0:00 kita akan coba maksimalkan atau kita bahas esensinya dalam kesempatan siang ini hanya kisaran 1 Seteng jam atau sampai 2 jam ke depan karena itulah Barangkali saya akan lebih fokus kepada inti bahasan kita sehingga dengan itu Ya intiari pembahasan dan substansi bahasan dapat lebih banyak kita dapati mudah-mudahan apa yang kita sampaikan bisa dipahami dengan baik dan nanti dari pemahaman itu kita bisa kemudian aplikasikan dalam tatanan ibadah keseharian kita langsung saja ya Tema kita yang teman-teman ajukan untuk dibahas adalah tuntunan taharah dan salat dalam al-qur'an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam kita coba kemudian dalami dulu tema ini untuk menggali dulu tiga hal yang paling
0:45 utama satu kita mesti perjelas dulu tentang definisi tema yang akan kita kaji ya kita dapati Antum Tuliskan ya tontonan Bismillah satu Antum Tuliskan taharah kemudian dua dan salat ya J kita punya dua bagian nih satu taharah kedua kemudian salat dalam al-qur'an sumber referensinya dalam al-qur'an dan sunah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam maka di sini kita punya beberapa turunan untuk Coba kita pahami
1:31 satu kita harus pahami dulu definisi dari taharah dan salat ini sehingga Dengan memahami definisi ini kita bisa mengetahui batasan topik yang kita bahas Jangan sampai kita belum sepakat pada definisi kemudian kita Uraikan pada tatanan praktiknya dikhawatirkan nanti apa yang kita praktikkan justru di luar dari apa yang kemudian kita ingin kaji baik ini satu yang kedua nanti kita pelajari sudah memahami ini tentang praktiknya atau caranya seperti apa cara taharah cara salat diajarkan oleh al-quran dan Sunah Bagaimana definisi taharah dan salat dalam al-qur'an dan Sunah jadi batas kita dan yang terakhir ini yang jarang
2:17 kemudian dikaji tentang esensi atau hikmah dari taharah dan salat apa esensinya Kenapa Antum mesti taharah Kenapa mesti salat Apakah salat sekedar ibadah ritual yang dimintakan pada kita untuk menunaikannya atau ada persoalan lain yang dengan menunaikan salat dan mengerjakan taharah ada hikmah dalam kehidupan yang bisa kita raih barangkali tiga aspek ini yang coba kita keluarkan dari sumber al-qur'an dan Sunah terkait dua bahasan yang kita coba kaji dalam kesempatan siang ini baik kita ambil bagian pertama tentang taharah Apa itu taharah kita mulai dari sini karena kita berbicara tentang al-quran
3:04 dan Sunah Antum batasi dengan ini jadi saya tidak akan melebar kepada opini pribadi kita turunkan di Quran seperti apa di sunah Seperti apa baru kemudian kita batasi definisinya satu untuk bagian pertama taharah saya Tuliskan seperti ini teman-teman sediakan flipat itu lebih baik supaya nanti saya juga tidak repot menghapus ya Dan nanti ada dokumentasi untuk teman-teman ulang kembali J kalau Tertinggal mencatat enggak usah khawatir ya satu turunkan dalilnya dari al-qur'an kita ambil Alqur'an surah kedua Albaqarah di ayat akhir ayat 222 paling kanan di pertengahan kemudian penjelasan ayat ini
3:51 detailnya ditemukan di Quran surah keelim Almaidah ayat yang keen puisi paling kiri sebelah atas kemudian dari ayat al-qur'an ini dijelaskan lewat sunah maksudnya keterangan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang Kemudian beliau praktikkan paling cepat kita temukan di hadis riwayat Muslim kita ambil yang paling sahih nomor hadis 224 dan 225 nanti kita bacakan baik pelan-pelan sekarang Coba kita masuk ke
4:37 aspek yang pertama dulu kita ambil tentang Tahara kita bahas kaitan dengan definisinya Mari kita lihat ayat al-qur'annya Quran surah ke-2 ayat 222 posisi paling kanan di pertengahan sebelumnya teman-teman bisa fokus dulu dengan uraian yang akan saya sampaikan baik lihat sini di dalam bahasa Arab kita bisa dapati dua istilah yang berbeda ingat baik-baik ya satu ada yang disebut dengan nah namanyaah pernah dengar kalimat ini Baik Kebersihan sebagian dari iman itu hadis palsu ya itu hadis palsu itu
5:24 bukan had baiknya sebut dengan Nif Apa artinya nadfah bersih baik kedua ada yang disebut dengan tharah ini bahasan kita taharah orangnya disebut dengan thahir Apa artinya Tahar Suci Suci Apa bedanya bersih dengan suci ini Yang saya maksudkan bersih belum tentu Suci Suci belum tentu bersih bersih belum tentu Suci Suci sudah pasti bersih Wah itu paling gampang ya baik baik sama kayak
6:09 atas kemarin Apa itu ikhlas ikhlas itu Rida Apa itu Rida Rida itu ikhlas ya Masyaallah baik sekarang Perhatikan baik-baik ya kalau saya pakai pakaian ini bersih ya Bajunya bersih ya luarnya bersih Nah itu orang arab menyebutnya nzif tasf nzif itu nadfah bersih luarnya tapi belum tentu isinya di luarnya bersih tapi dalamnya belum tentu misal bajunya memang bersih tapi sifatnya kotor pakai jas pakai dasi pakai kemeja Masyaallah Bajunya bagus Sanya bagus kemudian juga sepatunya pentopel cuman Maaf pencuri dia nyuri Juga misalnya ya
6:57 kata-katanya kotor dan sebagainya itu luarnya tapi dalamnya belum tentu Suci contoh misal Hewan apa yang disebut najis misal misal Ya baik Ada orang misalnya memandikan hewan tadi kemudian disisir rapi sampai bersih kelihatannya hewannya bersih tidak bersih Suci tidak tidak makanya orang Arabi bersih tapi dia tetap tidak menjadikannya Suci paham ya ah kalau kemudian kita ingin jadikan luarnya bersih dalamnya Suci Antum tampilan bagus bersih ya badannya bersih kotoran
7:42 hilang saat yang bersamaan Maaf hatinya juga baik pikirannya bersih Hatinya baik keadaannya baik sehingga dari kondisi yang baik itu terpancarlah kebaikan-kebaikan dalam elemen tubuh kita maka kalimatnya dirubah dari kata nadfah menjadi thaaharah iniini orangnya kalau sudah bersih disebut thahir J kalau ada yang bernama thahir Bapak thahir misal ya itu artinya orang yang selalu berpenampilan bersih tapi juga punya sifat baik dalam kehidupannya ya misal ada namanya Erik thahir misalkan misal saja atau misalnya Asep thahir ya misal saja perempuannya thahirah laki-lakinya thahir itu artinya orang yang berusaha menampilkan kebaikan-kebaikan dari sisi luar dan
8:30 juga memiliki nilai-nilai baik dari sisi dalam jelas baik Jadi kalau sudah baik maka pribadinya disebut dengan Tahir orang yang selalu berusaha di berusaha terus berusaha terus dia sadar bahwa dirinya bukan sempurna tapi selalu berusaha menjadikan tampilan luarnya bersih dalamnya Suci maka orang Arab merubah kalimatnya dari Tahir menjadi mutathahir di Ada thahir Ada mutathahir itu beda mutathahir baik teman-teman fokus mutathahir orang yang berusaha kalau ini sudah Suci kalau ini berusaha untuk
9:19 selalu menjaga kerapihan atau kebersihan dari sisi luar dan kesucian dari sisi Awas Antum harus hati-hati ya saya tampilkan beberap istilah supaya jeli saat kita menemukan kalimat itu semacam Mukhlis dengan mukhlas apa bedanyal berusaha Muklas ah Mukhlis berusaha mukhlas sudah dapat tahu dari mana Dari Minggu lalu eh minggu yang lalu 2 minggu yang lalu tiib Mukhlis jamnya menggunakan in misalnya Mukhlisin Mukhlisun ya orang yang berusaha untuk selalu mendapatkan keikhlasan kalau dia sudah dapatkan keikhlasannya maka berubah namanya dari Mukhlis jadi ikhlas mukhlas Quran surah ke-15 ayat ke-40 thaahir sudah Suci berusaha untuk Suci
10:05 maka dirubah kalimatnya dari thaahir Jadi mutathahir sekarang lihat baik-baik Quran surah ke-2 tadi ayat 222 orang yang selalu berusaha menjadikan aspek luarnya bersih dan dalamnya Suci jadi luarnya Tampilan bersih dalamnya selalu berusaha mendapatkan sifat-sifat Kebaikan dia jauhi kata-kata kotor pikiran yang tidak baik memandang yang tidak baik maka orang ini disebut dengan mutathahir oleh al-qur'an orang-orang yang punya pribadi seperti ini maka orang ini berpeluang mendapatkan cinta Allah subhanahu wa taala perhatikan baik-baik ayatnya Innallaha ujung ayatnya yuhibbut tawwabina wuhibbul
10:51 mutathahirin Allah mencintai orang-orang yang berusaha untuk selalu bertobat dari kesalahan dan menjaga diri dari perbuatan perbuatan yang kotor mutathahirin di tampilannya selalu menampilkan yang bersih-bersih dan dalam dirinya pun selalu menjaga dari yang kotor-kotor itu jamak dari kata mudl thaahir kalau sudah berusaha berusaha berusaha sampai jadi kebiasaan dalam dirinya maka berubah namanya menjadi thaahir dapat cinta Allah berubah dia dari mutatahir jadi Tahir paham baik kalau sudah memahami tentang ini sekarang bertanya Kalau saya ingin menjadikan diri Saya berusaha untuk mendapatkan sesuatu yang bersih luarnya Suci dalamnya Bagaimana cara saya untuk mewujudkan itu maka Kemudian ditafsirkanlah kalimatur atauaharah oleh
11:38 nabiahuaihi wasam dirangkum oleh Hadis Muslim nomor hadis 224 Perhatikan kalimatnya wqatun minulin Allah tidak akan pernah menerima salat seseorang yang tidak diawali dengan taharah dan juga sedekah seseorang yang Awas hati-hati diiringi dengan gululin sifat berlebihan gulul itu bisa berarti mengambil dari yang haram bisa berarti nampak Ria bisa berarti menyampaikan sesuatu karena ingin mendapatkan pujian
12:26 dari orang lain poinnya adalah di hadis tadi lihat baik-baik nabi memberikan satu isyarat bahwa taharah ini satu oleh Nabi disandingkan dengan kalimat salat dalam hadis nomor 225-nya di Hadis Muslim lu dijelaskan oleh Nabi Apa yang dimaksud taharah ini yang disandingkan dengan salat fokus teman-teman saya ulang ya kita ingin menjadikan pribadi kita baik luarnya baik dalamnya disebut dengan taharah usahanya mutathahir kalau sudah dapat disebut dengan Tahir caranya disebut oleh Nabi kata nabi tidak diterima salat seseorang Ketika Nabi menyebut taharah yang disebut salat dulu tidak diterima salat seseorang tanpa taharah kata Nabi kemudian Apa yang dimaksud dengan
13:13 taharah ini dijelaskan di hadis riwayat Muslim nomor hadis yang 225-nya lihat baik-baik la tuqbalu shatu ahadikum Hatta yatawada tidak akan pernah diterima oleh Allah salat di antara kalian sebelum dimulai dengan wudu Anda bisa fokus sebelum dimulai dengan wudu jadi taharah yang dimaksudkan dalam fikih di sini baik dalam referensi al-quran ataupun hadis Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam yang dimaksud itu adalah wudu Jadi kalau anda misalnya mendapati kata taharah dalam fikih Saya ulang Anda dapati kata taharah dalam fikih maka definisi yang dimaksudkan adalah wudu jelas ya kalau disebutkan Apa itu
13:58 taharah sederhananya berwudu tapi kalau anda tanyakan apa esensi dari taharah maka kembalikan P makna asalnya J kalau kita kembalikan ke makna asalnya esensi dari taharah Kembalikan ke pemaknaan tadi adalah menghadirkan keadaan yang bersih dari luar tubuh kita sekaligus suci dalam diri kita J secara singkat kalau orang wudunya benar maka muncul sifat taharah dalam dirinya mohon maaf bukan cuman membersihkan aspek yang luarnya saja Antum Kalau cuman wudu bersih-bersih luarnya jangankan Antum nonmuslim pun bisa mengerjakan itu mereka mandi bersih juga tapi ada perbedaan antara orang wudu dengan orang yang tidak wudu orang yang wudu kata Nabi Lihat isyaratnya bukan hanya menjadikan mulutnya itu bersih wajahnya
14:43 bersih tangannya bersih sampai dibasuh tiga kali sampai ke ujung kakinya tapi intisarnya orang wudu dengan wudunya dia bisa menghadirkan ini poinnya teman-teman sekalian kebaikan-kebaikan dalam dirinya kesucian dalam jiwanya Karena itulah para ulama menyebut kan yang dimaksud dengan wudu atau ataharah anadofatu wal husnu anadatu wal husnu annadfah menunjuk pada kebersihan luar J Kalau antum rajin wudu itu pasti keadaan kita lebih bersih daripada orang yang enggak pernah wudu silakan kalau tidak percaya Antum wudu batal wudu lagi wudu batal wudu lagi begitu sering wudu diri Antum lebih bersih dibandingkan orang tidak pernah berwudu bisa kelihatan teman-teman dari aura wajah
15:28 nya saya sudah beda yang kedua ini yang penting alhusnu kalau cuman basu-basu jangankan Antum anak kecil juga bisa ya tapi perbedaan antara orang yang wudunya benar dan yang belum benar dalam wudunya maka dengan wudu itu menghasilkan sifat husnun husnun itu biasanya kalau menggunakan kalimat husnun itu lebih kepada sifat yang hadir dalam diri kita bukan Sifat yang tampak dari luar dari dalam diri kemudian sifat-sifat dalam diri itu disalurkan lewat anggota tubuh kita sehingga jadi perilaku misal maaf karena punya sifat yang suci tadi dalam dirinya sehingga tidak punya nilai-nilai kotor dalam hatinya maka yang muncul yang baik-baik orang mencela karena dia tidak punya kosakata celaan yang keluar yang baik-baik ya matanya menatap dengan baik kalimat lisannya jadi senyuman
16:15 tangannya bisa memberi dengan yang baik kakinya tidak melangkah pada maksiat Karena itulah kata Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam orang-orang yang wudunya benar itu di akhirat nanti diberikan pancaran cahaya saat dia dibangkitkan akan dipanggil umatku di hari akhirat nanti dengan tubuh yang sangat Bercahaya dari bekas wudunya nah kata para ulama cahaya di akhirat itu lihat baik-baik dari bekas wudunya ar itu bukan air yang menempel itu keliru ar itu kalau bahasa kita jejak yang diikuti misal saya berjalan nih ya kemudian Antum temukan jejak saya Antum ikuti jejaknya anumut ikuti sehingga bisa mengikuti saya itu disebut dengan Ar
17:01 namanya kalau jejak itu tidak ditemukan secara tapaknya tapi masih ada misalnya jalurnya ada yang mengisahkan kepada Antum Antum enggak lihat sendiri jejaknya tapi ada yang mengisahkan ini jalannya ini jalannya ini jalannya maka berubah kalimatnya dari arar jadi Matur ada kumpulan-kumpulan doa disebut dengan maturat Kenapa disebut dengan almurat karena Antum tidak langsung mengambil dari nabi tapi mengambil dari jejak-jejak para sahabat dan tabiin yang sampai kemudian informasinya kepada kita Nah jadi tidak harus ditafsirkan Kemudian oleh teman-teman sekalian mengikuti arar itu dalam bentuk airnya bukan bukan airnya tapi bekas-bekas dari air itu meresap dalam diri kita menjadikan tubuh kita kemudian terbawa dengan petunjuk kebaikan-kebaikan makanya kata nabi kalau orang wudunya
17:46 benar itu berdasarkan air yang menetes jatuh dari tempat wudunya maka jatuh pula kotoran-kotoran dan dosa-dosanya termasuk di Hadis Muslim dalam Terusan hadis-hadis yang nanti kita akan bahas di maksud saya teman-teman sekalian orang wudu itu orang wudu itu itu pasti nampak perbedaan dalam dirinya J Kalau antum tiap hari wudu tiap hari wudu tapi tidak melahirkan kebaikan dari anggota tubuh kita dari ujung kepala sampai ujung kaki ada yang salah dengan wudunya makanya kata para ulama termasuk Syekh Muhammad bin Jibril yang ada di Timur Tengah ya beliau dari Saudi pakar bahasa pakar fikih juga di akhirat orang wudunya benar mendapatkan cahaya-cahaya dalam tubuhnya maka di dunia orang yang wudunya benar memancarkan aura-aura kebaikan dalam dirinya makanya tidak sedikit ahli bahasa yang mengaitkan kata wudu dari kata da yang berarti cahaya ya
18:34 berarti cahaya J kalau orang wudunya benar ada pancaran cahaya-cahaya kebaikan dalam dirinya saya sudah Uraikan tentang pembahasan Ini antum bisa baca buku saya yang terbaru kemarin tentang Manhaj tahdir kelas eksekutif itu saya bahas tentang korelasi kata wudu dengan kata D ah jadi pertama fokus ini ya saya tidak menginginkan anda cuman mendapatkan informasi berupa definisi wudu itu begini begini begini taharah Itu begini begini begini hasilnya apa apa esensinya Antum tiap hari wudu yang lain wudu sahabat nabi wudu jadi baik Antum wudu Kenapa belum mendapatkan kebaikan itu coba Antum lihat orang jahiliah orang kasar jauh dari kelembutan Maaf pencela pemukul banyak tindakan kriminal diajarkan wudu oleh
19:21 Nabi tiba-tiba berubah pencela jadi pecinta pemukul jadi perangkul kasar jadi lembut Kenapa orang sekarang wudu Kok lisannya bisa pandai mencela orang lain Kenapa orang wudu sekarang kok wajahnya tidak menyenangkan bagi orang lain Kenapa orang sekarang wudu kakinya melangkah pada yang tidak baik tangannya wudu masih mengambil hak orang lain ada yang salah dalam wudunya jelas ya maka dari itu kita mesti kemudian belajar tentang cara wudu yang diajarkan oleh Alquran melalui pendekatan sunah Nabi sallallahui wasallam yang dengan itu diharapkan esensi wudu bisa kita raih dalam kehidupan bukan cuman praktik keseharian wudunya saja jelas S sini baik kita mulai Quran surah keelim ayat yang ke6 posisi paling kiri sebelah atas ya saya akan coba praktikkan bagian
20:09 dari taharah ini atau bagian dari wudu materi ini kita agak sedikit mungkin cepat karena tidak terlalu banyak yang kita bahas dalam uraian ini sehingga nanti kita bisa menyingkat waktu untuk masuk pada bahasan salatnya baik teman-teman fokus Quran surah ke5 ayat ke6i paling di sebelah atas ya ayuhina amanu Hai orang-orang yang merasa punya iman Baik saya berhenti sampai sini sekarang perhatikan baik-baik saya berikan rumus tafsir kalau ada ayat al-quran dibuka dengan kalimat Iman maka Informasi yang disampaikan setelah kalimat iman itu perhatikan rumusnya
20:54 tidak sekedar menyampaikan informasi rupa ibadah semata tapi juga menjadi indikator tingkat keimanan pemiliknya J Kalau antum menemukan kalimat Iman setelahnya ada informasi ada amal saleh maka amal saleh itu secara tidak langsung menjadi indikator tingkat keimanan kita misal di sini ada kata Iman setelahnya kata wudu ya ayyuhalladzina amanu setelah kata Iman Tum maka jika kamu ingin sempurnakan salat teruskan sempurnakan W jadi setelah ada kata Iman muncul informasi untuk menyempurnakan wudu perhatikan
21:42 baik-baik rumus tafsirnya informasi yang terletak setelah kata iman yang bernilai ibadah maka ibadah ini secara tidak langsung menjadi indikatorkemiknya akan wudu maka ini menunjukkan tingkat keimanannya baik tapi jika Antum melihat anak-anak misalnya ya yang sudah baligh atau kerabat yang Abai dalam wudunya cuman Sekedar basah-basahan Saja misal maka ini menunjukkan lemahnya iman yang ia miliki nanti kita lihat ya kalau antum terbiasa berwudu Kita lihat nanti turunan wudunya kalau peduli dengan wudunya apalagi begitu batal wudu lagi begitu batal wudu lagi misalnya ini menunjukkan tingkat keimanan yang luar biasa jelas ya tidak perlu tunjuk orang
22:28 lain kita masing-masing koreksi Di mana kira-kira posisi kita dalam keadaan yang disebutkan ini Oke sekarang perhatikan Tum kalau ingin salatnya sempurna ah garis bawahi Kalau anda ingin salatnya sempurna al-qur'an menyandingkan sifat sempurnanya salat dengan sempurnanya wudu seakan-akan memberikan kesan bahwa jika ada seseorang yang wudunya tidak sempurna maka akan berdampak pada tidak sempurnanya salat contoh langsung hadis Awas karena kita dengan al-quran dan Sunah hadis riwayat albukhari nomor hadis
23:14 744 terdapat pula di hadis riwayat Muslim nomor hadis 397 yang meriwayatkannya sahabat Abu Hurairah radhiallahu taala Anhu kisahnya dialami oleh seorang bernama khad bin Ai kalau ingin bahas kisahnya lebih dalam ada di Subulus Salam di jilid yang kedu halaman 31 posisi paling kanan sebelah atas Baik saya bacakan kisahnya danirs Semoga kita bisa lebih fokus untuk belajar dan kajian ini bagi yang telah dapati Insyaallah bisa
23:59 mengingatkan kembali referensi-referensi yang telah kita kaji Baik teman-teman saya bacakan hadisnya bimna jaajulun Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam datang seorang lelaki pada nabi sallallahu alaihi wasallam fakala masjidin Nabawi maka dia masuk ke masjid Nabi Sallallahu Alaihi wasallamin Nabi Shallallahu Alaihi wasallambii masjid maka kemudian dia salat di samping nabi nabi berada di sisi yang lain di masjid J kalau ini posisi masjidnya misalnya dia masuk ke masjid ini area masjidnya kemudian dia masuk ke masjid ini misalnya posisi Nabi di sini dia masuk dia tunaikan salat Nabi berada di sisi yang iniamala tatkala selesai salam ke kanan
24:44 ke kiri selesai salatnya dia salam ke kanan ke kiri Atan nabi Sallahu Alaihi Wasallam dia mendatangi Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam faqaalamualik Dia berkata asalamualik Ya rasulahaihi was Mak Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam kemudian menjawab Perhatikan kalimatnya waalaikalam warahmatullah dan bagi anda Asalam warahmatullah salam dan rahmat Allah lihat kalimatnya irji Shi faka lam tusi Anda silakan balik lagi salat lagi karena anda belum salat anda bayangkan padahal orang ini telah selesai salam kanan dan ke kiri kata nabi balik karena anda belum salat kemudian dia mengulang salatnya sampai tiga kali Kemudian datang lagi kepada
25:31 nabi was Tapi nabi tetap mengulang kalimat serupa Anda b lagiat lagi karena andaum Mak diakah saya gak bisa lebihik dari cara tadi sayaat tojarkan saya kalat toong ajarkan was Dikan kalimatnya ta Il kalau salat Kamu ingin sempurna asbighul wudu maka sempurnakan dulu wudunya kata para ulama hadis kalau orang ini salah dari mulai takbir sampai salamnya maka nabi akan langsung memperbaiki dari takbir sampai salamnya tapi Ketika Nabi memulai dengan kalimat
26:18 sempurnakan wudu ini menunjukkan bahwa orang ini bukan cuman salah salatnya tapi wudunya pun punya persoalan Karena itulah nabi menunjukkan dari fase wudu sebelum sampai ke fase salat Antum teman-teman gampang ya kalau antum lihat Coba anak-anak wudu lihat Bagaimana wudunya kalau antum perhatikan wudunya keliru maka salatnya pun pasti akan berantakan atau kebaliknya Anda lihat anak-anak Antum misalnya salatnya kurang maksimal coba cek wudunya pasti ada korelasi di antara keduanyaah Sekarang mari kita lihat Bagaimana Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam mengajarkan para sahabat untuk kemudian menyempurnakan wudu kita ambil ayat Quran yang utama dulu fokus teman-teman saya ambil yang pokok dulu satu cara wudu dalam keterangan al-quran kita
27:03 ambil Quran dulu karena kita tadi membuat tema al-quran dan sunah satu al-quran memberikan gambaran empat pokok yang utama empat pokok yang mutlak dibasuh ataupun diusap saat kita menunaikan wudu EMP anggota wudu saya tadi mengucapkan dibasuh dan diusap karena nanti ada yang dibasuh dan ada yang diusap dari empat pokok ini fokus teman-teman ya Awas hati-hati empat pokok ini penting untuk kita ketahui karena nanti kalau ada kaitan dengan keterbatasan air maka sebelum menunaikan tayamum kita pilih Antum
27:50 mesti melihat Apakah kadar air ini cukup bagi empat pokok ini atau tidak kalau kadar airnya cukup bagi yang empat pokok ini maka ini didahulukan tidak langsung Antum kerjakan tayamum ya apa yang empat ini saya turunkan dulu supaya lebih jelas kita masuk ke cara satu fagsilu wujuhakum saya Tuliskan kalimatnya menggunakan gasala fagsilu basuh wujuhakum sudah jadi bahasa Indonesia wajah kalian anggota pertama wajah satu dua waidakum Mar diikutkan pada hukum yang pertama wnya di situ disebut AF wau yang
28:38 mengikutkan pada hukum sebelumnya maksud diikutkan pada hukum sebelumnya ikutkan basuh ingat ya hati-hati dengan kalimat Alquran dan hadis basuh ini saya Tuliskan tangan sampai siku kita bahas tangan sampai siku tulis lengkap tiga ah arus jeli begitu masuk pada yang ketiga kalimatnya berubah Dar gasala jadi masaha wamsahu masaha dan menggunakan ba Ini yang paling unik wamsahu Bi ruusikum pakai ba Allah bisa mengatakan wamsahu ruusakum tapi di sini uniknya menggunakan ba nanti kita bahas dan usap
29:26 kepala kalian per fusik ketika masuk p yang ke dibuang lagi diun Atak kaki ini empat yang utama Awas ya lihat baik-baik hati-hati jangan keliru ya empat pokok dalam anggota wudu kepala
30:13 wajah wajah tangan sampai siku mengusap kepala kemudian kaki sampai kedua mata kaki lihat poinnya ketika Antum mendapati air yang sangat terbatas tapi masih mampu digunakan untuk berwudu pada yang empat ini maka Antum tepikan tayamum dahulukan yang empat ini selain empat ini maka dia bukan pokok dia tambahan disebut dengan Sunah yuk Nanti kalau kita tambahkan di akhir kita praktikkan baik kumur-kumur masuk empat pokok tidak tidak tidak berarti dia fardu atau sunah sunah sunah baik teruskan basuh telinga fardu atau sunah sunah sunah baik istinsyak menghirup air ke hidung fardu atau sunah sunah sunah baik membasuh telinga sekali
31:00 lagi fardu atau sunah sunah artinya kalau antum punya air yang sifatnya terbatas tidak bisa digunakan untuk keseluruhannya tapi bisa yang empat ini maka tayamum Simpan dulu kemudian dahulukan yang empat ini dulu paham Alhamdulillah kita mulai satu-satu satu saya mulai yang pokok dulu wajah mohon izin kalau saya simpan mic-nya begini Antum bisa kedengaran bisa bismillah ya Ibu terdengar Tidak kedengaran Kenapa bisa jawab itu luar biasa baik kedengaran Tidak kedengaran baik Biasanya kalau tidak kedengaran enggak bisa jawab gitu ya ini yang aneh sudah tidak bisa kedengaran tapi bisa jawab luar biasa baik sekarang lihat baik-baik
31:48 wajah bismillah geser sekarang tidak kelihatan baik saya yang bergeser atau kamera yang bergeser kameraera kameranya baik sekarang sudah kelihatan Alhamdulillah baik pemirsa ya menyesuaikanlah ya bismillah sekarang lihat baik-baik pertama wajah ya teman-teman Fokus wajah mana batas wajah bagi kita saya kemudian atau saya buka sekaligus becacinya lihat baik-baik batas wajah ini dari kening ya kemudian kita teruskan samping kanan kiri bagian depan tampak depan ini maaf yang ada janggut termasuk masuk
32:35 bagian dagu termasuk janggutnya yang tidak ada janggut Jangan memaksa untuk punya janggut ingat baik-baik karena sunah dari janggut itu adalah merawat bagi yang punya janggut bukan menumbuhkan janggut J kalau antum ada janggut silakanathinggaiat itu dia tetap dijaga atau bisa merapikan kalau janggut Antum tampil kemudian tumbuh tapi tidak baik dalam tumbuhnya misal silakan Antum bisa rapikan sekedar dengan kadar yang bisa dengan itu semua terjaga kerapian dan kebaikannya tapi kalau antum tidak punya janggut maka Jangan memaksakan yang para Ikhwan untuk kemudian menumbuhkan janggutnya ya Antum cari timun cari arang gosok-gosok
33:21 misalnya ya Nah itu bukan solusi bukan solusi baik sekarang lihat baik-baik ini depan sudah sekarang bagian tampak belakang perhatikan Mohon maaf mudah-mudahan saya coba sekuat mungkin saya bisa bersuara depan ini dia lihat baik-baik tampak depan ini termasuk mata ke sini ke janggut juga lihat bagian bawah telinga yang di sini jelas ya jadi depan ini kemudian masuk ke sini juga bagian bawah telinga yang di sini rahang Ya paham baik sekarang perhatikan Bagaimana cara kemudian membasuh wajah teman-teman sekalian lihat baik-baik
34:06 gosala ghasala di ayat yang pertama kalimatnya menggunakan kata ghasala gasala itu artinya membasuh membasuh kalau digunakan kata ghasala itu artinya mengambil airnya dan ditumpahkan di tempat yang akan dibasuh jadi bukan dibuang dulu lalu membasuh tapi ambil airnya tumpahkan di tempat yang akan dibasuh contoh kita ambil contoh misalnya dan kita coba undang dulu kawan kita pak Awaluddin untuk membantu kami untuk mempraktikan baik ya ini beliau sudah berada di posisi sebelah kanan jadi lebih mudah Kemudian untuk minta bantuan boleh pinjam untuk e tangan bisa memegang mic-nya lebih bawah ini jadi keran Ya baik misal kita dalam hal
34:54 berwudu sumber air atau tempat menampung air itu ada tiga jenis umumnya pertama seperti keran ini yang bisa diatur contoh seperti ini Yang kedua kita menggunakan bejana semisal gayung ya atau misalnya dalam keadaan darat ada semisal gelas ini yang diisi oleh air yang ketiga air yang memang alami mengalir seperti air sungai dan semacamnya atau air laut itu kita simpan bagian ketiga kita fokus pada dua hal ini perhatikan kaidahnya kaidah Quran menyebkan jangan berlebihan karena Allah enggak suka orang yang berlebihan maka dari itu saat kita akan gunakan keran mohon izin ya Antum mohon sebesar-besarnya ini bagian dari sunah Nabi bahkan petunjuk
35:39 al-qur'an Jangan biarkan Antum Buka Quran seluas-luasnya sehingga mohon maaf air yang tidak Antum gunakan dalam hal wudu bisa bertaburan dan berhamburan tanpa Antum gunakan jelas ya Bahkan nabi pun sangat berhemat dalam menggunakan air wudunya Bagaimana caranya bisa Antum kecilkan dari awal atau bisa Antum buka ambil airnya begitu sudah merasa misalnya agak banyak Antum kemudian tutup lu Antum mulai tumpahkan di wajah ambil air tumpahkan di wajah gini jelas sampai sini baik kalau sudah jelas saya detailkan lihat baik-baik kita pakai slow motion sedikit ambil tumpahkan di wajah sekarang perhatikan perhatikan telunjuk dengan jempol mata ujung baik ujung depan
36:28 ataupun ujung belakang ini bagian dari wajah akan lebih baik Kalau antum fungsikan telunjuk ini index finger untuk bisa membersihkan sudut-sudut mata begini Jadi begitu Antum gunakan misalnya kemudian air ditumpahkan ke sini maka bagian telunjuk ini kita gunakan untuk menyapu kotoran yang ada di sini paham sampai sini baik jika wudunya barangkali ini bisa digunakan maka subuh Insyaallah kita tidak terlampau mendapati kantuk yang berlebihan baik Adapun posisi mata dibuka atau ditutup itu tidak ada tuntunan spesifik ini menunjukkan lebih fleksibel Antum tertutup Enggak ada masalah dibuka tidak ada masalah walaupun Sebagian ulama mengatakan dibuka lebih baik daripada ditutup karena kotoran-kotoran di mata bisa terbantu keluar Kemudian yang kedua
37:13 jempol lihat ini sudah seperti ini jempolnya kemudian membasuh bagian belakang di sini jelas ambil airnya tumpahkan di wajah kemudian seperti ini basuh sudutnya kemudian bagian belakang kita bisa basuh dengan jempolnya di sini terakhir Antum yang punya janggut misalnya bisa diselai seperti ini jelas ya berapa kali ee kalau tidak tahu enggak usah pelan-pelan cukup keras saja katakan kalau tidak tahu katakan baik berapa kali satu cukup baik baik satu cukup bagi yang belum mampu Nah sekarang lihat sini
37:58 teman-teman ya ya mampu dua gitu kan Mampu lagi tiga tapi kemampuannya diikat dengan syarat tidak sekedar Antum mampu dua kali dalam berwudu kita bicara wudu bukan bukan bab yang lain ya jadi fokus teman-teman tenang aja Bu ya saya enggak akan bergeser kepada yang tidak penting lihat sini jadi lihat kemampuan untuk menambah dua atau tiga dalam Bab wudu itu diikat juga dengan ketentuan lain syarat ketentuan berlaku apa di antara syarat ketentuannya lihat baik-baik kalimat membasuh atau mengusap dalam wudu tiga kali itu ini kalimat isyarat untuk menunjukkan bila basuhan pertama kita rasakan belum cukup untuk rata Membasuh anggota wudu J Kalau antum sudah menggunakan basuhan pertama misal kemudian kita basuhkan di wajah Antum
38:45 merasa cukup terbasuh keseluruhannya maka Antum bisa cukupkan dengan satu bagian misal saya bagian yang lainnya belum merasakan belum sempurna ambil lagi Kemudian yang kedua ratakan ke yang belum dibasuh baik luaskan cahayanya bagian ketiga Antum sempurnakan lagi misalnya keseluruhannya kalau sudah tiga kali juga belum merasa maksimal maka perlu dipertanyakan Antum wudunya bagaimana Karena Kata nabianadaq abalqim siapa yang lebih daripada tiga maka dia sudah berlebihan dalam berwudu dia bermaksiat kepada nabi ya cukup tiga kali untuk menyempurnakan dan meratakan Makanya kalau antum wudu pakai air terbatas seperti saya punya air begini Ini ukuran begini sebetulnya cukup untuk kita wudu selesai ini tidak kurang ini tidak kurang J Kalau antum
39:31 gunakan dengan benar misal ambil kemudian Antum basuh wajahnya ratakan dengan baik sekali cukup Belum Cukup dua kali ambil untuk selanjutnya sampai dengan ke ujung kaki Insyaallah ini cukup paham ya Halo paham baik dua pelan-pelan tahan sebentar Dua Wajah sudah kita sebutkan Nanti kalau saya berhenti di sesi sampai ke ujung kaki baru kemudian kita tutup sebentar bila ada pertanyaan di bab ini kita selesaikan sehingga saat pindah kepada bab berikutnya kita sudah menuntaskan bagian pertama ini sepakat sampai sini kan tinggal sepakat saja ya saya akan yang nerangkan saya tulis saya bolak-balik cuman Antum sedikit pegang mic lah ya teruskan dua masih ikut pada hukum yang kedua
40:19 perhatikan tangan sampai siku diikutkan pada hukum ghasala mana batasan tangan mas mana batasan tangan Iya Coba tunjukkan begini tangan itu mana batasnya dari mana Dari ujung sampai ke sampai sini baik lihat baik-baik kita kenali dulu bagian kita Saya mau Tunjukkan teman-teman al-qur'an dan hadis itu termasuk Masyaallah referensi yang paling detail dalam menyebutkan sesuatu kalau disebutkan tangan bahasa Arabnya Yad namanya yadun Yad tangan itu dari sini ujung jari sampai ke sini ya persendian yang dekat ke bahu ini tangan yad namanya tangan dari sini sampai sini tapi dalam urusan ibadah Allah sangat dettil dan nabi
41:05 sangat menurunkan kalimat-kalimat al-qur'an dalam tafsiran beliau dengan detail pula dalam masalah ibadah tidak pernah disebutkan kalimat Yad khususnya untuk menunjuk pada semua jenis ibadah selalu terkait dengan aspek-aspek pentingnya contoh ini yadun Yad dari sini sampai sini ketika bicara wudu sampai siku siku tuh ini bahasa Arabnya mirfak jamaknya marofik J kalau disebutkan mirfak artinya cuman dari sini sampai sini yang ini ini disebut rusgun Awas hati-hati pergelangan rusgun yang ini disebut dengan kafun penting Antum ketahui Nanti kalau saya teruskan ke bab salat Nanti nabi mengatakan Antum ketika bertakbir
41:51 boleh kemudian telapak tangan yang kanan menutup punggung yang kiri boleh sampai ke sini pergelangan tangan Rusun detail sekali J ketika menyebutkan wudu sampai siku ketika menyebutkan salat sampai rusgun yang ini Said namanya Said nanti kita teruskan saat masuk bab salat makanya hati-hati ketika membaca bagian al-quran ataupun hadis ada pendekatan-pendekatan diksi yang sangat spesifik terkait dengan ibadah sekarang lihat tadi tangan sampai mana siku siku lihat kalimat Qurannya a a Itu menunjukkan dari awal sampai ke tujuan awalnya tangan Tujuannya marafik mirfak ke siku J Kalau antum ingin basuh dalam membasuh tangan berarti basuh dari sini ke siku bukan siku ke tangan
42:38 keren lihat baik-baik ini tangan keiku kata Quran waidakum Mari tangan sampai siku bukan siku ke tangan jadi bukan kerannya dibuka Antum alirkan begini dari tangan ke bawah tapi ambil airnya dari tangan ke siku gak pakai o oh tidak tangan ke siku baik ya tangan ke siku ambil basuh sampai sini turunkan merasa ada yang kurang ambil basuh turunkan lagi nanti saya jelaskan esensinya kenapa dimulai dari sini bukan dari sini nanti ada hubungan dengan husnun kalau nfah gak ada masalah kalau antum ingin bicara nfah kebersihan saja
43:23 ini ggak ada masalah dari sini ke sini Tapi ketika anda akan berbicara tentang hakikat wudu esensi wudu hikmah wudu Kenapa dimulai dari sini nanti saya Tunjukkan betapa jeliknya bahasa al-qur'an kalau bukan firman Allah mustahil bisa begini Makanya Antum jangan robah-robah ada sebagian mengatakan enggak apa-apa sama dari sini juga kalau saya sedikit kurang sepakat dengan itu Ya Antum kalau ingin ikuti sepakat tidak ada masalah Saya tidak memaksa tugas saya menyampaikan dan saya tidak paksa Antum untuk ikut pendapat apa yang saya sampaikan yang penting kata Quran begini hadis begini ulama begini kita pedoman dengan alasan yang kita telah pelajari paham baik jadi saya simpulkan pertama ambil airnya sampai ke siku kemudian turunkan bukan kerannya dibuka kemudian sikunya dibegini-beginikan paham baik tiga fokus
44:11 baik-baik kalimatnya berubah izin dari gasala keaha bagian ketiga dari gasala kemah hukumnya sama dengan yang pertama satu kali dua kali boleh tig k untuk menyakan basan Wu sekarang izin teman-teman fokus lihat baik-baik masaha artinya mengusapal Saya ingin mengusap ini tutup gelas maka saya usap misalnya seperti ini paham ya itu masah namanyaah ya Na is punya mukiz Mak dapatkan usapan memiliki
44:58 usapan pada sesuatu disebut dengan masiah masihah mesiah makanya beliau disebut dengan masih Almasih Isa Almasih karena di antara mukjizatnya bisa mengusap seseorang yang dengan usapan itu dengan izin Allah sembuh penyakitnya k zaman Nabi Isa enggak repotlah Nabi Isa sakit gigi usap sembuh Nabi Isa ini mata enggak bisa lihat usap sembuh Nabi Isa ini kena penyakit kusta usap sembuh dokter bangkrutlah pokoknya ya pada saat itu karena pada saat itu banyak ahli medis yang mengatakan hebat ini saya Hebat nih bisa menyembuhkan apa saja maka Allah turunkan ujian yang tidak bisa disembuhkan oleh medis diturunkanlah nabi sesuai dengan keadaan umatnya zaman Nabi Musa banyak tukang sihir maka diberikan tongkat untuk bisa mengatasi sihir zaman Nabi Isa banyak ahli medis yang merasa hebat diturunkan
45:43 mukjizat lewat usapan zaman Nabi Muhammad banyak ahli sastra yang merasa unggul maka diturunkan al-qur'an kitab paling dahsyat yang bertahan sampai dengan habisnya kehidupan di muka bumi ini kembalikan teman-teman sekalian fokus baik-baik ya sekarang usap masaha apa yang diusap ruus wamsahu birusikum kepala Bukan rambut kalau rambut itu syuur dalam bahasa Arab sya'run syuurun kalau rasun ruusun jamak dari kata rasun itu artinya kepala betapa adilnya Allah kalau disebutkan rambut maka sulit bagi yang tidak punya rambut untuk bisa membasuh bagian kepalanya maka Adil di sini disebutkan kepalanya karena mustahil ada orang wudu enggak punya kepala mustahil Nah sekarang
46:28 lihat ya ya Nah sekarang perhatikan baik-baik teman-teman yang disebutkan Bukan gasala tapi masaha apa bedanya saya ambil air masaha usap artinya buang dulu airnya jelas ya jadi sehingga tersisa bagian-bagian yang tipisnya tidak terlampau banyak ya ambil begini kemudian tumpahkan seperti ini baru kita usapkan bagian kepala Kalau kalimatnya ghasala maka ambil airnya tumpahkan di kepalanya jelas ya perhatikan detailnya bahasa Quran Kalau Quran menggunakan kata gasala bukan cuman kepala yang basah Antum bisa cebak sampai ke sini tahu cebreak ya itu sedikit bahasa campuran baik lihat becek basah ya sampai mengalir ke bawah-bawah tumpahkan
47:17 usapkan yang menarik ini yang paling hebat Kenapa menggunakan m Kenapa menggunakan m karena tidak mungkin menggunakan ta ya nanti bisa wamsahum tidak ba i ba kita kembalikan ba ini dalam bahasa Arab punya 14 fungsi ya kemarin saya sebutkan dua fungsi waktu kita kajian pertama ya di hari Jumat siang itu ada 14 makna dalam bahasa Arab Antum temukan bisa dalam kitab namanyaarya I his Duduk dulu gangkeran Insyaallah pahalanya banyak ya
48:03 am tidak cukup dengan Amin pegang dulu hadisnya sahih di Hadis Muslim hadis 1893 Siapa yang menunjukkan pada kebaikan memfasilitasi pada Kebaikan dia dapat pahala yang sama dengan yang mengerjakan tanpa dikurangi sedikitp kalau beliau Tunjukkan terus kita prakkkan setiap yang wudu dengan benar dengan praktik seperti ini maka Insyaallah beliau pun dapat pahalanya Ya baik sebentar kita kurangi dulu ya sini nah teman-teman huruf ba Kenapa begitu mengusap menggunakan ba di antara makna huruf ba setelah kemarin kita mengambil ilsq musahabah yang k yang ketiga ada yang disebut dengan istighraq namanya
48:49 istighraq saya turunkan ke sini Alhamdulillah yang pegang mic ada tinggal yang muutar eh slipsot Ya baik satu istighraq kedua bisa menunjukkan makna tabidabid yang kedua ini dibagi dua lagi ini satu ini yang kedua yang keduanya sehingga ini disebut juga dengan yang ketiga dalam konteks wudu ya Yang ini bisa maudud yang ini dunal hudud sekarang lihat
49:35 sini satu ba di sini ketika kita mengusap kepala kemudian mengan menggunakan huruf ba fungsi pertama Lil istighq istighraq itu menunjuk pada keseluruhan komprehensif holistik semua semua jadi kalau kita praktikkan pada makna yang pertama bnya menggunakan istighra lihat baik-baik ambil buang dulu airnya jatuhkan kemudian usap dari depan sampai ke belakang begini balikkan kembali jelas baik ambil tumpahkan airnya Antum usap ke belakang begini Ini sudah sah mau dibalikkan Enggak ada masalah J kalau sudah sampai begini pun yang penting terusap bagian kepala sampai belakang ini sah wudunya
50:22 jelas baik yang kedua atabid sebagian Tab itu sebagian kalau kita mengambil sebagian dengan rumus yang ini batas sebagian tapi ada batasnya apa batasnya k sebagan ama mengatakan batas ini -un ant misalnya ingin bas usap kepala ambil airnya tumpahkan Antum usap kepala yang penting sudah sampai diubun-un DII bagian tapi tidak ada batasnya Yang penting dia menjadi bagian dari kepala misal ini kepala bukan kepala ini kepala belakang kepala yang penting dia bagian
51:08 dari kepala Antum usap itu sah wudunya perhatikan Bagaimana detailnya bahasa al-qur'an kenapa ketika menggunakan kenapa ketika mengusap kepala menggunakan huruf ba Karena tidak semua orang dalam keadaan yang sama ketika dia akan mengusap kepalanya misal saya ambil kasus antara laki-laki dengan perempuan yang berbeda Antum wudu enak saja di manaun dalam kondisi yang baik bisa berwudu baik dalam suasana terbuka atau tertutup tapi kan perempuan tidak begitu contoh misalnya kita ambil dalam keadaan misal ini Pak Awaludin sedang kedatangan putranya kemudian putranya ya membawakan sebagian dari sesuatu mainannya tiba-tiba dilempar-lempar kena kepalanya misalnya Pah gitu kan luka luka dalam kondisi ini lihat baik-baik ini kasus
51:54 yang kedua saya dahulukan kondisi lukanya apa Antum simpulkan kemudian tidak harus berwudu tidak Antum bisa usap yang tidak kena luka ini faedah menggunakan huruf ba luka di sini tidak harus kemudian Antum meninggalkan wudu bagian kepala Antum bisa basuh bagian yang lainnya sepanjang itu menunjukkan kepala kembali ke kasus yang pertama Antum laki-laki enggak ada luka di mana pun bisa wudu dalam keadaan yang baik tapi perempuan kan tidak begitu tertutup bisa wudu yang terbuka ada masyarakat kadang-kadang di mall kadang macam-macam ada bagian-bagian tertentu yang enggak bisa dia buka contoh bagian yang menutup kepalanya maka Ibu bisa ambil solusinya ambil airnya kemudian Antum bisa tumpahkan sebagian Antum bisa anti bisa usapkan pada bagian yang menjadi bagian dari kepala misal ke depan seperti ini atau
52:42 samping seperti ini maka dianggap sah wudunya ini sepakat ulama tidak ada perbedaan di sini bukan rambut Pak Bukan rambut ingat kepala ingat Qurannya ada hadisnya Ada pendapat ulamanya mereka sepakat dengan hal ini tidak ada Mas ah di sini ya nabi Allah menyampaikan firman Rasul kemudian menafsirkan sahabat meneruskan ulama menjelaskan dan semua sepakat jadi jangan kita ambil kreatif untuk mencari cara berbeda Antum Allah bukan Rasul juga bukan sahabat bukan tabiin bukan ulama belum kemudian Antum punya pandangan sendiri ah Coba lihat ya barangkali Antum sedikit lelah sehingga harus kembali fokus kepada bahasan Nah sekarang perhatikan ini faedahnya huruf ba ya Tuh bahasa Arab tuh luar biasa pak Saya mau ambil sedikit
53:27 informasi dulu ada orang Indonesia luar biasa itu ahli fikih itu dia ngambil S3 di Mesir Alazar apa topiknya hanya membahas huruf ba saja dalam Quran Surah keelima Almaidah ayat yang ke-6 dia bahas huruf ba dapat Doktor S3 PHD silakan Antum masih banyak ada huruf ta ada huruf ta uh sampai huruf ya Nah kalau mau sempurnakan terakhir izin baik sudah wajah sudah kemudian tangan sampai sikus sudah baik kemudian setelah itu kepala sudah jadi saya tutup kembali nah sekarang yang keempat pokok yang
54:12 keempat ingat kaki mana batasan kaki batasan kaki mana baik ya sehat Berarti Alhamdulillah baik dari sini bawah Telapak sampai ke sini kaki Kalau antum ingin batasi sampai ke sini maka ini lutut namanya lutut ini ya Apa bahasa Arabnya lutut rukbah rukb du rukbah sat harus kenali ya kepala ulang mana kepala pundak lutut ya kaki bawahnya ya dip betul harus diketahui kalau tidak tahu nanti repota bagian-bagian salat Nanti begitu Antum turun ada yang duluan ada yang tangan duluan kita ketahui dengan
54:58 baik dulu sekarang kaki batas dalam wudu tadi kaki kalian sampai ke dua mata kaki can sampai sini sekarang saya prakkkan mohon izin lihat baik-baik ketika menyebutkan ke dua mata kaki menggunakan kaki maka lihat ayatnya ayatnya kembali menggunakan fathah arjulum kalau arjulikum ikutnya ke sini kalau arjakum ikutnya ke sini masih ingat air nya ditumpahkan atau airnya ditampung dibasuhkan tumpahkanumpah tampung dibasuhkan kalau ditumpahkan ambil tumpahkan baru usap baik ya saya buka dulu ya mohon izin ee oke buka dari kiri kita pakai dari kanan buka dari
55:43 kiri J saya harus buka dua-duanya sekarang Perhatikan baik-baik ya saya mau basuh kaki sampai ke mata kaki lihat baik-baik dan di sini ada orang punya banyak masalah bahkan ada yang diancam oleh Nabi dengan sangat tegas sekali bila sengaja dia membasuh kaki meninggalkan kotoran-kotoran tertentu maka ada siksaan spesial untuk orang semacam ini Aas hati-hati ya lihat baik-baik biasanya saya suka bagi tiga bagian ambil airnya ya ini kalau keran terlampau tinggi boleh kita agak sedikit begini ya Kalau terannya agak sedikit rendah Nah itu lebih enak lagi teman-teman kita bisa angkat dulu begini kemudian kita mulai dengan bagian yang ini lihat baik-baik Antum ketika masuk pada bagian yang ini dahulukan
56:28 bagian yang pertama ini depan saya ulang ini ya Mulai sela-sela ini masuk ke tumpahkan air di sini kemudian Antum bisa sela-sela menggunakan kelingking di sini jelas ya Ustaz Kenapa kelingking kalau jempol kebesaran gitulah ya jadi kadang-kadang suka orang banyak tanya yang tidak penting ya tinggalkan itu kemudian yang kedua lihat sini lihat ini sudah selesai maka hati-hati dengan kotoran yang menempel di pojok-pojok ini kuku khususnya jempol Antum buka ini kemudian keluarkan dengan baik setelah selesai ambil lagi airnya kemudian tumpahkan lagi Kemudian basuh ke belakang ya ini kadang-kadang kurang terbasuh ada sebagian sahabat yang pernah berwudu
57:14 kemudian dekat yang ininya dia tidak terbasuh sehingga disuruh kembali berwudu oleh Nabi yang ketiga ambil lagi air untuk meratakan keseluruhannya rapilah kita dari awal sampai akhirnya sudah boleh kan baik ah jadi dari tiga bagian Ini antum bagi tiga bagian depan sampai dengan belakang dan batasannya sampai dengan ke mata kakinya maka tiga ini yang kita upayakan untuk maksimal kita hadirkan dalam proses wudu kita bisa dipahami ah sekarang lihat baik-baik lihat baik-baik fokus sebentar nanti setelah ini kita buka untuk diskusi Ya baik tahan sebentar silakan mas mau di sini atau kembali jazakallah Khair sekarang lihat baik-baik sebentar saya mau selesaikan dulu sampai ke esens ya perhatikan baik-baik kita baru bahas yang pokok
58:00 jika kadar air cukup untuk empat yang ini maka dahulukan ini dari mulai wajah tangan sampai siku usap bagian kepala sampai ke kaki sampai ke mata kaki gantian kanan dengan kiri kanan sempurnakan baru kiri bukan ditukar kanan kiri kanan kiri kanan sempurnakan baru kemudian kiri nah yang paling penting saya sampaikan perhatikan betul wudu kita ini bukan sekedar membasuh bagian luar Kalau anda hanya membasuh bagian luar maka anda hanya mengambil aspek yang pertama yang tadi kita bahas di awal nfah cuman bersih kalau cuman bersih jangankan muslim nonmuslim pun bisa meniru itu tapi ada aspek yang kedua disebut dengan taharah bawaannya disebut dengan husnun orang yang bisa membasuh
58:46 dengan baik maka tampil kata nabi nilai-nilai kebaikan dalam dirinya Kalau baiknya muncul buruknya keluar makanya kata nabi bersamaan dengan orang membasuh air maka jatuhnya air itu sekaligus menumpahkan kotoran dan dosa dalaminya maka dari itu kata para ulama lihat baik-baik ya setelah Antum selesai wudu saya sempurnakan Antum baca doa apaahaillallah kudiah kemudik-ikusatik-ik kita Terjemahkan Ya Allah mohon Jadikan saya termasuk orang tawabin artinya orang
59:33 tobat saya ulang ya tawabin itu orang tobat Ya Allah Jadikan saya termasuk orang yang bertobat pertanyaan spesifik saya hadis ini sahih dan sering kita bacakan pertanyaan spesifik saya Apa hubungan tobat dengan wudu Antum kan baru wudu tapi kenapa doanya baru tobat nah ini yang ingin saya sampaikan orang kadang-kadang tidak bahas sampai ke kedalaman ini sehingga wudunya nya Kadang hanya sekedar basuh teman-teman Bukankah tobat itu pertama mengakui kesalahan yang kita lakukan kedua menyesali kesalahan yang diperbuat dan ketiga berjanji tidak mengulanginya lagi jadi ketika Antum membasuh tangan misalnya sebetulnya Antum bertobat dari kesalahan tangan yang dikerjakan Makanya kalau orang benar wudunya begitu dia basuh tangannya dia pernah akui dulu coba ingat-ingat salah apa tangan sampai wudu ini sampai
1:00:20 Antum wudu pernah melakukan kesalahan apa tangan ini coba Antum ingat-ingat setelah itu sesali dan Berjanjilah kepada Allah ketika Allah tumpahkan kesalahan dan dosa di tangan ini lewat air wudu yang jatuh Berjanjilah kepada Allah bahwa tangan ini tidak akan menyentuh kesalahan yang semula pernah dikerjakan makanya mustahil ada orang wudu yang tangannya tadinya jahil tiba-tiba jahil lagi mustahil mustahil selesai wudu dia tobat Ya Allah saya tinggalkan itu semua makanya ketika dia tinggalkan dosa tangannya dosa kakinya dosa mulutnya saat kumur-kumur Antum saat kumur-kumur walaupun itu sunah itu bukan cuman mengeluarkan kotoran di mulut tapi kotoran lisan itu yang berbahaya hati-hati J begitu ketoran lisan hilang maka Antum tidak akan punya kamus untuk mencela orang lain tidak ada menggibahkan orang lain boleh jadi
1:01:06 amarah ada tapi Antum gak akan menemukan kosakata untuk membalikkan suasana celaan itu Antum kenal Al Hasan cucunya nabi Kenal di mana an luar biasa ya baik ikhlas itu tetap rasional ya beliau berusaha untuk ikhlas tapi tetap rasional yaik Semoga Allah Rid teman-teman Lihat baik-baik alhan tu cucunya Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam itu yang paling mirip wajahnya dengan Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam punya anak anaknya sama namanya dengan kakeknya Muhammad satu kali ini Al Hasan UN memudah luar biasa penghuli surga ahli al-quran peninggal Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam di zaman fitnah pernah beliau lewat ke pasar dengan putranya Muhammad tiba-tiba di masa fitnah itu
1:01:52 kan banyak orang mulai antipati banyak friksi banyak an macam-macam di tengah jalanc S dari a sampai z habis diik begitu orang itu per anaknya kepadasudnya jelkan enggak tahu bagaimana cara membalasnya J ketika beliau akan balas itu nyari kosak kata dalam dirinya enggak ketemu pak bu di mau cari katakata begini saja anda pun tidak lebih baik daripada saya itu tidak
1:02:38 ketemu dalam dirinya saking bersihnya keadaan dirinya dan dikenal sebagai ahli wudu yang luar biasa Jadi kalau antum terbiasa berwudu batal wudu lagi batal wudu lagi maka mustahil mustahil pancaran-pancaran dalam diri memancarkan sesuatu yang tidak baik kalau dia ngalir ke wajah wajahnya tuhah menampilkan keteduhan ngalir ke lisan ada kebaikan ngalir ke kaki ada kebaikan Antum tiap hari kumur-kumur minimal l kali kenapa yang dikumur itu gak pernah keluar pakaian sudah tidak isbal tapi lisannya begitu isbal kan jadi masalah mata tangan kaki apa yang Antum banggakan di hadapan Allah kan semua akan ditanya J teman-teman sekalian Itulah sebabnya kalau orang sudah bertobat kepada Allah tinggalkan keburukannya maka jadilah dia mirir kalau antum sudah taabin jadi
1:03:24 Mirin maka cinta Allah diturunkan kepada Antum turunlah Quran surah ke-2 ayat 222 itu tadi yang kita tulis di awal Innallaha yuhibbut tawwabina wuhibbul mutathahirin kalau kita kaitkan ayat ini dengan ayat wudu maka terjemah paling singkatnya adalah Allah mencintai orang wudu yang wudunya sempurna sempurna ya jadi kesempurnaan itu tidak hanya terletak kepada fikihnya tapi pendalaman dari segi hikmahnya dan hikmah itulah yang diajarkan Ketika Nabi diutus Quran surah ke atyat 151 paling kanan sebelah
1:04:11 bawahangat berkenan kalau kita belajar cuma jadi informasi dan kalau kita prakk cuma jadi teoritis yang diprara F Akak yang kita denganat yangin tem- surah ke-2 ayat 222 ini korelasinya jadi inilah tautan Sinergi antara ayat Dengan hadis al-qur'an dengan Sunah terkait dengan praktik taharah terkait dengan wudu kalau kita tambahkan dari awal secara maksimal maka kita mulai dengan berniat karena Allah niat amalan hati misalnya dan kita ucapkan bismillah untuk menunjuk pada aspek ibadah mulai Antum dengan tambahan ya mengusap-ngusap tangan menyela-nyelai begini kemudian setelah itu mulai dengan berkumur-kumur ya sambil kemudian kumur-kumur tamadmat sambil istinsyak
1:04:58 istinsyak menghirup air sampai ke hidung ya untuk mengeluarkan kotoran yang dihidung kemudian istinsyar istinsyar dikeluarkan bisa Antum keluarkan sekaligus atau satu-satu misalnya jikalau dirasakan kotoran ingin dikeluarkan dari hidung jadi ambil kumur-kumur ya kalau memungkinkan untuk misalnya sikat gigi itu lebih bagus ya ingat sikat gigi itu kalau bahasa Arabnya apa bukan ya apa bahasa Arabnya allahuam allahuam apagi ah baik ya kalau bahasa orang sekarang bahasa orang sekarang itu tandful Asnan tapi itu bahasa orang sekarang bahasa yang dulu yang tadi ucapkan Siwak yang tadi Antum ucapkan ya untuk membersihkan
1:05:44 gigi Siwak maka kayunya disebut dengan Kayu Siwak padahal kayunya bahasa Arabnya UD ya Pak tolong beri Siwak Nah kalau antum dikasih pepsoden misalnya sama sikat gigi ah itu betul sama Antum dikasih kayu juga Betul j Jangan sampai misalnya tolong beli Siwak Antum dikasih pepsoden misalnya atau fursek atau misalnya sikat gigi Antum tolak Oh enggak Saya maunya Siwak ah kalau cuman kayunya itu disebut dengan udun udun UD itu kayu kalau dipakai sikat gigi maka disebut dengan udus Siwak maka dibuang kalimat udnya dimunculkan siwaknya maka muncul istilah asiwaak kalau di Arab disebutkan Siwak Maksudnya kayu yang digunakan untuk menyikat gigi itu metode namanya mudof mudof ilaih Kalau dibuang mudofnya muncul mudof ilaihnya untuk menekankan
1:06:31 makna siwaknya yang penting bukan kayunya yang penting sikat giginya J kalaupun kayunya tidak ada jangan menyebabkan Antum tidak bersiwak Pak saya mau bersiwak Oh ini silakan kasih sikat gigi oh bukan saya penginnya kayu nah inti daripada kayu itu untuk sikat gigi makanya dibuang kalimat udnya dimunculkan siwaknya sehingga kalaupun kayunya tidak ada Antum bisa gunakan benda lain yang penting digunakan untuk bersikat gigi paham sampai sini Saya ingin Antum pahami itu karena dalam bahasa Arab ada kadang dua kalimat satu dibuang contoh Masjidil Haram subhanalladzi Asro biabdihi lailam Minal masjid alham kadang-kadang orang Arab membuang masjidnya muncul alhamnya asalnya begini masjid al-haram kalau sudah diketahui dibuang kata masjidnya muncul kata al-haramnya
1:07:17 menunjuk kepada masjid Antum silakan umrah haji menginap di hotel-hotel depan masjid al Haram maka akan ada tulisan di lif-lift dan beberapa tembok menunjukkan dengan kalimat haram begini alham ya ditanya antum mau ke mana Ke Haram ke haram Antum jawab bukan saya halal bukan ini maksudnya mau ke masjid masjid ya jelas ya bab ini penting Saya tunjukkan supaya kita itu lebih rasional dalam memahami sesuatu tapi pakai dalil Jangan cuman rasio tapi dalil tidak ada J kalau disebutkan Siwak itu artinya sikat gigi dalilnya la as kalau tidak memberatkan umatku saya perintahkan untuk bersihat gigi Setiap diaan kali menunaikan salat maksudnya
1:08:02 bisa berwudu bisa setelah wudu ketika akan menunaikan salat Bagaimana caranya maaf kata para ulama bisa menggunakan kayu tadi bisa menggunakan yang semisalnya atau kadang-kadang kalau sulit ditemukan Saya biasanya kumuran pertama kumur-kumur buang kumuran kedua Saya suka pakai tangan begini ya untuk dibersihkan sehingga kotoran-kotoran yang menempel kadang-kadang lekat di gigi itu setidaknya bisa lebih cepat didorong untuk keluar yang ketiga disempurnakan hirup ke hidung kemudian keluarkan sehingga kotoran bisa keluar wajah seperti tadi tangan sampai sikus selesai kemudian rambut fokus bisa begini Maaf sayaalat kepala ya bukan ke rambut kepala tumpahkan airnya sapu ke
1:08:50 sini fokus bisa cara pertama Begini Begitu ke sini langsung ke telinga suksahnya bisa sekaligus yang kedua bisa kepala saja selesai ambil air lagi Kemudian untuk telinga boleh dua-duanya ada hadisnya khusus untuk telinga maka lihat baik-baik telunjuk dengan ini Tam jempol ini yang kita maksimalkan index finger dengan jempol ini yang kita gunakan lihat baik-baik teman-teman yang ini khusus untuk membasuh yang dalam di sini yang ini Tam jempol untuk bisa mengusap bagian luarnya di sini ya jelas Ya baik setelah ini kembali ke kaki seperti yang tadi telah kita bahas tutup dengan doa begitu Antum
1:09:37 berdoa menghadap kiblat di situlah tekad Antum untuk berubah jadi lebih baik dan cahaya itu bergantung pada keinginan dan maksimal kita untuk bisa mempraktikkannya ya Jadi kalau cuman bersih-bersih tiap hari jangankan Antum anak kecil yang belum balik pun bisa mengerjakan itu letak Perbedaannya terletak pada kebersihan arfek luar dan kesucian dalam diri kita