Silsilah Yesus : Kesetiaan Tuhan Melalui Kurun Waktu - Ps. Philip Mantofa (GMS Church)

Silsilah Yesus : Kesetiaan Tuhan Melalui Kurun Waktu - Ps. Philip Mantofa (GMS Church)

Ringkasan Singkat

Video ini adalah ibadah Natal yang disampaikan oleh Philip Mantofa, menekankan kesetiaan Tuhan melalui berbagai musim dan keadaan hidup. Ibadah ini mencakup:

  • Ucapan selamat Natal dan ajakan untuk beribadah bersama keluarga.
  • Informasi mengenai ibadah tutup tahun dan Breakfast with God.
  • Khotbah mengenai kesetiaan Tuhan yang melampaui waktu dan keadaan, dengan studi kasus dari silsilah Yesus dalam Injil Matius.
  • Ajakan untuk tidak menyerah dan terus beriman, serta doa syafaat untuk jemaat dan bangsa Indonesia.
  • Pujian dan penyembahan, serta ajakan untuk bergabung dalam pelayanan gereja.

Pembukaan dan Ucapan Selamat Natal

Philip Mantofa dan Ira membuka ibadah Natal dengan ucapan selamat Natal kepada seluruh jemaat online GMS. Mereka mengajak jemaat untuk merayakan Natal bersama keluarga dan teman-teman, serta memberikan persembahan sebagai wujud ketaatan kepada Tuhan. Jemaat online dapat memberikan persembahan melalui scan QR code. Mereka juga menginformasikan tentang Christmas Sale di Pustaka Rajawali dengan diskon hingga 50% untuk produk-produk pilihan.

Informasi Ibadah Tutup Tahun dan Breakfast with God

Philip Mantofa dan Ira mengumumkan ibadah tutup tahun yang akan diadakan pada tanggal 31 Desember 2025 pukul 10 malam di empat lokasi di Surabaya, serta dapat diikuti secara online melalui YouTube GMS Church. Mereka juga mengundang jemaat untuk menghadiri ibadah Breakfast with God dengan tema Loving God, Loving People pada tanggal 12 Januari 2026. Selain itu, mereka menginformasikan tentang doa puasa yang akan dilakukan mulai 13 Januari sampai 2 Februari 2026, dengan pokok doa yang dapat diakses melalui aplikasi GMS Church.

Doa Pembukaan Ibadah

Sebelum memulai ibadah, Philip Mantofa memimpin doa bersama, mengucap syukur atas berkat Tuhan dan memohon agar sukacita dan berkat Tuhan mengalir bagi seluruh keluarga. Ia juga memohon agar jemaat membuka hati untuk menerima pesan terbaik dari Tuhan dan membawa persembahan sebagai dupa yang harum di hadapan-Nya.

Sesi Pujian dan Penyembahan

Ibadah dilanjutkan dengan sesi pujian dan penyembahan yang meriah, diiringi dengan lagu-lagu Natal seperti "Jingle Bells" dan "Hai Mari Berhimpun". Jemaat diajak untuk memuji dan memuliakan nama Tuhan, serta bersukacita dalam merayakan kelahiran Yesus Kristus.

Khotbah: Kesetiaan Tuhan Melalui Kurun Waktu

Philip Mantofa menyampaikan khotbah dengan tema "Kesetiaan Tuhan Melalui Kurun Waktu," berdasarkan Injil Matius 1:1-17 yang membahas silsilah Yesus Kristus. Ia menekankan bahwa Tuhan setia sepanjang masa, bahkan ketika kita tidak setia. Kesetiaan Tuhan melampaui kehidupan kita dan lebih tua dari segala sesuatu. Ia mengajak jemaat untuk tidak meragukan kesetiaan Tuhan hanya karena belum mengerti rencana-Nya.

Silsilah Yesus: Bukti Kesetiaan Tuhan

Philip Mantofa membahas beberapa tokoh penting dalam silsilah Yesus, seperti Abraham, Tamar, Rahab, dan Daud, untuk menunjukkan bagaimana Tuhan memilih orang-orang berdosa dan memulihkan sejarah hidup mereka. Ia menekankan bahwa Tuhan sanggup memulihkan kekacauan keluarga dan memakai kehidupan orang-orang berdosa untuk kemuliaan-Nya.

Jangan Menyerah dan Terus Beriman

Philip Mantofa mengajak jemaat untuk tidak mundur dari Tuhan karena merasa kurang beriman. Ia menekankan bahwa iman yang kecil pun tetap berharga di hadapan Tuhan. Ketika kita tidak bisa bergantung pada diri sendiri, ingatlah kesetiaan Tuhan, maka imanmu akan bertambah.

Proses Tuhan dan Kesetiaan-Nya

Philip Mantofa menekankan pentingnya menjalani proses yang Tuhan izinkan dalam hidup kita, meskipun sulit dan tidak menyenangkan. Proses itu adalah bagian dari kesetiaan Allah di dalam hidupmu. Jangan mencari jalan pintas, tetapi hadapi konsekuensi dan percayalah bahwa Tuhan akan memulihkan dan memakai kehidupanmu untuk kemuliaan-Nya.

Tuhan Memilih Orang Berdosa

Philip Mantofa menjelaskan bagaimana Tuhan memilih orang-orang berdosa seperti Rahab dan Rut untuk menjadi bagian dari silsilah Yesus. Ia menekankan bahwa yang disebut Yahudi bukanlah ras, tetapi iman. Tuhan bisa merajut kehidupan yang berbeda-beda menjadi satu dalam rencana-Nya yang setia.

Rencana Tuhan Tidak Bisa Digagalkan

Philip Mantofa menegaskan bahwa rencana Tuhan tidak bisa digagalkan oleh orang jahat. Bahkan, Tuhan bisa memakai kejahatan orang lain untuk kemuliaan-Nya. Satu-satunya yang bisa menggagalkan rencana Allah dalam hidupmu hanyalah Allah sendiri.

Tiga Kurun Waktu Kesetiaan Tuhan

Philip Mantofa menyimpulkan bahwa kesetiaan Tuhan selalu melalui tiga kurun waktu: jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Ia mengajak jemaat untuk percaya kepada rencana Tuhan jangka panjang, menebus sejarah keluarga dan sejarah pribadi, dan percaya bahwa Tuhan akan menggenapi janji-Nya.

Doa dan Penyembahan Penutup

Ibadah dilanjutkan dengan doa dan penyembahan penutup, diiringi dengan lagu "Kau Allah yang Setia". Jemaat diajak untuk mengingatkan diri sendiri bahwa Allah yang kita sembah adalah setia, penolong dalam kesesakan, dan sumber kekuatan di saat kita membutuhkan.

Altar Call dan Doa Syafaat

Philip Mantofa memberikan altar call bagi orang-orang yang merasa jauh dari Tuhan dan ingin memperbarui hati mereka. Ia mengajak mereka untuk maju ke depan dan didoakan oleh pendoa syafaat. Jemaat juga diajak untuk mendoakan bangsa Indonesia agar pulih dari semua problema.

Pengumuman dan Berkat

Di akhir ibadah, Philip Mantofa memberikan pengumuman mengenai welcome launch bagi jemaat baru dan layanan baptisan bagi yang rindu dibaptiskan. Ia juga mengajak jemaat untuk memberikan persembahan sebagai ucapan syukur atas kasih setia Tuhan. Ibadah ditutup dengan doa berkat dan ucapan selamat Natal.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ