STOP BELA IRAN ‼️ KISAH GELAP SYIAH RAFIDHAH YANG JARANG DI BAHAS - USTADZ FIRANDA ANDIRJA

STOP BELA IRAN ‼️ KISAH GELAP SYIAH RAFIDHAH YANG JARANG DI BAHAS - USTADZ FIRANDA ANDIRJA

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang kesesatan Syiah Rafidhah menurut pandangan ulama Ahlussunnah. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Kesepakatan ulama tentang kesesatan Syiah Rafidhah.
  • Karakteristik Syiah yang dibangun di atas kedustaan dan kebodohan.
  • Akidah Syiah yang menyimpang tentang Al-Qur'an dan pandangan mereka terhadap Ahlussunnah.
  • Sejarah berdarah yang dilakukan oleh Syiah terhadap kaum muslimin.

Pendahuluan: Fenomena Iran dan Akidah Syiah di Permukaan

Video ini dimulai dengan analogi tentang dua raksasa yang bertarung, di mana salah satunya adalah musuh dan yang lain tampak seperti penolong. Video ini menekankan pentingnya mengenal identitas Iran yang sering dianggap sebagai penolong umat Islam, terutama dalam konflik dengan Israel. Tujuannya adalah untuk membahas keselamatan akidah dan alasan ulama mengingatkan untuk tidak terburu-buru membela Iran.

Kesepakatan Ulama tentang Kesesatan Syiah Rafidhah

Para ulama dari berbagai zaman, seperti Abul Hasan al-Asy'ari, Abdul Qahir al-Baghdadi, dan Ibnu Hazam, sepakat bahwa Syiah Rafidhah adalah firqah yang sesat. Kesesatan ini telah diingatkan oleh Imam Syafi'i, yang menyebut pengikut hawa nafsu Rafidhah sebagai pendusta. Imam Azzahabi juga menyatakan bahwa syiar mereka adalah kedustaan dan mereka adalah orang yang paling bodoh dalam masalah akal.

Karakteristik Syiah: Kedustaan (Al-Kadzib) dan Kebodohan

Imam Azzahabi mengingatkan bahwa orang-orang Rafidhah adalah pendusta dalam penukilan, bodoh dalam masalah akal, dan kerusakan dalam agama banyak terjadi melalui mereka. Agama mereka dibangun dengan perkara-perkara yang tidak masuk akal.

Dua Fokus Pembahasan: Akidah Batil dan Kejahatan Sejarah

Pembahasan tentang Rafidhah dibagi menjadi dua fokus utama: akidah mereka yang batil dan kejahatan yang mereka lakukan dalam sejarah Islam. Kejahatan ini dibangun di atas akidah mereka yang rusak, yang menyebabkan pembantaian kaum muslimin dan Ahlussunnah. Bagi mereka, membunuh Ahlussunnah adalah suatu agama yang mendatangkan surga.

Pandangan Syiah terhadap Ahlusunnah: Dianggap najis dan halal darahnya

Sejarah berdarah yang dilakukan oleh Syiah terhadap kaum muslimin didasarkan pada keyakinan bahwa Ahlussunnah adalah kafir dan najis. Nikmatullah Aljazairi dalam kitabnya Al-Anwar Annukmaniyah menyebut Ahlussunnah sebagai "nawasib" (penentang Ahlul Bait) yang lebih buruk dari Yahudi, Nasrani, dan Majusi. Ulama Syiah menghukumi Ahlussunnah sebagai kafir harbi yang boleh dibunuh dan hartanya halal untuk diambil.

Akidah Syiah terhadap Al-Qur'an: Keyakinan bahwa Al-Qur'an tidak otentik

Salah satu kekhususan Syiah yang tidak dimiliki oleh firkah sesat lainnya adalah keyakinan bahwa Al-Qur'an tidak otentik, kurang, dan telah diubah. Ribuan riwayat dalam buku-buku terkenal mereka seperti Alkafilul Qulaini dan Biharul Anwar menyatakan hal ini. Ibnu Hazam menganggap Syiah bukan Islam karena keyakinan mereka terhadap perubahan Al-Qur'an.

Mengenal Mushaf Fatimah dan Klaim Jumlah Ayat Al-Qur'an

Dalam kitab Alkahfi, disebutkan tentang Mushaf Fatimah yang diklaim tiga kali lebih besar dari Al-Qur'an yang ada dan tidak memiliki satu huruf pun yang sama. Juga diklaim bahwa Al-Qur'an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad memiliki 17.000 ayat. Ulama Syiah seperti Dr. Alquwini memberikan contoh ayat yang dianggap kurang dalam Al-Qur'an.

Klaim Ilmu Khusus Ahlul Bait dan Penafsiran Al-Qur'an yang Menyimpang

Syiah meyakini bahwa Al-Qur'an hanya dapat ditafsirkan oleh imam dari Ahlul Bait, seolah-olah ada agama khusus untuk Ahlul Bait. Mereka mengklaim memiliki ilmu khusus yang tidak dimiliki oleh orang lain. Hal ini menyebabkan penafsiran Al-Qur'an yang menyimpang dan tidak dapat diterima oleh Ahlussunnah.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ