Ringkasan Singkat
Video ini membahas tentang pentingnya meninggalkan keraguan dalam beribadah dan beramal saleh, serta memanfaatkan bulan Zulhijah dengan memperbanyak amalan baik. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
- Pentingnya menghilangkan keraguan dengan bergantung kepada Allah dan menuntut ilmu.
- Amalan-amalan yang dianjurkan di bulan Zulhijah, seperti memperbanyak salat sunah, puasa sunah, zikir, sedekah, dan membaca Al-Qur'an.
- Menjaga diri dari perbuatan dosa dan maksiat, terutama di bulan-bulan haram.
- Pentingnya keyakinan dan niat yang benar dalam beribadah agar diterima oleh Allah.
- Berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang halal.
Pembukaan
Ustadzah membuka kajian dengan mengucapkan salam dan syukur kepada Allah SWT. Beliau mengingatkan bahwa saat ini kita berada di tanggal 1 Zulhijah, salah satu bulan haram yang penuh dengan keutamaan. Di bulan ini, pahala kebaikan dilipatgandakan, dan diharapkan semua yang hadir mendapatkan pahala berlipat ganda serta syafaat dari Rasulullah SAW. Kajian hari ini akan membahas hadis ke-11 dari kitab Arbain.
Hadis ke-11: Tinggalkan yang Meragukan
Hadis ke-11 yang diriwayatkan oleh Hasan bin Ali bin Abi Thalib, cucu Rasulullah SAW, berbunyi "Tinggalkan apa yang meragukanmu kepada apa yang tidak meragukanmu." Manusia seringkali memiliki keraguan yang berasal dari bisikan setan, baik dalam perkataan, perbuatan, maupun ibadah. Contohnya, keraguan setelah berwudu apakah batal atau tidak. Dalam hal ini, prinsip praduga tak bersalah digunakan, yaitu anggap saja tidak batal kecuali ada bukti yang meyakinkan.
Menghilangkan Keraguan dengan Bergantung kepada Allah
Ustadzah menekankan pentingnya membiasakan diri bergantung kepada Allah dalam segala hal, termasuk memilih pasangan, kendaraan, rumah, dan teman. Keraguan harus dihilangkan dengan berkonsultasi kepada Allah melalui salat istikharah. Beliau mencontohkan bagaimana kita percaya pada Google Maps buatan manusia, padahal seharusnya kita lebih percaya kepada Allah yang menggenggam langit dan bumi.
Keraguan dalam Tutur Kata dan Perbuatan
Dalam tutur kata, kita harus berhati-hati sebelum memposting sesuatu di media sosial. Pastikan kata-kata kita tidak melukai atau menyakiti orang lain. Namun, jika yang diposting adalah ayat Al-Qur'an atau hadis, tidak perlu ragu. Dalam menuntut ilmu, keraguan bisa hilang karena ilmu adalah lentera yang menerangi jalan kita. Ilmu memberikan keyakinan dan jawaban atas keraguan.
Keraguan dalam Salat dan Berteman
Dalam salat, jika ragu antara dua atau tiga rakaat, ambil yang sedikit dan sujud sahwi sebelum salam. Dalam berteman, perhatikan apakah teman tersebut mengingatkan kita pada salat atau tidak. Jika tidak, sebaiknya tinggalkan pertemanan tersebut. Salat yang khusyuk memang bagus, tetapi lebih baik salat meskipun pikiran ke mana-mana daripada tidak salat sama sekali.
Memasuki Bulan Zulhijah dengan Kebaikan
Ustadzah mengingatkan bahwa amal saleh di bulan Zulhijah dilipatgandakan pahalanya, begitu pula dengan dosa. Oleh karena itu, kita harus memulai bulan ini dengan kebaikan dan menjauhi perbuatan dosa. Beliau mencontohkan bagaimana setan bisa lebih licik dari yang kita pikirkan, sehingga kita harus berhati-hati setelah keluar dari masjid agar tidak melakukan perbuatan yang sia-sia.
Amalan-Amalan di Bulan Zulhijah
Ada tujuh hal yang perlu dilakukan agar tidak ragu-ragu di bulan Zulhijah:
- Memperbanyak salat sunah: Pahala salat sunah di bulan ini sangat besar.
- Memperbanyak puasa sunah: Puasa dari tanggal 1 sampai 9 Zulhijah adalah sunah. Puasa Arafah dapat menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.
- Memperbanyak zikir, taubat, istigfar, dan takbir: Takbir diucapkan mulai dari hari Ahad asar sampai Kamis asar.
- Memperbanyak sedekah: Pahala sedekah di bulan ini dilipatgandakan.
- Merasa cukup dengan nikmat Allah: Mensyukuri nikmat iman, Islam, dan kekuatan beramal saleh.
- Menjaga diri dari perbuatan dosa: Khawatir meninggal dalam kondisi berbuat dosa.
- Memilih makanan yang halal: Memastikan makanan yang kita konsumsi memiliki sertifikat halal.
Nikmat Allah dan Pentingnya Istiqamah
Ustadzah mengingatkan untuk tidak iri dengan hal-hal duniawi, tetapi iri dengan orang-orang yang banyak beramal saleh. Umur kita semakin bertambah, sehingga amalan kita juga harus meningkat. Beliau menceritakan kisah seorang wanita cantik yang takut meninggal dalam kondisi menggoda pria baik-baik, sehingga dia bertaubat dan memperbanyak ibadah.
Keyakinan dalam Beribadah dan Memilih Makanan Halal
Perilaku, tutur kata, dan ibadah kita harus betul-betul yakin. Ngaji yang paling bagus adalah Face to Face agar tidak salah paham. Ibadah yang diterima syaratnya ada dua: niatnya benar karena Allah dan caranya sesuai dengan yang diajarkan Rasulullah SAW. Terakhir, berhati-hati dalam memilih makanan yang halal, karena makanan yang haram dapat mempengaruhi kualitas ibadah kita.
Niat dalam Beramal dan Kesimpulan
Jika ingin amal diangkat ke langit, niatkan karena Allah dan caranya benar. Di bulan Zulhijah ini, niatkan salat Idul Adha dan berkurban karena Allah. Dengan demikian, kita akan diberikan kemampuan untuk mengamalkan sunah-sunah Rasulullah dan meningkatkan amal saleh di bulan-bulan berikutnya.
Sesi Tanya Jawab
Bersin saat Salat
Jika bersin saat salat dan ragu apakah keluar sesuatu atau tidak, jika ada rasa hangat berarti keluar, jika tidak ada rasa, yakinkan diri bahwa itu bukan pipis. Untuk hati-hati, wudu lagi jika ragu.
Memilih Majelis Ilmu
Pilih majelis ilmu yang dibutuhkan, baik online maupun offline. Ngaji jangan hanya dengan satu guru, tetapi dengan berbagai guru. Setiap majelis ilmu ada kebaikan di sana, selama tidak melanggar syariat Allah.
Pahala Mengaji untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal
Terkait pahala mengaji untuk orang tua yang sudah meninggal, ada dua pendapat. Jika ada dua pendapat, hati kita harus lapang menerima perbedaan. Ustadzah mengikuti pendapat Ibnu Taimiyah bahwa niat amal saleh kita akan sampai kepada si mayit.
Berkurban untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal
Rasulullah SAW menganjurkan seorang pria membadalkan haji orang tuanya. Jika anak dibolehkan membadalkan haji dan mengqada puasa orang tua, berarti amal saleh yang lain juga dibolehkan. Kita tetap dapat pahala, serahkan berapa persennya kepada Allah.
Pelatihan Kurban di Sekolah
Terkait pelatihan kurban di sekolah, niatnya adalah sedekah.
Penutup
Ustadzah menutup kajian dengan mengingatkan untuk meminimalisir dosa dan maksiat di bulan haram, serta meningkatkan amal saleh. Beliau menutup dengan doa penutup majelis.

