UDAH TUA KELAKUAN TETEP BURUK - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang bagaimana menjadi orang Kristen yang dewasa secara rohani dan menghasilkan buah dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa poin utama meliputi:

  • Kekristenan sejati harus berbuah dan berdampak bagi orang lain.
  • Pentingnya berjalan bersama Roh Kudus dan memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan.
  • Menguji segala sesuatu yang kita lakukan agar berkenan di hadapan Tuhan.
  • Memperhatikan bagaimana kita hidup dan menggunakan waktu dengan bijaksana.
  • Menjadi garam dan terang dunia, memancarkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran.

Pembukaan dan Doa

Pendeta Peter Guntur membuka ibadah dengan doa, memohon kehadiran Roh Kudus untuk menjamah setiap orang yang hadir. Ia menekankan pentingnya bergantung sepenuhnya pada Tuhan dan meminta hikmat, wahyu, dan pengertian. Pendeta juga meminta jemaat untuk fokus kepada Tuhan dan khotbahnya, bukan pada handphone mereka.

Kedewasaan Rohani

Pendeta mengingatkan jemaat bahwa mereka telah merayakan ulang tahun gereja yang ke-28, yang berarti mereka harusnya dewasa secara rohani. Orang dewasa rohani seharusnya memanifestasikan kuasa Tuhan dalam hidup mereka, berdoa untuk orang lain, menginjil, memuridkan, dan memiliki karakter seperti Kristus. Mereka tidak lagi seperti bayi yang hanya ingin disuapi dan dilayani, tetapi mampu menghadapi masalah dengan pengertian firman Tuhan.

Buah Kekristenan

Pendeta menjelaskan bahwa kekristenan harus berbuah. Buah yang dihasilkan akan dinikmati oleh orang-orang di sekitar kita. Ia mengutip Lukas 6:43-45, yang menyatakan bahwa pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, dan orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaharaan hatinya. Penting untuk berjalan bersama Roh Kudus setiap hari agar buah Roh dapat termanifestasi dalam hidup kita.

Praktik Firman dalam Kehidupan Sehari-hari

Pendeta menekankan bahwa praktik firman Tuhan tidak hanya terjadi di gereja, tetapi juga di jalan, di toko, di pabrik, dan dalam menghadapi berbagai situasi sulit. Apa yang kita manifestasikan melalui perkataan dan tindakan kita menunjukkan apa yang ada di dalam hati kita. Jika hati kita dipenuhi dengan firman, maka kita akan menghasilkan buah yang baik. Orang Kristen harus tahan uji dalam segala situasi dan kondisi, tetap tenang dan percaya bahwa Tuhan menyertai kita.

Menguji Diri Sendiri

Pendeta menyatakan bahwa kekristenan kita diuji bukan di gereja, tetapi ketika kita diperhadapkan dengan situasi dan keadaan yang buruk. Reaksi pertama kita dalam menghadapi masalah menunjukkan siapa kita sebenarnya. Kita harus memanifestasikan buah Roh seperti kesabaran, kasih, sukacita, dan damai sejahtera. Pendeta mengajak jemaat untuk selalu tersenyum dan bersikap manis kepada orang lain, terutama kepada keluarga.

Mengasihi Tanpa Batas

Pendeta menjelaskan bahwa manifestasi kekristenan sejati adalah bagaimana kita memperlakukan orang lain, terutama orang yang tidak layak dikasihi. Kasih yang sejati adalah mengasihi tanpa batasan, seperti Tuhan yang panjang sabar terhadap kita. Jika kita tidak menghasilkan buah, kita akan ditebang dan dibuang ke dalam api (Matius 3:10).

Urapan dan Hubungan Pribadi dengan Tuhan

Pendeta menekankan bahwa setiap orang percaya adalah orang yang diurapi Tuhan dan memiliki kuasa serta otoritas. Kita harus berani menumpangkan tangan pada orang sakit dan mengusir setan. Penting untuk memiliki keintiman dengan Tuhan, meluangkan waktu untuk duduk diam di kaki Tuhan dan terhubung dengan-Nya. Kekristenan tanpa hubungan pribadi dengan Tuhan seperti rumah tangga tanpa komunikasi.

Tinggal di Dalam Tuhan

Pendeta mengutip Yohanes 15:5, yang menyatakan bahwa kita adalah ranting-ranting dan Tuhan adalah pokok anggur. Jika kita tinggal di dalam Tuhan, kita akan berbuah banyak. Di luar Tuhan, kita tidak dapat berbuat apa-apa. Kita harus selalu disertai Tuhan agar apa pun yang kita sentuh dan pegang diurapi dan berhasil.

Menghitung Waktu dengan Bijaksana

Pendeta mengingatkan bahwa waktu tidak dapat diulang. Kita harus menghitung hari-hari kita dan menggunakan waktu yang ada untuk memuliakan nama Tuhan. Jangan buang waktu dengan sia-sia, tetapi buat hidup kita bermakna dan bernilai sehingga menjadi dampak bagi banyak orang.

Terang yang Berbuah Kebaikan

Pendeta menjelaskan bahwa kita adalah garam dan terang dunia. Hidup kita harus menghasilkan buah kebaikan, keadilan, dan kebenaran (Efesus 5:9). Orang yang hatinya lembut akan cepat diubah oleh Tuhan dan bertobat dari perbuatan yang tidak berkenan kepada-Nya. Kita harus menguji segala sesuatu yang kita lakukan agar berkenan di hadapan Tuhan.

Memperhatikan Cara Hidup

Pendeta mengajak jemaat untuk memperhatikan cara hidup mereka dengan seksama. Jangan menjadi orang bebal yang pemarah dan emosional, tetapi menjadi orang arif yang bijaksana dan menggunakan waktu dengan baik. Kita harus mengerti kehendak Tuhan dan dipenuhi dengan Roh Kudus (Efesus 5:15-18). Pengalaman dipenuhi Roh Kudus akan membuat hidup kita berkuasa.

Berdoa dan Mempraktikkan Firman

Pendeta mengakhiri khotbahnya dengan mengajak jemaat untuk fokus kepada Tuhan dan mempraktikkan firman dalam kehidupan sehari-hari. Ia kemudian memimpin doa, memohon kuasa Tuhan untuk menjamah dan memberkati jemaat.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Terima kasih Tuhan buat kehadiran-Mu pagi hari ini. Roh Kudus, Engkau dihormati dalam ruangan ini. Kami minta manifestasikan pribadi-Mu menjamah [musik] setiap orang dalam ruangan ini tanpa terkecuali. Amin. Kami bergantung sepenuhnya kepada-Mu. [musik] Bicara di tengah kami. Bicara Tuhan. [musik] Kami pengin diubahkan semakin mengerti apa yang kau mau. Sejalan, seirama, seritme dengan [musik] Kau. Siang hari ini kami bergantung sepenuhnya. Kami minta roh hikmat, wahyu, dan pengertian [musik] turun memenuhi ruangan ini dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. [musik]

0:48 Silakan duduk dalam hadirat Tuhan. Terima kasih worship leader, singer main musik. Saya merasakan hadirat Tuhan ada dalam ruangan ini dan saya berdoa Tuhan mau buat mukjizat pagi hari ini dan nanti saya mau doakan ada orang yang sakit dan lain sebagainya. [musik] Saya minta waktumu fokus sama Tuhan. Saya akan selesai jam 30 menit lagi dan [musik] fokus ke saya, jangan fokus ke handphone-emu. Karena beberapa orang ketika saya ngomong suruh fokus ke saya, fokus ke handphone. Dan dia tersinggung, tapi di sini orangnya cinta Tuhan dan pengin mendapat sesuatu yang ilahi. Kita mau belajar sesuatu. Saya berdoa Bapak, Ibu semuanya akan mengalami sesuatu yang

1:35 berbeda dalam hidupmu. Karena kita sudah merayakan ulang tahun yang ke-28. Artinya engkau adalah orang-orang yang dewasa secara rohani. Harusnya katakan amin. Amin. Bukan lagi bayi, bukan lagi anak-anak, orang dewasa itu harusnya memanifestasikan kuasa Tuhan dalam [musik] hidupmu. Engkau bisa berdoa untuk orang lain, engkau bisa nginjil buat orang lain, kau bisa memuridkan dan karaktermu harus sama seperti Kristus seharusnya. tidak lagi menjadi bayi yang maunya disuapi, maunya dikasih bubur, dikasih popok dan dot, maunya diempok-empok terus ketika ketika ngadapin masalah kerjanya nangis teriak-teriak seperti anak yang enggak ngerti firman Tuhan.

2:20 Tapi kita adalah orang yang dewasa secara rohani. Kalau ditinjau secara umur, kalian adalah orang-orang yang dewasa. Rajin ibadah di tempat ini, dengar semua pendeta khotbah harusnya semakin serupa segambar dengan Tuhan. Katakan amin. Amin. [musik] Semakin ngerti Tuhan dan karaktermu semakin memancarkan Kristus [musik] yang orang bisa lihat dengan mata yang terbuka. Kita mencerminkan kemuliaan Tuhan. [musik] Amin. Hari ini kita akan lihat [musik] di Lukas pasal yang ke-6 mulai yang 43. Karena tidak ada pohon yang baik yang menghasilkan buah yang tidak baik dan juga tidak ada pohon yang tidak baik

3:06 yang menghasilkan buah yang baik. Sebab setiap pohon dikenal daripada buahnya. Karena dari semak duri orang tidak memetik buah ara dan dari duri-duri tidak memetik buah anggur. Orang yang baik mengeluarkan barang yang baik dari perbendaraan hatinya. Dengarin baik-baik. Orang yang baik mengeluarkan perbendaraan yang baik dari hatinya yang baik. Dan orang yang jahat mengeluarkan barang yang jahat dari perbendaraannya yang jahat. Karena yang diucapkan mulutnya meluap dari hatinya. Kekristenan harus berbuah. Kita tidak bisa berbuah kalau kita tidak berjalan bekerja sama dengan Roh Kudus setiap hari. [musik] Kita butuh berjalan setiap hari dipimpin Roh Kudus baru manifestasinya buah Roh

3:54 yang orang bisa lihat. Saya ini lagi tanam pohon alpokat banyak sekali hampir 50 pohon. Pohon rambutan dan pohon jambu. Beberapa pohon sudah buah. Dan ternyata kalau pohon itu sudah berbuah, yang makan bukan pohonnya loh. Yang makan orang lain loh. Ketika kita berbuah itu yang menikmati buahmu adalah orang di sekitarmu. [musik] Katakan amin. Amin. Yang jadi masalahnya selama kita hidup ini kita sudah memiliki buah buka atau sebaliknya kita bikin trouble kita jadi batu sandungan. [musik] Kalau ditinjau menurut kitab Ibrani secara umur, Bapak, Ibu semuanya sudah dewasa. Harusnya engkau semakin dewasa secara

4:41 rohani. Manifestasinya orang yang kenal Tuhan, yang berjalan bersama Tuhan, karakternya menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Orang yang bertumbuh bersama Kristus itu setiap hari urapannya bertambah, hikmatnya bertambah, pengetahuannya bertambah, penguasaan dirinya bertambah sehingga orang di sampingmu menikmati Tuhan. Amin. Kekristenanmu tidak tergantung pada pendeta loh. Pendeta di sini ngajarin firman supaya ngerti firman baru praktiknya di luaran sana. Di jalan, di toko, [musik] di pabrik. Ngadapin suami yang kelakuannya antik, ngadapin tetangga yang luar biasa bawelnya, ngadepin lingkungan yang tidak mengenakkan. Justru kita praktik firman di sana. Amin. Yang jadi masalahnya kita ini

5:27 memanifestasikan apa? dalam lidah perkataan bibir kita. Kalau sudah diajar firman, sudah dengar firman, ada perbendaraan firman di dalam hati kita, sebab apa yang dikatakan orang berasal dari hati? Kalau kebanyakannya ngeluh, ngomel, ngerutu, jelekin orang lain, pikiranmu jelek tentang orang lain, jangan-jangan yang diisi di sini bukan firman. Yang diisi ini kepahitan, sakit hati, dikecewakan, dilukai, yang keluar pun juga sama. Tapi kalau yang di dalammu firman, [musik] manifestasinya akan firman dan kau akan menghasilkan buah. Amin. Kencengin dikit. [musik] J saya berdoa pagi hari ini ada orang yang haus dan lapar akan Tuhan.

6:14 Merindukan Tuhan lebih dari apapun. Bukan sekedar [musik] ibadah dari tempat ini. Awak lahir loh hamba-hamba Tuhan luar biasa dari tempat ini. Dari tempat ini harusnya ibu-ibu akan menjadi orang yang luar biasa. Kalian adalah orang yang diurapin Tuhan. Amin. Kalian adalah orang yang punya firman. Ketika ketemu orang yang sakit, tumpangi tangan. Tanganmu membawa kesembuhan. Kalian harusnya sudah dewasa dan mendewasakan orang. Bukan yang sekedar dikasih susu terus, [musik] dikasih do terus, dikasih manis-manis terus. Saya berdoa di sini gak ada yang gampang tersinggung dan sakit hati kan. Karena kalian sudah powerful. Amin. Tahan banting dan tahan uji. Orang Kristen itu harus tahan uji loh

7:00 dalam situasi dan kondisi apapun loh. Mau disakitin orang, mau difitnah orang, mau dituduh orang, mau diperlakukan orang, tetap enjoy dan rileks, santai kok. Karena kita tahu kita disertai Tuhan. Tuhan menjadi panglima perang kita. Kalau kita di jalan yang benar, jalan terus sama Tuhan. Enggak usah pusing perkataan orang. Amin. [musik] Karena kebanyakan orang ngomongin tentang kita kan ngomongin yang jelek kan. Sesekali ada yang ngomongin yang baik itu orang dekat kita. Tapi kebanyakan mulutnya orang itu seringkiali ngomong jelek. Enggak usah pusing selama Bapak Ibu jalan sama Tuhan. Jalan terus. Jadi berkat bagi banyak orang. Amin. [musik] Tahu enggak kekristenanmu diuji waktu ngapain? Bukan di gereja. Kalau di gereja cantik-cantik semuanya ini bapaknya ganteng-ganteng. Kekristenan saya tidak diuji waktu di

7:46 mimbar. Kekristenan diuji waktu saya diperhadapkan dengan situasi dan keadaan yang buruk. manifestasinya yang keluar dari lidah bibir saya itu apa? Segala sesuatu yang ketika kita ngalami tekanan yang berat, [musik] masalah yang berat, ada punya masalah enggak di sini? Oh, kelihatannya kalian bahagia semua ya. Waduh, makmur luar biasa ini. Keluarganya bahagia, enggak pernah kekurangan duit ini kelihatan ini. Dan dari muda kerja obligasinya banyak, depositonya banyak, Amin. Kriptonya juga banyak. Ini kelihatannya wis. Luar biasa. Aslinya kita ketika kita ngadapin masalah yang keluar pertama kali di dari mulut

8:32 kita itu loh menunjukkan kita sebenarnya siapa. [musik] Kita menjadi orang yang kelihatan rohani di gereja bagi pelayanan kelihatan rohani sangat rohani bahkan seperti Yusuf dan Bunda Maria di gereja. Tapi [musik] aslimu akan ketahuan waktu pertama kali kamu disinggung orang, diperlakukan buruk orang, ngadepin kekurangan, ngadapin kejepit, ngadapin masalah yang buruk. Aslimu itu siapa? Sesungguhnya itulah kamu. [musik] Harusnya yang manifestasikan buah Roh kesabaran, kasih, sukacita, damai sejahtera, dan lain sebagainya. Berapa banyak di tempat ini ketika disinggung orang lain, damai sejahteramu hilang, kesabaranmu hilang dan kamu mulai mecucu

9:19 dan kelihatan jelek sekali. Di sini [musik] kalau disinggung marah [musik] nanti bercermin mukamu elek asli. Siapa di sini kalau difoto ketika merem sedikit atau mukanya enggak cerah diulang-ulang? Aku enggak kelihatan cantik. Itu dari jangan dekat-dekat aku kelihatan gemuk. Tapi Bapak Ibu enggak sadar ketika kamu marah mukamu wel banget loh. Sadar apa enggak? Kok sukanya suka mecucu, cemberut, bencekno itu loh. Sekarang meski belajar berubah dalam situasi kondisi apapun Bapak Ibu mesti tersenyum bahagia. Coba toleh kanan kiri. Kamu tambah cantik hari ini. Kamu tambah ganteng

10:06 hari ini. Mukamu ceria gitu loh. Di sini kamu enggak bisa senyum. Waktu pulang dari gereja mobilmu dipepet orang kamu bisa ah seperti beruang kehilangan anaknya. Tadi waktu ke sini saya lagi sedang ngonselingin orang. [musik] Para ibu-ibu, kalian harus sikapmu manis dengan orang di sekitarmu. Kadang ibu-ibu enggak bisa sikapnya manis dengan orang di rumah. Galaknya bukan main, tapi kalau sama orang di luaran sana bisa ngomong, "Hai di kafe, hai haleluya." Para ibu-ibu harus bisa tersenyum manis buat anak-anakmu. Amin. Jangan jadi pelampiasan untuk dimarah-marahin. Kasih [musik] senyum, cintai, kasihi. Apalagi yang punya suami

10:53 sayangi [musik] dan cintai. Bapak-bapak juga di sini nih. Kalian harus mengasihi istrimu sepenuh [musik] hatimu. Sekalipun dulu kamu mandangnya waktu masih sang jitan, woh bentuknya cantiknya luar biasa. Sekarang mulai kayak piano dan keyboard. Tetap cintai, tetap terima padanya. Amin. Amin. [musik] Karena manifestasi kekristenan yang sejati adalah praktik hidup hari-hari kita. [musik] Seperti apa kita memperlakukan orang lain? Bagaimana kita mengasihi orang yang bencekno? Tahu enggak? Kasih sebenarnya dalam praktik kehidupan mengasihi orang yang enggak layak dikasihi. [musik] Tapi kita seringkiali kasih batasan. Sudah cukup sabar. Sekali aku kasih, dua kali, tiga kali tanpa ampun. Bayangin

11:40 kalau Tuhan Yesus kayak kayak kita modelnya habis kita enggak ada di sini semuanya sudah mati kabeh. I benar apa enggak? Benar. Oh. Tahu enggak kata mengasihi? [musik] Artinya mengasihi orang yang enggak layak dikasihi. Tuhan itu panjang sabarnya sama kita itu luar biasa. Tahu enggak dalam terjemahan bahasa Inggris kata panjang sabar apa artinya? Long suffering. [musik] Menderitane lama ngelihat kelakuan kita. Wis gereja mulute ndak berubah. Gereja rajin, pelayanan rajin, [musik] tetap pelit kikire bukan main, egoisnya bukan main. Justru kita semakin dewasa,

12:27 semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan. [musik] Dengarin baik-baik. Kalau Bapak, Ibu gak berbuah, hidupmu gak menghasilkan buah, apa yang terjadi? [musik] Sekarang kita lihat lagi di Matius 3 ayat yang ke-10. Kapal sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik pasti ditebang dan dibuang ke dalam api. Jangan pikir kalau kamu sudah ke gereja sudah cukup, aku sudah diselamatkan, aku sudah percaya Tuhan. Tapi kalau hidupmu enggak menghasilkan buah, nothing enggak jadi dampak apa-apa. Harus berdampak. Enggak usah mendampakin sebuah kota. Dampakin anakmu dulu. Ajak ibadah. Kasih contoh yang baik. [musik]

13:14 Takut doain orang di ibadah umum, doain tetanggamu yang sedang sakit. Praktik dalam pengurapan karena kalian adalah orang yang diurapin Tuhan. Bapak, Ibu tahu enggak kalian adalah orang yang diurapin Tuhan? Di dalam tanganmu ada kuasa dan otoritas. Amin. Karena Alkitab berkata loh, kamu tumpang tangan orang sakit, orang sakit akan ngalami kesembuhan. Amin. Kamu akan ngusir setan-setan. Amin. Tapi berapa banyak di sini kalau ditumpangin pendeta rasanya enggak masuk surga sendiri? Senang sampai ngantri kan ditumpangi tangan pendeta. Padahal kalian sendiri adalah orang urapan. Worship leader, singer, kalian adalah urapan. Pelayan Tuhan di sini adalah kalian orang yang diurapin Tuhan. Apalagi setiap hari engkau terhubung dengan [musik] pribadi Tuhan, bergaul dengan Tuhan, kekristenanmu harus memiliki keintiman dengan Tuhan. Tidak

14:00 hanya sekedar datang ibadah, harus beri waktumu dalam satu hari 24 jam. Duduk diam di kaki Tuhan. Kamu terhubung seperti lagu tadi. Kamu dicas di dalam hadirat Tuhan. dan manifestasikan kuasa itu mengalir dalam hidupmu. Kekristenan tanpa hubungan pribadi dengan Tuhan seperti sebuah rumah tangga yang punya surat nikah yang disahkan oleh gereja, yang disahkan oleh catatan sipil tapi tidak ada komunikasi. Apa yang terjadi? Misunderstanding. [musik] Sehingga apa? Terjadi konflik dan keributan dan kekacauan. Seperti hidup kita ini kalau tidak berfungsi, tidak terhubung dengan Tuhan, kita tidak bisa melakukan apa-apa. Kitab Yohanes katakan

14:45 15 ayat 15. Yohanes 15. Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barang siapa tinggal di dalam Aku dan aku di dalam Dia, ia berbuah banyak. Katakan, berbuah banyak. Berbuah banyak. Sebab di luar kamu tidak dapat berbuat apa-apa. di luar Tuhan. Kalian bisa melakukan pelayanan, kalian bisa melakukan apapun yang dikerjakan, tapi nothing gak ada nilainya sama sekali. [musik] Kita butuh tinggal di dalam hadirat Tuhan. Kita butuh disertain Tuhan. Baru apa saja yang kita sentuh, apa saja kita pegang, diurapin Tuhan dan Tuhan buat berhasil. Hidupmu menjadi dampak bagi banyak orang. Saya kan sudah cerita saya ini anaknya penjual pisang di Malang.

15:33 Saya bukan siapa-siapa lahir dari anaknya orang sederhana. Nah, dikenal orang [musik] sejak tahun 9697 saya beri hidup saya sama Tuhan. Saya dilawat Tuhan 98 saya jadi hamba Tuhan. Sejak saat itu saya bayar harga duduk diam di dalam hadiratnya. Beri hidup saya sepenuhnya. [musik] Saya pengin sepanjang hidup saya dipakai Tuhan jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Dibutuhkan waktu yang lama [musik] disimpan di dalam hadiratnya diremukkan di sana. Dari 98 sampai 2021 bulan Juni baru Tuhan munculkan loh lama permukaannya itu. Kalian di sini adalah orang-orang yang sudah disimpan lama dan kalian harus terjun ke lapangan jadi berkat bagi banyak orang.

16:19 Amin. Katakan tanganku diurapin Tuhan. Pegang mana punya tangan semua kan? Amin. Tanganku diurapin Tuhan. Tanganku diurapi Tuhan. Tumpang tangan orang sakit. Amin. Ngalami kesembuhan. Mulutku punya kuasa. Mulutku punya kuasa mengusir setan. Mengusir memberkati banyak orang. Amin. Kalian adalah orang spesial, bangsawan kerajaan Allah. Amin. Bukan hanya yang duduk duduk manis di bangku ibadah dan enggak ngerti apa-apa pulangnya. Kalian orang yang spesial. Amin. Amin. Amin. Saya dari kampung, [musik] desa saja saya serahkan hidup saya dan Tuhan pakai saya sampai hari ini loh. Bukan karena saya. Karena kasih karunia Tuhan. Jadi saya sampai hari ini sama istri saya itu saya mau dedikasikan sepanjang

17:05 umur saya ini hanya untuk nyenengin Tuhan enggak ada yang lain. Saya enggak pengin apa-apa. [musik] Makanya sepanjang umur kita ini sudah berapa lama kita laluin? Ada yang umur 70, 80, 60, 50, ada 30-an nih. Rata-rata umurnya 35-an semua di sini karena semangatnya anak muda semua. Katakan amin. Amin. Saya muda secara [musik] kekuatan gitu. Saya tidak tua, saya muda. Kekuatan sayain. Saya strong. Bilang saya strong. Kok lemas sih belum sarapan kita ya? Saya kuat. Saya powerful. Saya tidak loyo. Saya tidak loy. Saya berkobar-kobar.

17:51 Semangat saya seperti Yosua. Semangat saya seperti Yosua. sekalipun kekuatan saya, fisik saya fisik saya seperti kaleb loh kalian ini. Kalau ngerti fungsimu, kamu akan jadi orang yang hebat. Amin. Kalian akan dipakai Tuhan sampai hari ini Tuhan sedang mencari orang yang available, bersedia untuk memanifestasikan kuasanya di muka bumi. [musik] Dan orang yang dipakai adalah orang-orang di tempat ini. Amin. Katakan amin gitu. Amin. [musik] Lemas kelihatan yang di belakang ini belum sarapan. Katakan amin. Amin. Nanti praktik di rumah [musik] sana. Satu hal yang kita gak bisa ulang adalah waktu. [musik] Saya kalau mau ditukar bahwa saya pengin

18:36 umur 20. Saya sekarang umur 48. [musik] Saya pengin umur 20 dan saya mau cari Tuhan. Saya mau duduk diam di kaki Tuhan. Saya mau sembah Dia. Saya mau berikan. Saya enggak mau buang waktu saya. Saya mau banyak [musik] pakai untuk nyembah Tuhan. Saya mau habiskan sisa sepanjang umur saya ini untuk mempermuliakan nama Tuhan. Waktu yang gak bisa diulang. Bukankah kalian sampai pakai filler, pakai apalagi itu ditarik kanan, ditarik kiri pakai skinc supaya kelihatan mudah kan. Tapi umur kan tidak pernah menipu. Umur tetap menunjukkan kerutan-kerutan di muka dan gak bisa dihilangkan kan itu. Dan hari ini kita maui hitung waktu yang

19:23 Tuhan beri. Karena Alkitab katakan ajar aku Tuhan menghitung hari-hari supaya aku beroleh bijaksana. Kita mau lalui setiap hari kita berjalan bersama Tuhan. Kita nulis di hari kehidupan kita bersama Tuhan setiap hari. Hari ini kita nulis keintiman dengan Tuhan, bersekutu dengan Tuhan. [musik] Kita jalan sama Tuhan terus tiap hari kita tulis sejarah tentang kehidupan kita. Nanti suatu hari ketika kita dipanggil Tuhan, orang kenang kita adalah orang yang takut akan Tuhan. Kita tinggalkan warisan ilahi yang memberkati banyak orang. Amin. Amin. Amin. Jangan buang waktumu sia-sia. [musik] buat begitu rupa, bermakna dan bernilai sehingga hidupmu jadi dampak bagi banyak

20:10 orang, memberkati banyak orang. Ini ayat yang terakhir. Katakan yes, gitu. Yes. Tapi ayat terakhirnya ada lima. Di Efesus pasal yang keelima ayat yang ke-9. Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran. Kita adalah garam dan terang. Kita ini adalah garam dan terang. Amin. Katakan amin. Amin. Hidupmu jadi garam. Menggaramin banyak orang yang hidupnya hambar punya rasa. Kamu terang yang menerangi banyak orang yang di dalam kegelapan. Karena terang hanya berbuahkan kebaikan. Hidup kita harusnya menghasilkan buah kebaikan. Orang melihat kita adalah orang yang

20:55 penuh pengendalian diri, penuh penguasaan diri, orang yang takut akan Tuhan, orang yang sabarnya luar biasa. Orang yang lembut hatinya bukan kelemar-kelemar ya. Lembut itu lembut hati itu bukan kelemar-kelemer. Shalom Ibu, puji Tuhan. Silakan duduk. Eh, monggo. Terus kakimu diinjak. Mohon maaf ya, kakiku iki injek lemah lembut. Tidak seperti itu. Orang lemah lembut itu hatinya cepat diubah Tuhan. Cepat sadar diri, "Oh, hari ini aku enggak punya hubungan pribadi dengan Tuhan. Hari ini aku enggak berdoa. Hari ini kok mulutku tajam sekali kok. Hari ini kok aku ketus sekali kok. Hari ini kok aku nih jadi orang yang gialak bukan main. Cepat bertobat dan berubah. Dengar

21:41 khotbah yang khotbah Peter Guntur cepat [musik] berubah. Kok hari ini sepanjang hidupku ni aku habiskan waktuku sia-sia. Kamu punya hati yang lembut. Aku mau memulai setiap waktuku penuh makna dan nilai. Mau jadi berkat bagi banyak orang. [musik] Itu yang hatinya lembut, Bapak, Ibu. Bisa mukamu bisa manis senyum di gereja, tapi hatimu keras. Loh, ditegur marah disinggung ngamuk kepahitan. Kau mendingan pindah PD sana lagi aja. Kok enggak datang ke tempat ini. Kenapa gembalanya galak? Oh, gembalanya lemah lembut seperti itu. Dibilang galak. [musik] Berapa banyak orang yang hatinya terlalu keras dengar firman marah enggak terima. [musik] ditegur ngamuk gampang tersinggung dan sakit hati di sini gak ada di Konoha

22:27 banyak sekali di sini orang yang hatinya lemah lembut kalau hatimu lembut mau dibentuk [musik] dan ujungnya memancarkan kemuliaan Tuhan yang tidak terselubung dan orang bisa melihat itu manifestasi dalam hidupmu. Amin. Karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran. Dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan. Jadi segala sesuatu yang kita mau perbuat, segala sesuatu yang kita mau katakan, segala sesuatu yang mau kita lakukan, diuji dulu. Kira-kira ini berkenan di hadapan Tuhan apa tidak? Kira-kira ini menyenangkan hati Tuhan apa tidak? Jadi, segala sesuatu yang mau kita kerjakan, kita harus timbang dengan

23:13 baik. kita hitung dengan baik. Kira-kira jadi orang yang bijaksana apa tidak? [musik] Bapak, Ibu akan menjadi orang yang bijaksana sekali, tidak grusa-gerusuh, penuh perhitungan. Segara sikapmu, tindakanmu tepat seperti yang Tuhan mau. Dan apa yang terjadi? Segala sesuatu yang kamu kerjakan Tuhan buat berhasil dan hidup jadi banyak jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Ini orang harus menguji segala sesuatu patokan kita, apapun yang kita mau lakukan ini berkenan di hadapan Tuhan apa tidak? Yangomongan ini menyenangkan hati Tuhan apa tidak? Sikapku ini berkenan di hadapan Tuhan apa tidak? Patokannya kalau Yesus hari ini menjadi aku, kira-kira Yesus ambil keputusan apa? [musik]

24:00 Kamu menjadi orang yang berbeda pasti. Orang yang terhubung dengan Tuhan itu dia terkoneksi dengan Tuhan. Dia memiliki kepekaan dengan Tuhan. Dia tidak mau nyakitin hati Tuhan. Jadi segala sesuatu yang mau diperbuatnya kira-kira Tuhan senang apa enggak? Kira-kira sikap hatiku yang di dalam ini Tuhan senang apa tidak? Ini kira-kira kalau aku hari ini dipanggil Tuhan berkenan apa tidak? Itu kasarnya. [musik] Coba Bapak Ibu kita mau flashback sedikit. agak agak dalam. Kira-kira tiba-tiba kita diangkat Tuhan hari ini, ada pengangkatan hari ini. Apakah kita ini diangkat apa tidak? Ngelihat sikap hatimu. [musik] Kita dipersiapkan jadi mempelainya

24:46 Kristus. Kira-kira saya ini sudah dewasa di dalam Kristus atau tidak? [musik] Kira-kira dengan sikap eku hatiku hari ini aku datang kepada ibadah ini, hatiku ini benar apa tidak? Tahu enggak? Cara tercepat untuk kita pikul salib sangkal diri adalah kita diam di dalam hadirat Tuhan. [musik] Waktu kita terhubung diam di kaki Tuhan, please silent handphoneu. Saya enggak mau dengar suara handphone. Kalian harus fokus sama Tuhan. [musik] Karena ketika kita mulai diam di dalam hadirat Tuhan, setiap hari terhubung dengan hadiratnya beberapa hari yang lalu saya ngajar agak dalam lagi tentang keintiman dengan Tuhan. [musik] Tapi belum saya upload di YouTube. Nanti cari YouTube-nya Peter Guntur. Jangan lupa subscribe, like, comment, dan share.

25:34 Waktu kita terbiasa diam di dalam hadiratnya, kita berjalan di dalam hadiratnya, Bapak, Ibu tidak akan bikin dosa dan [musik] nyakitin hati Tuhan lagi. Karena kamu terbiasa diam di dalam hadiratnya. Mana mungkin melakukan dosa setiap hari terhubung dengan Tuhan. Roh Kudus akan templa, Roh Kudus akan tegur. Orang yang memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan itu berjalan di dalam hadiratnya. Tuhan akan koreksi terus sampai kedalaman batinnya. Makanya Alkitab katakan, "Ujilah aku, selidiki dalam batinku. Kalau didapatin semua kebusukan, kejahatan, cabut sampai ke akar-akarnya." Itu orang seperti itu. Karena orang itu memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan. [musik] Tapi kalau orang hanya berdoanya di

26:20 gereja, di ibadah, diajak nyembah susah. Warsip leader meski tereak diajak begini susah. Karena apa? Di rumah tidak bisa nyembah Tuhan. Kita tidak akan bisa nyembah di gereja kalau kita gak terbiasa nyembah di rumah. Loh, katakan amin. Amin. Tidak her worship leader itu tanya itu diajak nyembah rasanya kok aku ini kurang doa atau apa kok diajak nyembah? Kok orang hanya plong plongo ni sampai setengah mati. Karena apa? Bapak, Ibu gak terbiasa nyembah di rumah. Kalau Bapak, Ibu terbiasa nyembah di rumah, engkau dedikasikan hidupmu sama Tuhan. Kamu datang ibadah di ibadah korporat ini, hadirat Tuhan mencekam karena ada orang-orang yang terbiasa terhubung dengan Tuhan. Dan orang yang terhubung dengan Tuhan tuh hatinya tetap bersih

27:06 dan benar di hadapan Tuhan. Karena Tuhan koreksi terus. [musik] Dengarin Bapak, Ibu harus memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan dan kenal Tuhan secara pribadi. Bukan kata pendeta. Kalau kamu diam di dalam hadirat Tuhan, kamu tahu kamu orang yang diurapin Tuhan. [musik] Ada kuasa yang mengalir dalam hidupmu. Memang perlu sesekali ditumpang tanganin pendeta. Tapi tumpang tangan pendeta tidak akan membuat hidupmu berubah. Tidak membuat hidupmu dalam pengurapan dalam kuasa Tuhan. urapan dilahirkan karena kita memiliki hubungan keintiman dan kedalaman dengan Tuhan. [musik] Akhirnya urapan itu mengalir melalui hidup dan hidup menjadi dampak dan berkat bagi banyak orang. Bapak, Ibu bisa bayangkan

27:53 suami istri yang sudah menikah bertahun-tahun tidak ada komunikasi, [musik] sering masih understanding, istri minta telur, [musik] suami minta telur dadar, istrinya didadarin telur mata sapi, [musik] suami minta soto, istrinya bikinin tahu goreng. Selalu tidak sejalan karena tidak ada komunikasi, tidak ada kedekatan. [musik] Tapi seseorang yang memiliki kedekatan, dia tahu selera pasangan hidupnya [musik] itu seperti apa. Sama seperti hubungan kita dengan Tuhan. Ketika kita memiliki hubungan [musik] kedalaman dengan Tuhan, Bapak, Ibu terbiasa diam di dalam hadiratnya. Kamu ngerti fungsi hidupmu

28:38 itu untuk apa. Amin. Kalau kamu tahu fungsi hidupmu untuk apa, kamu menjadi orang yang spesial dan berguna ditempatkan di mana pun jadi berkat dan memberi dampak bagi banyak orang. Amin. Karena kita semuanya dibikin handmade special edition [musik] dari tangannya Tuhan sendiri. Di sini mukanya tidak ada yang sama dan sidik jarimu tidak pernah ada yang sama satu dengan yang lain. Artinya kamu spesial dengan tugas spesial dengan tujuan spesial untuk mengerjakan maksud Tuhan yang spesial. Setiap orang berbeda-beda. Amin. Ketika kamu berjalan ngikutin kehendaknya, hidupmu akan berdampak dan berbuah. Amin. Memiliki kepekaan. Semakin hari semakin memiliki kepekaan. Segala sikap dan tindakanmu kamu uji

29:24 sejalan dengan firman. Apa tidak? Berkenan di hadapan Tuhan apa tidak? [musik] Orang seperti ini akan memiliki prinsip hidup yang berbedanya. Pengin nyenangin hati Tuhan. Di ayat yang ke-9 ayat yang ke10-nya. Dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan dan janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan kegelapan. yang tidak berbuahkan apa-apa. Tapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatanmu. Hidupmu jadi dampak karena terang menelanjangi semua perbuatan buruk bukan untuk dihakimi. Tapi kebanyakan orang Kristen senangnya menghakimi karena merasa lebih rohani dari orang lain. Merasa lebih hebat. [musik] Merasa lebih tahu firman. Kadang kita hakimin sesama kita pakai firman. Di

30:11 sini [musik] enggak ada. Kalian penuh penguasaan diri dan hikmat serta pengertian. Amin. Amin. Amin. Katakan amin. Amin. [musik] Diberkati apa enggak ini? Coba yang diberkati gitu. Luar biasa ini. Sekarang kita lompat ya di ayat yang ke yang 15-nya. Karena itu perhatikanlah dengan seksama bagaimana kamu hidup. [musik] Kita lebih senang lihat hidupnya orang lain. Tapi sekarang mulai hari kita perhatikan hidup kita masing-masing. Berkenan di hadapan Tuhan apa tidak? Berfungsi di hadapan Tuhan apa tidak? Tepat seperti yang Tuhan mau apa tidak? Sepanjang hidupmu itu loh sudah tepat

30:57 melakukan apa yang Tuhan mau atau kamu buang waktumu sia-sia [musik] sepanjang hidupmu itu. Kalau Bapak, Ibu mau hitung hari-harimu dengan bijaksana, hitung dari bangun tidur ngapain, setelah bangun tidur ngapain? Masak di dapur ngapain? Terus kalau perlu direkam sepanjang hari kamu ngomong apa dan melakukan apa. Diulang dilihat ada yang gak benar diperbaikin. Kalau Bapak Ibu mau koreksi hidupmu seperti kira-kira [musik] tambah bernilai apa tidak? Kadang kita ini melakukan segala sesuatu semau kita sendiri loh. Gak peduli berkenan di hadapan Tuhan apa tidak. [musik] Gak peduli menyenangkan hati Tuhan apa

31:42 tidak. Gak peduli tepat seperti yang Tuhan mau atau tidak. Tahu di kitab Pantius katakan, "Aku sudah bikin ini, aku sudah bikin itu, aku sudah melakukan mukjizat, [musik] nubuat, menyembuhkan orang sakit, ngusir setan dan lain sebagainya. Dan intinya Tuhan ngomong, aku tidak pengenal kamu karena kamu tidak melakukan kehendakku." [musik] Bapak, Ibu, Tuhan punya spesial maunya yang harus kita kerjakan dan lakukan. Saya ngomong lebih dalam ya. Tuhan punya maksud dan tujuan kenapa Bapak, Ibu diciptakan sampai hari ini, hidup sampai hari ini. Engau harus tepat melakukan segala sesuatu seperti yang dia inginkan. Kalau Bapak, Ibu berjalan tepat seperti yang Tuhan mau, hidupmu akan menjadi

32:28 dampak bagi banyak orang. Dalam setiap perjalananmu kau akan mendampakin banyak orang. Bahkan orang diberkatiin, orang dipulihkan, orang disembuhkan, orang dilawat Tuhan. Karena Bapak, Ibu jalan [musik] tepat seperti yang Tuhan inginkan. Amin. Bayangkan kalau setiap hari kamu lakukan segala sesuatu semaumu sendiri, masa bodohlah. I don't care. Yang penting aku senang, aku happy. Kok hidup sekali kita nikmati dan lain sebagainya, nothing enggak memiliki dampak. Hidup hanya hidup tapi enggak memiliki nilai. Enggak jauh beda dengan orang dunia. Kita adalah orang-orang spesial. Katakan, "I am spesial." Orang spesial. Saya orang spesial. Punya nilai punya nilai. Punya kuasa, punya kuasa, punya otoritas, punya punya pengaruh, punya pengaruh. [musik]

33:14 Kalian adalah orang yang ekstraordinary lah, sopo? Istra ordinary. Orang yang berada di atas rata-rata akan mendampakin banyak orang. Saya berdoa dari tempat ini ya. Besok, Minggu besok, ya, hari Senin besok karena kamu ngerti apa yang saya sampaikan ini. Paling tidak kamu ajak satu orang datang ke tempat ini. Amin. Kalau satu orang kamu ajak ke tempat ini, kira-kira apa yang terjadi? Penuh. Penuh. Lah, selama ini ngapain aja? Datang ibadah to terus nate enggak memberi dampak apa-apa. Ajak temanmu kenalanmu. Minggu depan satu orang satu. Mau tetanggamu, iparmu, Maco, Pak Kongco atau apalah. Ajak mereka ke tempat ini.

34:00 Paling tidak engkau memiliki kuasa untuk ngajak orang datang ke tempat ini. Itu nanti dipraktikkan nanti jadi dampak. Paling tidak kalian bisa ngomong sama anak, cucu, dan mantumu. [musik] Kalian adalah orang yang memiliki hikmat dan pengertian menjadi dampak bagi banyak orang. Amin. Perhatikan hidupmu baik-baik. Ini waktu saya sudah hampir selesai ini. [musik] Belum ya. Sudah Pak. Sudah ya. Belum. Waktunya sudah selesai. Yum, belum. Belum. Jangan diomelin. Nanti kita cepat saja. Ini ada dua ayat kita selesaikan dengan baik. Karena itu perhatikanlah dengan sesama bagaimana kamu hidup. Janganlah seperti orang bebal. Tahu enggak orang bebal?

34:46 [musik] Orang bebal kata kitab Amsal adalah pemarah ngamukan emosian tersinggungan itu orang bebal. [musik] Dengerin khotbah saya judulnya pemarah adalah orang bebal. Yang gampang marah, gampang tersinggung, bebal. Ngerti firman tapi enggak ngelakukan itu orang bebal itu. Tetapi seperti orang arif, orang yang bijaksana, nimbang hitung dengan baik sikap tindakannya dan pergunakanlah waktu yang ada karena hari-hari ini adalah jahat. Pakai waktumu berfungsi dan berguna dengan baik. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Ngerti kehendak Tuhan. Ngerti kenapa kok saya jadi orang Kristen dan hidup sampai hari ini. Saya mesti ngapain, saya mesti melakukan apa, saya mesti berbuat apa. Harus ngerti supaya apa? Hidupmu berfungsi dengan

35:32 tepat dan nama Tuhan dipermuliakan atas hidupmu. Amin. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur karena anggur menimbulkan hawa nafsu. Tapi hendaklah kamu penuh dengan Roh Kudus. Pengalaman dipenuhi Roh Kudus adalah pengalaman setiap hari. Dan pengalaman dipenuhi Roh Kudus itu yang membuat hidupmu berkuasa. Karena kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, kisah para rasul surat del kamu akan menerima kuasa. Di kisah para rasul ketika para murid-muridnya Tuhan dipenuhi Roh Kudus, [musik] di setiap pasal di kisah para rasul ditambahkan jiwa-jiwa yang baru, punya otoritas, kuasa, dan powerful. [musik] Sama dengan hidupmu hari ini, engkau harus mengalami kepenuhan firman di dalam hatimu dan kau harus bergaul dengan Tuhan setiap hari. Hidupmu akan memiliki dampak dan [musik]

36:18 praktikmu di luaran sana. Bangkit berdiri sama-sama. Bangkit berdiri sama-sama. Kelihatannya masih pengin dengar khotbah ya. Lain kali aja ya. Wis lanjut nanti diomelin. Ya wis sudah selesai [musik] y fokus sama Tuhan. Pulang praktik firman, kamu lakukan firman, kamu tanya Tuhan, Tuhan apa yang mau aku perbuat? [musik] Jangan banyak bergerak, fokus sama Tuhan. Saya mau berdoa ya. [musik] Tuhan tuan now Jesus name [musik] Jesus

37:14 [musik] saya lihat dalam mimpi ketika saya [musik] Now Jesus name. [musik] Jesus name Jesus Jesus. [musik] Ibu ini sesang terima semakin semakin semakin

38:02 saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan [musik] buat kuasanya [musik] Jesus tenang down tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya. Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan kuasa Jesus semakin [musik] mengalami Jesus. Biar [musik] naram

38:51 senalam [musik] nam [musik] ini [musik] Kami mengasihi-Mu.

39:43 [musik] Kami mencintai-Mu [musik] Tuhan. Roh Kudus. [musik] Roh Kudus [musik]

40:37 sembah dia. [musik] Angkat [musik] suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di [musik] atas segala raja Allah yang perkasa. [musik] We worship you. [musik] We adore you. We adore you.

41:25 [musik] Mia [musik] We love you. We praise you. [musik] We love you. We praise you. We

42:10 praise you. We praise you. Dari hati [musik] kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. Dari [musik] hati kami. Kami naikkan mazmur [musik] yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [musik] Tuhan, [musik]

42:56 kami mencintai-Mu Tuhan. [musik] Kami mengasih-Mu. [musik] Kau saja [musik] yang suci.

43:42 [musik] Kau saja yang layak. Kau [musik] layak terima glori. Yesus kau [musik] Tuhan. [musik] Kau saja yang suci. [musik] Kau saja yang layak. [musik]

44:28 Kau layah terima [musik] glor hanya kau [musik] Tuhan. Terima [musik] kasih Roh Kudus. Terima kasih. [musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh [musik] hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan [musik]

45:13 kami, kami sering melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan [musik] kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian [musik] dan kekudusan. [musik] Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati [musik] kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi [musik] Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. [musik] Dapatin kami menjadi orang

45:59 kesayangan-Mu. [musik] Terima kasih. Terima kasih. [musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih [musik] dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. [musik] [musik] Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. [musik] Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube