PENABUR YANG MENERIMA TEROBOSAN - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang hukum tabur tuai dan bagaimana prinsip ini dapat diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan untuk mencapai terobosan dan berkat. Beberapa poin utama yang ditekankan adalah:

  • Pentingnya menabur kebaikan, kemurahan hati, dan keintiman dengan Tuhan.
  • Terobosan dimulai dari apa yang kita miliki dan kerjakan saat ini.
  • Iman tanpa perbuatan adalah mati, sehingga perlu ada tindakan nyata.
  • Hukum tabur tuai berlaku dalam segala aspek kehidupan, baik jasmani maupun rohani.

Doa Pembuka

Pendeta Peter Guntur membuka ibadah dengan doa, memohon Roh Kudus menjamah setiap orang yang mengikuti ibadah, menyembuhkan yang sakit, dan memberikan pengurapan dari ujung rambut hingga telapak kaki. Ia juga berdoa agar jemaat diberikan roh hikmat, wahyu, dan pengertian untuk memahami firman Tuhan.

Pendahuluan

Pendeta Peter Guntur menyampaikan bahwa banyak orang Kristen tidak mengalami terobosan dalam hidup mereka dan hidup dalam tekanan, kekurangan, dan masalah. Ia menekankan bahwa Tuhan menjanjikan kemenangan dan kelimpahan bagi umat-Nya. Untuk mengalami terobosan, penting untuk memahami cara Tuhan bekerja dan bekerja sama dengan Roh Kudus dalam segala hal yang kita lakukan.

Hukum Tabur Tuai

Pendeta Peter Guntur menjelaskan bahwa selama bumi masih ada, hukum tabur tuai akan terus berlaku. Apa yang kita alami hari ini adalah hasil dari apa yang kita tabur di masa lalu. Menabur tidak hanya tentang uang, tetapi juga tentang perkataan, tindakan, dan sikap kita. Jika kita menabur kebaikan, kita akan menuai kebaikan. Sebaliknya, jika kita menabur keburukan, kita akan menuai keburukan.

Kisah Para Rasul 9:36-42

Pendeta Peter Guntur menceritakan kisah Tabita (Dorkas) dari Kisah Para Rasul 9:36-42, seorang murid perempuan yang banyak berbuat baik dan memberi sedekah. Ketika Tabita meninggal, para janda menunjukkan kepada Petrus baju dan pakaian yang dibuat Tabita semasa hidupnya. Petrus kemudian membangkitkan Tabita dari kematian. Kisah ini menunjukkan bahwa perbuatan baik dan kemurahan hati Tabita berkenan di hadapan Tuhan dan membuatnya menjadi orang yang spesial.

Memulai dari Apa yang Kita Miliki

Pendeta Peter Guntur menekankan bahwa terobosan dimulai dari apa yang kita miliki saat ini. Jika kita merasa kekurangan, kita harus mulai melakukan sesuatu dengan tangan kita, menggunakan hikmat dan pengertian yang Tuhan berikan. Ia memberikan contoh janda Sarfat dan istri seorang nabi yang mengalami mukjizat dari apa yang mereka miliki.

Pentingnya Membaca dan Belajar Firman Tuhan

Pendeta Peter Guntur menekankan pentingnya membaca dan belajar firman Tuhan. Ia menceritakan pengalamannya mencari buku Strong's Concordance dan akhirnya mendapatkannya sebagai berkat karena ia suka membaca dan menabur buku-buku yang memberkati orang lain. Ia juga mengingatkan bahwa orang Kristen tidak mungkin bodoh karena ada Roh Kudus, hikmat, dan pengertian.

Kisah Ishak di Kejadian 26:12

Pendeta Peter Guntur menceritakan kisah Ishak di Kejadian 26:12, yang menabur di tanah itu dan mendapat hasil 100 kali lipat karena diberkati Tuhan. Kisah ini menunjukkan bahwa jika kita ingin mengalami kelimpahan, kita harus menabur terlebih dahulu. Ia juga menekankan bahwa kita harus terus-menerus melakukan kebaikan dan jangan pernah lelah.

2 Korintus 9:6

Pendeta Peter Guntur mengutip 2 Korintus 9:6, yang mengatakan bahwa orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit, dan orang yang menabur banyak akan menuai banyak. Ia menjelaskan bahwa menabur tidak hanya tentang uang, tetapi juga tentang keintiman dengan Tuhan dan melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati. Ia juga mengingatkan untuk mengurus keluarga yang kekurangan dan memberkati orang-orang di sekitar kita.

Galatia 6:7-8 dan Amsal 22:8

Pendeta Peter Guntur mengutip Galatia 6:7-8, yang mengatakan bahwa barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya, tetapi barangsiapa menabur dalam roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari roh itu. Ia juga mengutip Amsal 22:8, yang mengatakan bahwa orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana. Ia mengingatkan untuk memeriksa perkataan dan tindakan kita, karena hidup dan mati dikuasai lidah.

Penerapan Praktis Hukum Tabur Tuai

Pendeta Peter Guntur memberikan contoh-contoh praktis tentang bagaimana menerapkan hukum tabur tuai dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengingatkan untuk tidak menawar harga dengan pedagang kecil, belajar murah hati, dan memberkati orang-orang yang kekurangan. Ia juga menekankan pentingnya menabur sikap yang baik, tindakan yang benar, dan melayani dengan baik.

Kesimpulan

Pendeta Peter Guntur menyimpulkan bahwa terobosan dimulai dari apa yang kita kerjakan dahulu. Ia memberikan contoh Musa, janda Sarfat, dan istri seorang nabi yang mengalami terobosan dari apa yang mereka miliki. Ia berdoa agar setiap orang yang mendengar firman ini diubahkan, dilawat, dan dijamah Tuhan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 N Roh Kudus aku berdoa untuk setiap orang yang ikut ibadah ini. Tuhan jamah di mana pun mereka berada. Aku berdoa untuk orang yang sedang sakit. Aku perintahkan semua sakit, penyakit dan kelemahan tubuh pergi tinggalkan tubuhnya dalam nama Yesus. mau berdoa setiap orang yang ikut ibadah ini. Hamu berdoa pengurapan Tuhan turun mengalir dari ujung rambut sampai telapak kaki. Hadirat Tuhan itu turun mengalir dari ujung rambut sampai telapak kaki. Sekarang bergerak dari ujung ke ujung. Urapan tidak dibatasin ruang, tempat dan waktu. Dan hamba-Mu berdoa di mana pun umatmu sedang berada, sedang duduk, sedang berdiri. Tuhan jamah. Tuhan jamah. Tuhan jamah. Tuhan

0:47 jamah. Satu persatu engkau lihat sampai kedalaman batinya. Engkau peluk, Engkau jamah, engkau sentuh, engkau sendiri yang campur tangan. Malam hari ini. Engkau jamah dengan pengurapan-Mu dari tempat maha tinggi dan hamba-Mu berdoa. Dalam nama Yesus kami minta roh, hikmat, wahyu, dan pengertian. Kami mau belajar firman-Mu Tuhan. Bicara di tengah kami. Roh Kudus wahyukan dirimu begitu rupa. Buat Yesus begitu nyata. buat firman yang begitu hidup dan mengubahkan hati kami memberi pewahyuan yang baru dan semakin kami ditarik pada pusat kehendak-Mu. Malam hari ini. Kami bergantung sepenuhnya kepada-Mu Roh Kudus. Terus pimpin, urapi, pegang tangan kami, pegang hati kami. Kami mau

1:33 berikan jadi korban yang berkenan di hadapan-Mu. Dalam nama Yesus kami berdoa mengucap syukur. Haleluya. Amin. Thank you, Pak Jim. Luar biasa. Suaranya indah, enak di telinga, diurapi Tuhan luar biasa. Bu Jeni semuanya, thank you. Hari ini kita akan belajar. Saya berdoa apa yang kita pelajari akan membuat mata hati kita diubahkan dan kita ngalami terobosan secara ilahi. Karena banyak orang Kristen hidupnya enggak ngalami terobosan. Hidup dalam tekanan, hidup dalam kekurangan. hidup bapak belur, hidup ditindas, hidup penuh hutang, hidup stres. Padahal Tuhan janjikan kita harus berkemenangan, berjalan dari

2:20 kemuliaan satu pada kemuliaan yang lain. Kita bertolak dari iman satu pada iman yang lain dan semakin diubahkan menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Kita berjalan ke mana pun harusnya nama Tuhan yang dipermuliakan. Hidup kita ini mencerminkan kemuliaan Tuhan yang powerful sekali harusnya. Makanya kita perlu belajar hari ini dan saya berdoa Tuhan bicara banyak dan Tuhan akan buat sesuatu yang luar biasa. Dan saya berdoa Bapak Ibu kalian akan dibawa dalam hidup dalam level yang berbeda mulai hari ini. Tidak ada yang kekurangan, tidak ada yang stres, tidak ada yang hutang ngalami breakthrough dan terobos. Dan karena Tuhan berjanji, Tuhan janjinya akan membawa kita hidup dalam anugerah

3:07 dan kelimpahan-Nya. Banyak orang yang dikejar hanya kelimpahannya. Bagaimana aku sukses dan berhasil? Bagaimana aku diberkati? Bapak, Ibu, kalau Bapak, Ibu tahu caranya Tuhan bekerja, apa saja yang dikerjakan tanganmu harusnya Tuhan buat berhasil. Tapi banyak orang tidak bisa bekerja dengan baik. Bapak, Ibu, kalau engkau jadi orang hanya sekedar klam klaim klam klaim janji Tuhan tanpa kamu lakukan sesuatu engkau tidak akan jadi apa-apa. Ada bagian yang harus kita kerjakan dan ada bagiannya Tuhan yang Tuhan akan lakukan. Jadi orang Kristen itu tiap hari harus kerja sama bersama Roh Kudus. Hidupnya berjalan dipimpin Roh Kudus. Apapun yang dikerjakannya dengan sepenuh hati dan akhirnya Tuhan berkati. Katakan amin. Karena kita tidak bisa memberi apa yang

3:52 kita tidak punya. Kita tidak bisa memberi apa yang kita tidak miliki. Bagaimana kita memberi dengan apa yang tidak kita miliki? Ngomong-ngomong doang tuh. Ya, kita harus diberkati dan kita harus memiliki sesuatu baru kita bisa beri ke orang lain. Apapun itu namanya dan Tuhan memulainya dengan apa yang ada di tangan kita, apa yang Bapak, Ibu miliki. Dari situlah permulaan Tuhan buat sesuatu yang ajaib. Katakan amin. Tuhan tuh sudah kasih modal sebenarnya. Hanya orang tidak tahu bagaimana mempergunakannya dengan baik. Banyak orang hanya duduk manis tanpa melakukan apa-apa dan ujungnya hidup kekurangan. Karena Alkitab katakan ada janjinya loh. Dan janji itu pasti digenapi. Coba sekarang kita buka di Mazmur 126 ayat 5

4:40 dan 6. Saya berdoa di sini tidak ada yang hutang, tidak ada yang kekurangan, dan sejak hari ini engkau malah menabur lebih, memberkati orang-orang miskin dan hidupmu menjadi berkat bagi banyak orang. Katakan amin. Amin. Apa enggak ya? Ini kelihatannya enggak senang ya kalau ngomong berkat ya. Ya, saya jarang sekali ngomong tentang berkat, tapi hari ini saya bicara sesuatu dan saya berdoa ini akan menjadi sesuatu yang akan memulai hidup orang-orang Kristen mengalami breakthrough dan terobosan. Di Mazmur 126, perhatikan baik-baik. Orang yang menabur dengan mencucurkan air mata. Menabur itu tidak enak. Alkitab katakan di kejadian 8 dan ke-22, selama bumi masih ada, takkan berhenti

5:27 musim menabur dan menuai. Katakan menabur. Tanpa menabur Bapak Ibu tidak akan menuai apa-apa. Ada bagian yang harus kita kerjakan. Kalau saya ngomong menabur itu bukan berbicara tentang uang. Tidak hanya berhenti se sekedar tentang uang. Dan saya akan kalau saya ngomong tentang uang, saya tidak akan minta persembahan kepada Bapak Ibu. Bu Jeni juga tidak minta persembahan. dia sudah hidup berkelimpahan, duitnya sudah banyak gitu, depositonya banyak, obligasinya banyak, bitcoin-nya banyak, itu dolarnya banyak. Itu tidak tidak perlu uang dari persembahan Bapak Ibu. Kalau saya ngomong tentang uang, bukan berarti saya minta uang persembahan. Karena berbicara tentang menabur bukan hanya sekedar uang, tapi banyak hal.

6:12 Perkataanmu bisa jadi benih yang akan memberkati banyak orang. tindakanmu sikapmu itu juga akan menjadi benih yang Bapak, Ibu harus tabur. Makanya engkau akan menuai sesuatu yang akan dahsyat di masa yang akan datang. Perhatikan baik-baik apa yang kita alami hari ini sebenarnya hasil dari apa yang kita pernah tabur di masa lalu. Apapun itu namanya, kamu diperlakukan baik, kamu diperlakukan buruk. Kamu ngalami yang baik, kamu ngalamin yang buruk. Itu semuanya hasil dari apa yang kita pernah tabur. Sikap, tindakan perbuatanmu berkat kelimpahan, apa yang kamu alami itu hasil dari Bapak, Ibu yang pernah tabur di masa lalu tanpa Bapak, Ibu sadari. Jadi, selama bumi masih ada ini, hukum

6:58 tabur tua itu masih berlaku. Tidak mungkin orang yang kerjanya marah-marah, menuai dengan penguasaan diri, tidak mungkin isinya bawel, cerewet, penyakitan, malah-malah. Tapi orang yang penuh dengan kesabaran, penuh pengendalian diri diri dengan baik, yang akan dituai, ya kebajikan dan kemurahan orang akan senang sama dia. Coba perhatikan baik-baik. Kalau Bapak Ibu suka cerewetnya bukan main aja, buawelmu melebihin batas. Itu ngomong cerewet, ngomel, gerutu, ngeluh terus. Orang teman-temanmu, keluargamu gak senang loh. Kenapa kamu nabur benih yang buruk? Tapi hari ini kita harus menabur benih yang baik karena mulut kita mau dipakai Tuhan jadi berkat bagi banyak orang ngomong kebaikan. Kita menabur benih yang baik

7:46 kita akan tua yang baik. Saya lagi tanam pohon ada sekitar 50 pohon. Pohon alpokat, pohon jambu, pohon buah-buahan dan saya berharap suatu hari akan menuai dan saya sudah mulai menuai jambu karena jambunya beberapa kali sudah berbuah dan saya nikmati hasilnya itu. Tahun lalu saya tanam. Jadi orang itu kalau menabur benih jagung dia akan tuai jagung. Kalau dia nabur benih durian gak mungkin dia akan menuai semangka. Sama dengan hidup kita. Selama ini mulutmu naburnya apa? Hidupmu naburnya apa? Itulah yang akan Bapak Ibu tuai. Coba selama sepanjang umur masih muda, Bapak Ibu lakukan apa? Apa yang Bapak Ibu perbuat? Itulah yang Bapak, Ibu nikmatin hari ini. Kalau muda ni malasnya bukan main, pelit, kikir,

8:31 mlekik, meditnya gak karu-karuan, justru tuannya malah kekurangan kebanyakan. Tapi kalau dari mudanya sudah tabur sesuatu yang baik, mau jadi orang yang skillful, kau jadi orang yang bekerja keras, tanggung jawab, dan apa yang terjadi? kamu nikmatin hasilmu hari ini. Coba perhatikan yang muda-muda yang punya ketajaman berpikir di atas rata-rata. Kamu kerjakan segala sesuatu dengan sepenuh hatimu. Kamu menjadi orang yang bijaksana, kerja dengan hikmat dan pengertian. Akhirnya masa tuamu kamu menikmati berkat dan hasil yang pernah kamu lakukan dan kerjakan. Tapi banyak orang hanya mengharapkan hasilnya tanpa mau melakukan sesuatu dan hasilnya nol besar. Perhatikan Alkitab katakan di kitab Mazmur, orang yang menabur dengan menjujurkan air mata ini

9:18 janjinya Tuhan akan menuai dengan bersorak-sorai. Orang yang berjalan maju dengan menangis sambil menabur benih pasti pulang dengan sorak-sorai sambil membawa berkas-berkasnya. Perhatikan baik-baik. Mungkin di sini ada suamimu yang kelakuannya belum bertobat. Tapi engkau juga harus menabur sesuatu yang baik kalau pengin melihat terobosan. Jangan malah dihakimi, dituding, dituduh, diberlakukan buruk, dikata-katain diomongin diceritakan semua keburukannya. Kamu nabur yang buruk, kamu akan tahu yang buruk. Kalau pengin melihat pemuliaan terhadap keluargamu, terhadap suamimu, kamu sendiri yang mulai harus bertobat. Karena kitab Galatia, kita yang rohani harus membimbing orang yang tidak takut

10:04 akan Tuhan dengan roh lemah lembut. Menurut Galatia 6 ayat pertama, kita sendiri yang harus bertobat supaya orang lain diubahkan. Bapak, Ibu, kalau kita hari ini melakukan tepat seperti apa yang Tuhan mau, bergerak dalam ketepatan ilahi, hasil hidupmu akan memiliki dampak yang powerful sekali. Dan tidak mungkin orang Kristen itu biasa-biasa saja. Orang Kristen itu harusnya powerful. Harusnya orang Kristen itu berjalan dari kemuliaan yang berbeda setiap hari. Ngalami breakthrough dan terobosan. Hari ini kamu ngalami kekurangan apa? Kamu kekurangan masalah keuangan. Coba cek kamu isinya ngutang terus, isinya kok

10:50 pas-pasan terus. Selama ini uang yang dipercayakan Tuhan dalam hidupmu tuh sudah kamu kerjakan dengan baik apa belum? Sudah dikelola dengan baik atau tidak? Atau kamu hanya habiskan untuk masalah roti, masalah kebutuhanmu tanpa ada benih yang Bapak, Ibu tabur. Masalah keuangan kita juga harus tanggung jawab. Karena dari setiap berkat yang Tuhan percayakan ada bagian yang harus kita tabur sebagai benih dan ada yang harus kita makan dan ada yang harus kita simpan supaya kita memiliki hikmat dan pengertian. Tapi kalau semuanya dihabiskan, di ujungnya kamu akan kekurangan, kamu akan ngalami kesusahan. Dalam hal keuangan, kita juga harus bijaksana mengaturnya dengan baik. Kenapa banyak orang Kristen ngalami

11:35 kekurangan? Karena enggak bisa mengelola keuangannya dengan baik. Yang difokuskan kebutuhannya, keinginannya yang dipuaskan dan ujungnya ketika ngalami hal mendesak, Bapak, Ibu akhirnya bawa belur secara keuangan. Kenapa orang itu mengalami kekurangan terus-terusan? Coba pengelolaan keuangannya dengan baik apa tidak? Selama saya melayani Tuhan dari tahun 98 saya jadi hamba Tuhan, Tuhan tidak pernah buat saya keleleran. Dia pelihara saya, dia cukupin semua kebutuhan saya. Saya gak pernah ngomongi tentang uang dan ngomongin kekurangan. Saya tahu hidup saya sampai hari ini diberkatin Tuhan kok. Tidak pernah kekurangan dan Tuhan cukupin dengan baik. Karena dari setiap apa yang Tuhan berikan kepada

12:21 saya, ada bagian yang saya tabur dan saya gak pernah ngomong, enggak cerita kepada siapapun. Saya gak pernah khotbahkan dan di bagian yang setabur itu akhirnya Tuhan lipat gandakan. Sampai hari ini saya jadi hamba Tuhan, apakah langsung ujuk-ujuk jadi hamba Tuhan? Tidak langsung. Saya bukan hamba Tuhan yang kemarin sore 5 tahun 7 tahun. Bukan seperti itu. Saya dari tahun 8 jadi hamba Tuhan loh. Saya tabur sesuatu setiap hari saya doa, saya belajar firman, saya kerjakan bagian saya enggak ada yang ngundang bertahun-tahun tapi saya tabur hidup saya. Saya tabur diri saya tinggal di dalam hadirat Tuhan. Saya berdoa, saya puasa, saya lakukan bagian saya. Saya nunggu momentum Tuhan. Dan Bapak Ibu tahu dari tahun 98 jadi

13:07 hamba Tuhan, orang kenal saya tahun 2021 bulan Juni butuh waktu yang lama. Karena saya tahu suatu hari Tuhan pasti akan bawa saya ke dalam hal yang berbeda karena saya lakukan bagiannya. Ibu tahu kenapa persembahannya Elia didapatin berkenan di hadapan Tuhan dan Tuhan berkenan sambar sambar persembahannya itu dan ujungnya dia KKR luar biasa. Dia membunuh hampir 700 nabi palsu, Nabi Baal. Ketika terjadi demonstrasi kuasa Tuhan, apakah ada sesuatu yang biasa-biasa di sana? Tidak loh. Tahu enggak apa yang terjadi? Kenapa kok Tuhan berkenan dengan

13:52 persembahannya Elia? Karena itu waktu itu adalah masa-masa kering sekali. Waktu itu masa-masa susah. Dan bangsa Israel mengalami kekalahan, mengalami kekeringan yang luar biasa. Dan dia sedang menunggu hujan. Waktu bujangnya suruh melihat masih ada apa itu awan sebesar telapak tangan. Dan ujungnya apa? Terjadi hujan. Apakah hujan itu hanya sekedar terjadi? Ada hal yang sudah dibayar ketika dia mempersembahkan korban. Sebelum korban itu disambar oleh api dari Allah sendiri, dia suruh bikin parit dan dituangkan air. Berapa buyung air itu? Padahal itu

14:40 masa-masa yang sulit. Air adalah komoditi yang paling mahal di zamannya karena masa kekeringan yang luar biasa. dan dia tabur itu dan ujungnya dia menuai. Tidak ada yang tiba-tiba terjadi. Semuanya itu ada hukum tabur dan tuai dalam hidup kita. Makanya di Kejadian 8 ayat yang ke-22, selama bumi masih ada, takkan berhenti musim menabur dan menuai. Dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam. Hukum ini berlaku sampai hari ini dalam segala hal. tidak hanya sekedar keuangan, tidak hanya sekedar tindakan perbuatan, tidak hanya sekedar mukjizat, semuanya itu

15:26 terjadi. Dan sekarang kita akan lihat apa yang terjadi dengan seseorang ini. Kita lihat di kisah para rasul pasal yang ke-9. Hasil dari seseorang yang melakukan sesuatu yang powerful dan Tuhan dapatin berkenan. Di Kisah Para Rasul pasal yang ke-9 mulai ayat yang ke-32. Pada waktu itu Petrus berjalan berkeliling mengadakan kunjungan ke mana-mana. Dalam perjalanan itu ia singgah juga kepada orang-orang kudus di Lidah. Di situ didapatin seorang bernama Eneas yang telah 8 tahun berbaring tidur karena lumpuh. Kata Petrus kepadanya, "Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau. Bangunlah dan bereskanlah tempat

16:12 tidurmu." Seketika itu juga bangunlah orang itu. Semua penduduk lidah dan Saron melihat itu. Lalu mereka berbalik kepada Tuhan. Perhatikan di ayat yang ke-36. Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita. Dalam bahasa Yunani namanya Dorkas. Perhatikan di garis bawah ini. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Garis bawi. Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas lidah dekat dengan Yope. Ketika murid-murid

16:58 mendengar bahwa Petrus ada di lidah, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan, "Segeralah datang ke tempat ini." Maka berkemaslah Petrus dan berangkatlah bersama-sama dengan mereka. Setelah sampai di sana, dibawa ke ruang atas dan semua janda datang berdiri dekatnya. Dan sambil menangis, mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian yang dibuat dorkas waktu ia masih hidup. Waktu ia masih hidup di perempuan ini banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Di ayat yang ke-36-nya perhatikan di ayat yang 40. Tetapi Petrus menyuruh mereka keluar lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata, "Tabita, bangkitlah." Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk. Petrus

17:45 memegang tangannya dan membantu ia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda lalu menunjukkan kepada mereka bahwa perempuan itu hidup. Tahu enggak apa yang membuat Tabita hidup? Tahu enggak apa yang membuat Tabita menjadi orang spesial? Karena perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Ini tidak gampang buat orang yang hari ini. Makanya harusnya jadi orang Kristen itu yang murah hati. Bapak, Ibu meski tahu dari semua berkat, dari semua rupiah yang Bapak, Ibu terima, ada bagian yang harusnya untuk memberi makan orang susah, untuk benih, untuk ditabur. Bukan untuk dirimu sendiri. Kalau kamu fokuskan pada

18:32 kebutuhanmu sendiri, kau akan mengalami banyak kekurangan. Cornelius doanya berkenan di hadapan Tuhan. Karena apa? Dia perwira yang baik dan murah hati. Ada banyak sekali contoh. Saya pernah khotbahkan ini beberapa tahun lalu, tahun lalu di di Surabaya. Kalau doamu pengin dijawab, ada bagian yang harus kamu lakukan. Kalau kau pengin ngalami terobosan, ada bagian yang harus Bapak, Ibu kerjakan. Tidak bisa hanya mengharapkan berdoa tok tanpa melakukan segala sesuatu. Iman tanpa perbuatan pada hakikatnya adalah mati. Ada bagian yang harus kita kerjakan. Kamu pengin ngalami terobosan keuangan, engkau harus mulai

19:18 melakukan segala sesuatu dimulai dengan tanganmu. Ingat tentang janda Sarfat itu. Dia diberkati dari permulaan dari apa yang dia miliki. Dia tabur dulu dan ujungnya dia ngalami kelimpahan. Ingat tentang janda istrinya Nabi. Istrinya Nabi yang hutangnya banyak dan anaknya mau dijadikan budak. permulaan mukjizatnya dimulai dari apa yang dia miliki. Satu bully minyak. Dia disuruh pinjam bully ke tempat lain dan akhirnya itu dilipat gandakan. Kalau pengin engkau ngalami terobosan dimulai dari apa yang Bapak Ibu miliki hari ini. Beri yang terbaik untuk Tuhan. Pakai hikmat dan pengertian dan tanya Tuhan. Engau ngalami kekurangan, gak memiliki

20:05 apa-apa, hutangmu banyak sampai bingung kondisi ekonomimu sulit. Tuhan sanggup memberkatimu. Hidup dalam anugerah. Hidup ngalami terobosan dimulai dari apa yang kamu miliki. Pak, saya enggak punya uang. Pak, saya enggak punya deposito. Pak, saya enggak punya barang berharga. Tapi kamu punya tangan, kamu punya hikmat dan pengertian. Karena selama ini kamu belajar firman, ngapain belajar firman, enggak ngerti apa-apa. Makanya orang Kristen tidak mungkin jadi orang Kristen yang bodoh. Karena ada Roh Kudus, ada hikmat, pengertian. Saya enggak habis pikir dengan orang Kristen yang enggak mau melakukan apa-apa dan berharap ngeklam ngeklaim janji Tuhan, ya kamu tambah miskin, tambah melarat, tambah kekurangan. Ada bagian yang harus kita kerjakan. Besaliel dan Aholiab diberkati dari apa? Dari keahlian yang

20:52 Tuhan taruh di dalam dirinya. Dia mengerjakan segala sesuatu dan lakukan. Dan sesungguhnya dia diberkati. Bapak, Ibu, engkau pengin ngalami terobosan secara finansial dimulai dari apa yang Bapak, Ibu miliki. Tuhan bekerja dari sana dan Tuhan akan buat sesuatu yang ajaib. Engkau pengin suamimu ngalami pertobatan? Dimulai dari lidah bibirmu, engkau harus melayani dengan baik. Engkau harus bertobat sungguh-sungguh, Pak. Suami saya yang perlu bertobat kok. Kenapa saya yang suruh bertobat? Karena pemulihan dimulai dari hidupmu. Kamu yang ngerti firman. 1 Petrus pasal yang ketiga mulai ayat yang pertama. Kalau didapatin suami kelakuannya gak bertobat, dimenangkan oleh kelakuan istrinya tanpa perkataan. Istrinya yang bertobat dulu

21:40 dari mulut yang jahat, dari sikap yang jahat. Layani yang terbaik, lakukan yang terbaik. Tabur dulu benih yang luar biasa, yang terbaik. Maka engkau akan menikmati hasil yang luar biasa baik. Ketika saya mulai cari benih-benih. Saya cari ke tukang supplier eh bibit-bibit yang bagus sekali. Saya pilih bibit yang bagus dan hasilnya apa yang saya tanam? Pohonnya jadi bagus dan pasti hasilnya bagus. Kalau benihmu benih yang terbaik kamu lakukan, kamu tabur, kamu akan tua yang baik. Masalah apapun juga malah sikapmu, perkataanmu, kamu ngomong yang baik, kamu akan tua yang baik. Kamu ngomong yang buruk, kamu akan ngalami hal yang buruk. Kamu pengin diberkati, tabur.

22:26 Sampai hari ini kita tiap minggunya kita kasih makan banyak orang sekalipun gak banyak. Dan sampai hari ini saya pun diberkati Tuhan. Ada bagian yang harus saya kerjakan dan Tuhan cukupin semua kebutuhan saya. Saya pernah pernah saksikan ini dulu waktu dulu. Sekarang kan semua serba digital. Zaman dulu itu harus belajar itu pakai buku yang tebal-tebal. Saya cari Jimsongord dan ternyata di semua toko buku di Jakarta itu gak ada. Kalau mau beli harus impor. Itu 3 bulan 4 bulan. Harganya waktu itu hampir R jutaan lebih. Nunggu 3 bulan. Lama sekali. Saya

23:13 pengin punya buku ini karena ada tiga bahasa. ada bahaya bahasa Yunani, Ibrani, dan Haramu. Saya pengin belajar dari bahasa aslinya strong konkord. Sekarang mudah sekali dicari di aplik aplikasi mudah sekali dicarinya. Dulu enggak ada. Dan saya berdoa, Tuhan, aku mau beli buku ini mahal sekali. Waktu itu saya cari buku itu tahun 2000-an, 2000 awal. 2001, 2022, 2002 itu masih jarang sekali dan mahal buat saya. R juta itu waktu itu mahal sekali menurut saya. Dan ternyata suatu hari ada teman hamba Tuhan dia terkoneksi dengan Kennet Hegin Ministry

23:59 dan ternyata dia dikirim buku. dikirim buku salah satunya dikasihnya ke saya, "Pak, nanti saya kasih buku ya, ditaruh di meja, di ruangan." Ternyata waktu setelah ibadah saya lihat, "Ih, lah ini kan buku yang saya pengin beli ini, ternyata saya dikasih saya buat belajar sampai hari ini." Tahu enggak kenapa saya diberkatin buku itu? Dulu sebelum saya khotbah, saya suka baca buku sekali. Sekarang itu toko buku Kristen itu banyak yang bangkrut karena orang Kristen enggak suka baca. Bapak, Ibu, ada masalah loh kalau engkau enggak suka baca, ada masalah kamu dengan membaca firman. Orang yang enggak suka baca pasti malas baca firman. Tapi puji Tuhannya sekarang itu ada audio, Alkitab audio yang Bapak, Ibu bisa download, bisa dengarin yang pagi malas

24:44 baca. Kalau engkau punya masalah dengan malas baca, kamu akan susah mengerti kebenaran firman Tuhan. Nah, waktu dulu dari awal-awal saya pelayanan, saya ee waktu itu setiap mau khotbah saya selalu tabur buku, buku-buku yang memberkati saya. Ada buku bagus judulnya mengalami kedalaman Yesus Kristus. Bapak, Ibu mesti cari buku itu yang nulis Madam Jin Guyon judulnya mengalami Yesus Kristus. Itu buku bagus sekali mengubahkan saya. Saya tabur banyak sekali buku itu dan selamat pagi Roh Kudus yang ditulis Benny Hindu mengubahkan jam doa saya. Saya tabur banyak buku itu. Dari saya tabur itu apa yang terjadi? Saya ternyata menuai buku

25:33 yang saya cari. Bapak Ibu tabur buku kamu akan tuai buku. Kamu nabur duit kamu akan tuai duit. Kamu nabur kebaikan, kamu akan nuai kebajikan. Apapun yang Bapak Ibu tabur itu yang suatu hari Bapak Ibu akan tuai. Sebab hukum tabur tua itu akan berlaku. Orang dunia nyebutnya karma atau hukum imbal balik. Dan itu menurut Alkitab namanya hukum taburai dan itu tetap berlaku selama bumi ini masih ada. Coba sekarang kita lihat di Kejadian pasal yang ke-26 ayat yang ke-12. Perhatikan baik-baik. Banyak orang pengin kaya seperti Isak. Banyak orang pengin ngalami kelimpahan seperti Abraham. Banyak orang pengin hidup bermewah-mewahan, tapi lihat apa yang

26:19 dikerjakan dahulu. Maka menaburlah Isak di tanah itu. Dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil 100 kali lipat sebab ia diberkati Tuhan dan ujungnya dia semakin kaya dan bertambah kaya. Ada bagian dulu yang harus kita kerjakan kalau kita pengin ngalami sesuatu yang ilahi. Bapak, Ibu, kau pengin ngalami terobosan atas anakmu, atas istrimu, atas suamimu, ada bagian dulu yang Bapak, Ibu tabur. Sikapmu, tindakanmu, perlakuanmu. Engau meski hormati, engkau meski hargai, engau mesti tempatkan pada tempat yang tepat. Engkau belajar tunduk, engau mesti respek, engkau harus belajar mengasihi, mengampuni. Apakah gampang? Tidak mudah sekali. Meski

27:06 kontinue terus seperti saya tanam pohon. Saya tanam dari sekitar 50 pohon, ada beberapa pohon yang gagal. Setiap hari saya rawat, saya kasih pestisida, saya kasih pupuk. Tapi kita juga lihat di sisi yang lain ketika ternyata memang tidak menghasilkan. Ya, kalau kita ini pengin melihat hasilnya, kita itu harus kerjakan secara kontinue. Sungguh-sungguh. Lakukan kebaikan itu harus setiap hari dan jangan pernah lelah. Dan ujungnya kamu akan menikmati. Jangan jangan lelah berbuat baik karena pada waktunya engkau akan menikmati hasilnya. Pak, gak gampang, Pak mengasihi orang yang menyebalkan itu. Siapa bilang

27:52 gampang? Memberkatin orang yang jengkelin apakah mudah? Gak mudah. Mengasihin orang yang menyakitin tidak mudah. Justru kasih yang benar-benar real dan nyata adalah praktiknya pada waktu kita mengasihi orang yang enggak layak dikasihi. Bukankah kita ini juga sama orang yang dulunya enggak layak dikasihi Tuhan, sekarang diangkat menjadi anak kesayangannya Tuhan? Karena kita sebenarnya enggak layak dikasihi, tapi kita dikasihin Tuhan. Tapi banyak orang tidak bisa mengasihi orang lain yang menyebalkan, menjengkelkan. Kalau kau pengin ngelihat terobosan orang lain diubahkan melalui hidupmu, kamu lakukan bagianmu. Isak melakukan bagiannya. Dia menabur. Menabur itu tidak mudah, Bapak, Ibu. Enggak harus tekun, engau harus setia,

28:40 engau harus kerja keras. Isak menabur di tanah itu. Tanah harus dibajak dulu, digali dulu, disiangin, dipupuk, disiramin, baru pohonnya akan berbuah. Saya lakukan itu, saya siramin, saya pupuk rumputnya saya siangi, saya cabutin rumput-rumputnya, gulma-gulmanya saya buangin supaya akhirnya pohon yang saya tabur, benih yang saya tabur itu berbuah. sama dengan segala sesuatu yang kita perbuat hari ini. Banyak orang tidak akhirnya tidak tahan, tidak konsisten, dan akhirnya lelah karena apa yang dilakukannya enggak ada hasilnya. Jangan jemu-jemu berbuat baik karena pada waktunya engkau akan menuai.

29:26 Jangan pernah berhenti. Seperti apa yang dilakukan Isak, dia menabur terus dan ujungnya dia mendapatkan hasil 100 kali lipat. diberkati Tuhan. Luar biasa. Coba sekarang kita lihat lagi di 2 Korintus pasal yang ke-9 ayat yang keenam. Camkanlah ini orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit. Kamu pengin diberkati secara keuangan, tapi kamu naburnya sedikit. Coba perhatikan ini yang selama ini hidupnya kurang, hidupnya susah. rekeningmu sedikit nilainya itu nolnya kurang banyak itu beberapa orang nolnya sampai 16 itu sampai 20 malahan duitnya banyak sekali ini. Tapi orang yang kekurangan coba perhatikan dari berkat itu kamu taburnya ke mana? Menabur itu

30:13 bukan hanya berbicara kasih persembahan ke gereja atau kasih persembahan ke pendeta. Ada orang-orang di sekitarmu yang kekurangan kasih makan mereka. ada keluargamu. Kalau masih ada orang tua, urusin dengan baik, layani dengan baik orang tuamu. Jangan disia-siakan orang tua. Anak-anak, engkau harus belajar menghormati orang tuamu. Kalau udah orang tua sudah enggak bisa ngapa-ngapain, urusin dengan baik, layani dengan baik. Saya ini masih ada mama, mama mertua. Mama saya, mama kandung saya itu ada di Malang. Mama mertua saya itu ada di di Jakarta. Sasama masih Jakarta Barat, tapi jaraknya beda perumahan. Saya tinggal di Puri di Kebon Jeruk. Terus mama saya

30:59 tinggal di Dutamas. Nah, kalau saya di Jakarta saya tiap 2 hari sekali pasti ke rumah Mama. Pasti selama saya di Jakarta, saya belajar menghormati orang tua saya. Kita urusin saya dengan istri saya urusin mama, mertua mama saya. Kita urusin dengan baik. Dengarin baik-baik. Menabur tidak hanya berbicara untuk ke gereja. Bu Jeni tidak butuh persembahanmu. Bapak, Ibu, kalau kau pengin ngalami terobosan keuangan, kau harus belajar menabur. Urusin keluargamu yang kekurangan. Kalau yang hutang-hutang mau hutang jangan dilayanin. Karena Bapak Ibu bukan bank yang harus meminjamin. Dengarin baik-baik ini. Kalau Bapak Ibu maksa minjamin keluargamu dengan rela,

31:47 engkau harus merelakan uangmu enggak akan balik. Tapi jauh lebih baik memberkati secukupnya. Karena nanti kalau kamu paksa memberi hutang terus hutangnya enggak dibayar, hubunganmu tidak baik. Ngerti apa enggak ini? Kalau ada orang yang hutang lebih baik suruh pinjam sama bank. Karena Bapak Ibu bukan bank yang harus memberi pinjaman. Saya ini pendeta. Banyak sekali orang yang mau pinjam duit sama saya karena saya dianggapnya ini pendeta kaya raya. Ya puji Tuhanlah. Tapi saya ini bukan bank. Kalau orang pinjamannya buat makan mendingan kita berkati. Tapi kalau pinjamnya banyak, kita memang enggak mau pinjamin, kita berkatin secukupnya. Jangan paksakan memberikan pinjaman.

32:35 Itu tidak mendidik gitu. Itu tidak memang kok, Pak. Kok kita ini kejam enggak punya kasih. Memang kita harus kejam loh dalam hal itu loh. Supaya Pak, hubungan kita itu baik dengan saudara, hubungan kita baik dengan orang lain. Banyak orang hubungannya putus gara-gara hutang. Betul apa tidak? Siapa yang hutangnya enggak dibalikin kamu kesal? Salahmu sendiri kamu memberi hutang. Kalau Bapak, Ibu sudah rela memberikan pinjaman, jangan pernah berharap dengan sepenuh hatimu uangmu balik. Anggap aja merelakannya. Nek kamu harapkan terus kamu enggak mendapatkan uang yang dipinjam itu balik, kamu kesal hubunganmu dengan orang lain. Ngawur. Saya berdoa di sini enggak ada yang suka

33:22 pinjam di sini. Ini orang yang mukanya diberkatin semua. Katakan amin. Saya berdoa kalian justru memberkati orang yang kesusahan. Belajar menabur, memberkati orang-orang yang susah di sekitarmu. Urusin orang tuamu. Bantu orang-orang yang amin-amin Bu. Orang-orang yang kekurangan. Jangan sampai Bapak, Ibu malah yang kekurangan. Kalau Bapak, Ibu kekurangan, berarti ada yang salah dengan pengelolaanmu. Alkitab katakan, "Kamu menabur sedikit, kamu akan menuai sedikit. Camkanlah orang yang menabur sedikit akan menuai sedikit. Orang yang menabur banyak akan menuai banyak." Saya ngomong menabur tidak hanya sekedar berbicara uang.

34:07 Menabur keintiman dengan Tuhan itu juga penting. Saya menabur keintiman dengan Tuhan. Apa yang saya kerjakan setiap hari saya lakukan dengan sepenuh hati. Mau melayani dua orang, tiga orang, empat orang. Dulu saya lakukan dengan sepenuh hati. Apapun yang dipercayakan terhadap sesuatu dalam hidup saya, saya kerjakan dengan sepenuh hati. Orang gak lihat, orang gak perhatikan. Kan kebanyakan orang itu senangnya melakukan segala sesuatu yang dilihat orang kan, dilihat suamimu, dilihat keluargamu, dilihat orang, di panggung, di mimbar supaya dapat tepuk tangan. Tapi kalau kamu di ruang tersembunyi, kamu enggak setia melakukannya. Percuma dan sia-sia. Saya lakukan bertahun-tahun. Enggak ada yang melihat, enggak ada yang ngundang,

34:55 enggak ada yang memperhatikan, enggak ada yang kasih tepuk tangan, enggak ada kasih pujian. Saya lakukan di belakang layar sepenuh hati saya. Saya bangun keintiman. Saya doa, saya puasa, saya belajar firman, saya persiapkan diri saya. Dan ujungnya suatu hari Tuhan bawa ke dalam level kehidupan yang berbeda. Sama apapun yang Tuhan mau percayakan dalam hidupmu, lakukan dengan sepenuh hati. Katakan amin. Jangan hitung-hitungan melakukan segala sesuatu itu. Kamu enggak dipuji orang, ngomel grutuh. Ke salon enggak dipuji suamimu udah cemberut. Udah apa adanya. Kalau kamu lakukan segala sesuatu untuk

35:41 Tuhan, ujungnya Tuhan akan promosi hidupmu kok. Orang yang sudah ngerti firman, orang yang dewasa di dalam Tuhan itu tidak butuh pengakuan orang lain. Katakan amin. Kalau Bapak, Ibu masih pengin pengakuan dari orang lain, artinya engkau belum mati terhadap dirimu sendiri. Engkau harus mati terhadap dirimu sendiri. Mau diakuin orang, enggak diakuin orang, selama kamu jalan sama Tuhan, Tuhan akan buat sesuatu yang ajaib dalam hidupmu kok. Ngapain pusing dengan perkataan orang lain? Dengarin baik-baik. Selama kita hidup benar di hadapan Tuhan, selama kita jalan dalam kekudusan dan kesucian, orang itu boleh ngomong apa saja. Terserah mereka karena kita enggak bisa rem mulutnya orang. Kita jalan terus, kita enggak pusah-pusingin perkataan

36:27 orang lain. Jalan terus. Kamu jalan bersama Tuhan, kamu hidup dalam keintiman. bangun tabur keintimanmu bersama Tuhan, hidupmu pasti berbeda. Dengarin baik-baik. Tuhan mau pakai Bapak Ibu semuanya dalam level kehidupan yang berbeda. Tidak hanya berhenti sampai hari ini. Engkau akan melakukan banyak hal yang ajaib dan dahsyat di sepanjang umur yang Tuhan masih percayakan. dimulainya dengan hari ini. Dan engkau harus menabur hidup yang berbeda. Hidup di dalam keintiman dengan Tuhan yang orang gak perhatikan. Yang orang tidak pernah lihat karena kita lakukan di tempat tersembunyi. Saya lakukan setiap hari belajar membangun keintiman

37:13 dengan Tuhan. Orang tidak tahu yang tahu istri saya. Dan saya mau pertajam itu terus setiap hari. Banyak orang senangnya di mimbar. Banyak orang senangnya dipuji orang. Tapi tidak mau menabur di tempat tersembunyi bersama Tuhan. Dengarin baik-baik. Kalau pengin hidupmu berbeda 2 tahun, 3 tahun ke depan, mulai tabur keintimanmu dengan Tuhan dalam dimensi yang berbeda, dalam hubungan yang berbeda, dalam kedalaman yang berbeda. Jangan hanya berdoa 10, 20, 30 menit. kamu sama Tuhan merasa sudah dekat sama Tuhan itu bikin laporan tuh kebanyakan kalau Bapak Ibu ini hanya doa 30 45 menit itu setiap hari kamu hanya cerewetnya sama Tuhan tuh bukan main loh pengin diberkati pengin di

38:00 ngalami terobosan anak cucu diberkati suami diberkati usaha diberkati mengalami kesehatan dan lain sebagainya loh tanpa mau kenal Tuhan tanpa mau membangun keintiman tidak heran hidupmu tidak akan ke mana-mana harus mulai hari ini bangun keintiman yang Berbeda ini menabur loh. Keintiman ini seperti menabur benih di hadapan Tuhan. Kamu nempel dengan Tuhan, ujung hidupmu itu memiliki dampak. Hidupmu tidak berhenti hanya di dapur, di kantor, di perusahaan, di toko, di pabrik, terus pulang enggak ngalamin apa-apa. Hidupmu akan memberi dampak bagi banyak orang. Katakan amin. Amin. Hidupmu berharga. Akan ada banyak orang dijamah, dipulihkan, diubahkan

38:46 melalui apa yang kamu kerjakan dan kamu lakukan. Jalan sama Tuhan setiap hari. Engkau harus bertumbuh dewasa. Engkau harus powerful. Engkau harus kuat. Sebentar. Engkau harus kuat. Engkau harus teguh, harus dewasa. Ngerti firman. Ketika ngadapin masalah, tahu persis ayat dan pasal mana yang harus dipakai dan dikerjakan. Amin. Tidak hanya minta didoain, ditumpangi tangan. Kamu minta didoain terus ketemu pendeta yang urapan ditumpangi tangan terus. Lama-lama diurapi minyak, rontok semua rambutmu. Nanti kejar Tuhan dan cari Tuhan. Hidup benar di hadapan Tuhan, kamu dewasa akan dipercayakan segala sesuatu yang

39:33 powerful. Amin. Coba kita lihat hukum tabur tuai akan tetap berlaku. Tidak hanya masalah keuangan, tidak hanya masalah perkara rohani, semuanya berlaku. Di Galatiaan 6 ayat yang ke-8 perhatikan baik-baik. Sebab barang siapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan dari dagingnya. Tetapi barang siapa menabur dalam roh, ia akan menuai hidup yang kekal dari roh itu. Tabur tua itu tidak hanya berbicara tentang uan dan perkara jasmani, perkara rohani pun juga sama kok. Di Amsal pasal yang ke-22 ayat yang ke-8 perhatikan. Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana.

40:19 Orang yang menabur kecurangan akan menuai bencana. Coba selama ini hidupmu penuh bencana. Penuh konflik, penuh trouble, penuh masalah terus sama suami bermasalah, sama anak bermasalah, sama mantu bermasalah. Coba dicek mulutmu trouel apa enggak, bawel apa tidak, suka menghakimin apa tidak, suka komplain apa tidak. Jangan-jangan kamu menabur dalam kedagingan. Isinya komplain, ngeluh, grutu, ngomel, terus nyacatin wong terus benkno dan apa yang terjadi? Ya, kamu tu trouble enggak disukain banyak orang. Kamu menabur dalam daging. Coba sekarang tabur senyum dulu. Coba tabur senyum kanan kirimu ada orang enggak di kanan kiri tuh? Kamu senyum dulu di di layar

41:07 kamu senyum kan kelihatan cantik tuh. Benar enggak? Manis semuanya. Ibu Alina, Bu Endang, Bu Kimha, Bu Lidiawati, Bu Jeni. Kalau senyum kan cantik-cantik kelihatan ketok enom kabeh to. Coba sekarang mecucu opo mecucu ki opo? Mulute dimonyongin dikit itu loh. Elek apa cantik? Ngelek enggak karu-karuan. Kamu dalam kondisi mulut mecucu juga enggak bisa nyembah Tuhan loh. Benar apa tidak? Hah? Kalau dalam kondisi kesal bisa nyembah Tuhan enggak? Terus lagi kondisi muara jengkel, mulutnya baru ngomel-ngomel. Terus Pak Jim ajak nyembah ke kusembah terus mulutnya kwaku semua. Betul apa tidak?

41:54 Gak bisa. Makanya banyak orang trouelnya 2 centti di bawah hidung. Opo itu lambe ndak terkontrol. Nek lambene ndak terkontrol banyak menabur dalam kedagingan menuai dalam bencana. Tapi di sini mulutnya manis, sedap didengar patut dipuji sebut kebajikan. Mulut yang penuh kabar baik. Amin. Mulutnya manis semuanya. Udah dikasih lipstik yang mahal dan ngomongnya manis. Suami juga adem dengarnya. Anak cucu, mantu juga adem. Ngomongnya firman Tuhan. Oh, mulutnya orang Nobel woman. Mulutnya orang yang bijaksana. Amin. Perhatikan ya. Bab. Sebab barang siapa

42:41 menabur dalam daging yang menuai kebinasaan. Coba dicek selama ini dalam setiap hari kadang kita perlu rekam kok apa sih yang keluar dari lidah bibir kita itu apa? Karena perkataan kita itu seperti benih loh. Dan itu perkataan itu akan berbalik kepada kita. Makanya Alkitab akan katakan hidup dan mati dikuasain lidah. Siapa menggemakannya akan makan buahnya. Perhatikan ya. Hidup dan mati dikuasain lidah. Di Amsal 18 ayat 21 kalau enggak salah. Siapa menggemakannya akan makan buahnya. Siapa yang menggemakannya menggemakan yang buruk kamu akan makan buah yang buruk. Kamu menggemakan yang baik kamu

43:26 akan memakan buah yang baik. Amin. Kita mau menikmati buah kebajikan dalam kehidupan kita. Kita akan menikmati terobosan. Kita akan menaik menikmati kebajikan dalam hidup kita. Nanti baca kisahnya Kornelius, baca kisahnya Elia. Bagaimana dia melakukan menabur benih sesuatu yang ilahi dalam apa yang dikerjakan. Dia akan mengalami terobosan, dorkas. Banyak hal yang ajaib. Lihat, ingat tentang kisahnya Martha dan Maria. Dan Tuhan ngomong sama Maria, Maria setelah melakukan bagian yang terbaik. Tahu enggak gara-gara Maria melakukan

44:14 bagian yang terbaik itu diingat Tuhan. Ujungnya saudaraanya, saudaranya namanya Lazarus yang sudah mati itu dibangkitkan Tuhan. Nanti kisah baca kisah ceritanya itu, Bapak, Ibu. Semua yang kita kerjakan, apapun itu, semuanya dilihat, diperhatikan, dihitung oleh Tuhan. Tuhan punya hitung-hitungan dalam kehidupan kita ini. Kamu mau tinggal menikmati dari apa yang kamu kerjakan hari ini. Kamu menabur yang baik, kamu akan menai yang baik. Kamu menabur kebajikan, kamu akan nuai kemurahan Tuhan. Kamu menabur uang, kamu akan tuai uang. Makanya perhatikan ini orang yang pelit nih. Perhatikan ya, Ibu-ibu ya. Siapa yang suka ke pasar suka nawar-nawar kayaknya

45:00 enggak ada ya. Kalian kalau ke pasar beli kangkung R5.000, kamu tawar Rp3.000. Itu kasihan itu tukang sayurnya ya. Dia untungnya itu enggak seberapa. Siapa ke pasar buah ke tretes mungkin kamu nuwarnya sampai melat cicil-mcicil gitu. Dengarin baik-baik ya. Sama pedagang kecil jangan ditawar. Nek kamu pelit sampai seperti itu kamu nanti malah kekurangan. belajar menabur. Kalau digetok terlalu tinggi ya perlu ditawar. Tapi untuk pedagang-pedagang sama mbok-mbok yang kucelwar keterlaluan itu uang R5.000 R.000 tidak berarti buat kita. Kita parkir seharian di mall bisa habis

45:45 Rp70.000. Kita sekali ngopi Rp50.000. Makan di restoran berapa sekali makan di restoran? Mana cukup Rp200.000, tapi Rp10.000, R.000 itu berarti buat pedagang-pedagang kecil. Jangan terlalu gigir. Belajar murah hati. Katakan amin. Kok angel iki mbok-mbok, ibu-ibu i disuruh anu kok. Amin ya murah hati. Jangan ditawar kalau ada mbok-mbok jualan di pasar. Jangan nawar-nawar. Kasihan mereka belajar murah hati jangan perhitungan. belajar jadi orang yang memberkati orang yang kekurangan. Hidupmu tidak akan pernah kekurangan. Tuhan tidak pernah berhutang dengan kita. Tuhan itu tidak pernah berhutang dalam hal apapun. Kamu

46:33 melakukan hal yang baik kepada orang yang kesusahan. Kamu seperti memiut angangin Tuhan dan Tuhan akan buat hidupmu hidup dalam berkelimpahan. Saya tidak pernah melihat orang-orang yang sampai hari ini ya, orang-orang yang suka menabur, melakukan kebaikan, melakukan kebajikan hidupnya susah. Orang yang saya tidak pernah melihat orang yang takut akan Tuhan hidupnya benar di hadapan Tuhan itu sampai hidup menderita. Saya tidak pernah melihat. Tuhan pelihara, Tuhan jagain, Tuhan proteksi, Tuhan lindungi. Hari ini kamu pengin terobosan apa? Lakukan bagianmu. Amin. Engkau ngalami kesusahan dalam keuangan, tabur. Belajar menabur. Memberkatin orang-orang yang susah. Berkatin orang

47:20 tuamu. Berkati tetanggamu yang enggak bisa makan. Kasih makan buat mereka. Saya seringkiali dikirim makanan sama jemaat. Padahal saya udah jaga pola makan. Tapi kenapa kok saya sering dikirim makanan? Macam-macam. Karena saya sering kasih makan orang. Karena apa yang saya tabur pasti saya akan tu. Seringki saya memberkati orang-orang yang sederhana dan Tuhan pelihara saya sampai hari ini. Kadang saya ngomong manis menghargai orang-orang yang status sosialnya lebih rendah, memperlakukan security dengan tepat. OB mungkin atau siapapunlah saya perlakukan dengan baik. Saya di mana-mana dikasihin orang.

48:07 Kita harus belajar menabur sikap, tindakan, perbuatan di mana pun dengan sikap baik. Jangan angkuh, jangan sombong, jangan berlagu, jangan sok-sokan. Kamu belajar menabur sikap yang baik, kamu akan menuh yang baik. Kalau hari ini kamu pengin melihat suamimu mengalami pertobatan dilawat Tuhan, dimulai dengan kau harus menabur sikap, tindakan, perbuatan, melayani dengan baik. Engkau akan melihat suamimu di lawat Tuhan. Jangan dihakimin, jangan dituding-tuding, jangan diomongin. Ibu-ibu suka enggak ee bangkit-bangkitin apa istilah orang Jawa itu ngundat-ngundat kelakuannya buruk suamimu? Kelihatannya enggak ada semua di sini ya. Di negara Konoha banyak sekali itu yang kalau suam kalau

48:54 suaminya bikin kesalahan diomongin yang 5 tahun yang lalu, 10 tahun yang lalu, gak perlu. Kita hidup bukan untuk masa lalu. Kita hidup untuk masa depan. Omongin yang baik tentang suamimu. Suamiku romantis, suamiku diberkati, suamiku dipakai Tuhan, suamiku bertobat, suamiku sayang dengan aku, luar biasa cintanya. Dan dia dipakai Tuhan luar biasa. Kita perkatakan semua janji Tuhan tentang orang-orang yang menyebalkan itu. Maka kita akan melihat terobosan. Amin. Angel apa enggak? W angel. Dengar khotbah gampang kan? Melakukannya kamu akan nangis jerit-jeritan. Aduh, Pak, kok angel ya, Pak? Wis menyebalkan aku disuruh senyum. Waduh, Pak, mencno, Pak. Tapi itulah yang harus kita

49:41 lakukan. Dengarin baik-baik. Menabur itu tidak gampang. Tapi ketika kita lakukan bagian kita, kita akan melihat terobosan. Amin. Ketika kita mau belajar melakukan kebaikan, ngomong yang manis itu tidak mudah. Kalau ngomong yang manis sama orang yang manis gampang. Apa enggak ngomong baik sama Bu Jeni? Enak enggak? Bu Jeni loh sukanya ngobrol suka bercanda. Itu diajak ngopi isinya ngobrol itu nyantai-nyantai. Itu karena apa? Orangnya baik. Tapi kalau ketemu orang yang bencekno kita ngomong manis gampang enggak? Hah? Gak mudah. Justru kita tabur benih yang baik, kita akan tua yang baik. Amin. Katakan amin. Saya berdoa tidak ada

50:27 orang yang tidak mengalami terobosan. Karena terobosan dimulai dari apa yang kita kerjakan dahulu. Musa dipakai Tuhan dari apa yang dia miliki. Janda Sarfat ngalami terobosan dari apa yang dia miliki. Istrinya nabi janda itu dia ngalami terobosan dimulai dari apa yang dia miliki. Hal yang sama juga akan terjadi dalam hidupmu dimulai dari apa yang Bapak Ibu miliki. Engkau akan melihat terobosan. Kau akan melihat breakthrough. Hidupmu dipakai Tuhan luar biasa dan berdampak bagi banyak orang. Hidupmu akan dibawa dalam level kehidupan yang berbeda, dalam urapan hikmat yang berbeda. Katakan amin. Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Kami matraikan dengan darah, anak dombala. Firman nempel dalam hati kami. Berhari-hari berminggu-minggu berbulan-bulan firman jadi kehidupan.

51:13 Dan mau berdoa setiap orang yang hari ini mendengar firman ini diubahkan, dilawat, dijamah Tuhan diubahkan Tuhan. Terima kasih Tuhan. Kami kembalikan semua untuk hormat kemuliaan bagi nama Tuhan. Dalam nama Yesus. Haleluya. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube