Ringkasan Singkat
Video ini membahas tentang tenaga eksogen dalam geografi, yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi dan bersifat merusak atau membangun bentang lahan. Dijelaskan lima macam tenaga eksogen: pelapukan, erosi, sedimentasi, pergerakan massa tanah (mass wasting), dan denudasi. Setiap jenis tenaga dijelaskan secara rinci beserta contoh-contohnya.
- Tenaga eksogen berasal dari luar bumi dan bersifat merusak atau membangun lahan.
- Lima macam tenaga eksogen: pelapukan, erosi, sedimentasi, pergerakan massa tanah, dan denudasi.
- Pelapukan adalah proses penghancuran batuan, erosi adalah pengikisan dan perpindahan material, sedimentasi adalah pengendapan material, mass wasting adalah pergerakan massa tanah karena gravitasi, dan denudasi adalah penelanjangan lahan akibat proses-proses sebelumnya.
Pengertian Tenaga Eksogen
Tenaga eksogen adalah tenaga yang berasal dari luar bumi dan bersifat merusak. Tenaga ini menyebabkan degradasi (pengikisan) dan agradasi (penumpukan material). Berbeda dengan tenaga endogen yang berasal dari dalam bumi (tektonisme, vulkanisme, seisme), tenaga eksogen berasal dari luar bumi.
Macam-Macam Tenaga Eksogen
Tenaga eksogen terdiri dari lima macam: pelapukan, erosi, sedimentasi, pergerakan massa tanah (mass wasting), dan denudasi.
Pelapukan
Pelapukan adalah proses penghancuran batuan menjadi bagian yang lebih kecil (pasir, tanah). Contohnya, batuan besar yang terkena panas dan hujan ekstrem lama-kelamaan akan hancur. Terdapat tiga jenis pelapukan:
- Pelapukan Mekanik/Fisika: Disebabkan oleh perubahan suhu (panas matahari, hujan). Contoh: batu menjadi pasir karena perubahan suhu yang ekstrem.
- Pelapukan Kimia: Disebabkan oleh tercampurnya batuan dengan zat kimia. Contoh: besi berkarat karena oksidasi, batu kapur membentuk dolina.
- Pelapukan Organik/Biologis: Disebabkan oleh aktivitas organisme (makhluk hidup). Contoh: tanaman tumbuh di tembok menyebabkan batu hancur, lumut yang membuat batuan besar menjadi lebih kecil.
Erosi
Erosi adalah proses pengikisan batuan atau material dan perpindahannya ke tempat lain. Ada lima jenis utama erosi:
- Ablasi: Erosi yang disebabkan oleh air.
- Erosi Percik (Splash erosion): Terlemparnya partikel tanah akibat percikan air hujan.
- Erosi Lembar (Sheet erosion): Terkikisnya permukaan tanah yang tebalnya sama.
- Erosi Alur (Rill erosion): Erosi yang membentuk alur-alur.
- Erosi Parit (Gully erosion): Kelanjutan erosi alur, bentuknya lebih dalam dan lebar (membentuk huruf V).
- Erosi Tebing (Valley erosion): Erosi vertikal di perbukitan yang membentuk lembah dan lereng curam (berbentuk V).
- Stream erosion: Erosi yang diakibatkan oleh aliran sungai yang sudah terbentuk (bentuknya U).
- Abrasi: Erosi yang disebabkan oleh gelombang laut.
- Cliff: Tebing pantai yang curam.
- Gua Pantai: Gua yang ada di pantai akibat erosi ombak.
- Seastack: Tiang batu di sekitar pantai.
- Archstack: Jembatan batu di sekitaran Pantai.
- Blow Hole: Lubang pada atas tebing batu yang menimbulkan semburan air ketika ombak datang.
- Deflasi: Erosi yang disebabkan oleh angin.
- Ar Stone: Jembatan batu.
- Mushroom Rock: Batu berbentuk jamur.
- Tal atau Stock Rock: Tiang batu.
- Korosi: Erosi yang disebabkan oleh pasir yang terbawa angin.
- Eksarasi: Erosi yang disebabkan oleh gletser (es).
- Pantai Ford: Pantai Teluk yang menjorok akibat erosi es.
- Danau Glasial: Danau yang terbentuk akibat erosi gletser.
Sedimentasi
Sedimentasi adalah proses pengendapan massa batuan atau material yang terbawa oleh angin, air, atau es di suatu bentang lahan.
- Sedimentasi Fluvial: Disebabkan oleh aliran sungai.
- Delta: Endapan pada pertemuan sungai dengan laut.
- Kipas Aluvial: Bentuknya seperti kipas.
- Meander: Sungai yang berkelok-kelok.
- Oxbow (Danau Tapal Kuda): Danau yang terpotong dari sungai akibat meander yang tua.
- Sedimentasi Marin: Disebabkan oleh gelombang laut.
- Tombolo: Jembatan menuju pulau di tengah laut.
- Bar (Gosong Pasir): Daratan yang terkurung atau menjorok pada suatu perairan.
- Cusped Foreland: Daerah pengendapan pantai berbentuk segitiga yang luas.
- Sedimentasi Aeolian/Aolis: Disebabkan oleh angin.
- Skree: Endapan di kaki tebing.
- Sand Dune (Gumuk Pasir): Terdapat di Parang Kusumo.
- Arroyos: Endapan pasir di sungai kering.
- Sedimentasi Glasial: Disebabkan oleh gletser (es).
- Kettle: Danau es.
- Moraine: Longsoran es dari puncak.
- Esker: Pegunungan panjang berliku dari pasir dan kerikil yang berlapis.
Gerakan Massa Tanah (Mass Wasting)
Mass wasting adalah pergerakan atau perpindahan massa tanah atau batuan ke tempat yang lebih rendah akibat gaya gravitasi.
- Tanah Longsor (Landslide): Terjadi sangat cepat dan tiba-tiba.
- Tanah Mengalir (Earthflow): Membentuk aliran.
- Tanah Amblas/Ambruk (Subsidence): Pergerakan vertikal yang cepat.
- Rayapan Tanah (Soil Creep): Terjadi sangat lambat, ditandai dengan tiang listrik atau pohon yang miring.
- Tanah Nendat (Slump):
- Likuefaksi Tanah: Akibat gempa bumi.
- Batu Jatuh (Rock Fall):
Denudasi
Denudasi adalah bentuk lahan yang terjadi akibat proses pelapukan, erosi, mass wasting, dan sedimentasi. Contoh:
- Pegunungan/Perbukitan Denudasional: Pegunungan yang mengalami pelapukan dan erosi sehingga menjadi lebih kecil.
- Lahan Rusak
- Lereng Kaki
- Colluvial
- Kerucut atau Kipas Koluvial

