianya lebih baku hasad karena karena hasad misalnya atau karena enggak suka aja sentimen enggak begitu kalau ulama ya mereka bilangif benan silakan dicek walaupun Anda benar ketika mengatakan mereka penilaiannya enggak selalu tepat tapi enggak selalunya berapa persen Enggak selalunya tuh sangat kecil terbukti se sejarah para peneliti hadis mereka juga kritis terhadap

7:07 penilaian-penilaian Imam Ahmad Imam Bukhari dan muadilin dan jarihin lainnya yang tidak sedikit jumlahnya dalam buku-buku mereka yang well documented yang diriwayatkan dengan sanad yang dicek keasliannya lintas generasi dengan kekuatan hafal mereka luar biasa dan pencatatan yang rapi jauh lebih rapi mungkin daripada isi komputer kita maka ketika mereka ggak sebutin sebab ya itu ada latar belakangnya Jadi bukan syarat bukan bukan Apa bukan sebagai bukan sebagai syaratapi benar sekali kata Imam Syafi yang bagusnya yang bagusnya kalau Zarah terutama kalau jarah disebutkan sebab tapi pada akhirnya Kalau di dikatakan syat enggak

7:54 makanya pada akhirnya yang jadi amal para usuliin dan juga muhadin adalah tidak mensyaratkan harus menyebutkan sebab baik Zarah maupun takdil hanya saja nanti ada timbang-menimbang ketika ada seseorang dikritik dengan jarah dipuji dengan takdil Hah dikritik dengan Syarah eh dengan dengan jarah dipuji dengan takdil nah gimana nih jadi dia orangnya terpercaya apa enggak nah ini pembahasan ini pembahasan nah baru kalau ini maka dimenangkan maka dimenangkan apa yang terperinci dimenangkan yang

8:39 terperinciangkanbiyakan yang ada alasan lehyakan darak adaas dan seenis oke itu tentang yang masalah Kedua masalah ketig ada kaidah berbunyiar itu Karena dia keluar dari hukum asal hukum asal orang Oh ini nih Ini bentar

9:28 ya kita lanjut lagi jadiidahnyaar ketika dia keluar dari kumasalumalnya orang gim

10:14 berdasarkan berdasarkan ayat Sur 49 kebenaran dari berita tersebut kebalikannya kalau bukan orang fasik yang datang gimana Kang Zidan dan teman-teman yang datang bukan orang fasik orang fasik wajib kita cek kebenaran beritanya kalau yang datang bukan orang fasik informasi ke kita gimana Berarti argumentum akontrarion Ma mhalafahnya apaah gimanaana wajib engak kalau beraskanat itu engak wajib

11:01 kita bicara hukum asal sebelum pembahasan yang mendetail tentang lain-lain jadi pada asalnya manusia di luar pembahasan tentang riwayat persaksian itu ad hukumal kalau kita bilang dia orang Berti tambahan informasi kalau kitaak tahuas dia kita menilai orang baik benar enggak gitu ya kita ke sama orang pandangan awal kita apa orang beet apa orang baik gimana Kal orang di jalanat orang banyak kita mandang mereka orangjat semua atau orang baik semua baik pun begitu dalam konteks

11:48 penghitungan dosa dan pahala kalau ada orang sejak lahir meninggalak ngap-apain masukaka dialah bilang dia muslakain enggak enggak banyak beramal juga enggak enggak melakukan Dosa sama sekali kita bilang dia masuk surga baru masuk neraka manakal berdosa kalau enggak Dosa masuk neraka jadi hukum asal seorang tuh kita abaikan semua variabel dia terpercaya bukan orang fasik maka ketika ada yang mengkritik Oh pulan seorang Ini lemah seorang ini payah seorang ini tukang bohong tukang berarti ini tambahan informasi berarti dia lebih dimenangkan daripada orang yang bilang nih orang baik sederhananya Kalau diberikan

12:35 perumpamaan kita kenalan sama orang tadi saya sudah bilang kalau kita kenalan orang baru kita akan nganggap orang baik kan gitu ya oke terus ada dua orang lagi datang yang satu bilang ini orang baik yang satu bilang ini orang bejat kira-kira hati kita lebih condong percaya yang mana gimana teman-eman baru kenal satu orangh kita ngang dia Baiklah baru kenal nya kan kita anggap orang baik tiba-tiba datang dua orang yang satu bilang ini orang Mantap satu orang lagi orang bilang ini orang bejat hati kita lebih condong percaya yang mana coba ada yang bilang percaya orang baik kata Kak Sarita yang lain harus diakui pada akhir hati kita condong pada mewaspadai orang ini kenapa

13:21 kalau yang muji dia orang mantap orang baik Ya memang sebelum datang dua orang ini kita nganggap dia orang baik kok iak sebelum orang ini anggapak datang kita jadi pujian orang yang barusan orang baik itu gak begitu ber sekolah ini kaidah lain lanjutan penting diingat jangan coba-coba apa berlebihan membenturkan mendapat usuliin dengan pendapat muhaddisin dalam

14:08 pembahasan ini karena usulin bicara kaidah-kaidah lebih umum daripada muhaddisin muhadisin mereka benar-benar apa sih praktisi Enggak cuma akademisi belaka praktisi benar praktik mereka yang berhadapan langsung mengecek ya hadis dengan nama-nama periwayat tapi kalau eeul api usulin belakangan tidak sampaievel itu Mak kita setelah sudah ngerti kaidah umum ini nanti jangan kaget di buku ilmu akan lebihinci lagiak selalu yang ke si maksud rekomendasi S pujian ber perataulis dengan kata-kata juga dengan

14:57 cara bentukkiah kita bahas sebagnyau dengan pujian tadi bisa juga dengan kalau dia seorang Hakim atau seorang yang dijadikan arbiter muhakam dia terima persaksi coba persaksian engak diterima Kecu Dar orang yang terpercaya orangib dia percaya dia ambil persaksiannya berarti ini Tazkiah ya Umpama ada ulama albaidwi misal imamqad baidwi Hakim Q dalam sebuah persidangan alq baidwi menerima persasaksian Fulan diterima berarti menurut kita yang

15:43 melihat orang ini terpercaya enggak menurut imam baidwi menurut kita Imam baidwi itu merekomendasikan dia enggak di persidangan alq ba menerima persaksian dia menurut kita yang melihat sidang tersebut berarti merekendasikan orang ini jadi orang terpercayaak iya yajian seringgj ya memberikanasi Imam Bukhari mereka

16:30 menyebutkan dalam buku-buku jarah dan taddil Fulan fq orang ini terpercaya orang ini buat hafalannya hafidun dan seteruswi Anhu la yarwi aniril Adli atau dia meriwayatkan dari orang tersebut padahal standarnya ketat ini ada ulama tidak mau meriwayatkan hadis kecuali dari orang terpercaya oke nah sekali dia meriwayatkan dari Fulan artinya apa ini Imam nih Imam Malik misal terkenal Imam Malik tidaklah meriwayatkan kecuali dari orang yang kredib ini ulama ada yang meriwayatkan dari orang lemah ada Jangan kaget ya bisa juga tuh Karena tujuan meriwayatkan kan Engak selalu artinya

17:15 merekomendasikan bisaja tujuannya belajar aja atau ngambil riwayat aja ini orang lemah sih cuma ini punya hadis unik ya saya dengerin hadisnya saya catat hadisnya saya riwayatkan bisa begitu ya tapi ada lama yang dia standarnya tinggi enggak mau bahkan untuk sekedar meriwayatkan enggak mau kecuali dari orang yang terpercaya jual mahal boleh Anda bilang begitu seperti Imam Malik terkenal tidak meriwayatkan kecuali dari orang yang terpercaya Nah kalau Imam Malik sudah meriwayatkan dari Fulan sebelum kita baca buku-buku ya tentang Rijal tentang riwayat hadis Apakah dia kredible atau kelemah kita tahu aja Imam Malik meriwayatkan dari Fulan artinya Fulan apa

18:01 Nah Imam Malik tidak meriwayatkan hadis kecuali dari orang terpercaya Imam Malik meriwayatkan dari a berarti orang terpercaya begitu ya ini ada beberap ulama sedikitang yang terkenalahunya imamiki orang maka itu termasuk tanp perlu imamik bilan ini terpercayaak usah beliau meriwayat Buk le dari pujian malah mungkin pujian pujian aja gitu bisa tapi ini Real Kalau boleh berumpaman lagi biar lebih menguatkan konsep kita kayak ada orang dia enggak bakal ya makan enggak bakal beli HP kecuali kalau hp-nya bagus ya ada orang gitu enggak bakal beli HP kecuali HP bagus atau HP sangat Baguslah

18:47 HP sangat bagus terkenal nih orang kalau beli HP pastilah HP sangat bagus kalau HP bagus saja tuh enggak bagus enggak akan dibeli anda lebih percaya apa pujian dia atau dia beli HP dia Muji HP ini HP sangat bagus atau anda lebih percaya kalau dia beli satu jenis hpah anda lebih percaya mana pujiannya atau Real dia beli HP tersebut ya kita lebih betul sekali kita lebih percaya k nyata dia beli HP tersebut k itu nyata lebih nyata daripada sekedar Ya khar begitu juga mirip seperti tadi atau dia mengamalkan ini praktis kita bisa bilang ulama yang

19:33 enggak ngamalin hadis lemah ya hadis lemah Kalaupun kita dengar jumhur ulama menerima hadis lemah hadis dif dalam hal-hal yang sifatnya motivasi Fadul amal itu syaratnya seperti dijelaskan oleh Imam ssuddin arramli dalam nihatul muhtaj Al haf hajar sebagaimana Disinggung oleh para murid beliau itu salah satu syaratnya adalah hadis do tersebut Enggak bersendirian ini amalan yang didukung ya oleh hadis tersebut sudah ada dalil lain yang lebih kuat sudah ada dalil lain yang lebih kuat dia sudah ada pokok dalil yang sudah

20:18 sahih kita tahu zina haram kalau ada hadis dif ya menerangkan tentang hukuman bagi pezina hadis dif ya inilah yang dimaksud para ulama yang bilang boleh disampaikan hadis dif dalam motivasi dalam ancaman itu orang ya mau Ada hadis diif ini at enggak ya zina ya haram hadis ini cuma buat bikin ngeri doang bikin makin ngeriitu Mak jadi boleh disampaikan ini menurut mayoritas ulama termasuk ulama mazhab Syafii begitu artinya kalau untuk ngamalin engak bisa cuma hadis di ngamalin Berarti ada dalilak ada dalil dan bedakan antara

21:03 mengamalkan hadis dif enggak boleh hadis daif belaka diamalin enggak boleh karena hadis daif enggak bisa jadi hujah dalam masalah hukum penting dicatat ya enggak bisa dia cuma bisa menguatkan yang sudah ada menguatkan yang sudah ada lah kalau Imam seorang Imam ya seorang ulama mengamalkan hadis dari seseorang kita tahu kaidahnya dia enggak mungkin ngamalin hadis dif berarti apa pengamalan dia terhadap hadisulan tersebut bukti banya Apa itu had ber

21:57 apaanya ini kita Selesai masalah adalah syarat yang ke Sekarang kita di awal B syarat seseora itu ada EMP ya sifat ya sifatsat yang membuat kita jadi menduga kuat bahwasanya seorang PR terpercaya hadisnya atauasi yang diwaknya Ben itu adaemp per apa apa yang pertama ah oh lupa lihat gede taklif mukalaf kedua muslim ya ahl kiblah

22:44 istilahnya supaya informasi dari orang yang sebenarnya ahli bidah mukafirah pun selama dia menganggap bohong itu dosa dosa gitu ya maka tetap diterima riway yang ketiga adalahib dan kita sudah definisikan kredibilitas maksudnya DII tidak sekadar Jujur saja tapi dia meninggalkan dosa-dosa besar dan bahkan tidak melakuk halhal yangah manakal menghakan manaka menurun itu membuat kita jadiat dia hal yangak apagi Boh yang keahakh dis adaahtif hadis dia

23:30 akurat tadi sudah kita singgung bahwasanya ahli hadis mereka sangat terapi catatannya mereka sangat kuat hafalannya jangan dikira cuma model hafalan l salah besar ya justru mayoritas hampir semua periwayat-periwayat hadis mereka dobatnya dobat sater atau boleh dijamakkan dobat suturur akurasi mereka dalam tulisan hampir semua periwayat Hadis nah inia penting diingat karena hati-hati juga kita sebagian menyangka bahwasanya semua hadis diriwayatkan hanya dengan hafalan engak dicatat salah Justru dominannya dengan catatan kalau kita dengar Imam Bukhari haal Imam juga nyatat Imam bukh juga nyatat W

24:16 menyampaikan hadis dengan hafalan tapi Belu nyatat ada beapa nyat seperti As gak nyatat sangat seperti imam asabi dan S jadi war begitu Jadi bisaa itu tulisan akurat bilangakahang berlebihan kitaatan pengajiak jelengaj buan iniaj Man ulama hadis mereka ada tanggalnya siapa nih gurunya siapa guru ngaji waktu

25:02 itu tempatnya di mana sebagian menulis minimal kota walaupun gak sampai masjidnya atau sekolahnya di tapi kota ditulah had didapat di kufah dapat di mereka pisahkan antara yang didapat di pengajian dengan Ustaz ini dengan Ust lain Jadi gak ketukar ini hadis dari siapaapat riwayat dari guru ini hadis dari guru lainak ket rapi catatannya bahkan malah mungkin mereka saling diskusi hadis tuh minta mana catatan kamu kasih lihat catatan setelah ngaji puluhan tahun ni catatan malu kita kalau baca ilmu kisah-kisah itu malu kita yang catatan pengajiannya berantakan yang folder di laptopnya anjur-anjuran yang

25:47 file di hp-nya berantakan malu kita mereka rapi k waktu itu belum ada banyak kertas kertas lumayan Masih mahal tapi mereka rela membeli kertas untuk mencatat walaupun makin lama makin murah betul betetul sekali awalnya sangat mahal lamaama makin murah terbantulah para ulama untuk Mak Men tapi bahkan ketika masih mahal pun di awal-awal ada kertas mereka sadar Islam menyuruh kita untuk membaca dan membaca yang membaca tulisan maka berarti Islam menyuruh kita untuk menulis mencatat ayat yang turun IQ bacalah BAC ya baca tulisan jelas tulisan Berarti ada tulis tulis Berarti ada media menulisia pulis terbaik Wak itu adalah kertas maka mereka kalau kita baca dalam buku biografi had ahli had

26:33 mereka itu rela keluaran uang banyak untuk kertas dan tidak menggangkan hadak apa lupaupa dikit jugay mensyaratkan harus jumlahnya apa namanya Minal Berti khar atau minimal banyak ya mayoritas A tapiai tapi ditolak yang seperti ini karena para sahabat pun menerima khabar Wahid tapi ingat di sini sudah kita singgung di awal bahwa khabar Wahid yang diterima e khabar Wahid yang wajib diterima itu adalah khabar Wahid dalam

27:18 pembahasan fikih khabarasan akidah Maka kalau tidak ada indikator penguat maka tidak wajiberima dalam akidah ini su mainstam ahus sunah wamaah demikian [Musik] bahkanendapatalnyaang manak Bu adad Abu Wali Jubai seorang muktazilah ini respon tapi sahabat kadang ada riwayat mereka minta mana orang selain

28:06 selain kamu e juga di sini khabar Wahid yang dimaksud di sini berarti kalau kita melihat karena konteksnya sudah bukan yang dipastikan kebenaran maka Al Wahid di sini angka memang ya satu orang hadis garib kalau istilah lebih teknisnya lagi dalam ilmu Hadis ada satu orang gib mereka bawakan kisah Umar minta kok Abu Said al-khudri mana yang meriwayatkan hadis selain kamu ada kisah-kisah seperti itu sahabat ketika yang cerita cuma satu minta mana ada lagi enggak yang lain maka itu kata Abu Ali aljubai menunjukkan bahwasanya Oh berarti enggak bisa satu harus minimal ada lebih dari satu kita bilang sahabat menerima informasi dari satu orang seperti kisah

28:53 kita sudah pernah sampaikan kisah siapa kisah masjid kiblatain Abu Ali aljubai bilang oh Umar minta Abu Said mana Kamu ada lagi engak yang punya hadis ini selain kamu dan kisah yang lain maka kita jawab karena W itu ada kondisi meragukan Umar merasa ragu Kok saya gak tahu sunah bahwasanya kalau salam tiga kali enggak dijawab oleh pemilik rumah langsung pulang merasa jangal kondisi itu aja menuntut Umar jadi meminta persaksian riwayat lain tapi by default enggak begitu kondisi asalnya enggak begit terakhir adalah kita bahas untuk malam hari ini Imam Abu Hanifah

29:40 mensyaratkan bahwasanya kalau prway hadis itu meriwayatkan hadis yang enggak sesuai dengan kaidah umum dalam Fikih Fikih kan ada Pakem umumnya umumnya dalam fikih bahwasanya apa gak Boleh tukar menukar kurma kalau beda kutitas kalau ada Bil kasusentu ber meny Abu

30:26 Han yang yang menghiaskan apa eh nabi dengan khamar misalnya air perasaan anggur perasaan kurma dengan perasaan anggur haram makan Nab juga haramak begitu ya itu juga kias tapisud Imam Abu Hanifah lebih luas daripada itu yaitu adalah Pakem ya Pakem umum dari sebuah pembahasan fikih maka Abu melihat kalau ada hadis menyelisih kepakeman ber unik bahasa agak tegas sedikit Jang makuat riatnya harusorang

31:12 Yang ya dan periwayat ini pemahamannya itu yang dipegang pemahaman di wayatnya kalau dia tidak Mutawatir tapi lihat juga dipertimbangkan apa pengamalannya dia tapi kita bant Imam Abu Han kita engak setuju dengan Kenapa karena sebenarnya cukup ketika orang ini terpercaya

31:58 Kredibel Kita menuga Kuat dia jujur tanpa perlu ngecek dia ngertiak hadisnya gimana ngamalin guu contoh Imam mazhab Hanafi dalam pembahasan mencuci najis anjing tu kali menurut mazhab Hanafi enggak tu kali tapi tiga kali loh kok tiga kali Abu Hurairah riwayatkan hadis hadis muslim jika anjing menelat bejana milik kalian maka basuh tuuh kali salah satunya dengan dicampur tanahat Gimana Anda enggak tu kali dalam mazhab Hanafi kata Imam Abu Hanifah oke itu abu Hah meriwayatkan tu kali basuhan plus tanah tapi Abu hur sendiri

32:46 nah apa mengamalinnya beliau periway ngamalinnya apa tiga kali Abu sendiri kata AB dia lebih ngerti yang diriwayatkan maka dimenangkan kita gak pakai yang tujuh Nah kalau jumhur sudah kita singung seper kalau tidak sal di pengajian ini pernah suu ketika bilang ya bis mendugail lebih kuat engak yang bisa keliru sat orang du orang sat bisa keliru dalam masalah-masalahinciara KK Mere keliru hadis yang tidak yang diriwayatkan satu atau dua orang ya

33:33 kalau periwayatendiri tidak tidak Fakih ya kalau ee tidak memenuhi syarat fikqur Rawi yang beliau maksudkan wallah ini barangkali yang bisa kita e kaji malam ini yang kurang berkenan dan mudah-mudahan Allah subhanahu wa taala berikan kepada kita e kepahaman pengertian dan juga amal saleh yang berdasarkan ilmu Syari Allah subhanahu wa taala ampuni salahs dan juga orang-orang tua kita aminabbam dan memberikan keberkahan Buat keluarga kita dan kaum muslimin seluruhnya am oke silakan atasnya pada malam hari ini ini

34:20 adalah peruan penggantiwalnya itu kemarin Terima kasih atas pertian dan atensinya nya UN para hadirin jazakah kir Insyaallah kita akan bertemuan setelah ini subhanakallam anagfir alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Share

Ringkasan Video YouTube