Ringkasan Singkat
Video ini membahas tentang Satrio Piningit, sosok yang digadang-gadang akan memimpin Nusantara. Beberapa poin penting yang dibahas:
- Satrio Piningit dipilih oleh leluhur, bukan oleh manusia biasa atau tokoh spiritual.
- Satrio Piningit tidak tahu bahwa dirinya adalah Satrio Piningit.
- Gonjang-ganjing dunia saat ini dianalogikan sebagai proses alam menyambut kedatangan Satrio Piningit.
- Lebih baik menjadi "Satrio Piningit" bagi diri sendiri dan keluarga daripada mengejar pengakuan sebagai Satrio Piningit untuk Nusantara.
Gonjang-Ganjing dan Satrio Piningit
Video dimulai dengan membahas bahwa kemunculan seorang pemimpin di muka bumi selalu diiringi dengan gonjang-ganjing. Satrio Piningit tidak akan tahu bahwa dirinya akan menjadi Satrio Piningit, dan perebutan klaim Satrio Piningit sering terjadi. Banyak orang berhalusinasi menjadi Satrio Piningit, padahal untuk mengendalikan diri sendiri saja belum mampu. Yang memilih Satrio Piningit bukanlah manusia, melainkan leluhur.
Kondisi Dunia dan Kemunculan Satrio Piningit
Beberapa tahun terakhir, gonjang-ganjing dunia semakin terasa, mulai dari peperangan, perseteruan, hingga bencana alam. Banyak ahli spiritual mengatakan bahwa akan ada Satrio Piningit yang akan membenahi Nusantara dan menumpas ketidakadilan. Dunia saat ini sedang mengalami perubahan politik dan iklim. Simbah akan membahas Nusantara yang akan dipimpin oleh Satrio Piningit atau Ratu Adil, yang akan memberantas ketidakadilan, menjunjung tinggi kemanusiaan, dan mengangkat harkat bangsa.
Analogi Adam dan Iblis
Simbah menganalogikan gonjang-ganjing dunia dengan kisah Adam dan Iblis. Ketika Tuhan akan menciptakan Adam, Iblis protes karena Adam dianggap hanya akan membawa petaka. Iblis membantah perintah Tuhan untuk bersujud kepada Adam dan akhirnya diusir dari surga. Gonjang-ganjing terjadi di surga saat Iblis berdebat dengan Tuhan. Sama seperti akan turunnya Satrio Piningit, dunia juga mengalami gonjang-ganjing.
Analogi Pembangunan IKN
Simbah menganalogikan Satrio Piningit sebagai bangunan megah yang akan membawa kemakmuran, seperti IKN di Kalimantan. Sebelum IKN dibangun, ada rapat negosiasi, pengukuran tanah, penebangan pohon, dan perpindahan binatang. Ini adalah proses untuk membangun sesuatu yang indah. Sama seperti Satrio Piningit, akan ada gonjang-ganjing yang dianalogikan dengan kondisi tanah sebelum pembangunan IKN.
Siapa yang Memilih Satrio Piningit?
Jika orang beragama yang menjawab, tentu akan mengatakan Tuhan yang menentukan Satrio Piningit. Namun, Tuhan sudah memberikan kewenangan kepada manusia untuk mengurus bumi. Urusan bumi diserahkan kepada hamba-hamba khusus, yaitu leluhur tanah Jawa atau Nusantara. Leluhur inilah yang memilih Satrio Piningit. Berbeda dengan pemilihan presiden yang dipilih oleh rakyat yang belum tentu tahu karakter presiden sebenarnya, Satrio Piningit ditentukan oleh leluhur yang luhur.
Proses Pemilihan dan Penggemblengan Satrio Piningit
Sebelum ditentukan, ada ujian-ujian yang harus dihadapi oleh calon Satrio Piningit. Satrio Piningit sedang digembleng oleh raja-raja Nusantara, namun dia tidak tahu bahwa dirinya akan menjadi Satrio Piningit. Proses penggemblengan ini bertujuan agar Satrio Piningit mapan ketika menjadi pemimpin. Yang memilih adalah leluhur yang memiliki karakter budi luhur dan tidak mementingkan diri sendiri.
Reinkarnasi Leluhur dan Ciri-Cirinya
Jiwa-jiwa leluhur masih hidup dan mengayomi Nusantara, namun tidak bersemayam di tubuh manusia. Banyak leluhur Nusantara sudah bereinkarnasi menjadi manusia biasa. Leluhur memiliki karakter dan jiwa yang mengangkat harkat martabat orang lain. Sulit untuk mengetahui ciri-ciri leluhur yang sudah reinkarnasi, karena banyak orang yang mengaku-ngaku sebagai leluhur.
Satrio Piningit Sudah Ditunjuk?
Sosok yang digadang-gadang dan sedang digembleng oleh leluhur tidak dikasih tahu bahwa dirinya akan menjadi Satrio Piningit. Banyak yang berebut klaim Satrio Piningit, namun tokoh spiritual tidak mampu mengangkat Satrio Piningit karena ada aturan alam yang tidak bisa dilanggar. Satrio Piningit akan mengalami perubahan luar biasa dan membawa Nusantara melaju dengan cepat, bahkan memimpin sepertiga dunia.
Bocoran Ciri-Ciri dari Guru Simbah
Mungkin ada tokoh spiritual yang dibocorkan oleh leluhur tentang siapa yang akan menjadi Satrio Piningit. Guru Simbah memberikan bocoran ciri-ciri orang yang mengetahui Satrio Piningit, dekat dengan leluhur, atau sudah menjadi leluhur yang bersemayam di dalam dirinya. Namun, Simbah tidak bisa memberikan ciri-ciri tersebut secara detail karena takut salah menunjuk orang.
Menanggulangi Pengakuan Palsu Satrio Piningit
Banyak orang spiritual yang menunjuk seseorang sebagai Satrio Piningit, atau seseorang itu sendiri yang mengaku-ngaku sebagai Satrio Piningit. Hal ini bisa merugikan orang tersebut, baik secara mental maupun psikologis. Satrio Piningit tidak tahu bahwa dirinya akan menjadi Satrio Piningit. Jika seseorang tahu bahwa dirinya adalah cikal bakal Satrio Piningit, berarti itu halusinasi.
Menjadi Satrio Piningit bagi Diri Sendiri
Daripada bersusah payah mengaku-ngaku atau berusaha menjadi Satrio Piningit untuk Nusantara, lebih baik berusaha menjadi Satrio Piningit bagi diri sendiri. Membuka diri dan koreksi diri adalah kunci. Satrio Piningit adalah kuahyon, yaitu siapa yang mempersiapkan diri dan membuka wadah. Lebih baik memberikan petuah-petuah pada anak cucu generasi muda agar perjuangan Satrio Piningit kelak lebih mudah.
Penutup
Simbah meyakini bahwa Nusantara akan menjadi mercusuar dunia. Satrio Piningit tidak tahu bahwa dirinya adalah cikal bakal Satrio Piningit dan tidak akan pernah dikasih tahu. Dirinya sendiri pun tidak pernah mencari tahu apakah dia Satrio Piningit atau bukan. Karena itu kuahyon, bukan ditentukan oleh manusia.

