Y1Q2S4 - Spirit Empowered Ministry by Clarance Shashi_Indonesian

Y1Q2S4 - Spirit Empowered Ministry by Clarance Shashi_Indonesian

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang bagaimana mengembangkan hubungan dengan Roh Kudus dan menjadi pelayan Roh Kudus yang lebih efektif. Poin-poin utama meliputi:

  • Pentingnya hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus bagi setiap pengikut Yesus.
  • Roh Kudus sebagai keuntungan bagi orang percaya, memberikan akses ke hikmat, kekuatan, dan bimbingan ilahi.
  • Lima praktik terbaik untuk mengembangkan hubungan dengan Roh Kudus: kesadaran, mengisi diri dengan Firman Tuhan, ketaatan, menjaga pengakuan dosa tetap pendek, dan berdoa dalam bahasa roh.

Pendahuluan

Pendeta Clarence dari Malaysia menyapa para pemimpin dari seluruh dunia dan memperkenalkan topik tentang bertumbuh dan bergerak dengan pelayanan Roh Kudus. Dia menekankan bahwa C3 Church adalah gerakan yang dipimpin oleh Roh Kudus, yang tercermin dalam nilai-nilai inti mereka: berpusat pada Kristus, digerakkan oleh Roh, dan didorong oleh koneksi. Hidup oleh Roh Kudus bukan hanya untuk pemimpin tertentu, tetapi merupakan cara hidup yang diharapkan bagi setiap pengikut Yesus.

Keuntungan Memiliki Roh Kudus

Roh Kudus adalah keuntungan besar bagi orang Kristen dan pemimpin karena Allah ada di dalam kita, memberikan akses ke persekutuan 24/7 dengan-Nya, wawasan supernatural, hikmat, dan kekuatan. Janji Tuhan kepada Zerubabel menjadi kenyataan bagi semua orang percaya: bukan dengan kekuatan atau kuasa, tetapi oleh Roh-Nya. Melalui Roh Kudus, orang percaya dapat mencapai hal-hal besar, mengatasi rintangan, dan berhasil sebagai pemimpin.

Roh Kudus vs. Kehadiran Fisik Yesus

Yesus menjelaskan bahwa kepergian-Nya akan menguntungkan para murid karena Dia akan mengirimkan Penolong, Roh Kudus. Memiliki Roh Kudus yang tinggal di dalam diri lebih baik daripada berjalan dengan Yesus secara fisik. Yesus dalam bentuk fisik terbatas pada satu tempat dan waktu, tetapi Roh Kudus tidak terbatas dan dapat tinggal di dalam setiap orang percaya. Roh Kudus mengubah hati dan memberikan kuasa untuk menjalani kehidupan yang Allah panggil.

Tragedi Mengabaikan Roh Kudus

Tragisnya, banyak orang menjalani hidup dan pelayanan mereka dengan Roh Kudus sebagai renungan, bukan sebagai pendorong utama. Reinhard Bonnke mengatakan bahwa kehidupan Kristen itu mustahil tanpa bantuan Roh Kudus. Oleh karena itu, penting untuk mengandalkan Roh Kudus dalam setiap aspek kehidupan dan kepemimpinan.

Dasar-Dasar Roh Kudus

Video ini tidak akan membahas dasar-dasar teologi tentang Roh Kudus, seperti sifat-Nya, baptisan, atau cara menerima Roh Kudus. Fokusnya adalah pada praktik terbaik untuk bertumbuh dalam hubungan dengan Roh Kudus dan menjadi pelayan yang lebih baik. Menjadi pemimpin yang dipimpin oleh Roh adalah hasil dari menjalani kehidupan yang dipimpin oleh Roh.

Pengalaman dengan Roh Kudus

Pengalaman dengan Roh Kudus ditentukan oleh seberapa besar kita menyerah kepada-Nya, bukan seberapa istimewa kita. Alih-alih bertanya bagaimana mendapatkan lebih banyak Roh Kudus, kita harus bertanya bagaimana Roh Kudus dapat memiliki lebih banyak dari kita. Mulailah mengembangkan hubungan dengan-Nya sekarang, bukan hanya memikirkan apa yang akan kita lakukan suatu hari nanti.

Praktik Terbaik #1: Kesadaran

Praktik pertama adalah kesadaran, yaitu menyadari bahwa Roh Kudus ada bersama kita. Kita adalah satu roh dengan Dia dan tubuh kita adalah bait Roh Kudus. Kita perlu menjalani hari-hari kita dengan kesadaran akan kehadiran-Nya. Persekutuan dengan Roh Kudus membutuhkan partisipasi aktif dari kita. Kita dapat berkomunikasi dengan-Nya, berbicara kepada-Nya, mendengar suara-Nya, dan menjadi suara-Nya dalam setiap keadaan.

Kesadaran Mempengaruhi Doa

Kesadaran akan kehadiran Roh Kudus juga memengaruhi cara kita berdoa. Kita berdoa dari hubungan dengan Allah, bukan untuk terhubung dengan-Nya. Kita tidak perlu mendapatkan perhatian-Nya karena kita sudah memiliki perhatian-Nya. Memahami kedekatan kita dengan Allah adalah kunci untuk kehidupan doa yang tidak tegang. Kita berdoa di dalam bait Allah, bukan kepada bait Allah.

Praktik Terbaik #2: Mengisi Diri dengan Firman Tuhan

Praktik kedua adalah mengisi diri dengan Firman Tuhan. Roh Kudus akan mengajarkan dan mengingatkan kita akan semua yang telah Yesus katakan, yang ditemukan dalam Kitab Suci. Kitab Suci adalah kosakata utama Roh Kudus. Roh Kudus tidak akan pernah bertentangan dengan Firman Tuhan. Kita perlu memberi makan diri kita dengan Firman Tuhan dan memiliki kehidupan Firman yang sehat.

Pengalaman Pribadi dengan Firman Tuhan

Pendeta Clarence berbagi pengalaman pribadinya ketika dia berada di Sydney dan merasa putus asa tentang masa depannya. Dia merasa terdorong untuk membaca Yesaya 41, dan ayat 9 dan 10 berbicara kepadanya dengan kuasa, memberikan arah dan keyakinan untuk masa depannya. Roh Kudus berbicara kepadanya melalui Firman Tuhan.

Praktik Terbaik #3: Ketaatan

Praktik ketiga adalah ketaatan. Ketika kita mendapatkan dorongan atau instruksi dari Roh Kudus, kita harus taat. Allah telah memberikan kita kemampuan untuk hidup taat. Roh-Nya ada di dalam kita untuk memberi kita kemampuan untuk mengikuti dan taat kepada apa yang Dia katakan. Ketaatan bukan hanya untuk kehidupan pribadi kita, tetapi juga untuk pelayanan kita kepada orang lain.

Ketaatan dalam Pelayanan

Ketika kita merasakan dorongan dalam roh kita untuk seseorang yang kita layani, kita harus melepaskan perkataan itu, membuat panggilan itu, atau membagikan pemikiran itu. Kita mungkin tidak pernah tahu 100% pasti, tetapi kita harus melangkah keluar dalam iman. Semakin kita melangkah keluar dalam iman, semakin kita akan terbiasa dengan suara Roh Kudus.

Praktik Terbaik #4: Menjaga Pengakuan Dosa Tetap Pendek

Praktik keempat adalah menjaga pengakuan dosa tetap pendek. Roh Kudus adalah pribadi dan dapat berdukacita. Kita dapat berbuat dosa dengan cara yang menyakiti hati Allah. Kita perlu mengakui dosa-dosa kita dan bertobat. Pengampunan datang melalui pengakuan dosa. Tidak ada dosa yang lebih besar dari kuasa pengampunan Allah.

Praktik Terbaik #5: Berdoa dalam Bahasa Roh

Praktik kelima adalah belajar berdoa dalam bahasa roh. Berdoa dalam bahasa roh membangun diri kita sendiri, roh kita berdoa, dan kita berbicara misteri kepada Allah. Ketika kita berdoa dalam bahasa roh, kita mengizinkan Roh Kudus untuk berdoa melalui kita, sesuai dengan kehendak Allah yang sempurna.

Tantangan

Pendeta Clarence menantang setiap orang untuk berdoa bagi setiap anggota kelompok pemuridan mereka dan meminta Roh Kudus untuk mengungkapkan sesuatu atau menggunakan mereka untuk berbicara atau melepaskan perkataan ke dalam kehidupan setiap anggota. Bagikan perkataan itu secara pribadi dan lihat apa yang Roh Kudus lakukan melalui Anda.

Share

Summarize Anything ! Download Summ App

Download on the Apple Store
Get it on Google Play
© 2024 Summ