0:01 Makasih Tuhan. Terima kasih. Kami minta roh hikmat, wahyu dan pengertian memenuhi hidup kami supaya pagi hari ini Engkau mengurapi kami Tuhan. Membuat kami mengerti apa yang Kau mau sehingga kami bisa tenang sekalipun kami berjalan di tengah badai. Kami bisa menguasai diri dengan baik dan melihat bahwa Tuhan itu baik adanya. Dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Hari ini kita akan belajar sesuatu karena kita selalu diperhadapkan dengan orang-orang yang seringki tidak sejalan
0:49 dengan pikiran kita. Kita seringki diperhadapkan dengan orang-orang yang menyakiti, melukai, bahkan dengan kata-kata yang pedas. sikap dan perlakuan orang lain yang seringki membuat kita ini terluka. Nah, kalau kita tidak bisa menguasai diri dengan baik, kita akan terpengaruh. Ujungnya kita akan kehilangan damai sejahtera. Kalau kita kehilangan damai sejahtera, kita akan menjadi orang yang marah, menjadi orang yang gampang tersinggung. Kita akan menjadi orang yang tidak bisa menguasai diri dengan baik dalam situasi dan kondisi di sekitaran hidup kita. Sepanjang perjalanan hidup kita ini, kita akan bertemu dengan orang-orang yang menyebalkan, orang-orang yang menyakiti dan melukain
1:35 kita. Tergantung respon hati kita itu seperti apa. Kita bisa berespon baik, kita berespon dengan marah, kita bisa emosi, bahkan kita sampai sakit hati. tergantung keputusan hati kita seperti apa. Tapi kalau kita ngerti kebenaran, kita akan tahu bagaimana bersikap ketika ada orang-orang yang melukahin kita, orang-orang yang menyakitin, bahkan orang-orang yang merendahkan kita. Memang secara daging kita pengin membalas. Benar apa enggak benar? Seringki kita pengin memaki balik, bahkan kita pakai nama Tuhan mendoakan supaya petir menyambar kepalanya, supaya rasa sakit hati kita
2:20 ini terpuaskan. Tapi ternyata menurut firman Tuhan tidak seperti itu. Kita harus bersikap benar di hadapan Tuhan. Kita harus memiliki sikap hati yang benar supaya setiap keputusan kita ini semakin hari semakin didapatin menjadi orang-orang yang semakin diubahkan. Kita memiliki dampak yang berbeda dalam kehidupan kita. Di Amsal pasal yang ke-12 ayat yang ke-16, "Bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga, tetapi bijak yang mengabaikan cemooh." Kan tidak semua orang sejalan dengan kita, tidak semua orang sepikir seia sekata dengan kita. Tidak semua orang
3:07 suka dengan kita. Kebanyakan gak suka. Dan kebanyakan lagi orang lebih banyak ngomongin kejelekan kita daripada ngomongin kebaikan kita. Apalagi kalau orang yang nimbrung karena melihat kelemahan dan kesalahan orang lain, jadi gosip dan pembicaraan. Yang jadi masalahnya kalau kita ngomongin orang lain kan kita enggak akan ngalamin apa-apa. Tapi bagaimana dengan sikap orang lain yang memperkatakan buruk terhadap kita, bersikap buruk dengan kita? Apa yang terjadi kalau orang lain itu berkata-kata dan memperlakukan kita tidak adil? Mencemoh. Nah, kita bisa saja sakit hati atau kita bisa cuek santai. Tergantung keputusan hatimu seperti apa di hadapan Tuhan.
3:52 Harusnya kita menjadi orang yang tenang, rileks, enggak usah pusing. Karena hidup kita tidak ditentukan oleh perkataan orang lain. Hidup kita ditentukan oleh firman Tuhan. Jadi kalau orang gampang sakit hati itu orang bodoh. Kata kitab Amsal, bodohlah yang menyatakan sakit hatinya seketika itu juga. Tetapi bijak yang mengabaikan cemooh. Orang yang bijaksana bisa mengendalikan dirinya dengan baik. Orang yang bijaksana bisa tenang, gak terpengaruh dengan perkataan buruk orang like. Orang yang bijaksana bisa duduk manis dan rileks sekalipun diperlakukan buruk. Tapi orang-orang yang gak bijaksana, orang yang emosian, orang yang sakit
4:38 hati, dia marah, dia tidak terima, dia pengin mengklarifikasi, dia pengin membenarkan dirinya, merasa dirinya paling benar sejagat raya, dan orang lain tidak boleh merendahkannya. Kalau kita memiliki sikap hati yang seperti itu, sebenarnya kita menjadi orang yang bodoh, gampang marah, gampang emosi. Di sini kan gak ada reng gampang emosian kan? Banyak di sini kan semuanya bisa mengandalikan diri semua. Amin. Amin, Ibu-ibu. Amin. Kalian orang yang tenang sekalipun disakiti dan dilukai, gak pusing dengan sikap dan tindakan orang lain. Toh hidupmu tidak ditentukan oleh perkataan orang lain, ngapain dipusingin. Tapi realitanya kita kepikiran. Nah, kepikiran itu kepikirannya perkataan
5:24 buruk orang lain dan itu tidak berguna sama sekali. itu membuatmu jadi orang yang bisa minder atau bisa marah atau bisa emosi. Hari ini kalau ngerti firman ini, engkau menjadi orang yang tenang. Tenang sekalipun disakitin, tenang sekalipun dilukai, tenang sekalipun difitnah, tenang sekalipun diperlakukan buruk gak dihormati orang lain. Karena penghormatan datangnya daripada Tuhan. Orang bisa memperlakukan apapun tentang kita, bersikap apapun tentang kita, tetiapi keputusan kita yang menentukan kita akan menjadi seperti apa. Amin. Ini yang belum sarapan susah mengerti ini kelihatannya. Kalau tidak kita akan menjadi orang yang
6:10 kata orang Jawa itu rubuh-rubuh gedang. Orang ngomong apa dipikirin berhari-hari. Orang memperlakukan kita buruk, kita enggak terima dan kita sampai tidur pun gak nyenyak. makan pun gak enak. Tapi ketika kita ngerti firman ini, kita akan menjadi yang tenang, menguasai diri, rileks, enjoy. Oh, ikut Yesus itu ngikutin gaya hidupnya Yesus kok. Yesus pernah difitnah, Yesus pernah dimaki-maki, Yesus pernah diperlakukan buruk. Apakah dia membalas? Justru dia mengampuni. Nah, masalahnya ketika kita mau mengambil keputusan untuk mengampuni kan gak mudah. Kalau kita bersikap baik sama orang yang baik sama kita, semua orang bisa lakukan. Orang dunia pun bisa lakukan. Tetapi justru kita ngerti kebenaran.
6:55 Ketika ada orang yang bersikap buruk dan bersikap jahat sama kita, kita justru bersikap baik mendoakan, mengasihi mereka. Gampang apa tidak? Susah. Susah sekali. Tapi justru ketika kita memutuskan seperti itu, melakukan yang terbaik, kata kitab Amsal, ketika seturumu lapar, beri dia makan. Dengan seperti itu kita bersikap baik kita menaruh bara api di atas kepalanya. Apa yang terjadi kalau ada barbequeue di atas rambutnya orang yang menyebalkan? Kobong enggak aduh rambutnya? Semuanya akan ada. Tuhan yang ngatur, Tuhan yang beracara. Bagian kita itu melakukan firman. Apa yang firman katakan kita lakukan. Akhirnya kita
7:42 enggak bisa membela, enggak perlu membela diri kita. Firman yang membela kita. Amin. Amin. Kamu dengar ini, kamu bisa bilang amin, tapi kamu praktik, kamu akan nangis loh. Ketika ada orang memperlakukan buruk hidupmu, ketika ada orang memfitnah kamu. Tapi ketika kita bersikap benar, kita jagain hati kita, yang terpancar adalah kehidupan. Bukan marah, bukan emosi, bukan sakit hati. Di Amsal 4 ayat 23, jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan. Karena dari situlah terpancar kehidupan. Dijagain hati ini termasuk menjagain hati dari sikap buruk dan perlakuan buruk orang lain. Ketika kita bisa jagain yang memancar
8:28 bukan emosi marah, bukan sakit hati dan dendam, tapi kehidupan. Orang tersenyum dalam waktu kondisi marah bisa enggak? Kalian ketika difitnah, dituduh, diperlakukan buruk bisa tetap tersenyum dan tidur. Makan enak apa enggak? bisa rata-rata gak bisa. Kenapa gak bisa? Karena enggak bisa mengendalikan diri, gak bisa menguasai diri dengan baik, enggak bisa menguasai emosi kita. Kita seringki ribut dengan orang, konflik dengan orang karena kita tidak bisa menguasai emosi kita. Kita kurang pengendalian diri kita. Padahal kita seringki diperhadapkan dengan hal yang menyebalkan dengan orang-orang di sekitar kita. selalu bisa pasanganmu, bisa istrimu,
9:14 bisa suamimu, bisa anakmu, bisa siapapun lah, bisa orang di jalan, bisa siapapun. Tetapi kalau kita bisa mengendalikan diri kita dengan baik, kita akan bisa tenang, rileks, dan enjoy menikmati hidup. Orang yang gak bisa menikmati hidup, dia akan menjadi orang pemarah, emosi, sakit hati, benci, dendam. Dan orang-orang kayak begini kelakuannya antik-antik dan aneh-aneh. Kita yang ngerti kebenaran, kita mau bersikap benar. Sekarang kita lihat di Amsal 27 ayat yang ketiga. Batu adalah berat dan pasir pun ada beratnya. Tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap
10:00 orang bodoh. Yang paling konyol adalah kita yang ngerti kebenaran sakit hati kepada orang yang bodoh. Orang yang bodoh itu gak ngerti kebenaran orang dunia. Lah kita seringki kan sakit hati sama orang-orang yang kelakuannya menyebalkan. Orang yang kalau enggak bertobat kan memang kelakuannya menyebalkan karena enggak ngerti kebenaran. Ngomongnya jelek, ngomongnya buruk. jelekin, fitnah, tuduh, merendahkan, gak menghormati. Apalagi kalian pernah diapain sama orang? Kamu pernah diapain? Dibohongin. Dibohongin. Terus ibu pernah diapain, Bu, sama orang lain yang kamu Ibu bisa kesal banget? Difitnah.
10:47 Ibu hidup bahagia ya kelihatannya ya. Amin. Diperlakukan tidak adil. Diperlakukan tidak adil. Pako, pernah diperlakukan apa sama orang yang membuat kamu sayang, Pak. Oh, disayang. Puji Tuhan. Bu Murni. Bu Murni yang bikin sampai enggak bisa tidur diperlakukan buruk seperti apa oleh orang lain? Bohongin. Ditipu, dipelaukan buruk. aku. Heh. Pas papa dibohongin. Oh, papa dibohongin siapa? Temannya. Oh, kamu kesal banget ya? Sampai kesal banget. Pas itu aku dibilangin papa. Oh, tapi papanya lebih percaya temanan
11:33 daripada aku. Kadang kalau kita diperlakukan buruk oleh orang lain, kita seringkiali enggak terima. Bahkan enggak bisa tidur, mau makan pun gak enak. Betul apa enggak? Betul. Alkitab katakan orang yang menyatakan sakit hati seketika itu juga orang bodoh loh. Jadi kita mesti jadi orang pintar bukan orang bodoh. Orang pintar bisa mengendalikan diri dengan baik. Orang bodoh gampang marah. Katakan amin. Amin. Tapi kita di sini adalah orang-orang yang pintar. Amin. Orang yang bisa menguasai diri dengan baik. Amin. Sekalipun diperlakukan buruk, kita bisa tenang, tersenyum, bahagia, memuji Yesus selamanya. Amin. Amin. Bukan menjadi orang yang panik histeris seperti orang-orang yang enggak ngerti
12:18 kebenaran. Karena orang bodoh sikapnya selalu menyakiti dan melukai. Perhatikan, batu adalah berat dan pasir pun ada beratnya. Tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh. Sudah kesal jengkel, yang dikesalin orang bodoh gak ada gunanya. [Musik] Ya memang orang bodoh itu kan selalu nyakitin. Kalau orang pintar kan enggak mau nyakitin orang lain, justru memberkati orang lain. Betul apa enggak? Betul. Orang yang pintar kerjaannya memuji, mengakui orang lain kelebihannya. Tapi orang bodoh kerjaannya mencela orang lain, merendahkan orang lain, memperlakukan buruk orang lain, dan
13:04 merasa dirinya paling benar sejagat raya. Kalau sudah begitu orang lain tersakitin, dia bangga. Ya kita jangan ikut sakit hati. Kalau ketika diperhadapkan seperti itu, rileks, enjoy aja. Ngerti firman ini? Kamu akan jadi orang berkemenangan loh. Apa yang saya sampaikan ini, ini akan menjadi dasar hidupmu tenang sekalipun diperlakukan buruk orang lain. Sekalipun kau diperlakukan jahat sama orang lain, kau bisa tidur rileks, enjoy, enggak perlu mikirin. Karena perkataan orang yang buruk itu tidak berguna apa-apa. yang kita pegang adalah janji Tuhan. Janji Tuhan lebih berkuasa atas hidup kita. Janji Tuhan yang menentukan hidup kita ke depannya seperti apa. Ni perkataan buruk orang lain itu akan membuat kalau
13:51 kita enggak bisa menguasai diri kepikiran dan ujungnya kita akan menjadi parah. Bapak Ibu kecewa itu artinya umpan. Ketika Bapak Ibu kecewa dengan perlakuan orang lain, sikap buruk orang lain, kamu makan umpannya setan. Seperti ikan makan umpan yang ditaruh di atas mata kail ketika dimakan dia kan enggak bisa lepas ditarik aja tinggal tunggu aja. Nah, kecewa itu seperti umpan. Ketika makan umpan, umpan yang dilempar oleh iblis tinggal dikontrol aja orang seperti ini tinggal tunggu ujungnya kehancuran. Karena emosi dan amarah terhadap orang bodoh itu akan menimbulkan kehancuran.
14:39 Kita lihat di media sosial banyak orang yang marah di pinggir jalan, lagi nyetir, lagi belanja atau lagi apa. Ujungnya mereka berurusan dengan hukum dan menghancurkan hidup mereka. Betul apa enggak? Kenapa seperti itu? Karena tidak bisa menguasai diri dan mengendalikan diri dengan baik. Sekarang kalau ketemu orang bodoh, Bapak Ibu mesti ngapain? kasih senyum saja, enggak usah dipikirin. Belajar senyum kanan kiri dulu. Coba kalian mesti banyak senyum di sini ya. Nanti di luaran sana baru praktik firman. Amsal 14 ayat yang ke-29. Orang yang sabar besar pengertiannya. Ternyata orang yang sabar itu besar
15:25 pengertiannya. Orang yang gak sabar ya enggak besar pengertiannya. Jadi orang yang emosian di sini kan enggak ada orang gampang emosian kan. Kalian kan bisa menguasai diri dengan baik kan? Amin. Terlihat dari mukanya kalian adalah orang-orang spesial di matanya Tuhan. Orang yang sabar besar pengertiannya. Tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohannya. Enggak gampang marah kan kalian? Enggak ada di sini yang gampang marah kan? Awas marah sama suamimu, awas marah sama anakmu, awas marah sama klienmu, awas marah sama bosmu atau marah sama siapapun. Kamu gampang marah. Alkitab katakan kamu orang bodoh. Tapi kalau
16:13 kamu bisa sabar, kamu penuh hikmat dan pengertian. Nah, caranya bisa mengendalikan diri dengan baik, menguasai diri dengan baik. Ketika kita mau ngambil keputusan, keputusan kita itu harus berdasarkan kira-kira Tuhan senang apa tidak. Ketika aku mengambil keputusan seperti ini, ketika aku pengin marah sama orang lain, kira-kira Tuhan berkenan apa tidak? Kira-kira nanti tambah bikin keributan apa tidak? Karena kebiasaan orang ketika emosinya naik, dia enggak berpikir panjang. Ujungnya apa? Meledak. Bem. Setelah meledak marah-marah 5 menit kemudian nyesal. Yang dimarahin terluka. Apakah bisa cepat dibolehkan? Terluka.
17:01 Butuh proses. Lebih baik kita bisa mengendalikan diri dengan baik ketika kita mau marah. Karena ketika kita mengeluarkan kata-kata yang tajam, kata-kata yang menyakitin, kata-kata yang merendahkan, 5 menit kemudian kita lupa. Tapi yang mendengarkan bisa teringat seumur hidupnya. Bahkan bisa kepahitan sepanjang umur hidupnya. Betul apa enggak? Ini bapak-bapak ini seringkiali lupa ini ketika marah meledak. B terus lima kemudian 5 menit kemudian mulai ngomong manis. Istrimu masih cemberut. Kenapa kok cemberut kamu? Katanya enggak apa-apa. Kamu kenapa marah? Kok kamu cemberut aja? Kok kamu marah? Katanya. Loh yang marah siapa kok nuduh marah malahan? Para suami seringkiali lupa dengan sikap
17:47 kalau dia pernah menyakiti dan melukai. Terus bertanya sama istrinya menuduh balik. Nah, itu yang gak tepat. Para istri pun juga seringkiali sama. Harus belajar menguasai diri dengan baik mulai hari ini supaya apa? kita itu bisa hidup tenang, enjoy, rileks, menikmati bahagia di muka bumi ini. Orang yang dikuasain kepahitan, kita ngonselingin banyak orang yang dikuasain sakit hati dan kepahitan, berujung mereka banyak kena sakit penyakit yang mengerikan. Karena apa? Ketika kita marah, ketika kita kesal, hormon di dalam tubuh kita ada satu yang memproduksi memproduksinya bukan ee untuk antibodi yang kuat, tapi
18:36 justru memproduksi racun. Nah, itu yang seringki membuat terjadinya sakit penyakit. Contoh sakit penyakit kanker itu ada kemungkinan disebabkan memang dari makanan dan di sisi lain dari pikiran. Beberapa dokter menyatakan hampir rata-rata sakit penyakit itu disebabkan dari cara berpikir yang salah. Memang di sisi lain menurut jurnal dari pola makan yang salah. Tapi apa yang kita bisa kuasai, apa yang kita bisa kendalikan, kita harus kendalikan dengan baik. Pikiran kita ini supaya kita menjadi orang yang berkemenangan, bukan menjadi orang yang emosian. Amin. Amin. Jadi orang yang sabar dalam segala sesuatu, kamu semakin sabar besar
19:24 pengertianmu. Kamu cepat marah, kamu menjadi orang yang bodoh. Gak ada hikmat dan pengertiannya. Apalagi kalau marah di tempat umum. Di sini enggak ada kan marah teriak-teriak, histeri di tempat umum. Kalau kalian ngaku anak Tuhan, ngaku orang Kristen marah di tempat umum, menunjukkan bahwa kalian orang murahan dan orang rendahan. Karena gak bisa mengendalikan diri dan gak bisa menguasai diri. Orang Kristen harus memiliki sikap, tindakan, perbuatan yang benar-benar mencerminkan orang yang terhormat, orang bangsawan. Tidak boleh parah-marah histeris di tempat umum. Beberapa kali saya lihat pasangan suami istri marah-marah di mall
20:09 sampai teriak-teriak. Kan menunjukkan orang enggak ada pengendalian diri itu. Apalagi kalau itu orang Kristen memalukan sekali. Bisa saja bertahun-tahun di gereja enggak ngerti firman. Tapi kita hari ini harus bisa mengendalikan diri dengan baik. Marah boleh, tapi harus kita tahu marah letaknya di mana. Cepat diselesaikan. Kalau marah enggak cepat diselesaikan, ujungnya apa, Bapak, Ibu? Kalian menyimpan kemarahan itu. Alkitab katakan kalau marah pagi sore harus sudah selesai. Kalau marah marahnya marahnya malam paginya harus sudah selesai. Supaya apa? Setan tidak ambil
20:55 kesempatan. Karena kalau tidak bisa dibereskan, setan ambil kesempatan menyimpan kemarahan berhari-hari. Pernah saya konselingin orang, dia umurnya sudah 58, tapi dia simpan sakit hati waktu dia umur 15 tahun. Jadi, sepanjang bertahun-tahun umurnya penuh dengan sakit hati dan luka. Sudah mukanya kucel, banyak penyakitnya, sakit pinggang, sakit encok dan lain sebagainya. Karena apa? Hidupnya gak bahagia. Nah, orang yang nyimpan kesalahan orang lain, orang nyimpan jengkel, nyimpan sakit hati sama orang lain itu menaruh racun di dalam tubuhnya sehingga pola pikirnya, cara pandangnya selalu jelek terhadap orang lain.
21:41 Orang yang penuhi sakit hati itu biasanya ngomongnya tajam dan nyakitin. Di sini kan gak ada kalian kan ngomongnya manis semua kan. Loh, ngerti apa enggak ini? Ibu-ibu kalian ngomongmu manis semua kan? Amin. Shalom. Puji Tuhan. Enggak ngomong ketuskan. Karena kalian penuh penguasaan diri dan penuh pengendalian diri. Bukan jadi orang yang teriak histeris seperti orang enggak kenal Tuhan. Sekarang kita lihat lagi di Amsal 19 ayat yang ke-19. Orang yang sangat cepat marah akan kena denda. Orang yang gampang marah pasti akan kena denda. Kalau kita marah di tempat umum, kita akan mendapat malu.
22:27 Kalau kita marah sama orang sampai melakukan kekerasan, hukum tidak akan membela kita loh. Hukum akan melawan kita. Berapa banyak orang marah di tempat umum ketika mobilnya disenggol orang lain atau disalib orang sampai pukul-pukulan dan mereka berujung di penjara. Betul apa enggak? Banyak koboi jalanan ketika disalib atau apa itu dia tiba-tiba ngeluarkan apa itu apalah ngancam-ngancam air softgun dan lain sebagainya. Tidak lama kemudian ditangkap polisi karena kemarahannya terkontrol akhirnya menghasilkan denda. Bapak, Ibu, kamu marah enggak jauh-jauh sama pasanganmu, kamu juga akan dapat denda. Tidur, kamu
23:13 akan dapat batas guling. Kamu enggak disayang lagi. Orang akan kecewa dengan kamu. Kalau kita jadi orang yang gampang marah seperti beruang yang kehilangan anak, siapa yang mau dekat kita? Tapi kalau kita penuh penguasaan diri, penuh pengendalian diri, kita menjadi orang yang tenang. Orang yang tenang itu orang dekat dengan dia juga adem. Betul apa enggak? Tapi kalau Bapak Ibu ini cerewet marahnya gak mengemusian ngomongnya ketu siapa yang mau dekat kamu? Enggak ada. Jadi kalau jadi orang yang menguasai diri, mengendalikan diri dengan baik, ujung dari hidupmu jadi berkat bagi banyak orang. Karena jika engkau hendak menolongnya, engkau akan menambah marahnya. Perhatikan ya. Orang yang
24:00 sangat marah akan kena denda. Karena jika engkau hendak menolongnya, engkau hanya menambah marahnya. Ini orang marah ini seperti anjing yang sedang lagi menyala. Anjing yang sedang menyala ketika mau dielus, apa yang terjadi? Digigit kamu. Betul apa enggak? Orang yang sedang marah tenangnya enggak usah diresponin. Tenang. Tapi yang jadi masalahnya kita ketika menghadapi orang yang sedang marah, kita terpancing untuk marah juga. Betul apa enggak? Jadi seperti dua anjing menyala asing hasilnya gigit-gigitan. Saling gigit, saling telan, saling cakar. Justru ketika ada seseorang yang emosi, kita mesti tenang. Enggak usah tanggepin,
24:47 enggak ada gunanya. Tenang. Katakan tenang. Tenang. Menguasai diri. Enggak usah respon. Enggak usah respon. Justru ketika ada orang di sekitarmu marah, kamu kasih es teh manis saja biar adem. Kasih makanan. Gak usah diajak ngomong, enggak usah tanggapin emosinya. Diam kasih senyum. Tapi kalau kita mau malah bersikap sebaliknya ujungnya dia akan tambah semakin marah. Di Amsal 29 ayat yang ke-22. Si pemarah menimbulkan pertengkaran. Orang yang gampang marah itu isinya senangnya tukang ribut. Kalian kan enggak suka ribut kan?
25:34 Halo. Enggak suka marah kan? Si pemarah menimbulkan pertengkaran dan orang yang lekas gusar banyak pelanggarannya. Orang yang lekas gusar banyak pelanggarannya. Gusar itu apa itu? Hah? Gusar itu gampang panik, gampang emosi, enggak tenang, gak bisa menguasai diri. Dikit-dikit langsung bereaksi, dikit-dikit langsung bereaksi. tersinggungan, misunderstanding. Orang ngomong apa ditanggapin apa. Biasa ini orang-orang yang orang-orang Chinese atau orang-orang Batak yang punya suami
26:19 orang Jawa atau sebaliknya ketika datang ke rumah mertuanya, mertuanya pakai bahasa Batak, dia sendiri enggak ngerti bahasa Batak atau mertuanya bahasa China, tapi dia sendiri enggak ngerti bahasa China. Karena pikirannya jelek, dipikirnya, "Wih, jangan-jangan ngerasain aku nih. Jangan-jangan ngomongnya aku." Padahal juga enggak. Orang yang lekas, gusar, gampang panikan itu pikirannya jelek, responnya jelek. Tapi orang yang bisa menguasai diri, orang boleh ngomong apapun loh. Terang-terangan nuduh fitnah, kita bisa tenang, rileks, dan enjoy. Orang-orang yang seperti ini ditempatkan di situasi buruk apapun. Situasi jelek apapun Bapak Ibu bisa
27:05 menikmati kehidupan dengan damai sejahtera. Amin. Di saat badai kita bisa tenang. Karena apa? Tuhan menyertai kita. Orang enggak bisa tenang karena enggak bisa melihat bahwa ada penyertaan Tuhan dalam hidupnya. Panik, emosi, marah. stres, bingung, pengin balas, pengin balas dendam, pengin memperlakukan buruk orang lain. Kita dipanggil untuk jadi berkat bagi banyak orang, bukan untuk konflik dan ribut dengan orang. Amin. Kita dipanggil jadi berkat sekalipun
27:52 orang itu menyebalkan. Kita dipanggil jadi berkat sekalipun orang itu memfitnah kita. Kalau kita bersikap tenang, relaks, dan enjoy, engkau bisa tidurnya di tengah badai. Kalau enggak bisa tidurnya di tengah badai, kamu akan jadi orang yang histeris. Kamu akan jadi orang yang gak bisa menguasai diri dengan baik. Di ujung dari kehidupanmu akan bapak belur. Orang Kristen harus bisa menguasai diri dengan baik di situasi buruk. Amin. Kalau di gereja semua orang bisa memuji Yesus. Betul apa enggak? Kalau kondisi terima duit, terima berkat, semua orang bisa memuji Yesus.
28:38 Dalam kondisi tenang, damai, Bapak, Ibu semuanya bisa memuji Yesus. Hatimu bisa gembira dan tersenyum. Bagaimana ketika engkau diperlakukan buruk, kamu bisa tersenyum apa enggak? Bisa memuji Yesus apa enggak? Coba sekarang senyum dulu kanan kiri. Latihan senyum dulu yang paling manis. Karena pulang dari tempat ini kau akan ngadapin orang-orang yang menyebalkan dan kau harus tetap tersenyum. Amin. Tersenyum bahagia memuji Yesus selamanya. Amin. Amin. Hidupmu akan berkemenangan. Hidupmu akan bahagia. Dengerin baik-baik. Bahagia itu keputusan hati kita dalam situasi buruk, situasi jelek. Dalam kondisi susah, dalam kondisi
29:24 kekurangan, Bapak, Ibu bisa memilih tetap bahagia. Jadi, kebahagiaan tidak ditentukan dengan situasi dan kondisi. Bahagia adalah keputusan hati. Katakan, bahagia. Bahagia adalah keputusan hati saya. Keputusan hati saya. Engkau bisa diperlakukan buruk ketemu dengan orang-orang yang bodoh, ketemu orang yang menyakitiin, kau bisa tetap tersenyum. Atau malah sebaliknya, kamu marah enggak terima, kamu pengin balas dendam. Dalam kondisi kelimpahan kamu bisa tetap bahagia. Dalam kondisi kekurangan pun kau bisa tetap bahagia. Engkau bisa tenang jalanin hidup ini dengan enjoy. Kalau kita selama tinggal
30:10 di bumi hidup enggak enjoy, hidupmu rasanya berat, kamu enggak akan menikmati kehidupan yang membahagiakan loh. Karena Tuhan mau kita selama tinggal di bumi ini bahagia menikmati hidup. Amin. Amin. Ya, saya berdoa ini khotbah yang sangat panjang memberkati Bapak Ibu semuanya. Kurang, Pak, kurang. Nanti kita lanjutkan lagi. Bangkit beri sama-sama buka tanganmu. Dua-dua Bapa dalam nama Yesus pagi hari ini kami mantraikan firman-Mu dengan darah domba. Biar firman ini tembus sampai kedalaman batin kami. Kami menjadi orang yang bisa menguasai diri. Kami menjadi orang yang bisa mengendalikan diri dalam situasi,
30:57 perlakuan, sikap dan tindakan buruk orang lain. Kami bisa tenang. Kami jadi orang yang berkemenangan, jadi orang yang sabar, penuh pengendalian diri, penuh penguasaan diri. Terus pimpin kami Tuhan, terus urapi kami Tuhan. Kami percaya semua orang dalam ruangan ini diberkati Tuhan. Dalam nama Yesus yang diberkati Tuhan katakan amin.