Webinar ASN Kampus Satelit 2026 - Sinergi Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan

Webinar ASN Kampus Satelit 2026 - Sinergi Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan

Ringkasan Singkat

Video ini adalah webinar ASN Kampus Satelit seri 3 yang diselenggarakan oleh BPSDM Jatim TV dengan tema "Sinergi Pembangunan Kewilayahan Berkelanjutan dan Pelestarian Kehutanan". Webinar ini membahas pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah kerja Bakorwil 3 Malang. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Peran ASN dalam menjaga dan merawat bumi sebagai khalifah.
  • Pentingnya sedekah oksigen melalui penanaman pohon buah.
  • Manfaat hutan dalam dimensi sosial, ekonomi, dan ekologi.
  • Strategi pengelolaan hutan berkelanjutan melalui kolaborasi lintas sektor.
  • Inisiatif Vestawil.id sebagai platform agropreneur crowdfunding untuk optimalisasi lahan marginal.

Pembukaan dan Pantun Semangat

Moderator membuka webinar dengan pantun yang membangkitkan semangat, menekankan pentingnya pelestarian hutan dan kesiapan Bakorwil 3 Malang untuk bergerak cerdas. Webinar ini bertujuan untuk menyinergikan pembangunan kewilayahan berkelanjutan dengan pelestarian kehutanan, mewujudkan "green forestry" dan "green economy" berbasis masyarakat di wilayah kerja Bakorwil 3 Malang.

Keynote Speech Kepala Bakorwil 3 Malang

Kepala Bakorwil 3 Malang, Bapak Asep Kusdinar, menyampaikan keynote speech yang menyoroti peran Bakorwil sebagai miniatur Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengkoordinasikan wilayah, mensinkronisasikan program kerja, memfasilitasi penyelesaian konflik, dan melakukan monitoring evaluasi. Strategi Bakorwil melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas masyarakat, media, swasta, dan akademisi, mengingat wilayah tersebut memiliki banyak kota pelajar.

Potensi dan Tantangan Wilayah Bakorwil 3 Malang

Bapak Asep menjelaskan bahwa wilayah Bakorwil 3 Malang memiliki potensi besar dalam industri manufaktur, pariwisata, pertanian, ekonomi kreatif, dan pendidikan. Namun, terdapat tantangan pembangunan berkelanjutan yang kompleks, seperti permasalahan timbunan sampah, degradasi kawasan hutan, tekanan terhadap DAS Brantas, dan dampak perubahan iklim. Isu strategis kewilayahan meliputi penguatan reformasi kehutanan, pengelolaan sampah regional, pengembangan green ekonomi melalui UMKM, dan penguatan sinergi kewilayahan.

Arah Kebijakan dan Program Kegiatan Bakorwil 3 Malang

Bakorwil 3 Malang telah melakukan berbagai kegiatan untuk mengatasi isu strategis kewilayahan, seperti workshop reformasi kehutanan, fasilitasi koordinasi percepatan TPA regional, pemberdayaan UMKM melalui sertifikasi halal dan pelatihan, serta gelar rakor penerapan payment ecosystem service (PES) untuk kelestarian lingkungan. Bakorwil juga memfasilitasi kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama (PKS) terkait batas wilayah dan pengelolaan destinasi wisata Tumpak Sewu.

Inovasi Pestawil: Investasi Akhirat Bakorwil 3 Malang

Bakorwil 3 Malang menciptakan inovasi baru bernama Pestawil (Investasi Akhirat Bakorwil 3 Malang), sebuah ekosistem inovasi ekonomi hijau berbasis industri buah-buahan unggulan premium dengan sirkulasi triple E (ekosistem, ekologi, ekonomi). Peran Bakorwil adalah sebagai inisiator, inovator, leader, dan fasilitator dalam program kerja Pestawil. Program ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari individu hingga instansi pemerintah, baik dalam negeri maupun luar negeri.

Penutup dan Ajakan untuk Kolaborasi

Bapak Asep menutup keynote speech dengan menekankan pentingnya penguatan sinergi antar pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, media, dan masyarakat dalam menghadapi isu strategis kewilayahan. Diperlukan komitmen dan kolaborasi berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan tata kelola pembangunan wilayah yang adaptif, berdaya saing, dan berwawasan lingkungan.

Sesi Narasumber 1: Sedekah Oksigen Berbasis Tanaman Buah

Prof. Dr. Ir. Muhammad Bisri menjelaskan landasan sedekah oksigen berbasis tanaman buah dalam perspektif agama Islam dan sains. Sebagai khalifah di bumi, manusia bertugas menjaga dan merawat bumi beserta lingkungannya. Menanam pohon buah merupakan salah satu bentuk ibadah dan amal saleh yang pahalanya terus mengalir. Secara ilmiah, satu pohon dewasa rata-rata menghasilkan 1,2 kg oksigen per hari, cukup untuk memenuhi kebutuhan oksigen harian 2-4 orang.

Sesi Tanya Jawab dengan Prof. Bisri

Dalam sesi tanya jawab, Prof. Bisri menjelaskan bahwa semua pohon menghasilkan oksigen, namun jenis pohon tertentu menghasilkan oksigen lebih banyak. Pemilihan pohon untuk perkotaan harus mempertimbangkan kemampuan menghasilkan oksigen, menyerap karbon dioksida, dan nilai ekonominya. Prof. Bisri juga menyarankan untuk menanam pohon yang sudah besar agar cepat memberikan manfaat.

Sesi Narasumber 2: Hutan Penopang Kehidupan Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Keberlanjutan Lingkungan

Prof. Dr. Asihing Kustanti menjelaskan manfaat hutan dalam dimensi sosial, ekonomi, dan ekologi. Hutan memiliki fungsi sebagai pasak bumi dan penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Prof. Asihing juga menjelaskan berbagai formasi hutan di Indonesia dan manfaatnya. Pengelolaan hutan harus memperhatikan aspek sosial, ekonomi, dan ekologi agar berkelanjutan.

Aspek Kelembagaan dan Skema Perhutanan Sosial

Prof. Asihing menjelaskan aspek kelembagaan dalam pengelolaan hutan, termasuk hak kepemilikan masyarakat dalam mengelola hutan. Terdapat empat kriteria hak kepemilikan: owner, proprietor, manajer, dan klaimen. Prof. Asihing menekankan pentingnya pendampingan dan kemitraan dalam skema perhutanan sosial agar lahan yang dikelola masyarakat lebih produktif dan berkelanjutan.

Model Pengelolaan Hutan Berkelanjutan dan Payment Ecosystem Service (PES)

Prof. Asihing memperkenalkan model pengelolaan hutan berkelanjutan yang memperhatikan sumber daya hutan, aktor yang terlibat, aturan main, dan sumber ketergantungan masyarakat terhadap hutan. Prof. Asihing juga menjelaskan pentingnya Payment Ecosystem Service (PES) untuk menjaga kelestarian hutan di daerah hulu dan memberikan reward kepada masyarakat yang mampu memelihara dan mengelola hutan dengan baik.

Strategi dan Rekomendasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan

Prof. Asihing memberikan strategi dan rekomendasi untuk mewujudkan pengelolaan hutan berkelanjutan, termasuk pendekatan kolaboratif lintas sektor dan lintas wilayah, keterlibatan akademisi, pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, edukasi dan literasi sumber daya hutan, penguatan kebijakan berbasis landscape, peningkatan kapasitas masyarakat lokal, dan kolaborasi multipihak lintas negara.

Sesi Tanya Jawab dengan Prof. Asihing

Dalam sesi tanya jawab, Prof. Asihing memberikan contoh kebijakan atau praktik pengelolaan hutan di Indonesia yang berhasil mengintegrasikan aspek ekonomi masyarakat dengan konservasi lingkungan, yaitu pemegang PS di wilayah Lumajang yang mendapatkan penghargaan platinum.

Sesi Narasumber 3: Vestawil.id - Agregator Inovasi Ekonomi Hijau

Bapak Wahyu Eko Setiawan menjelaskan Vestawil.id sebagai platform agropreneur crowdfunding untuk optimalisasi lahan marginal. Vestawil.id memiliki visi menjadikan Jawa Timur sebagai pusat ekosistem inovasi ekonomi hijau berbasis industri pengolahan pangan berbahan baku buah-buahan unggulan. Program ini berfokus pada penanaman pohon buah (durian, alpukat, kelengkeng) dengan konsep sirkulasi triple E (ekosistem, ekologi, ekonomi) dan SDGs.

Misi dan Program Kerja Vestawil.id

Misi utama Vestawil.id adalah meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, membangun inovasi sirkulasi triple E, menanam pohon buah untuk investasi masa depan, dan mengoptimalkan lahan marginal. Program kerja Vestawil.id meliputi identifikasi lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, dan pemasaran hasil panen. Vestawil.id juga membuka ruang kolaborasi bagi berbagai pihak untuk berpartisipasi.

Transparansi dan Indikator Kinerja Vestawil.id

Vestawil.id mengelola program dengan transparansi tinggi dan membuka akses kepada publik untuk memonitoring dan mengkoreksi kinerja program. Indikator kinerja meliputi jumlah lahan yang tersedia, jumlah bibit yang tersedia, jumlah bibit yang sudah ditanam, jumlah kelompok petani penggarap, dan ukuran produktivitas. Vestawil.id juga memanfaatkan hari-hari besar nasional dan internasional untuk kampanye kesadaran masyarakat.

Sesi Tanya Jawab dengan Bapak Wahyu

Dalam sesi tanya jawab, Bapak Wahyu menjelaskan bahwa Vestawil.id masih fokus pada wilayah Kabupaten Malang pada tahun ini, namun terbuka untuk kolaborasi dengan daerah lain di masa depan. Bapak Wahyu juga menekankan pentingnya menanam kebaikan di manapun bumi dipijak.

Penutup dan Kesimpulan

Moderator menutup webinar dengan mengucapkan terima kasih kepada seluruh narasumber dan peserta. Webinar ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi seluruh ASN untuk terus berinovasi demi kemakmuran bersama di Indonesia.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ