WAKTU MENUNGGU - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas pentingnya kesabaran, pengendalian diri, dan penguasaan diri dalam mengikut Tuhan. Menunggu Tuhan adalah waktu untuk mengoreksi diri, berdiam di kaki Tuhan, dan menyerahkan hati sepenuhnya kepada-Nya. Kekristenan sejati adalah memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, bukan hanya rutinitas agamawi.

  • Kesabaran dan pengendalian diri penting dalam mengikut Tuhan.
  • Menunggu Tuhan adalah waktu untuk mengoreksi diri dan menyerahkan hati.
  • Kekristenan sejati adalah hubungan yang dalam dengan Tuhan, bukan sekadar agama.

Pendahuluan

Dalam mengikut Tuhan, ada bagian terpenting yang harus dimenangkan agar kita didapati menjadi orang yang teguh dan kokoh. Untuk mengharapkan sesuatu yang baik sesuai kehendak Tuhan, dibutuhkan kesabaran, pengendalian diri, dan penguasaan diri. Jalan bersama Tuhan berarti mengikuti kehendak dan cara Tuhan.

Mazmur Daud dan Pentingnya Menunggu Tuhan

Mazmur 5:1-3 menjelaskan pentingnya datang kepada Tuhan di waktu pagi dan menunggu-nunggu. Waktu menunggu adalah saat Tuhan mengurusi hati kita, menantikan terobosan, jawaban doa, dan pemulihan. Menunggu adalah bagian yang harus dijalani dan waktu untuk menyerahkan hati sepenuhnya kepada Tuhan.

Mengoreksi Diri dalam Penantian

Waktu menunggu adalah waktu terbaik untuk mengoreksi hati dan berdiam di kaki Tuhan. Tidak semua orang suka berdoa dan membayar harga di hadapan Tuhan, tetapi sebagai orang yang mengasihi Tuhan, kita harus melakukan lebih dari rata-rata, bergaul intim dengan Tuhan, dan memberi waktu lebih banyak. Setelah memberikan korban dan datang di hadapan Tuhan, perlu waktu untuk menunggu dan mendedikasikan hidup sepenuhnya.

Hidup Benar di Hadapan Tuhan

Tuhan tidak berkenan kepada kefasikan dan kejahatan. Menunggu adalah waktu untuk mengoreksi hati dan menyelidiki apakah diri kita sudah benar di hadapan Tuhan. Tuhan ingin kita hidup benar, kudus, dan takut akan Dia. Orang yang mengoreksi diri dan berjalan bersama Tuhan akan mengalami perubahan karakter dan sikap.

Berserah Sepenuhnya kepada Tuhan

Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi dengan berserah sepenuhnya kepada Tuhan karena kasih karunia-Nya, kita dimampukan dan dilayakkan untuk menyembah-Nya. Menyerahkan perjalanan hidup kita sepenuhnya di hadapan Tuhan berarti berada dalam proteksi dan penjagaan-Nya. Tuhan menciptakan kita dengan maksud dan tujuan ilahi untuk menggenapi rencana-Nya.

Peperangan Rohani dan Ketergantungan pada Tuhan

Setelah memilih berjalan bersama Tuhan, ada roh-roh jahat yang tidak suka dan berusaha menyesatkan kita. Kekristenan adalah hidup dalam peperangan melawan roh-roh jahat. Jika tidak bergantung pada Tuhan, roh-roh jahat akan menyeret kita ke dalam dosa dan kehancuran. Kekristenan sejati adalah menyerahkan hati sepenuhnya kepada Tuhan setiap hari.

Tujuan Hidup dan Kemenangan dalam Kekristenan

Orang Kristen yang hanya puas di gereja tanpa hubungan pribadi dengan Tuhan tidak mengerti tujuan hidupnya dan akan menjadi bulan-bulanan setan. Tuhan menciptakan kita dengan maksud dan tujuan ilahi untuk menggenapi rencana-Nya. Tuhan ingin kita mengalami kemenangan hari demi hari sampai akhir hayat, menikmati rencana-Nya, dan berjalan dari kemenangan satu ke kemenangan yang lain.

Berlindung pada Tuhan dan Memiliki Hubungan yang Dalam

Orang yang berlindung pada Tuhan akan bersukacita dan bersorak-sorai selama-lamanya karena Dia menaungi mereka. Tuhan memberkati orang yang benar dan memagari mereka dengan anugerah-Nya. Kita harus memilih hidup benar-benar bergantung pada Tuhan, hidup dalam hadirat-Nya, dan menantikan-Nya setiap hari. Orang Kristen harus memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, bukan sekadar meminta dan memohon, tetapi bergaul intim dengan-Nya.

Kekristenan Sejati dan Kedewasaan Rohani

Kekristenan sejati adalah memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan, bukan hanya rutinitas agamawi. Orang yang memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan tahu bagaimana bersikap dan bertindak tepat seperti yang Tuhan mau. Masalah yang diizinkan Tuhan sebenarnya memiliki maksud dan tujuan ilahi supaya kita ditarik pada pusat kehendak-Nya dan menikmati perjalanan yang berkemenangan. Kekristenan bukan hanya ibadah hari Minggu, tetapi hidup bergantung pada Tuhan 24 jam sehari.

Komitmen untuk Bergaul dengan Tuhan

Setelah bertobat, kita harus berkomitmen setiap hari untuk bergaul dengan Tuhan. Meskipun tidak mudah, ketika kita memberi diri sepenuhnya kepada Tuhan, kita akan melihat sesuatu yang ajaib dan bagaimana Tuhan menuntun, memproteksi, dan membuat terobosan. Kita harus bergantung sepenuhnya pada Tuhan setiap hari dan memberi diri sepenuhnya kepada Kristus.

Kedewasaan dalam Kristus

Kekristenan harus bertumbuh dewasa di dalam Kristus. Orang yang dewasa adalah orang yang berhak menerima warisan secara ilahi dan akan dipercayakan perkara yang lebih besar di hadapan Tuhan. Orang yang dewasa tahu bagaimana melakukan tepat seperti yang Tuhan mau dan akan menjadi dampak bagi banyak orang.

Doa dan Berkat

Doa dipanjatkan untuk firman Tuhan agar tertanam dalam hati dan menjadi kehidupan. Doa juga dipanjatkan untuk orang yang sakit agar mengalami kesembuhan.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hari ini kita akan lanjutkan kembali kita akan belajar kebenaran firman Tuhan. Bapak, Ibu, dalam kita mengikut Tuhan ada bagian terpenting yang kita harus menang di area sini supaya ke depannya kita bisa melihat bagaimana kita didapati menjadi orang yang tegun, orang yang kokoh, orang yang teguh ketika kita berjalan bersama Tuhan. Karena kita untuk mengharapkan sesuatu yang terjadi dalam kehidupan kita yang baik sesuai dengan kehendak Tuhan dibutuhkan namanya kesabaran, dibutuhkan pengendalian diri, dibutuhkan penguasaan diri. Karena jalan bersama Tuhan itu ngikutin maunya Tuhan, ngikutin caranya Tuhan. Nah, sekarang kita akan lihat di

0:45 Mazmur pasal yang kelima mulai ayat yang pertama untuk pemimpin biduan dengan permainan suling Mazmur Daud. Berilah telinga kepada perkataanku, ya Tuhan. Indahkanlah keluh kesahku. Perhatikanlah teriak aku minta tolong. Ya Rajaku dan Allahku, sebab kepadamulah aku berdoa. Tuhan pada waktu pagi engkau mendengar seruanku. Pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagimu dan aku menunggu-nunggu. Perhatikan kita waktu datang kepada Tuhan dibutuhkan waktu untuk menunggu-nunggu, untuk menantikan Tuhan. Waktu inilah di mana Tuhan sedang urusin hati kita.

1:31 Menunggu terobosan, menunggu doa dijawab, menunggu pemulihan, menunggu pemulihan keuangan, pembalikan keadaan. Menunggu adalah bagian yang harus kita jalanin. Menunggu adalah waktu di mana kita menyerahkan hati kita sepenuhnya di hadapan Tuhan. Karena kebanyakan orang enggak suka menunggu. Ngikutin Tuhan itu adalah ada bagian yang harus kita jalin namanya menunggu. Nah, waktu menunggu ini adalah waktu yang paling baik untuk kita mengkoreksi hati kita. Waktu menunggu adalah waktu yang tepat untuk kita ini lebih banyak diam di kaki Tuhan. Karena tidak semua orang suka berdoa, tidak semua orang memberikan

2:17 waktunya untuk membayar harga di hadapan Tuhan, untuk duduk diam, pikul salib, sangkal diri. Tapi kita sebagai orang yang benar-benar mengasihi Tuhan, mendedikasikan hidup ini sepenuhnya sama Tuhan, kita harus melakukan lebih di atas rata-rata. Kita harus hidup bergaul intim dengan Tuhan. Kita harus memberi waktu lebih banyak sama Tuhan. Perhatikan Tuhan, pada waktu pagi engkau mendengar seruanku. Pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagimu dan aku menunggu-nunggu. Setelah memberikan korban, setelah datang di hadapan Tuhan, perlu waktu ada jeda namanya menunggu. Waktu menunggu inilah ini waktu terbaik

3:03 untuk kita menyembah Tuhan, untuk memberikan diri, mendedikasikan hidup sepenuhnya di hadapan Tuhan. Sebab Engkau bukanlah Allah yang berkenan kepada kefasikan. Yang jahat tidak menumpang padamu. Pembual tidak akan tahan di depan matamu. Engkau membenci semua orang yang melakukan kejahatan. Engkau membinasakan orang-orang yang berkata bohong. Tuhan jijik melihat penumpah darah dan penipu. Menunggu, mengkoreksi hati, menyelidiki hati apakah yang di dalam diri kita ini sudah benar? Apakah yang selama ini kita lakukan ini berkenan di hadapan Tuhan atau belum? Apakah tangan kita ini kotor, mulut kita ini jahat, jadi pembual atau kita ini punya kebencian,

3:50 simpan sakit hati, simpan dendam dengan orang. Menunggu adalah waktu kita berdiam di dalam hadirat Tuhan. Duduk diam di kaki-Nya. Menyerahkan hati, pikiran, dan perasaan kita di hadapannya. Mengkoreksi diri. Karena Tuhan tidak suka dengan pembual, penumpah darah, tidak suka orang yang melakukan kejahatan. Tuhan mau dapatin kita ini sebenarnya pengin hidup benar di hadapannya. Hidup kudus, hidup takut akan Tuhan. Ini bagian terpenting waktu menunggu adalah mengkoreksi diri. Dan saya yakin orang yang memberi hatinya, memberi hidupnya, mengkoreksi dirinya berjalan bersama Tuhan sepanjang hari pasti karakternya berubah, pasti sikapnya berubah, pasti kelakuannya berubah. Saya

4:37 juga gak habis pikir yang saya seringkiali ngomong berkali-kali dengan orang yang rajin ibadah tapi kelakuannya tidak pernah berubah. Orang yang datang ke gereja pagi, siang, sore, malam, dan petang. Tetapi hidupnya tidak ngalami breakthrough, tidak mengalami terobosan, kelakuannya tetap buruk, sikapnya tetap busuk. Saya enggak habis pikir dengan orang-orang seperti ini. Dan saya berdoa apa yang hari ini Bapak, Ibu dengar lewat apa yang saya sampaikan ini mengubahkan hatimu. Karena Tuhan tuh benci dengan kefasikan. Tuhan tidak suka dengan kejahatan. Tuhan begitu kudus, begitu suci, dia tidak bisa bersatu dengan hal yang kotor dan najis. Tuhan mau hidup kita setiap

5:22 hari didapatin berkenan step by step. Makanya ketika Bapak, Ibu datang kepada Tuhan setiap hari, jangan pernah enggak datang setiap hari di hadapan Tuhan. Luangkan waktumu datang setiap hari di hadapan Tuhan. Waktu Bapak Ibu menunggu-nunggu setelah mempersembahkan korban pujian, Bapak, Ibu merenungkan masuk dalam dimensi kedalaman dengan Tuhan, Bapak Ibu akan mengerti dan mengenal diri dirimu sendiri. Semakin orang kenal Tuhan, semakin orang itu mengenal dirinya sendiri di hadapan Tuhan itu seperti apa. Dia akan menyelidikin sampai kedalaman batinnya. Apa yang aku perbuat selama ini sudah benar belum? Sikapku, perbuatanku, tindakan tindakanku ini sudah berkenan di hadapan Tuhan belum? Kalau apa yang kuperbuat, apa yang kau lakukan gak

6:07 berkenan di hadapan Tuhan. Bertobat dan berubah, jalan sama Tuhan. Dedikasikan hidupmu sepenuhnya sama Tuhan. Hidup takut akan Tuhan. Memberi diri, mendedikasikan sepenuhnya jalan bersama Tuhan. Dan saya percaya engkau akan melihat sesuatu yang ajaib. Engkau akan melihat keajaiban. Kau akan melihat perjalanan hidupmu akan mendampai banyak orang. Kita lihat di ayat yang ketuuh. Tapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar. Aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. Tuhan, tuntunlah aku dalam keadilan-Mu. Karena seterukakanlah jalanku di depanku.

6:53 Bapak, Ibu, perjalanan ke depan kita, kita enggak pernah tahu loh akan terjadi apa. Ekonomi ke depan akan terjadi apa, tidak pernah tahu. Satu 1 jam yang akan datang tidak akan pernah ada yang tahu akan terjadi apa 1 minggu. Bahkan beberapa menit ke depan pun tidak ada yang pernah tahu. Yang tahu adalah pribadi Tuhan. Justru dengan kita berserah sepenuhnya sama Tuhan karena kasih karena anugerah Tuhan, kita ini dimampukan. Karena kasih karunianya kita dilayakkan, diampuni dosa kita. Justru kita bisa menyembah Tuhan. Waktu kita menyembah Tuhan, kita akan menyerahkan perjalanan hidup kita itu sepenuhnya di hadapannya. Seperti apa ke depannya di dalam

7:39 proteksi dan penjagaan Tuhan. Karena yang pegang kendali hidup kita adalah pribadi Tuhan. Bapak, Ibu bisa bayangkan ke depan kita tidak pernah tahu seperti apa perjalanan hidup kita, tapi kita enggak pernah mengandalkan Tuhan. Kita coba pakai kekuatan kita sendiri ya. Kamu pakai pola pikirmu, pakai cara pandangmu sendiri dan apa yang terjadi? Pasti ya trouble, pasti ya kacau, pasti yang ngeruit, ruwet. Kita harus menyerahkan diri kita kepada yang menciptakan kita. Karena yang menciptakan kita, kita pasti akan diarahkan kepada tujuannya. Kenapa dia menciptakan kita? Karena setiap orang diciptakan Tuhan punya maksud dan tujuan

8:25 ilahi untuk menggenapi rencananya. Nah, ketika kita ini berjalan bersama Tuhan, kita menyerahkan hidup kita setiap harinya di hadapan Tuhan karena kasih karunia-Nya, karena anugerah-Nya, karena kebaikan-Nya, Tuhan akan menuntun setiap langkah kita berjalan pada pusat rencananya dan jalanmu akan dibuat menjadi rata ketika kita menyerahkan hati kita, ketika kita menyerahkan hidup kita sepenuhnya di hadapan Tuhan. Tuhan buat sesuatu yang ilahi. Tuhan bikin sesuatu yang ilahi. Karena Tuhan yang menciptakan dan mendesain kita untuk tujuannya. Kita akan ditarik pada pusat kehendaknya dan pasti perjalanan

9:12 hidup kita dibuat berhasil dan beruntung. Kita akan melihat sesuatu yang ajaib. Kita melihat pertolongan Tuhan. Kita melihat breakthrough dan terobosan. Kita akan melihat bagaimana Tuhan menuntun kepada tujuannya yang ilahi. Perhatikan di ayat yang ke9. Sebab perkataan mereka tidak ada yang jujur. Batin mereka penuh kebusukan, kerongkongan mereka seperti kubur tenganga. Lidah mereka merayu-rayu. Ini siapa? Ini orang yang memusuhin kita. Ini juga bisa berbicara tentang roh-roh jahat yang pengin menjegal kita, pengin membuat perjalanan kita bawa belur. Biarlah mereka menanggung kesalahan mereka ya Allah. Biarlah mereka jatuh karena rancangannya

9:59 sendiri. Dibuanglah mereka karena kebanyakan pelanggaran mereka, sebab mereka memberontak terhadap Engkau. Bapak, Ibu, setelah kita memilih berjalan bersama Tuhan, hidup benar di hadapan Tuhan, ada yang tidak suka dengan kita. Siapa ya? Roh-roh jahat. Mereka akan menyeret kita, mereka akan menyesatkan kita, mereka akan membuat kita jatuh. Bapak, Ibu, setiap hari dalam kekristenan kita ini adalah hidup di dalam peperangan. peperangan melawan semua roro jadi udara, semua niat jahat dan lain sebagainya. Bapak, Ibu bisa baca di Efesus pasal yang keenam. Peperangan kita bukan melawan darah dan daging. Bapak, Ibu, kalau engkau enggak bergantung sama Tuhan, engkau enggak nempel sama Tuhan, roh-roh jahat akan

10:46 cenderung menyeretmu. Hidup jatuh ke dalam dosa. Akan membuat hidupmu babak belur. Membuat hidupmu akan kacau, rusak dan berantakan. Mereka akan menyeret. Makanya kita itu perlu bergantung sama Tuhan. Saya enggak habis pikir dengan orang Kristen yang enggak berdoa, enggak pernah menyerahkan dirinya sama Tuhan, enggak pernah mendedikasikan hidupnya sama Tuhan, enggak pernah menunggu Tuhan untuk menuntunnya, untuk menyingkapkan kebenaran. Apa yang terjadi? Hancur pasti, babak belur, pasti ruet hidupnya, kacau dan berantakan. Kekristenan yang sejati adalah menyerahkan hati kita sepenuhnya sama Tuhan setiap hari. Step by step kita berjalan bersama Tuhan, berdoa sungguh-sungguh. Bapak,

11:31 Ibu, kalau engkau jadi orang Kristen hanya puas di gereja, enggak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, dapat dipastikan engkau enggak ngerti tujuan hidupmu seperti apa. Loh, kamu hanya jalanin kehidupan kekristenan, tapi kamu enggak memiliki kehidupan berjalan bersama Tuhan. Akan jadi bulan-bulanannya setan. Engkau akan ngalami banyak peperangan dan akan mengalami banyak kekalahan. Banyak orang yang hanya sekedar percaya jadi orang Kristen, tapi hidupnya enggak ngerti tujuan Tuhan. Tuhan ciptakan kita punya maksud dan tujuan ilahi untuk menggenapi rencananya. Tuhan mau perjalanan kekristenan, kehidupan kita ini ngalami kemenangan hari demi hari sampai garis akhir kita didapatin menjadi orang yang berkemenangan menjalani menikmati rencana Tuhan. hidup dalam

12:17 rencana Tuhan, berjalan dari kemenangan satu pada kemenangan yang lain. Bapak, Ibu bisa dibayangkan, Bapak, Ibu jadi orang Kristen, tapi engkau ngalami kegagalan, engkau ngalami kehancuran dalam segala hal. Bapak, Ibu bisa bayangkan engkau jadi orang yang percaya, orang yang jadi orang yang rajin beribadah, tapi hidupmu gak berkemenangan, keluargamu kacau, hidupmu berantakan. Karena apa? karena tidak memberi hidup, memberi diri bergantung sepenuhnya sama Tuhan. Kalau kita hanya sekedar menjalani hidup ini melakukan aktivitas hari-hari yang enggak jauh beda dengan orang dunia, ya apa bedanya? Justru karena kita ini ngerti kebenaran, kita tahu bagaimana kita berjalan

13:02 menjalani hidup kita ini tepat seperti yang Tuhan mau. Perhatikan di ayat yang ke-11. Tetapi semua orang yang berlindung padamu akan bersukacita. Mereka akan bersorak-sorai selama-lamanya karena Engkau menaungi mereka dan karena Engkau akan bersukat teria orang-orang yang mengasihi nama-Mu. Sebab Engkaulah yang memberkati orang yang benar ya Tuhan. Engkau memangin dia dengan anugerah-Mu dan seperti perisai. Bikin hidup kita ngalami kemenangan. Tuhan mau hidup kita ngalami kemenangan, tapi kita harus memilih hidup benar-benar bergantung sama Tuhan. Hidup di dalam hadirat-Nya. Hidup menunggu-nunggu Tuhan, menantikan Tuhan setiap hari. Berjalan memutuskan,

13:51 mengambil sikap bertindak tepat seperti yang Tuhan mau. Orang Kristen harus memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan. Bukan sekedar doa minta, bukan sekedar memohon, bukan sekedar minta masalahnya diselesaikan, tapi setiap hari memiliki keintiman kedalaman dengan Tuhan. Bergaul intim. Tuhan lebih tertarik dengan sikap hatimu dibanding dengan semua persoalan masalahmu. Selesai. Karena Tuhan mau banyak berbicara di balik semua masalahmu. Tergantung bagaimana engkau meresponinya dengan benar. di hadapan Tuhan. Kekristenan yang sejati adalah memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan,

14:38 memiliki keintiman yang dalam, bukan sekedar hanya rutinitas agamawi. Bapak, Ibu, kalau engkau hanya rutin beragama, rutin beribadah di gereja, tidak heran. gampang menjadi pengkritik, gampang menghakimi orang lain, gampang menilai orang lain. Hanya fisiknya datang ibadah terus tidak memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan. Orang yang memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan tahu bagaimana dia bersikap, tahu bagaimana dia memutuskan, tahu bagaimana dia mengambil tepat seperti yang Tuhan mau. Bertindak tepat seperti yang Tuhan mau. Jadi saya berdoa hari ini ada orang-orang yang mulai memiliki hubungan

15:23 yang berbeda dengan Tuhan. Kalau hidupmu pengin berubah, hidupmu pengin melihat perjalanan ngalami kemenangan, kalau engkau pengin melihat sesuatu yang ajaib, yang dahsyat terjadi dalam hidupmu, dedikasikan dirimu. Beri waktumu sepenuhnya sama Tuhan dan menantikan Tuhan. Menantikan Tuhan, engkau diam di dalam hadiratnya. Kau mengkoreksi diri, kau koreksi hatimu. Sudah benar belum perkataanmu selama ini? sikapmu, tindakanmu, keputusanmu sudah sejalan dengan Tuhan atau belum. Bapak, Ibu, masalah yang diizinkan Tuhan, kejadian apapun yang diizinkan Tuhan, sebenarnya di baliknya Tuhan punya maksud dan tujuan ilahi supaya kita ditarik pada pusat kehendak-Nya. Kita berjalan dalam rencananya, kita

16:09 menikmati semua keajaiban. Kita menikmati perjalanan yang berkemenangan. Saya berdoa kita memiliki kehidupan yang berbeda dengan orang Kristen rata-rata. Kalau kita memiliki kehidupan doa, kehidupan penyembahan, perjalanan yang berbeda dengan orang yang di atas rata-rata dapat dipastikan kita melihat hidup kita akan ditarik semakin berjalan pada rencananya dan akan muncul dalam permukaan. Akan menjadi orang yang bisa dipercayakan perkara-perkara yang besar, perkara-perkara yang berbeda. Kekristenan bukannya sekedar ibadah hari Minggu dan berhenti di hari Minggu tok. Padahal kekristenan berbicara 24 jam sehari. Hidup bergantung sama Tuhan.

16:56 Hidup memiliki keintiman kedalaman dengan Tuhan. Hidup mendedikasikan diri. Hidup memberi sepenuhnya kepada Kristus. Dan saya percaya hidupmu akan berubah total. Jangan sampai sudah Kristen bertahun-tahun, tapi kekristenanmu tidak pernah ngalami sesuatu yang ilahi, tidak ngalami terobosan, tidak ngalami breakthrough, tetap sama dari tahun ke tahun, tetap tidak mengalami perubahan. Saya berdoa hari ini kekristenan mengalami sesuatu yang ilahi. Berjalan dipimpin oleh Kristus. Berjalan berbeda dalam pengurapan hikmat yang berbeda, dalam kedewasaan rohani yang berbeda. Sehingga semua sikap tindakan apapun yang kamu perbuat tepat seperti yang

17:42 Tuhan mau. Kita akan melihat perjalanan kita mengalami breakthrough dan terobosan. Amin. Hari ini saya berdoa mulai ada orang yang memiliki kehausan dan kelaparan dengan Tuhan. Setelah saya bertobat, saya komitmen setiap hari bergaul sama Tuhan. Memang tidak enak kita mengkonsentrasikan diri kita, pikiran kita, perasaan kita kepada Tuhan. Tidak mudah, tidak gampang. Tapi ketika kita memberi diri, pikiran, menaruh sepenuhnya sama Tuhan dan ternyata setiap harinya saya melihat sesuatu yang ajaib. Melihat bagaimana Tuhan menuntun, bagaimana Tuhan memproteksi, bagaimana Tuhan menjagai, bagaimana Tuhan bikin break through dan terobosan. Saya bergantung sepenuhnya

18:28 sama Tuhan setiap harinya. Saya pengin melihat perjalanan hidup saya dipakai Tuhan luar biasa. mendampak banyak orang, menjadi berkat bagi banyak orang dan hidup memberi diri sepenuhnya sama Tuhan dan ujungnya nama Tuhan yang dipermuliakan. Saya berdoa hari ini ada orang-orang yang berbeda, memiliki kehidupan yang berbeda dengan Tuhan. Kekristenanmu berbeda, bertumbuh dewasa di dalam Kristus. Hanya orang yang dewasa adalah orang yang akil balik. Orang yang berhak menerima warisan secara ilahi, orang yang dewasa, bertumbuh dewasa di dalam Kristus, orang-orang ini yang akan dipercayakan perkara yang lebih besar di hadapan Tuhan. Kalau kekristenanmu masih

19:15 bayi, istrinya ribut, gegeran, berantem, komplain, ngeluh terus, artinya engkau belum dewasa. Dan jangan pernah berharap dipercayakan perkara yang lebih besar di hadapan Tuhan. Karena anak-anak kerjaannya hanya suka main, suka mainan, membuang waktunya sia-sia. Tipe orang yang dewasa, mereka akan tahu tepat melakukan seperti yang Tuhan mau. Saya berdoa ada kekristenan-kekristenan dewasa secara rohani yang tumbuh berakar kuat di dalam Kristus dan engkau akan dipercayakan perkara yang lebih besar dan hidupmu akan menjadi dampak bagi banyak orang. Amin. Untuk matamu, untuk Alkitabmu kita berdoa. Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Kami materikan dengan darah anak dombalah Allah. Firman nembel dalam hati kami. Berhari-hari,

20:00 berminggu-minggu, berpulan-pulan firman menjadi kehidupan. Dan nama-Mu berdoa setiap orang yang mendengar firman ini diubahkan, dijamak, dilawat Tuhan mengalami breakthrough dan terobosan. Terima kasih ya Tuhan. Berdoa untuk orang yang sakit dan mengalami kelemahan tubuh oleh bilur Yesus, oleh darah Yesus. Jadilah engkau tahir, jadilah engkau pulih, jadilah engkau sehat seperti sediakalah dalam nama Yesus mau berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. And God bless you. [Musik]

20:51 nam [Musik] ini [Musik] Kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus.

21:37 [Musik] Roh Kudus [Musik] sembah dia.

22:30 Angkat suaramu, nyanyikan mazmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. [Musik] We worship you. We adore you. We adore you. [Musik]

23:22 Mia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami [Musik] keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [Musik] Dari hati kami.

24:12 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, [Musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu. [Musik]

25:18 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

26:09 Kau layah terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. [Musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. [Musik] Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

26:55 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

27:40 kesayangan-Mu. Terima kasih. [Musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube