0:00 Di dalam haninya hutan, tersimpan kobaran api yang tak pernah padam. Keluar dari rekahan batuan sedimen, dinyalakan oleh gas alam yang mengalir dari perut bumi. Ia bukan sekedar peristiwa geologi, tapi juga ruang suci bagi ritual dan harapan. Wono Jolo Emas hitam permata yang tersimpan di dalam ibu bumi, Derum mesin dan pompa tua menari perlahan. Setiap tetes minyak adalah cerita. Dimana sejarah dan energi berdialog antara manusia dan alam. Antiklin kawengat. Inilah peta purba. Antiklin. Bukti nyata
0:51 bahwa kerak bumi pernah bergerak. Ditekan, diangkat, dibengkokkan. Terbentang terbuka dan bisa kita baca tanpa harus menggali. Atas Angin Samudera awan mengalir tenang dari puncaknya. Terbentang seperti laut yang digantikan langit, lapisan sedimen laut, abu vulkanik, dan batuan kurba berpadu membentuk negeri atas angin. Landscape begitu indah dari perjalanan bumi yang menyimpang sejarah. Antara bebatuan tebing sungai, air jernih berpadu dengan rembesan minyak bumi alami. Menuncul di selah bebatuan bantaran menjadi penanda fenomena langka
1:41 akan kekayaan geologi gedung lantung. di aliran Bengawan Solo, terhampar kebun belimbing yang berkilau bagai permata hijau, mekar bagai bintang emas di antara hijaunya daun. Disinilah setiap langkah bukan sekedar memetik dan menikmati manisnya buah, melainkan menyelami simfoni alam, pertanian, dan geologi. Wajah ekowisata berkelanjutan yang menghidupi ekonomi lokal dan menumbuhkan kesejahteraan
2:28 masyarakat sekitar. Hutan Jati Dandar, terbentang hijau. Pohon jati menjulang tinggi. Di bawah rindangnya, menyimpan air, menyaring udara, dan menjadi sumber kehidupan bagi ekosistem sekitar. Di sini kita belajar tentang alam, keanekaragaman hayati, dan pentingnya menjaga warisan alam untuk generasi mendata. Penangkaran Rusamalo Hanya tentang kekayaan alam, langkah lembut Rusa Timur menorekan cerita. Dengan tanduk yang anggun dan tatapan yang teduh, Rusa Timur hidup dan berkembang biak dalam penangkaran yang terjaga kelestariannya. Di sini manusia dan alam berpadu menjaga pusaka fauna Nusantara. Tempat
3:15 belajar, tempat berwisata, tempat harapan lestari. Samin Margo Mulyo. Warisan leluhur masih bernafas dalam keseharian. Disinilah masyarakat Samin hidup sederhana, memegang teguh ajaran kejujuran, kesetiaan, dan cinta pada alam. Bagaimana kearifan hidup? Potret harmoni budaya yang terus terjaga di tengah zaman.
4:02 Selain seni tradisi berpadu dengan semangat kebersamaan. Kampung Tenggul menyimpan cerita rakyat dan kesenian yang tukul dari akar budaya yang dalam, memberi warisan budaya yang hidup dan menghidupi masyarakatnya. Batik Makni Temayang Dari alam, budaya, hingga kehidupan sehari-hari tertuang dalam batik khas yang syarat akan makna. dan filosofi. Goresan canting di atas kain menjadi bahasa visual yang menuturkan identitas dan kebanggaan. Disibilah seni, tradisi, berpadu menjadi warisan abadi. Ledre padangan, aroma manis meregah, menggoda selera, dan membangkitkan kenangan. Dari dapur tradisional tercita gulungan tipis yang
4:49 renyah dan penuh cerita. Camilan ledre adalah jejak rasa. Setiap gigitan adalah perjalanan. Setiap rasa adalah warisan. Gerabah malu, dan ketika jejak budaya menuntun langkah, tibalah kita di kerajinan gerabah. Dari tanah liat yang sederhana, terlahir karya penuh jiwa yang memancarkan pesona pengrajinnya. Maka setiap bentuknya bukan sekedar wadah, melainkan kisah tentang ketekunan, kearifan, dan keindahan yang diwariskan turun temurut. Batokan dan tunggak jati, berakar dari tradisi, memberi arti bagi generasi.
5:38 Fosil gigi hiu, ketika kita menelusuri masa yang lebih dalam, batuan di Bojonegoro menyimpan jejak laut purba, menjadi saksi bisu bahwa tanah ini pernah berada di dasar samudera. Museum 13, sebuah tempat untuk belajar tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan bagaimana kita menjaga warisan bumi ini untuk masa depan. Geopark Bojonegoro adalah tempat belajar, bukan dari buku, tapi dari alam dan manusia. Tentang api yang tak padang, air yang mengukir batu, pohon yang tumbuh sabar, dan budaya
6:25 yang tak lekang waktu. Datanglah, jelajahi, rasakan, dan pulanglah dengan cerita. Cerita tentang bumi, tentang budaya, dan tentang kehidupan yang saling menjaga. Kayangan api di dalam heningnya hutan Tersimpan kobaran api yang tak pernah padam. Keluar dari rekahan batuan sedimen. Dinyalakan oleh gas alam yang mengalir dari perut bumi. Ia bukan sekedar peristiwa geologi. Tapi juga ruang suci bagi ritual dan harapan. Wono Jolo.
7:13 Emas hitam permata yang tersimpan di dalam ibu bumi. Deru mesin dan pompa tua menari perlahan. Setiap tetes minyak. Jantung Jawa Timur, sebuah energi baru berdenyut kencang. Energi yang lahir dari tanah yang subur, semangat yang tak pernah padam, dan visi untuk masa depan. Inilah Bojonegoro. Lebih dari sekedar lumbung energi negeri dan biologi. Kami adalah ekosentrum pertumbuhan. Pintu investasi terbuka lebar di Bojonegoro. Dengan kawasan industri yang strategis, infrastruktur yang terus berkembang, dan komitmen penuh pada kemudahan
8:04 perizinan, kami menciptakan ekosistem yang paling kondusif bagi bisnis Anda untuk tumbuh dan berjaya. Potensi kami tertuang dalam produk keunggulan yang menduninya. Rasakan legitnya agrowisata berlipih, kagumi keindahan abadi kerajinan kayu jati kualitas terbaik, dan corak khas batik Jonegoroan. Dari dulu hingga hilir, bagut Bojonegoro adalah jaminan kualitas. Jelajah hitosona Bojonegoro yang tak terlupangkan. Saksikan keajaiban kayangan api, warisan biologi dunia di biopark Bonocolo, dan
9:07 cerita setiap momen adalah kenangan kami mendukung pertumbuhan dari dalam melalui e-katalog lokal kami memastikan produk-produk berkualitas dari utara putri daerah dapat berkontribusi dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah transparan efisien dan memberdayakan ekonomi lokal Bojonegoro bukan lagi hanya sebuah nama di peta Kami adalah tujuan, kami adalah peluang, kami adalah energi pertumbuhan masa depan. Mari berkolaborasi, berinvestasi, dan bertumbuh bersama kami. Bojonegoro, the growth energy of East Java.
15:52 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, salam sejahtera untuk kita semua. Halo Sobat ASN di seluruh tanah air, selamat datang di webinar ASN seri 2 Kampus Satelit tahun 2026. Senang sekali hari ini, Senin 20 April 2026, saya Widya Septianingrum bisa menyapa Anda. Semoga Anda selalu sehat dan berbahagia dimanapun Anda berada. Kegiatan ini diseluruhkan oleh Corporate University Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur yang pada seri kedua ini bekerja sama dengan Badan Koordinasi Wilayah Pembangunan dan Pemerintahan Bakor Wil 2 Bojonegoro. Pada kesempatan kali ini webinar mengangkat tema sinergi kearifan lokal dan keragaman potensi daerah dalam mendorong kesejahteraan yang merata di
16:41 wilayah kerja Bakor Wil 2 Bojonegoro. Tema ini menjadi sangat relevan karena pembangunan wilayah kini tidak lagi cukup disusun dalam batas-batas administratif dan sektoral semata. Wilayah Kerja Bakul II Bojonegoro memiliki posisi strategis sebagai simpul penghubung kawasan utara, utamanya di bagian barat dan timur Pulau Jawa, dengan karakter wilayah yang sangat beragam, mulai dari kawasan agraris, pesisir, hingga industri. Keragaman tersebut menghadirkan kekuatan yang besar, potensi energi dan migas, kawasan industri dan pelabuhan, serta pertanian dan horticultura, hingga kekayaan budaya serta ekonomi kreatif. Namun di sisi lain, perbedaan karakteristik wilayah juga menghadirkan tantangan berupa kesejangan pembangunan
17:30 serta belum optimalnya nilai tambah ekonomi di sejumlah sektor. Sobat ASN, pada hari ini kita akan menyimpan paparan dari narasumber yang multisektor baik dari pemerintahan, akademisi, dan dunia usaha. Agar potensi lokal yang berbeda Ada benar-benar bertransformasi menjadi kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. Selengkapnya kita akan ikuti bersama dalam webinar ASN Kampus Satelit Seri 2 tahun 2026. Baik. Bapak Ibu peserta webinar seri 2 Kampus Satelit tahun 2026 bersama kita telah
18:15 berjumpa dengan Ibu Dr. Triwah Yuliswati MPD Selamat pagi Ibu Sebagai pembuka kegiatan pada hari ini marilah kita bersama-sama menyimak opening speech yang akan disampaikan oleh Kepala Bakaludu 2 Bojonegoro Ibu Dr. Triwah Yuliswati MPD kami persilahkan Ibu Terima kasih Mbak Widya, mohon izin untuk saya bisa share screen. Bisa dibantu dari situ ya Mbak Widko, nggak bisa ya dari sini. Iya. Iya. Saya mengikuti.
19:04 Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yang sangat saya hormati Bapak Dr. Ramlianto SPMP. Beliau selaku Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur. Juga para narasumber yang telah hadir dalam ruangan ASN Satelit Belajar pada pagi hari ini. Ada Ibu Kepala Bapeda Kabupaten Bojonegoro, Ibu Helmy Elizabeth SPMM. Selamat pagi Ibu. Juga Bapak Dr. Ahmad Taufik SHI MSI, beliau adalah dekan Visib Universitas Bojonegoro. Juga Bapak
19:51 Muhammad Kundori MSC, selaku direktur utama PT Asri Dharma Sejahtera BUMD Bojonegoro, Direktur Utama PT Asri Dharma Sejahtera, juga seluruh peserta yang hadir pada ruangan webinar ASN Kampus Satelit Wilayah Pakor Wil 2 Bojonegoro. Terima kasih atas kehadiran semuanya. Puji syukur, marilah kita panjatkan kehadiran Tuhan Yang Maha Esa Karena atas rahmat, karunia, dan hidayahnya, kita semua bisa hadir pada kegiatan webinar ASN Kampus Satelit Seri 2 tahun 2026, Pak Korwil II, Bojonegoro.
20:38 Tema yang sangat relevan pada pagi hari ini adalah sinergi kearifan lokal dan keragaman potensi daerah dalam mendorong kesejahteraan secara merata. Ini merupakan tema yang sangat menarik Bapak-Ibu, seperti tampak pada layar monitor Bapak-Ibu semuanya, bahwa Jawa Timur ini memiliki karakteristik yang sangat luar biasa, yang ini menjadi fondasi regional dalam pembangunan nasional. Tentunya ini merupakan suatu kekuatan dengan luas wilayah yang cukup besar 47.800 km persegi dengan didukung oleh jumlah sumber daya manusia yang juga luar biasa, 42
21:27 juta jiwa. Ini data yang sudah dirilis BPS tahun 2026. Jawa Timur ini memainkan peran yang sangat luar biasa dalam struktur pembangunan nasional, baik itu dari sisi konektivitas ketahanan pangannya industri maupun kontribusi kita semua terhadap produk domestik regional bruto atau PDRB. Bapak-Ibu yang saya hormati, seperti kita ketahui dalam RPJMN tahun 2025 sampai dengan 2029, untuk Jawa Timur ini disebut secara eksplisit sebagai salah satu wilayah utama. Jadi dalam penguatan simpul-simpul
22:16 konektivitas pertumbuhan dan pemerataan wilayah. Nah Bapak-Ibu yang saya hormati sesuai dengan arahan kebijakan wilayah Jawa Timur kewilayahan ini sangat luar biasa bahwa secara geografis Provinsi Jawa Timur ini memiliki posisi yang sangat strategis. kita sebagai penghubung utama kawasan barat dan timur Indonesia. Dan ini letaknya menjadikan sangat strategis, menjadikan simpul penting dalam sistem logistik nasional sekaligus distribusi sebagai gerbang distribusi tentunya menuju kawasan Indonesia Timur atau
23:02 kawasan timur Indonesia. Ini terangkum dalam tagline bahwa Jawa Timur adalah gerbang baru Nusantara. Ini tidak sekedar menjadi tagline Bapak Ibu karena dalam kerangka pembangunan nasional ataupun regional di wilayah Jawa Timur, ini dikembangkan melalui pendekatan pembentukan kawasan aglomerasi diantaranya adalah gerbang Kertasusila Plus yang terdiri dari wilayah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Sidoarjo Surabaya Lamongan Jombang Bojonegoro dan Tuban. Nah, kawasan ini merupakan tujuh wilayah kerja
23:50 Bakorwil 2, Bojonegoro sebagai wilayah yang masuk dalam kawasan aglomerasi tersebut. Nah, ini adalah sangat strategis tentunya untuk wilayah Bakorwil 2, Bojonegoro karena masuk ada 7 kabupaten kota yang masuk dalam aglomerasi tersebut. Nah ini sebagai kekuatan potensi kita bersinergi dengan seluruh kabupaten kota yang merupakan aglomerasi wilayah tersebut. Nah Bapak-Ibu yang saya hormati, kawasan ini mencakup hampir 22,7 persen luas wilayah di Jawa Timur. Seperti kita ketahui,
24:38 sedangkan penduduknya kita berada pada 33,8%. Jadi 30% ini kekuatan ada di wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro. Tentunya kita perlu mensinergikan, mengkonektivitaskan antar wilayah ini sehingga menjadi wilayah-wilayah yang luar biasa yang nanti ujungnya adalah mendorong percepatan Indonesia dan menjadikan Jawa Timur menjadi benar-benar real sebagai gerbang baru Nusantara. Bapak-Ibu yang saya hormati, wilayah kerja Bakor Wil 2 Bojonegoro ini, kalau boleh saya katakan,
25:26 memiliki posisi yang unik dan strategis karena berada pada kawasan dengan keragaman wilayah yang sangat tinggi. Mulai dari santri, matraman, pesisiran, kawasan industri berat, kawasan pertanian, dan lain-lain. Posisi lintas kawasan ini tentu saja menjadikan wilayah kerja Bakor Wil 2 Bojonegoro ini sebagai ruang integrasi pertumbuhan ekonomi antar kawasan yang sangat strategis di Jawa Timur. Bapak-Ibu hadirin yang saya banggakan, wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro ini meliputi delapan kabupaten kota,
26:14 diantaranya adalah Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Tuban, Kabupaten Lamongen, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten serta Kota Mojokerto. Bapak-Ibu yang saya hormati, masing-masing wilayah ini seperti tampak dalam layar Bapak-Ibu, karakteristik unggulan ini sangat melengkapi wilayah-wilayah ini, baik itu dari topografinya, baik dari iklimnya, maupun sumber alamnya. Ini memiliki keragaman yang Lumayan besar gitu. Dan ini menguntungkan di wilayah kerja kami karena antar wilayah ini
27:02 bisa terkonekti, bisa terkonekt dengan baik. Simpul-simpul konektivitas ini bisa kita rajut dengan baik sehingga antar wilayah ini bisa saling support dalam pembangunan kewilayahan kami. Kabupaten Bojonegara ini memiliki kekuatan utamanya pada sektor ekonomi sektor energi migas, Bapak-Ibu, sekaligus pertanian pangan. Sedangkan untuk Kabupaten Tuban dan Lamongen, seperti kita ketahui bersama, sebagai kawasan yang berkembang, pesisir strategis dengan potensi maritim yang luar biasa. Pertumbuhan serta industri semen dan
27:48 petrokimia, ini di Kabupaten Gresik, Ini juga menjadi salah satu koridor industri nasional dengan konektivitas ekspor-impor yang kuat. Sedangkan untuk Kabupaten Jombang, Bapak-Ibu ini memiliki peran strategis juga karena di sana sentra pertanian dan horticultura regional berhasil. Sedangkan untuk kabupaten dan kota Mojokerto, ini memiliki potensi berkembang sebagai kawasan industri, perdagangan, serta pusat budaya yang berbasis warisan sejarah Majapahit. Sedangkan untuk kabupaten Nganjuk, meski tidak masuk dalam kawasan gerbang kertasusila, namun kabupaten Nganjuk memiliki keunggulan, memiliki strategis karena dilewati
28:40 Jalan Tol Teran Jawa maksud saya Bapak-Ibu ini tentu menghubungkan logistik di Pulau Jawa. Selain itu Kabupaten Nganjuk juga merupakan sentra pertanian yang menjadi salah satu tulang punggung pangan nasional. Bapak-Ibu yang saya hormati apabila seluruh potensi yang saya sebutkan tadi dikembangkan secara terhubung melalui pendekatan-pendekatan yang berbasis konektivitas Tentu saja kawasan ini akan terbentuk ekosistem ekonomi regional yang saling menguatkan. Namun demikian kita juga menyadari keragaman karakter wilayah ini masih menghadirkan tantangan yang berupa kesenjangan pembangunan yang belum optimal dan nilai tambah
29:27 ekonomi pada sektor strategis. Oleh sebab itu Bapak-Ibu diperlukan sinergi yang mempertemukan kebijakan pemerintah riset akademik serta praktik lapangan agar potensi lokal ini tidak berhenti sebagai data statistik semata. Tetapi memang benar-benar bisa tertransformasikan menjadi kesejahteraan masyarakat di wilayah kerja Bakorwil II Bojonegoro. Hadirin yang saya hormati pada kesempatan yang sangat baik ini juga akan mendapatkan perspektif yang komprehensif tentunya dari para narasumber yang telah hadir tentang bagaimana keragaman potensi dan kearifan lokal yang tadi sempat sudah saya
30:15 sampaikan dirangkai menjadi sebuah kekuatan ekonomi yang lengkap untuk masyarakat Jawa Timur. Nah, materi ini tentu akan disampaikan oleh beliau, Ibu Elmi Elisabeth SPMM, selaku Kepala Bapada Kabupaten Bojonegoro. Harapan saya nanti akan memperkuat pemahaman kita semua akan pentingnya sinergi perencanaan pembangunan berbasis kearifan lokal dan potensi wilayah dalam mendorong kesejahteraan antarwilayah. Selanjutnya nanti akan disambung oleh Bapak Dr. Ahmad Taufik SHI MSI. Beliau adalah dekan fisik Unigoro. Nah, beliau akan memberikan perspektif akademik. mengenai bagaimana transformasi kearifan
31:03 lokal dan kearifan potensi daerah itu bisa dikembangkan dan harapannya akan menjadi berkelanjutan dan tentu saja berujung memberikan manfaat kepada Provinsi Jawa Timur. Bapak-Ibu yang saya hormati, terakhir nanti Bapak-Ibu akan ketemu dengan praktisi. Beliau adalah Bapak Muhammad Kodori MSC, Direktur utama PT. Asri Dharma Sejahtera, pada BUMD Bojonegoro, beliau adalah Direktur utama dari PT. Asri. Tentu saja beliau nanti akan memberikan penguatan dan dari perspektifan. dari perspektif praktisi, karena bagaimana pentingnya hilirisasi potensi
31:50 energi dan kearifan lokal, ini melalui kolaborasi multisektor guna meningkatkan nilai tambah ekonomi daerah. Ini sangat komprehensif, jadi teman-teman jangan pernah ditinggalkan layarnya begitu, untuk sementara kita bisa bertatap layar, mudah-mudahan di kemudian hari kita punya kesempatan untuk bertatap muka. Dari ketiga perspektif dari ketiga narasumber ini, akan menjadikan perancanaan pembangunan, penguatan inovasi berbasis akademik, serta hilirisasi melalui kolaborasi multisektor. Harapannya seperti itu. Nah, ini akan menjadi rangkaian yang saling
32:36 melengkapi dalam membangun ekosistem pembangunan wilayah tentunya yang terintegrasi dan berkelanjutan. Bapak-Ibu yang saya muliakan, melalui forum webinar ASN Kampus Satelit ini, saya berharap akan lahir gagasan-gagasan strategis yang dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri, dan tentunya mitra-mitra kita yang lain dalam mendorong pembangunan kawasan yang berpotensi lokal. Nah, peran koordinatif pemerintah provinsi melalui Bakor Wil ini menjadi sangat penting Bapak-Ibu semua yang saya banggakan dalam
33:22 memastikan bagaimana konektivitas antarwilayah ini memang berjalan secara efektif dan berkelanjutan. Sedangkan untuk Bakor Wil 2 Bojonegoro, Provinsi Jatim tentu kami akan menempatkan diri sebagai katalisator di dalam pembangunan di daerah, di wilayah kerja kami tentunya. Bakor Wilidua Bojonegoro kami akan berdiri menjembatani, menghubungkan, mengkonektivitaskan untuk mengurangi kesenjangan antar daerah di wilayah kerja kami tentunya. Sehingga seluruh Provinsi Jawa Timur akan tumbuh bersama secara setara. Bapak-Ibu yang saya hormati,
34:13 tidak menunggu lama lagi dengan penguatan kolaborasi dan lintas sektor, lintas wilayah. Kita optimis bahwa pembangunan itu tidak hanya menghasilkan pertumbuhan ekonomi semata, akan tetapi juga menghadirkan pemerataan kesejahteraan masyarakat secara lebih adil dan berkelanjutan. Akhirnya, izinkan saya mengucapkan selamat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan webinar ASN Kampus Satelit Seri 2 tahun 2026 ini. Semoga kita semua yang berada di dalam forum ini akan menjadikan ruang produktif untuk memperkuat sinergi kearifan lokal dan keragaman potensi daerah
35:00 tentunya dalam mewujudkan pembangunan kawasan yang semakin maju dan inklusif serta memiliki daya saing. Dari saya, itu Bapak-Ibu yang bisa saya sampaikan. Saya pun akan belajar banyak kepada tiga narasumber yang sudah hadir Terima kasih atas kehadiran Bapak-Ibu semuanya. Marilah kita bersama-sama bersinergi, menguatkan kita bergerak untuk bisa berdampak. Wa'ulohul mu'afiq ila'ah ma'amit orik. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih atas opening speech dan paparan yang telah disampaikan oleh Ibu
35:49 Liswati. Terima kasih Ibu. Baik Sobat ASN, kami juga mengingatkan kepada seluruh peserta untuk dapat melakukan presensi melalui website semestabang.com.id serta mengisi survei setelah kegiatan untuk menjadi syarat untuk mendapatkan e-sertifikat. Selain itu BPSDM Jatim juga telah menyiapkan door price menarik untuk Sobat ASN jadi pastikan untuk menyimak hingga akhir kegiatan pada hari ini serta apabila ada hal yang ingin dikonfirmasikan atau ditanyakan kepada narasumber bisa menggunakan fitur raise hand di Zoom maupun meninggalkan komentar melalui Zoom maupun YouTube BPSDM Jatim TV. Baik Sobat ASN sekalian
36:36 kita akan memasuki sesi pertama untuk narasumber dengan tema sinergi perencanaan pembangunan berbasis kearifan lokal dan potensi wilayah dalam mendorong kesejahteraan antar wilayah. Materi ini akan disampaikan oleh Ibu Helmi Elizabeth SPMM, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bojonegoro yang pada hari ini telah hadir bersama kita semua. Selamat pagi Ibu Helmy. Mohon maaf Ibu suaranya belum terdengar.
37:24 Ya, selamat pagi Mbak Widya Setuti. Selamat pagi Ibu Helmy. Ripon kabarnya hari ini? Semoga sehat. Sehat, luar biasa. Baik. Sobat ASN kita akan mengenakan paparan dari Ibu Helmy Elizabeth SPMM selaku kepala Bapeda Kabupaten Bujonegoro selama kurang lebih 30 menit yang akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada Ibu Helmy kami persilahkan Terima kasih Mbak Widya sambil menunggu untuk izin slide share yang terhormat Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Bapak Dr. Ramlianto SBMP, sebagai penyelenggara kegiatan
38:11 webinar ASN Kampus Satelit. Yang kami hormati, Kepala Bakor Wildua Bojonegoro, Ibu Dr. Triwahiuliswati MPD. Yang kami hormati, para narasumber yang hadir pada hari ini, Bapak Dr. Ahmad Taufik, SHI MSI, beliau adalah selaku dekan visib Universitas Bojonegoro. Yang kami hormati, Bapak Hundori MSC, beliau adalah selaku direktur utama PT Asri Dharma Sejahtera sebagai salah satu BUMD milik Pemkap Bojonegoro. Dan yang saya banggakan,
39:01 seluruh peserta webinar ASN Kampus Satelit seri 2 yang pada saat ini meliputi Bakor Wil 2 Bojonegoro. Bapak-Ibu sekalian yang saya hormati, saya banggakan sesuai dengan tema yang diberikan kepada kami dari Bapak Beda Bojonegoro yaitu perencanaan pembangunan berbasis kearifan lokal dan potensi wilayah dalam mendorong kesejahteraan antarwilayah. Bapak-Ibu sekalian, kita mengenal dulu Bojonegoro, kami sampaikan karakteristik Kabupaten Bojonegoro.
39:46 Luas wilayah 2.312,627 km persegi, terdiri dari 419 desa dan 11 kelurahan. Dengan jumlah penduduk 1.367.980 jiwa, di mana luas wilayah 2.312 km persegi tersebut, 40 persennya adalah merupakan kawasan hutan. Bojonegoro dikenal sebagai Lumbung Pangan Provinsi Jawa Timur dan Nasional karena Pemka Bojenegoro
40:33 pada tahun 2025 produksi pertanian dengan komoditas utama padi mencapai 879.685 ton Ini ada peningkatan yang luar biasa dari tahun 2024 pada angka 710 ribu ton, di mana produksi padi tahun 2025 sebesar 879 ribu ton tersebut mengantarkan Bojonegoro sebagai penghasil padi terbesar kedua setelah Kabupaten Lamongan. Yang selama ini, selama lima tahun berturut-turut sebelumnya Bojonegoro memiliki baru pada penghasil padi
41:21 terbesar ketiga sejawa timur setelah Lamongan dan Kabupaten Ngawi. Dan di 2025, karena sepanjang tahun 2025 kemarin kita mengalami musim kemarau basah, lanina, sehingga itu sangat mendukung perluasan areal tanam padi di Kabupaten Bojonegoro. Selanjutnya Kabupaten Bojonegoro, juga menghasil tembakau dan bawang merah. Jadi untuk sektor perkebunan komoditas utama kami adalah tembakau, di mana tembakau Bujonegoro juga dikenal dengan kualitasnya yang baik. Dan di sektor hortikultura, Kabupaten Bujonegoro terkenal juga sebagai penghasil bawang merah. Jadi tidak hanya Kabupaten Nganjuk saja sebagai penghasil
42:09 bawang merah terbesar di Jawa Timur, Bujonegoro pun juga penghasil bawang merah Bapak-Ibu. Di sektor pertenakan, populasi sapi, domba dan bahkan terkait dengan domba pada tahun 2024 ini pernah menduduki peringkat pertama se-Jawa Timur. Selanjutnya seperti kita ketahui juga bahwa Bojonegoro dianugerahi sumber daya alam berupa migas di mana kontribusi Bojonegoro itu hampir 25 persen dari cadangan minyak dan gas nasional. Jadi di sini ada blok cebu
42:57 yang merupakan penyumbang produksi migas nasional. Kalau kita lihat, pertumbuhan ekonomi yang kami sajikan pada slide, di mana pertumbuhan ekonomi Bojonegoro ini dipotret dari dua sisi Bapak-Ibu. Yang pertama adalah pertumbuhan ekonomi dengan migas, yang grafik warna biru, sedangkan yang satunya adalah pertumbuhan ekonomi tanpa migas atau non-migas. Untuk pertumbuhan ekonomi dengan migas, dari tahun 2023 turun di 2024 kemudian naik signifikan di 2025, di angka 5,32 persen. Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi non-migas, ini dari tahun ke
43:47 tahun kecenderungannya naik Bapak-Ibu. Jadi di tahun 2024, 5,15, di 2025, 6,12 persen. Kalau kita lihat kembali bahwa pertumbuhan ekonomi yang dengan migas ini kontributor terbesarnya adalah sektor pertanian setelah pertambangan. Karakteristik Bojonegoro ini kalau secara singkat kami gambarkan bahwa Bojonegoro ini dari sisi pertaniannya dan dari sisi migasnya, jadi Bojonegoro ini punya minyak dan punya menyok. Artinya minyak ada, Menyo ini untuk menggambarkan bahwa Bujonegoro itu adalah unggulannya
44:37 di sektor pertanian. Jadi Menyo ini bahasa Indonesianya adalah singkong. Lanjut, slide berikutnya. Tadi Ibu Kepala Bakorwil sudah menyampaikan bahwa Bujonegoro sebagai bagian dari Gerbang Kertos Susilo Plus, Ibu. Kepala Bakorwil tadi sudah menyampaikan seperti itu. Betul. Betul, ibu. Jadi Gerbang Kertosusilo plus itu plusnya adalah Bojonegoro, Tuban, dan Jombang. Tentu Provinsi Jawa Timur tidak akan meninggalkan semua kabupaten kota yang ada di wilayah Provinsi Jawa Timur karena
45:25 kita semua bergerak bersama-sama apabila pergerakan ekonomi di kabupaten kota itu berjalan termasuk di Bojonegoro tentu akan menjadi wajah pertumbuhan ekonomi secara agregat untuk Provinsi Jawa Timur. Pada saat Musrenbang untuk penyusunan rancangan RKPD tahun 2027 yang dihadiri langsung oleh Bapak Yasin selaku PLT Kepala Bapeda Provinsi Jawa Timur, beliau menyampaikan bahwa perspektif Provinsi Jawa Timur terhadap arah kebijakan kewilayahan Kabupaten Bojonegoro, karena Bojonegoro ini akan menjadi kawasan pusat pertumbuhan metropolitan di Jawa Timur, jadi salah satu
46:13 kawasan pusat pertumbuhan metropolitan di Jawa Timur dari sudut kepentingan pertumbuhan ekonominya, karena di Bojonegoro ini ada sektor-sektor pendukung diantaranya sektor industri yang pasti, kemudian Bojonegoro bersama dengan Tuban dan Jombang, ini akan menjadi kawasan hinterland untuk mendukung industri migas dan juga agro-minapolitan. Kemudian sektor pendukung lainnya adalah dukungan infrastruktur yang dan juga menjadi konektivitas regional, serta kemudahan alur logistik secara domestik
47:00 maupun nasional. Di mana Bapak-Ibu dalam kerangka pengembangan wilayah Jawa Timur, sebagaimana yang kami sampaikan perspektif Jawa Timur terhadap arah kebijakan kewilayahan Bojonegoro khususnya yang menjadi poin utama di Bojonegoro yang pertama adalah dengan adanya sektor migas, dengan adanya sumber daya alam migas di Bojonegoro maka sektor migas ini sebagai penggerak utama ekonomi Bojonegoro saat ini karena sektor migas ini memang ada sumber daya alam itu ada di Kabupaten Bojonegoro. Dan sektor migas ini sebagai penggerak utama
47:46 dengan dikombinasikan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah. Kemudian untuk sektor pertanian dengan konsep agropolitannya dengan karakteristik Bojonegoro memang kuat di sektor pertanian, maka Poin utamanya adalah pengembangan penguatan sektor pertanian sejalan dengan program atau arah kebijakan Bapak Presiden untuk ketahanan pangan. Dan sektor pertanian di Bojonegoro ini menjadi tulang punggung untuk penopang ketahanan pangan dan ekonomi daerah. Kemudian Bojonegoro dengan pertumbuhan ekonominya
48:34 tentu kami harapkan akan menjadi magnet untuk investasi dan ekonomi di Bojonegoro. Selanjutnya, untuk pengembangan infrastruktur, perluasan kawasan perkotaan dan peningkatan infrastruktur untuk mendukung pertumbuhan, serta sektor unggulan, yaitu pariwisata untuk pengembangan industri pengolahan dan wisata sebagai akselerator ekonomi. di mana kami sampaikan bahwa untuk pengembangan sektor pertanian dan agropolitan sebagaimana
49:23 yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah Bojonegoro, kami memiliki visi Bojonegoro sebagai sentra agroindustri dan energi negeri. Oleh sebab itu maka sektor pertanian ini menjadi sektor yang sangat strategis dan kami berharap sektor pertanian ini tidak hanya menjadi, kami tidak hanya sebagai produsen saja, tetapi nantinya ini menjadi embryo utama untuk mengalirnya penguatan menjadi agroindustri. Jadi hilirisasi pertanian itu terlalu kami harapkan dapat terwujud di Kabupaten Bojonegoro.
50:09 Kemudian untuk magnet investasi dan ekonomi, dengan adanya migas di Kabupaten Bojonegoro, salah satunya telah dicantumkan di dalam Peraturan Menko Perekonomian No. 12 tahun 2024 tentang perubahan ke-6 atas perubahan Permanco nomor 7 tahun 2021 tentang perubahan daftar proyek strategis nasional dapat kami sampaikan dengan adanya sektor migas tercantum proyek strategis nasional untuk pembangunan pabrik metanol dan bioetanol di Kabupaten Bojonegoro. Sedangkan untuk pengembangan infrastruktur,
50:57 Pemka Bojonegoro merencanakan untuk membangun jalur lintas strategis atau jalur lintas selatan, di mana jalur lintas strategis, dalam hal ini jalur lintas selatan adalah sebagai konektivitas antar wilayah dan membuka kawasan industri di Kabupaten Bojonegoro. Selanjutnya apabila Bojonegoro ini dipotret kembali dalam perspektif Jawa Timur untuk arah kebijakan jalan di mana Bojonegoro menyumbang atau berkontribusi 3,08 terhadap Jawa Timur. Di sini kami sajikan bahwa struktur PDRB di
51:46 Kabupaten Bojonegoro ini memang kontributor terbesarnya adalah di pertambangan dan penggalian, kemudian juga yang kedua adalah di sektor pertanian. Maka Provinsi Jawa Timur, arah kebijakan ekonomi makronya untuk Bojonegoro adalah akselerasi pertumbuhan dan pemerataan ekonomi melalui pengembangan sektor, unggulan berdaya saing, kemudian peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas sektoral. Selanjutnya adalah mendorong Kabupaten Bojonegoro untuk investasi dan penguatan nilai tambah sektor strategis. Dan yang terakhir adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
52:33 di dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah Bojonegoro tahun 2025-2030, tercantum pembangunan kawasan strategis di Kabupaten Bojonegoro. Jadi Kabupaten Bojonegoro terdiri dari 28 kejamatan, dan di dalam RPJMD kami, kami mencoba mendesain kawasan-kawasan yang akan kami fokuskan untuk pengembangan kawasan strategis. Yang pertama adalah kecamatan Padangan. Bapak-Ibu beserta webinar yang berbahagia bahwa kecamatan Padangan ini memiliki keunikan dari sisi kewilayahan. Karena dekat dengan Cepu,
53:24 mohon maaf Kabupaten Blora, dan Di Kecamatan Padangan ini, konsepnya adalah untuk wisata kesehatan atau hospital tourism, kemudian untuk heritage dan geopark. Jadi di Kecamatan Padangan ini akan menjadi akses untuk pengembangan geopark Kabupaten Bojonegoro, serta untuk penguatan ekonomi kreatif dan kemampuan. agrowisata. Untuk kecamatan yang kedua adalah kecamatan Kanor, di mana kecamatan Kanor ini berbatasan dengan Kabupaten Tuban, yaitu
54:13 kecamatan Rengel, dan semakin terbaru semakin lancar konektivitas antar kedua wilayah itu karena terbangunnya jembatan Kanorengel atau yang kita kenal dengan jembatan Kare. Dan di kecamatan Kanorengel ini nanti sebagai pusat logistik perdagangan dan distribusi serta konektivitas antar wilayah. Selanjutnya adalah kecamatan Temayang. Bapak Ibu, kecamatan Temayang ini merupakan... Potensi wisata karena di sana ada Waduk Gongseng, ada Waduk Pacal, dan juga ada sentra UMKM Batik, salah satunya di Desa Njono. Dan juga ada beberapa situs geopark
54:59 di Kecamatan Temayang. Dan di Kecamatan Temayang juga direncanakan ada pengembangan RSUD Temayang. Kemudian untuk Kecamatan Borno, ini merupakan pintu masuk dari arah timur, berbatasan dengan Kabupaten Lamongan, yaitu Babat. Dan kecamatan Burno ini juga strategis untuk pengintegrasian pasar modern dan pasar tradisional. Selanjutnya kecamatan Sekar ini merupakan pintu masuk dari arah selatan dan sangat potensi untuk dikembangkan pertanian modern. Jadi di sana sudah ada beberapa spot-spot untuk pengembangan agrowisata dan kecamatan Juga ada agribisnis
55:47 yang sudah berjalan di sana, ada produksi dari olahan bawang merah dan Sekar ini menjadi salah satu sentra bawang merah untuk Bojonegoro. Selanjutnya yang terakhir adalah Kecamatan Kedungadem. Kecamatan Kedungadem ini sebagai pusat industri pangan dan Kecamatan Kedungadem ini memang sentra utama bawang merah untuk Bojonegoro dan juga merupakan kecamatan dengan produksi padi tertinggi sekabupaten Bojonegoro. Merangkai tema diskusi kita saat ini, di mana perencanaan pembangunan berbasis kearifan lokal dan potensi wilayah, maka berangkat dari potensi yang saat ini sangat strategis untuk di-generate, dan kami
56:33 membahasakannya bahwa ini menjadi totok nadi penggerak ekonomi Kabupaten Bojonegoro, namun ini juga tidak terlepas dari multiplier efeknya untuk kabupaten lain yang merupakan yang tidak terpisahkan dari pengembangan wilayah Kabupaten Bojonegoro tentunya. Totok Nadi penggerak ekonomi Kabupaten Bojonegoro yang pertama tentu adalah di sektor pertanian sebagai upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan dengan segala potensi yang kami miliki. Jadi Luas baku sawah Bojonegoro itu adalah hampir 91 ribu sekian hektare luas baku sawah
57:19 Bojonegoro. Dan itu mengantarkan Bojonegoro sebagai penghasil padi terbesar kedua sejati. Kemudian ada keunggulan untuk agro sektor perkebunan yaitu tembakau dan juga sektor hortikultura bawang merah. Untuk ketersediaan air, Bojonegoro ini dilalui oleh Bengawan Solo dan Bengawan Solo ini paling panjang melalui di Kabupaten Bojonegoro. Kemudian ada Waduk Pacal dan saat ini kita ketahui bahwa di Kabupaten Bojonegoro terbangun Waduk atau Bendungan Karang Nongko sebagai salah satu proyek strategis nasional yaitu di Kecamatan Margomulyo, di Desa Ngelo dan Desa Kalangan. Kemudian Untuk sektor pertanian ini
58:06 kita senantiasa atau biasanya para petani kita menghadapi terkait dengan stabilitas harga. PMK Bojonegoro menyadari hal itu sehingga kebijakan untuk ketahanan pangan itu Bojonegoro memiliki BUMD pangan mandiri. Jadi kita punya BUMD pangan mandiri dan kita harapkan sudah pengisian untuk manajerialnya sudah selesai dan Kita harapkan BUMD Pangan Mandiri ini dapat memotret terkait dengan potensi pertanian yang ada dan menjadi mitra yang strategis bagi petani kita di kemudian hari. Yang kedua adalah toto nadi penggerak ekonomi Bojonegoro adalah di sektor kesehatan. Mengapa
58:53 di sektor kesehatan? Jadi sektor kesehatan ini tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan pelayanan dasar saja. Sebagai informasi bahwa Bujonegoro saat ini sudah UHC, sudah universal health coverage. Tetapi sektor kesehatan ini tidak hanya dipandang dari pemenuhan pelayanan dasar, tetapi konsep sektor kesehatan ini juga dapat menggerakkan banyak hal. Salah satunya adalah kondisi. konsep sektor kesehatan dengan pendekatan hospital tourism, seperti yang kami sampaikan di awal tadi. Melalui penguatan layanan kesehatan unggulan di empat RSUD, yaitu RSUD Sosodoro Jatikusumo, RSUD Padangan,
59:40 RSUD Sumberjo, RSUD Kepoh Baru, dan ini yang empat RSUD yang sudah terbangun, dan pengembangan yang kelima adalah RSUD Kepoh Baru, Temayang, yang ada di Kecamatan Temayang. Di RSUD Sosodoro, Jatikusumo ada layanan baru yaitu pusat jantung dan pembuluh darah terpadu, ada DSA, ada onkologi dan vaksin internasional dan menyusul juga nanti ada layanan stem cell Bapak-Ibu. Untuk RSUD Padangan yang salah satu pengembangan kafasan strategis adalah di Kecamatan Padangan karena memang salah satunya di Kecamatan Padangan kita punya RSUD kita punya rumah sakit umum daerah Padangan. Di sana
1:00:29 pengembangan layanan unggulannya berbasis integratif geriatrik medisin yang bertajuk Senior Citizen Wellness. Mengapa di RSUD Padangan mengambil unggulan berbasis integratif geriatrik medisin? Ini juga sejalan dengan usia harapan hidup Bupaten Bojonegoro dari tahun 2024, 74 tahun di 2025 menjadi 75,2 tahun. Jadi semakin bertambah usia harapan hidup untuk warga Bojonegoro. Kalau Bapak Ibu tahu bahwa sektor kesehatan seperti salah satunya di Malaysia,
1:01:17 ini kita kalau ingin berobat, kita kenal dengan penang di Malaysia yang biasanya menjadi jujukan ketika kita akan melakukan suatu tindakan. Konsep sektor kesehatan pendekatan sebagai hospital tourism ini akan mengenerate semua sektor Bapak Ibu. Oleh sebab itu Pemka Bujonegoro menekankan memang totok nadi penggerak ekonomi, salah satunya adalah sektor kesehatan. Termasuk nanti Bojonegoro untuk pengembangan RSUD Sumberjo dan RSUD Kepoh Baru, dan sekali lagi juga untuk pengembangan RSUD Temayang. Kemudian untuk sektor pariwisata, Bapak-Ibu, kami menyadari betul
1:02:05 bahwa dari sisi faktor iklim, demikian, Bojonegoro memang tidak sesejuk kota batu, tidak sesejuk sarangan di Magetan. Tetapi pada kesempatan ini, saya ingin menyampaikan bahwa Bojonegoro memiliki kekayaan warisan geologi yang bertaraf internasional. Yang menjadi satu kesatuan dalam konsep geopark Bojonegoro yang tadi di awal Bapak Ibu mungkin Ada yang sempat menyaksikan, mengikuti video yang di-share dari BPSDM Provinsi Jatim. Di sana
1:02:52 menggambarkan bahwa Bojonegoro ini memiliki kekayaan warisan geologi, yaitu yang membentuk sistem petroleum di daratan. Jadi Bojonegoro ini memiliki sumber daya alam migas, itu adalah merupakan warisan geologi Bapak-Ibu. Jadi Bojonegoro, kekayaan sumber daya alam migasnya dengan adanya warisan geologi ini, Bojonegoro memiliki cadangan minyak bumi dan kekasannya atau keunikannya itu adalah eksplorasi minyak bumi ini di daratan, Bapak Ibu. Dan sumber minyak itu di kecamatan Kedewan, khususnya
1:03:39 di desa Wonocolo, ini ditemukan dalam dengan kedalaman yang dangkal Bapak Ibu apabila dibandingkan dengan pada umumnya sumber daya alam minyak yang tersimpan di bumi di Bojonegoro itu untuk kandungan minyak bumi sudah bisa ditemukan dengan bahkan dengan pendekatan eksplorasi minyak tradisional yang ada di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan. Bapak Ibu bahwa meskipun Bojonegoro tidak memiliki faktor iklim yang sejuk seperti di beberapa tempat di kabupaten lain di Provinsi Jawa Timur, tapi keunikan warisan geologi yang dipadukan dengan warisan budaya
1:04:29 tak benda di Bojonegoro, yaitu yang kita kenal dengan adat samin, dan juga warisan biologi, kita punya hutan jati di Bojonegoro, yang kualitas kayunya adalah kualitas yang premium dan untuk warisan geologi, biologi dan budaya yang terangkum dalam konsep geopark itu saat ini Bojonegoro sudah mendapatkan status nasional geopark dan saat ini kita akan menuju untuk UNESCO Global Geopark yang nanti penilaiannya akan direncanakan pada tanggal 27 sampai 31 Juli dari UNESCO Jadi saat ini proses Bojonegoro aspiring UGGP dengan tema Unique
1:05:16 Petroleum System Online. Harapan kami bahwa sektor pariwisata yang di dalamnya ini heaviness adalah pada konsep geopark tanpa meninggalkan juga kebanyakan. destinasi-destinasi wisata lain yang digerakkan melalui pemberdayaan masyarakat yang ada di masing-masing kecamatan. Maka kami harapkan sektor pariwisata ini dan sektor kesehatan serta sektor pertanian ini menjadi totok nadi untuk menjenerate semua sektor termasuk di dalamnya adalah UMKM. Selanjutnya, kami ingin menyampaikan juga bahwa ketika migas, yang saat ini menjadi penopang utama dalam struktur APBD Kabupaten Bojonegoro,
1:06:05 kita sadari bahwa migas ini sumber daya yang tidak terbaharukan, suatu saat pada saatnya nanti dia akan mengalami penurunan produksi, maka apa yang harus kami persiapkan ketika migas ini tidak lagi menjadi primadona. Yang pertama adalah kami akan menyampaikan bahwa Pemka Bojonegoro menyadari betul bahwa sumber daya migas yang tidak terbaharukan ini, kami memproyeksikan agar sumber daya alam ini juga nantinya dapat dirasakan keberadaannya oleh generasi kita di masa yang akan datang. Yaitu Pemka Bojonegoro berkomitmen
1:06:53 untuk mengalokasikan dana abadi daerah abadi daerah yang dikhususkan untuk bidang pendidikan, di mana ini merupakan skala kebijakan yang bersifat berkelanjutan antar generasi. Poinnya di dalam komitmen untuk DAD bidang pendidikan ini adalah untuk memanfaatkan potensi migas ini untuk pendidikan secara berkelanjutan. Jadi suatu saat nanti berapa puluh tahun mendatang generasi kita itu ketika sudah tidak ada lagi atau semakin menurun, semakin sedikit produksi migas, mereka tetap bisa merasakan mendapatkan manfaat dari keberadaan sumber daya alam migas yang ada. Kemudian,
1:07:42 sebagaimana yang kami sampaikan tadi, bahwa meskipun migas saat ini menjadi faktor utama, kami sadar betul bahwa untuk meningkatkan atau menggerakkan perekonomian di Bojonegoro dan di semua wilayah, tentu kita tidak dapat meninggalkan untuk kapasitas dan kemampuan SDM kita. Maka dana abadi bidang pendidikan, dana abadi daerah bidang pendidikan, ini memang merupakan investasi jangka panjang Bapak-Ibu. Tetapi tentunya ini semua akan kita tuai hasilnya ketika nanti generasi di Bojonegoro ini bisa meningkat terkait dengan kapasitas dan kemampuannya. Dan sebagaimana kami sampaikan bahwa
1:08:30 sektor salah satunya untuk sektor wisata ini juga menjadi upaya ketika migas tidak lagi menjadi primadona, kita berupaya untuk mencari penggerak ekonomi-ekonomi baru, jadi tadi pertanian dan kesehatan, dan untuk pariwisata ini Geopark Bojonegoro yang saat ini Kami persiapkan untuk mendapatkan pengakuan UGGP, ini kami harapkan nanti akan menjadi laboratorium bertaraf internasional. Jadi apabila ada riset terkait dengan terbentuknya minyak, Bapak-Ibu bahkan tidak hanya skala nasional,
1:09:16 dari internasional itu bisa melakukan riset salah satunya laboratoriumnya adalah di Kabupaten Bojonegoro. Dan kami optimis, Bapak-Ibu, apabila nanti Geopak Bojonegoro mendapatkan pengakuan dari UNESCO, mendapatkan pengakuan UGGP, maka seluruh sektor pariwisata ini juga akan memiliki daya tarik, Bapak-Ibu. Dan kemudian kalau secara pemberdayaan masyarakat, di Kabupaten Bojonegoro secara program ada beberapa yang kami terapkan melalui program untuk Gaya Tri. Gaya Tri ini untuk penguatan ekonomi rumah tangga melalui sektor
1:10:04 peternakan, yaitu untuk gerakan budidaya peternakan ayam, mohon maaf, gerakan peternakan ayam mandiri, Gaya Tri ini. Kemudian yang kolega untuk sektor perikanan, kemudian domba kesejahteraan. Yang mana untuk skala kebijakan, skala rumah tangga untuk pemberdayaan masyarakat ini, tujuannya adalah di dalam konsep penanganan kemiskinan, ada pendekatan untuk mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatan. Maka beberapa program yang kami sampaikan tadi itu menjadi penguat juga Bapak-Ibu, agar masyarakat memiliki usaha ekonomi produktif, Jadi tidak hanya tergantung dari
1:10:52 government expenditure. Sinergi yang kami harapkan dengan kolaborasi dari arah kebijakan Provinsi Jawa Timur, kemudian juga bersama dengan kabupaten kota lainnya di Jawa Timur, kami berharap ada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, kemudian peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan juga pemberataan pembangunan wilayah. Selanjutnya, Bapak-Ibu, bahwa inilah potret untuk sinergi kearifan lokal dan potensi daerah kalau kami rangkum sesuai dengan tema yang diberikan ke saya, bahwa untuk bagaimana kita mengsinergikan, menggerakkan, memadukan, mengkolaborasikan potensi daerah yang kami miliki. Kemudian juga dengan
1:11:42 kolaborasi pentahelik tentunya, dari akademisi, dari private sector, dari seluruh masyarakat, dan juga media, ini tentunya sangat menjadi sumber daya yang kuat bagi Bojonegoro untuk mengembangkan potensi daerahnya dan menuju kawasan pertumbuhan ekonomi metropolitan, seperti harapan daripada Jawa Timur. Tetapi Bapak-Ibu, di akhir slide, saya ingin menyampaikan bahwa semua yang Sudah kami rencanakan ini tentunya ada tantangan-tantangan yang tidak bisa kita abaikan bagaimana saat ini kita menghadapi tantangan global yang mempengaruhi pergerakan ekonomi. Jadi ada
1:12:29 kondisi geopolitik yang kita semua sudah sama-sama ketahui Bapak Ibu. dan kita juga perlu perhatikan inflasi kita, kemudian memastikan seluruh skema berjalan sesuai roadmap, kemudian optimalisasi pemanfaatan potensi daerah secara berkelanjutan, dan juga bagaimana memastikan peningkatan kualitas SDM kami untuk memiliki daya saing, dan juga keberlanjutan pembangunan di tengah dinamika global. Demikian Bapak-Ibu, beberapa hal yang dapat kami sharingkan dan mudah-mudahan saya tidak melanggar waktu yang diberikan oleh moderator yaitu 30 menit. Terima kasih, saya akhiri. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
1:13:19 Assalamualaikum Wr Wb Pada sesi pertama ini, kami mengundang untuk seluruh Sobat ASN untuk dapat bertanya melalui raise hand di Zoom untuk bertanya pada Ibu Helmy Elizabeth atau mungkin bisa komentar di Zoom maupun di Youtube BPSDMJ Tim TV.
1:14:13 Baik Ibu Helmi, ini ada pertanyaan dari Ibu Dian dari Riau. Bagaimana strategi konkret dalam mendorong pemerataan pembangunan antar wilayah di Bojonegoro yang memiliki karakteristik wilayah yang beragam? Baik. Jadi dari strategi bagaimana sih Bojonegoro itu karena potensinya kan begitu beragam ya Ibu mulai dari sumber daya alam, sumber daya manusia hingga industri maupun pertaniannya. Bagaimana caranya mensinergikan dengan pemerataan pembangunan antar wilayah di Bojonegoro seperti itu Ibu. Terima kasih Ibu
1:15:01 Dian dari Riau. Waduh nih Mbak Widya Stuti ini Jauh juga ya yang mengikuti webinar ini. Nggak ibu, seluruh Indonesia. Salam kenal Bu Dian dari Riau yang menanyakan bagaimana strategi konkret PMK Bujonegoro untuk memadukan potensi wilayah yang beragam. Sebenarnya kami sudah menyampaikan di dalam paparan kami bahwa memang Kabupaten Bojonegoro ini karakteristik wilayahnya ini beririsan dengan wilayah hutan. Jadi 40 persen Bojonegoro ini beririsan dengan wilayah hutan. Kemudian hampir merata
1:15:50 di Kabupaten Bojonegoro yang terdiri dari 28 kecamatan ini, ini semuanya memiliki, memiliki ini, di sektor pertanian, Bu Dian. Jadi kalau Migas, kalau Migas ini tidak berada di semua kecamatan di Bojonegoro. Ini tersentra di kecamatan Gayam, Kalitidu, kemudian ada Bojonegoro, yang mudah-mudahan saya tidak salah, saya ada Mas Dori dari ADS. Kalau pertanian ini hampir tersebar, seluruh kabupaten di
1:16:36 seluruh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro. Hampir seluruhnya memiliki sektor pertanian budian. Nah, oleh sebab itu tentu bagaimana arah kebijakan Pemka Bojonegoro sebagaimana kami sampaikan tadi, kami menyadari betul adanya potensi sektor pertanian di masing-masing wilayah ini, maka arah kebijakan atau totok nadi yang sangat memiliki dampak yang signifikan itu adalah memang pengembangan di sektor pertanian yang terus kami upayakan dengan pendanaan dari APBD khususnya dan juga dari pendanaan dari
1:17:22 sumber-sumber lain. Jadi termasuk ketika di Kabupaten Bojonegoro ini kita sadar bahwa sektor pertanian itu sangat membutuhkan sumber daya air, maka salah satunya adalah di wilayah-wilayah di Bojonegoro, Pemkap Bojonegoro ini melalui Dinas PU Sumber Daya Air, ini memiliki program untuk membangun embung-embung di semua wilayah. Jadi bisa menggunakan tanah khas desa yang dimiliki oleh masing-masing desa, dan juga karena Bojonegoro ini dilalui oleh jalur Solo Valley Bapak Ibu jadi mungkin yang bukan orang Bojonegoro begitu jadi di Kabupaten Bojonegoro ini ada
1:18:09 tanah Solo Valley yang merupakan tanah negara dan itu dulu perencanaannya adalah untuk sebagai saluran irigasi raksasa istilahnya saluran irigasi besar Bapak Ibu yang menggunakan Solo Valley nah Di Bojonegoro selain pembangunan embung-embung di tanah kas desa, itu juga kita melakukan pendekatan dengan pembangunan embung-embung di wilayah Solo Valley. Jadi PMK Bojonegoro untuk menyadari betul bahwa semua wilayah di Kabupaten Bojonegoro ini memiliki potensi untuk mendukung ketahanan pangan. Dan juga pariwisata Budian, pariwisata di Bojonegoro ini dengan konsep geopark, ini melibatkan
1:18:58 dengan 21 geosite yang ada di Kabupaten Bojonegoro ini, itu tersebar di beberapa kecamatan. Tersebar di beberapa kecamatan, dan itu juga menjadi upaya PMK Bojonegoro untuk mensinergikan masing-masing warisan geologi maupun biologi dan budaya itu menjadi satu kesatuan. Dan secara konektivitas budian, PMK Bojonegoro ini concern untuk pengembangan infrastruktur dalam hal ini, infrastruktur jalan dan jembatan. Jadi salah satunya untuk percepatan pembangunan di wilayah desa, karena kita tahu membangun itu adalah dari desa, konsepnya adalah membangun dari desa, maka Pemka
1:19:46 Bojonegoro juga punya pendekatan dengan memberikan bantuan khusus keuangan atau bantuan keuangan kepada desa begitu supaya desa memiliki memiliki peluang yang lebih luas untuk membangun di desanya masing-masing karena infrastruktur yang ada di desa itu tidak bisa serta-merta dibangun dari APBD mohon maaf dari pendekatan oleh dinas atau perangkat daerah yang ada karena infrastrukturnya itu merupakan aset desa. Jadi pendekatannya adalah dengan memberikan bantuan keuangan kepada desa.
1:20:33 Demikian Bu Dian. perspektifnya sudah pakai helicopter view ya jadi melihat potensi wilayah itu harus melihat mana yang potensi mana yang ada kekurangan maka bisa seperti puzzle bisa saling melengkapi terima kasih Ibu Helmy atas jawabannya baik Terima kasih Ibu Helmi, Elizabeth SPMM. Tidak terasa kita telah sampai di penghujung sesi pertama. Terima kasih atas paparan dan diskusi yang sangat menarik, serta memperkaya perspektif kita tentang sinergi perencanaan pembangunan berbasis potensi wilayah. Sebelum kita menutup sesi pertama ini, kami persilahkan kepada Ibu Helmi, Elizabeth SPMM untuk berkenan menyampaikan closing statement sebagai penguatan
1:21:22 dan materi yang telah disampaikan. Silakan Ibu. Baik, terima kasih Mbak Widya Stuti. Bapak-Ibu sekalian yang saya banggakan seluruh peserta webinar ASN Kampus Satelit bahwa potensi wilayah yang ada di dan dimiliki oleh masing-masing kabupaten kota secara beragam, khususnya yang ada di Kabupaten Bojonegoro ini tentunya menjadi kekuatan kita semua Bapak-Ibu untuk mengkolaborasikan semua sumber daya yang ada dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif yaitu pertumbuhan ekonomi yang secara merata dapat dirasakan oleh seluruhnya dan tentu pembangunan
1:22:12 yang ada di Kabupaten Bojonegoro ini akan selalu terintegrasi dengan arah kebijakan pembangunan yang ada di seluruh Kabupaten kota di Jawa Timur khususnya karena Rencana pembangunan jangka menengah daerah kami itu perbedomannya adalah pada rencana pembangunan jangka menengah daerah provinsi dan juga pada rencana pembangunan jangka menengah nasional dan juga dokumen-dokumen perencanaan lainnya. Mudah-mudahan dengan perencanaan pembangunan yang memperhatikan potensi wilayah kita dapat bersama-sama memujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Terima kasih. Baik, terima kasih Ibu Helmi Elizabeth SPMM atas waktu dan diskusinya. Demikian materi sesi pertama yang telah kita ikuti bersama Sobat ASN. Sangat menarik sekali. Jangan kemana-mana
1:23:02 karena kita akan melanjutkan dengan sesi kedua dalam rangkaian webinar ASN Kampus Satelit Seri 2 bersama Bakul 2 Bojonegoro tahun 2026. Tetap bersama kami.
1:26:26 Keput ASN kembali bersama webinar seri 2 ASN Kampus Satelit Tahun 2026 dengan tema sinergi kearifan lokal dan keberagaman potensi daerah dalam mendorong kesejahteraan yang merata di wilayah kerja Bakorul II Bojonegoro. Sesaat lagi kita akan memasuki materi sesi kedua dengan judul Transformasi Kearifan Lokal dan Keragaman Potensi Daerah Menjadi Inovasi Yang Berkelanjutan Untuk Kesejahteraan Masyarakat. materi ini akan disampaikan oleh Bapak Dr. Ahmad Taufik SHIMSI selaku dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bojonegoro. Selamat pagi Pak Taufik, peripun kabarnya Pak. Pagi Mbak Pitya. Siap, kita
1:27:13 bertemu dengan dalam Zoom kali ini Pak Taufik. Bapak materi sesi kedua 30 menit untuk paparan selanjutnya kita akan melanjutkan dengan sesi tanya jawab kami persilakan untuk Pak Taufik untuk memulai paparannya baik terima kasih Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya izin share screen dulu sudah kelihatan gak? sudah kelihatan Oke ya sama mbak baik eh saya menyapa terlebih dahulu yang kami hormati Ibu Kepala Bakor Wil
1:28:02 wilayah 2 Bujonegoro Ibu Doktor Tri Wahyu Liswati MPD yang kami hormati Bapak Kepala BPSDM Jawa Timur Dokter Ramlianto SP MPG Yang kami hormati, Ibu Kepala Bapak Pedal Jawa Timur, Ibu Helmi Elizabeth, SPMP. Selamat pagi, Ibu Helmi. Selamat pagi, Pak Tovik. Saya Kepala Bapak Pedal Bojonegoro, Pak Jawa Timur. Oh, nggak putih, Pak Tovik. Kepala Bapak Pedal Bojonegoro. Ini marah Pak Yassin, saya. Masak kode itu, Bu. Nggak putih, nggak putih. Ibu Helmi Elizabeth, Kepala Bapak Pedal Bojonegoro, yang kami hormati. Mas Kundori,
1:28:47 Direktur BUMD PT. Asri Dharma Sejahtera Bu Jengoro yang insya Allah mungkin hari ini juga akan join bersama kita. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan pada saya pada pagi hari ini. Melanjutkan dari materi yang sudah disampaikan oleh Bu Helemi, saya pikir tadi sudah sangat lengkap begitu. tentang segala potensi yang dimiliki oleh Kabupaten Bujonegoro, dan kemudian segala kekayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Bujonegoro. Yang saya menarik dari sisi konklusi yang disampaikan oleh Bu Helmi tadi itu, ada titik kolaborasi yang itu nanti bisa menjadi titik singgung dari seluruh rangkaian apa yang akan kita lakukan untuk bagaimana memujudkan masyarakat Bujonegoro yang lebih sejahtera. Nah,
1:29:36 kebetulan saya hari ini mendapatkan bagian materi transformasi kearifan lokal dan keragaman potensi daerah menjadi inovasi yang berkelanjutan untuk sejahteraan masyarakat Puciniboro. Nah, ada dua hal penting yang nanti akan coba kita diskusikan berkaitan dengan hal ini. Pertama tentu tentang kearifan lokal itu sendiri, dan kedua adalah potensi daerah. Bagaimana kita karifan dan karifan lokal atau local wisdom ataupun potensi daerah itu pada akhirnya kemudian bisa dijadikan sebagai sebuah jembatan atau dijadikan sebagai sebuah langkah untuk mewujudkan sebuah inovasi yang kemudian nanti
1:30:23 berujung pada peningkatan kesehatan masyarakat. Semoga materi yang nanti akan kami sampaikan akan semakin melengkapi terhadap apa yang sebelumnya sudah disampaikan oleh Ibu Helmi, Kepala Kabupaten Cenggoro, maupun materi-materi yang sebelumnya sudah disampaikan oleh Kepala Kabupaten Kepor Wil dari Ibu Dr. Triwahiulis Watul. Baik, Bapak-Ibu, hampir memiliki kemiripan yang sama dengan yang disampaikan oleh Ibu Helmi, bahwa saya akan memulai terlebih dahulu tentang Nah, kita tahu bahwa kalau kita berbicara tentang karakteristik dari Kabupaten Bujonegoro ini, kami dari perspektif perguruan tinggi atau dari perspektif
1:31:13 kampus itu melihat bahwa Bujonegoro itu memiliki sebuah perpaduan yang kami melihatnya sebagai perpaduan yang harmonis antara tradisi budaya yang kuat, potensi ekonomi yang hebat, dan kreativitas masyarakat yang berbeda. yang saya pikir juga sangat kuat. Nah, tiga latar belakang ini atau tiga perpaduan ini yang mungkin bisa jadi barengkali mungkin tidak semua daerah atau tidak semua kabupaten di Indonesia atau mungkin di Jawa Timur ini memiliki. Misalnya dari sisi tradisi, belum tentu misalnya sebuah kabupaten atau belum tentu sebuah daerah itu memiliki tradisi yang kuat. Kalaupun misalnya mereka memiliki tradisi budaya yang kuat, belum tentu akan dianugerahi
1:32:01 oleh potensi sumber daya alam yang melimpah. Nah, Bejenegoro dalam tanda kutip ditakdirkan untuk memiliki harmonisasi antara tradisi budaya yang kuat, potensi ekonomi berbasis sumber daya alam yang hebat, sekaligus semangat, kreativitas masyarakat. Nah, tiga hal inilah yang menurut kami dalam perspektif perguruan tinggi atau dalam perspektif akademisi itu memiliki fondasi yang kuat yang sebenarnya ini bisa menjadi modal awal untuk melakukan transformasi dalam menuju gol akhir sejahteraan masyarakat. Nah, Bapak-Ibu, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan tradisi budaya yang
1:32:48 kuat? Sekilas kita tahu bahwa masyarakat Buci Nugoro selama ini atau memiliki salah satu komunitas yang kemudian itu menjadi sangat ikonik dikenal di berbagai daerah tentang apa yang kita sebut sebagai samin salah satunya. Walau misalkan dalam banyak kajian arkeologi, dalam banyak kajian jurnal penelitian ilmiah, beberapa daerah memang memiliki etnis atau memiliki semacam kultur, budaya, samin itu bisa jadi misalnya mungkin bukan hanya ada di Bujonegoro. Dalam beberapa jurnal ilmiah misalnya, kita banyak menemukan sebuah penelitian-penelitian tentang Samen misalnya, itu juga banyak
1:33:35 ditemukan di wilayah Kabupaten Tuban. Misalnya mungkin di daerah sekitar kawasan Jai Tirogo. Atau mungkin Samen itu juga berada, atau dalam sebuah jurnal penelitian ilmiah, kita juga mendapati bahwa Samen itu ternyata juga berada tersebar di wilayah Rembang, Jawa Tengah. Salah satu bukti yang kemudian itu bisa menjadi empiris bahwa Samin itu juga berada di wilayah Rembang, itu adalah ketika ada sebuah pergerakan dari masyarakat yang menuntut adanya sebuah dinamika sosial berkaitan dengan pertambangan yang ada di wilayah Rembang itu, karakteristik yang muncul itu salah satunya dipengaruhi oleh kultur budaya Samen yang ada di situ.
1:34:24 Nah, saya tidak dalam posisi untuk mendiskusikan tentang bagaimana pola perubahan sosial yang dilakukan di situ, tetapi ingin menjelaskan bahwa ada salah satu kemiripan tradisi, ada salah satu kemiripan budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Bujimboru itu dibandingkan dengan daerah-daerah yang lain, yang boleh jadi itu nanti juga akan menjadi semacam titik korelasi yang bisa menghubungkan untuk memahami sebuah karakteristik perilaku dan pola sosial yang terjadi pada sebuah daerah. Nah, itu kira-kira yang berkaitan dengan tradisi budaya. Nah, di sisi lain kita tahu bahwa Bujenggara juga memiliki potensi ekonomi berbasis sumber daya alam, seperti minyak bumi, gas, dan
1:35:12 hutan, jadi aset strategis yang tadi juga sudah disampaikan panjang lebar oleh Bu Helmi, Kepala Kabupaten Jawa Bujini Borong untuk berkaitan dengan sumber daya alam yang dimiliki oleh Kabupaten Bujini Borong. Nanti akan saya singgung di bagian selanjutnya. Di sisi lain kita juga memiliki kreativitas masyarakat dalam mengembangkan UMKM dan ekonomi kreatif. Banyak sekali Bapak-Ibu kalau kita perhatikan dari apa yang sedikit data yang disampaikan oleh Bu Helmi tadi, bahwa kita punya potensi besar berkaitan dengan kreativitas masyarakat. Misalnya, banyak tumbuhnya kuliner yang ada di Bujonegoro, banyak
1:35:59 tumbuhnya kerajinan yang ada di Bujonegoro itu menunjukkan tentang betapa sebenarnya selain tradisi, selain sumber daya alam, kita itu juga punya kreativitas yang kalau itu di-manage dengan baik, tentu nanti akan menjadi sebuah hal yang sangat maksimal untuk berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Bidjen Baru. Oke, next. Baik, sebelum bicara lebih lanjut tentang apa yang bisa dilakukan berkaitan dengan sinergi antara kearifan lokal dan potensi itu, saya akan menjelaskan atau mungkin akan sedikit merefresh tentang kearifan lokal itu sendiri. Karena perspektif kami adalah perspektif berguruan tinggi tentu kami akan membicarakan terlebih dahulu
1:36:49 tentang konsep kearifan lokal itu sendiri. Nah, Bapak-Ibu kalau kita perhatikan dalam banyak literatur, memang ada banyak referensi, ada banyak definisi, ada banyak penjelasan tentang konsep kearifan lokal atau yang lebih sering terkenal dengan sebutan local wisdom. Tapi saya akan mengambil salah satu dari definisi kearifan lokal itu yang secara legal, yang secara official itu memang dicantumkan oleh regulasi terutama dalam regulasi Undang-Undang No. 32 tahun 2029 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Kearifan lokal itu apa? Kearifan lokal itu adalah nilai norma dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun dalam sebuah
1:37:39 masyarakat. Nah, Lalu kita bicara soal munculnya definisi dalam ketentuan umum yang ada dalam Undang-Undang No. 32 tahun 2009 tentang pengelolaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Ini muncul sebenarnya sebagai sebuah bentuk respon, sebagai sebuah bentuk sikap keterbukaan dari negara untuk mengakomodasi kearapan lokal itu sebagai bagian dari upaya perlibatan masyarakat yang sebelumnya sudah menghuni yang sebelumnya sudah melakukan yang sebelumnya sudah melakukan harmoni dengan alam untuk melakukan sesuatu yang kemudian itu akan
1:38:25 diteruskan kembali oleh negara nah saya pikir ini adalah sebuah hal yang sangat positif karena negara hadir bukan dalam posisi untuk mengganti apa yang sebelumnya atau tradisi yang sebelumnya sudah ada, tapi melibatkan, tapi juga memberikan ruang partisipasi bagi masyarakat adat, misalnya begitu, bagi masyarakat lokal yang sebelumnya memang sudah melakukan tradisi, praktek itu secara turun-temurun, yang kemudian terbukti bisa hidup harmoni dengan alam. Nah, itu esensi dari kearifan lokal. Kalau kita mengacu pada aspek regulasi yang ada dalam undang-undang nomor 32 tahun 2009 banyak definisi lain tentang kearifan lokal sebagaimana disampaikan oleh teoretisi-teoretisi tetapi
1:39:15 secara prinsip kearifan lokal itu berhubungan dengan nilai norma dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-turun yang itu berlanjut hingga hari ini nah Kalau kita berbicara soal referensi ini, Bapak-Ibu yang kami hormati, secara umum yang namanya kearifan lokal itu terbentuk dari tiga fondasi utama. Yang pertama adalah budaya masyarakat, kemudian yang kedua adalah hubungannya dengan lingkungan, dan kemudian yang ketiga hubungannya
…