Ringkasan Singkat
Video ini membahas manfaat puasa selama 72 jam (tiga hari) bagi kesehatan, termasuk pembersihan mendalam sel tubuh, peningkatan kekuatan mental, pengurangan peradangan, dan potensi pencegahan kanker. Selain itu, video ini memberikan tips praktis tentang cara melakukan puasa dengan aman dan efektif, serta membahas studi kasus tentang manfaat puasa yang dikombinasikan dengan olahraga.
- Puasa selama 72 jam dapat memberikan efek euforia dan meningkatkan kekuatan mental.
- Puasa dapat membantu mengurangi peradangan dan berpotensi mencegah kanker.
- Penting untuk memperhatikan asupan elektrolit dan cara berbuka puasa yang benar.
Manfaat Puasa 72 Jam
Puasa selama 72 jam dapat memberikan perasaan euforia dan meningkatkan kondisi mental. Puasa jangka panjang adalah cara terbaik untuk melakukan pembersihan mendalam, mengubah "sampah" di tubuh menjadi sel-sel baru. Puasa juga melatih kekuatan mental, yaitu kemampuan untuk mengendalikan tubuh. Kemampuan untuk menolak keinginan makan memberikan kekuatan yang luar biasa.
Manfaat Puasa untuk Kanker
Faktor risiko terbesar kanker adalah usia, karena kerusakan sel menumpuk seiring waktu. Selain itu, peradangan dan kekurangan oksigen juga meningkat seiring bertambahnya usia, dan kanker cenderung tumbuh di area tersebut. Puasa adalah cara paling ampuh untuk mengurangi peradangan. Sel kanker dapat hidup dari gula, asam amino tertentu, dan keton, tetapi bukan keton yang dihasilkan dari puasa. Keton membantu otak dan mengaktifkan gen yang memperpanjang umur. Puasa secara teratur dapat membantu mencegah kanker. Puasa juga menurunkan kadar insulin, sehingga tubuh berada dalam mode pembersihan dan daur ulang. Meningkatkan oksigen melalui olahraga juga dapat mengurangi risiko kanker.
Tips Puasa
Satu atau dua hari sebelum puasa, tingkatkan asupan lemak untuk memudahkan transisi dari pembakaran glukosa ke pembakaran lemak. Lakukan puasa intermiten sebelum mencoba puasa yang lebih lama. Elektrolit seperti kalium, magnesium, dan natrium klorida (garam laut) sangat penting dan tidak akan membatalkan puasa. Kekurangan garam laut dapat menyebabkan keto flu, kram, dan kelemahan otot. Konsumsi 1-2 sendok teh garam laut yang dilarutkan dalam air, bisa ditambahkan lemon atau ke kopi. Setelah selesai puasa, jangan konsumsi makanan manis atau karbohidrat. Mulailah dengan sedikit sauerkraut, sayuran fermentasi, telur, atau kaldu tulang. Tunggu beberapa jam sebelum makan lebih banyak. Sistem pencernaan perlu dibangunkan perlahan. Masalah umum saat puasa adalah kekurangan garam laut, kurangnya adaptasi bertahap melalui puasa intermiten, atau kekurangan protein.
Puasa Panjang dan Olahraga
Jika memiliki kecenderungan batu empedu, puasa dapat menghasilkan lebih banyak lumpur empedu. Antidotnya adalah Tudca, garam empedu khusus yang menjaga empedu tetap encer dan mengalir. Konsumsi dua Tudca dua kali sehari. Puasa panjang tidak dianjurkan untuk ibu hamil atau menyusui. Sebuah eksperimen menunjukkan bahwa orang dengan diabetes tipe 1 dapat melakukan lari maraton (20 mil) setiap hari selama 5 hari sambil berpuasa. Mereka tidak mengalami banyak nyeri otot karena efek anti-inflamasi dari puasa sangat tinggi. Olahraga dan puasa dapat dilakukan bersamaan, bahkan oleh orang dengan masalah kesehatan, tetapi konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.

