Webinar ASN Kampus Satelit 2026 - Resiliensi Madura: Dari Potensi Lokal Menuju Kontribusi Global

Ringkasan Singkat

Video ini merupakan webinar ASN Kampus Satelit Seri 4 yang membahas tema "Resiliensi Madura: Dari Potensi Lokal Menuju Kontribusi Global". Narasumber beragam menyampaikan potensi yang dimiliki oleh masyarakat Madura, termasuk kebudayaan, ketangguhan masyarakat, dan potensi unik yang dapat berkontribusi bagi pembangunan nasional. Fokus dari webinar ini adalah untuk mendorong ASN serta masyarakat Madura agar lebih menghargai dan mengembangkan potensi lokal yang ada.

  • Masyarakat Madura dikenal dengan kekuatan, ketangguhan, dan semangat kewirausahaan.
  • Resiliensi Madura menjadi kunci dalam beradaptasi terhadap perubahan dan tantangan ekonomi.
  • Nilai-nilai lokal sepertinya perlu dipromosikan untuk meningkatkan diplomasi dan kerja sama.

Pembukaan dan Sambutan Webinar

Lukman Ali membuka acara dengan sapaan hangat kepada peserta dari seluruh Indonesia, menyampaikan harapan semua peserta dalam keadaan sehat. Webinar ASN Kampus Satelit Seri 4 mengangkat tema "Resiliensi Madura dari Potensi Lokal Menuju Kontribusi Global". Lukman juga mengemukakan bahwa banyak hal yang dapat dipelajari dari karakteristik masyarakat Madura, yang dikenal keras kepala dan penuh semangat untuk mandiri.

Pembicara Pertama - Ibu Dranda Sufi Agustini

Ibu Dranda Sufi Agustini memberikan pembicaraan tentang pentingnya mengangkat tema resiliensi Madura. Ia menjelaskan bagaimana masyarakat Madura tetap adaptif meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk isu ekonomi dan sosial. Menurutnya, nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Madura harus ditonjolkan dan dihargai dalam pembangunan wilayah.

Pemaparan oleh Prof. Dr. Siti Marwiyah

Prof. Dr. Siti Marwiyah membahas kontribusi masyarakat Madura dalam konteks peluang dan tantangan global. Ia menyoroti karakteristik masyarakat Madura yang pekerja keras dan sikap positif mereka dalam menghadapi berbagai tantangan. Ia juga menjelaskan bahwa pendidikan dan potensi lokal perlu dikembangkan agar Madura dapat berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan nasional.

Diskusi dan Perspektif dari Dr. Iskandar Zulkarnain

Dr. Iskandar Zulkarnain memberikan perspektif tentang pentingnya mengembangkan potensi kearifan lokal Madura. Ia menjelaskan bahwa Madura memiliki sejarah panjang dan budaya yang kaya, yang seharusnya dapat dioptimalkan untuk pembangunan ekonomi. Dia juga menyoroti kebutuhan untuk meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengembangan SDM.

Filosofi Budaya Madura dari Dr. Mutmainah

Dr. Mutmainah membahas filosofi "Bupak-Bepuk Guru Rato" dalam masyarakat Madura, yang mencerminkan penghormatan terhadap orang tua dan guru. Ia menjelaskan bahwa meskipun di tengah perubahan zaman, nilai-nilai tersebut tetap harus dijaga dan diperkuat untuk memastikan keterikatan budaya yang positif dalam generasi muda.

Penutupan dan Kesimpulan

Webinar ditutup dengan pernyataan bahwa Madura memiliki banyak potensi yang perlu dikembangkan. Para pembicara menyerukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi daerah Madura. Pesan utama adalah pentingnya menginternalisasi nilai positif dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Madura dan menjadikan mereka bagian dari pembangunan nasional.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

2:34 H

5:57 Yeah. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat lag. Gimana kabare Darma N kabarna? Seluruh sobat SN di seluruh Indonesia semoga dalam keadaan baik semua. Senang sekali pada kesempatan di pagi hari ini saya Lukman Ali dapat menyapa sobat ASN tentunya dalam acara webinar ASN Kampus Satelit Seri 4 resiliensi Madura dari potensi lokal menuju kontribusi Global. Matur sakalangkong untuk seluruh sobat ASN yang sudah menyimak dan menyaksikan acara webinar ASN Kampus Satelit Seri 4 pada pagi hari ini. Tentunya kita akan menyimak sekali banyak sekali insight dari narasumber-narasumber dan praktisi yang luar biasa. Sobat ASN kalau misalnya saya tanya apa sih top of mind yang terlintas dalam pikiran Sobat ASN ketika saya sebutkan kata Madura? Kalau saya sendiri secara jujur yang terlintas

6:44 di benak saya pertama kali adalah kuliner-kuliner Madura yang sangat enak sekali. Mulai dari sate dengan bumbu khas kacang yang sangat nikmat. Kemudian ada bebek Madura dengan sambal pencit yang sangat manis dan juga segar. tentunya juga dilengkapi dengan soto Madura yang memiliki cet rasa segar dan juga kurih dari jerusan ee jeruk nipis seperti itu. Namun tidak hanya kuliner saja yang sebenarnya mencuri perhatian saya dari seluruh kenalan-kenalan saya yang memang berasal dari latar belakang Madura, highlight yang bisa saya lihat dari latar belakang persamaan karakteristiknya adalah orang-orangnya itu ketika sudah tahu tujuannya mereka bakal bekerja keras untuk mencapai tujuan tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga punya rasa entrepreneurship yang tinggi. Mereka bisa melihat opportunity

7:30 yang ada. Dan kalau sudah kenal dekat, orang-orang Madura ini rasanya sudah kayak saudara sendiri. Nah, sebenarnya banyak sekali nilai-nilai lokal yang bisa kita pelajari. Nanti kita akan diskusi lebih banyak di webinar kampus Satelit seri 4 kali ini. Namun sebelum kita ee masuk ke acara inti kita di pagi hari ini, terlebih dahulu mari kita simak bersama opening speech yang kali ini akan disampaikan secara langsung oleh Ibu Dranda Sufi Agustini, M.Si. SI. Beliau selaku Plt. Kepala Bakorwil 4 Pamekasan dan juga Kepala Dinas P3AK Provinsi Jawa Timur. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi. Salam sejahtera bagi kita semua. Salam sehat selalu. Om

8:15 siastiastu. Nama budhaya. Salam kebajikan rahayu yang terhormat yang sudah hadir di tengah-tengah kita semua di webinar ASN kampus satelit pada pagi hari ini. Rektor Universitas Dr. Sutomo dan Tokoh Nasional Asli Madura, Ibu Prof. Dr. H. Siti Marwia, S., M.H. Yang terhormat Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM UTM, Bapak Dr. Iskandar Zulkanain. Yang terhormat peneliti budaya lokal Madura, Ibu Dr.

9:01 Mutmainah, Sos, Sos, M.Si. si terima kasih atas perkenannya Bapak Ibu sudah hadir dan sudah berkenan sebagai ee narasumber pada kegiatan yang luar biasa ini pada kesempatan webinar kali ini. Dan tentunya juga yang saya hormati, saya banggakan kepada para peserta ee webinar yang sudah hadir, yang sudah bergabung melalui ee link Zoom yang sudah disediakan oleh panitia. Mudah-mudahan sehat semuanya ya. Dan seri ee webinar ASN kampus satelit pada saat ini dengan tema resili Madura dari potensi lokal menuju kontribusi

9:47 global. Tema yang kita usung pada webinar pagi ini. Tema yang sangat luar biasa mengangkat bagaimana masyarakat Madura berjuang dan menyesuaikan beradaptasi dengan kondisi yang ada di masyarakat sehingga dia bisa tetap menjalankan kehidupan sehari-hari, menjalankan ee aktivitasnya sehari-hari dengan produktivitas yang luar biasa sehingga masyarakat Madura bisa sejajar setara dengan masyarakat masyarakat lain dan bisa memajukan wilayah Madura untuk Indonesia tercinta. Ketahui semua terkait dengan resiliansi

10:34 Madura bahwa orang Madura ini ee mempunyai kemampuan ketangguhan dalam beradaptasi di mana pun mereka berada. Terkait dengan kondisi saat ini, Masyarakat Madura tetap bisa menyesuaikan meskipun di beberapa sektor ada kenaikan harga seperti BBM, kemudian sebagian dari bahan pokok, tetapi masyarakat Madura masih bisa menyikapi, masih bisa memenuhi kebutuhan keluarganya sendiri. Karena masyarakat Madura terkenal dengan ketangguhan, keuletan, dan tidak pernah mengenal

11:21 menyerah. Dan masyarakat Madura juga mempunyai ee percaya diri yang kuat bahwa dia akan bisa melalui tantangan yang ada di kehidupannya sehari-hari. Masyarakat Madura juga mempunyai ee kearifan lokal yang mungkin tidak bisa disamakan dengan masyarakat di daerah lain. Masyarakat Madura adalah pekerja keras, pejuang, dan tanpa mengenal lelah. sehingga banyak Madura, masyarakat Madura yang berhasil yang berada di daerah lain.

12:07 Dan masyarakat Madura bisa juga memberikan ee kontribusi dalam pembangunan di wilayah Madura maupun di Indonesia. Terkait dengan sumber daya manusia yang ada di Madura ini sudah ada beberapa ee masyarakat Madura termasuk juga narasumber pada pagi hari ini pada webinar ini adalah semuanya asli insyaallah dari Madura terutama Ibu ee Ibu Rektor dari UNITOM ini asli Pamekasan. mungkin nanti akan banyak bercerita bagaimana menggali sumber daya potensi lokal di Madura untuk memberikan kontribusi pada pembangunan

12:54 di wilayah Madura dan Jawa Timur termasuk juga di Indonesia. Mudah-mudahan dengan webinar pada pagi hari ini dengan tema yang kita usung resili Madura, bagaimana masyarakat Madura ee menyesuaikan mampu beradaptasi dengan tantangan, dengan konflik yang ada di era globalisasi pada saat ini. Mudah-mudahan webinar pada pagi hari ini bisa memberikan manfaat, bisa menambahkan wawasan kepada para peserta dan mudah-mudahan kita semua selalu bisa memberikan kontribusi terbaik pada negeri tercinta ini. Mungkin itu yang bisa disampaikan, mohon maaf kurang lebihnya. Wabillahi taufik walhidayah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

13:47 Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Mator Sakalangkong kami ucapkan kepada Ibu Dranda Sufia Agustini, M.Si. selaku Plt. Kepala Bakorwil 4 Pamekasan dan juga Kepala Dinas P3AK Provinsi Jawa Timur atas opening speech yang telah disampaikan. Dan sebelum kita masuk ke sesi pemaparan dari narasumber yang sangat luar biasa, mohon izin kami informasikan kepada seluruh sobat ASN yang menyaksikan acara webinar ASN Kampus Satelit Seri 4 kali ini untuk dapat mengisi link presensi via Semesta Bangk. Nantinya akan kami berikan e-certifikate bagi siapa saja yang telah mengisi link presensi kali ini. Dan tentunya kami juga menyediakan berbagai macam mentionndise eksklusif menarik tentunya untuk sobat ASN yang nantinya aktif untuk bertanya kepada narasumber kita. Jadi pastikan untuk Anda tetap menyimak acara ini dari awal sampai dengan akhir. Kita langsung masuk

14:33 ke sesi narasumber kita yang pertama. Kali ini keynote speaker akan disampaikan secara langsung oleh Ibu Prof. Dr. Haj Siti Marwiyah, S.H., M.H. Beliau selaku Rektor Universitas Dr. Sutomo dan juga tokoh nasional asli Madura. Kita semua di sini. Ibu Prof. Dr. H. Siti Marwia, S.H., M.H. Selamat pagi, Ibu. Selamat pagi. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Mator Saka Langkong, Ibu sudah berkenan untuk berbagi. Alhamdulillah senang ketemu sareng MC yang keren ini. Senang juga bertemu dengan Ibu. Parasnya sangat cantik dan juga energinya sangat

15:19 luar biasa. Kami persilakan untuk Ibu Siti Marwia memberikan materi kepada teman-teman Sobat TSN. nantinya kita akan masuk juga ke sesi diskusi. Silakan Bu Siti Marwiah. Baik, terima kasih atas waktunya. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah. Alhamdulillah. Alhamdulillah wasyukurillah wala haula wala quwwata illa billah. Allahumma shi wasallim ala sayidina Muhammad waa alihi ajrohliir amri wahlulani ya. pertama ee dengan rasa hormat ya ee alhamdulillah ee kita pagi hari ini saya ingin menyapa terlebih dahulu ee tentu

16:04 kepada pimpinan BPSDM ee Provinsi Jatim dalam hal ini Bapak Dr. Ramlianto, SPMP ya ee beserta jajaran atau yang mewakili yang telah menunjuk nampaknya Plt. Kepala Bakoril Pamekasan, Ibu Dranda Sufi Agustini, M.Si. si yang barusan telah memberikan membuka acara ya, memberikan sambutan ya dan juga ee pada para narasumber yang telah hadir bersama dengan kita semua ya. Ee pagi hari ini saya lihat di layar sudah ada Bapak Kepala LPPM Universitas Drunojo Madura, Bapak Dr. Iskandar Zulkarnain, STI, ya, M.Si. Ya, terima kasih kita sudah gabung bersama. Saya senang karena ini hari ini

16:49 memang nampaknya tema Madura sehingga narasumbernya semuanya dari Madura ya. Dan peneliti lokal budaya ee peneliti budaya lokal Madura sahabat saya Ibu Dr. Mutmainah Sos, M.Si. Selamat pagi. Asalamualaikum. Ya, kita sudah bersama di forum yang mulia ini dan seluruh ee peserta kampus satelit ya. ee dari ee Pak dari ee kampus satelit 4 yaorwil Pamekasan ya yang hari ini semua ada di ruang Zoom dan tentu juga seluruh hadirin yang hadir dalam Zoom karena infonya ini di siar ke seluruh Indonesia. Saya pikir tadi ini awalnya hanya untuk ASN Madura, ternyata informasinya ee dari ee BPSDM

17:38 tadi adalah untuk seluruh wilayah Indonesia ya. Mari kita tentu ingin memanjatkan rasa syukur ya alhamdulillah kepada Allah Subhanahu wa taala karena ee atas rahmat dan hidayah-Nya kita semua bisa berkumpul dalam forum yang sangat mulia ini dalam rangka membangun Madura, dalam rangka membangun Jawa Timur dan tentu ingin membangun Indonesia ya dalam ee kegiatan kampus satelit 4 Bakorwil ee Pembekasan ya. Forum ini bukan sekedar sebagai ruang pembelajaran bagi kita ya, tetapi ini merupakan ruang untuk membangun karakter kita ya para ASN khususnya ya untuk memperkuat kompetensi serta menyiapkan aparatur

18:25 sipil negara yang profesional ya, adaptif ya, berintegritas dan tentu berdaya saing global. ini kalau dari silat directitornya yang dikirim oleh ee pihak ee BPSDM ya. Nah, maka saya ingin menyampaikan pertama kali adalah rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada BPSDM atas kesempatan untuk sharing dalam forum yang mulia ini ya. E karena apa ya? Saya selaku orang Madura tentu ya ee dengan diberikan materi tentang ee resiliensi Madura ya dari potensi lokal menuju kontribusi global ini. Saya sendiri selaku orang Madura walaupun

19:10 sudah menjadi warga Surabaya tetap punya panggilan nurani ya ingin selalu bagaimana bisa berkontribusi untuk membangun Madura itu menjadi lebih maju daripada saat ini ya. Karena bagaimanapun Madura ini ya sebagai bagian ya dari Provinsi Jawa Timur Jawa Timur ya memang dalam ee beberapa seminggu yang lalu saya mengikuti pertemuan yang diselenggarakan oleh LLD Dikti 7 dalam pemberian anugerah kampus unggulan ya ini Madura ini disinggung oleh Ibu Gubernur Jatim ya ee karena dianggap masih ada ee keterbelakangan ya dalam pembangunan ekonomi ya, SDM ya.

19:57 Kemudian tentu di bidang ee apa? Sumber daya ee sumber daya manusia, pendidikan. Nah, ini sehingga Bu Gubernur mencanangkan ya untuk Jawa Timur itu atau untuk Madura itu diberi ee apa namanya itu nama mama mau naik kelas. ini disampaikan oleh Bu Gubernur kepada saya, Bu Rektor, ini tugasnya Bu Rektor, bagaimana ikut membantu ya ee di Pak Pamekasan atau Madura itu menjadi mama mau naik kelas. Apa artinya ya? Madura maju ya, mau itu adalah Madura unggul ya dan Madura naik kelas ya. Karena apa ya? Kar saya melihat di situ ada empat hal atau apa beberapa hal. satu

20:43 misalkan dianggap bahwa pendidikannya yang bisa menembus ee menembus ke PTN itu masih sangat rendah ya. tingkat pendidikannya juga rendah, tingkat ekonomi masih rendah, tingkat ee SDM dianggap juga masih rendah dan ee juga kami dari kegiatan LLDT 7 juga bahwa ee difokuskan perguruan tinggi itu untuk memperkuat daerah ee Madura, Tapal Kuda ini terutama untuk bagaimana meningkatkan potensi ekonomi, potensi pendidikan dan juga potensi-potensi yang ya potensi-potensi untuk ee ee meningkatkan ee kemajuan wilayah Madura ya. Dan saya juga tadi malam 3 hari ini juga baru mengikuti ee sarasehan ya ee

21:30 sarasehan ee di Jakarta ya yang diselenggarakan oleh ee ada konsorsium ee pergur ee tinggi ee konsorsium ee perguruan tinggi Indonesia yang langsung dihadir oleh Presiden selama 2 hari berturut-turut. intinya bahwa Presiden juga ingin ya salah satunya adalah Madura ini menjadi sebuah ee wilayah ya yang memiliki potensi akhirnya nanti akan menjadi sasembada pangan dan sasembada perikanan dan semuanya ini harus maju ya. Nah, sehingga apa yang diprogramkan oleh Ibu Gubernur ya, oleh kemudian ee tentu oleh wilayah kabupaten 4 kabupaten di Pamekasan ya, ini juga harus bersinergi dengan apa yang sudah di ee canangkan oleh Presiden. Saya baru datang tadi

22:16 malam ya, jam 11.00 baru jam 10.00 baru mendarat ini pagi ini sudah standby di sini ya. Nah, ee bagaimana kemudian ya sinergi ini harus dilakukan ya. Nah, mengingat ya kenapa ya bahwa dunia ya sedang berubah ya dengan sangat cepat maka globalisasi, digitalisasi, kecerdasan buatan, serta perkembangan teknologi ya telah menghapus batas-batas geografis ya. Persaingan itu tidak lagi terjadi secara individu ya, tetapi sudah terjadi antar daerah, antar bangsa ya, bahkan antar peradaban ini ya. Kemudian pertanyaannya bagaimana kemudian ya

23:02 ASN Madura itu mampu meningkatkan kinerja ya dan melahirkan ide-ide kreatif yang membawa potensi daerah ke panggung global tanpa harus kehilangan jati diri. Nah, ini ya ini saya kira yang akan menjadi pembahasan esensi kita pada ee siang hari ini ya. Dalam hal ini ya kita akan melihat bahwa fungsi aparatur sipil negara itu ASN itu kan adalah sebagai pelaksana kebijakan publik ya, kemudian memberikan pelayanan publik, kemudian selaku ee perekat dan pemersatu ee anak-anak bangsa mewujudkan tata ee kelola pemerintahan yang baik ya dan juga mendorong inovasi dan

23:50 reformasi birokrasi. Nah, ini adalah fungsinya ya. Nah, bagaimana kemudian ya jawabannya terhadap ASN untuk yang berasal dari wilayah Madura khususnya ya, baik yang ada di Madura sendiri maupun ada wilayah lain ya. Maka sesungguhnya ya Madura itu punya potensi yang sangat luar biasa yang menjadi filosofi hidup orang Madura ya yang nanti insyaallah ini akan dibahas lebih jauh oleh ee peneliti budaya maupun dari ketua LPM ee Ibu Dr. Mutmainah ya maupun dr. Iskandar nanti insyaallah akan semakin memperdalam ini bahwa kita ya punya filosofi ya di masyarakat Madura itu adalah ee tentang abental ombe ya asapo angin ya yang ini

24:36 ada dalam lagu tanduk majeng ya nah ini ya kemudian dan juga sering ada rampak naung beringin korong nah ini ini adalah filosofi yang sangat luar biasa dari ee masyarakat Madura yang sudah turun-menurun ya dan ini masyarakat relevan sampai saat ini ya bagi wilayah Madura. Apa itu ya abental ombe ya? Ini kalau abental ombe itu kan seakan-akan bahwa ee laut itu dijadikan bantal ya kemudian angin dijadikan selimut ya yang menunjukkan bahwa ingin mengajarkan bahwa perubahan zaman itu bukan untuk ditakuti tapi untuk ditaklukkan. Artinya apa ya? bahwa kalau sekarang sudah ada

25:21 kecanggihan I, ada kecepatan-kecepatan teknologi yang sangat luar biasa, bahwa masyarakat Madura, nenek moyang kita dari Madura itu sudah mengajarkan bagaimana kita menjadi seorang yang tangguh ya, kemudian harus memiliki keberanian ya, semangat yang pantang menyerah serta terus siap menghadapi segala tantangan apapun ya, siap menghadapi ee rintangan-rintangan yang ada dan itu meyakini bahwa seorang nelayan ya akan selalu pulang dalam keadaan selamat ya dengan membawa keberkahan atau oleh-oleh yang bisa bermanfaat bukan hanya untuk keluarga tapi juga untuk masyarakat bahkan untuk bangsa dan negara. Itulah fungsi dari apental ombak bahwa seorang bahwa ketika

26:07 kita tangguh ya ee menghadapi segala rintangan kemudian punya keberanian dalam rintangan apapun ya dan semangat yang tanpa menyerah ya. Jadi artinya kita diminta untuk selalu berkreatif ya, bahwa ASN ini diminta untuk selalu terus adaptif dan kreatif terhadap segala perubahan-perubahan zaman ee apa yang ada di hadapan kita. Dan kita sendiri juga sungguh setelah ee Covid itu ada perubahan-perubahan yang sangat luar biasa. Bahkan di dunia kampus mungkin ke depan ya kampus-kampus itu akan kosong karena semuanya akan lari ke Zoom ya. Karena di negara-negara luar pun sudah bahkan memeriksa orang pun sekarang bagi dokter juga sudah by zoom ya sudah

26:53 melihat di foto di video. Oh ini tinggal begini. Kalau dulu kan harus selalu visitah untuk operasi tinggal ditunjuk ini kamu ke sana dan sebag itu sekarang sudah mulai begitu ya bahkan sudah tidak pakai orang ya tapi sudah menggunakan robot ini kalau saudara melihat misalkan di Jepang ya. Nah kita sebagai ASN ini seperti apa? Nah, saya kira ee saya kira apa yang menjadi filosofi ya ee dari abental omba asapo angin ini saya kira bisa kemudian kita lakukan bagi para SN yang ada di Madura ya. Kemudian juga ya ada filosofi tentang ya rampak naung beringin korok. Nah, ini ini mengajarkan arti kebersamaan ya,

27:38 gotong-royong ya, persaudaraan dan saling menguatkan ya. Ini saya kira ini sangat ciri khas orang Madura ya. Saya waktu datang ke Surabaya, waktu merantau ke Jogja dulu ya, selalu ditanya, "Oh, orang Madura berarti ini persaudaraannya kuat." Itu yang pertama saya terima kata-kata ketika loh memangnya ada apa? Bagi kita itu hal biasa bagi orang Madura. Tapi begitu saya di Jogja dikatakan orang Madura ini sangat kompak. Ya. Kemudian setelah saya lulus dari Jogja, saya datang kerja di Surabaya sama ya karena saya juga dulu dari Madura belum pernah ke mana-mana langsung kuliah ke Jogja begitu pulang ee kerja di Surabaya. Itu pun sama ya bahwa ketika kita tahu sama-sama dari Surabaya maka orang Madura ini selalu mengompaki kita ya

28:26 mengajak membantu semuanya bahkan mereka tidak pernah perhitungan apapun dianggap kita ini dan semua saudara. Inilah saya kira salah satu potensi penting dari ee kita masyarakat Madura ini yang memiliki kekompakan luar biasa. Bahkan kalau katanya orang ini kepala pun diberikan kalau demi untuk sebuah persaudaraan. Nah, nah maka kemudian di mana dalam konteks bagaimana kita berkinerja ya ini menunjukkan bahwa kemajuan itu tidak pernah dibangun oleh seorang sendirian ya, tetapi melalui sebuah kolaborasi yang kokoh dan saling percaya. Inilah saya kira ee nilai-nilai luhur ya yang membuktikan bahwa lokal Madura bukan

29:13 sekedar warisan masa lalu ya, melainkan ee dia adalah sebuah modal budaya yang mampu mentransformasi menjadi kekuatan nasional bahkan global. Ya, ini yang akan menjadi pegangan kita ya saudara semua ya selaku ASN dalam membangun kinerja di dunia saudara ya sesuai bidang masing-masing ya. Ee yang ini sangat dibutuhkan oleh seorang aparatur sipil negara ya. Karena apa? Bahwa ASN itu tidak cukup ya hanya cerdas secara intelektual ya. ASN harus memiliki keberanian menghadapi perubahan ya, integritas dalam setiap keputusan ya, kemampuan berkolaborasi ya, dan semangat

30:01 melawan masyarakat dengan ee melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Ini yang terpenting bagi tugas AN dan bagi ASN yang berasal di Madura atau yang ada di Madura, saya kira kita sudah punya dua kekuatan besar dari nilai-nilai filosofi, nilai-nilai budaya, nilai-nilai karakter masyarakat Madura yang sudah saya kira itu ke mana pun kita pergi sangat kental ya. Saya alhamdulillah sudah keliling ke beberapa negara, sudah keliling ke beberapa daerah di Indonesia dan di sana pun saya selalu ketemu orang Madura dan begitu ketika ketemu ada orang Madura, kita disambut pergi ke Belanda ada seorang pengusaha ya berasal dari Madura ya. Begitu kita Ibu di mana, Mbak? Di mana?

30:47 Oh, di bandara. Oh, sudah kita siapkan dijemput langsung dikasih makan yang enak-enak. Makanan Madura ada sate Madura di Belanda ya. pergi ke Paris juga begitu. Alhamdulillah ya. Artinya apa ya? Inilah kekompakan, kebersamaan ya ee bagi orang Madura ya. Bapak, Ibu sekalian, hadirin sekalian ya, bahwa kalau kita bicara globalisasi ini bukan berarti kita meninggalkan identitas lokal ya. Justru identitas lokal ini adalah fondasi untuk membangun daya saing di dunia global ya. ini saya kira ya. Dan yang ingin saya sampaikan begini ya, bahwa Madura ini memiliki potensi yang

31:32 luar biasa ya. Kita memiliki ee panorama misal nah ini ya. Madura adalah tanah yang kaya ya kaya akan sumber daya alam ya, tradisi, budaya, karakter, dan sumber daya manusia yang unggul. Dan yang terpenting ini yang menjadi kunci kita semua adalah bahwa orang Madura adalah sangat religius ya ini ya. Jadi kalau ditanya agamanya itu bukan hanya di orang Madura itu rasanya 99,999% adalah muslim ya ini ya kalau saya katakan ya kecuali mungkin kemudian karena dia sudah keluar dari Madura ya ini ya. Nah, ketika kita ya melihat bagaimana panorama wisata bahari yang

32:18 indah ya ya kita punya laut dan wisata bahari ini adalah sumber kekayaan, sumber kekuatan Madura dan ini harus mampu ya kita selaku pengelola wilayah ya mampu bagaimana mengembangkan potensi ini ya apalagi yang wisata alam. Wisata alam itu kekayaan alam yang tidak akan pernah ee sumber apa laut itu ada tidak akan habis ya. Artinya ketika itu diolah itu sesungguhnya ya ini akan mendatangkan sumber rezeki atau sumber penghasilan yang sangat besar kalau dikelola secara baik. Nah saya melihat di Madura ya terus terang aja ya ketika pergi ke daerah wisata wisata pantai itu pantainya masih kotor ya. Kemudian

33:04 ee tidak menimbulkan daya tarik karena kecuali karena kalau memang sudah gak ada lagi terpaksa datang tapi tidak kemudian menjadi tujuan wisata yang kemudian selalu diimpi-impikan. begitu datang ingin datang kembali ya karena di sana juga belum ya saya melihat misalkan di wisata laut ya itu bagaimana penjualan souvenirnya bagaimana kem itu harusnya kan di situ muncul UMKM-nya ya muncul ee penginapannya transportasinya seperti apa. Ini belum ya belum belum semaksimal itu ya. Bahkan di Sumenep itu kan ada potensi yang sebuah pulau apa tuh ya namanya yang oksigennya terbaik dunia ya itu diakui ya tetapi sarana untuk ke sana saya kira

33:51 safety-nya juga masih kurang bagus ya saya pernah ke pulau sebuah pulau bersama sebuah keluarga ee semua keluarga besar saya ya di situ pernah naik kapal itu nyeberang ke pulau apa namanya itu ya di Sumenep itu. itu juga tidak ada pelampung dan pada besar kami membayangkan kalau kami tenggelam kapal itu habis kami sekeluarga ya bukan hanya sekeluarga seluruh keluarga besar kami karena semua ada di situ. ini yang belum ada ini saya kira tugas para ASN yang ada di wilayah bagaimana kemudian ketika ingin mengembangkan potensi alam ya potensi wisata safety-nya itu sudah dijaga transportasinya kemudian ada yang menjemput ya ya kemudian apa ee penjualan ee UMKM-nya

34:39 souvenir kemudian belum dari makanannya dari situ aja ketika kita menjual alam itu sudah akan banyak potensi ekonomi yang akan tembus di di wilayah itu ya sehingga kita ya akan mengurangi kawan-kawan kita atau saudara-saudara kita yang hijrah ya ke Jawa misalkan hanya menjadi tukang becak ya misalkan hanya menjadi jual buah ya atau misalkan hanya menjadi jual sate. Tapi ketika dia sudah mampu wilayah ini kita kembangkan ya maka dia tidak akan pergi ke mana-mana ya. Saya beberapa setahun lalu pergi ke Labuhan Baju ya. Di situ ketemu mahasiswa sama dengan orang eh karakternya hampir sama dengan ee apa orang-orang Madura. Begitu saya posting melihat di IG saya, oh Ibu sedangkan

35:25 langsung banyak yang ke hotel mahasiswa-mahasiswa kami dan kemudian apa yang saya kamu kenapa kok gak tinggal di Jawa? Tidak, Ibu. Di kami di sini kami sudah punya tempat untuk berkreasi dengan labuhan baju ini. Kami bisa jualan, kami bisa jadi ini, ini, dan sebagainya. Nah, ini saya kira yang juga perlu ditiru oleh ASN Madura bagaimana mengembangkan potensi wilayah ya yang dari bidang pariwisata atau budaya untuk terus berbenah ya. Saya kemarin baru ee apa dengan kementerian ya, dengan Pak Menteri ee dengan Presiden karena semua kementerian hadir. Di situ disampaikan kalau ada wilayah membutuhkan proposal ya untuk pengembangan wilayah, ayo kita kaji kalau hasilnya oke langsung akan didanai. Ini saya kira perlu ya perlu

36:13 Bapak Ibu ya bekerja sama dengan perguruan tinggi di sekitar ya. Ada UTM, ada Universitas Wiraraja dan banyak kampus saya kira sekarang di Madura ya. itu bagaimana mengembangkan potensi ini. Potensi wisata menurut saya potensi wisata Bahar ini sangat luar biasa di Bedura kalau itu dikembangkan ya. Belum lagi kita punya garam yang ee katanya kalau kami diskusid diskusi dengan ee Sekda Provinsi Jatim katakan bahwa garam Madura itu terbaik dunia kedua ya. Terbaik kedua di dunia. Ini juga potensi alam yang saya kira ayo kita dari kampus. Kemudian saya juga sedang berdiskusi dengan kawan-kawan setelah diketemu dengan Bu Gubernur kemudian dengan Presiden bahwa Unitomo juga ingin bagaimana menjadi ikut menjadi mama ee

37:02 naik kelas Madura maju, Madura unggul, Madura naik kelas. kami akan berkontribusi. Saya izin, Pak Ketua LPPM, nanti Pak Dr. Iskandar. Nanti saya akan berkolaborasi dengan UTM ya dengan Wiraraja dan kami kemarin sudah punya sempat diskusi kecil untuk kemudian ee selaku orang Madura ya walaupun saya ee ingin ikut berkontribusi bagaimana memajukan ekonomi masyarakat Madura ya agar yang hijrah keluar ini ya tidak hanya menjadi tukang ya tetapi memang ee menghasilkan membangun wilayahnya sendiri sehingga Madura ini betul-betul menjadi naik kelas ya. Kemudian berikutnya ya kita juga punya bidang seni dan budaya ya. Batik Madura itu sangat luar biasa ya ini ya batik Madura

37:49 ya digemari dunia ya saya kira banyak sudah melakukan penelitan untuk mengembangkan bahkan e Unitomo juga sudah kampus kami juga sudah banyak dengan Bangkalan Sampang kemarin juga begitu kemudian ke Pamekasan sudah melakukan kerja sama untuk meningkatkan potensi-potensi baik itu dari si penjualannya ya kemudian desainnya ya yang kemudian dan ee apa kebutuhan-kebutuhan masyarakat itu sudah kami bantu. Nah, tapi saya kira dan kami juga alhamdulillah dibantu oleh ee Pak Kades setempat ya yang kemudian banyak berkontribusi untuk kemudian memberikan masukan ya sehingga kami tinggal ee menyiapkan sarananya. Nah, yang kemudian kami besok melakukan program apa kemarin itu pembangunan ee PDB ya ee itu ya saya kira itu. Nah, saya kira ini ini saya

38:35 kira perlu dikembangkan karena apa? Ciri khas ya, batik Madura itu berbeda dengan batik lain. Apalagi kekuatan kainnya ya. Ya, ini saya kira yang terus bisa terus kita kembangkan ya. Yang kita ee dan ini sudah menginternasional kalau gak salah itu ee batik Madura Sulva ya Pak Ketua LPPM ya, Bu Mutmainah ya. itu sudah menginter sudah ke Paris dan sebagainya. Karena kami kebetulan memberikan dan kami sudah punya paten bersama surf untuk pemberian aroma terapi. Tapi alhamdulillah dari ee apa dari pemda Bangkalan juga kami bersinergi yang akhirnya dibantu dan ee sudah berjalan sudah hampir 7 tahun mungkin. Jadi kami terus dengan batik Sulva untuk melakukan modifikasi-modifikasi. Nah, saya kira ini bisa dilakukan untuk wilayah lain

39:21 ya. Nah, untuk bagaimana ee terus menonjolkan ya seni atau batik ini ya. Kemudian juga kerapan sapi. Saya kira ini adalah yang akan menonjolkan ee apa sebuah seni ee yang tidak dimiliki oleh wilayah. Kalau tanya kamu Madura oh punya kerapan sapi ini jangan sampai unah ya. Karena saya melihat sekarang sudah mulai sedikit ya orang mulai tertarik orang Madura kemudian kegiatan kerapan sapi. Tapi alhamdulillah saya melihat Pak mantan Pangdam LI Brawijaya ya Bapak Jenderal Ma'ruf itu sekarang dia sebagai ketua kerapan sapi Madura yang terus bagaimana ee menggelorakan ya beliau setiap ini selalu kirim sampai ke dunia internasional tentang kerapan sapi. Nah, kerapan sapi ini merupakan simbol ya

40:08 dari sebuah kerja keras ya, sportivitas ya, dan tentu kebanggaan yang dikenal oleh Mangga ee mancanegara ini ya. Kemudian ya yang tidak dimiliki lagi adalah ya ini ya artinya ciri khas Madura adalah pada karakteristik orang Madura yang sangat keras ya pekerja keras ya kemudian soliditas tinggi ya persaudaraan yang sangat kuat semua orang dianggap saudara sehingga kalau di di Surabaya itu ada istilah tretanik ya siapaun dia walaupun bukan orang Madura kalau sudah ketemu dengan orang Madura dianggap saudara. Ini adalah simbol budaya Madura. Setiap

40:54 orang dianggap saudara, tretan tibi ya atau saudara sendiri ya. Ini setiap oh ini tretani, ini tretani. Nah, kayak gitu ya. Ini artinya apa? bahwa orang Madura itu punya ee sebuah kekompakan, kebersamaan yang suka ee dalam kebersamaan ya ee tidak egois ya dan ingin maju bersama ya ini ya dan juga tentu yang saya katakan adalah bagaimana reidiusnya ya orang Madura ya yang saya dikatakan kalau dulu oh Madura ini serambi Makkah ada bilang serambi Madinah ya ini ya kan seperti itu ya cuma ini kemudian yang menurut saya nanti Nanti ini harusnya ketemu ya ee bupati empat bupati wilayah Madura ini ya. Suramadu itu dibangunkan dalam

41:41 rangka tujuannya untuk membangkutkan membangkitkan perekonomian orang Madura ya. Tetapi kan kenyataannya sekarang orang Madura belanjanya dengan Suramadu justru semakin banter uangnya masuk ke Surabaya. Ini yang menurut saya salah ya. Jadi yang yang menikmati ya ekonomi dengan pembangunan Suramadu itu bukan Madura ya tapi adalah Surabaya ya. Karena orang Madura saya pergi ke mana pun pergi ke galaksi, pergi ke mana, itu isinya orang Madura. Apalagi dekat ya dari galaksi terutama ya. Kalau dulu kan isinya Cina terus ya, Cina-Cina. Sekarang galaksi isinya orang Madura makan-makan di situ ya. Itu kan uangnya larinya ke Surabaya. Tetapi kemudian ya

42:26 ada memang sedikit hambatan budaya dalam pembangunan. Nah, ini yang saya kira perlu kita ee bagaimana kumpul dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, membangun Kota Madura tapi tanpa harus kemud ee ee tanpa harus meninggalkan budaya karakteristik keagamaannya. Ini saya kira sehingga potensi ekonomi terus maju, tetapi karakter budaya itu juga harus tetap jalan ya. Yang kemudian apa ya orang tidak perlu lagi belanja, harus datang ke Surabaya, cukup di Madura saja ya. ini semua kebutuhan di situ sudah ada. Bahkan orang dari luar Madura masuk ke Suramadu. Suramadu itu ditata rapi menjadi indah ya. Kemudian di situ sudah ada pusat perekonomian, pusat makanan,

43:12 semuanya ada di situ. Dan kalau masuk ke situ ciri khasnya sudah ada. Oh, kalau masuk KUA ada selawat, ada apa dan sebab itu sebetulnya sudah harus bisa diciptakan ya. Coba Bapak Ibu kalau misalkan saudara semua ya pergi dan saya kira sekarang para saya melihat di Metses itu orang-orang Madura setelah mulai meningkat. Nah ini ya ada ee kas ee persoalan ee rokok-rokok ilegal itu kan ekonomi masyarakat Madura ini terus tumbuh ya karena banyak rokok ilegal. Di sisi hukum bertentangan ya tetapi di sisi kenyataan masyarakat ekonominya tumbuh. mereka mainnya sudah ke luar negeri. Coba pergi ke Thailand ada laut seperti di daerah Surabaya itu menjadi objek wisata. Ada kapal besiar di situ, sudah ada orang jual souvenir, ada

43:58 disediakan makan semuanya include di situ. Itu kan menimbulkan potensi ekonomi. Nah, saya kira inilah yang saya kira mungkin di sini ada Ibu Dr. Motmaina, ada Ketua LPPM, Pak Dr. Iskandar. Ayo kita dari kampus juga ikut bersinergi membantu empat kabupaten ini untuk mewujudkan bagaimana ekonomi masyarakat menjadi maju ya. ini. Kemudian ee berikutnya adalah ya lanjut Mas coba apa itu? Nah, ini mari kita ya ee saya kira yang kita miliki adalah ya bahwa di Madura ini telah lahir tokoh-tokoh besar ya. Nah, nanti sebelum sampai ke sana ya ee kita membahas ee

44:45 sebagian ya dari ee tampilnya tokoh-tokoh besar dari sepanjang sejarah mulai pra kemerdekaan ya mulai dari itu ya sampai saat ini ya bahwa Madura ini selalu menonjol ya ini oleh karena itu menonjol dalam kebaikan tapi juga ada menonjol yang kurang baik ya. Nah, ini yang harus kita hindarkan. Baru mari kita selaku orang Madura, selaku ASN ya, mampu menghadirkan misalkan membangun narasarasi baru tentang Madura misalkan ya. Ee Madura itu ee sebagai tanahnya pejuang. Ini yang kita kembangkan ya, tanahnya para ulama ya, tanah para intelektual ya, tanah budaya ya, tanah yang selalu menginspirasi. Ini

45:32 yang saya kira perlu kita kembangkan untuk daerah Madura ke depan ya. Karena apa? Inilah tokoh-tokoh kita juga banyak di sini ya. Ee dari tokoh Madura ini yang sudah bukan hanya menasional tapi menginternasional ya bahkan menginspirasi dunia saya kira ya. Coba lanjut Mas ya. Nah ini ya. Saya ingin mencoba menggambarkan tokoh-tokoh inspiratif dari Madura ya. Dan ini bagi sebagian kecil karena saya tidak sempat mencari banyak. Mudah-mudahan nanti dari ee tokoh budayawan nanti bisa dimunculkan dari dr. Mutmainah maupun dari dr. Iskandar nanti ya. Coba Mas lanjut ya. Ini ya Muhammad Tabrani ya. Ini baru baru saja ee sekitar dua ee di

46:17 tahun 2024 kalau gak salah ya beliau mendapat ee tahun 2025 ya mendapat penghargaan sebagai pahlawan nasional. Saya juga baru tahu terus terang ya, karena ee waktu itu ada kepala ee Balai Bahasa ya di Surabaya itu menemui saya ya. Beliau Prof. Ini Pak Tabrani itu sudah bertahun-tahun kita ee sebagai tokoh yang kemudian bagaimana mengusulkan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatan bangsa. Tapi sampai saat ini sudah sekitar 10 10 tahun ini selalu gagal. Nah mumpung kemudian ee Bu Rektor adalah adiknya Menko Pol Huka, Prof. Mahfud. Kebetulan

47:03 Prof Mahfud sebagai salah satu tim panitia untuk apakah kemudian tidak berani mengusulkan ini? Mencoba mengkomunikasikan. Nah, memang akhirnya itu tersampaikan ke timnya Prof. Mahfud dan alhamdulillah ee kemudian itu dibahas dan memang akhirnya Pak Berani masuk ya. Oh, jadi usulan di awalnya di situ ya walaupun ee kemudian maksudnya kalau gak salah 2024 atau 2025 ya. Ee tapi ini adalah saya tahunya di situ. Oh ternyata Pak Tabrani ini pengusul bahasa Indonesia sebagai bahasa adalah orang Madura, orang Cung Cangcang yang kemarin kemudian begitu mendapat ee itu juga keluarganya gak ada yang hadir karena ee tapi akhirnya ketemu ya. Jadi semua ee mencari ya ini sebetulnya siapa keluarga Pak Tabr yang ternyata orang Pamekasan

47:49 ya. Ini ya ini adalah tokoh pergerakan kita. Artinya bagaimana orang dari wilayah Madura yang kecil ya mampu menembus bahwa bahasa Indonesia menjadi bahasa persatuan. Itu adalah dari ee Madura ya. menunjukkan bagaimana kekuatan integritasnya, kekuatan mentalnya, kekuatan bagaimana ingin Indonesia maju dan tentu tentunya adalah ke ee Madura ya. Kemudian Marsda TNI ya Abdul Halim Perdana Kusuma ya sudah menjadi sebagai pahlawan nasional yang menjadi bandara ya di Halim ya di Jakarta. ini juga orang Madura ya ini ya putra Sampang ini ya ini ya ini adalah kebanggaan-kebanggaan kita semua coba lanjut Mas lagi terus

48:37 ini ya nah kemudian di tokoh agama kita punya Syekh Nah Kholil siapa yang tidak tahu Syekh Hana Kholil ya semua tokoh NU dunia semua kenal ya sudah mengglobal ya KH Asad Syamsul Arifin ya dari Situbondo juga begitu ya yang modern Norhalis Majid ini adalah orang Sumedot ya berdarah Madura ya. Ini juga ya adalah tokoh-tokoh agama yang saya kira sudah bukan hanya ee di daerah tapi sudah menginternasional. Nah, ini menjadi kekuatan kita semua ya untuk para ASN untuk terus bagaimana kita tidak pandang, tidak mundur apalagi dalam kondisi seperti ini ya. Pada zaman dulu belum ada gadget, belum ada apa-apa mereka sudah menyebar ke seluruh dunia

49:22 ya untuk bagaimana ketokohan mereka ya. Lanjut, Mas. Ini ya. Ini Bapak Muhammad Nur ini, ya. Ini adalah gubernur seumur hidup ini di Jawa Timur, ya. I kan begitu. Siapa gubernur Jawa Timur? Pak Muhammad Nur ya. Loh, Bu Hofifah apa? Oh, itu hanya yang menggantikan sementara ya. Ini istilahnya begitu. Karena apa? Bagaimana karakter kepemimpinan Pak Muhammad Nur? ya, mana yang dia selalu menyatakan masyarakat Madura itu tidak boleh menjadi penonton di tanahnya sendiri ya. Artinya apa? Bahwa dia ingin bahwa Madura itu harus maju ya dan dia mengide untuk jembatan Suramadu yang menjadi simbol kemajuan. dan juga ya

50:09 yang saya tahu bahwa Pak Muhammad Nur ini ya selaku aparatur sebagai gubernur ya beliau itu punya istilah ya ee dia menggunakan bahasa Jawa ya ee istilahnya sebentar ya harus gemuyu. Nah ini sebentar ya. Ya, ini murid-murid Pak Muhammadir itu bahwa tugas pemimpin itu bekerja agar wong cilik iso gemuyu. Ya, artinya apa? Kalau menurut orang ee orang Madura ini kan bahwa tugas pemimpin itu ya harus bisa ee bekerja ya agar orang atau rakyat ini yang maksudnya itu rakyat itu bisa sejahtera ya. Karena orang Gemuyu

50:55 itu kan berarti dia sejahtera ya. sejahtera. Sehingga apa yang dilakukan oleh Pak Muhammad Nur ya beliau itu jarang rapat di kantor. Jadi kalau mau cari Pak Muhammad Nur jangan di kantor gubernur. Dia datang ke daerah-daerah keliling ke seluruh Jawa Timur dalam setiap 25 hari nanti hari ke sekian dia baru masuk kemudian dia kumpulkan set itu membuat kebijakan rumusan sehingga itulah dia tahu persis beliau tahu persis tentang kondisi di lapangan seperti apa. Nah, ini saya kira contoh kepemimpinan yang dilakukan oleh Pak Muhammad Nur ya. Bagaimana beliau itu memberikan atau langsung turun ke lapangan, tidak duduk di belakang meja ya atau di kursi gubernur dalam memimpin rapat ya. Tetapi dia langsung tahu

51:42 masalah yang ada langsung di atasi di situ dia bawa aparat-aparatnya e ya untuk kemudian mendampingi. Ayo ini selesaikan, selesaikan di tempat, selesaikan di tempat. ini yang dilakukan oleh Pak Muhammad Nur dan mudah-mudahan ini menjadi contoh kemudian menjadi penyemangat bagi kita semua yang ASN khususnya yang orang Madura untuk bagaimana meniru beliau ya. Kemudian kemudian Prof. Mahfud, MD. Ya, ini ya. Beliau juga sangat dikenal ya ee beliau adalah pejabat yang ada di tiga ee apa fungsi negara ya di legislatif. Pernah menjadi anggota DPR di Komisi 3 ya. Kemudian di Banggar juga ya ee ee mohon maaf bukan Banggar ee badan legislasi ya, balek ya. Kemudian setelah itu

52:28 beliau menjadi pernah menjadi Menteri Pertahanan ya di kementerian di pemerintahan kemudian pernah menjadi Menkopol Hukam ya dan terakhirnya adalah ee kemudian pernah menjadi ketua MK ya ini ya ini ini ya dan sempat menjadi Capres dari Madura ya di Indonesia. Nah, yang ingin saya bahas begini. Karakter orang Madura ini salah satu saya kira yang menurut saya ini hampir ada pada kawan-kawan ya mestinya ya, bahwa ketika beliau menjadi ee ketua MK misalkan ya, maka Prof. Mahfud ini menjadi seorang ee seorang pembangun MK yang modern. Karena begitu MK dipegang Prof. Mahfud itu MK menjadi terkenal ke dunia dan bisa membawa ketika Permfud masuk di tahun 2028,

53:14 tahun 2009, 2010 MK itu menjadi MK terbesar 10 masuk 10 besar dunia ya ini ya. Dan banyak putusan-putusannya yang progresif ya yang menembus ee yang selama ini ee terlalu kaku dengan peraturan dia tembus sepanjang dia lebih pada keadilan substatif ya, tidak pada keadilan normatif ya. Karena apa? keadilan normatif orang itu bisa tidak dihukum bisa bisa tidak diberikan tindakan tapi kalau begitu substatif apa keadilan masyarakat itu yang dia lakukan sehingga MK menjadi sangat terkenal dan kemudian setiap tahun mendapatkan penghargaan ya dari dunia ya ini ya kemudian ketika menjadi MenkoL Hukam misalkan ya kasus Sambo bisa terungkap ya dan banyak sekali ee

54:01 letupan-letupan hukum yang dia sampaikan ya sebagai pejabat pemerintah ya yang kemudian bisa menjelaskan apa yang menjadi problem negara itu ya kasus PLBI dan sebagainya yang selama ini tidak tuntas dia selesaikan pada saat itu. Inilah karakter orang Madura ya. Ini jadi saya kataan inilah hebatnya Madura yang sebenarnya punya karakter, kekonsistenan, punya integritas ya, punya kemudian kemauan besar ya seperti Abental ombak itu ya. Lawan pun seperti apan pun dia lakukan. Yang penting bagaimana pulang untuk Indonesia, untuk Madura saya kira menjadi negara yang kemudian tentu tujuannya ingin kita menjadi baldatun thyibatun marabbun gfur ya. Kemudian ini juga tokoh-tokoh ada Ibu Arifatul Khairi Fauzi adalah

54:47 perempuan dari Madura juga sebagai Menteri Pberdayaan Perempuan ya. Lanjut, Mas. Ini ini. Kemudian ini juga ya ada AD Supand Laksemana. Kemudian ada Legen ini di bidang tentara. Kemudian ada juga Pak Raden Har yang sangat terkenal Pak Hartono ini ya sampai sekarang di M Orde Baru itu ya yang saya kira ini juga adalah juga orang-orang dari Madura yang saya kira menembus ke tingkat nasional ya ee bahkan di menjadi juru bicara di tingkat internasional ini global ya kita ya. Terus berikutnya ya ini ya. Nah, ini tokoh budayawan ini yang sampai saat ini saya masih ee ini seorang kiai ya Sawawi Imron. Saya kira

55:33 orang Madura semua kenal bagaimana syairnya sangat luar biasa dan sangat menyentuh hati ya. Sangat apa ya ee refleks dengan kondisi budaya Madura seperti kehidupan kita. Nah, ini juga ada Pak Abdul Hadi WM ya. Ini adalah budaya budayawan, filosofi madura, seorang kiai, kemudian juga seorang ee apa? filosuf ya, seorang sastrawan dan juga sekaligus budayawan. Ini yang kita miliki. Ini adalah aset-aset nasional yang sampai sekarang Pak Sawawi ini kalau lagi ke istana kirim. Ini aku dapat penghargaan dari istana, Mbak ini kirim lagi kemarin di Malaysia kapan ke? Beliau sudah usia 80 lebih tapi masih diundang ke tingkat internasional untuk membacakan puisi-puisi ya yang sangat terkenal menjadi apa? Terutama adalah

56:19 jelurit emasnya ya. ini ya. Berikutnya nih ya. Nah, ini ya hakim agung ya sekarang ini adalah ketua hakim agung misalkan ini orang Pak Sumenep ya, Bapak Profor Haji Sunarto ya. Kemudian yang hakim agung yang sangat ditakuti ya oleh koruptor ya oleh pelaku narkoba ya ini juga adalah dari Madura ya. Ee walaupun beliau besar diubondo tapi orang tuanya kakek neneknya adalah dari Madura. Beliau kebetulan adalah dosen saya ya di UII ya dan mentor kami ya dan integritasnya sangat luar biasa dan ini adalah dibilang algojo para koruptor. Jadi gak ada koruptor yang kemudian bebas kalau di beliau semuanya akan

57:05 menjadi kalau gak hukuman mati hukumannya berat. Nah ini ya tapi beliau sudah almarhum dan kemudian ada Pak Ahmad Kamil ini juga adalah hakim agung yang kita miliki. Artinya apa? Saya hanya ingin menunjukkan bagaimana ya potensi-potensi atau orang-orang Madura itu sebetulnya punya kekuatan otak, kecerdasan yang luar biasa. Ya. Ya, sesungguhnya hanya tinggal pada kesempatan saja ya. ketika beliau punya kesempatan ya menggunakan daya juangnya kemudian dengan kemampuan otaknya, kemampuan strateginya, ketangguhan fisiknya, ketangguhan ee kemauannya, insyaallah mereka akan menjadi orang-orang yang kemudian menjadi dikenal bukan hanya di daerah tetapi dikenal di dunia ya. Oke.

57:51 Saya kira ini juga adalah bagian tugas dari kita sebagai ASN untuk bagaimana kita kemudian ikut berkompetisi seperti itu ya. tidak bekerja apa adanya, tapi selalu melahirkan ide-ide kreatif, selalu melahirkan ee mencoba selalu berkompetensi ya, berkompetisi dengan ee yang lain untuk kemudian memajukan bidang-bidang kinerja kita. Coba lanjut nih ya. Ini kalau yang atlet-atlet anak muda ini saya kira juga sudah saya mencari walaupun ini nanti insyaallah dari yang lain akan lebih dilengkapi. Bahkan kita pernah ada juara Olimpiade matematika atau apa ya itu dari Pamekasan juga anak muda itu gak tahu tapi sekarang di mana. Artinya kita punya anak-anak hebat ya. Terus berikutnya langsung nah ini ya ini ya. Jadi saya kira begini

58:38 ya, Madura itu ya yang saya lihat itu ya saya ini kan orang Madura atau persis pembantu saya semuanya orang Madura saya selamat semuanya ya tukang-tukang dari Madura itu kalau saya perhatikan mereka tuh pintar ya bahkan ada ponaan pembantu saya itu diterima di UGM di teknik mesin tanpa tes ya artinya banyak ya dan bahkan ada anak yang pintar ya tetapi tidak mampu kuliah mereka juara satu di SMP-nya, di SMA juga begitu karena kondisi ekonomi. Ini yang saya kira peran dari pemerintah ya, bagaimana mengakomodasi mereka. Karena saya juga punya teman dulu ya, pintar anaknya ya, tapi sekarang jadi satpam ya. Kemudian temannya adik-adik

59:24 saya juga begitu karena memang pada negara belum menyentuh secara langsung. Kalau sekarang kan pemerintah sudah memberikan berbagai macam program, maka tolong para ASN ini dekati mereka yang tidak mampu agar mereka mamp sekarang ada program ee Indonesia pintar ya, kampus-kampus sudah membuka KIP. Saya kira di UTM juga banyak itu. Un Tomo juga memberikan kontribusi dari Madura. Saya selalu memperhatikan, oh ini orang Madura, maka saya ambil duluan. Kalau ada permohonan yang dari Madura tidak ada yang tidak saya loloskan karena saya punya tanggung jawab moral sebagai orang Madura ya untuk membangun, meningkatkan ee pendidikan anak-anak Madura yang ingin kuliah ke Surabaya kemudian masuk ke Nitomo. Maka saya banyak memberikan beasiswa ya, beasiswa tahfid, beasiswa

1:00:10 pondok pesantren, beasiswa anak yatim itu untuk pokoknya semua yang dermadura masuk semuanya ya. ini ya. Artinya apa? Inilah kontribusi nyata bahwa kita ingin memberikan tidak harus tinggal di Madura, tapi memberikan sesuatu ke Madura. Dan insyaallah kami kemarin ee setelah pulang dari Jakarta sudah merumuskan akan mencoba bagaimana di Madura itu nanti akan suas sembada ikan ya. ee termasuk salah satunya apa kemarin dari teknologi pangan juga kami juga sudah merumuskan dan kami sedang mungkin nanti saya akan menghuni menghubungi Pak Pak Ketua LPPM UTM ya Pak Dr. Iskandar nanti ya kami akan kolaborasi karena gak mungkin kita kerjakan sendiri dan saya juga akan ee kolaborasi dengan Wiraraja daerah Sumenep nanti. Sampang juga ada. Nanti saya kira ayo kita berkolaborasi

1:00:56 bagaimana kita sebagai orang Madura ini bisa menciptakan ketahanan pangan ataupun katakan ee apa yang ada di MAD sehingga mereka tidak keluar, mereka sibuk bekerja di dalam. Ya. Ya. Sehingga tujuan Bu Gubenar untuk menjadi mama naik kelas itu ya itu terwujud. Ini tugas kita semua sebagai orang perguruan tinggi saya kira ya. Nah, oleh karena itu saya kira lanjut Mas. Ini ini sudah sebelah ya ini ya ini saya kira ya bahwa yang perlu dimiliki karakter oleh ASN orang Madura yang dibutuhkan adalah bahwa keberanian menghadapi perubahan ini wajib saya kira ya siap adaptif dalam menghadapi dinamika kebijakan teknologi dan tuntutan pelajaran publik ini wajib kita

1:01:41 lakukan ya kemudian kemampuan berkolaborasi ini penting ya maka harus membangun sinergi dengan berbagai pihak ya harus selalu muncul ide. Karena saya yakin orang Madura tuh pintar-pintar otaknya itu ya. Cuman asalkan dia punya kesempatan ya kecerdasannya. Coba kemudian kalau orang Madura kan setelah menjadi guyonan itu ya kok ada aja jawabannya orang karena memang orang Madura tuh punya kecerdasan, punya kecerdikan ya kemudian punya kelucuan ya itu kan sering menjadi anekdot orang Madura ya. Oh, kalau naik naik apa? Naik becak ada tanda palang satu gini orang Madura tembus saja. Loh, Bu, itu kan loh, kenapa, Pak? Itu kan gak loh itu kan gambar. Ini kan becak beneran. Nah, benar juga. Iya kan? Itu kan hanya

1:02:27 gambar Bu yang gak boleh ya gak boleh masuk ya. Daver bonden itu. Itu kan hanya gambar. Ini kan becak benar ya tetap masuk ya kan. Ini salah satu ya. Dan itu banyak sekali anekdot tentang Madura. Saya kira itulah kecerdasan orang Madura ya. Bukan nakal tapi ke loh itu kan hanya gambar ya ini ya ini ya. Kemudan banyak sekali banyak sekali dan itu sampai habibi pun tak kalah dengan orang sehebat Habibi ya ketika anekdot itu muncul ya ini ya ini lelucon-leluconnya orang Madura ya. Kemudian saya kira ee pemerlu membangun integritas dalam setiap kegiatan dalam rangka menjunjung kejujuran, akuntabilitas dalam setiap tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan juga semangat melayani ee

1:03:13 dengan tulus. Ya, ini saya kira sangat ee dengan rampak naung itu saya kira insyaallah akan memberikan pelayanan terbaik untuk ee masyarakat untuk ee selaku ASN ya untuk memberikan ee kepada ee masyarakat yang ada dalam pelayanannya ya. Ini berikutnya masih ada Mas ya. Ini ya ini berikutnya ya. ini masih jingan memberikan pelayaran publik profesional, memberikan layanan prima, cepat, tepat, dan berpihak kepada kebutan masyarakat. Saya kira ini ya. Kemudian perekat persatuan, menjaga harmoni sosial dan kerukunan antar warga sebagai wujud nilai gotongroyong, motor, inovasi. Nah,

1:03:58 ini ya saya yakin orang coba ya ee beberapa waktu yang lalu Bu Gubernur ee bagaimana menampilkan ee anak-anak di Bangkalan yang hanya pakai sarung itu mampu menerbangkan pesawat meniru ke pesawat Garuda. Saya kira ini semua lihat ya itu kalau gak salah di Bangkalan itu ya Bu dr. Mutmainah ya. Nah itu diaperai bagaimana mereka hanya dengan alat itu bisa menerbangkan pesawat-pesawatan itu kan luar biasa ini loh inovasi ya. Kemudian mereka bisa menciptakan bensin. Nah, ini ya coba ini adalah bagaimana orang Madura tuh punya kekuatan, punya inovasi ya yang dia tinggal perlu bagaimana didorong oleh pemerintah setempat kemudian dengan perguruan setinggi setempat anak-anak yang semacam itu kita

1:04:44 beri wadah ya untuk melahirkan inovasi-inovasi. Hebat loh mereka ya. Jadi saya hebat juga anak-anak ini ya. Jadi mereka pakai sarung ya di sawah itu menerbangkan pesawat buatan mereka. Cuman saya sudah gak sempat nyari itu. Betapa hebatnya mereka ya. Kemudian punya teladan integritas. Saya kira kita semua adalah muridnya Kiai Sayina Kholil ya, muridnya para guru-guru teladan kita, para pahlawan-pahlawan ya, yang sudah memberikan contoh integritas ke kita. Kita ayo ikuti sebagai wujud. Itulah orang Madura. Saya kira itu ya. Lanjut. Lanjut nih. Maka melalui ee kampus ini, mari kita

1:05:29 bersama melahirkan gagasan-gagasan inovatif ya. Membangun kolaborasi antar lembaga, memperkuat kompetisi ASN dan menyiapkan ASN yang mampu memimpin bukan sekedar mengikuti ee tetapi dia mampu melakukan perubahan ya. sehingga ee dengan ee filosofi ya abental omba asapo angin itu kita mampu melakukan perubahan-perubahan diri, inovasi ya dengan tantangan apapun dan juga ada dengan rampak naung ya beringin korong ini juga menunjukkan kolaborasi yang kuat karena kita tidak bisa membangun wilayah itu atau tempat kerja kita itu hanya dengan kekuatan diri sendiri. Saya kira itu ee dari saya. Nanti kalaupun ada tanya jawab atau mungkin gak tahu

1:06:14 ini waktunya sudah lebih apa gak ini ya ee kita bisa berdiskusi. Nah, berikutnya apa Mas? Sudah. Oke. Saya kira dari Madura untuk Indonesia ya. Mari dari pengadilan SN kita wujudkan Indonesia yang maju, berdaya, saing dan bermartabat. Ya, terima kasih Prof. Siti Marwiyah. Ternyata dari paparan yang telah disampaikan oleh Prof. Siti Marwia, saya semakin tercerahkan bahwasanya Madura ini sebenarnya punya banyak sekali potensi. Tadi sudah disebutkan potensinya mulai dari laut, wisata bahari, ada juga Pulau Gili Iang yang memiliki oksigen terbaik kedua di dunia, garam, seni budaya, karakter, dan juga religialitas gitu ya. Pertanyaan saya Prof eh Siti Maru ya sebelum kita

1:07:01 persilakan kepada Sobat ASN yang ingin bertanya di kesempatan kali ini. Tadi kan salah satu PR yang menjadi ee inti utama untuk jangka pendek kita adalah bagaimana cara kita bisa mengembangkan infrastruktur dan juga membangun ekosistem yang ada di Madura ini supaya perekonomiannya semakin meningkat. Nah, ini kan pasti juga memperlukan sinergi dari masyarakat lokal Madura itu sendiri. Sebenarnya bagaimana sih Bu Siti Marwiyah cara kita bisa menggerakkan masyarakat lokal ketika sebenarnya budaya migrasi keluar daerah Madura ini masih ada karena dipandang potensi di luar Madura ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan tanah kelahiran mereka sendiri. Apa yang perlu kita ee lakukan untuk mengatasi isu ini, Prof. Siti Marwia. Baik, terima kasih Mas Alif ya. Jadi ee ini nanti mungkin saya bisa dibantu Bu

1:07:48 Dr. Mutmaidah selaku budayawan lokal ya. Ee karena ini ya ee menurut saya begini, bagaimana untuk kemudian ya membangun potensi daerah ini yang potensinya yang sangat luar biasa. Sekali lagi adalah kita ini adalah tadi rampak naung ya dan yang punya tokoh, punya peran penting di situ adalah para ulama. Maka tidak ada lain bagaimana misalkan kampus yang punya ya ayo kita san ke para ulama kami ingin membangun. Kemudian kita jelaskan ada proposal yang bisa membangun bahwa ini tujuannya untuk membangun daerah. Karena apa yang saya lihat, nah ini ya di Madura ini ketokohan ulama itu kadang-kadang karena beberapa kali misalkan di Pamekasan mau bangun apa gak jadi mau bangun ee apa itu ee di pinggir jalan kemarin itu ada ee rumah makan

1:08:35 yang kemudian ada ee musiknya itu juga gak jadi tinggal peresmian. Nah, ini tinggal ini saya kira yang masih ada salah satu ee hambatan yang bupati belum tembus tapi saya kira ini perlu dari perguruan tinggi bersama saya pikir di sini ada dari UTM ya ee juga yang lain. Ayo kita mungkin ee karena ini tanggung jawab moral kita untuk membantu para bupati ini. karena ee saya kira kalau kemudian ini kita gerakkan ya untuk bagaimana ee pengembangan wilayah, potensi menjadi wisata itu saya kira juga tidak sekedar ide kreatif dari kita atau tapi bukan hanya dari bupati tapi juga ada ketokohan ulama yang saya kira ini sangat pengaruh penting wilayah sekitar itu Mas Alif ya

1:09:20 Prof. Siti Maruya ee pada intinya adalah bagaimana cara kita mengoptimalisasi peran dari tokoh masyarakat. Salah satunya adalah ulama atau blatter yang memang dihormati di masyarakat sana ya untuk menggerakkan masyarakat menuju sinergi yang luar biasa seperti yang Prof. Siti Marwias sebutkan. Terima kasih Prof. Siti untuk jawabannya. Kali ini kita izin undang untuk sobat SN yang tengah bergabung bersama dengan kami untuk mengajukan pertanyaan. Di sini sudah hadir bersama dengan kami Pak Kasiadi dari SMAN 1 Ngoro Mojokerto Jawa Timur. Selamat pagi Pak Kas. Oke. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Apakah suara saya terdengar? Terdengar dengan jelas, Pak. Silakan disampaikan pertanyaannya. Iya. Alhamdulillah. Prof. Dr. Haj. Siti Maruah, S. MA. Alhamdulillah luar biasa tadi materi yang disajikan ee

1:10:05 yang pertama yaitu berupa kekuatan budaya dari Madura. Yang kedua filosofi kebersamaan sehingga set tong darah. Yang ketiga tokoh-tokoh Madura. Yang pertama yang saya tanyakan, Bu, bagaimana Prof. strategi konkrit dalam mengigasikan nilai filosofi Madura, abant ombak asopo angin dalam indikator kerja sebagai ASN sehingga menjadi pendorong utama dalam mewujudkan ASN yang berkualitas dunia. Berkelas dunia. Yang kedua, Prof. dalam membentuk ASN berkelas dunia kira ditutur dengan ee adap terhadap starter global dan digitalisasi. Bagaimana kita menjaga keseimbangan agar proses modernisasi birokrasi tidak mengikis jati diri dan

1:10:53 kearifan lokal masyarakat Madura. Terima kasih, Prof. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Silakan, Prof. Ada dua pertanyaan. Yang pertama, strategi menerjemahkan filosofi kehidupan di indikator kinerja para SN dan juga bagaimana dengan perkembangan teknologi ini tidak mengikis value dari masyarakat Mandura. Silakan Prof. Siti. Baik, terima kasih Pak Kadi ya ee dari SMA ini Pak guru yang sangat luar biasa. Guru itu adalah pahlawan yang sangat mulia ya. Ini kita semua pintar nih karena guru dan terima kasih sudah hadir bersama ya. Pertanyaan yang sangat bagus ya, bagaimana langsung mengimplementasikan ya. Jadi dengan tekad saya kira ee memang kembali pada karakter kita kemudian ee bagaimana kita mengkonkretkan ya tentu kita tidak bisa

1:11:38 ya ee sendiri ya maka kita perlu tadi ada kolaborasi misalkan Pak Guru dengan SMA misalkan mewujudkan itu maka ini Pak Kasadi kepala sekolah atau guru atau apa ini Pak Kasiadi jabatannya sebagai guru ya. Sebagai guru ya. Oke ya. Nah, saya kira begini ya. Ee kalau abental ombak itu kan kita mampu menembus batas atau memiliki kekuatan, kita harus memiliki kecerdasan untuk selalu memberikan ide kepada kepala karena pengambil kebijakan itu tetap pimpinan ya, termasuk ASN yang lain ya. bagaimana kita mengkonkritkan kegiatan itu dalam rangka kita itu harus bisa

1:12:25 merumuskan. Jadi tidak hanya sekedar berpendapat ini kalau begini langkahnya seperti ini. Itu langsung-langsung ada langkah-langkah dientatif yang kemudian kita bisa memberikan gambaran kepada tim ya untuk bisa mewujudkan ya ee bagaimana agar ya ASN itu atau kemudian ee dalam mewujudkan bental ombak itu bisa terwujud ya. Karena sekali lagi ya, sekali lagi adalah kita mampu merumuskan ya dan kemudian bisa memberikan alternatif-alternatifnya, langkah-langkahnya seperti apa. Jadi bukan hanya sekedar tulisan ya atau hanya omong-omong tapi ini langkahnya seperti ini nampaknya dan kita harus terjun ke lapangan. Oleh karena itu, seperti apa yang saya katakan Pak Muhammad Nur itu selalu turun ke

1:13:10 lapangan. Ada masalah dia langsung selesaikan di tempat. Ada masalah kemudian kita kenali budayanya. Oh, masyarakat ini yang menjadi penghambat ini siapa? Maka kita datangi penghambatnya dengan cara tentu dengan cara ee adat yang masyarakat sekitar yang tentu setiap daerah kan berbeda ya. Nah, saya kira itu Pak salah satunya ya. Kemudian bagaimana menghadapi dunia global? saya kira dengan satu ya moral bangsa kita ini adalah moral yang sangat ee kita ya ee saya ee banyak berkenal dengan beberapa ee dikatakan ya ee pimpin apa orang-orang dari dunia luar ya sering ketemu dengan ketua-ketua MK dengan ini sebag sebagainya rektor itu mereka semuanya sangat sangat sangat ee

1:13:57 mengagumi ya orang Indonesia bahwa orang Indonesia ini orangnya ramah ya santun ya. Nah, dalam arti apa? Itu adalah serangka bahasa strategi kita dalam berkomunikasi. Nah, menghadapi dunia global seperti apa yang sudah tanpa batas, ya. Yang sudah tanpa batas ini juga menjadi sebuah tantangan terbesar. Maka ada penguatan karakter terhadap mulai dari anak-anak ya di sekolah misalkan ketika ada pembelajaran tanpa HP ya. Kemudian pembangunan karakter apa yang kemudian harus dilakukan dan itu juga dibantu oleh negara. Tentu. Makanya kemarin KOMD misalkan menghadapi situs-situs negatif untuk anak tuh sudah dibaca itu bagian dari karena kita kadang-kadang gak mampu hanya mengerjakan sendiri tapi harus ada

1:14:42 intervensi tapi ada juga yang bisa kita lakukan secara sendiri ya untuk bagaimana menjadi global. Saya kira ee dengan konsep abental ombek itu ya saya kira ee dunia global insyaallah ee asal ee tentu ini adalah mulai dari anak-anak pendidikan kita kemudian di lingkungan kita ya. dengan pembangunan karakter, kemudian nilai-nilai filosofi keagamaan yang kita anut ya saya kira akan sangat membantu bagaimana ee untuk tembus global itu ya dari sisi budaya, dari sisi moral kita insyaallah tidak akan terkikis jauh. Saya kira itu Pak Kasih Adi yaih Prof. Siti Mariwiyah untuk jawabannya. Pak Kasihadi mohon izin untuk berkenan kirim alamat domisili ke tim admin kami

1:15:27 untuk pengiriman merchandise dari BPSDM Jawa Timur. Salam sehat selalu, Pak Kasih. Prof. Siti Marwia, tidak terasa kita sudah berada di penghujung sesi pertama kali ini. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas insight yang telah diberikan. Semoga ini bisa menjadikan inspirasi bagi putra-putri daerah Madura. Salam sehat selalu, Prof. Siti Marwia. Kita bertemu lagi di program-program selanjutnya. Ya. Baik, Sobat ASN, kita masih punya dua narasumber yang tidak boleh untuk Anda lewatkan. Jangan ke mana-mana, tetap di webinar ASN Kampus satelit seri

1:16:34 Anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN Kampus Satel Ser 4 program kolaborasi antara BPSDM Provinsi Jawa Timur dengan Bakorwil 4 Pamekasan bertopik resiliensi Madura dari potensi lokal menuju kontribusi global. Di sesi narasumber kedua kali ini kita akan mendengarkan perspektif yang menarik dari Dr. Iskandar Zulkarnain STH, M.Si. Beliau selaku Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trunojoyo, Madura. Dan telah hadir bersama dengan kita semua di sini, Pak Iskandar Zulkarnain. Selamat pagi menuju siang, Pak Iskandar. Selamat pagi, Mas Lukman. Terima kasih, Pak Iskandar sudah berkenan untuk bergabung bersama dengan Sobat ASN di acara yang sangat menarik

1:17:19 kali ini. Tadi sudah disampaikan oleh Prof. Siti Marwia di awal terkait dengan potensi apa saja yang sudah dimiliki oleh Madura. Kali ini kita ingin mendengarkan perspektif lain terkait dengan apa saja inset yang telah Bapak dapatkan selama menjadi kepala lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang bisa kita jadikan sebagai inspirasi di acara kita kali ini. Kurang lebih nanti pemaparan materi selama 30 menit Bapak. Nanti kita akan lanjut ke sesi diskusi. Silakan Pak Iskandar Zulkanain I. Ee terima kasih ee Masman. Jadi ee pertama-tama ee saya ucapkan terima kasih ee kepada pimpinan ee BPSDM Jawa Timur, kemudian Kepala Pltbak Korwil Pamekasan, ee salam kenal Prof. Prof. Dr. Siti

1:18:07 Maruya eh dan ee Ibu Dr. Mutmainah. Ini ee teman ee apa? teman baik saya di Universitas Proya Madura ya. Ee untuk ee apa ee sesi kedua ini ee saya memberikan sebuah judul yang mungkin ee bisa jadi perdebatan ee bersama bagi kita bahwa ee selama ini peradaban Madura yang sudah luar biasa disampaikan oleh Prof. Dr. Siti Mar itu ee sebagai peradaban yang ya saya asumsikan ee terlupakan atau bahkan tertinggikan ee oleh ee beragam ee

1:18:54 kebijakan ataupun ee Madura ini sekarang lebih banyak dikenal dengan ee nilai-nilai ee stereotip ee nilai-nilai stigma, nilai-nilai valabelan yang begitu negatif, yang begitu luar biasa. ee melekat di ee orang-orang Madura ee hampir setiap hari ee kita ee tidak luput dari pemberitaan-pemberitaan negatif entah itu stereotip, entah itu stigma atau labeling yang begitu kuat terkait tentang Madura. Padahal ee tadi eh Prof. Dr. Siti Mar sudah menjelaskan banyak hal bagaimana peran positif ee apa nilai-nilai kultural Madura. ee

1:19:39 kemudian orang-orang Madura yang begitu luar biasa. Bahkan ee saya juga kebetulan ee apa 3 hari yang lalu ee mungkin ee kita enggak ketemu di forum yang sama Prof. Dr. S Maruya. Bahkan ee presiden kita ee Bapak Prabowo itu ee salah satu ee tokoh ee apa? tokoh ee yang mendasari pola kepemimpinan ee kepresidennya saat ini itu adalah orang Madura ee Bapak Nur. Ee dia memotret bahwa ee inilah orang yang saya kagumi ee sebagai tokoh panutan saya ketika ee saya memimpin bagaimana pola kepemimpinan itu yang tadi ee disampaikan ee oleh Prof. Dr. Mar.

1:20:25 Artinya ee nilai-nilai yang begitu luar biasa yang dikembangkan oleh orang Madura itu ee ternyata ee lebih kuat nilai-nilai negatifnya itu diperkuat

…

Share

Ringkasan Video YouTube