Ngaji Filsafat 44 : Ibnu Rusyd

MJS Channel www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang Ibnu Rusyd, seorang tokoh puncak dalam tradisi peripatetik Islam, dan pengaruhnya terhadap peradaban Islam dan Barat. Dijelaskan bagaimana pemikiran Ibnu Rusyd, yang dikenal sebagai Averroisme, memicu Renaisans di Barat, sementara di dunia Islam, filsafat mengalami degradasi. Video ini juga membahas syarat-syarat mendalami filsafat menurut Ibnu Rusyd, serta pentingnya keseimbangan antara akal dan wahyu.

  • Pengaruh Ibnu Rusyd pada Renaisans di Barat.
  • Degradasi filsafat di dunia Islam.
  • Syarat-syarat mendalami filsafat menurut Ibnu Rusyd.
  • Keseimbangan antara akal dan wahyu.

Pengantar tentang Ibnu Rusyd dan Filsafat Islam

Video dimulai dengan membahas Ibnu Rusyd sebagai tokoh puncak dalam tradisi peripatetik Islam. Meskipun banyak yang menganggap filsafat Islam berakhir dengan Ibnu Rusyd, sebenarnya masih banyak tokoh lain, tetapi sulit untuk mengulang kejayaan peradaban Islam di era peripatetik. Setelah era Ibnu Rusyd, peradaban intelektual Islam mengalami penurunan, dan hingga kini, umat Islam berada di pinggiran peradaban. Diharapkan generasi muda dapat menanamkan mental saintifik dan ilmiah untuk membangkitkan kembali peradaban Islam.

Pengaruh Ibnu Rusyd terhadap Barat dan Kemunduran Filsafat di Dunia Islam

Dijelaskan bahwa ketika Barat merebut peradaban dari Islam, Ibnu Rusyd menjadi tolok ukur. Ajaran Ibnu Rusyd, yang dikenal sebagai Averroisme, menularkan virus rasionalitas ke Barat dan memicu Renaisans. Barat mengalami perubahan dari tradisi yang jumud menjadi tradisi yang cemerlang karena rasionalitas. Sebaliknya, di dunia Islam, filsafat mengalami degradasi dan didominasi oleh fikih dan tasawuf, sehingga kehilangan dimensi yang sangat urgen.

Tujuan Pembelajaran dan Inspirasi dari Ibnu Rusyd

Tujuan pembelajaran malam ini adalah untuk mengambil hikmah dari pemikiran Ibnu Rusyd. Pendengar didorong untuk mencari inspirasi dari Ibnu Rusyd dan tidak terpaku pada pemahaman pengisi ceramah. Dijelaskan bahwa pengisi ceramah hanya sebagai rambu lalu lintas, dan pendengar harus berjalan sendiri mencari kesejatian, bukan tertipu oleh kamuflase.

Kritik terhadap Perilaku di Media Sosial dan Pemikiran yang Defisit

Pengisi ceramah mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perilaku di media sosial, di mana orang cenderung menjelek-jelekkan pihak yang tidak disetujui. Hal ini dianggap merusak mental dan cara berpikir. Disarankan untuk menggunakan media sosial dengan bijak dan menghindari postingan yang memicu perpecahan. Jika ada berita simpang siur, sebaiknya melakukan tabayun atau diam saja.

Biografi Singkat Ibnu Rusyd dan Latar Belakang Keluarganya

Ibnu Rusyd lahir dari keluarga qadi (ahli hukum). Kakek dan ayahnya adalah ketua MK di era dinasti Almurabitun. Ibnu Rusyd dikenal sebagai ahli fikih dari mazhab Maliki dan menulis kitab "Bidayatul Mujtahid". Sejak kecil, ia menguasai banyak bidang, seperti kedokteran dan astronomi.

Peran Ibnu Rusyd sebagai Qadi dan Karya-Karyanya

Ibnu Rusyd menjadi murid Ibnu Bajjah dan asisten Ibnu Thufail. Ia direkomendasikan oleh Ibnu Thufail kepada Abu Ya'qub Yusuf di dinasti Almuwahidun untuk menjadi qadi. Ibnu Rusyd menulis tiga kitab sekaligus: Jamik (ringkasan kitab-kitab Aristoteles), Syarah pendek, dan Syarah panjang.

Kemunduran Kedudukan Ibnu Rusyd di Era Perang Salib

Di era penerus Abu Ya'qub, yaitu Abu Ya'la al-Mansur, kedudukan Ibnu Rusyd terancam karena gonjang-ganjing politik dan perang salib. Pada era ini, teolog dan ahli fikih lebih dicari daripada filosof. Ibnu Rusyd banyak dimusuhi oleh para teolog dan fuqaha karena tulisannya yang mengkritik cara berpikir teologis model Asy'ariyah. Ia diusir dan hidup sengsara di pinggir kota Cordoba, meskipun di akhir hidupnya dipanggil lagi ke istana.

Averroisme dan Sekularisme

Banyak buku Ibnu Rusyd yang dibawa ke Barat setelah interaksi antara Barat dan Islam melalui perang salib. Dari situ, bangkitlah gerakan Averroisme, yang menjadi cikal bakal ideologi modern sekularisme. Sekularisme memisahkan antara agama dan dunia, akal dan wahyu.

Kajian Averroisme di Indonesia dan Inspirasi dari Ibnu Rusyd

Kajian tentang Averroisme di Indonesia masih belum banyak. Seharusnya, mahasiswa filsafat UIN mengangkat tema ini karena Ibnu Rusyd sangat inspiratif. Yang istimewa dari Ibnu Rusyd adalah inspirasinya, bukan isinya yang terlalu dalam.

Museum Manuskrip Ibnu Rusyd dan Pengakuan Gus Dur

Museum yang berisi manuskrip Ibnu Rusyd ada di Maroko. Gus Dur pernah mengunjungi museum tersebut dan menangis setelah membaca manuskrip Ibnu Rusyd. Gus Dur mengakui bahwa tanpa orang-orang seperti Ibnu Rusyd, ia mungkin akan menjadi Islam versi teroris.

Karya-Karya Ibnu Rusyd yang Terkenal

Disebutkan beberapa karya Ibnu Rusyd yang terkenal, seperti "Tahafut at-Tahafut", "Bidayatul Mujtahid", dan "Faslul Maqal". Karya-karya Ibnu Rusyd meliputi berbagai bidang, seperti ilmu kalam, fikih, astronomi, nahwu, dan kedokteran. Pengaruh kitab-kitab kedokteran Ibnu Rusyd lebih besar daripada Ibnu Sina.

Syarat-Syarat Mendalami Filsafat Menurut Ibnu Rusyd

Menurut Ibnu Rusyd, ada lima syarat bagi mereka yang ingin mendalami filsafat: bakat, tertib, objektivitas, keteguhan pendapat, dan akhlak. Bakat adalah mix antara habitus, arena, dan kapital. Belajar harus tertib dan urut, tidak loncat-loncat. Harus siap objektif dan tidak tendensius. Harus teguh pada pendapat yang benar dan tidak munafik. Kebenaran tidak hanya diyakini, tetapi juga dipraktikkan.

Perilaku Ilmiah (Scientific Personality) Ibnu Rusyd

Perilaku ilmiah Ibnu Rusyd tampak dalam tulisan dan perilakunya. Ia tidak pernah membenci kelompok tertentu, termasuk yang berlawanan dengannya. Ia tidak mencaci maki atau menyalah-nyalahkan. Ia menginspirasi Barat melahirkan scientific personality, yaitu sikap ilmiah yang tidak setuju boleh, mengkritik pandangan orang lain boleh, tetapi tidak dengan dasar benci.

Keterbukaan terhadap Kebenaran Baru dan Kritik terhadap Cara Berpikir Ideologis

Ibnu Rusyd tidak memusuhi para pemikir bebas dan tidak melecehkan ulama. Ia menganjurkan orang berpikir secara merdeka dan terbuka terhadap kebenaran yang baru. Ia mengkritik cara berpikir ideologis, di mana semua pikiran baru harus disaring melalui ideologi yang sudah diyakini. Hal ini disebut sebagai takdisul Afkar (sakralisasi pemikiran keagamaan).

Mempertemukan Filsafat dan Syariat

Ibnu Rusyd berusaha mempertemukan filsafat dan syariat karena banyak mendapat tentangan dari para teolog dan fuqaha. Ia menunjukkan bahwa filsafat dan syariat tidak bertentangan. Umat Islam perlu peradaban rasional sebagai imbangan bagi peradaban syariah. Ada wihdatul hakikah (kesatuan kebenaran). Belajar filsafat puncaknya adalah sama seperti syariat, yaitu ketemu Tuhan.

Akal dan Wahyu sebagai Saudara Sesusuan

Akal dan wahyu adalah saudara sesusuan (ukhtiah). Akal butuh wahyu karena banyak hal yang tidak terjangkau oleh akal. Wahyu juga butuh akal karena tanpa akal, wahyu tidak bisa dipahami. Pertanyaan mana yang lebih tinggi dan mana yang lebih penting antara akal dan wahyu tidak relevan. Keduanya penting.

Suluk Para Filosof dan Tiga Jenis Manusia Menurut Ibnu Rusyd

Setiap orang punya suluk (jalan menuju Allah) sendiri-sendiri. Para sufi pakai riyadah, para fuqaha pakai fikih, dan para filosof pakai filsafat. Tugas kita hidup ini adalah untuk ketemu Allah dan kembali padanya. Ibnu Rusyd membagi manusia menjadi tiga jenis: khatabiyun (orang awam), jadaliyun (ahli ilmu kalam), dan burhaniyun (filosof).

Metode Berpikir Burhani dan Takwil

Metode berpikir burhani (demonstratif) adalah metode yang digunakan oleh para filosof. Hasilnya pasti tidak bertentangan dengan syariah. Jika ada yang rasanya tidak sesuai, coba dipahami lagi teksnya dengan jalan takwil (mengeluarkan makna dari makna asli kepada makna majazi). Metode takwil yang paling sering dipakai oleh Ibnu Rusyd adalah kias (silogisme).

Dalil-Dalil Pembuktian Tuhan

Disebutkan tiga dalil pembuktian Tuhan: dalil Inayah (betapa pasnya alam semesta ini untuk dihuni oleh manusia), dalil ikhtira (betapa majemuknya kehidupan ini), dan dalil gerak (gerakan alam semesta yang tertib).

Debat Ibnu Rusyd dengan Ghazali tentang Tiga Hal yang Dianggap Membuat Filosof Kafir

Ibnu Rusyd membantah tiga hal yang dianggap membuat para filosof kafir oleh Ghazali: qadimnya alam, pengetahuan Tuhan, dan kebangkitan jasmani. Ibnu Rusyd menjelaskan bahwa Ghazali salah paham dengan para filosof.

Teori Politik Ibnu Rusyd

Ibnu Rusyd punya teori politik yang mirip dengan "Al-Madinah Al-Fadilah". Prinsip-prinsipnya ada lima: hukum atau syariat, kedaulatan rakyat, hak asasi manusia, kepala negara, dan hubungan kenegaraan. Jika lima hal ini beres, negara akan maju. Ibnu Rusyd juga membahas tentang penguasa egois (wahdaniah atasalus).

Fikih Rasional dan Prinsip Syariat adalah Prinsip Akhlak

Fikih yang ideal adalah fikih yang rasional, yaitu fikih yang tidak hanya ikut kata para ulama, tetapi juga mengerti dalilnya dan bisa menciptakan fikih baru. Prinsip syariat adalah prinsip akhlak. Tujuan kenabian adalah liutamima makarimal akhlak (untuk menyempurnakan akhlak). Puncak seorang muslim bukan yang tahajudnya paling panjang, tetapi yang akhlaknya paling jempolan.

Pikiran Punya Sayap

Pikiran itu punya sayapnya sendiri. Tidak akan ada orang yang bisa menghentikan ke mana dia terbang. Ide-ide Ibnu Rusyd diberangus dan kitab-kitabnya dibakar, tetapi ide-ide itu tetap selamat dan bisa dibaca hingga kini.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 menyampai ke tokoh Puncak dalam tradisi peripatetik Islam yaitu Ibnu rusus kalau pakai lidahnya orang barat banyak orang bilang bahwa filsafat Islam itu berakhir Ibnu Rus meskipun dalam kenyataannya Sebenarnya masih banyak hanya saja memang agak susah mengalami kejayaan apa mengalami mengulang lagi ketinggian

0:48 peradaban Islam di era peripatetik Khususnya ketika Islam mendominasi dunia sains teknologi Danil ffat karena praktis setelah eranya Ibnu Rus adalah era ketika Islam termasuk peradaban intelektualnya sedang mengalami deklinasi sedang mengalami degradasi jadi sampai hari ini sampai hari ini hari ini banyak tokoh-tokoh baru bermunculan cuma kita tidak lagi Sentral kita ada di pinggir-pinggiran gak tahu Sampai kapan

1:34 peradaban Islam akan ke tengah lagi dan jadi pusat kita hari ini ada di pinggir-pinggiran Yao mungkin bisa dimulai dari kamu atau kalau enggak bisa yo anak cucumu besok jadi sejak kecil tanamkanlah mental-mental saintifik mental ilmiah karena hari ini saya masih menemu itu di dunia islam apakah itu di Arab Saudi apakah itu di Mesir Apakah itu bahkan di Indonesia kalau semangat banyak metodologi sudah mulai digagas du3 dekade yang lalu cuma sampai hari ini masih belum mengambil alih peradaban

2:22 kita masih berkiblat ke barat dan sebagai catatan dulu ketika barat merebut peradaban dari Islam itu yang dijadikan benchmark yang dijadikan bijijakan adalah Ibnu Rus ini dan ajaran Ibnu Rus ini nanti yang dikenal sebagai aferoisme yang bikin gelisah luar biasa kelompok gereja karena menularkan virus rasionalitas ke dunia barat saat itu dari dari aferoisme inilah nanti lahir yang namanya renaisan jadi kalau ada yang tanya apa sih jasanya Ibnu Rus nak terlalu unggul

3:11 nak terlalu diingat oleh dunia islam tapi barat nak akan bisa melupakan Ibnu Rus kalau orang hari ini mungkin mayoritas mungkin lebih suka model Ghazali yang sederhana simpel gak nelimet orientasin masuk surga masuk neraka selesai tapi kalau orang barat dulu yang di benchmark adalah Ibnu Rus jadi barat kemudian mengalami apa makeover dari tradisi yang sangat jumut oleh Gereja jadi tradisi yang sangat Cemerlang oleh rasionalitas kebalikannya Islam setelah filsafat didegradasi secara luar biasa awalnya didominasi oleh fikih

3:57 kemudian dilanjutkan oleh tasawuf sampai hari ini kita alami itu bahwa islam itu adalah fikih dan paling Puncak tasawuf kita kehilangan dimensi yang sangat urgen karena fikih dan tasawuf itu akan mati jumud kalau kehilangan filsafat ini yang tidak diperhitungkan oleh para intelektual zaman itu oke ya jadi bismillah Malam ini kita belajar tokoh besar Ya tentu saja kitaak akan bisa meng-cover semua pemikirannya kita lihat dikit-dikit siapa tahu nanti ada hikmah yang bisa kita ambil jadi setiap malam kamis itu yo ambil dikit-dikit aja sopo ngerti ada ada percian-percian yang

4:46 bisa kamu ambil dan enggak usah peduli pemahamanku terhadap IBN Nurus kamu kejar sendiri yang penting kamu sudah dapat inspirasi Oh itu to ibnur Rus itu aja sudah luar biasa enggak usah ing-ingat saya karena ini bukan tarekat tasawuf yang harus ingat-ingat gurunya apa mursyidnya iya kamu harus melewati aku jangan berhenti di aku Aku ini kayak lambu lalu lintas aku ini cuma rambu pinggir jalan kalian yang harus jalan enggak usah nunggu saya jangan kayak di kampus kan sering hari ini mahasiswa itu Pokoke opo J dosene dosennya ngomong apa y situ ditelan dihafal nanti kalau ujian ditulis keluar Dar Dar ruang ujian

5:31 lali jadi mahasiswa semester 11 seandainya ujian semester 1 juga enggak jaminan nilen a karena sudah lupa yang kemarin diajari apa besok diajarin apa Maka kalau orang Jawa ilmu itu harus ngelakoni gak bisa cuma menghafalkan Carilah kesejatian jangan tertipu Oleh topeng-topeng kamuflase apalagi hari ini Hari ini saya capek Luar biasa minggu-minggu ini mungkin aku ngak akan Buka Facebook nak akan banyak internetan karena isine Podo ya kan kalau ndak Jokowi yo Prabowo kuwi dok isine dan kamu juga ikut-ikutan

6:18 tiap hari nge-share berita dari mana-mana yang suka Jokowi jadi yang suka Jokowi yang di-share itu malah berita-beritanya Prabowo cuma bagian jelek-jeleknya yang suka Prabowo yang di-share berita-beritanya Jokowi bagian jelek-jeleknya dan pikiranmu untuk ruwet luar biasa gara-gara itu ya wis kalau masih panjang berarti perjalanan kita untuk membangkitkan kembali peradaban Islam wong cuma ngurusi gitu aja kita ndak bisa memposisikan diri dengan bagus Sebenarnya kamu milih setuju Pro Siapa itu ngak apa-apa cuma ketika kamu menjelek-jelekkan yang tidak kamu setujui itu urusannya lain bukan urusan bahwa kamu mfitnah terus dia rugi kalau

7:05 saya lebih melihat psikologimu yang defisit jadi mentalmu yang degradasi kalau gayamu seperti itu gak ada masalah misalnya kamu ngomong jelek-jeleknya Prabowo Jokowi apakah itu benar jelek apa enggak yo wallahuam Cuma yang jelas rugi adalah kamu mentalmu yang rusak karena cara berpikirmu diracuni oleh gaya yang semacam itu maka hati-hati ya Facebookan yo Facebookan WS ngomong biasane aja L Nak usah ngomong yang gitu-gitu kalau ada yang posting-posting gitu dianggap angin lalu aja wong orang Islam itu kan ggak senang yang gitu-gitu kalau Akum fum babayanu kalau mau tabayunlah kalau ada

7:53 berita simpang siur Kalau gak sanggup tajawum tayun diam aja ba bahas sepak bola aja daripada kamu bahas politik yang gak jelas ya oke bismillah Abul Walid Muhammad bin Ahmad bin Muhammad bin Rus 1194 salah itu saya nulisnya 1114 sampai 1198 kalau 94 sampai 98 berarti dia cuma 4 tahun Urip Gak mungkin salah tulis itu

8:39 oke ya tak kasih ilustrasi itu jadi gini yang sebelah kiri itu ya ilustrasi yang sebelah kanan itu aktor Sebenarnya tadi takmir masjidnya minta Pak Faiz dua tiga kali lagi ya terus Ramadan Padahal saya rencananya satu kali lagi Ya kalau gitu nanti setelah minggu depan kita ngomong Ibnu khaltun menjelang Ramadan Nanti tak kasih film aja dulu kan ada film dunia Safi du minggu lagi Nanti tak kasih film tentang Ibnu Rus judulnya almasir sebenarnya film lama tahun

9:27 9 judulnya kalau pakai bahasa Inggris judulnya [Musik] Destiny cerita tentang bagaimana ketika aferoisme mulai dikenal oleh barat kemudian diharamkan oleh Gereja Barang siapa belajar aferoisme maka dia dianggap murtad dan harus dibunuh saat itu dikenal eksekusinya adalah mereka yang mengajarkan atau belajar Ibnu Rus di barat dia harus dihukum mati dengan cara dibakar dan datanya valid ada puluhan

10:12 ribu orang yang dibakar karena belajar ibnur Rus dan film ini menceritakan tentang itu sampai terakir adegannya pokoknya ada orang yang dihukum bakar kemudian anaknya dia pesan pada anaknya Carilah orang yang namanya Ibnu Rus kamu Pergilah ke Spanyol ke korodoba temui orang ini dan ketemu Ibnu Rus dan segala intrig politiknya dan nanti yang berakhir dengan Ibnu Rus diusir dari Spanyol dari Cordoba kemudian dia dipaksa untuk membakar buku-bukunya filmnya judulnya Destiny

10:59 cuma saya masih agak berusaha keras untuk menerjemahkan subtitelnya karena kalau kamu tak kasih Inggris kan mesti malas mesti nyarinya yang subtitelnya Indonesia ya semoga 2 minggu selesai Pokoknya saya janji sebelum masuk Ramadan kalian bisa lihat film itu kelihatannya film Mesir Kalau enggak salah tapi Ya lumayanlah bukan dokumenter karena memang ada ceritanya kalau dokumenter Kamu mungkin jenuh jadi Wi ono perange sitik-sitik kamu kan seneng ono gelute ada oke itu ilustrasinya jadi kita kita akan minggu depan berakhir di Ibnu foldun dan pengajian untuk season 2 akan ditutup

11:44 dengan filmnya Ibnu Rus kalau dulu season 1 kita tutup dengan dunia Sai abuhamad binmin Muhammad bin Rus ini lahir dari keluarga qodi kakeknya dan ayahnya itu qadi itu ahli hukum mahkamah konstitusiny lah zaman itu jadi cuma kalau kakeknya dan ayahnya itu Ketua MK di era dinasti almurabitun Jadi dia yang fatwa Kenapa bukan MUI kalau kalau MUI kan enggak

12:31 punya power kalau qadi zaman itu dia punya power dia punya kekuasaan untuk menetapkan hukum qadi dari mazhab Maliki dan nanti Ibnu Rus ini sebenarnya mazhabnya Maliki dia dikenal juga seorang ahli fikih yang menulis bidayatul mujtahid jadi gerbang awal seorang mujtahid orang pintar sejak kecil menguasai banyak bidang ya selalu saya bilang hampir semua filsuf peripatetik itu multiisiplin kedokteran astronomi dan

13:18 banyak bidang yang lain kemudian muridnya Ibnu Bajah asistennya Ibnu thfel dia direkomendasi oleh Ibnu thfil kepada Abu yaakub Yusuf zaman itu di Dinasti almuwahidun jadi di era Abu Yusuf yaakub ini qadinya adalah Ibnu Thufail yang kita bahas Minggu lalu dengan segala kehebatannya nanti ketika Ibnu thfil tua yang direkomendasi oleh Ibnu Thufail adalah sahabatnya muridnya asistennya yaitu Ibnu Rus untuk menjadi penerus dia jadi qadi

14:07 di almuwahidun Yo ada ceritanya ketika Ibnu thfail disuruh oleh Abu yaakub untuk menulis tentang Syarah jadi mensyarahi kitabnya Aristoteles zaman dulu itu kalau Neng Pondok kan Sarah itu Bang mis Riyadus shihin Jurumiah ini yang disyarahi bukune Aristoteles kamu boleh tradisi komentar bagi saya hari ini mati di dunia islam Syarah itu kan buku babonnya terus dikomentari ada pakemnya ada syarahnya bahkan kalau di Islam dulu di atasnya

14:53 Syarah ada lagi komentar atas komentar namanya Hasiah di atasnya Hasiah masih ada lagi komentar atas komentar dikomentari lagi namanya taklik jadi kitab kalau kitab aslinya misalnya kecil nanti disarahi jadi agak tebal kemudian dikhasiahi jadi lebih tebal lagi ditaklik jadi tebal hari ini tradisi kayak gitu mati Kamu lebih suka plagiasi daripada bikin Sarah ya enggak ada di pikiranmu Sarah paling yang ada Sarah Azhari sama Sarah kamu ndak pernah mikir ke sana jangankan Sarah pak suruh bikin makalah aja enggak selesai-selesai

15:40 oke nah Ibnu thfil ini oleh Abu yaakub disuruh bikin syarahnya buku-bukunya Aristoteles cuma Ibnu thfil merasa saya sudah tua nak sanggup sudah akhirnya yang disuruh adalah Ibnu Rus disuruh mensyarahi malah Ibnu Rus nulis tiga kitab sekaligus yang pertama adalah jamiknya Aristoteles Jamik itu ringkasan kitab-kitabnya Aristoteles yang kedua Syarah apa Syarah yang pendek yang medium yang gak terlalu panjang dan yang ketika Syarah yang panjang jadi disuruh satu langsung nulis tiga Jamik terus dua Syarah satu Syarah Syarah pendek dan yang kedua Syarah yang

16:26 panjang ini yang bikin Abu yaakub kemudian Oh berarti pintar kamu terus diangkat dan ketika Ibnu thfil merekomendasikan Ibnu Rus tanpa ragu-ragu oleh Abu yaakub diangkat o Ibnu Rus sebagai qadi zaman itu cuma nanti di era penerusnya abu yaakub abu ya'la abu ya'al almanssur Islam sedang gonjang-ganjing politik mengalami proses panjang perang salib di era perang yang semacam ini dibandingkan filosuf lebih dicari orang yang teolog dan ahli Fikih orang yang bisa memprovokasi orang

17:12 untuk perang itu kan teolog dan ahli fikih hari ini Coba kamu lihat kelompok-kelompok Islam keras itu kan gerakannya pasti di level teologis dan level fikih kalau masuk level filsafat Pasti enggak karena kalau masuk level filsafat pasti terus arahnya kontemplasi merenung gak jadi gegeran Iya tapi kalau masuk level teologis apa Fikih orang nyari Halal Haram kafir Mukmin WS ini paling gampang dimanipulasi diarahkan untuk mengungkit emosi orang kemudian nyuruh perang perang salib awal itu ketika gereja bingung gimana ya melawan Islam yang kuat yo Gampang para pendeta zaman

17:57 itu para rahibnya Kristen memfatwakan bahwa ada penebusan dosa besar-besaran obral penebusan dosa pokoknya Barang siapa ikut perang Wah akan dibebaskan Wah semogo maling maling merampok ikut perang salib semua zaman itu sejarah perang salib itu kan panjang bahkan ada cerita ini Kok kalah terus iku rahib-rahibnya judeg para pendeto Kristen ini judeg terus Wah iki karena yang ikut perang ini Malik semua rampok-rampok banyak dosanya makanya kita kalah sekarang kita nyari pasukan yang gak punya dosa akhirnya Bikinlah Armada bikin pasukan yang isinya anak kecil-kecil yang gak punya dosa kan anak

18:43 kecil-kecil abgabg ABG zaman dulu tapi karena ABG zaman sekarang sudah ngerti macam-macam jadi ada sejarah perang salib yang pasukannya anak-anak dianggap Nek anak-anak dosane sitik terus dibantu oleh gusti Allah dan menang ternyata yo enggak sama aja ah di era-era perang salib inilah nanti kedudukannya Ibnu Rus terancam dan dia tergusur karena memang dia banyak dimusuhi oleh para teolog dan para fuoha bahkan karena beberapa tulisannya juga banyak mengkritik para teolog dan

19:30 fukqaha yang sangat jelas dikritik oleh IBN Rus adalah cara berpikir teologis model as'arian yang agak fatalistik dengan tokoh besar as'arinya yo Gazali termasuk ketika Ibnu Rus nulis tahafud tahafud dia kemudian diusir di era almansur dan hidup sengsara di pinggir kota andalus di pinggiran kota Cordoba namanya lusena meskipun di akhir-akhir hidupnya dia dipanggil lagi ke istana tapi sudah sangat tua dan akhirnya meninggal jadi orang yang mutu berkualitas dan banyak bukunya yang

20:17 diboyong ke barat setelah ya kan Di antara interaksinya barat dan Islam itu kan perang salib dan dari situ Bangkitlah satu gerakan luar biasa di bar yang namanya aferoisme dan aferoisme ini nanti yang jadi cikal bakal ideologi modern yang namanya sekularisme ketika orang memisah antara agama dan dunia akal dan Wahyu dan yang sejenis itu itu pelopornya Ibnu Rus jadi jangan salah kalau kamu ada yang maki-maki benci luar biasa terhadap sekularisme Itu inspiratornya sebenarnya dari kalangan kita sendiri yaitu Ibnu Rus kamu kan mensetan-setankan

21:03 sekularisme karena itu dari barat barat itu ngambil dari kita kok kamu marah-marahin oke meskipun fluktuatif jadi di era-era awal Dia sangat disukai terus dikafirkan oleh Gereja belakangan diadopsi lagi dan lahirlah renaisan itu nasibnya aferoisme masih belum banyak kajian yang ngangkat aferuisme di Indonesia termasuk oleh para mahasiswa filsafat harusnya yang dari UIN cuma yang dari UIN gak lihat ya tema-temanya yo gitu-gitu aja tahlil dari perspektif teologis bongso bongso ngono lah cari yang agak inspiratif Sopa ngerti Nanti kalau kamu bahas aferoisme ada ide baru karena yang

21:52 istimewa dari Ibnu Rus adalah inspiratifnya bukan bukan isinya yang terlalu dalam ya kayak Gazali yang istimewa adalah teori-teorinya yang mudah ditangkap oleh orang awam tapi kalau IBN Rus bagi saya inspiratif jadi orang yang baca melahirkan ide baru itu yang istimewa dari Ibnu Rus Oke ada cerita sekarang kalau ada museum yang isinya Man manuskripnya IBN Rus ada di Maroko di ves karena makamnya ada di sana ada cerita yang belum lama saya baca di internet dari Pak tosari Wijaya

22:39 yang sempat jadi da besar di sana Jadi Gus itu Sebelum meninggal ke sana ke museum yang ada di sana kemudian baca manuskrip-manuskripnya Ibnu Rus katanya tosariwijaya baru saat itu saya lihat Gus Dur nangis jadi ketika baca manuskrip-manuskripnya Ibnu Rus pas ditanya oleh kok bisana Gus ya kalau enggak ada orang-orang seperti Ibnu Rus ini mungkin aku gak akan jadi kayak gini mungkin aku jadi Islamnya jadi Islam versi teroris-teroris itu jawabannya gusur gitu Jadi kalau kamu nanti ada kesempatan ke Maroko mampirlah untuk baca manuskrip-manuskripnya Ibnu

23:25 Rus ya gak apa-ap kamu kan Min n kan Jangan cuma Singapura sama anu ya sekali-sekali kapan ya ke Maroko ya kalau naik haji kan wajib Ya pastilah naik haji kalau besok sudah enggak dikorupsi lagi Oke karya-karyanya banyak itu hanya tak sebut sebagian aja ya yang paling terkenal tahafud tahafud ada jauharul Ajrom ada ittisolul aql almufarriq Bil Insan ada Masail Fi mhtalifil aqsam Al mantiq ada suruh suruh itu jamaknya Syarah suruh kasirah ala

24:13 alfarabi fil masailil mantiqi aristu syarah-syarah yang luas yang banyak terhadap alfarabi dalam hal manteknya Aristoteles Mak Abu Ali bin kritik menolak terhadap pikiran-pikirannya Ibnu Sina kalau yang ilmu kalam yang paling terkenal adalah faslul maqolal hikmah wasariah Minal ittis ini kitabnya kecil tipis enak buat pedoman para pemula yang pengin belajar filsafat untuk ngerti

24:59 level-levelnya pemikiran filsafat dan para filosuf seperti apa sih posisinya filsafat berhadapan dengan syariat kalau fikih yang paling terkenal yo bidayatul mujtahid W nihayatul muktasib meskipun ada lagi addar Al Kamil Fil fikqi dan risalah adaya risalah tentang krban tentang bolehan astronomi banyak ada beberapa ide saintifik yang astronomi misalnya tentang Spot titik-titik hitam di Matahari itu diawali oleh Ibnu Rus

25:44 dia yang menemukan kemudian bagian yang tebal dan tipis dari rembulan itu Ibnu Rus masih ada beberapa lagi yang lain yang bidang astronomi Nahwu ada beberapa tentang nahwu seperti di situ dan kedokteran kuliah fitb dan pengaruhnya kitab-kitab kedokterannya IB Ibnu Rus lebih besar daripada Ibnu Sina meskipun buku-bukunya Ibnu Sina jauh lebih tebal dan ensiklopedis tapi bukunya Ibnu Rus lebih banyak dirujuk di beberapa Universitas zaman itu kalau zaman sekarang mesti orang barat Gengsi meskipun awalnya dirumuskan pakai Ibnu

26:31 Sina Ibnu Rus sekarang mesti diganti pakai buku-bukunya mereka sendiri dan buku-buku kedokteran kalau di toko buuku sampai hari ini sejauh yang saya tahu paling mahal dibandingkan buku-buku yang lain apalagi buku-buku agama kalau buku kedokteran itu r00.000 R juta 2 juta kuliahnya mahal bukunya mahal makanya dokter itu mahal kalau buku agama y kuliah murah bukune murah bayaran yo murah kalau kamu ceramah ada bayaran syukur Oke bismillah kita lihat ini dari manahijul Adillah kita

27:17 ambil yang inspiratif-inspiratif yang pertama syarat bagi mereka yang pengin mendalami filsafat ini yang jarang dipikir oleh para filosuf sebelumnya ya termasuk kita mungkin tertarik pengin mendalami filsafat ada syaratnya syaratnya ada lima Yang pertama bakat Ah kamu sendiri yang ngerti kamu bakat enggak jadi filosuf kalau enggak bakat y dipertimbangkan lagi Sebenarnya Bakat itu bukan sesuatu yang inner ada begitu saja dalam

28:03 dirimu kalau pakai teorinya Pier burdo filosoff postmodern bakat itu sebenarnya mix antara habitus dan apa arena dan satu lagi kapital ada modalnya ada pembiasaannya dan ranahnya pas biasanya itulah nanti melahirkan yang kita sebut bakat bapakku guru maka di rumah ada kapital luar biasa namanya buku karena di rumah banyak buku Aku sejak kecil akrap dengan buku sehingga

28:49 lahirlah habitus baca jadi punya kebiasaan baca baca itu menyenangkan bagiku Nah dari mix antara ada kapital sama habit itu lahirlah bakat Wah berarti bakat kamu jadi filosuf misalnya Kenapa bakat F kamu senang moco dan punya modal untuk baca Jadi modalmu pas kebiasaanmu sesuai arenanya pas lahirlah bakat Jadi bukan kok tiba-tiba ada bakat nyanyi itu pasti lahirkan mungkin ada lingkunganmu yang menyediakan modal sehingga kamu bisa

29:34 nyanyi mungkin Bapakmu senang musik meskipun musiknya hanya dari tip recorder atau radio yang penting tiap hari dia nyetel musik sehingga kamu suka sama musik dari situ muncul habitus Eh kokala ada kapital kamu misalnya tiba-tiba sakos sama temanmu yang temanmu ini seniman pintar nyanyi pintar gitar ah tadi kamu ketemu modal yang pas dari habitusmu yang senang musik ketemu modal kapital temanmu yang punya gitar pintar nyanyi nah terus ikutlah kamu belajar nyanyi terus Wah kamu Ternyata bakat ya nyanyi itu sebenarnya ada prosesnya gak ada bakat yang tiba-tiba jatuh dari langit

30:23 hanya saja kadang-kadang orang gak sadar dengan proses itu Kenapa sih kok anaknya artis Kok mesti cenderung jadi artis yo karena habitusnya dan kapitalnya pas pembiasaannya sejak kecil sama sumber daya di sekelilingnya memang mengarahkan ke situ tapi kamu nyebutnya Oh bakat itu bukan bakat filsafat juga gitu harus ada bakat Berarti ada pembiasaan filosofis dan kamu harus punya modal filsafat modalnya filsafat kapitalnya yang jelas adalah akal yang sehat Bukan akal yang tendensius penuh

31:10 kepentingan bukan akal yang mengabdi pada sesuatu di luar kebenaran Itu modalnya Jadi bukan bakat yang neko-neko yang kedua tertib urut Ya belajar jangan loncat-loncat enggak ujug-ujuk belajar marsisme ujug-ujug belajar postmodern nanti kacau pikiranmu harus urut diawali dari pengantar diawali dari syukur-syukur ditulis pelajaran selama ini kamu sudah menguasai apa aja belum menguasai apa untuk kepentinganmu sendiri biar enak dipetakan ya kalau malisnulis di buku yo ditulis di blog enggak ada blog Yo

31:55 Facebook Wi op- lag disimpen yang penting ada angger-angger bahwa aku pernah belajar ini dan ngerti ini Nah itu tertib namanya sopo ngerti kapan-kapan jadi buku kan enak sekedar informasi meskipun bukan promosi saya baru nulis buku buku itu hasil ngaji di sini Sebenarnya pertemuan pertemuan-pertemuan awal pengantar filsafat cuma sebenarnya naskahnya sa gak lama cuma baru kemarin aja terbit jadi yang nerbitkan yo jurusan sendiri di UIN judulnya sebelum filsafat jadi pengantar itu aja jadi dua

32:41 kali pertemuan jadi satu buku Kalau ini sudah 40 lebih kan harusnya jadi banyak silakan kamu kalau pengin nulis dengan bahan pertemuan kita tiap malam pakai namamu juga enggak apa-apa kamu perpanjang sendiri mungkin kamu ambil eksistensialisme dari berapa tokoh kemarin kamu transkp kamu terbikan pakai namamu sendiri gak apa-apa saya izinkan serius gak apa-apa kerana nulis itu biasanya lebih ampuh daripada cuma ngomong kalau cuma ngomong ya enak sih tapi enggak terlalu nyangkut tapi begitu kamu tulis biasanya kamu menguasai sudah jadi silakan kamu ambil bab yang mana saja dari pertemuan kita tiap malam kamu ambil du 3 EMP pertemuan ya monggo

33:29 Tulislah mungkin menanskrip kata-kata saya Wis monggolah kamu terbitkan sendiri atau mungkin takmirnya mau menerbitkan syukur ya tak Awali dari yang pengantar tadi cuma sayangnya bukunya dicetak terbatas yang sangat butuh silakan langsung ke jurusan karena saya nak ikut-ikutan urusan itu makanya tak bilang gak promosi karena takutnya banyak yang nyari terus stoknya habis karena dicetak terbatas oke judulnya sebelum filsafat bagi yang sudah nyampai level peripatetik ini mungkin gak terlalu penting sebelum filsafat itu kamu kan sudah masuk di dalamnya oke yang ketiga objektivitas kalau kamu sudah rela untuk

34:17 belajar filsafat berarti harus siap objektif enggak boleh tendensius Enggak boleh memihak objektif yang benar ya diomongkan benar yang salah diomongkan salah yang masih belum jelas diomongkan belum jelas yang masih syubhat ya disebut saja syubhat saya enggak tahu jelasnya gimana Prabowo itu salah atau benar membuh aku ora ngerti masih subhat maka ndak bisa bilang ya ndak bisa bilang enggak Apalagi saya ndak akan nyebar-nyebarin wong aku ya ora ngerti Jokowi itu kayak gimana ora ngerti aku wong nak kenal obyektif jadi tidak gara-gara Kamu

35:03 dukung terus mesti apik kabeh gara-gara enggak Kamu dukung terus mesti jelek itu namanya enggak objektif siapapun yang gayanya kayak gitu berarti gak siap masuk ke dunia filsafat harus siap siap objektif karena kebenaran itu kadang-kadang menyakitkan kalau enggak percaya y kamu lihat aja ya macam-macam kebenaran kan ada cerita itu suatu hari ada seorang filosuf Sufi berkunjung kepada seorang raja raja itu wahai filosuf wahai Sufi kasih saya satu aja kebenaran yang pasti dan ndak mungkin salah yang filosoff ini

35:51 bilang gak saya nak mau ngasih tahu karena telingamu gak kuat mendengarnyaak kalau itu kebenaran saya mesti siap Oh terus beneran nih benar wis ngomong aja yang benar l ya yang hakikat yang gak mungkin salah saya mesti siap oke ter dia ngomong anakmu besok akan mati kamu besok akan mati istrimu besok akan mati nesu rojone kowe berani-beraninya nyumpahin aku loh ya kan katanya siap menerima kebenaran apapun loh Itu kan kebenaran yang gak bisa dibantah bahwa kamu besok akan mati itu kan kebenaran dan berat menerima kebenaran itu menerima kebenaran bahwa Islam itu benar bagi kita tapi bagi orang Kristen Islam itu salah kamu

36:38 kan nabut itu gak bisa Islam mesti benar loh bagi orang Kristen Islam itu salah gak bisa itu loh iya bagi orang Kristen tapi kanut kamu ada orang ngomong Islam itu salah itu kan bagi orang Kristen Kristen adalah kebenaran kamu kan Engak visa Trinitas itu kamu ngomong macam-macam bagi orang Kristen kan ada awalannya Tapi kan enggak kuat telingamuendar yang gitu-gitu ya kan jadi gak sembarangan maka filosuf harus siap objektif kalau ada orang bilang ah ternyata Islam itu sebagiannya isinya sadis semua tidak manusiawi loh Itu kebenaran dalam tanda petik kan memang ada sebagian di antara kita umat Islam

37:23 yang perilakunya gak manusiawi ada yang ngebom ada yang bantai ada yang bunuh kayak buku haram itu kan nyulik sak sekolahan 200 orang siswa diculik kabeh itu Islam kalau ada orang ngomong ada umat Islam yang enggak manusiawi Yao diakui aja meskipun menyakitkan kebenaran memang sering menyakitkan itu kan kayak kamu lihat dikaca terus lihat wajahmu itu kan Wah kok gini ya wajahku tapi itulah kebenaran agak menyakitkan memang tapi y teralah apa adanya memang asline ngono kuwi Oke meskipun Jangan putus asa karena kita as'ariah kalau as'ari kan Allah bisa

38:12 intervensi sewaktu waktu haah sopo ngerti ada mukjizat tiba-tiba kamu jadi Oke dilanjutkan yang keempat adalah keteguhan pendapat tidak mencela-mencele tidak munafik kalau sudah yakin benar tidak gara-gara ada tawaran jabatan tawaran uang terus berubah gak kalau memang itu yang benar ya itu itu Teguh pendapat itu cirinya filosuf kalau dia sudah ketemu kebenaran enggak bisa dinegasi sudah pokoknya itu yo socrates Isa dan kawan-kawan itu kan orang-orang yang kebenarannya engak bisa

38:57 itu kalau sudah itu ya itu enggak bisa ditawar Mbok dihaluskan dikit enggak bisa enggak bisa ditawar itu Teguh pendapatnya dan yang kelima akhlak jadi seorang filosuf kebenarannya Tidak cuma diyakini tapi juga dipraktikkan kebenaran yang dipraktikkan akan melahirkan Akhlak Yang Mulia Itu pasti jadi kebenarannya Tidak cuma diyakini tapi juga dihidupkan Enggak cuma berteori Enggak cuma menasihati Tapi juga dijalankan itu filosof engak cuma nyuruh orang jangan

39:44 bohong dia juga tidak bohong enggak cuma nyuruh orang jangan korupsi Dia juga ndak korupsi itu filosuf kalau ada yang ucapannya sama perbuatannya [Musik] dia bukan filosuf Meskipun mungkin ngerti banyak teori filsafat kalau filosuf itu dia punya modal punya bakat belajarnya tertib objektif Teguh pendirian dan akhlaknya mulia oh itu kan luar biasa jadi bercita-citalah jadi filosuf yang punya karakter semacam ini enggak Semua orang bisa dan sanggup mungkin bilang ya

40:29 tapi dilaksanakannya berat itu syarat orang mendalami filsafat jadi suluknya filsafat ini dari manahijul adillahnya Ibnu Rus dilanjutkan lagi ada lagi menurut saya yang penting dari Ibnu Rus adalah yang ini nanti menginspirasi Nalar saentifik barat jadi yang namanya perilaku ilmiah scientific personality scientific personality itu sangat tampak tidak dalam ceramah atau

41:14 tulisannya Ibnu Rus tapi perilakunya Ibnu [Musik] Rus yang pertama dari tulisan-tulisannya kelihatan bahwa ibu Nurus gak pernah membenci kelompok tertentu termasuk yang berlawanan dengan kelompoknya dia ngak pernah mencaci maki menyalah-nyalahkan termasuk Gazali yang didebat di tahafud-tahafud kalau baca tahafud-tahafud kebanyakan kalimatnya Ghazali salah paham dengan para filosuf kebanyakkan itu dia nganggapnya Ghazali itu salah paham bukan kok terus marah-marah Ghazali itu salah kurang ajar bodoh masok lah enggak enggak

42:01 mengkafir-kafirkan enggak menggoblok-goblokkan enggak mendeso-desokan enggak mengkuper-kuperkan itu gayanya ibnur Rus silakan dibaca termasuk yo yang mungkin bisa kita akses gampang ya bidayatul mujtahid sama tahafud-tahafud dan ini nanti pada gilirannya menginspirasi barat melahirkan scientific personality perilaku ilmiah sikap ilmiah tidak setuju boleh mengkritik pandangan orang lain boleh tapi tidak dengan dasar benci jadi tidak dengan cara membencinya jadi ya karena orang sesat

42:48 itu kan tidak bisa dibenci Oh y kalau kamu jalan ke mana terus tersesat itu kan Ya kalau dibenci malah enggak nyampai tujuannya kurang kamu sesat harusnya ke Solo kok malah jalan ke utara sampai Demak sesat Aku benci padamu kan gak gitu orang sesat itu ditunjukkan jalannya keliru sampean kalau mau ke Solo y Jangan Belok Kiri sampai Demak kamu harus dari Jogja ke timur Tidak kok dicaci maki apalagi dibenci Aku benci padamu karena harusnya gak kan kurang ajar kamu kamu sudah Murat kafirak ibnuus jauh dari yang semacam itu n mungkin 2 Minggu lagi silakan dilihat filmnya sambil mengawali

43:33 Ramadan nunggu buka puasa oke yang kedua Ibnu Rus tidak memusuhi para pemikir bebas juga tidak melecehkan ulama ibnurus menganjurkan orang berpikir secara merdeka merdeka itu tidak identik dengan bebas loh ya kalau kbah itu tanpa ikatan kalau Merdeka itu berarti sesuai keinginan setiap orang kalau orangnya pengin pakai ikatan apa ya Monggo itu merdeka namanya tapi Ibnu Rus enggak mengkritik itu Monggo orang mau berpikir bebas dia juga menghargai para ulama meskipun dia

44:19 mengkritik cara berpikir tradisional model para ulama yang jumut tapi tetap di Ki yang ketiga Ibnu Rus adalah orang yang selalu terbuka terhadap kebenaran yang baru Orang yang dalam urusan kebenaran dan pengetahuan dia selalu siap menerima fakta baru Jadi cara berpikir yang tidak ideologis ini nanti yang disebut cara berpikir saentifik hari ini aku yakin ini paling benar tapi besok kalau ada fakta baru yang menunjukkan bahwa yang tak yakini hari ini salah aku akan mengakui

45:07 salahnya hari ini dan kuambil baru yang lebih benar itu perilaku ilmiah dan dipelopori oleh Ibnu Rus kalau kita kan biasanya cara berpikirnya ideologis ideologis iku pokok kalau sudah ini yo ini sudah ada fakta kayak gimanapun kita telan dengan saringan ideologi yang sudah kita yakini dan itu yang dikritik oleh Ibnu Rus kita kan selalu begitu kalau sudah Muhammadiyah yo pokoknya saringannya namanya Muhammadiyah kalau sudah NU saringannya namanya Nu Kalau sudah HTI saringannya namanya HTI kalau sudah PKS saringannya namanya PKS saringan itu ideologinya semua pikiran baru boleh

45:53 asal tidak tabrakan sama NU Muhammadiyah HTI PKS dan lain sebagainya sesuai keyakinan kita sendiri dan itu yang dikritik oleh Ibnu Rus itu nanti yang oleh jabiri disebut takdisul Afkar adiniyah jadi sakralisasi pemikiran keagamaan Jadi kita itu sebenarnya tidak sedang mensucikan mensakralkan Islam yang kita sakralkan sebenarnya pemikiran kita sendiri tentang Islam yang kita sucikan sebenarnya ide kita tentang Islam bukan Islamnya itu yang oleh jabiri disebut takdisul Afkar penyakit

46:39 paling akut di dunia Islam Jadi mensakralkan pikirannya sendiri seolah-olah Islam itu sama dengan pikirannya seolah-olah seperti itulah yang diingini oleh Allah yang ada di pikirannya scientific personality Oke yang paling terkenal lagi dari Ibnu Rus adalah mempertemukan filsafat dan syariat jadi karena di era Ibnu Rus dia banyak mendapat tentangan dari para teologog dan para fuqaha filsafat dianggap sudah sesat

47:27 filsafat dianggap menyimpang maka Ibnu Rus ya tadi nulis faslul maqal Fima bainal falsafah dan seterusnya itu tadi isinya menunjukkan bahwa filsafat dan Syariah itu tidak bertentangan bolak-balik hampir semua filsuf peripatetik ngomong ini bukan karena ikut-ikutan sama para filosuf pendahulunya tapi karena tren umat Islam banyak yang anti dengan filsafat dari zaman ke zaman mulai zaman alqindi sampai zaman Ibnu Rus ternyata konstelasi politik naik turun bikin orang sering-sering menyisihkan filsafat orang lebih suka fikih yang jelas halal apa

48:14 haram Jadi cara berpikir fikih lebih lagu dibandingkan cara berpikir rasional filosofis sebenarnya sampai hari ini hanya saja hari ini engak ada lagi para filosuf baru yang mengangkat tema ini sampai hari ini kan umat Islam itu cara berpikirnya kan masih fikih kalau enggak percaya kamu lihat TV semua acara tanya jawab dengan Ustaz itu mesti isine fikih Mama Dedeh kah Ustaz Maulana kah sopo n TV itu ee SM kah Siapa lagi kalau kalau ada sesi pertanyaan coba kamu perhatikan pertanyaannya rata-rata Fikih orang

49:00 pengin dikasih fatwa halal apa haram padahal begitu dikasih fatwa kadang-kadang juga marah-marah ya kan Gimana hukumnya ngaji kayak gini ini kan Terus kamu bingung Oh iya ya dalilnya apa ya hadisnya apa ya mesti gitu selalu Orang nanya Dalil dan Dalil Berarti ada ayat ada hadis ada asar dan lain sebagainya cara berpikir Fikih Fikih pun reduk jadi hanya pada judgem hukumnya bukan logika hukumnya makanya nanti Ibnu Rus ngomong nulis tentang bidayatul mujtahid untuk melatih orang bahwa fikih itu ndak cuma urusan klaim halal haram tapi ada logika hukumnya Syafi'i ngomong gini karena ini

49:46 dia cara istimbat hukumnya gini Malik ngomong gini dengan cara istimbat gini itu mengajari masyarakat untuk rasional makanya harus kalau kita ngaku muslim Ya belajar dikit-dikit cara berpikir syariat cuma bukan pada fikih tapi pada usul fikihnya logika hukumnya Kalau kita kan biasanya apalan kan Ya kalau Syafi'i boleh kalau Malik enggak boleh kalau Hanafi setengah boleh kalau zahiri Pasti enggak boleh kan selalu gitu kenapa begitu enggak tahuah nah bahkan sampai pintu iziat itu ditutup enggak mungkin bisa dibuka W

50:32 sudah top pikirannya para ulama kita tinggal melanjutkan aja itu antara lain juga yang dikritik oleh Ibnu Rus kita perlu peradaban rasional sebagai imbangan bagi peradaban syariah dan jangan takut karena ada wihbatul hakikah kesatuan kebenaran kebenaran itu satu utuh dilewati dari jalar mana pun ketemunya akan sama orang ke Solo bisa lewat Jogja bisa lewat mana Wonosari Gunung Kidul bisa lewat Surabaya bisa lewat mana lagi pokoknya dari barat tujuannya sama jalurnya aja yang beda

51:18 ada wihdatul hakikoh jadi filsafat dan syariat itu arahnya sama yang kedua catatannya Ibnu Rus jangan takut belajar filsafat karena toh belajar filsafat puncaknya adalah sama seperti syariat ketemu Tuhan belajar filsafat itu kan mikir macam-macam alam semesta ini hidupmu dirimu kenyataanmu dipikir pada puncaknya Ya Tuhan Syariah juga begitu kamu salat zakat puasa Haji puncaknya kan ketemu Tuhan Juga dua jalur yang berbeda Muara akhir

52:04 ketemunya sama ya kan salat zakatmu Syariah semua itu kan tujuannya lillahi taala jadi karena Allah maka pada akhirnya harus ketemu Tuhan innalillahi wa inna ilaihijiun baik sebelum mati maupun sesudah mati filsafat kan juga begitu mengejar Tuhan hanya saja pakai rasio kenali lingkunganmu kenali alam semesta sekelilingmu pada akhirnya kamu juga akan ketemu Tuhan karena Puncak pengenalanmu terhadap apapun ada pada Tuhan ahah itu Ibnu Rus jadi dua jalur yang

52:51 beda sebenarnya sama hakikatnya filsafat toh nanti berpuncak pada Tuhan juga mana nafsahu faqbahu barang siapa Kenal dirinya kenal Tuhannya yaitu filsafat dan syariat karena itu maka kalau ada pertanyaan mana yang lebih penting akal ataukah Wahyu mana yang lebih tinggi kalau istilahnya Ibnu Rus akal dan wahu adalah ukhtiah saudara sesusuan jadi sak

53:37 dulur jadi saudara sesuu nyusu di orang yang sama jadi podo sama-sama saudaranya enggak ada yang lebih penting dua-duanya [Musik] penting akal butuh Wahyu kenapa apa akal butuh Wahyu yo karena dunia dan segala sesisinya ini banyak hal yang tidak terjangkau oleh akal hal-hal metafisika hal-hal yang sifatnya perintah hal-hal yang sifatnya anjuran itu akal sering tidak berdaya maka akal butuh Wahyu Wahyu juga pasti butuh akal Karena tanpa akal Wahyu Gak bisa

54:24 dipahami Kalau akal mati dikasih Quran sebagus Apun di depanmu juga ndak bunyi orang yang gak waras itu mbok kamu kisah ini loh Quran dibuka nak akan bunyi loh makanya ada cerita ketika Ali Bin Abi Thalib debat sama orang khawarij jadi orang khawarij ini kan ngeyel bahwa h hukum itu harus Allah harus pakai kitab suci harus sesuai dengan bunyinya Nas terus Ali Bin Abi Thalib bilang ini loh yang kamu

55:09 anggap kitab suci itu dipegang teks ini mati ini diam yang membunyikan siapa kita jadi dia barang mati dia operatif fungsional kalau manusianya punya akal bisa menangkap pesannya jadi penentunya ya tetap harus dialog dia sama akal Kalau enggak ada akal gak akan bisa dipahami Yao kayak kamu nak ngerti sama sekali bahasa Arab moco Quran yo paling yo geleng-geleng aja karep op yo MB sing penting ngaji syukur-syukur tajwide bener kan gitu aja level kita hari ini kan kenapa karena kita enggak paham

55:55 enggak nyampai l a Bahasanya juga masih belum [Musik] nyambung jadi sudah kok saya pegang Quran cuma enggak paham sama aja untuk paham orang butuh akal maka pertanyaan mana yang lebih tinggi dan mana yang lebih penting akal atau Wahyu itu nak relevan ditanyakan dua-duanya penting loh Pak tapi dalam hidup kita kan harus dituntun oleh Quran oleh Nas jadi pedoman utamanya Quran Iya tapi Quran itu nak bunyi kita yang membunyikan kita yang memahami dan menjalankan harus kerja sama dua-duanya orang yang akalnya enggak waras ya nak akan bisa membunyikan Quran

56:40 bahkan orang yang punya kepentingan tertentu punya misi terselubung baca Quran juga sesuai misinya zaman saya kecil dulu SD zaman soharto si mbahku itu P3 waktu ikut kampanye P3 jurukamnya kiai-kiai itu pakai pakai dalil Qul huallahu Ahad tangannya S P3 kan Nomor satu dulu jadi tangannya satu terus bilang Qul huallahu Ahad siji jadi coblosnya nomor satu di Quran ada Ahad jadi Allah itu ahad dan Ahad itu P3 berarti Allah berarti meridai P3 zaman itu dulu tahun

57:27 panduanan jadi loh Itu yang ngotakatik jadi kayak gitu kan Ya akalnya jadi lahir jutaan tafsir juga akalnya kalau gulkar dulu pakai hadis gulkar kan selalu nomor dua jadi pakai hadisnya bahwa gulkar adalah dekat sama nabi karena Nabi bilang Ana wafilul yatim hak Jannah saya dan orang yang menyantui anak yatim itu kayak gini nanti di surga dekat tuh kayak gini kan dua gulkar kan dua jadi gulkar adalah yang lebih dekat dengan nabi zaman itu oke Nah itu kan main-main sesuai kepentingannya kayak kamu waktu belum

58:13 punya pacar kamu tiap hari dalil pacaran itu haram al-qur'an bilang wala takqrobu zina Gitu begitu dapat pacar dalil ganti pacaran itu dianjurkan oleh Quran kita kepan jadi yangak dia belum punyaacar Kalau sudah punyaar maka dua-uanya penting dan signifikan k mana sih cara merumuskan Gimana cara menyimpulkan sesuatu itu cara

59:01 mikir kapan konteks harus bermain kapan sejarah ikut menentukan mana yang objektif mana yang subjektif mana yang mutlak mana yang muukqayat mana yang umum mana yang khusus itu semua kategori-kategori akal Wahyu atau Nas diam saja kita yang menentukan Oh ini khusus untuk nabi yang boleh kawin sembilan kalau kita enggak bisa kan gitu Kalau nabi sampai se kalau kita Yao maksimal empat kalau ada yang mau satu aja kan kamu belum enggak usah mikir sampai empat atau jangan-jangan tafsirnya beda akalnya bilang oh gak Pak sembilan itu gak khusus untuk nabi kita juga bisa

59:47 sembilan ayatnya kan memang membolehkan sembilan masna wasulasa waruba kan itu pakai WA bukan au kalau au atau kalau wa itu kan dan masna itu dua wa sulasa dan tiga waruba dan empat jadi se pas jadi maksimal kita bisa nikah semilan atau dengan tafsir Oh dak itu tidak ngomong maksimal berapa Pak Itu maksudnya orang laki-laki boleh kawin banyak titik itu kan kayak orang ngomong terserah kamu mau kawin berapa Dua boleh tig boleh empat boleh Nah itu kan bukan kok terus dibatasi empat tapi yo sampai berapa pun boleh asal ada yang mau ahah itu lak karepmu

1:00:33 ngono ada kan yang saya setahun apa 2 tahun yang lalu ke Madura itu kan ada teman dosen yang punya Pakde jadi Kiai istrinya 12 di Madura Nah kan enak rumahnya besar kayak pondok tapi isinya yo istrinya dan anak-anaknya ya nama anyakna sendiri mungkin saya pas di sana lupa Paling ngambil manggilnya paling Cang con cong cong Wali namanya saking Oke bojone R Oke akal dan Wahyu itu nanti bentuk praksisnya Dalam praktiknya Kan hasilnya

1:01:19 dua yang akal nanti menjelma jadi hikmah filsafat dan yang Wahyu kan menjelmanya jadi Syariah dua-duanya harus dialog maka orang Islam butuh filsafat selain Syariah jadi dua-duanya kita butuh kalau hikmahnya mati ya syariahnya akan kehilangan nilai karena nilai itu kan ketemunya lewat falsafah Kenapa kita harus salat Apa makna di balik salat kandungan operatif apa di balik salat dan seterusnya itu kan akal yang hikmah saja falsafah saja tanpa Syariah juga kehilangan

1:02:05 orientasi kehilangan sasaran tembak kehilangan modus maka hikmah perlu ketemu dengan filsafat oke itu akal dan Wahyu versi Ibnu Rus selanjutnya suluknya para filosuf kalau menurut Ibnu Rus setiap orang itu yo punya suluk suluk itu jalan menuju Allah sendiri-sendiri ada versi ahli fikih ada versi ahli Sufi ada versi ahli filsafat mungkin juga ada versi awam seperti Gazali kemarin jadi kita punya

1:02:52 cara sendiri untuk mendekati Allah ya kalau para sufi pakai riyadah kalau para fuqoha pakai fikih pakai ibadah kalau para filsuf suluknya pakai filsafat jadi mengejar pengetahuan tentang wujud tentang Tuhan karena wujud Puncak wujud paling sempurna itu kan Tuhan jadi jadi cara kita untuk mendekat ke Allah itu lewat jalur pengetahuan kalau bahasanya Gazali lewat jalur makrifat tidak lewat jalur riadah tidak

1:03:41 lewat jalur salat malam wiridan Tapi lewat jalur makrifat pakai Muhasabah pakai Tafakur pakai mengingat Allah pakai berpikir tentang ciptaan dan lain sebagainya yang sejen di situ jadi tugas kita hidup ini kan untuk ketemu Allah dan kembali padanya silakan diidentifikasi sendiri-sendiri suluk yang bisa kamu lakukan apa pakai jalur makrifat pakai mikir boleh pakai ibadah kayak para ahli fikih boleh pakai riyadah kayak para sufi Boleh silakan dipilih salah satu kok ndak ada yang ringan pak yo

1:04:27 ndak ada karena ketemu Allah itu kan Yao harus ada riadahnya orang Jawa bilang ada tirakatnya Jadi gak ada jalan senang-senangnya ya Jalannya harus agak tirakat gak ada ketemu Allah pakai jalur nonton TV nonton sepak bola enggak ada dari sepak bola saya bisa ketemu Allah gak ada dari Facebookan internetan gak bisa ketemu Allah enggak jalurnya bahwa kamu bisa diingatkan tentang Allah bisa cuma ketemunya masih belum Kamu lihat orang l saya itu Pak lihat orang pakai rok mini langsung ingat Allah Pak subhanallah

1:05:12 alhamdulillah itu berarti kan loh iya ingat tapi kan tidak ketemu dia kamu cuma ingat aja dengan yang menciptakan itu tapi kan gak ketemu untuk bisa ketemu harus pakai suluk jalan pakai riadah pakai makrifat pakai fikih MG yang kamu bisa apa mungkin kamu merasa saya kalau RI kayak Sufi itu ndak kuat Pak saya kalau ibadah kayak para fuqaha itu anu pak minimal Pak saya agak berat Mikir Ya mungkin mikir Pak agak gampang cuma y malas Pak baca-baca pelan-pelan Berarti kamu identifikasi dirimu mana yang lebih mudah untuk ketemu Allah lebih mudah

1:05:57 ketemu wujud yang Puncak wujud yang sempurna semua agama sebenarnya arahnya nanti sama ke situ semua hanya manifestasinya beda-beda sesuai dengan gayanya masing-masing coba kamu tanya Hindu Buddha Kristen semuanya kan penginnya ketemu ada yang bilang masuk nirwana ada yang bilang muksa ada yang bilang sebenarnya ketemu dengan Tuhan kan intinya itu aja Apakah ketemu hanya berhadapan atau ketemunya terus melebur jadi satu itu beda-beda konsep tapi intinya sama kamu dituntut untuk berjalan menuju dia harus ada suluk pengalaman Puncak bisa beda-beda Tafsir tapi gak ada yang beda tafsir bahwa setiap orang harus melakukan perjalanan harus mengalami

1:06:45 suluk kalau ternyata dengan filsafat kamu semakin jauh dari Allah minggu lalu saya gak tahu Minggu kapan ada pertanyaan kan banyak para filosuf yang jadi ateis itu kalau ibu Nurus menjawabnya satu di anara tiga Kenapa kok setelah belajar filsafat kamu semakin jauh dari Allah yang pertama adalah Mungkin memang kamu tidak bakat belajar filsafat sehingga filsafatmu mentah setengah-setengah atau bermain di pinggiran atau yang yang kedua mungkin kamu ndak mampu mengendalikan

1:07:31 diri tidak ngerti batas sehingga mikire sak karepmu tidak melihat tata cara mikir yang benar batas-batas logika mana yang bisa dan mana yang tidak itu bikin kamu nabrak macam-macam sehingga jadilah filsafat semakin menjauhkan kamu dari Allah atau yang tiga mungkin kamu enggak punya pembimbing Jadi kalau bagi itu nerus enggak cuma sufi yang butuh Mursyid filsafat juga kamu butuh Mursyid Meskipun mungkin enggak pakai baiat ya gak apa-apa tapi kalau memang ada yang gak paham tanyakan pada mereka yang kamu anggap ngerti Jangan ditafsirkan

1:08:19 sendiri apalagi yang hubungannya sama agama salat aku Maa surat gak paham-paham baca Fatihah Maksudnya apa sih ternyata gak terlalu bermanfaat pakai bahasa Arab salatnya mungkin kalau pakai bahasa Indonesia lebih manfaat ya lebih bisa terus kamu salat pakai bahasa Indonesia Nah itu kan karena enggak ada mursyidnya enggak ada petunjuknya sudah benar dia mau mikir cuma gak ada yang ngasih petunjuk terus kamu sebut dia sesat ya gak apa-apa Wong dia memang sesat tapi jangan dimarah-marahin jangan dipisu-pisuhi ayo diluruskan kan itu aja soalannya jadi karena enggak ada Mursyid Carilah orang yang ngerti di

1:09:05 bidangnya atau kamu kuat tapi kamu ngak bisa mengendalikan diri sak kuarepmu dewe mikir sak-s kamu menyimpulkan sesuai seleramu sesuai moodmu sesuai kepentinganmu tanpa lihat batas kamu keliru enggak cara menyimpulkan kamu enggak peduli Pokoke mikir menurut saya Pak ujian nyontek itu anu menjalankan perintah Allah Pak misale k karena ketika saya nyontek nilai saya bagus Pak ketika nilai saya bagus berarti saya lulusnya cepat kalau saya lulusnya cepat orang tua saya kan Jadi ringan biayai saya Pak Berarti nyontek termasuk bagian dari Birul Walidain dan Birul Walidain itu ada

1:09:52 ayatnya l Pak jadi di kalau saya nyontek jangan disalahkan pak itu kan pikiranmu kan kamu ngarang dewe diditawak-daw sampai ke sana itu jenis kedua gitu menurut saya Allah itu ndak ada Pak mana ada Allah wong saya kayak gini halo Sekarang saya mau ngangkat tangan Allah bisa enggak saya ggak jadi ngangkat tangan loh gak bisa ini menurut saya lah pikiranmu kan kamu Nak Ngerti batas-batas gak Ngerti Kapan harus maju kapan Harus m frame berpikirnya Seperti apa dan seterusnya kalau yang pertama kamu memang gak bakat belajar filsafat sudah baca buku banyak nungkir balik yo gak paham-paham cuma judek beli

1:10:39 buku filsafat dibaca Dua lembaranttuk ndak jelas Itu mungkin jenis pertama ini bukan saya loh ya Ibnu Rus jadi y diagui aja kadang-kadang Yo bakat-bakatan memang kamu nonton sepak bola sampai jam subuh juga melek tapi begitu maoca buku filsafat setengah halaman sudah muter gak garu-garuan Nah itu mungkin berarti gak bakat lebih bakat bal-balan jadi suluk kita ditentukan oleh niat kita yang targetnya adalah ketemu Allah tapi seandainya kok agak menjauh loh aku belajar filsafat kok malah Agamaku gak karu-karuan ini berarti satu di anara tiga kan yang saya bilang kadang-kadang

1:11:26 orang tambah pintar itu agamanya tambah minimal semakin dia ngerti agama semakin ya kayak salat itu kan dulu waktu kamu belajar baru sedikit ilmunya tentang salat salatnya kan masih luar biasa mungkin sekali salat bisa 10 menit 5 menit karena kamu baca lengkap salatnya utuh Doanya juga utuh tapi sekarang kamu semakin pintar salatnya semakin Cep cepat wis ngalah-ngalahi WS anu wis Pokoknya balaban kadang-kadang saya makmum mahasiswa pernah itu W Maa Fatihah bismillahirrahmanirahim alhamdulabbilamin Allah Waduh cepat seneng aku salat bisa cepat itu berarti dia

1:12:14 sudah sangat pintar salatnya sudah makome sudah melampaui yang fisik itu sudah jadi jiwanya Langsung nyambung sama jadi bacaan Jang macam-macam itu gak penting lagi tambah pintar berarti kamu okey kalau memang kenyataannya kayak gitu yo coba dievaluasi lagi dulu waktu enggak terlalu pintar saya itu Pak ngaji rajin Pak tahajud rajin Ramadan itu khatam dua tiga kali sekarang semester 6 semester 7 ini Pak khatam sekali Ramadan itu saya harus mati-matian Pak masih sisa 5 juz salat malam apalagi nonton bal-balan itu kok enteng ya Pak nonton final jam

1:13:01 3. subuh yo melek tapi tahajud kok beratnya luar biasa itu agak intropeksi lagi jangan-jangan ilmumu semakin menghalangi kamu dari Allah agak agak cari Mursyid lah yang bisa mempengaruhi jiwamu itu suluk oke oke nah [Musik] Kenapa sih Kok kelihatannya Ghazali itu melihat ada orang yang bakat ada orang yang gak ada orang yang perlu belajar filsafat ada yang gak harus belajar karena bagi Ibnu Rus manusia itu ada tiga jenis ada tiga level ada kelompok

1:13:49 khatabiyun ada kelompok jadaliyun ada kelompok burhaniyun kelompok khatabiyun gak bisa dia pakai argumen filosofis ini orang awam orang biasa gak bisa berpikir mendalam cara mentransfer pengetahuan cara ngasih tahunya pakai mauid Hasanah tausiah ceramah pakai retorika dikasih tahu diperintah diinstruksikan dilarang itu retorika level hotobiun kadang-kadang pakai

1:14:35 diiming-imingi kadang harus diancam-ancam karena memang ada level orang yang semacam ini level awam kalau enggak diiming-imingi malas Barang siapa salat berjamaah pahalanya akan dilipatkan 27 derajat wad 27 Lumayan lumayan baru diiming itu kamu mau kalau enggak ada itunya kamu enggak mau coba ada dalil lain salat jemah di masjid yang 27 Itu pahalanya sebenarnya sama saja dengan membaca qulhuallahu Ahad lima kali ah Kamu mesti alah Ma klhu Podo Wae Kanu kamu kan mesti gitu milih negosiasik ternyata gitu aja Nah

1:15:23 jadi harus diiming-imingi makanya banyak hati-hati kalau baca Quran kadang-kadang ada ayat-ayat yang memang ditujukan untuk mereka yang diilevel khatabiyun dikasih iming-iming dikasih ancaman dikasih simbol-simbol yang bikin dia tertarik di sana ada bidadari bidadari yang siap pakai ready for use anytime Wah terus orang wah semangat ini orang takut perang terus diiming-imingi ayo perang Barang siapa Syahid dalam perang langsung dijemput oleh 70 Bidadari cakep-cakep W Ayo perang kalau gitu lumayan di sini enggak laku-laku di sana dijemput 70 misalnya kan l i kan

1:16:11 iming-imingnya gitu Tapi kalau cuma silakan Mari kita berjihad untuk memperoleh Rida Allah asu mesti malas kalah Rida Allah susah tapi kalau diiming-imingi Bida dari 70an kamu semangat mesti ya kan levelnya level khotabiun masih kalkulasi matematika kalau sama Allah maka kamu kalau dakwah juga lihat level masyarakatnya apa dulu ya kalau level ini ngaji filsafat modelnya yo nak khotabiun tapi kalau di masyarakat yo harus levelnya khotabiun pakai retorika jangan khotbah Jumat kamu ngomong menurut Ibnu Sin jamaah ngantuk

1:16:58 mesti levelnya beda gitu alam ini qadim apa tidak qadim orang-orang mesti judek ngomong opo kui mereka levelnya khotiun yo bisa dinaikkan level tapi kan tidak serta-merta untuk level ini yo mauid Hasanah sebaliknya orang yang level filosoff yang burhaniun kok dikasih khotabiun juga mesti ngantuk kayak kamu mauidah Hasanah isine wasiat takwa kemudian nyuruh kamu bersabar nyuruh kamu kamu kan mesti Aduh sudah gak level kamu diiming-imingi bidadari sudah enggak terlalu percaya kan Bidadari

1:17:45 kayak apa ya ak kamu kenapa levelmu sudah naik yang bisa menarik Kamu mungkin bukan yang jenis itu ada banyak ayat yang level F ada lagi ada level atasnya level jadaliun metodenya namanya jadal jadi ini untuk mereka yang sudah mulai mampu berpikir ahli-ahli ilmu kalam mereka baru yakin kalau sudah dijawab diajak debat ditunjukkan nah modelnya tanya jawab Dialog itu level jadaliun Kenapa begini Kenapa begitu nah itu Terus dijawab terus ada perdebatan level [Musik] jadaliun Jadi kalau orang awam cukup dikasih mauidah Hasanah kalau orang

1:18:32 jadal itu harus ada sesi tanya jawabnya kalau enggak ada dia enggak percaya itu level jadaliyun ahli ilmu [Musik] kalam ada orang di level tinggi level ketiga yaitu level burhaniun metode Burhan metode demonstratif [Musik] Jadi disuruh menday gunakan sendiri akalnya untuk mengejar makna kalau jabaliun ya masih Coba lihat dalilnya Coba lihat dasarnya itu jadaliyun Tapi kalau burhaniun sudah coba kamu fikir coba kamu renungkan coba kamu pikirkan itu level burhaniun Jadi pakai metode demonstratif

1:19:19 iya ya alam semesta ini kadang sumuk kadang dingin sumuknya juga masih bisa ditanggung oleh manusia dingin juga masih bisa ditanggung oleh enggak terlalu sumuk sehingga orang gak kuat enggak terlalu dingin pasti ada yang ngatur ini enggak kebetulan nah yang ngatur pasti juga bukan manusia Karena manusia gak bisa ngatur cuaca Oh berarti ada Tuhan Nah itu burhaniun namanya metode berpikir pasti besok memang ada surga dan neraka itu kalau enggak ada orang gak mungkin dituntut untuk berbuat baik Kalau orang dituntut untuk berbuat baik berarti besok ada pembalasannya dan

1:20:06 enggak mungkin pembalasannya di dunia ini karena banyak orang yang berbuat baik tapi hidupnya susah terus sampai mati Oh berarti pasti besok setelah mati ada pembalasannya nah ini namanya Burhan Ahlul hikmah metodenya namanya demonstratif level ketiga para filosuf mendayagunakan akalnya oke [Musik] terus karena kita ada di filsafat sekarang metode Burhan sekarang Burhan itu pembuktian nanti diadopsi oleh jabiri jadi salah satu cara berpikir Nalar Arab Nalar Islam

1:20:53 namanya burh oh metode demonstratif yang hari ini mati di dunia Islam di dunia islam itu yang hidup dua Bayan sama Irfan Bayan itu kan makna harafiahnya menjelaskan kalau Burhan itu makna kharafiahnya membuktikan pembuktian kalau Irfan itu mengetahui dari dalam cara berpikir ketika Burhan mati maka umat Islam kehilangan rasionalitas Kalau Irfan yang mati umat Islam kehilangan Nurani kehilangan kepekaan intuitif kalau Bayan mati umat Islam kehilangan dasar-dasar tekstual dasar-dasar keagamaan tiga-tiganya

1:21:41 penting nah Burhan itu pembuktian demonstratif kalau pakai logikanya Ibnu Rus hasilnya Burhan itu pasti tidak bertentangan dengan syariah kadang-kadang memang disebut langsung oleh Syariah ada ayatnya ada dalilnya kadang-kadang tidak disebut gak apa-apa pasti sesuai kok ada yang rasanya tidak sesuai kok ini hasil pikiranku secara rasional gini kok gak cocok ya sama teksnya katanya Ibnu rusyad coba dipahami lagi

1:22:27 teksnya dengan jalan takwil takwil Itu kalau definisinya Ibnu Rus mengeluarkan makna dari dalalah atau dilalah alhakikoh kepada dilalah almajaziah dari makna asli kepada makna majaz metode takwil yang paling sering dipakai oleh Ibnu Rus adalah kias silogisme jadi menurut akalku opo nyabu itu gak boleh si haram tapi tak cari ayat ndak ketemu-ketemu tentang

1:23:13 nyabu ha sebenarnya pasti ada cuma enggak disebut caranya apa pakai takwil pakai kias jadi untuk mencari haramnya nyabu pakai kias mungkin ada fenomena yang sama yang disebut Quran yang mirip kayak sabu mungkin ketemunya terus khomer Nah itu namanya takwil menurut akal sehatku goyang dangdut yang enggak pakai baju hanya pakai celana pendek hanya gak boleh itu tapi tak cari-cari dalil di Quran kok enggak ada ya bahwasanya dangdut yang pakai goyang itu gak boleh itu Eneng ayat tentang dangdut tapi pasti ada pakailah

1:23:58 takwil menurut akal sehatku kampanye capres yang black campaign itu harusnya haram itu tapi tak cari dalilnya enggak ketemu-ketemu sesungguhnya black campaign dimurkai oleh Allah gak ada pasti ada pakai takwil pakai kias jadi hasilnya akal itu pasti enggak tabrakan kok ada yang disebut langsung ada yang tidak disebut kalau tidak disebut bisa kamu gali dengan jalan takwil itu Ibnu rus terus syarat takwil nanti kamu belajar usul fikih aja enggak perlu tak jelasin

1:24:45 satu-satu waktunya sudah dalil pembuktian Tuhan ini agak ada yang kayak Ibnu thfil kemarin namanya dalil Inayah membuktikan Tuhan itu gampang Lihatlah betapa pasnya alam semesta ini untuk dihuni oleh manusia dah itu aja itu namanya dalil [Musik] Inayah bumi ini bulat tapi diatur oleh Allah ada daya namanya gravitasi sehingga kita bisa duduk nyaman kita bisa nongkrong minum bisa enak gravitasinya itu pas enggak terlalu besar dayanya juga enggak terlalu kecil

1:25:33 kalau terlalu kecil mungkin kita kalau loncat jatuhnya lamaing gitu jatuhnya lama tapi kan pas sudah antara naiknya sama jatuhnya itu pas kalau terlalu kuat kamu loncat enggak kuat kamu capek kalau jalan ngangkat kaki aja beratnya luar biasa kayak gravitasinya terlalu kuat eh ternyata pas kita duduk juga pas jalan juga enak Jadi pas gak mungkin kayak gitu kebetulan panjang tanganmu diatur juga pas coba Terlalu panjang juga gak enak terlalu pendek juga enggak enak pas untuk mau bikin apa-apa juga pas siku juga pas di tengah Coba di sini Susah kamu kalau mau salat takbir sisanya banyak

1:26:18 Tanganmu iya kan jadi enak konstruksinya itu enak wajah di sini mantat di sini coba ketuker susah kamu gak bayangkan yo kalau ketuker susah kalau ke kamar mandi Kamu agak berat itu kalau ciuman belakang sama belakang akhirnya nak Allah ngaturnya pas Indah itu namanya dalil Inayah kok pas kabeh itu berarti nak kebetulan kebetulan itu pasnya hanya satu dua ini mulai suhunya situasinya kondisinya pas Berarti pasti ada yang ngatur yang ngatur ya Tuhanlah siapa lagi enggak mungkin manusia Karena manusia

1:27:04 kekuasaannya enggak ada yang sebesar itu itu namanya dalilul Inayah yang kedua dalilul ikhti dalil ikhtira itu betapa majemuknya kehidupan ini sebagai yang punya level paling tinggi di bawahnya ada binatang di bawah binatang ada tumbuh-tumbuhan terus ada benda-benda komposisinya jumlahnya populasinya macam pas ternyata dalil ikhtira kondisi makhluk hidup pas itu ikhtira ternyata jumlahnya ayam juga segitu

1:27:51 imbang dengan kebutuhan jumlahnya manusia ya itu ikhtira jadi kondisi alam hanya kadang-kadang manusia sering merusak kondisi ikhtira ini kamu melakukan apa penambangan besar-besaran merusak keseimbangan padahal hakikatnya alam ini sudah diatur sangat seimbang oleh Allah dan kondisi semacam itu pasti tidak kebetulan pasti ada yang ngatur itu dalilul ikhti yang ke tiga dalil gerak jadi gerakan alam semesta yang tertib dengan rotasinya dengan kondisi manusianya pasti ada yang menggerakkan

1:28:38 Kapan orang harus lahir Kapan orang harus mati jumlahnya kemampuan Bumi Untuk menampungnya itu pas gerak manusia apa yang bisa digerakkan apa yang tidak bisa bergerak waktu gerakan alam dan seterusnya itu selalu sesuai dan pasti bukan manusia dan pasti juga tidak kebetulan jadi Inayah ikhtira gerak adalah bukti bahwa Allah pasti intervensi dalam hidup ini dan hidup ini pasti ada Tuhan itu yang dipakai oleh ibnurus menyempurnakan argumen-argumen sebelumnya oke yang paling terkenal dari Ibnu Rus

1:29:26 adalah debatnya dengan Ghazali jadi ada tiga hal yang dibantah oleh Ghazali dari para filosuf yang menurut Ghazali tiga Hal inilah yang bikin para filosuf kafir katanya Ibnu Rus Ghazali salah paham dengan para filosuf tidak seperti itu yang dimaui oleh para filosuf yang pertama qadimnya alam menurut pembacaannya Ghazali para filosuf telah kafir karena bilang alam itu qadim katanya Ghazali Eh katanya Ibnu

1:30:12 Rus tidak begitu yang dimaksud oleh para filosuf kalau logikanya Gazali kan kalau alam itu qadim berarti dia qadim nyaingi Allah yang harus qadim kan cuma Allah Nah katanya Ibnu Rus bukan begitu maksudnya para filosuf qadim itu qadim dari segi zat tidak dari segi eh qadim dari segi waktu bukan dari segi zat Kenapa Karena yang namanya Wak qadim itu kan kita memahaminya qadim itu

1:30:58 kan tentang waktu dia berarti di luar waktu tidak berwaktu maka alam ini disebut qadim oleh para filosuf Kenapa karena alam ada sebelum waktu Kenapa alam kok ada sebelum waktu karena waktu itu ada hasil dari gerakan alam ada sekarang besok hari ini itu kan karena alamnya gerak perputaran alam ada waktu itu ketika ada alam semesta berarti alam semesta ini harus ada sebelum waktu dan ada sebelum waktu itu kan disebut qadim itu argumen

1:31:44 pertama terus alam ini diciptakan dari sesuatu sebelumnya Terus kalau bagi enggak bisa alam ini yo ada tanpa ada bahannya kalau bagi Ibnu Rus loh banyak isyarat dalam Quran yang Allah bilang sebelum ada alam ini sudah banyak sesuatu ya contohnya ars Mak kan itu arsnya Allah itu kan berarti ada sesuatu namanya ars Allah sudah menciptakan ars duluan bertahta di atas air kan di atasnya air di atasnya itu kan berarti banyak hal lain sebelum alam yang diciptakan oleh Allah dan alam

1:32:29 semesta sangat mungkin dari bahan-bahan yang sudah ada sebelumnya itu yang kemudian diubah jadi menjadikan jadi penciptaan tidak dari tidak ada sama sekali meskipun Ibnu Rus mengkritik para filosuf yang pakai emanasi pelimpahan-pelimpahan tapi dia setuju bahwa adanya alam itu pasti ada bahannya dulu kenapa karena secara logika tidak mungkin sesuatu itu dari tidak ada menjadi ada tidak ada Adam tidak ada ya tidak ada saja kalau ada y ada enggak mungkin

1:33:17 ada satu barang dia punya kualitas tidak ada sekaligus ada akal susah memahaminya gelas ini semula tidak ada tapi sebenarnya dia sebelum jadi gelas mungkin jadi kaca sebelum jadi kaca mungkin jadi pasir sebelum jadi selalu selalu ada hakikatnya sebelumnya memang sudah ada kalau tidak ada ya memang tidak ada Jadi yang tidak ada yo tidak ada yang ada pasti ada Oh itu yang jadi di titik-titik ini ada selisih persepsi bukan pertentangan yang menurut Ibnu terus Ghazali salah paham Jadi kalau tidak ada Ya makanya kan kayak orang ngomong barang hilang itu gak ada ya dia pindah tempat atau

1:34:04 ganti bentuk atau jadi enggak ada dompetku kok hilang Katanya siapa kalau dompetmu hilang dombetmu Paling dibawa siapa dipegang siapa sekarang ada di mana hanya saja enggak kamu tapi dia enggak hilang kar Nam awalnya sudah ada sebelumnya juga mungkin dia dalam bentuk kulit dalam bentuk Ya sudah ada yang sudah ada enggak mungkin enggak ada ada yang enggak ada enggak mungkin ada itu logika kayak ini judeg kamu mikirnya J yang sudah ada mesti enggak ada ya kamu sebelum jadi manusia kayak gini kan paling dari States air airnya kan Dari stetes apa mungkin dari sari makanan dari makanan bulet itu ada dari ada enggak mungkin dari enggak ada jadi ada yang enggak ada pasti enggak ada yang ada enggak mungkin

1:34:51 terus jadi tidak ada dengan Pak Kai logika ini terus para filosoff bilang ya alam pasti ada bahannya tidak kayak sulapan loh nanti jangan-jangan bahannya ini qadimnya nyaingi Allah gak qadim dalam definisi apa dulu dari segi zat apa dari segi waktu nah itu yang pertama oke itu tadi sudah ya nanti silakan dibaca kalau bagi Ibnu Rus wujud itu ada tiga ada wujud yang adanya karena sesuatu yang lain ada wujud yang adanya tidak butuh yang lain ada wujud yang tengah-tengah

1:35:37 antara-antara dirinya sendiri tidak butuh tapi ada pendorong yang bikin dia butuh nanti itu silakan dibaca sendiri problem kedua adalah problem pengetahuan Tuhan jadi jadi ada beberapa filosuf veripatetik Ibnu Sina Farabi khususnya katanya Ghazali dianggap Ghazali kafir karena mereka berpendapat bahwa Tuhan itu hanya ngerti yang besar-besar pengetahuan Tuhan itu hanya kuliat Tuhan tidak ngerti tentang juziat jadi yo misalnya Tuhan ngerti bahwa aku ngajar

1:36:24 di sini malam ini mungkin urusan besar tapi detail proses ngajinya penentunya aku Tuhan ngerti bahwa mungkin kamu besok masuk surga tapi prosedur masuk surganya urusanmu yang juzah Tuhan

…

Share

Ringkasan Video YouTube