TEGURAN ITU BAIK     -  PETER GUNTUR

TEGURAN ITU BAIK - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas pentingnya mengoreksi diri sendiri daripada hanya mengkritik orang lain. Hati yang lembut dan mau ditegur adalah kunci pertumbuhan rohani. Mengakui kesalahan, bertobat, dan terus diubahkan oleh firman Tuhan akan membawa kita semakin serupa dengan Kristus.

  • Koreksi diri penting untuk pertumbuhan rohani.
  • Hati yang lembut mudah menerima teguran.
  • Bertobat dan berubah adalah kunci menjadi serupa dengan Kristus.

Intro

Di penghujung tahun, penting untuk mengoreksi diri sendiri daripada hanya mengkritik orang lain. Kecenderungan manusia adalah suka mengoreksi orang lain, seperti tetangga, teman, atau pasangan. Jika kita hanya fokus pada kesalahan orang lain tanpa mau mengoreksi diri sendiri, kita menjadi egois, mudah merendahkan orang lain, dan keras kepala.

Hati yang Lembut dan Teguran

Orang yang bertumbuh dalam Kristus memiliki hati yang lembut dan mudah menerima teguran. Tuhan sering menggunakan orang lain atau kejadian untuk menegur dan menasihati kita. Kekristenan kita harus semakin berubah dan diperbarui dari tahun ke tahun, semakin serupa dengan Kristus. Semakin tua, kita seharusnya semakin memiliki hikmat, pengertian, dan pengendalian diri. Hati yang lembut bukan berarti lemah, tetapi siap untuk ditegur dan berubah.

Konflik dan Keras Kepala

Jika kita selalu konflik dengan orang lain, mungkin ada sesuatu yang tidak benar dalam diri kita. Orang yang keras kepala tidak suka ditegur dan tidak mau belajar dari orang bijak. Kekristenan kita terlihat saat kita diperlakukan buruk, ditegur, atau menghadapi tantangan. Reaksi kita menunjukkan siapa kita sebenarnya: orang yang penuh pengendalian diri atau orang yang cerewet dan keras kepala.

Menjadi Serupa dengan Kristus

Orang lain harus melihat Kristus melalui sikap, tindakan, karakter, dan ucapan kita. Pengikut Kristus pertama kali disebut Kristen di Antiokhia karena gaya hidup mereka meniru Kristus. Karakter kita harus semakin serupa dengan Kristus, dan caranya adalah melalui teguran. Meskipun daging kita merasa sakit saat ditegur, kita harus menyukainya karena itu adalah tanda kasih Tuhan. Jika kita ditegur dan respon kita salah, itu akan menentukan apakah kita bahagia atau tidak.

Teguran sebagai Tanda Kasih

Orang yang menegur kita berarti mereka sayang kepada kita. Jika Tuhan menegur kita, itu berarti kita adalah anak kesayangan-Nya. Anak yang dikasihi Tuhan pasti disesah dan ditegur agar menjadi lebih baik. Orang yang tidak bisa ditegur akhirnya menjadi bodoh. Teguran membuat kita sadar diri dan berubah.

Teladan Daud dan Saul

Daud dan Saul memberikan contoh yang bertolak belakang. Saul ditolak Tuhan karena keras kepala dan tidak mau ditegur, sementara Daud diangkat karena hatinya yang mau bertobat. Kita bisa jatuh dalam dosa karena tubuh daging kita, tetapi kita tidak bisa hidup dalam dosa. Daud, meskipun berbuat dosa besar, cepat bertobat dan diampuni Tuhan.

Respon Daud terhadap Kesalahan

Ketika Daud melakukan kesalahan dan ditegur oleh Nabi Natan, dia merespon dengan bertobat dan mengakui dosanya. Dia menyadari kelemahannya dan bergumul dengan dosanya. Daud tahu bahwa dia telah menyakiti hati Tuhan dan melakukan apa yang jahat di mata-Nya.

Pentingnya Ketaatan dan Pimpinan Roh Kudus

Ketidaktaatan seperti dosa terhadap penyembahan berhala. Setelah ikut Tuhan, kita harus taat dan terus diperbarui serta dipimpin oleh Roh Kudus. Ketika kita dipimpin Roh Kudus, buah Roh akan mengalir melalui hidup kita, mencerminkan kemuliaan Tuhan. Jika kita tidak mengerti hal ini, kita bisa duduk di gereja tetapi tetap kedagingan.

Jangan Mendukakan Roh Kudus

Daud berdoa agar Tuhan tidak mengambil Roh Kudus daripadanya. Dia belajar dari pengalaman Saul, yang kehilangan Roh Kudus dan dirasuki roh jahat. Jika kita memberontak dan mendukakan Roh Kudus, Allah tidak lagi menjadi pembela kita. Mengujat Roh Kudus tidak ada ampunnya. Kita perlu koreksi diri dan memiliki hati yang lemah lembut.

Koreksi Diri dan Pembaruan Batin

Kita harus melihat sampai kedalaman batin kita dan mengoreksi diri jika ada yang tidak benar. Roh Kudus akan selalu mengejar hati kita untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan. Roh Kudus akan memimpin kita kepada seluruh kebenaran dan membawa kita semakin diubahkan. Kita harus mengenakan manusia baru, yaitu manusia roh yang diciptakan serupa segambar dengan Kristus.

Doa dan Urapan

Sesi doa dan urapan di mana beberapa jemaat maju ke depan dan didoakan untuk menerima urapan Tuhan.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ