Ringkasan Singkat
Video ini membahas tentang potensi dan kearifan lokal di Bojonegoro, Jawa Timur, serta bagaimana sinergi antara keduanya dapat mendorong kesejahteraan masyarakat secara merata. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
- Potensi sumber daya alam (migas), pertanian, dan pariwisata Bojonegoro.
- Pentingnya kearifan lokal seperti tradisi Samin, sedekah bumi, dan gotong royong.
- Strategi untuk mentransformasikan kearifan lokal dan potensi daerah menjadi inovasi berkelanjutan melalui kolaborasi hexahelix (pemerintah, akademisi, masyarakat, bisnis, media, dan hukum).
- Peran BUMD dalam mengelola sumber daya alam dan melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang selaras dengan program prioritas daerah.
Wono Jolo Emas Hitam Permata
Di dalam rekahan batuan sedimen, terdapat api abadi yang dinyalakan oleh gas alam. Tempat ini bukan hanya fenomena geologi, tetapi juga ruang suci untuk ritual dan harapan. Minyak yang dihasilkan adalah bagian dari sejarah dan energi yang berdialog antara manusia dan alam.
Antiklin Kawengat Peta Purba
Antiklin Kawengat adalah bukti nyata pergerakan kerak bumi yang tertekan, terangkat, dan membengkok. Lapisan sedimen laut, abu vulkanik, dan batuan purba menyatu membentuk lanskap yang indah. Air jernih bercampur dengan rembesan minyak bumi alami di bebatuan tebing sungai, menandai fenomena geologi langka di Gedung Lantung.
Kebun Belimbing Permata Hijau
Di aliran Bengawan Solo, kebun belimbing berkilau bagai permata hijau. Setiap langkah di sini bukan hanya tentang memetik buah, tetapi juga menyelami simfoni alam, pertanian, dan geologi. Ekowisata berkelanjutan ini menghidupi ekonomi lokal dan menumbuhkan kesejahteraan masyarakat.
Hutan Jati Dandar Sumber Kehidupan
Hutan Jati Dandar yang hijau menyimpan air, menyaring udara, dan menjadi sumber kehidupan bagi ekosistem sekitar. Di sini, kita belajar tentang alam, keanekaragaman hayati, dan pentingnya menjaga warisan alam untuk generasi mendatang.
Penangkaran Rusamalo Pusaka Fauna Nusantara
Di penangkaran Rusamalo, Rusa Timur hidup dan berkembang biak dalam lingkungan yang terjaga kelestariannya. Manusia dan alam berpadu menjaga pusaka fauna Nusantara, menjadi tempat belajar, berwisata, dan menumbuhkan harapan lestari.
Samin Margo Mulyo Kearifan Hidup
Masyarakat Samin di Margo Mulyo hidup sederhana, memegang teguh ajaran kejujuran, kesetiaan, dan cinta pada alam. Kearifan hidup mereka adalah potret harmoni budaya yang terus terjaga di tengah zaman.
Kampung Tenggul Seni Tradisi
Kampung Tenggul menyimpan cerita rakyat dan kesenian yang tumbuh dari akar budaya yang dalam, memberikan warisan budaya yang hidup dan menghidupi masyarakatnya.
Batik Makni Temayang Filosofi Kehidupan
Batik Makni Temayang menuangkan alam, budaya, dan kehidupan sehari-hari dalam batik khas yang syarat akan makna dan filosofi. Goresan canting di atas kain menjadi bahasa visual yang menuturkan identitas dan kebanggaan.
Ledre Padangan Jejak Rasa
Ledre Padangan dengan aroma manisnya menggoda selera dan membangkitkan kenangan. Camilan ini adalah jejak rasa, setiap gigitan adalah perjalanan, dan setiap rasa adalah warisan.
Gerabah Malo Kisah Kearifan
Kerajinan gerabah Malo lahir dari tanah liat yang sederhana, memancarkan pesona pengrajinnya. Setiap bentuknya bukan sekadar wadah, melainkan kisah tentang ketekunan, kearifan, dan keindahan yang diwariskan turun temurun.
Fosil Gigi Hiu Laut Purba
Fosil gigi hiu yang ditemukan di Bojonegoro menyimpan jejak laut purba, menjadi saksi bisu bahwa tanah ini pernah berada di dasar samudera.
Museum 13 Warisan Bumi
Museum 13 adalah tempat untuk belajar tentang siapa kita, dari mana kita berasal, dan bagaimana kita menjaga warisan bumi ini untuk masa depan.
Geopark Bojonegoro Belajar dari Alam
Geopark Bojonegoro adalah tempat belajar bukan dari buku, tetapi dari alam dan manusia. Tentang api yang tak padam, air yang mengukir batu, pohon yang tumbuh sabar, dan budaya yang tak lekang waktu.
Bojonegoro Lumbung Energi Negeri
Bojonegoro lebih dari sekadar lumbung energi negeri dan biologi, tetapi juga ekosentrum pertumbuhan. Pintu investasi terbuka lebar dengan kawasan industri yang strategis, infrastruktur yang terus berkembang, dan komitmen penuh pada kemudahan perizinan.
Jelajah Hitosona Bojonegoro
Jelajahi keajaiban Kayangan Api, warisan biologi dunia di Biopark Bonocolo, dan rasakan setiap momen sebagai kenangan tak terlupakan.
Webinar ASN Kampus Satelit Seri 2 Tahun 2026
Webinar ASN seri 2 Kampus Satelit tahun 2026 mengangkat tema sinergi kearifan lokal dan keragaman potensi daerah dalam mendorong kesejahteraan yang merata di wilayah kerja Bakor Wil 2 Bojonegoro. Pembangunan wilayah kini tidak lagi cukup disusun dalam batas-batas administratif dan sektoral semata.
Opening Speech Kepala Bakor Wil 2 Bojonegoro
Kepala Bakor Wil 2 Bojonegoro menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki karakteristik luar biasa yang menjadi fondasi regional dalam pembangunan nasional. Jawa Timur memainkan peran penting dalam struktur pembangunan nasional, baik dari sisi konektivitas, ketahanan pangan, industri, maupun kontribusi terhadap PDRB.
Sinergi Perencanaan Pembangunan Berbasis Kearifan Lokal
Sesi ini membahas sinergi perencanaan pembangunan berbasis kearifan lokal dan potensi wilayah dalam mendorong kesejahteraan antar wilayah. Bojonegoro dikenal sebagai lumbung pangan Provinsi Jawa Timur dan Nasional, serta memiliki sumber daya alam migas yang besar.
Karakteristik Kabupaten Bojonegoro
Kabupaten Bojonegoro memiliki luas wilayah 2.312,627 km persegi, terdiri dari 419 desa dan 11 kelurahan, dengan jumlah penduduk 1.367.980 jiwa. Empat puluh persen wilayahnya merupakan kawasan hutan. Bojonegoro dikenal sebagai lumbung pangan Provinsi Jawa Timur dan Nasional.
Perspektif Provinsi Jawa Timur terhadap Arah Kebijakan Kewilayahan Kabupaten Bojonegoro
Bojonegoro akan menjadi kawasan pusat pertumbuhan metropolitan di Jawa Timur dari sudut kepentingan pertumbuhan ekonominya. Sektor migas sebagai penggerak utama ekonomi Bojonegoro saat ini dikombinasikan dengan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah.
Pembangunan Kawasan Strategis di Kabupaten Bojonegoro
RPJMD Bojonegoro mendesain kawasan-kawasan yang akan difokuskan untuk pengembangan kawasan strategis, seperti Kecamatan Padangan (wisata kesehatan, heritage, geopark), Kecamatan Kanor (pusat logistik perdagangan dan distribusi), Kecamatan Temayang (potensi wisata, sentra UMKM Batik), Kecamatan Borno (pengintegrasian pasar modern dan pasar tradisional), Kecamatan Sekar (pertanian modern), dan Kecamatan Kedungadem (pusat industri pangan).
Totok Nadi Penggerak Ekonomi Kabupaten Bojonegoro
Sektor pertanian, kesehatan, dan pariwisata menjadi totok nadi penggerak ekonomi Kabupaten Bojonegoro. Sektor pertanian diupayakan untuk mewujudkan ketahanan pangan, sektor kesehatan dengan pendekatan hospital tourism, dan sektor pariwisata dengan konsep geopark.
Tantangan dan Upaya Mengatasi Ketergantungan pada Migas
Pemkab Bojonegoro menyadari bahwa migas adalah sumber daya yang tidak terbaharukan, sehingga berkomitmen untuk mengalokasikan dana abadi daerah (DAD) yang dikhususkan untuk bidang pendidikan. Sektor wisata juga menjadi upaya ketika migas tidak lagi menjadi primadona.
Sinergi Kearifan Lokal dan Potensi Daerah
Sinergi kearifan lokal dan potensi daerah dilakukan dengan kolaborasi pentahelix (akademisi, private sector, masyarakat, media, dan pemerintah) untuk mengembangkan potensi daerah dan menuju kawasan pertumbuhan ekonomi metropolitan.
Transformasi Kearifan Lokal dan Keragaman Potensi Daerah
Sesi ini membahas transformasi kearifan lokal dan keragaman potensi daerah menjadi inovasi yang berkelanjutan untuk kesejahteraan masyarakat. Bojonegoro memiliki perpaduan harmonis antara tradisi budaya yang kuat, potensi ekonomi berbasis sumber daya alam, dan kreativitas masyarakat.
Karakteristik Kabupaten Bojonegoro dari Perspektif Perguruan Tinggi
Dari perspektif perguruan tinggi, Bojonegoro memiliki perpaduan harmonis antara tradisi budaya yang kuat, potensi ekonomi berbasis sumber daya alam yang hebat, dan kreativitas masyarakat. Tiga hal ini menjadi modal awal untuk melakukan transformasi dalam menuju kesejahteraan masyarakat.
Definisi Kearifan Lokal
Kearifan lokal adalah nilai norma dan pengetahuan yang diwariskan secara turun-temurun dalam sebuah masyarakat. Kearifan lokal terbentuk dari budaya masyarakat, hubungannya dengan lingkungan, dan akumulasi dari pengalaman.
Contoh Kearifan Lokal di Bojonegoro
Contoh kearifan lokal di Bojonegoro meliputi sedekah bumi (kedermawanan sosial), gotong royong desa, tradisi Samin, kesenian tradisional (oklik, wayang tengol, tari tengul, sandur), dan potensi pertanian.
Potensi Daerah di Bojonegoro
Potensi daerah di Bojonegoro meliputi sumber daya alam (migas, hutan), pertanian, pariwisata (Kayangan Api, Waduk Pacal, wisata desa), ekonomi kreatif (kerajinan kayu), dan Geopark Bojonegoro.
Integrasi Nilai dan Identitas Lokal
Integrasi nilai dan identitas lokal dilakukan dengan inovasi untuk mengelola nilai-nilai budaya dan potensi yang ada, sehingga mendorong kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat Bojonegoro.
Upaya Transformasi Kearifan Lokal
Upaya transformasi kearifan lokal meliputi identifikasi dan inventarisasi, pemaknaan ulang, revitalisasi dan adaptasi, integrasi dalam pendidikan sosial, pemanfaatan digital, dan pemberdayaan berbasis komunitas.
Kolaborasi Hexahelik untuk Inovasi Berkelanjutan
Kolaborasi Hexahelik (pemerintah, akademisi, masyarakat, bisnis, media, dan hukum) menjadi strategi kunci untuk mentransformasikan kearifan lokal dan potensi daerah menjadi inovasi yang mencapai kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bojonegoro.
Peran PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) dalam Pembangunan Potensi Daerah
PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS) adalah BUMD Kabupaten Bojonegoro yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan participating interest blok cepu serta mendukung peningkatan nilai tambah sektor energi bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Profil PT. Asri Dharma Sejahtera (ADS)
PT. ADS merupakan BUMD yang ikut dalam pengelolaan partisipasi interes di proyek blok migas yaitu di blok cepu Kabupaten Bojonegoro. Total saham yang diberikan kepada daerah sebesar 10 persen, terbagi atas 4 daerah.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)
Program TJSL PT. ADS berkolaborasi dengan daerah, berkoordinasi dengan Bappeda dan OPD teknis, serta memprioritaskan perekonomian dan usaha mikro. Strategi pelaksanaan program berpegang pada tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan prinsip ESG (Environment, Social, and Governance).
Pilar Program TJSL PT. ADS
Pilar program TJSL PT. ADS meliputi ekonomi, pendidikan, talenta olahraga, infrastruktur publik, dan kebudayaan.
Contoh Program TJSL PT. ADS di Pilar Lingkungan
Contoh program di pilar lingkungan adalah Bojonegoro peduli emisi karbon, yang memberikan insentif kepada desa-desa yang menjaga hutan dan mengukur diameter pohon serta tutupan lahan.
Contoh Program TJSL PT. ADS di Pilar Ekonomi
Contoh program di pilar ekonomi adalah pemberian bantuan kepada pedagang rengkek, dukungan kepada kelompok penerima manfaat gerakan ayam ketelur mandiri (Gayatri) dan domba kesejahteraan, serta program dukungan pakan ternak lokal.
Contoh Program TJSL PT. ADS di Pilar Pendidikan dan Talenta Kepemudaan
Contoh program di pilar pendidikan dan talenta kepemudaan adalah dukungan kepada petani milenial dan pengembangan pertanian dengan teknologi.
Contoh Program TJSL PT. ADS di Pilar Infrastruktur dan Kebudayaan
Contoh program di pilar infrastruktur adalah mengatasi krisis air bersih dan mendukung cagar budaya perahu pesi. Di pilar kebudayaan, PT. ADS mendukung event budaya dan kelompok budaya.

