Ringkasan Singkat
Video ini memberikan gambaran tentang materi pendidikan kewarganegaraan di perguruan tinggi, menekankan pentingnya membentuk warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab. Materi ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa sebagai sarjana dan profesional yang memahami identitas Indonesia, memiliki rasa kebangsaan, dan berkontribusi pada eksistensi negara.
- Pendidikan kewarganegaraan penting untuk menjaga eksistensi NKRI.
- Materi mencakup identitas nasional, ketatanegaraan, hukum, demokrasi, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional.
- Tujuannya adalah mewujudkan warga negara yang baik dan terdidik (Smart and Good Citizen).
Pendahuluan
Video ini merupakan gambaran materi pendidikan kewarganegaraan untuk mahasiswa, yang bertujuan untuk membentuk sarjana dan profesional yang memiliki kemampuan utuh. Pendidikan kewarganegaraan mengajarkan tentang keindonesiaan, kepribadian Indonesia, dasar kebangsaan, dan cinta tanah air. Tujuannya agar sarjana dan profesional tidak kehilangan identitasnya sebagai warga negara Indonesia.
Sasaran Pendidikan Kewarganegaraan
Sasaran mata kuliah ini adalah mewujudkan warga negara yang baik dan terdidik (Smart and Good Citizen). Hal ini diawali dengan pengetahuan (knowledge), keterampilan (civic skill), dan kemampuan menempatkan diri (civic disposition). Dengan pengetahuan dan keterampilan, warga negara akan memiliki kepercayaan diri (confidence) dan kompetensi (civic competence) untuk berkomitmen menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
Konsepsi dan Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan
Pendidikan kewarganegaraan penting untuk menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Upaya ini dilakukan dengan membentuk warga negara yang bertanggung jawab. Dasar hukumnya terdapat dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012, yang menyatakan bahwa pendidikan Pancasila, pendidikan kewarganegaraan, bahasa, dan agama merupakan bagian dari kurikulum nasional.
Konsep Kewarganegaraan
Secara etimologi, pendidikan kewarganegaraan bertujuan untuk membentuk warga negara yang bertanggung jawab. Secara konseptual, kewarganegaraan tidak bisa lepas dari istilah warga negara, yang definisinya terdapat dalam konstitusi. Secara yuridis, hal-hal terkait kewarganegaraan diatur dalam Undang-Undang Kewarganegaraan Nomor 12 Tahun 2006. Pentingnya pendidikan kewarganegaraan di berbagai negara menunjukkan kekhawatiran akan eksistensi negara dan upaya untuk menjaganya.
Materi Pembelajaran
Materi pembelajaran mencakup identitas nasional, ketatanegaraan, hukum, demokrasi, wawasan nusantara, dan ketahanan nasional. Materi-materi ini sudah terintegrasi dalam daftar pelaksanaan pembelajaran.

