Ringkasan Singkat
Khotbah ini membahas tentang bagaimana menghadapi masa-masa sulit dan terpuruk dalam kehidupan. Poin-poin utama yang ditekankan adalah pentingnya mengoreksi diri, merendahkan hati di hadapan Tuhan, berserah sepenuhnya kepada-Nya, dan terus berharap serta bersyukur dalam segala keadaan. Tuhan adalah tempat perlindungan terbaik dan akan menuntun serta memberikan terobosan ilahi bagi mereka yang percaya dan berjalan bersama-Nya.
- Pentingnya koreksi diri saat terpuruk.
- Berserah dan berharap pada Tuhan sebagai tempat perlindungan.
- Tuhan memberikan terobosan dan pertolongan ilahi.
Momen Terpuruk dan Pentingnya Koreksi Diri
Dalam kehidupan, ada momen-momen yang tidak menyenangkan seperti saat terpuruk dan tertekan akibat masalah keluarga, keuangan, bisnis, kesehatan, atau hal lainnya. Saat kondisi terjepit, penting untuk mengoreksi diri dan mengevaluasi tindakan di masa lalu. Jika ditemukan kesalahan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan, bertobat dan berubah adalah langkah yang tepat. Jangan mengeraskan hati atau merasa benar sendiri, tetapi carilah penyelesaian dan pertolongan dari Tuhan serta orang lain.
Berharap kepada Allah di Masa Tertekan
Ketika mengalami tekanan hebat, seringkali muncul pikiran dan perasaan gelisah. Namun, jangan biarkan hal itu menguasai diri. Berharaplah kepada Allah, karena Dia adalah penolong dan tempat pengungsian terbaik. Serahkan semua masalah dan persoalan kepada-Nya. Masa-masa sulit adalah waktu untuk mengoreksi diri dan bertobat jika ada kesalahan. Tuhan tidak pernah meninggalkan umat-Nya, tetapi kadang kita perlu menunggu waktu-Nya yang tepat.
Menyerahkan Diri Sepenuhnya kepada Tuhan
Serahkan diri sepenuhnya di hadapan Tuhan dan berjalanlah bersama-Nya. Tuhan akan membuka jalan dengan cara-Nya yang ajaib dan menghubungkan kita dengan orang-orang yang tepat. Ikuti saja apa yang Tuhan mau dan nikmati keajaiban dalam hidup. Di masa terpuruk, serahkan hati sepenuhnya kepada Tuhan. Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa Tuhan selalu memelihara dan tidak pernah meninggalkan. Bagian kita adalah berjalan bersama Tuhan dan mengikuti kehendak-Nya.
Menghadap Allah dengan Sukacita dan Syukur
Meskipun sulit, usahakan untuk mengucap syukur dan menyembah Tuhan dalam segala kondisi, termasuk saat sakit, terpuruk, atau mengalami masalah keluarga. Ketika kita menyerahkan hati sepenuhnya kepada Tuhan, damai sejahtera akan muncul dari hati kita. Kita membutuhkan kekuatan Tuhan untuk datang menyembah dan memberikan yang terbaik kepada-Nya. Tuhan akan membuka jalan dengan cara-Nya yang ajaib.
Tuhan Tidak Pernah Berubah
Allah yang kita sembah adalah Allah yang luar biasa, yang memproteksi, menjaga, dan memberikan terobosan. Dia tidak pernah berubah dan terus melakukan hal-hal ilahi dalam hidup kita. Masalah akan selalu ada, tetapi masalah adalah cara Tuhan membuat kita dewasa dan bijaksana. Justru dalam kondisi terjepit dan terpuruk, inilah waktu terbaik untuk mengoreksi hati dan datang kepada Tuhan.
Mencari Tuhan dan Mengerti Kehendak-Nya
Jangan hanya menjalani hidup begitu saja, tetapi kejarlah Tuhan dan cari kehendak-Nya. Serahkan hati kepada Tuhan dalam kondisi terpuruk dan datanglah kepada-Nya. Tuhan menciptakan kita dengan maksud dan tujuan ilahi. Selama kita mencari Tuhan, kita akan menyelesaikan rencana-Nya dalam hidup kita. Duduk diam di dalam hadirat-Nya, serahkan segalanya, dan tetap bertanggung jawab melakukan apa yang Tuhan percayakan.
Janji Tuhan dan Pentingnya Pengharapan
Jangan gunakan kekuatan atau perhitungan sendiri, tetapi berikan waktu dan hati kepada Tuhan. Dedikasikan diri sepenuhnya kepada-Nya dan berjalanlah bersama-Nya. Masih ada pengharapan karena kita memiliki Tuhan yang menuntun dan Roh Kudus yang membawa kepada kebenaran. Tuhan masih memiliki rencana dalam hidup kita, jadi kerjakan bagian kita dengan sebaik-baiknya. Tuhan akan membuka jalan dan memberikan pertolongan.
Koreksi Diri dan Berjalan Bersama Tuhan
Jika sedang sakit, koreksi diri dan periksa cara makan, pola hidup, dan cara mengatur perasaan. Pastikan semuanya sejalan dengan firman Tuhan. Berikan waktu dan hidup kepada Tuhan, dan kita akan melihat bagaimana Dia menyertai hidup kita. Jangan pernah menyerah karena Dia tidak pernah menyerah pada kita. Bersyukurlah kepada Tuhan dan ingat semua kebaikan-Nya di masa lalu.
Berharap dan Bersyukur dalam Segala Keadaan
Berharaplah kepada Allah dan bersyukurlah kepada-Nya. Ingat semua kebaikan Tuhan di masa lalu dan percayalah bahwa Dia akan melakukan hal yang sama di masa depan. Tetaplah berjalan bersama Tuhan dalam segala masalah dan badai. Jangan mengeluh atau menyalahkan orang lain, tetapi nikmati perjalanan bersama Tuhan. Kita akan melihat terobosan dan tangan Tuhan bekerja dalam hidup kita.
Menguatkan Hati dan Mengejar Tuhan
Bagi yang sedang terpuruk, kuatkan hati dan kejarlah Tuhan. Seperti Daud yang menguatkan hatinya di hadapan Tuhan saat diziklab, kita pun harus melakukan hal yang sama. Tuhan akan menguatkan hati kita, mengubah hidup kita, dan memberikan terobosan ilahi. Jangan berhenti di masa lalu, tetapi tetap kerjakan dengan sepenuh hati apa pun yang dipercayakan Tuhan.
Allah yang Sama Dulu, Sekarang, dan Selamanya
Allah yang menolong Daud, Daniel, Sadrakh, Mesakh, Abednego, Yusuf, Yakub, dan Abraham di masa lalu adalah Allah yang sama yang kita sembah hari ini. Dia tidak pernah berubah dan menyertai serta menuntun langkah kita. Dia adalah panglima perang kita yang akan memberikan kemenangan. Bergantunglah kepada Tuhan dan Roh Kudus akan menuntun langkah kita. Kita akan mengalami terobosan dan menyaksikan bahwa Yesus Kristus adalah Raja di atas segala raja.
Doa dan Berkat
Berdoa agar firman Tuhan meresap dalam hati dan menguatkan mereka yang mengalami masa sulit. Tetaplah berharap kepada Tuhan dan melihat janji-Nya digenapi. Tuhan akan menopang, melindungi, dan melakukan sesuatu yang ilahi dalam hidup kita. Kembalikan segala hormat, pujian, dan pengagungan kepada Raja kita yang maha mulia dalam nama Yesus.

