Ringkasan Singkat
Video ini membahas pemahaman GBI tentang kesembuhan Ilahi dalam menghadapi sakit penyakit dan wabah seperti Covid-19. Dijelaskan bahwa kesembuhan Ilahi tersedia melalui korban penebusan Yesus, namun tidak selalu terjadi dalam setiap situasi. Respon orang percaya ketika kesembuhan tidak terjadi adalah menerima kehendak Tuhan seperti yang dilakukan Paulus. Video ini juga menekankan bahwa pengetahuan medis dan doa tidak bertentangan, serta keselamatan manusia adalah yang terpenting.
- Kesembuhan Ilahi adalah bagian dari berkat keselamatan.
- Gereja berperan dalam menyatakan kehendak Tuhan agar wabah mereda.
- Iman, doa, dan pengetahuan medis bekerja bersama dalam proses penyembuhan.
Pendahuluan
Video ini membahas mengenai cara meneduhkan badai, khususnya dalam konteks menghadapi sakit penyakit dan wabah seperti Covid-19. Fokus utama adalah bagaimana GBI sebagai gereja Pentakosta memahami konsep kesembuhan Ilahi.
Pengakuan Iman GBI tentang Kesembuhan Ilahi
Salah satu butir pengakuan iman GBI menyatakan bahwa kesembuhan Ilahi tersedia dalam korban penebusan Yesus bagi semua orang yang percaya. GBI meyakini bahwa Roh Kudus yang bekerja melalui para murid Yesus di Kisah Para Rasul adalah Roh Kudus yang sama yang bekerja saat ini untuk membawa kesembuhan Ilahi. Namun, ada beberapa penyebab mengapa seseorang tidak selalu disembuhkan secara Ilahi.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesembuhan
Menurut Dr. Friesen dalam bukunya, baik Alkitab maupun pengalaman tidak mendukung gagasan bahwa setiap orang akan disembuhkan dalam setiap situasi. Kekurangan iman dari sisi manusia dan kebijakan serta kehendak Allah dari sisi Allah menjadi faktor penentu. Penyembuhan saat ini bukanlah puncak dari pembebasan, melainkan tanda dan pencicipan penebusan tubuh di masa depan. Penebusan sepenuhnya akan terjadi saat Kristus datang kembali.
Respon Orang Percaya Ketika Kesembuhan Tidak Terjadi
Orang percaya seharusnya meneladani Paulus yang menerima "duri dalam dagingnya" (yang dapat diartikan sebagai penyakit) dengan rela. Bahkan ketika tidak memahami cara kerja Tuhan, Paulus merespon dengan pengagungan. Ketidakmengertian akan pikiran Allah seharusnya membawa kita lebih dalam menyembah-Nya.
Pandangan yang Seimbang tentang Penyembuhan
Dr. Friesen menjelaskan bahwa memandang Allah hanya bekerja melalui penyembuhan luar biasa dapat menciptakan gagasan palsu tentang kuasa Allah. Segala sesuatu yang baik, termasuk pengetahuan medis dan keterampilan dokter serta perawat, berasal dari Allah. Allah bekerja melalui sarana alami dan supranatural, menanggapi iman dan doa umat-Nya, serta melalui para dokter dan perawat.
Peran Doa dan Pengobatan Medis
Kita harus menggunakan semua sarana penyembuhan yang telah diberikan Allah. Doa dan pengurapan minyak memiliki tempatnya, tetapi tidak bertentangan dengan pengobatan medis. Keduanya mengalir dari Allah yang sama.
Keselamatan sebagai Prioritas Utama
Bagi GBI, kesembuhan Ilahi adalah salah satu bentuk berkat keselamatan. Keselamatan manusia adalah yang terpenting. Hal ini tercermin dalam pelayanan GBI Jalan Gatot Subroto Jakarta melalui healing Movement Crusade, di mana pemberitaan keselamatan selalu menjadi agenda utama, dan kesembuhan Ilahi adalah tanda-tanda yang menyertainya.
Peran Gereja dalam Menghadapi Wabah
Gereja adalah tubuh dengan banyak anggota yang memiliki fungsi berbeda-beda. Setiap anggota dan hamba Tuhan diharapkan memberikan kontribusi bagi masyarakat sesuai karunia masing-masing, khususnya dalam menghadapi wabah seperti Covid-19. Yang terpenting adalah menyatakan kehendak Tuhan agar badai Covid-19 berhenti atau dampaknya menurun, dalam tuntunan Roh Kudus dan dalam nama Yesus. Badai Covid-19 dihardik agar diam dan tidak lagi mengakibatkan jatuhnya korban.

