TINGGALKAN 4 HAL INI SUPAYA KAMU BERBAHAGIA | PS. DEBORA KRISTANTO | RENUNGAN PAGI

Ringkasan Singkat

Video ini membahas empat hal yang perlu dihilangkan agar hidup lebih bahagia:

  • Berhenti menyesali masa lalu dan menjadikannya pelajaran.
  • Berhenti mengkhawatirkan masa depan dan fokus pada tindakan yang bisa dilakukan saat ini.
  • Berhenti mengandalkan orang lain dan mulai mengandalkan Tuhan dan diri sendiri.
  • Berhenti merendahkan diri sendiri dan mengenali potensi serta keunikan yang diberikan Tuhan.

Pembukaan dan Doa

Pendeta membuka dengan doa syukur atas berkat dan penyertaan Tuhan, serta memohon agar firman Tuhan menjadi berkat dan kekuatan bagi setiap pendengar.

Berhenti Menyesali Masa Lalu

Menyesali masa lalu hanya akan menyia-nyiakan hidup dan menambah penderitaan. Hati yang patah akan mengeringkan tulang. Terus menerus menyesali kesalahan dan keputusan yang telah dibuat di masa lalu akan membuat seseorang terperangkap di masa lalu dan tertinggal. Masa lalu tidak bisa diubah, sehingga penyesalan tidak akan membawa perubahan positif. Lebih baik menjadikan masa lalu sebagai pelajaran agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di masa depan. Paulus dalam Filipi 3:13-14 melupakan masa lalunya dan fokus pada tujuan di depan.

Berhenti Mengkhawatirkan Masa Depan

Jangan terlalu mengkhawatirkan masa depan, karena masa depan itu ada dan Tuhan telah menyediakan yang terbaik. Tetaplah bijaksana, bekerja keras, dan mempersiapkan diri, tetapi serahkan hal-hal yang di luar kendali kita kepada Tuhan. Selama kita berdoa dan melakukan bagian kita dengan benar, Tuhan pasti akan bergerak untuk menolong kita.

Berhenti Mengandalkan Orang Lain

Dalam hidup ini, hanya ada dua hal yang perlu diandalkan: Tuhan dan diri sendiri. Bangunlah iman, disiplin rohani, kerajinan, mental, pengetahuan, dan wawasan diri sendiri. Manusia bisa mengecewakan, bahkan orang terdekat sekalipun. Jaga kesehatan, tambah wawasan, karena pada akhirnya yang menemani kita adalah diri sendiri dan Tuhan. Berbuat baiklah kepada orang lain, tetapi jangan menggantungkan hidup kepada mereka.

Berhenti Merendahkan Diri Sendiri

Setiap orang diciptakan Tuhan dengan sempurna dan memiliki karunia serta talenta yang unik. Jangan pernah merendahkan diri sendiri. Kenali diri sendiri dan bangunlah potensi yang ada. Yang terpenting adalah bagaimana kita menilai diri sendiri, bukan bagaimana orang lain menilai kita. Jika kita tahu bahwa kita berharga, maka kita akan menjadi orang yang berharga.

Penutup dan Doa

Pendeta menutup dengan doa syukur atas nilai dan potensi yang telah Tuhan berikan kepada setiap orang. Dia memohon agar Tuhan menolong untuk semakin bijaksana mengenali diri sendiri dan percaya bahwa masa depan sungguh ada bersama dengan Tuhan Yesus.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:10 Shalom, selamat pagi semuanya. Sebelum kita mendengar firman Tuhan, mari kita berdoa. Kami bersyukur kepada-Mu Tuhan Yesus untuk pagi hari ini, untuk penyertaan-Mu, untuk kasih yang telah Kau berikan, untuk segala hal kebaikan yang dari surga yang telah kami terima. Dan ini waktunya kami mau mendengarkan firman. Firman-Mu adalah mana bagi kami untuk mengenyangkan roh dan jiwa kami sehingga setiap kami mendapatkan kekuatan yang baru dan kami saat ini siap untuk mendengar. Berbicaralah kepada kami. Terima kasih Tuhan dalam nama Tuhan Yesus. Haleluya. Amin. Shalom semuanya. Pagi hari ini firman Tuhan tentang bagaimana cara kita supaya hidup kita berbahagia. Ada empat hal yang kita harus buang untuk kita punya kehidupan yang berbahagia. Yang pertama adalah

0:58 berhenti untuk menyesali masa yang lalu. Engkau akan menyia-nyiakan hidupmu, bahkan engkau akan semakin menderita. Firman Tuhan berkata bahwa hati yang patah mengeringkan tulang. Pada waktu engkau menyesali masa lalu yang tidak bisa diubah karena engkau tidak bisa kembali ke masa lalu, maka hidupmu akan semakin menderita. kamu akan menjadi kecewa karena masa lalu tidak bisa kembali dan kamu tidak bisa kembali ke masa lalu. Kalau engkau terus menyesali apa yang terjadi di masa lalu, kesalahan-kesalahan yang pernah engkau buat, keputusan yang pernah kau buat, mungkin engkau telah bertemu dengan orang yang salah, mungkin engkau telah mengecewakan orang tuamu, mungkin orang tuamu pernah meminta sesuatu yang kamu

1:44 bisa berikan. Tetapi karena kekerasan hatimu, engkau tidak memberikan sampai orang tuamu akhirnya meninggal dan kau menyesal karena engkau tidak sempat untuk memberikan apa yang orang tuamu buat. Hal itu akan melukai hatimu semakin dalam dan engkau akan berhenti. Tubuhmu ada di tempat ini, tetapi sebenarnya roh dan jiwamu masih berada di masa lalu sehingga kau ketinggalan jauh. Misalnya semua orang ada di masa sekarang, pikiranmu ada di masa yang lalu, pikiranmu ada di masa 10 tahun yang lalu. Maka sekalipun tubuhmu di sini, roh dan jiwamu ada di sana, sehingga pada waktu semua orang telah berjalan maju ke depan, engkau tetap berhenti di sini. Berhenti di masa di

2:30 mana engkau telah melakukan kesalahan. Ada seorang anak, ada seorang anak yang terus menangisi masa lalunya karena ibunya yang sudah janda waktu itu ingin kacamata karena dia enggak bisa baca, dia butuh kacamata. Sebenarnya anak ini bisa membelikan tetapi karena dia sakit hati dengan ibunya, karena ibunya kadang-kadang ya melukai hatinya. Namanya orang tua kadang-kadang cerewet, kadang-kadang ada egoisnya. Anak ini jengkel kepada ibunya dan dia tidak mau membelikan kacamatanya sampai beberapa tahun dan akhirnya ibunya meninggal. Setelah meninggal dia sangat menyesal. Dia baru mengingat bahwa tidak semua yang ibunya lakukan adalah jahat. Ada banyak hal yang baik yang dia telah

3:17 terima. Tetapi karena dia fokus dengan perbuatan ibunya yang mengecewakan sehingga dia sekalipun tidak pernah mau memberikan kacamata. Padahal karena dengan kacamata itu ibunya dapat melihat segala sesuatu dengan lebih jelas. Dia sangat menyesal dengan apa yang telah terjadi karena ibunya keburu meninggal. Tetapi penyesalan tidak akan mengubah apapun. Pada waktu dia menyesali tidak membuat ibunya bangun dari kematian. Pada waktu dia menyesali tidak bisa membuat dia akhirnya bisa membeli kacamata untuk orang tuanya. semuanya adalah masa lalu. Pada waktu dia menyesali dan terus menyesal, maka dia maka dia sedang membangun kuburannya sendiri. Dia sedang

4:02 membangun penderitaan untuk dirinya sendiri. Karena sebenarnya masa lalu tidak bisa dirubah. Setiap orang bisa melakukan kesalahan. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak pernah melakukan kesalahan. Kalau semua orang menyesali masa lalu, mungkin semua orang tidak akan membuat menciptakan hal-hal yang baru. Tidak ada orang-orang yang punya inovasi-inovasi baru. Tidak akan ada kita melihat manusia yang berbahagia karena semua mengikat masa lalu. Saudara, kita bisa melakukan kesalahan karena setiap manusia itu lahir dari ketidaktahuan. Kita lahir hari ini, kita tidak tahu tentang masa depan. Kita tidak tahu hari besok. Anak-anak, anak-anak bayi yang

4:49 baru lahir dia tidak tahu. Mereka tidak mengerti apa itu menjadi anak-anak, apa itu menjadi orang tua yang mencari pekerjaan. Mereka tidak tahu arti pacaran atau jatuh cinta. Bagi manusia segalanya baru. Pada waktu dia mulai bertumbuh besar. Sekalipun menjadi seorang remaja, dia tidak pernah mengalami menjadi orang tua. Dia tidak pernah mengalami memiliki seorang anak sehingga dia tidak bisa memahami pergumulan-pergumulan orang tua karena dia tidak pernah ada di masa itu. Itu sebabnya manusia itu selalu menghadapi hal yang baru. Itu sebabnya Alkitab berkata, "Semuanya baru setiap hari." Karena banyak hal kamu tidak tahu. Itu sebabnya wajar kalau kita itu melakukan kesalahan. Yang tidak wajar adalah kalau

5:34 kamu melakukan kesalahan demi kesalahan yang sama terus-menerus. Artinya kamu adalah orang yang bodoh dan tidak belajar dari kesalahan. Firman Tuhan di dalam Filipi 3 ayat 13 sampai 14 berkata, "Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang ada di depanku." Paulus berkata, "Dia melupakan apa yang telah di belakangnya dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapannya dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus." Kalau Paulus menyesali masa lalu, bagaimana dia membunuh orang-orang Kristen, bagaimana dia menjebloskan orang Kristen dengan pemenjara, mungkin dia tidak akan menjadi seorang rasul yang hebat. Bahkan mungkin dia tidak akan menuliskan

6:20 beberapa banyak Alkitab yang diwahyukan oleh Tuhan. Dan mungkin dia tidak pernah menginjil karena menyesali masa lalu. Menyesali masa lalu dan mengingat terus masa lalu membuat kita berhenti di tempat, membuat kita stagnasi. Itu sebabnya Paulus berkata, "Aku melupakan apa yang di belakangku dan berlari-lari kepada tujuan." Demikian juga dengan hidup kita. Sekali lagi, jangan menyesali masa lalu, tetapi jadikan masa lalu sebagai pelajaran supaya kita tidak melakukan kesalahan yang sama. di masa yang depan supaya kita tidak melakukan kesalahan yang sama di masa ini dan di masa yang akan datang. Karena sekali lagi, bahkan tokoh-tokoh Alkitab paling hebat sekalipun, tidak ada satu pun di antara

7:08 mereka yang tidak melakukan kesalahan. Baik itu Musa, baik itu Daud, baik itu Salomo, bahkan Salomo yang punya hikmat melebihi seluruh manusia di dunia sebelum dan sesudah Salomo. Dia pun mengalami kejatuhan dan kegagalan. Dia mengalami kesalahan. Itu sebabnya ada banyak penyesalan-penyesalan. Tetapi penyesalan itu harus kita jadikan sebuah pelajaran untuk tidak jatuh ke lubang yang sama. tetapi move on dari masa lalu. Mungkin kita pernah bersalah kepada seseorang. Mungkin kita pernah menuduh orang yang hari ini kita baru tahu bahwa apa yang kita lakukan itu salah. Kalau saudara bisa minta maaf, minta maaflah. Tetapi

7:55 setelah itu, Saudara harus bisa melupakan masa lalu dan maju ke depan. Yang kedua adalah berhenti untuk mengkhawatirkan masa yang akan datang. Karena kita kemarin di renungan pagi belajar Alkitab berkata bahwa masa depan itu sungguh ada. Contohnya saya kemarin bersaksi saya dulu di Amerika saya bekerja dolarnya kadang Rp10.000 kadang Rp8.000 kadang Rp9.000 pernah 14.000 karena 14.000 Ibu, pada waktu banyak saya ingin cepat-cepat kirim ke Indonesia untuk membeli tanah dan sebagainya. Dan saya sempat khawatir bahwa nanti jangan jangan waktu saya pulang dolarnya tiba-tiba jadi 4.000 karena turun dolarnya. Mungkin Indonesia begitu akhirnya menjadi maju dan dolar

8:42 menjadi turun. Gimana tabungan saya yang harusnya nilainya misalnya sekian karena dolar turun kan jadinya kecil. Nah, tetapi ternyata apa yang tidak pernah timbul di hati kita, apa yang tidak pernah timbul di dalam pikiran kita, itu yang Tuhan sediakan. Jauh-jauh hari sebelum saya pulang ke Indonesia, dolar sudah naik menjadi 16.000. Tadinya 15.000, kemudian 16.000. Hal-hal yang tidak pernah terpikirkan. Kemudian saya mengkhawatir saya, saya pernah terpikir bagaimana nanti suatu saat saya nanti di Indonesia, apa yang saya harus kerjakan, bagaimana dengan kehidupan saya di sana. Di Amerika itu mendapat pekerjaan sangat mudah dan sebagainya. Kalau saya pulang Indonesia nanti seperti apa? Ternyata begitu di

9:28 Indonesia ada banyak Tuhan bukakan jalan hal-hal yang tidak pernah terpikirkan, Saudara. Itu sebabnya jangan mengkhawatirkan masa depan. Bukan berarti kemudian kita tidak khawatir dengan masa depan, akhirnya kita sembrono. Enggak. Saudara harus mengerjakan apa yang harus menjadi bagianmu untuk kau kerjakan. Saudara tidak boros, saudara tidak menghambur-hamburkan uang. Saudara bijaksana, saudara pekerja keras, saudara melatih diri, saudara mempertajam skillmu, sudah saudara mempersiapkan keuangan yang cukup untuk masa depan dan sebagainya. itu bagianmu. Bagian yang tidak bisa kau lakukan itu semua adalah bagian Tuhan. Sekali lagi saya pernah sampaikan juga di renungan pagi, selama engkau sudah berdoa, jangan

10:15 khawatir karena Tuhan pasti bergerak untuk menolong kamu. Yang ketiga, berhenti mengandalkan orang lain. Saya pernah mengajarkan bahwa kita hanya di dalam kehidupan kita yang perlu kita andalkan hanya dua, mengandalkan Tuhan dan mengandalkan diri sendiri. Engkau harus belajar membangun dirimu sendiri, membangun imanmu, membangun disiplin rohani. Engkau yang membangun kerajinan, kau yang membangun mental pahlawan, engkau yang membangun engkau yang membangun di dalam hidupmu pengetahuan. Engkau yang membangun di dalam hidupmu pengertian, menambah-nambah wawasan. Kau harus membangunkan dirimu sendiri. Engkau yang

11:00 harus membangun mengobarkan apimu. Engkau yang harus memaksa dirimu untuk tetap mempercaya Tuhan. Engkau harus bisa mempercayai. Engkau harus memaksa dirimu untuk bisa mengandalkan Tuhan. Engkau harus bisa memaksakan dirimu untuk tetap percaya firman sekalipun seakan-akan segala sesuatu tidak mungkin. Dan kau harus belajar bergantung kepada Tuhan. Karena semua manusia mengecewakan. Orang yang dekat dengan kamu belum tentu dia adalah sahabatmu. Semua saha seorang sahabat pasti dekat dengan kamu. Tetapi orang yang dekatkan dengan tetapi orang yang dekat dengan kamu belum tentu dia adalah sahabatmu. Orang yang bisa iri kepadamu bukan orang yang jauh, tetapi orang-orang yang dekat dengan kamu. Karena pada dasarnya manusia itu adalah

11:46 daging. Hatinya bisa cepat berubah. Itu sebabnya jangan pernah mengandalkan orang lain. Andalkan Tuhan. dan andalkan dirimu sendiri. Itu sebabnya kenapa kamu harus menjaga kesehatan. Itu sebabnya kenapa kamu harus menambah wawasan dan pengetahuan. Karena yang menemani dirimu sampai engkau mati pada akhirnya adalah dirimu sendiri. Orang bisa meninggalkan kamu, bahkan anak pun bisa meninggalkan orang tuanya. Bahkan suamimu atau istrimu bisa meninggalkan kamu karena dipisahkan oleh kematian. Karena di dunia ini tidak ada yang kekal, tidak ada yang bisa dipegang kecuali firman Tuhan. Itu sebabnya bangun hidupmu bersama dengan Tuhan. Karena pada waktu segala sesuatu tidak bisa diharapkan dan

12:33 diandalkan, masih ada Tuhan. Dan pada waktu setiap orang meninggalkan kamu, tubuhmu dan dirimu sendiri yang tidak akan pernah meninggalkan kamu pada akhirnya hanya kamu dan Tuhan. Itu sebabnya jangan mengandalkan orang lain. Engkau tahu engkau membutuhkan mereka. Itu sebabnya engkau harus berbuat baik kepada mereka. Karena apa yang kau tabur kepada mereka akan kau tuai. Tetapi jangan mengandalkan mereka dan jangan menggantungkan hidupmu kepada mereka. Yang keempat adalah berhenti merendahkan dirimu sendiri. Engkau diciptakan Tuhan sempurna. Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang tidak punya karunia, yang tidak punya talenta. Semua orang Tuhan

13:19 berikan kemampuan, kelebihan yang unik. Semua orang di dunia ini, mau besar, mau kecil, mau kaya, mau miskin, semua orang diberikan kemampuan yang unik, diberikan karunia dan talenta masing-masing dengan kelebihan yang unik dan spesifik. Itu sebabnya jangan pernah merendahkan dirimu. Saya dulu kenal seorang hamba Tuhan, dia punya telinga cuma satu. satunya dia enggak ada telinganya, tidak ada daun telinganya dan telinganya memang buntu ada lubangnya. Dia katakan itu dari kecil. Tetapi apa kelebihannya? Dia itu bisa mendengar suara Tuhan dengan jelas. Dia berkata, "Karena

14:07 setiap kali mendengar firman, firman itu masuk ke telinga kiri saya dan tidak bisa keluar lagi. Jadi, nancep masuk di dalam roh dan jiwanya." Dia katakan, "Kalau orang lain punya dua telinga, masuk telinga kanan, keluar telinga kiri. Tapi kalau saya masuk telinga kanan, tidak bisa keluar lagi. Setiap orang punya kelebihannya." Saya juga punya seorang teman. Dia telinganya itu agak tuli sampai dia pernah malu karena dia harus memakai alat pendengaran. Dia bilang pakai alat pendengaran itu enggak enak. Karena kalau ada orang tiba-tiba membentak itu langsung ting. Karena kan tidak. Kalau manusia ini kan segala sesuatunya itu

14:52 kan otomatis ya. Misalnya waktu mendengar sesuatu yang keras kayak kita kalau di pesawat itu kan langsung telinga kita itu kayak kayak ketutup gitu ya kan. Brek brebk kayak secara otomatis telinga kita melindungi telinga kita dari suara yang terlalu keras. Tetapi dia berkata, teman saya bilang karena pakai alat kadang-kadang dia besarin kalau tidak dengar suara. Waktu dia sudah agak besarin supaya bisa mendengar guru atau dosen di depan untuk yang berbicara, waktu dia gedein tiba-tiba ada orang dari belakang membentak dia, "We?" Itu langsung ting. Itu kan karena buatan Tuhan bagaimanapun tetap lebih baik. Tetapi dia ini juga demikian, Saudara. Dia sangat peka di

15:39 dalam mendengar suara Tuhan. Dia sering tidak mau pakai alat telinga karena seringkiali seperti itu yang terjadi. Waktu dia ada orang ngomongnya dia tidak dengar, maka alat telinganya dia buat volumenya lebih besar. Waktu volumenya lebih besar, tiba-tiba ada orang yang lagi teriak itu langsung kayak memekakkan telinga. Nah, dia harus kecilin lagi. Setelah dikecilin, tiba-tiba setelah kecil dia tidak bisa mendengar orang yang dari jauh dan sebagainya. Sehingga kadang-kadang dia tidak mau pakai dan apalagi waktu itu di zaman kita waktu itu ya dia malu karena alatnya itu kelihatan. Kalau sekarang banyak alat yang kecil untuk pendengaran itu bisa masuk ke telinga dan orang enggak bisa lihat. Tapi anak ini cukup besar alatnya. Tetapi dia sangat peka di dalam mendengar suara Tuhan. Itu

16:27 sebabnya Tuhan itu adalah Allah yang adil. Tidak ada seorang pun yang tidak memiliki karunia. Itu sebabnya jangan menganggap rendah dirimu sendiri. Banyak orang yang akan melecehkan kamu, banyak orang yang akan merendahkan kamu. Tetapi yang penting adalah kamu tahu siapa dirimu. Tidak perlu orang lain tahu siapa dirimu. Yang terpenting adalah kamu tahu siapa dirimu. Karena bagaimana orang menilai dirimu sebenarnya itu tidak terlalu penting. Yang terpenting adalah bagaimana engkau menilai dirimu. Waktu engkau tahu kamu berharga, maka engkau akan benar-benar menjadi orang yang berharga. Karena Alkitab berkata, "Apa yang kau pikirkan tentang dirimu, demikianlah kamu. Apa yang orang lain

17:12 pikirkan tentang dirinya, demikianlah dia. Bukan apa yang orang lain pikirkan tentang kamu, demikianlah kamu." Tapi Alkitab berkata, "Seperti bagaimana orang berpikir tentang dirinya sendiri, maka demikianlah dia. Itu sebabnya untuk kamu berbahagia, lupakan masa yang lalu. Yang kedua, jangan mengkhawatirkan masa depan. Karena masa depan itu ada. Selama engkau membangun hidupmu dengan Tuhan, selama engkau belajar melakukan bagianMu dengan benar, percayalah masa depanmu adalah masa depan yang penuh dengan harapan. Ada banyak kejutan-kejutan yang Tuhan buat untuk dirimu. Yang ketiga,

17:57 jangan pernah mengandalkan orang lain. Belajar karena orang bisa meninggalkan kamu. Yang tidak pernah meninggalkan kamu adalah dirimu sendiri dan Tuhan. Itu sebabnya jangan pernah lari dari Tuhan. Karena yang bisa menolongmu dalam keadaan apapun hanya Tuhan. Dan yang keempat, jangan pernah merendahkan dirimu sendiri. Kenali dirimu dan bangun dirimu. Mari kita mari kita berdoa. Tuhan kami bersyukur kepada-Mu untuk pagi hari ini. Kami diciptakan berharga. Kami diciptakan penuh dengan kuasa, otoritas, dan urapan. Tuhan tidak pernah merancangkan yang buruk. Tuhan selalu merancangkan yang baik. Kami percaya masa depan kami sungguh ada. Tuhan, ada

18:43 banyak kegagalan demi kegagalan yang telah kami lakukan di masa lalu. Bahkan ada banyak penyesalan karena kami pernah membuat kesalahan, kebodohan, bahkan kejahatan, kesalahpahaman yang seharusnya tidak perlu terjadi. Tetapi firman-Mu berkata, "Kami ini seperti domba yang bodoh. Itu sebabnya Engkau yang selalu menolong kami dan menuntun kami. Karena Engkau adalah gembala yang baik. Engkau yang memulihkan keadaan kami. Engkau yang menolong kami keluar dari kebodohan kami. Tolong kami Tuhan sehingga semakin hari kami semakin bijaksana mengenali siapa diri kami. Karena kami percaya masa depan itu sungguh ada. Karena kami tidak sendirian tapi kami bersama dengan Tuhan Yesus. Kami bersyukur kepada-Mu Tuhan. Terpujilah nama-Mu dalam nama Tuhan

19:29 Yesus. Haleluya. Amin. Tuhan Yesus memberkati. Ku mau memuji-Mu. Ku selalu puji-Mu. Ku mau menyembah-Mu. [Musik] Ku selalu sembah-Mu. Kau yang layak terima. Semua pujian kemuliaan hanya bagi Tuhan. Naikkan pujian bagi Tuhan. Ku mau memuji-Mu. Segala pujian hanya bagi-Mu Tuhan. Sembah-Mu ku mau menyembah-Mu.

20:15 Ku selalu sembah-Mu. Kau yang layak terima. Semua pujian kemuliaan hanya bagi Tuhan. Kemuliaan hanya bagi Tuhanku. Kemuliaan hanya bagi Tuhan. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube