PENYEMBAHAN PALSU - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya penyembahan yang lahir dari hati yang mengasihi Tuhan, bukan sekadar ritual atau kebiasaan. Dijelaskan bahwa penyembahan sejati membawa kepuasan dan pemulihan, serta memampukan kita untuk menyenangkan hati Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain. Selain itu, video ini juga menekankan pentingnya membangun hubungan yang intim dengan Roh Kudus setiap hari agar kita dapat hidup dalam kuasa dan otoritas-Nya.

  • Penyembahan sejati lahir dari hati yang mengasihi Tuhan.
  • Hubungan yang intim dengan Roh Kudus membawa kuasa dan otoritas.
  • Perlu menyengaja dan membangun hubungan dengan Tuhan setiap hari.

Pembukaan

Ucapan syukur dipanjatkan atas berkat dan penyertaan Tuhan. Kerinduan untuk menyenangkan hati Tuhan dan mengalami hadirat-Nya yang dahsyat dinyatakan. Doa dipanjatkan agar Roh Hikmat, Wahyu, dan Pengertian memenuhi setiap orang.

Pentingnya Penyembahan yang Lahir dari Hati

Penyembahan adalah bukti kasih kita kepada Tuhan, yang diekspresikan melalui pujian dan pengagungan. Penyembahan yang tidak lahir dari hati yang mengasihi Tuhan adalah palsu. Ketika kita menyembah dengan hati yang mengasihi Tuhan, pujian dan pengagungan mengalir dari dalam diri kita karena kita telah merasakan kebaikan-Nya.

Kepuasan Sejati Hanya Ditemukan dalam Tuhan

Manusia tidak akan pernah bisa dipuaskan dengan hal-hal duniawi seperti hobi, cita-cita, harta, kekayaan, atau seks. Kepuasan sejati hanya dapat ditemukan dalam pribadi Tuhan dan hadirat-Nya. Ketika kita berjumpa dengan Tuhan dalam penyembahan, kita merasakan perasaan hancur dan ingin menangis karena kita berjumpa dengan pribadi-Nya.

Mempersembahkan Diri kepada Tuhan

Kita harus memberikan hati kita sepenuhnya kepada Tuhan dalam penyembahan. Jika pikiran kita mengembara ke mana-mana, kita hanya datang tanpa kerinduan dan kelaparan akan Tuhan. Orang yang mempersembahkan tubuhnya sebagai persembahan yang kudus, berkenan, dan sempurna di hadapan Tuhan akan mengalami perubahan dalam hidupnya.

Penyembahan yang Sejati Membawa Pemulihan dan Berkat

Orang yang memiliki kerinduan dan kelaparan akan Tuhan tahu bahwa mereka membutuhkan Dia dan tidak bisa berbuat apa-apa tanpa-Nya. Mereka menggantungkan hati mereka sepenuhnya kepada Tuhan dan memberikan pujian dan penyembahan kepada-Nya. Penyembahan membawa kita masuk ke dalam hadirat-Nya, mengenal Dia, dan memberikan yang terbaik kepada-Nya. Tuhan menyelidiki sampai kedalaman batin kita dan memberikan pengertian yang dalam tentang pribadi-Nya.

Penyembahan Bukan Sekadar Ritual

Penyembahan bukan sekadar bermain musik atau berkata-kata, tetapi lahir karena kita mencintai dan mengasihi Tuhan dari kedalaman batin kita. Manifestasinya terlihat dalam sikap, tindakan, dan motivasi kita yang benar di hadapan Tuhan. Orang yang menyembah Tuhan mendedikasikan hidupnya sepenuhnya kepada-Nya.

Membangun Hubungan yang Intim dengan Tuhan

Setiap orang harus memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan agar dari hidupnya mengalir pujian, penyembahan, dan sesuatu yang ilahi karena terbiasa tinggal di dalam hadirat-Nya. Tuhan ingin memulihkan hubungan kita seperti Adam dan Hawa, bergaul karib, dekat, dan intim dengan-Nya. Tanpa Yesus, kita tidak bisa memiliki kehidupan kedekatan dengan Tuhan.

Kuasa dan Otoritas Roh Kudus

Setelah percaya Yesus, kita harus memiliki pergaulan dan keintiman dengan Roh Kudus yang dibangun setiap hari. Roh Kudus yang sama yang mengilhami para rasul dan nabi tinggal di dalam kita dan memberikan kuasa. Orang Kristen yang dipenuhi Roh Kudus memiliki kepekaan yang tajam dan hidupnya dikendalikan oleh Roh Kudus.

Pentingnya Hikmat dan Pengertian

Dengan berjalan setiap hari bersama Tuhan dan bergaul intim dengan-Nya, kita akan mengenal kehendak-Nya dan ditarik pada pusat kehendak-Nya. Dari hidup kita akan mengalir aliran-aliran air hidup, otoritas, kuasa, urapan, hikmat, dan pengertian. Kita membutuhkan hikmat dan pengertian untuk menghadapi berbagai situasi dalam hidup.

Cinta yang Sejati Membutuhkan Pengorbanan

Orang yang mengenal Tuhan tidak mau menyakiti hati-Nya. Cinta yang sejati membutuhkan pengorbanan, kita harus mati terhadap diri sendiri, pikul salib, dan menyangkal diri untuk mengikuti kehendak Tuhan. Jika kita mengaku mencintai Tuhan tetapi tidak mau memberikan hidup kita kepada-Nya, tidak mendengar suara-Nya, dan melanggar perintah-Nya, maka cinta kita palsu.

Penyembahan yang Palsu

Sama seperti pernikahan tanpa komunikasi dan hubungan akan menuju kehancuran, demikian pula hidup yang mengaku cinta Tuhan tetapi tidak pernah bergaul dengan-Nya dan tidak mau mengerti isi hati-Nya adalah palsu. Penyembahan yang sejati lahir dari hati yang mencintai Tuhan, seperti pujian yang keluar dari hati untuk memberikan penghormatan kepada pasangan hidup kita.

Hubungan yang Ilegal dengan Tuhan

Jika kita mengaku cinta Tuhan tetapi tidak memiliki hubungan dengan-Nya, maka hubungan kita ilegal. Kita tidak bisa menyembah dan bilang cinta kepada orang yang tidak kita cintai. Sama seperti hubungan dengan pasangan yang dibangun melalui lirik-lirikan, tukar nomor, dan akhirnya memutuskan untuk hidup bersama, demikian pula hubungan dengan Tuhan perlu dibangun dan dipelihara.

Paralel Mencintai Tuhan dan Sesama

Jika kita tidak suka memuji pasangan kita, kita akan susah menyembah Tuhan. Mencintai Tuhan dan mengasihi sesama adalah paralel. Dampaknya, jika kita mengasihi Tuhan, kita akan mengasihi sesama kita. Jika kita real mencintai Tuhan, kita bisa berkomunikasi dengan-Nya.

Membangun Keintiman dengan Tuhan Setiap Hari

Keintiman dengan Tuhan perlu dibangun dan disengaja setiap hari. Sama seperti hubungan suami istri perlu disengaja dan dilatih, demikian pula hubungan kita dengan Tuhan. Daging, pikiran, dan perasaan kita tidak suka Tuhan, jadi kita harus memaksa diri untuk menyembah Tuhan agar mengenal Dia.

Bahasa Roh

Jika kita lagi kesal atau jengkel, lebih baik menyembah Tuhan dalam bahasa roh untuk membangun manusia roh kita. Awalnya mungkin terasa susah karena tidak terbiasa, tetapi harus disengaja dan terbiasa. Jika kita terbiasa menyembah di rumah, maka ketika diajak menyembah di gereja akan terasa lebih enak karena kita sudah terbiasa.

Proses Menuju Kedalaman dengan Tuhan

Membangun keintiman dengan Tuhan dimulai dengan menaklukkan pikiran yang melayang ke mana-mana. Dengan meluangkan waktu setiap hari untuk berdoa dan menyembah, kita akan dibawa dari pelataran ke ruang kudus, mulai merenungkan firman Tuhan, dan akhirnya dibawa ke ruang maha kudus. Di sana, kita bisa menaklukkan diri, menguasai diri, dan menyembah Tuhan tanpa terasa.

Ruang Maha Kudus

Di ruang maha kudus, hidup kita diubahkan dan memberikan dampak. Kita mati terhadap diri sendiri dan terbiasa menyembah Tuhan. Perkataan, tindakan, doa, dan penyembahan kita menjadi begitu berkuasa. Ketika menghadapi goncangan, tantangan, himpitan, dan persoalan, kita bisa tetap tenang karena kita telah mati di ruang maha kudus.

Tidak Ada yang Instan dalam Mengikut Tuhan

Mengikut Tuhan adalah sebuah proses yang harus disengaja. Teruslah berdoa dan menyembah, taklukkan pikiran yang mengembara, sampai kita bisa berdiam diri dan mengenal Tuhan. Dalam ketenangan, kita bisa mendengar dan memiliki kepekaan dengan Tuhan seperti Elia.

Menjadi Tawanan Roh Kudus

Pecicilan dan manifestasi kedagingan harus ditaklukkan agar kita bisa masuk ke ruang kudus dan ruang maha kudus. Di sana, kita lebih tenang dan menguasai diri, menjadi tawanannya Roh Kudus. Roh Kudus akan menuntun kita ke mana pun Dia mau. Dari situ, hidup kita dibawa dalam level kehidupan dalam pengurapan dan otoritas yang berbeda.

Penutup

Doa dipanjatkan agar setiap orang memiliki kedalaman yang berbeda dengan Tuhan, penyembahan yang berbeda, dan rasa haus dan lapar yang berbeda. Ketika menghadapi masalah, kita bisa tetap tenang, rileks, dan menikmati hadirat Tuhan yang begitu dahsyat.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:02 Terima kasih buat malam hari ini. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami merindukan Tuhan lebih dari apapun juga. Gak ada yang kami bisa berikan yang terbaik kecuali penyembahan kami di hadapan-Mu. Bukti kami mengasihi dan mencintai-Mu lebih dari apun. Tuhan, lihat sampai kedalaman batin kami dan dapati kami menjadi orang yang menyenangkan hatimu. Malam hari ini kami menantikan sesuatu yang spesial. Engkau mengurapi kami dalam kedahsyatan-Mu. Ajarin kami melekat dekat dengan Kau.

0:48 Roh hikmat, wahyu, dan pengertian turun memenuhi kami dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Penyembahan itu bukti karena kita mengasihi Tuhan lebih dari apapun juga. Karena kita enggak bisa beri apa-apa sama Tuhan kecuali kita beri pujian dan pengagungan kepada Dia. Dan itu harus lahir dari hati yang mencintai Tuhan. Kalau penyembahan tanpa lahir dari hati yang mengasihi Tuhan, penyembahan kita itu palsu. Penyembahan kita itu bohong. Kita mau beri apa sama Tuhan? Dia terlalu baik sama kita kok.

1:34 Dia bawa kita sampai tempat ini, berkatin kita, berikan kesempatan kepada kita untuk hidup layak, diberkati, tidak kekurangan satu apapun. Dia terlalu baik buat kita. Tuhan terlalu baik. Enggak ada yang bisa kita berikan kecuali penyembahan yang lahir dari hati yang mengasihi Tuhan. Makanya ketika kita menyembah dari hati yang mengasihi Tuhan, dari dalam hati kita mengalir pujian, pengagungan. Bukti karena yang di dalam ini meluap keluar

2:21 karena kita mengecap kebaikan Tuhan. di Yohanes katakan Yohanes pasal yang ke-4 ayat 13, "Barang siapa minum air ini ya akan ya akan haus lagi. Kalau minum air yang ada di tempat ini, ini akan melegakkan sementara." Tapi ketika Yesus ngomong nanti baca di seluruh perikop ini, Bapak Ibu akan ngerti semuanya. Tapi Yesus berkata, "Tetapi barang siapa minum air yang akan kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya, air yang akan kuberikan kepadanya akan menjadi mata air di dalam

3:07 dirinya yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal. Ada kepuasan yang lahir dari dalam hati kita ketika kita menerima Tuhan sebagai juru selamat kita. Karena hari ini banyak orang pengin dipuaskan dengan banyak hal dan itu tidak pernah bisa memuaskan hidupnya. Dipuaskan dengan hobi, cita-cita, harta, kekayaan tidak pernah bisa memuaskan. Seks tidak bisa memuaskan. Seks itu seperti anjing ngejar ekornya, tidak pernah ketemu. Seperti manusia ngejar bayangannya, tidak bisa dipuaskan.

3:54 Manusia ini tidak bisa dipuaskan kecuali dengan pribadi Tuhan sendiri. Dan letaknya ada di dalam hadiratnya. Kenapa kok kita ketika menyembah ada perasaan yang kita rasanya hancur? Hati kita pengin menangis karena kita berjumpa dengan pribadi Tuhan. Nah, ketika kita ini masuk di dalam hadiratnya kita menyembah kita mesti berikan hati kita. L tapi kalau kamu datang ke tempat ini, pikiranmu mengembara ke mana-mana. Engkau hanya sekedar datang tanpa memiliki kerinduan dan kelaparan dengan

4:41 Tuhan. Dari tahun ke tahunmu akan tetap sama bahkan jadi bulan-bulanannya iblis. Orang yang memberi diri mempersembahkan tubuhnya sebagai persembahan yang kudus, berkenan, dan sempurna di hadapan Tuhan. Orang yang datang kepada Tuhan karena kebaikannya Tuhan, dia beri pujian kepada Tuhan. Seperti suami memuji istrinya atau istri memuji suaminya bukan karena ada apa-apa, karena mencintai. Diakui ada rasa sayang dan cinta. Betul apa enggak? Bagaimana kita bisa memuji Tuhan tapi kalau hati kita jauh dengan Tuhan?

5:27 Enggak ada rasa kekaguman, enggak ada pengenalan dengan dia, enggak ngerti maksudnya apa. Di lain itu kita melakukan dosa dan pelanggaran. Bagaimana bisa memuji Tuhan, menyembah Tuhan? Tuhan itu kudus dan suci loh. Tuhan itu begitu kudus dan suci. Makanya kita perlu dikuduskan, disucikan. Kita perlu menerima Tuhan. Kita perlu datang kepada Tuhan dengan darah-Nya yang menguduskan dan menyucikan kita. Makanya orang kalau masih berdosa, bagaimana bisa menyembah Tuhan? Apalagi hidup di dalam dosa, bagaimana bisa menyembah Tuhan?

6:12 Penyembahannya palsu dan bohong. Tapi kalau orang itu memiliki kerinduan, kelaparan, tahu butuh Tuhan, tahu perlu Tuhan, tahu sudah diselamatkan Tuhan, tahu segala sesuatu tanpa Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa, tahu hidup kita ini hari ini perlu bergantung sepenuhnya sama Tuhan. Memang kita bekerja melakukan segala sesuatu, tapi kita gantungkan hati kita sepenuhnya kepada Tuhan dan kita beri pujian dan penyembahan itu. Pujian penyembahan itu membawamu masuk di dalam hadirat-Nya mengenal Dia, memberi yang terbaik kepada Tuhan dan Tuhan selidikin sampai kedalaman batinmu.

7:00 Tiba-tiba engkau diberikan pengertian yang dalam tentang pribadi Tuhan seperti apa. Engau memiliki kepekaan yang tajam, enggak mau menyakiti Tuhan lagi. Enggak mau melakukan dosa lagi. Hanya pengin nyenangin hati Tuhan. Karena enggak ada yang lain yang bisa kita lakukan kecuali menyenangkan hati Tuhan. Kita mau beri apa sama Tuhan? Gak ada uang semuanya dari Tuhan. Semua yang kita pakai hari ini datangnya dari Tuhan. Uang yang kita beri sama Tuhan enggak seberapa, tetapi hidup yang kita berikan sepenuhnya sama Tuhan. Seperti perempuan

7:45 ini yang kedapatan suaminya banyak. Ketika berjumpa dengan Yesus, memberi hidupnya sama Yesus, diberi air kehidupan. dari satu perempuan ini di pasal yang keempat ini merubah sebuah kota ketika Tuhan mau memulihkan kita, tidak hanya berhenti pemulihan berhenti di kita, tapi Tuhan mau pakai kita memulihkan banyak orang di sekitar kita menjadi manifestasi pekerjaannya Tuhan dalam hidup kita. Makanya penyembahan bukannya sekedar bermain musik. Penyembahan bukan hanya sekedar berkata-kata, tapi penyembahan lahir karena kita mencintai Tuhan dan mengasihi Tuhan dari kedalaman batin kita.

8:32 Manifestasinya dalam sikap tindakan kita sampai motivasi kita harus benar di hadapan Tuhan. Tapi banyak orang ke gereja mulutnya menyembah Tuhan, kelakuannya engak setan. Banyak orang datang ke gereja tidak mencerminkan kehidupan sebagai penyembah. Orang yang menyembah Tuhan tuh mendedikasikan hidupnya sepenuhnya sama Tuhan. Sepenuhnya. Makanya bisa datang ke tempat ini memberi hidup, memberi hati, memberi pikiran, memberi perasaan dan kita bisa tutup mata dan lahir penyembahan yang keluar mazmur dari hati kita. Amin.

9:18 Tahu enggak kenapa kita bisa menyembah dari dalam hati kita ini? Karena kita mencintai Tuhan. Real mencintai Tuhan. Bergaul dengan Tuhan. Harusnya setiap orang memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan. Dari hidupnya akan mengalir pujian. Dari hidupnya mengalir penyembahan. dari dari hidupnya mengalir sesuatu yang ilahi karena terbiasa tinggal di dalam hadiratnya. Hanya orang-orang yang seperti ini akan dipuaskan dan hidupnya akan mengalir kehidupan yang akan memberkati banyak orang. Dengarin baik-baik. Lihat saya. Jangan lihat handphoneemu. Kamu di sini untuk

10:04 lihat sesuatu dan mendengar sesuatu. Masih fokus dengarin firman Tuhan. Tuhan mau pulihkan hubungan kita memiliki kedekatan dengan Dia. Tuhan pengin pulihkan hubungan kita seperti Adam dan Hawa yang kemarin kita pernah bahas itu. Bergaul karib, dekat, intim banget. Ngerti kehendaknya, berbincang-bincang, berbicara, ngerti apa yang dia mau lewat Yesus. Tanpa Yesus kita tidak bisa memiliki kehidupan kedekatan dengan Tuhan. Nah, setelah kita percaya Yesus, kita harus memiliki pergaulan, keintiman dengan Roh Kudus

10:52 itu dibangun setiap hari. Karena Yesus sebelum naik ke surga, dia minta kepada Bapak, roh-Nya menyertai kita di muka bumi ini. Yang hari ini menyertai kita, yang hari ini tinggal di dalam kita, yang hari ini mengurapin kita. Nah, roh yang sama yang mengilhami Rasul Paulus, yang mengilhami Daud, yang mengilhami Salomo, yang menghilami Musa untuk nulis Alkitab sebagai tuntunan hidup kita hari ini. Nah, Roh Kudus itu sekarang tinggal di dalam kita. Alkitab katakan, "Kamu akan menerima kuasa kalau Roh Kudus turun ke atas kamu." Nanti baca perbedaannya antara orang Kristen, murid-muridnya Yesus sebelum dipenuhi Roh Kudus.

11:39 sebelum kisah para rasul pasal kedua dan sesudah kisah para rasul pasal yang kedua. Hidupnya berbeda, dampaknya berbeda. Setiap perjalanannya orang Kristen memiliki kuasa dan otoritas yang powerful sekali loh. Mereka memiliki kepekaan yang tajam. Paulus memiliki kepekaan yang tajam. Dia ngerti apa yang harus diperbuat. Dia ngerti apa yang harus dilakukan. Dia harus pergi ke mana. Dia tahu persis. Bahkan hidupnya jadi tawanannya Roh Kudus. Dia berkata, "Aku ini menjadi tawanan Roh." Jadi gak dikendalikan oleh tujuannya sendiri, gak dikendalikan oleh cita-citanya sendiri, dikendalikan Roh Kudus. Padahal Roh Kudus membawa Paulus ke Yerusalem.

12:25 Tahu enggak di Yerusalem dia ngapain? Sengsara dan penjara menunggu dia loh. Tapi dia taat ngikutin dan dampaknya kita dengar firman sampai hari ini, Injil sampai kasihan. Ini orang yang berbeda. Orang yang memberi diri sepenuhnya jadi tawanan Roh Kudus. Kita enggak bisa jadi tawanan Roh Kudus kalau kita enggak bergaul dengan Roh Kudus. Bagaimana kita enggak beka? Enggak ngerti kok. Kita enggak tahu Tuhan bicara seperti apa, firmannya ngomong seperti apa. Dan realitanya banyak orang Kristen ketika ngadapin masalah enggak tahu pasal yang mana dan ayat yang mana harus dikerjakan dan dilakukan. Kebanyakan orang ketika ngadapin masalah yang dicari pendeta minta ditumpangi

13:10 tangan, minta dikonselingin. Harusnya dengan berjalan kita setiap hari bersama Tuhan, kita bergaul intim dengan Tuhan, kita kenal Tuhan maunya apa, kita akan ditarik pada pusat kehendaknya. Bayangin setiap orang Kristen ketika memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan dari hidupmu akan mengalir aliran-aliran air hidup, otoritas, kuasa, urapan, hikmat dan pengertian. Bukankah kita selama tinggal di bumi ini butuh hikmat dan pengertian? Betul enggak? Untuk deal bisnis dengan orang pun kita butuh hikmat dan pengertian, butuh kepekaan. Bain kalau kita andalkan kekuatan kita sendiri, kita akan ketinggalan zaman. Tapi ketika kita ini bergaul dengan

13:57 Tuhan, hidupmu akan dibawa ke dalam level yang berbeda, dalam pengurapan, dalam hikmat yang berbeda. Dari situ kamu kenal Tuhan, kamu enggak akan nyakitin hatinya Tuhan. Maka orang yang kenal Tuhan tidak mau menyakiti hatinya. Kita semakin mencintai pasangan kita, kan kita enggak mau menyakitin pasangan kita kan. Kamu pengin enggak nyakitin hatinya hukum? Pengin enggak dengan sengaja nyakitin hatinya Bri? Kalau bisa ngomong hati-hati diberi yang terbaik, dipuji, disayangi, dicintai, dicukupin semua kebutuhannya. Betul enggak? Karena apa? Cinta, mengasihi dipersatukan dalam Kristus.

14:43 Real cinta butuh pengorbanan. Kamu real mencintai Tuhan, kamu harus korbankan, kau harus mati terhadap dirimu sendiri. Engkau harus pikul salib, kau harus sangkal diri ngikutin kehendak Tuhan. Bayangin kita pengin mencintai Tuhan, tapi kita enggak mau beri hidup kita sama Tuhan. Kita enggak dengar suaranya Tuhan. Kita langgar aja. Kita enggak memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan. Apa yang terjadi? Bayangin kita suami istri yang sudah menikahi tanpa komunikasi, tanpa hubungan. Memang sah diberkati di dalam gereja dapat surat pernikahan, akta pernikahan yang sah. Sah catatan

15:31 sipil, tapi di dalamnya enggak ada hubungan. Apa yang terjadi? Cepat atau lambat itu menuju ke pengadilan. agama loh itu betul apa enggak seringkiali misunderstanding enggak memiliki pikiran yang sejalan, gak saling menghormati, enggak saling mengerti. Betul enggak, Pak? Trouble enggak ujungnya? Bayangin hidup kita ngaku cinta Tuhan, gak pernah bergaul dengan Tuhan, gak pernah mau ngerti isi hatinya Tuhan. Kita ngaku cinta Tuhan, tapi enggak pernah menyembah Dia, enggak memberikan hidup sama Dia. Kamu bilang cinta sama pasanganmu, tapi kamu enggak pernah puji dia. Kamu enggak pernah peluk dia, kamu enggak pernah

16:16 ajak ngobrol. Cintamu apa kira-kira? Apalagi memilih, berkhianat, tidur dengan laki lain atau tidur dengan perempuan lain. Cintamu apa? Palsu, bukan? Kamu menipu diri sendiri, kamu menipu pasanganmu. Ya, kita bilang cinta Tuhan, tapi kelakuan kita, sikap kita, tindakan kita tidak mencerminkan orang yang mencintai Tuhan. Bagaimana kita bisa menyembah Tuhan? Makanya saya bilang, penyembahan itu lahir dari hati seperti pujian yang keluar dari hati untuk memberi penghormatan kepada pasangan hidup kita. Karena apa? Cinta. Nanti coba setelah pulang nyetir di perempatan di bunderan situ. Nanti ada tukang angkot atau tukang parkir atau di

17:03 manalah nanti ketemu tukang parkir di jalan kamu bilang I love you. Mau mau ibu-ibu mau bilang I love you sama tukang parkir hah tukang parkirnya bilang edan ini. Gila ini. Ini orang sinting ini kelihatannya ini enggak masuk akal ini. Betul apa enggak? Kenapa kok kita bisa bilang cinta sama pasangan kita? Saya bilang sama istri saya, saya bilang, "I love you. Aku cinta sama kamu. Kamu tambah cantik. Aku tambah jatuh cinta sama kamu. Setiap hari saya peluk. Thank you ya nemanin saya. Setiap hari lahir dari ketulusan dan kemurnian. Awalnya dia enggak senang tapi mukanya berseri-seri. Tandanya senang. Terus kita bilang cinta sama Tuhan, tapi kita enggak memiliki hubungan dengan Tuhan. Hubunganmu ilegal loh.

17:52 Bagaimana bisa menyembah bilang cinta sama orang yang enggak dicintai? Palsu apa enggak? Kamu bilang cinta karena ada hubungan kedalaman kan. Betul enggak sama Bri? Dulu dari lirik-lirikan tukar nomor WA akhirnya sang jitan dan akhirnya memutuskan untuk hidup bareng kan. Betul enggak? Terus konflik saling menerima, kelemahan, kekurangannya berjalan bersama. Betul apa enggak? Terus sering dibilang, "Kamu kok tambah cantik ya?" Kok kamu tambah ganteng ini. Kumismu, brengosmu tambah kelihatan tampan menawan ini. Benar apa enggak? Hah? Kenapa bisa ngomong begitu? Karena cinta kan? Betul apa enggak? Bayangin kamu datang ke gereja, kamu enggak punya hubungan kedalaman, terus

18:38 kamu bilang cinta sama Tuhan. Kelakuanmu di luaran sana tidak membuktikan kamu mencintai Tuhan. Loh, sama persis seperti kamu ketemu orang parkir, kamu bilang I love you. Enggak sehat. Enggak bisa menyembah Tuhan dengan sepenuh hati. Karena apa? Dari praktik hidupmu tidak mencerminkan kamu orang yang mengasihi Tuhan. Makanya susah nyembah. Dengarin baik-baik ini, suami istri. Dengarin baik-baik. Kalau kalian enggak suka puji pasanganmu, kamu susah nyembah Tuhan. Kamuama pasangan enggak pernah bilang I love you. Terus di sini bilang, "I love you Tuhan." Pasanganmu ngelihat latihan dulu sama gua ya.

19:23 Ada yang tertemplak. Puji Tuhan. Karena paralel kita mencintai Tuhan dan mengasihi sesama itu. Amin. Dampaknya kita mengasihi Tuhan, kita mengasihi sesama kita. Real mencintai Tuhan, kamu bisa berkomunikasi dengan Tuhan. Tidak heran kalau diajak nyembah itu kebanyakan orang Kristen kalau diajak nyembah di gereja itu begini aja. Yang lain sudah khusyuk dilawat Tuhan. Yang satunya lagi plunga plunga opo ku ya? Terus ngutek-ngutek kuku kadang ada a betulin rambutnya, main handphone-nya. Tahu enggak kenapa?

20:10 Karena hatimu enggak di Tuhan. Kamu enggak terbiasa memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan. Keintiman itu perlu dibangun loh setiap hari. Hubungan dengan Tuhan itu perlu disengaja setiap hari. Katakan disengaja. Disengaja. 8 menit lagi saya selesai. Perlu disengaja hubungan dengan suami istri perlu disengaja enggak? Perlu. Betul apa enggak? Perlu dilatih kadang. Benar. Betul apa enggak? Betul. Perlu secara intak betul. Kalau mau enggak membangun hubunganmu dengan pasanganmu secara in, kamu sering keluar. Di luar banyak ani-ani yang mengerikan loh.

20:57 Ada yang rambut matanya dibalik sini sini pakai kuteknya panjang ada kayak horor vampir itu loh. Kukunya disambung-sambung itu pakai terus bajunya kurang kain. Loh, kamu enggak bangun hubungan dengan pasanganmu? Di luaran sana banyak kuntil anak jin dan genderwo loh. Harus disengaja loh hubungan dengan suami istri. Betul apa enggak? Dibangun enggak? Betul. Perlu berkorban apa enggak? Sama. Hubungan kita dengan Tuhan pun juga sama. Perlu disengaja, perlu dibangun. Karena daging enggak suka Tuhan. Pikiran kita enggak suka Tuhan. Perasaan kita enggak suka nyembah Tuhan. Sukanya hal duniawi. Harus dipaksa. nyembah Tuhan untuk kenal Tuhan. Kalau

21:44 tidak malas, saya paksa diri saya untuk nyembah setiap hari. Banyak orang enggak suka berbahasa roh kan sukanya bahasa rohnya di gereja aja. Namanya bahasa roh bukan kata roh. Bahasa itu banyak macamnya. Enggak. Makanya tidak heran orang bertahun-tahun bahasanya bahasa rohnyaanya gitu gitu tok aja. Karena kamu gak pernah berbahasa roh setiap hari. Pakai di rumah, di mobil lagi stres bahasa roh. Jangan malah ngerutu ngomel neleponin orang nyeng. Ibu-ibu ini enggak ada suka cerewet kan? Kalau engkau lagi kesal jengkel lebih baik nyembah Tuhan bahasa roh kamu

22:30 bangun manusia rohmu. Lebih baik kamu berdoa nyembah Tuhan. Betul. Angel toh? Karena enggak terbiasa. Harus disengaja dan terbiasa. Nanti kalau diajak nyembah seperti itu enak karena kita sudah terbiasa nyembah di rumah. Kita nyembah di sini hadirat Tuhan secara corporate, powerful. Ini yang membuat revival terjadi. Karena ada orang yang terbiasa nyembah di dalam hadirat Tuhan, bergaul intim dengan Tuhan. Karena mulai bergaul intim dengan Tuhan, membangun keintiman dengan Tuhan yang pertama kali ketika engkau tutup mata, pikiranmu melayang ke mana-mana. mikirin entar makan apa ya besok gimana ya pekerjaan bagaimana babi guling enak ya oh bonami bonami buudi dan lain

23:18 sebagainya lah bakm goreng semuanya dipikirin betul apa enggak realita pertama kali ketika kamu tutup mata yang pikiranmu mengembara ke mana-mana tapi ketika engkau mulai duduk setengah jam 1 jam belajar menaklukkan Roh Kudus ajarin aku berdoa Roh Kudus ajarin aku menyembah Roh Kudus Aku pengin kenal engkau. Dilakukan setiap hari, setiap hari, setiap hari, tiap minggu, tiap jam, tiap bulan, tiap tahun. Lama-lama tanpa kamu sadar dari pelataran yang mikirin macam-macam tadi ditarik ke ruang kudus. Tiba-tiba engkau mulai mikirin firman Tuhan. Beli bukunya Madam Jin Guyon. Judulnya mengalami kedalaman Yesus Kristus. itu ngajarin bagaimana masuk

24:04 sampai dimensi kedalaman dengan Roh Kudus itu. Karena kita terbiasa tadi mulai bisa menaklukkan pelan-pelan kita dibawa ke ruang kudus mulai merenungkan firman, mulai bisa tenang. Butuh proses kan benar apa enggak? Siapa yang di sini setelah bertobat langsung berubah seperti Yesus? Ada enggak? Woh, horor kabeh. Ini yang khotbah ini juga horor kelakuannya dulu setelah bertobat dianggapnya langsung teng-teng k Tuhan. Tidak by proses. Berdoa pun juga by proses nih. Step by step dibawa mulai bisa menaklukkan pikiran dan perasaan tanpa kamu sadarin. Dari pertama doa minta ini, minta itu, mohon ini, mohon itu, nyanyi segala macam, kamu tiba-tiba

24:50 dimasuk di dalam kedalaman dimensi yang dalam. Kamu lebih tenang menguasai dirimu tanpa kamu sadarin. Semakin ditarik akhirnya dibawa ke dalam ruang maha kudus. Kamu bisa menaklukkan dirimu, menguasai dirimu tanpa mau kamu sadari kamu nyembah bisa sejam, bisa setengah jam tanpa kamu terasa. Kamu merasakan hadirat Tuhan. Lah tiba-tiba hidupmu diubahkan di sana. Hidupmu memberi dampak di sana. Di ruang maha kudus. Kamu mati terhadap dirimu sendiri. Kamu terbiasa nyembah Tuhan. di ruang kudus ini kamu menaklukkan dirimu dan kamu dipimpin sepenuhnya. Dan apa yang terjadi? Perkataanmu, tindakanmu, doamu, penyembahanmu tiba-tiba begitu berkuasa.

25:36 Ketika ngadapin goncangan, tantangan, himpitan, persoalan biasanya di pelataran cerewetnya bukan main. Kok aku bisa tenang begini? Kayak apa? Nanti yang bisa melihat adalah orang-orang di sampingmu. Loh, cece ini kok sekarang kok lebih tenang kalem iki? Ya opo? Dia tidak belum tahu. Dia mati di ruang maha kudus tadi step by step. Ngerti enggak? Jadi tidak ada yang instan ikut Tuhan. Itu baik proses dan harus disengaja ikut Tuhan. Doa terus nyembah nyembah nyembah. Pikiran ke mana-mana menaklukkan diri terus menaklukkan diri sampai kitab Mazmur katakan be still and know there I have God. di dalam kamu berdiam diri, kamu taklukkan

26:23 pikiranmu, kamu tenang di dalam kesunyian kamu bersama Tuhan, kamu kenal Tuhan seperti Elia. Tuhan tidak berbicara waktu ada gemuru angin badai, tapi waktu ketenangan kau bisa menaklukkan dirimu sendiri. Bahkan kamu bisa kenalin dirimu sendiri. Kamu bisa dengar memiliki kepekaan dengan Tuhan seperti Elia. yang grobak-gerobyak serampangan pusing itu di pelataran yang kamu harus taklukkan. Amin. Yang pecicilan wah wah yang manifestasi itu di pelataran kedagingan itu engkau harus pelan-pelan masuk ke ruang kudus dan ruang maha kudus. Di sana engkau lebih tenang dan menguasai diri kamu jadi tawanannya Roh Kudus. Roh Kudus suruh A kamu ke A. Roh

27:10 Kudus ke Bir suruh teken tanda tangan, tanda tangan kontrak. suruh melakukan apapun melakukan. Dari situ hidupmu dibawa dalam level kehidupan dalam pengurapan yang berbeda, otoritas yang berbeda. Saya ngomong untuk orang yang haus dan lapar. Kalau orang enggak ngerti Tuhan, kamu susah nangkap ngomongin ini. Saya berdoa kalian memiliki kedalaman yang berbeda dengan Tuhan. penyembahanmu berbeda, rasa haus dan laparmu berbeda. Ketika engkau ngadapin masalah, engkau hanya tenang, rileks. Engkau bisa tutup mata dan nyembah Tuhan. Oh, mulianya hadiratmu. Dan kamu bisa menikmati hadirat Tuhan itu begitu powerful.

28:09 Nar ini dalam kami mengasihi-Mu. Kami mencintai-Mu

28:57 Tuhan. Roh Kudus. Roh Kudus.

29:47 sembah dia. Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. We worship you. We adore you. We adore you.

30:49 S mulia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu.

31:35 Dari hati kami. Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. Tuhan, kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasih-Mu.

32:46 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

33:37 Kau layah terima glor hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. Kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

34:24 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

35:09 kesayangan-Mu. Terima kasih. Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. H

Share

Ringkasan Video YouTube