Russian Military’s Kinzhal Missiles BURN Ukraine For 7 Days After 2 Assassinations Bids On Putin

Russian Military’s Kinzhal Missiles BURN Ukraine For 7 Days After 2 Assassinations Bids On Putin

Ringkasan Singkat

Video ini membahas peningkatan serangan antara Rusia dan Ukraina, termasuk serangan Ukraina yang diduga menargetkan Presiden Putin dan tanggapan Rusia dengan serangan besar-besaran di wilayah Ukraina. Ketegangan meningkat karena kedua belah pihak saling menuduh melakukan serangan teroris dan menargetkan warga sipil. Strategi Ukraina tampaknya adalah memprovokasi Rusia untuk bereaksi berlebihan, dengan harapan mendapatkan dukungan yang lebih kuat dari Barat.

  • Rusia dan Ukraina meningkatkan serangan, saling menuduh melakukan serangan teroris.
  • Ukraina diduga menargetkan Presiden Putin, yang berpotensi meningkatkan konflik secara signifikan.
  • Rusia membalas dengan serangan besar-besaran di wilayah Ukraina, menggunakan rudal hipersonik Kinjal.
  • Strategi Ukraina mungkin untuk memprovokasi reaksi berlebihan dari Rusia untuk mendapatkan dukungan Barat.
  • Perang tidak lagi terbatas pada garis depan, dengan langit di atas Moskow menjadi bagian dari medan perang.

Serangan Rusia di Ukraina

Ukraina menghadapi serangan baru dari Rusia, termasuk penggunaan rudal hipersonik Kinjal. Militer Rusia mengklaim telah melakukan satu serangan skala besar dan enam serangan kelompok di dalam Ukraina selama seminggu terakhir sebagai tanggapan atas serangan Ukraina terhadap sasaran sipil di Rusia. Rusia mengklaim telah menghancurkan fasilitas produksi drone jarak jauh Ukraina, infrastruktur transportasi dan pelabuhan, depot senjata dan bahan bakar, serta lokasi penempatan sementara unit militer dan tentara bayaran asing.

Serangan di Kharkiv dan Zaporizhzhia

Kota terbesar kedua di Ukraina, Kharkiv, mengalami kerusakan parah akibat serangan rudal Rusia. Presiden Zelenskyy mengatakan Rusia menyerang daerah pemukiman dengan dua rudal, menyebabkan sedikitnya 25 orang terluka. Sebelum Kharkiv, pasukan Rusia juga menyerang Zaporizhzhia, dengan pihak berwenang Ukraina melaporkan salah satu serangan drone terbesar di kota itu, yang merusak puluhan bangunan tempat tinggal dan infrastruktur sipil lainnya. Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia menembakkan 116 drone jarak jauh, dengan 86 dicegat dan 27 mengenai sasaran mereka.

Upaya Pembunuhan yang Diduga Terhadap Putin

Serangan Rusia yang kuat terjadi setelah dugaan upaya Ukraina untuk membunuh Presiden Rusia Vladimir Putin. Pada tanggal 28 dan 29 Desember, militer Ukraina meluncurkan 91 drone serangan jarak jauh untuk menargetkan kediaman Putin di wilayah Nogarod. Rusia menyerahkan bukti fisik peran Ukraina setelah CIA membantah keterlibatan Kyiv dalam serangan itu. Pada Malam Tahun Baru, beberapa drone jarak jauh Ukraina dicegat menuju Moskow, tepat sebelum pidato Tahun Baru tradisional Putin.

Serangan Drone di Moskow

Sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh dua drone Ukraina yang terbang menuju Moskow. Walikota Moskow, Sergey Soion, mengkonfirmasi intersepsi tersebut, dengan mengatakan bahwa pasukan pertahanan udara Kementerian Pertahanan berhasil memukul mundur serangan itu. Bandara Domadeovo memberlakukan pembatasan sementara, menghentikan lepas landas dan pendaratan. Beberapa hari sebelumnya, pada Malam Tahun Baru, beberapa drone jarak jauh Ukraina dicegat saat menuju ibu kota Rusia.

Serangan di Kediaman Putin

Pada tanggal 29 Desember, Rusia menuduh drone Ukraina berusaha menyerang kediaman yang digunakan oleh Presiden Vladimir Putin di dekat Valde di barat laut Rusia. Rusia mengklaim telah menyerahkan bukti fisik kepada Amerika Serikat yang membuktikan keterlibatan langsung Ukraina dalam serangan drone yang diduga tersebut. Pada tanggal 1 Januari 2026, Rusia mengumumkan bahwa seorang pejabat militer senior telah menyerahkan pecahan drone Ukraina kepada atase militer AS.

Tujuan Ukraina

Banyak analis percaya bahwa Ukraina mungkin mencoba memprovokasi reaksi berlebihan dari Rusia dengan berulang kali mendorong serangan ke Moskow dan diduga ke Putin sendiri. Reaksi yang begitu parah dan mendestabilisasi akan memaksa kekuatan Barat untuk lebih erat mendukung perjuangan Ukraina. Rusia bersikeras bahwa serangannya tetap terbatas, mengklaim bahwa pasukannya hanya menargetkan fasilitas militer Ukraina dan lokasi industri pertahanan menggunakan senjata yang dipandu dengan presisi. Perang tidak lagi terbatas pada garis depan, dengan langit di atas Moskow menjadi bagian dari medan perang.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ