Ringkasan Singkat
Video ini menceritakan tentang seorang wanita yang tidak menyerah untuk menjadi model. Dia menghadapi berbagai tantangan, termasuk masalah tinggi badan, kesulitan dalam latihan, dan hasil foto yang kurang memuaskan. Meskipun demikian, dia tetap berusaha dan percaya diri.
- Perjuangan menjadi model
- Tantangan tinggi badan
- Kesulitan latihan dan sesi foto
Perjalanan ke Asrama Model
Seorang wanita bersemangat menuju asrama model untuk memulai perjalanannya. Sesampainya di sana, ia dan model-model lain diukur tinggi badannya sebagai bagian dari proses seleksi atau persiapan. Karena tinggi badannya, ia kesulitan melihat dirinya di cermin yang terlalu tinggi.
Bantuan dari Model Lain
Seorang model lain melihat kesulitan wanita tersebut dan menawarkan bantuan dengan menggendongnya agar ia bisa melihat dirinya di cermin. Tindakan ini menunjukkan solidaritas dan dukungan di antara para model.
Latihan yang Menantang
Saat latihan dimulai, para model memegang besi panjang bersama-sama. Namun, wanita itu mengalami kesulitan dan malah bergelantungan saat besi itu diangkat. Hal ini menunjukkan bahwa ia masih perlu banyak berlatih dan beradaptasi dengan tuntutan fisik menjadi seorang model.
Keterlambatan di Panggung
Wanita itu terburu-buru naik ke atas panggung untuk berjalan setelah baru saja keluar dari toilet. Keterlambatan ini mungkin membuatnya merasa gugup atau tidak siap, tetapi ia tetap berusaha untuk tampil sebaik mungkin.
Sesi Foto yang Kurang Memuaskan
Dalam sesi foto, wanita itu berpose dengan percaya diri. Namun, ketika melihat hasilnya, hanya jari dan jidatnya yang terlihat. Hasil ini tentu mengecewakan, tetapi ia tidak menyerah dan mungkin akan belajar dari pengalaman ini untuk meningkatkan penampilannya di sesi foto berikutnya.

